{"result":[{"id":2335,"sura":13,"from_aya":0,"to_aya":0,"type":"\u0627\u0633\u0645 \u0627\u0644\u0633\u0648\u0631\u0629","text":"TAFSIR SURAT AR-RA'D\n( Guntur )"},{"id":2336,"sura":13,"from_aya":0,"to_aya":0,"type":"\u0645\u0643\u0627\u0646 \u0646\u0632\u0648\u0644 \u0627\u0644\u0633\u0648\u0631\u0629","text":"Madaniyah \u2013Versi Lain- Makkiyah"},{"id":2337,"sura":13,"from_aya":0,"to_aya":0,"type":"\u0627\u0644\u0628\u0633\u0645\u0644\u0629","text":"\"Dengan Menyebut Nama Allah Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang\""},{"id":2338,"sura":13,"from_aya":1,"to_aya":1,"type":"\u0627\u0644\u0645\u0642\u0637\u0639","text":"\"Alif lam mim ra. Ini adalah ayat-ayat al-Kitab (al-Qur`an). Dan Kitab yang diturunkan kepadamu dari Rabbmu itu adalah benar, akan tetapi kebanyakan manusia tidak beriman (kepada-nya).\" (Ar-Ra'd: 1)."},{"id":2339,"sura":13,"from_aya":1,"to_aya":1,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(1) Allah \u062a\u0639\u0627\u0644\u0649 mengabarkan bahwa al-Qur`an merupakan himpunan ayat-ayat yang dapat menunjukkan kebutuhan manusia, berupa prinsip-prinsip agama dan cabang-cabangnya. (Juga mem-beritahukan) bahwa wahyu yang diturunkan kepada Rasulullah dari Rabbnya adalah kebenaran yang nyata. Sebab, berita-beritanya merupakan kebenaran, seluruh perintah dan larangannya mencer-minkan keadilan, dengan didukung oleh berbagai dalil dan petunjuk yang pasti. \nBarangsiapa yang menyambutnya dan merengkuh ilmunya, maka dia termasuk dari orang-orang yang menguasai kebenaran. Ilmu mereka akan mewajibkan mereka untuk mengamalkan hal-hal yang dicintai oleh Allah. \ufd3e \u0648\u064e\u0644\u064e\u0670\u0643\u0650\u0646\u0651\u064e  \u0623\u064e\u0643\u06e1\u062b\u064e\u0631\u064e  \u0671\u0644\u0646\u0651\u064e\u0627\u0633\u0650  \u0644\u064e\u0627  \u064a\u064f\u0624\u06e1\u0645\u0650\u0646\u064f\u0648\u0646\u064e \ufd3f   \"Akan tetapi kebanya-kan manusia tidak beriman (kepadanya),\" yaitu beriman kepada al-Qur`-an, baik karena kebodohan mereka, sikap antipati, tidak peduli atau lantaran sikap penentangan dan kezhaliman. Oleh karena itu, mayo-ritas manusia tidak mengambil manfaat dengannya, lantaran tidak ada faktor yang mendukung untuk menerima manfaat dengannya. "},{"id":2340,"sura":13,"from_aya":2,"to_aya":4,"type":"\u0627\u0644\u0645\u0642\u0637\u0639","text":"\"Allah-lah Yang meninggikan langit tanpa tiang (sebagai-mana) yang kamu lihat, kemudian Dia bersemayam di atas 'Arasy, dan menundukkan matahari dan bulan. Masing-masing beredar hingga waktu yang ditentukan. Allah mengatur urusan (makhluk-Nya), menjelaskan tanda-tanda (kebesaranNya), supaya kamu me-yakini pertemuan(mu) dengan Rabbmu. Dan Dia-lah Rabb yang membentangkan bumi dan menjadikan gunung-gunung dan sungai-sungai padanya. Dan menjadikan padanya semua buah-buahan ber-pasang-pasangan, Allah menutupkan malam kepada siang. Sesung-guhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang memikirkan. Dan di bumi ini terdapat ba-gian-bagian yang berdampingan, dan kebun-kebun anggur, tanam-an-tanaman dan pohon kurma yang bercabang dan yang tidak bercabang, disirami dengan air yang sama. Kami melebihkan se-bagian tanaman-tanaman itu atas sebagian yang lain tentang rasa-nya. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berpikir.\" (Ar-Ra'd: 2-4)."},{"id":2341,"sura":13,"from_aya":2,"to_aya":2,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":" (2) Allah \u062a\u0639\u0627\u0644\u0649 memberitahukan tentang keesaanNya dalam penciptaan, pengaturan, dan keagungan, serta kekuasaan yang me-nandakan bahwa Dia-lah Dzat satu-satunya yang berhak disembah, tidak sepantasnya ibadah dilakukan kecuali untukNya saja. Allah berfirman, \ufd3e \u0671\u0644\u0644\u0651\u064e\u0647\u064f   \u0671\u0644\u0651\u064e\u0630\u0650\u064a \u0631\u064e\u0641\u064e\u0639\u064e \u0671\u0644\u0633\u0651\u064e\u0645\u064e\u0670\u0648\u064e\u0670\u062a\u0650 \ufd3f   \"Allah-lah Yang meninggikan langit,\" sesuai dengan bentuknya yang besar dan begitu luas dengan (menggunakan) kekuasaanNya yang agung \ufd3e \u0628\u0650\u063a\u064e\u064a\u06e1\u0631\u0650 \u0639\u064e\u0645\u064e\u062f\u0656 \u062a\u064e\u0631\u064e\u0648\u06e1\u0646\u064e\u0647\u064e\u0627\u06d6 \ufd3f   \"tanpa tiang (sebagaimana) yang kamu lihat,\" maksudnya tidak ada tiang dari arah bawahnya. Karena seandainya langit mempunyai tiang, niscaya kalian akan benar-benar menyaksikannya. \n\ufd3e \u062b\u064f\u0645\u0651\u064e \ufd3f   \"Kemudian\" usai menciptakan langit dan bumi \ufd3e \u0671\u0633\u06e1\u062a\u064e\u0648\u064e\u0649\u0670     \u0639\u064e\u0644\u064e\u0649  \u0671\u0644\u06e1\u0639\u064e\u0631\u06e1\u0634\u0650\u06d6 \ufd3f     \"Dia bersemayam di atas 'Arasy,\" yang agung yang merupakan makhluk Allah yang berada di tempat paling tinggi, dengan cara istiwa` (bersemayam) yang selaras dengan keagunganNya dan sesuai dengan kesempurnaanNya. \ufd3e \u0648\u064e\u0633\u064e\u062e\u0651\u064e\u0631\u064e     \u0671\u0644\u0634\u0651\u064e\u0645\u06e1\u0633\u064e  \u0648\u064e\u0671\u0644\u06e1\u0642\u064e\u0645\u064e\u0631\u064e\u06d6 \ufd3f   \"Dan menundukkan ma-tahari dan bulan,\" bagi kepentingan manusia dan kemaslahatan bagi hewan-hewan ternak serta tanaman-tanaman mereka. \ufd3e \u0643\u064f\u0644\u0651\u065e \ufd3f   \"Ma-sing-masing,\" dari matahari dan bulan \ufd3e \u064a\u064e\u062c\u06e1\u0631\u0650\u064a \ufd3f   \"beredar,\" atas dasar pengaturan al-'Aziz al-'Alim (Yang Mahaperkasa lagi Maha Menge-tahui) \ufd3e \u0644\u0650\u0623\u064e\u062c\u064e\u0644\u0656     \u0645\u0651\u064f\u0633\u064e\u0645\u0651\u0657\u0649\u06da \ufd3f     \"hingga waktu yang ditentukan,\" dengan bentuk perjalanan yang teratur, tidak lamban dan tidak melemah, sampai datang masa yang telah ditentukan, yaitu saat Allah melipat alam semesta ini dan mengalihkan mereka ke kampung akhirat, yang merupakan tempat hunian abadi. \nPada waktu itu, Allah melipat langit-langit dan bulan, serta merubah bumi dan menggantikannya. Matahari dan bulan terbelah dan [disatukan], selanjutnya keduanya dilemparkan di neraka, agar orang yang menyembah keduanya (matahari dan bulan) menyaksi-kan bahwa keduanya (matahari dan bulan) tidak sepantasnya me-nerima ibadah (dari manusia). Dengan kejadian itu, dia akan mera-sakan penyesalan yang tiada taranya, dan supaya orang-orang kafir mengetahui bahwa mereka sebenarnya telah berbohong. \nFirman Allah, \ufd3e \u064a\u064f\u062f\u064e\u0628\u0651\u0650\u0631\u064f     \u0671\u0644\u06e1\u0623\u064e\u0645\u06e1\u0631\u064e   \u064a\u064f\u0641\u064e\u0635\u0651\u0650\u0644\u064f  \u0671\u0644\u06e1\u0623\u0653\u064a\u064e\u0670\u062a\u0650 \ufd3f   \"Allah mengatur urusan (makh-lukNya) dan menjelaskan tanda-tanda (kebesaranNya),\" keterangan ini berbentuk kombinasi antara al-Khalqu (kekuasaan dalam mencip-takan) dan al-amru (perintah). Maksudnya, Allah al-'Azhim (Yang Mahaagung) bersemayam di singgasana kerajaan, mengendalikan segala urusan di alam semesta bagian atas dan di bagian bawah. Dia menciptakan dan memberi rizki, membuat orang menjadi ke-cukupan dan kekurangan, mengangkat derajat sejumlah orang dan menghinakan yang lain. Dia memuliakan dan merendahkan, me-nurunkan dan mengangkat (tingkatan makhlukNya), memberikan toleransi pada kekeliruan-kekeliruan (makhluk), mengentaskan ber-bagai permasalahan pelik, mengaktualisasikan berbagai ketentuan takdir di waktu-waktunya yang telah diketahui sebelumnya oleh Allah dan ditulis dengan al-Qalam (penaNya). \nAllah mendelegasikan para malaikat yang mulia untuk meng-atur segala sesuatu, sehingga semua makhluk berada di bawah peng-aturanNya. Dia menurunkan kitab-kitab ilahiyah (yang berasal dari-Nya) kepada para rasulNya, menerangkan apa saja yang mereka butuhkan, berupa hukum-hukum syariat, perintah-perintah dan larangan-larangan. Dia memaparkannya dengan sangat gamblang, melalui keterangan dan penjelasan dan pemilah-milahannya. \n\ufd3e \u0644\u064e\u0639\u064e\u0644\u0651\u064e\u0643\u064f\u0645 \ufd3f   \"Supaya kamu,\" disebabkan berbagai tanda-tanda ke-kuasaan alam dan ayat-ayat al-Qur`an yang sudah ditampilkan \ufd3e \u0628\u0650\u0644\u0650\u0642\u064e\u0627\u0653\u0621\u0650         \u0631\u064e\u0628\u0651\u0650\u0643\u064f\u0645\u06e1  \u062a\u064f\u0648\u0642\u0650\u0646\u064f\u0648\u0646\u064e \ufd3f   \"meyakini pertemuan(mu) dengan Rabbmu\". Karena kuantitas dalil yang banyak, keterangan dan kejelasannya termasuk sebab kausalitas yang bisa menghadirkan keyakinan dalam perkara-per-kara ilahiyah (yang berhubungan dengan Allah), terutama dalam perkara-perkara akidah yang sangat prinsipil, seperti Hari Kebangkit-an, hari Penyebaran dan keluar dari kubur. \nBegitu pula, telah diketahui bahwa Allah \u062a\u0639\u0627\u0644\u0649 Mahabijaksana, tidak menciptakan makhluk tanpa tujuan pasti, tidak membiarkan mereka (dalam permainan) yang sia-sia. Sebagaimana Dia telah meng-utus para rasulNya dan menurunkan kitab-kitabNya untuk memerin-tahkan para hamba dan melarang mereka, maka pasti Dia juga me-mindahkan mereka menuju tempat pembalasan bagi mereka. Dia akan membalas orang-orang yang berbuat baik dengan balasan ter-baik dan membalas orang-orang yang berbuat buruk sesuai keburuk-an mereka. "},{"id":2342,"sura":13,"from_aya":3,"to_aya":3,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(3) \ufd3e \u0648\u064e\u0647\u064f\u0648\u064e \u0671\u0644\u0651\u064e\u0630\u0650\u064a     \u0645\u064e\u062f\u0651\u064e  \u0671\u0644\u06e1\u0623\u064e\u0631\u06e1\u0636\u064e \ufd3f   \"Dan Dia-lah Rabb yang membentangkan bumi,\" Dia menciptakannya bagi manusia dan melebarkannya serta mencurahkan berkah padanya. Dia mempersiapkannya sebagai pijakan bagi manusia serta memasukkan ke dalamnya segala sesuatu yang menjadi maslahat bagi mereka.\n\ufd3e \u0648\u064e\u062c\u064e\u0639\u064e\u0644\u064e   \u0641\u0650\u064a\u0647\u064e\u0627  \u0631\u064e\u0648\u064e\u0670\u0633\u0650\u064a\u064e \ufd3f   \"Dan menjadikan gunung-gunung padanya,\" yaitu gunung-gunung yang besar, supaya bumi tidak bergoncang disebab-kan penghuninya. Bila wujud gunung-gunung tidak ada, sudah tentu bumi akan bergoncang beserta isinya. Sebab, bumi berada di atas aliran air, sehingga tidak ada kekokohan dan tidak ada kestabilan kecuali dengan sebab keberadaan gunung-gunung yang besar yang Allah jadikan sebagai pasak-pasaknya. \ufd3e \u0648 \u064e \ufd3f   \"dan\" menjadikan di dalamnya \ufd3e \u0623 \u064e \u0646 \u0652 \u0647 \u064e \u0627 \u0631 \u064b \u0627 \ufd3f   \"sungai-sungai,\" yang menyediakan air minum bagi manusia dan hewan-hewan ternak serta tanaman pertanian mereka. Dengan air itu, Dia mengeluarkan berbagai kebaikan yang banyak dalam bentuk pepohonan, tanaman, buah-buahan. \nOleh karenanya, Dia berfirman, \ufd3e \u0648\u064e\u0645\u0650\u0646     \u0643\u064f\u0644\u0651\u0650  \u0671\u0644\u062b\u0651\u064e\u0645\u064e\u0631\u064e\u0670\u062a\u0650  \u062c\u064e\u0639\u064e\u0644\u064e  \u0641\u0650\u064a\u0647\u064e\u0627  \u0632\u064e\u0648\u06e1\u062c\u064e\u064a\u06e1\u0646\u0650  \u0671\u062b\u06e1\u0646\u064e\u064a\u06e1\u0646\u0650\u06d6 \ufd3f   \"dan menjadikan padanya semua buah-buahan berpasang-pasangan,\" dua jenis yang dibutuhkan manusia. \ufd3e \u064a\u064f\u063a\u06e1\u0634\u0650\u064a     \u0671\u0644\u0651\u064e\u064a\u06e1\u0644\u064e  \u0671\u0644\u0646\u0651\u064e\u0647\u064e\u0627\u0631\u064e\u06da \ufd3f   \"Dia menutupkan malam kepada siang,\" sehingga cakrawala menjadi gelap dan setiap binatang berteduh kepada tempat bermalamnya. Manusia beristirahat dari rasa capek dan kelelahan di siang hari. Lantas, bila mereka telah menuntaskan kebutuhan-kebutuhan mereka berupa tidur, maka siang akan menutupi malam. Kemudian mereka akan berada di pagi hari untuk [bertebaran] kembali memenuhi kepentingan-ke-pentingan dan pekerjaan-pekerjaan mereka di siang hari. \n\ufd3e \u0648\u064e\u0645\u0650\u0646  \u0631\u0651\u064e\u062d\u06e1\u0645\u064e\u062a\u0650\u0647\u0650\u06e6  \u062c\u064e\u0639\u064e\u0644\u064e  \u0644\u064e\u0643\u064f\u0645\u064f  \u0671\u0644\u0651\u064e\u064a\u06e1\u0644\u064e     \u0648\u064e\u0671\u0644\u0646\u0651\u064e\u0647\u064e\u0627\u0631\u064e  \u0644\u0650\u062a\u064e\u0633\u06e1\u0643\u064f\u0646\u064f\u0648\u0627\u0652  \u0641\u0650\u064a\u0647\u0650  \u0648\u064e\u0644\u0650\u062a\u064e\u0628\u06e1\u062a\u064e\u063a\u064f\u0648\u0627\u0652  \u0645\u0650\u0646    \u0641\u064e\u0636\u06e1\u0644\u0650\u0647\u0650\u06e6   \u0648\u064e\u0644\u064e\u0639\u064e\u0644\u0651\u064e\u0643\u064f\u0645\u06e1   \u062a\u064e\u0634\u06e1\u0643\u064f\u0631\u064f\u0648\u0646\u064e     73  \ufd3f\n\"Dan karena rahmatNya, Dia menjadikan untukmu malam dan siang, supaya kamu beristirahat pada malam itu dan supaya kamu men-cari sebagian dari karuniaNya (pada siang hari) dan agar kamu bersyukur kepadaNya.\" (Al-Qashash: 73).\n\ufd3e \u0625\u0650\u0646\u0651\u064e   \u0641\u0650\u064a \u0630\u064e\u0670\u0644\u0650\u0643\u064e   \u0644\u064e\u0623\u0653\u064a\u064e\u0670\u062a\u0656 \ufd3f   \"Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah),\" yang menunjukkan orientasi-orientasi ilahiyah \ufd3e \u0644\u0651\u0650\u0642\u064e\u0648\u06e1\u0645\u0656   \u064a\u064e\u062a\u064e\u0641\u064e\u0643\u0651\u064e\u0631\u064f\u0648\u0646\u064e \ufd3f   \"bagi kaum yang memikirkan,\" tentangnya, dan mencermatinya dengan pandangan kognitif yang menunjukkan bahwa Dzat yang menciptakan, mengatur, dan mengendalikannya adalah Allah, yang tidak ada ilah (yang berhak disembah) kecuali Dia, tidak ada sesembahan selainNya. Dia mengetahui alam ghaib dan alam nyata, ar-Rahman ar-Rahim (Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang), Dia Mahakuasa atas segala sesuatu, al-Hakim (Maha-bijaksana) dalam segala urusan, al-Mahmud (Yang Maha Terpuji) atas seluruh yang diciptakan dan diperintahkanNya Yang Mahasuci lagi Mahatinggi. "},{"id":2343,"sura":13,"from_aya":4,"to_aya":4,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(4) \ufd3e \u0648 \u064e \ufd3f   \"Dan,\" di antara tanda kebesaran Allah yang menun-jukkan kesempurnaan kekuasaan dan keistimewaan ciptaanNya, Dia menjadikan \ufd3e \u0641 \u0650 \u064a     \u0671\u0644\u06e1\u0623\u064e\u0631\u06e1\u0636\u0650      \u0642\u0650\u0637\u064e\u0639\u065e  \u0645\u0651\u064f\u062a\u064e\u062c\u064e\u0670\u0648\u0650\u0631\u064e\u0670\u062a\u065e  \u0648\u064e\u062c\u064e\u0646\u0651\u064e\u0670\u062a\u065e \ufd3f   \"di bumi ini bagian-bagian yang berdampingan dan kebun-kebun,\" di dalamnya terdapat berbagai macam pepohonan, berupa pohon anggur, kurma, biji-bijian dan lain-lain. Ada pohon kurma yang sebagiannya \ufd3e \u0635\u0650\u0646\u06e1\u0648\u064e\u0627\u0646\u065e \ufd3f   \"bercabang-cabang,\" artinya beberapa batang pohon berada di atas satu pongkol tanaman \ufd3e \u0648\u064e\u063a\u064e\u064a\u06e1\u0631\u064f \u0635\u0650\u0646\u06e1\u0648\u064e\u0627\u0646\u0656 \ufd3f   \"yang tidak bercabang-cabang,\" maksudnya setiap pohon berada pada pongkolnya masing-masing. Semuanya \ufd3e \u064a\u064f\u0633\u06e1\u0642\u064e\u0649\u0670     \u0628\u0650\u0645\u064e\u0627\u0653\u0621\u0656  \u0648\u064e\u0670\u062d\u0650\u062f\u0656 \ufd3f   \"disirami dengan air yang sama,\" dan tanahnya pun sejenis. \n\ufd3e \u0648\u064e\u0646\u064f\u0641\u064e\u0636\u0651\u0650\u0644\u064f     \u0628\u064e\u0639\u06e1\u0636\u064e\u0647\u064e\u0627  \u0639\u064e\u0644\u064e\u0649\u0670  \u0628\u064e\u0639\u06e1\u0636\u0656     \u0641\u0650\u064a  \u0671\u0644\u06e1\u0623\u064f\u0643\u064f\u0644\u0650\u06da \ufd3f   \"Kami melebihkan sebagian tanaman itu di atas sebagian tanaman yang lain tentang rasanya,\" dalam aspek warna, cita rasa, manfaat, dan tingkat kelezatan. Ada jenis tanah yang baik (subur), bisa menumbuhkan ilalang dan rerumputan yang banyak, bermacam pohon dan tanaman. Ada tanah yang berada di dekat tanah tadi, (namun) tidak bisa menumbuhkan tanaman atau-pun menyimpan cadangan air. Ada tanah yang mampu menyimpan suplai air, namun tidak mampu menumbuhkan ilalang. Ada tanah yang lain mampu menumbuhkan tanaman biji-bijian dan berbagai pepohonan, namun tidak menumbuhkan rumput ilalang. Buah ini begitu manis, sementara buah itu pahit. Dan buah yang lain rasanya sedang-sedang saja. Apakah keanekaragaman ini muncul dari dzat-nya itu sendiri dan karakteristiknya, ataukah merupakan ketentuan dari al-Aziz ar-Rahim (Dzat Yang Mahaperkasa lagi Maha Penyayang)? \n\ufd3e \u0625\u0650\u0646\u0651\u064e     \u0641\u0650\u064a  \u0630\u064e\u0670\u0644\u0650\u0643\u064e \u0644\u064e\u0623\u0653\u064a\u064e\u0670\u062a\u0656     \u0644\u0651\u0650\u0642\u064e\u0648\u06e1\u0645\u0656  \u064a\u064e\u0639\u06e1\u0642\u0650\u0644\u064f\u0648\u0646\u064e \ufd3f   \"Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berpikir,\" mak-sudnya bagi orang-orang yang mempunyai akal pikiran yang meng-antarkan mereka menuju hal-hal yang bermanfaat bagi mereka dan mengajak mereka kepada kematangan hidayah dan berpikir tentang Allah, berupa pesan-pesan, perintah-perintah dan larangan-larangan-Nya. Adapun orang-orang yang kerap berpaling dan orang-orang yang berpikiran tumpul, maka mereka berada dalam kubangan ke-gelapan tanpa mengetahui apa-apa, berjalan mondar-mandir dalam kesesatan mereka, tidak mendapatkan jalan petunjuk kepada Rabb mereka, dan tidak memahami ucapan-ucapanNya. 9"},{"id":2344,"sura":13,"from_aya":5,"to_aya":5,"type":"\u0627\u0644\u0645\u0642\u0637\u0639","text":"\"Dan jika (ada sesuatu) yang kamu herankan, maka yang patut mengherankan adalah ucapan mereka, 'Apabila kami telah menjadi tanah, apakah kami sesungguhnya akan (dikembalikan) menjadi makhluk yang baru?' Orang-orang itulah yang kafir kepada Rabb-nya; dan orang-orang itulah (yang dilekatkan) belenggu di leher-nya; mereka itulah penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya.\"  (Ar-Ra'd: 5)."},{"id":2345,"sura":13,"from_aya":5,"to_aya":5,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":" (5) Firman Allah tersebut mengandung kemungkinan penger-tian, \ufd3e \u0648\u064e\u0625\u0650\u0646  \u062a\u064e\u0639\u06e1\u062c\u064e\u0628\u06e1 \ufd3f   \"Dan jika (ada sesuatu) yang kamu herankan,\" karena keagungan Allah \u062a\u0639\u0627\u0644\u0649 dan banyaknya jumlah petunjuk tentang ke-esaanNya, maka sesungguhnya keheranan yang bersama ini adalah sikap pengingkaran para pendusta serta pengingkaran mereka ter-hadap Hari Kebangkitan, dan komentar mereka, \ufd3e \u0623\u064e\u0621\u0650\u0630\u064e\u0627     \u0643\u064f\u0646\u0651\u064e\u0627 \u062a\u064f\u0631\u064e\u0670\u0628\u064b\u0627  \u0623\u064e\u0621\u0650\u0646\u0651\u064e\u0627  \u0644\u064e\u0641\u0650\u064a \u062e\u064e\u0644\u06e1\u0642\u0656       \u062c\u064e\u062f\u0650\u064a\u062f\u064d\u06d7 \ufd3f   \"Apabila kami telah menjadi tanah, apakah kami sesungguhnya akan (dikembalikan) menjadi makhluk yang baru?\" maksudnya bahwa setelah mereka menjadi tanah, lalu Allah akan mengembalikan mereka (hidup kembali), maka ini terlalu mustahil untuk terjadi menurut anggapan mereka. Karena sebagian tanda kebodohan mereka adalah mereka menganalogikan kekuasaan Allah al-Khaliq (Sang Pencipta) dengan kekuatan makhluk. Ketika mereka menyaksikan hal tersebut mustahil dalam koridor kemampuan makhluk, maka mereka berasumsi bah-wa kejadian itu juga tidak mungkin terjadi dengan kekuasaan Allah. Mereka lupa bahwa Allah telah menciptakan mereka pertama kali saat mereka tidak berwujud apa-apa. \nPengertian ayat ini juga bisa diarahkan kepada makna, kalau engkau keheranan terhadap ucapan dan pendustaan mereka ter-hadap Hari Kebangkitan, maka sungguh itu merupakan salah satu keajaiban. \nSesungguhnya orang yang telah menerima penjelasan tentang berbagai tanda kebesaran Allah dan menyaksikan berbagai bukti pasti yang menunjukkan kedatangan Hari Kebangkitan, dengan keterangan yang tidak menimbulkan keraguan dan rasa syak pun, kemudian dia mengingkarinya, maka perkataan itu termasuk ke-ajaiban. Namun (sebenarnya) hal itu tidak perlu menjadi bahan ke-heranan pada \ufd3e \u0671\u0644\u0651\u064e\u0630\u0650\u064a\u0646\u064e     \u0643\u064e\u0641\u064e\u0631\u064f\u0648\u0627\u0652 \u0628\u0650\u0631\u064e\u0628\u0651\u0650\u0647\u0650\u0645\u06e1\u06d6 \ufd3f   \"orang-orang yang kafir kepada Rabbnya,\" dan mereka menentang keesaanNya, padahal merupakan hakikat yang sangat jelas lagi paling tampak terang. \n\ufd3e \u0648\u064e\u0623\u064f\u0648\u0652\u0644\u064e\u0670\u0653\u0626\u0650\u0643\u064e \u0671\u0644\u06e1\u0623\u064e\u063a\u06e1\u0644\u064e\u0670\u0644\u064f \ufd3f   \"Dan orang-orang itulah (yang dilekatkan) belenggu,\" yang memasung mereka dari petunjuk Allah \ufd3e \u0641\u0650\u064a\u0653     \u0623\u064e\u0639\u06e1\u0646\u064e\u0627\u0642\u0650\u0647\u0650\u0645\u06e1\u06d6 \ufd3f   \"di lehernya,\" di mana mereka diseru kepada keimanan namun tidak menyambut, ditawarkan kepada mereka hidayah, namun mereka tidak berhasil mendapatkan hidayah. Maka hati dan kalbu mereka terombang-ambing, sebagai bentuk hukuman bagi mereka karena tidak ber-iman kepadaNya secara langsung \ufd3e \u0648\u064e\u0623\u064f\u0648\u0652\u0644\u064e\u0670\u0653\u0626\u0650\u0643\u064e  \u0623\u064e\u0635\u06e1\u062d\u064e\u0670\u0628\u064f  \u0671\u0644\u0646\u0651\u064e\u0627\u0631\u0650\u06d6       \u0647\u064f\u0645\u06e1  \u0641\u0650\u064a\u0647\u064e\u0627   \u062e\u064e\u0670\u0644\u0650\u062f\u064f\u0648\u0646\u064e \ufd3f   \"mereka itulah penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya,\" mereka tidak akan keluar darinya selama-lamanya."},{"id":2346,"sura":13,"from_aya":6,"to_aya":6,"type":"\u0627\u0644\u0645\u0642\u0637\u0639","text":"\"Mereka meminta kepadamu supaya disegerakan (datangnya) siksa, sebelum (mereka meminta) kebaikan, padahal telah terjadi bermacam-macam contoh siksa sebelum mereka. Sesungguhnya Rabbmu benar-benar mempunyai ampunan (yang luas) bagi manu-sia atas kezhaliman mereka, dan sesungguhnya Rabbmu benar-benar sangat keras siksanya.\" (Ar-Ra'd: 6)"},{"id":2347,"sura":13,"from_aya":6,"to_aya":6,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(6) Allah \u062a\u0639\u0627\u0644\u0649 mengabarkan tentang kebodohan orang-orang yang mendustakan rasulNya lagi menyekutukanNya. Mereka diberi nasihat tetapi mereka tidak mengambil nasihat itu. Bermacam-ma-cam dalil disampaikan kepada mereka, namun mereka tidak tunduk kepadanya. Justru terang-terangan melakukan pengingkaran dan (membela diri) berdalih dengan kelembutan Allah al-Wahid al-Qahhar (kepada mereka) dan tidak mengobati dosa-dosa mereka dengan alasan bahwa mereka berada di atas kebenaran. Mereka pun me-mulai meminta kepada rasul untuk menyegerakan siksaan. Ada yang berkata, \n\ufd3e \u0671\u0644\u0644\u0651\u064e\u0647\u064f\u0645\u0651\u064e  \u0625\u0650\u0646  \u0643\u064e\u0627\u0646\u064e  \u0647\u064e\u0670\u0630\u064e\u0627   \u0647\u064f\u0648\u064e  \u0671\u0644\u06e1\u062d\u064e\u0642\u0651\u064e  \u0645\u0650\u0646\u06e1  \u0639\u0650\u0646\u062f\u0650\u0643\u064e  \u0641\u064e\u0623\u064e\u0645\u06e1\u0637\u0650\u0631\u06e1  \u0639\u064e\u0644\u064e\u064a\u06e1\u0646\u064e\u0627  \u062d\u0650\u062c\u064e\u0627\u0631\u064e\u0629\u0657  \u0645\u0651\u0650\u0646\u064e  \u0671\u0644\u0633\u0651\u064e\u0645\u064e\u0627\u0653\u0621\u0650   \u0623\u064e\u0648\u0650  \u0671\u0626\u06e1\u062a\u0650\u0646\u064e\u0627  \u0628\u0650\u0639\u064e\u0630\u064e\u0627\u0628\u064d  \u0623\u064e\u0644\u0650\u064a\u0645\u0656  32  \ufd3f\n\"Ya Allah, jika (al-Qur`an) ini adalah benar dari sisiMu, maka hu-janilah kami dengan batu dari langit atau datangkanlah kepada kami azab yang pedih.\" (Al-Anfal: 32), padahal mereka itu \ufd3e \u0648\u064e\u0642\u064e\u062f\u06e1     \u062e\u064e\u0644\u064e\u062a\u06e1 \u0645\u0650\u0646       \u0642\u064e\u0628\u06e1\u0644\u0650\u0647\u0650\u0645\u064f  \u0671\u0644\u06e1\u0645\u064e\u062b\u064f\u0644\u064e\u0670\u062a\u064f\u06d7 \ufd3f   \"padahal telah terjadi bermacam-macam siksa sebelum mereka,\" maksud-nya berbagai peristiwa dan sejarah yang menimpa umat-umat pen-dusta. Apakah mereka tidak merenungi kondisi orang-orang itu dan meninggalkan kebodohan mereka? \n\ufd3e \u0648\u064e\u0625\u0650\u0646\u0651\u064e     \u0631\u064e\u0628\u0651\u064e\u0643\u064e  \u0644\u064e\u0630\u064f\u0648  \u0645\u064e\u063a\u06e1\u0641\u0650\u0631\u064e\u0629\u0656  \u0644\u0651\u0650\u0644\u0646\u0651\u064e\u0627\u0633\u0650   \u0639\u064e\u0644\u064e\u0649\u0670  \u0638\u064f\u0644\u06e1\u0645\u0650\u0647\u0650\u0645\u06e1\u06d6 \ufd3f   \"Dan sesungguhnya Rabbmu benar-benar mempunyai ampunan (yang luas) bagi manusia atas kezhaliman mereka,\" maksudnya senantiasa kebaikan, kebajikan dan maafNya tercurah kepada para hamba. Sementara, praktik syirik dan maksiat mereka masih saja melaju kepada Allah. Mereka bermaksiat kepada-Nya, tetapi Allah menyuruh mereka menuju pintuNya. Mereka ber-buat jahat, tetapi Dia tetap tidak menghalangi kebaikanNya bagi mereka. Bila mereka bertaubat kepadaNya, niscaya Dia menjadi kekasih mereka, sebab Dia mencintai orang-orang yang bertaubat dan mencintai orang-orang yang menyucikan diri. Bila mereka tidak bertaubat, maka Dia akan memberikan terapi penyembuhan bagi mereka dengan menimpakan berbagai musibah atas mereka untuk membersihkan mereka dari keburukan-keburukan. \n\ufd3e   \u0642\u064f\u0644\u06e1  \u064a\u064e\u0670\u0639\u0650\u0628\u064e\u0627\u062f\u0650\u064a\u064e  \u0671\u0644\u0651\u064e\u0630\u0650\u064a\u0646\u064e  \u0623\u064e\u0633\u06e1\u0631\u064e\u0641\u064f\u0648\u0627\u0652  \u0639\u064e\u0644\u064e\u0649\u0670\u0653  \u0623\u064e\u0646\u0641\u064f\u0633\u0650\u0647\u0650\u0645\u06e1  \u0644\u064e\u0627  \u062a\u064e\u0642\u06e1\u0646\u064e\u0637\u064f\u0648\u0627\u0652  \u0645\u0650\u0646    \u0631\u0651\u064e\u062d\u06e1\u0645\u064e\u0629\u0650  \u0671\u0644\u0644\u0651\u064e\u0647\u0650\u06da       \u0625\u0650\u0646\u0651\u064e  \u0671\u0644\u0644\u0651\u064e\u0647\u064e  \u064a\u064e\u063a\u06e1\u0641\u0650\u0631\u064f     \u0671\u0644\u0630\u0651\u064f\u0646\u064f\u0648\u0628\u064e  \u062c\u064e\u0645\u0650\u064a\u0639\u064b\u0627\u06da       \u0625\u0650\u0646\u0651\u064e\u0647\u064f\u06e5     \u0647\u064f\u0648\u064e   \u0671\u0644\u06e1\u063a\u064e\u0641\u064f\u0648\u0631\u064f          \u0671\u0644\u0631\u0651\u064e\u062d\u0650\u064a\u0645\u064f          53  \ufd3f\n\"Katakanlah, 'Hai hamba-hambaKu yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesung-guhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang'.\" (Az Zumar: 53). \n\ufd3e \u0648\u064e\u0625\u0650\u0646\u0651\u064e     \u0631\u064e\u0628\u0651\u064e\u0643\u064e  \u0644\u064e\u0634\u064e\u062f\u0650\u064a\u062f\u064f  \u0671\u0644\u06e1\u0639\u0650\u0642\u064e\u0627\u0628\u0650 \ufd3f   \"Dan sesungguhnya Rabbmu benar-benar sangat keras siksaanNya,\" terhadap orang yang kontinyu berulang-berulang dalam bermaksiat. Ia sudah benar-benar enggan bertaubat, beristighfar, dan kembali kepada al-Aziz al-Ghaffar (Yang Mahaper-kasa lagi Maha Pengampun). Hendaknya para hamba berhati-hati terhadap siksa-siksaNya (yang menimpa) orang-orang yang berbuat jahat. Sesungguhnya siksaNya sangat pedih lagi keras."},{"id":2348,"sura":13,"from_aya":7,"to_aya":7,"type":"\u0627\u0644\u0645\u0642\u0637\u0639","text":"\"Orang-orang yang kafir berkata, 'Mengapa tidak diturunkan kepadanya (Muhammad) suatu tanda (kebesaran) dari Rabbnya?' Sesungguhnya kamu hanyalah seorang pemberi peringatan; dan bagi tiap-tiap kaum ada orang yang memberi petunjuk.\" (Ar-Ra'd: 7)."},{"id":2349,"sura":13,"from_aya":7,"to_aya":7,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(7) Maksudnya, orang-orang kafir melontarkan usulan ke-padamu tentang tanda-tanda kebenaran (adanya Hari Kebangkitan) sesuai yang mereka tentukan sendiri. Mereka menyatakan, \ufd3e \u0644\u064e\u0648\u06e1\u0644\u064e\u0627\u0653     \u0623\u064f\u0646\u0632\u0650\u0644\u064e  \u0639\u064e\u0644\u064e\u064a\u06e1\u0647\u0650  \u0621\u064e\u0627\u064a\u064e\u0629\u065e  \u0645\u0651\u0650\u0646  \u0631\u0651\u064e\u0628\u0651\u0650\u0647\u0650\u06e6\u0653\u06d7 \ufd3f   \"Mengapa tidak diturunkan kepadanya (Muhammad) suatu tanda (kebesaran) dari Rabbnya?\" Pernyataan ini, mereka jadikan se-bagai alasan untuk menjastifikasi sikap penolakan mereka terhadap Rasul. Padahal, beliau hanyalah seorang pemberi peringatan, tidak memiliki wewenang atas sesuatu pun. Allah-lah yang menurunkan tanda-tanda kebenaran risalah. Dia telah mendukung beliau dengan beraneka bukti kebenaran yang tidak tersembunyi bagi orang-orang yang berakal. Dengan itu, orang yang niatnya mencari kebenaran akan mendapatkan petunjuk. Adapun orang kafir, dikarenakan kezhaliman dan kebodohannya, maka akan melontarkan usulan kepada Allah tentang tanda-tanda kebenaran (yang mesti diturun-kan). Itu me-rupakan pengajuan usulan yang batil, kedustaan, dan mengada-ada. Sesungguhnya bila datang sebuah ayat (tanda ke-benaran) apa pun itu, niscaya dia tidak akan beriman dan tidak akan tunduk kepadanya. Dia menampik beriman bukan lantaran tidak ada yang menunjukkannya kepada kebenaran, tapi karena hawa nafsu dan menuruti syahwat belaka. \ufd3e \u0648\u064e\u0644\u0650\u0643\u064f\u0644\u0651\u0650     \u0642\u064e\u0648\u06e1\u0645\u064d  \u0647\u064e\u0627\u062f\u064d \ufd3f   \"Dan bagi tiap-tiap kaum ada orang yang memberi petunjuk,\" maksudnya mem-punyai penyeru yang mengajak mereka menuju hidayah, dari ka-langan para rasul dan pengikut-pengikut mereka. Mereka dibekali bermacam-macam dalil dan bukti kebenaran yang menunjukkan kebenaran hidayah yang ada pada mereka."},{"id":2350,"sura":13,"from_aya":8,"to_aya":11,"type":"\u0627\u0644\u0645\u0642\u0637\u0639","text":"\"Allah mengetahui apa yang dikandung oleh setiap perem-puan, dan kandungan rahim yang kurang sempurna dan yang ber-tambah. Dan segala sesuatu pada sisiNya ada ukurannya. Yang mengetahui semua yang ghaib dan yang nampak; Yang Mahabesar lagi Mahatinggi. Sama saja (bagi Allah), siapa di antaramu yang merahasiakan ucapannya, dan siapa yang berterus-terang dengan ucapan itu, dan siapa yang bersembunyi di malam hari dan yang berjalan (menampakkan diri) di siang hari. Bagi manusia ada malaikat-malaikat yang selalu mengikutinya bergiliran, di muka dan di belakangnya, mereka menjaganya atas perintah Allah. Se-sungguhnya Allah tidak merubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap suatu kaum, maka tak ada yang dapat menolaknya; dan sekali-kali tak ada pelindung bagi mereka selain Dia.\" (Ar-Ra'd: 8-11). "},{"id":2351,"sura":13,"from_aya":8,"to_aya":9,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(8-9) Allah \u062a\u0639\u0627\u0644\u0649 memberitahukan tentang cakupan ilmuNya yang merata dan luasnya pengetahuan dan penguasaanNya yang meliputi segala sesuatu, Dia berfirman, \ufd3e \u0671\u0644\u0644\u0651\u064e\u0647\u064f     \u064a\u064e\u0639\u06e1\u0644\u064e\u0645\u064f  \u0645\u064e\u0627  \u062a\u064e\u062d\u06e1\u0645\u0650\u0644\u064f  \u0643\u064f\u0644\u0651\u064f  \u0623\u064f\u0646\u062b\u064e\u0649\u0670 \ufd3f   \"Allah mengetahui apa yang dikandung oleh setiap perempuan,\" baik pada ka-langan anak Adam dan lainnya \ufd3e \u0648\u064e\u0645\u064e\u0627  \u062a\u064e\u063a\u0650\u064a\u0636\u064f  \u0671\u0644\u06e1\u0623\u064e\u0631\u06e1\u062d\u064e\u0627\u0645\u064f   \ufd3f \"dan kandungan rahim yang kurang sempurna,\" yang mengalami penyusutan apa yang ada di dalamnya, baik kandungannya rusak atau mengecil ataupun mengerut, \ufd3e \u0648\u064e\u0645\u064e\u0627     \u062a\u064e\u0632\u06e1\u062f\u064e\u0627\u062f\u064f\u06da \ufd3f   \"dan (kandungan rahim) yang bertambah,\" pada rahim-rahim wanita, dan (proses) besarnya janin di dalamnya. \ufd3e \u0648\u064e\u0643\u064f\u0644\u0651\u064f     \u0634\u064e\u064a\u06e1\u0621\u064d  \u0639\u0650\u0646\u062f\u064e\u0647\u064f\u06e5  \u0628\u0650\u0645\u0650\u0642\u06e1\u062f\u064e\u0627\u0631\u064d \ufd3f   \"Dan segala sesuatu pada sisiNya ada ukurannya,\" tidak maju maupun mundur, tidak bertambah ataupun berkurang kecuali berdasarkan tuntutan hikmah dan ilmuNya. \nSesungguhnya Allah, \ufd3e \u0639\u064e\u0670\u0644\u0650\u0645\u064f     \u0671\u0644\u06e1\u063a\u064e\u064a\u06e1\u0628\u0650      \u0648\u064e\u0671\u0644\u0634\u0651\u064e\u0647\u064e\u0670\u062f\u064e\u0629\u0650  \u0671\u0644\u06e1\u0643\u064e\u0628\u0650\u064a\u0631\u064f \ufd3f   \"Dzat yang menge-tahui semua yang ghaib dan yang nampak, Yang Mahabesar,\" dalam Dzat, Nama dan SifatNya, \ufd3e \u0671\u0644\u06e1\u0645\u064f\u062a\u064e\u0639\u064e\u0627\u0644\u0650 \ufd3f   \"Yang Mahatinggi,\" di atas se-luruh makhlukNya dengan Dzat, kekuasaan dan KeperkasaanNya. "},{"id":2352,"sura":13,"from_aya":10,"to_aya":10,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(10) \ufd3e \u0633\u064e\u0648\u064e\u0627\u0653\u0621\u065e \ufd3f   \"Sama saja (bagi Allah),\"pada ilmu, pendengaran, dan pandanganNya \ufd3e \u0645\u0651\u064e\u0646\u06e1     \u0623\u064e\u0633\u064e\u0631\u0651\u064e     \u0671\u0644\u06e1\u0642\u064e\u0648\u06e1\u0644\u064e  \u0648\u064e\u0645\u064e\u0646  \u062c\u064e\u0647\u064e\u0631\u064e  \u0628\u0650\u0647\u0650\u06e6  \u0648\u064e\u0645\u064e\u0646\u06e1  \u0647\u064f\u0648\u064e  \u0645\u064f\u0633\u06e1\u062a\u064e\u062e\u06e1\u0641\u0650\u06ed  \u0628\u0650\u0671\u0644\u0651\u064e\u064a\u06e1\u0644\u0650 \ufd3f   \"siapa di antaramu yang merahasiakan ucapannya, dan siapa yang berterus-terang dengan ucapan itu, dan siapa yang bersembunyi di malam hari,\" berdiam di suatu tempat, tersembunyi. \ufd3e \u0648\u064e\u0633\u064e\u0627\u0631\u0650\u0628\u064f\u06e2       \u0628\u0650\u0671\u0644\u0646\u0651\u064e\u0647\u064e\u0627\u0631\u0650 \ufd3f   \"Dan yang berjalan (menam-pakkan diri) di siang hari,\" maksudnya berada dalam tempat tinggal-nya di siang hari. Yang dimaksud dengan \u0627\u064e\u0644\u0633\u0651\u0650\u0631\u0652\u0628\u064f, ialah tempat yang dijadikan oleh seseorang sebagai tempat persembunyian, baik di tengah rumahnya, gua, atau lubang persembunyian dan lain-lain. "},{"id":2353,"sura":13,"from_aya":11,"to_aya":11,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(11)  \ufd3e \u0644\u064e\u0647\u064f\u06e5 \ufd3f   \"Baginya,\" yaitu bagi manusia \ufd3e \u0645\u064f\u0639\u064e\u0642\u0651\u0650\u0628\u064e\u0670\u062a\u065e \ufd3f   \"ada yang selalu mengikutinya bergiliran,\" dari kalangan malaikat, mereka silih berganti di malam dan siang hari \ufd3e \u0645\u0651\u0650\u0646\u06e2     \u0628\u064e\u064a\u06e1\u0646\u0650  \u064a\u064e\u062f\u064e\u064a\u06e1\u0647\u0650  \u0648\u064e\u0645\u0650\u0646\u06e1  \u062e\u064e\u0644\u06e1\u0641\u0650\u0647\u0650\u06e6  \u064a\u064e\u062d\u06e1\u0641\u064e\u0638\u064f\u0648\u0646\u064e\u0647\u064f\u06e5      \u0645\u0650\u0646\u06e1  \u0623\u064e\u0645\u06e1\u0631\u0650 \u0671\u0644\u0644\u0651\u064e\u0647\u0650\u06d7 \ufd3f   \"di muka dan di belakangnya, mereka menjaganya atas perintah Allah,\" mak-sudnya memelihara jasmani dan nyawanya dari setiap orang yang ingin berbuat buruk padanya. Mereka memelihara amalan-amalan-nya, selalu menyertainya terus-menerus. Sebagaimana juga ilmu Allah meliputinya, maka Allah pun telah mengutus para malaikat penjaga kepada hamba-hambaNya, di mana hal itu menjadikan kondisi-kondisi dan amalan-amalan mereka tidak tersembunyi, juga tidak dilupakan sedikit pun darinya.\n\ufd3e \u0625\u0650\u0646\u0651\u064e         \u0671\u0644\u0644\u0651\u064e\u0647\u064e  \u0644\u064e\u0627   \u064a\u064f\u063a\u064e\u064a\u0651\u0650\u0631\u064f  \u0645\u064e\u0627  \u0628\u0650\u0642\u064e\u0648\u06e1\u0645\u064d \ufd3f   \"Sesungguhnya Allah tidak merubah keadaan suatu kaum,\" berupa kenikmatan, curahan kebaikan, dan kehidupan yang enak, \ufd3e \u062d\u064e\u062a\u0651\u064e\u0649\u0670     \u064a\u064f\u063a\u064e\u064a\u0651\u0650\u0631\u064f\u0648\u0627\u0652 \u0645\u064e\u0627 \u0628\u0650\u0623\u064e\u0646\u0641\u064f\u0633\u0650\u0647\u0650\u0645\u06e1\u06d7 \ufd3f   \"sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri,\" dengan beralih dari keimanan kepada kekufuran, dari ketaatan menuju maksiat atau dari mensyukuri nikmat-nikmat Allah kepada mengingkarinya, maka Allah akan mencabut semua kenikmatan itu dari mereka. Begitu pula, jikalau para hamba merubah kondisi mereka, dari maksiat menuju ketaatan kepada Allah, niscaya Allah akan merubah kondisi yang menyelimuti mereka sebelumnya berupa kesengsaraan menuju kepada kebaikan, kebahagiaan, dan ghibthah (semangat iri dalam kebaikan) serta rahmat.\n \ufd3e \u0648\u064e\u0625\u0650\u0630\u064e\u0627\u0653     \u0623\u064e\u0631\u064e\u0627\u062f\u064e  \u0671\u0644\u0644\u0651\u064e\u0647\u064f  \u0628\u0650\u0642\u064e\u0648\u06e1\u0645\u0656  \u0633\u064f\u0648\u0653\u0621\u0657\u0627 \ufd3f   \"Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap suatu kaum,\" berupa siksa, perkara yang berat, serta hal yang mereka benci, maka sesungguhnya kehendakNya pasti ter-laksana pada mereka. Karena \ufd3e \u0644 \u064e \u0627     \u0645\u064e\u0631\u064e\u062f\u0651\u064e  \u0644\u064e\u0647\u064f\u06e5\u06da \ufd3f   \"tidak ada yang dapat menolak-nya,\" tidak ada seorang pun yang mampu menghindarkan mereka darinya. \ufd3e \u0648\u064e\u0645\u064e\u0627   \u0644\u064e\u0647\u064f\u0645  \u0645\u0651\u0650\u0646  \u062f\u064f\u0648\u0646\u0650\u0647\u0650\u06e6  \u0645\u0650\u0646   \u0648\u064e\u0627\u0644\u064d \ufd3f   \"Dan sekali-kali tak ada pelindung bagi me-reka selain Dia,\" yang menangani urusan-urusan mereka, mendatang-kan hal-hal yang disukai bagi mereka dan menyingkirkan hal-hal yang dibenci dari mereka. Maka, hendaklah mereka berhati-hati agar tidak berkutat pada perkara-perkara yang dibenci oleh Allah, karena dikhawatirkan siksa Allah akan menimpa mereka, yang tidak bisa ditolak dari kaum yang telah berbuat jahat. "},{"id":2354,"sura":13,"from_aya":12,"to_aya":13,"type":"\u0627\u0644\u0645\u0642\u0637\u0639","text":"\"Dia-lah Rabb yang memperlihatkan kilat kepadamu untuk menimbulkan ketakutan dan harapan, dan Dia mengadakan awan mendung. Dan guruh itu bertasbih dengan memuji Allah, (demikian pula) para malaikat karena takut kepadaNya, dan Allah melepaskan halilintar, lalu menimpakannya kepada siapa yang Dia kehendaki, dan mereka berbantah-bantahan tentang Allah, dan Dia-lah Rabb Yang Mahakeras siksaNya.\" (Ar-Ra'd: 12-13). "},{"id":2355,"sura":13,"from_aya":12,"to_aya":12,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(12) Allah \u062a\u0639\u0627\u0644\u0649 berfirman, \ufd3e \u0647\u064f\u0648\u064e     \u0671\u0644\u0651\u064e\u0630\u0650\u064a  \u064a\u064f\u0631\u0650\u064a\u0643\u064f\u0645\u064f  \u0671\u0644\u06e1\u0628\u064e\u0631\u06e1\u0642\u064e  \u062e\u064e\u0648\u06e1\u0641\u0657\u0627  \u0648\u064e\u0637\u064e\u0645\u064e\u0639\u0657\u0627 \ufd3f   \"Dia-lah Rabb yang memperlihatkan kilat kepadamu untuk menimbulkan ke-takutan dan harapan,\" menjadi sumber ketakutan karena kemunculan suara-suara guruh, kehancuran dan berbagai macam bahaya yang bisa menimpa sebagian buah-buahan dan lainnya, dan (menjadi sumber harapan) kebaikan dan manfaatnya darinya. \ufd3e \u0648\u064e\u064a\u064f\u0646\u0634\u0650\u0626\u064f     \u0671\u0644\u0633\u0651\u064e\u062d\u064e\u0627\u0628\u064e  \u0671\u0644\u062b\u0651\u0650\u0642\u064e\u0627\u0644\u064e \ufd3f   \"Dan Dia mengadakan awan mendung,\" dengan curahan hujan lebat yang mengandung manfaat bagi umat manusia dan negeri-negeri. "},{"id":2356,"sura":13,"from_aya":13,"to_aya":13,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(13) \ufd3e \u0648\u064e\u064a\u064f\u0633\u064e\u0628\u0651\u0650\u062d\u064f     \u0671\u0644\u0631\u0651\u064e\u0639\u06e1\u062f\u064f \ufd3f   \"Dan guruh itu bertasbih dengan memuji Allah,\" yaitu suara yang terdengar dari mendung, yang mengagetkan ma-nusia. Ia tunduk kepada Rabbnya, melantunkan tasbih dengan me-mujiNya \ufd3e \u0648 \u064e \ufd3f   \"dan\" bertasbih \ufd3e \u0627 \u0644 \u0652 \u0645 \u064e \u0644 \u064e \u0627 \u0626 \u0650 \u0643 \u064e \u0629 \u064f     \u0645\u0650\u0646\u06e1   \u062e\u0650\u064a\u0641\u064e\u062a\u0650\u0647\u0650\u06e6 \ufd3f   \"para malaikat karena takut kepadaNya,\" dalam keadaan khusyu' kepada Rabb mereka dan takut dari kemurkaanNya \ufd3e \u0648\u064e\u064a\u064f\u0631\u06e1\u0633\u0650\u0644\u064f     \u0671\u0644\u0635\u0651\u064e\u0648\u064e\u0670\u0639\u0650\u0642\u064e \ufd3f     \"dan Allah melepaskan hali-lintar,\" yaitu percikan api yang muncul dari sela-sela awan mendung \ufd3e \u0641\u064e\u064a\u064f\u0635\u0650\u064a\u0628\u064f  \u0628\u0650\u0647\u064e\u0627    \u0645\u064e\u0646  \u064a\u064e\u0634\u064e\u0627\u0653\u0621\u064f  \ufd3f \"lalu menimpakannya kepada siapa yang Dia kehendaki,\" dari kalangan manusia, tergantung pada kehendak dan iradahNya. \ufd3e \u0648\u064e\u0647\u064f\u0648\u064e   \u0634\u064e\u062f\u0650\u064a\u062f\u064f  \u0671\u0644\u06e1\u0645\u0650\u062d\u064e\u0627\u0644\u0650  \ufd3f  \"Dan Dia-lah Rabb Yang Mahakeras siksaNya,\" maksud-nya Dia sangat dahsyat daya dan kekuatanNya. Tidaklah Dia ber-kehendak berbuat sesuatu melainkan pasti merealisasikannya. Tidak ada urusan yang sulit bagiNya. Tidak terlewatkan dariNya obyek yang telah melarikan diri. Apabila Allah semata yang mendatang-kan hujan bagi hamba-hambaNya, dan mendung yang berisi sumber rizki mereka, (dan Dia-lah yang mengatur segala urusan, semua makhluk yang besar yang ditakuti dan membuat orang-orang terusik, semuanya sangat tunduk patuh kepadaNya, Dia sangat dahsyat kekuatanNya), maka Dia-lah yang berhak untuk diibadahi semata, tidak ada sekutu bagiNya. \nOleh karena itu, Allah berfirman, "},{"id":2357,"sura":13,"from_aya":14,"to_aya":14,"type":"\u0627\u0644\u0645\u0642\u0637\u0639","text":"\"Hanya bagi Allah-lah (hak mengabulkan) doa yang benar. Dan berhala-berhala yang mereka sembah selain Allah tidak dapat memperkenankan sesuatu pun bagi mereka, melainkan seperti orang yang membukakan kedua telapak tangannya ke dalam air supaya air sampai ke mulutnya, padahal air itu tidak dapat sam-pai ke mulutnya. Dan doa (ibadah) orang-orang kafir itu, hanyalah sia-sia belaka.\" (Ar-Ra'd: 14). "},{"id":2358,"sura":13,"from_aya":14,"to_aya":14,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":" (14) Maksudnya, hanya bagi Allah semata (hak mengabul-kan) \ufd3e \u062f\u064e\u0639\u06e1\u0648\u064e\u0629\u064f     \u0671\u0644\u06e1\u062d\u064e\u0642\u0651\u0650\u06da \ufd3f     \"doa yang benar,\" yaitu beribadah kepadaNya saja, tidak ada sekutu bagiNya serta mengikhlaskan doa ibadah dan doa permintaan kepadaNya \u062a\u0639\u0627\u0644\u0649. Maksudnya, sepatutnya seluruh ibadah doa, khauf (rasa takut), raja` (rasa berharap), kecintaan, ke-inginan dan kekhawatiran serta taubah diarahkan hanya kepada-Nya. Sebab aspek ketuhananNya adalah benar. Sementara sisi ke-tuhanan selainNya adalah batil. Maka, \ufd3e \u0671\u0644\u0651\u064e\u0630\u0650\u064a\u0646\u064e   \u064a\u064e\u062f\u06e1\u0639\u064f\u0648\u0646\u064e  \u0645\u0650\u0646  \u062f\u064f\u0648\u0646\u0650\u0647\u0650\u06e6 \ufd3f                 \"berhala-ber-hala yang mereka sembah selain Allah,\" yang berupa patung-patung dan tandingan-tandingan yang mereka jadikan sebagai sekutu bagi Allah, \ufd3e \u0644\u064e\u0627  \u064a\u064e\u0633\u06e1\u062a\u064e\u062c\u0650\u064a\u0628\u064f\u0648\u0646\u064e \u0644\u064e\u0647\u064f\u0645 \ufd3f   \"tidak dapat memperkenankan sesuatu pun bagi me-reka,\" yaitu bagi orang yang menyeru dan menyembahnya, dengan (memberikan jawaban) yang sedikit atau banyak, baik berkaitan de-ngan urusan duniawi maupun urusan ukhrawi, \ufd3e \u0625\u0650\u0644\u0651\u064e\u0627   \u0643\u064e\u0628\u064e\u0670\u0633\u0650\u0637\u0650  \u0643\u064e\u0641\u0651\u064e\u064a\u06e1\u0647\u0650  \u0625\u0650\u0644\u064e\u0649 \u0671\u0644\u06e1\u0645\u064e\u0627\u0653\u0621\u0650 \ufd3f   \"melainkan seperti orang yang membukakan kedua telapak tangannya ke dalam air,\" yang tidak bisa dijangkau oleh dua telapak tangannya karena letaknya yang jauh. \ufd3e \u0644\u0650\u064a\u064e\u0628\u06e1\u0644\u064f\u063a\u064e \ufd3f   \"Supaya sampai,\" dengan memben-tangkan tangannya ke air \ufd3e \u0641\u064e\u0627\u0647\u064f \ufd3f   \"ke mulutnya,\" karena dia sedang kehausan. Saking hausnya, dia menyodorkan telapak tangan dan membukanya ke arah air yang mustahil sampai kepadanya. Maka air itu pun tidak bisa sampai kepadanya. Demikian juga, orang-orang kafir yang menyembah sesembahan lain bersama Allah, me-reka (sesembahan-sesembahan itu) tidak bisa merealisasikan apa pun bagi mereka, tidak bermanfaat bagi mereka pada kondisi-kon-disi yang mana mereka benar-benar membutuhkannya. Sebab me-reka makhluk-makhluk yang tidak memiliki apa pun, begitu pula orang-orang yang menyeru mereka dalam keadaan kekurangan. \n\ufd3e \u0644\u064e\u0627  \u064a\u064e\u0645\u06e1\u0644\u0650\u0643\u064f\u0648\u0646\u064e  \u0645\u0650\u062b\u06e1\u0642\u064e\u0627\u0644\u064e  \u0630\u064e\u0631\u0651\u064e\u0629\u0656  \u0641\u0650\u064a  \u0671\u0644\u0633\u0651\u064e\u0645\u064e\u0670\u0648\u064e\u0670\u062a\u0650  \u0648\u064e\u0644\u064e\u0627  \u0641\u0650\u064a   \u0671\u0644\u06e1\u0623\u064e\u0631\u06e1\u0636\u0650  \u0648\u064e\u0645\u064e\u0627  \u0644\u064e\u0647\u064f\u0645\u06e1  \u0641\u0650\u064a\u0647\u0650\u0645\u064e\u0627  \u0645\u0650\u0646  \u0634\u0650\u0631\u06e1\u0643\u0656  \u0648\u064e\u0645\u064e\u0627  \u0644\u064e\u0647\u064f\u06e5  \u0645\u0650\u0646\u06e1\u0647\u064f\u0645  \u0645\u0651\u0650\u0646  \u0638\u064e\u0647\u0650\u064a\u0631\u0656   22   \ufd3f\n\"Mereka tidak memiliki (kekuasaan) seberat dzarrah pun di langit dan di bumi, dan mereka tidak mempunyai suatu saham pun dalam (pen-ciptaan) langit dan bumi, dan sekali-kali tidak ada di antara mereka yang menjadi pembantu bagiNya.\" (Saba`: 22). \n\ufd3e \u0648\u064e\u0645\u064e\u0627 \u062f\u064f\u0639\u064e\u0627\u0653\u0621\u064f \u0671\u0644\u06e1\u0643\u064e\u0670\u0641\u0650\u0631\u0650\u064a\u0646\u064e  \u0625\u0650\u0644\u0651\u064e\u0627 \u0641\u0650\u064a \u0636\u064e\u0644\u064e\u0670\u0644\u0656 \ufd3f \"Dan doa (ibadah) orang-orang kafir itu hanya-lah sia-sia belaka,\" karena kebatilan sesuatu yang mereka seru, selain Allah. Maka, ibadah dan doa mereka pun batil (sia-sia). Sebab, peran-taranya pun (wasilah) batil disebabkan kebatilan tujuannya. Karena Allah adalah Raja, Pemilik kebenaran yang nyata, maka beribadah kepadaNya merupakan perkara yang benar, manfaatnya benar-benar mengalir kepada pelakunya di dunia dan akhirat. \nPermisalan doa orang-orang kafir kepada selain Allah dengan (permisalan) orang yang membentangkan dua telapak tangannya ke arah air agar supaya mencapai mulutnya adalah termasuk analogi yang terbaik. Itu merupakan permisalan dengan perkara yang muhal terjadi. Sebagaimana hal itu mustahil terjadi, maka perkara yang dianalogikan dengannya pun tidak mungkin terwujud. Pengaitan kepada perkara yang mustahil terjadi adalah termasuk cara penafian masalah yang paling mengena. Seperti yang diungkapkan Allah \u062a\u0639\u0627\u0644\u0649, \n\ufd3e \u0625\u0650\u0646\u0651\u064e     \u0671\u0644\u0651\u064e\u0630\u0650\u064a\u0646\u064e  \u0643\u064e\u0630\u0651\u064e\u0628\u064f\u0648\u0627\u0652   \u0628\u0650\u0640\u0654\u064e\u0627\u064a\u064e\u0670\u062a\u0650\u0646\u064e\u0627   \u0648\u064e\u0671\u0633\u06e1\u062a\u064e\u0643\u06e1\u0628\u064e\u0631\u064f\u0648\u0627\u0652  \u0639\u064e\u0646\u06e1\u0647\u064e\u0627  \u0644\u064e\u0627   \u062a\u064f\u0641\u064e\u062a\u0651\u064e\u062d\u064f  \u0644\u064e\u0647\u064f\u0645\u06e1  \u0623\u064e\u0628\u06e1\u0648\u064e\u0670\u0628\u064f  \u0671\u0644\u0633\u0651\u064e\u0645\u064e\u0627\u0653\u0621\u0650  \u0648\u064e\u0644\u064e\u0627  \u064a\u064e\u062f\u06e1\u062e\u064f\u0644\u064f\u0648\u0646\u064e    \u0671\u0644\u06e1\u062c\u064e\u0646\u0651\u064e\u0629\u064e    \u062d\u064e\u062a\u0651\u064e\u0649\u0670  \u064a\u064e\u0644\u0650\u062c\u064e  \u0671\u0644\u06e1\u062c\u064e\u0645\u064e\u0644\u064f  \u0641\u0650\u064a  \u0633\u064e\u0645\u0651\u0650  \u0671\u0644\u06e1\u062e\u0650\u064a\u064e\u0627\u0637\u0650\u06da \ufd3f \n\"Sesungguhnya orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami dan menyombongkan diri terhadapnya, sekali-kali tidak akan dibukakan bagi mereka pintu-pintu langit dan tidak (pula) mereka masuk surga, hingga unta masuk ke lubang jarum.\" (Al A'raf: 40)."},{"id":2359,"sura":13,"from_aya":15,"to_aya":15,"type":"\u0627\u0644\u0645\u0642\u0637\u0639","text":"\"Hanya kepada Allah-lah, segala apa yang di langit dan di bumi sujud (patuh), baik dengan kemauan sendiri ataupun terpaksa, dan bayang-bayangnya di waktu pagi dan waktu petang sujud pula.\" (Ar-Ra'd: 15). "},{"id":2360,"sura":13,"from_aya":15,"to_aya":15,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(15) Segala sesuatu yang berada di dalam langit dan bumi tunduk patuh kepada Rabbnya, sujud kepadaNya \ufd3e \u0637\u064e\u0648\u06e1\u0639\u0657\u0627   \u0648\u064e\u0643\u064e\u0631\u06e1\u0647\u0657\u0627 \ufd3f \"baik dengan kemauan sendiri ataupun terpaksa,\" maka sikap sukarela adalah bagi orang yang melakukan sujud dan tunduk patuh atas keinginan sendiri sebagaimana (tunduknya) kaum Mukminin. Sementara ke-terpaksaan adalah bagi orang yang menyombongkan diri dari ber-ibadah kepada Rabbnya. Padahal kondisi dan fitrahnya mendusta-kannya dalam hal tersebut. \ufd3e \u0648\u064e\u0638\u0650\u0644\u064e\u0670\u0644\u064f\u0647\u064f\u0645     \u0628\u0650\u0671\u0644\u06e1\u063a\u064f\u062f\u064f\u0648\u0651\u0650  \u0648\u064e\u0671\u0644\u06e1\u0623\u0653\u0635\u064e\u0627\u0644\u0650\u06e9 \ufd3f   \"Dan bayang-bayang-nya di waktu pagi dan waktu petang sujud pula,\" dan bayang-bayang para makhluk di permulaan hari dan penghujungnya bersujud pula. Cara bersujud masing-masing makhluk sesuai dengan kondisinya sebagaimana yang difirmankan oleh Allah \u062a\u0639\u0627\u0644\u0649, \n\ufd3e \u0648\u064e\u0625\u0650\u0646  \u0645\u0651\u0650\u0646  \u0634\u064e\u064a\u06e1\u0621\u064d  \u0625\u0650\u0644\u0651\u064e\u0627  \u064a\u064f\u0633\u064e\u0628\u0651\u0650\u062d\u064f  \u0628\u0650\u062d\u064e\u0645\u06e1\u062f\u0650\u0647\u0650\u06e6  \u0648\u064e\u0644\u064e\u0670\u0643\u0650\u0646   \u0644\u0651\u064e\u0627  \u062a\u064e\u0641\u06e1\u0642\u064e\u0647\u064f\u0648\u0646\u064e  \u062a\u064e\u0633\u06e1\u0628\u0650\u064a\u062d\u064e\u0647\u064f\u0645\u06e1\u06da \ufd3f\n\"Dan tiada sesuatu pun melainkan bertasbih dengan memujiNya, akan tetapi kamu sekalian tidak mengerti tasbih mereka.\" (Al-Isra`: 44). \nApabila setiap makhluk telah bersujud kepada Rabbnya, baik dengan sukarela atau terpaksa, maka Dia-lah sesembahan yang benar, Dzat yang disembah lagi terpuji dengan sebenarnya. Maka, label ketuhanan bagi selainnya adalah batil. 9\nOleh karenanya, Dia menyebutkan kebatilan ketuhanan bagi selainNya, dan mengetengahkan sejumlah buktinya dengan berfirman, "},{"id":2361,"sura":13,"from_aya":16,"to_aya":16,"type":"\u0627\u0644\u0645\u0642\u0637\u0639","text":"\"Katakanlah, 'Siapakah Rabb langit dan bumi?' Jawablah, 'Allah.' Katakanlah, 'Maka patutkah kamu mengambil pelindung-pelindungmu dari selain Allah, padahal mereka tidak menguasai kemanfaatan dan tidak (pula) kemudaratan bagi diri mereka sen-diri?' Katakanlah, 'Adakah sama orang buta dan yang dapat me-lihat, atau samakah gelap gulita dan terang benderang; apakah mereka menjadikan beberapa sekutu bagi Allah yang dapat mencip-takan seperti ciptaanNya sehingga kedua ciptaan itu serupa menurut pandangan mereka?' Katakanlah, 'Allah adalah Pencipta segala sesuatu dan Dia-lah Rabb Yang Maha Esa lagi Mahaperkasa'.\" (Ar-Ra'd: 16). "},{"id":2362,"sura":13,"from_aya":16,"to_aya":16,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(16) Maksudnya, 'Katakanlah kepada orang-orang yang me-nyekutukan berhala-berhala dan sesembahan-sesembahan tandingan lainnya dengan Allah, yang mana mereka mencintai sesembahan-sesembahan itu layaknya kecintaan mereka kepada Allah, mem-persembahkan bermacam-macam bentuk qurbah (untuk mendekat-kan diri kepada Allah) dan ibadah baginya. Apakah akal pikiran kalian telah tumpul sehingga mendaulat selain Allah sebagai wali (penolong) yang mereka agungkan dengan ibadah, padahal mereka itu tidak patut untuk diperlakukan demikian? \nMereka (sesembahan selain Allah) itu \ufd3e \u0644\u064e\u0627     \u064a\u064e\u0645\u06e1\u0644\u0650\u0643\u064f\u0648\u0646\u064e  \u0644\u0650\u0623\u064e\u0646\u0641\u064f\u0633\u0650\u0647\u0650\u0645\u06e1   \u0646\u064e\u0641\u06e1\u0639\u0657\u0627  \u0648\u064e\u0644\u064e\u0627  \u0636\u064e\u0631\u0651\u0657\u0627\u06da \ufd3f   \"mereka tidak menguasai kemanfaatan dan tidak (pula) kemudharatan bagi diri mereka sendiri,\" dan kalian mengenyampingkan pertolongan dari Dzat yang sempurna Nama-nama dan Sifat-sifatNya, Pemilik semua makhluk hidup dan benda yang mati. Di TanganNya-lah hak penciptaan, pengaturan, pemberian manfaat dan pengarahan bahaya. Maka tidak sama, ibadah kepada Allah semata dengan ibadah kepada tuhan yang disekutukan dengan Allah, sebagaimana tidak sama orang buta dengan orang yang bisa melihat, juga sebagai-mana tidak \ufd3e \u062a\u064e\u0633\u06e1\u062a\u064e\u0648\u0650\u064a       \u0671\u0644\u0638\u0651\u064f\u0644\u064f\u0645\u064e\u0670\u062a\u064f  \u0648\u064e\u0671\u0644\u0646\u0651\u064f\u0648\u0631\u064f\u06d7 \ufd3f   \"sama gelap gulita dengan terang bende-rang.\" Apabila mereka mempunyai unsur keragu-raguan serta ke-tidakjelasan sehingga mengangkat beberapa sekutu bagiNya, dengan beranggapan bahwa sekutu-sekutu itu mampu menciptakan seperti penciptaan Allah, dan sanggup berbuat apa saja seperti yang di-perbuat Allah, maka singkirkanlah kesimpangsiuran dan kerancuan ini dari mereka dengan bukti yang menunjukkan ketauhidan Allah dengan keesaanNya dan katakanlah kepada mereka, \"Allah-lah pencipta segala sesuatu.\" \nSungguh merupakan perkara mustahil, sesuatu bisa mencipta-kan dirinya sendiri. Begitu pula, termasuk hal yang tidak mungkin terjadi, sesuatu muncul tanpa pencipta. Maka akan teridentifikasilah bahwa makhluk itu memiliki Pencipta yang menciptakan, tidak ada sekutu bagiNya dalam penciptaan. Karena Dia-lah Yang Maha Esa lagi Mahaperkasa. Tidak ada keesaan dan keperkasaan kecuali bagi Allah semata. Seluruh makhluk, masing-masing saling menundukkan makhluk lainnya dengan kegagahannya. Kemudian di atas sang penakluk tadi terdapat Dzat Yang Maha Penakluk yang lebih kuat darinya, sampai berakhir kepada keperkasaan Dzat Yang Maha Esa lagi Mahaperkasa. \nKeperkasaan dan keesaan, dua sifat yang saling berkorelasi yang mesti dimiliki oleh Allah saja, maka jelaslah sebuah keniscayaan, ditinjau dari sudut nalar akal bahwa segala sesuatu yang diseru selain Allah, tidak mempunyai sedikit pun andil dalam penciptaan makhluk-makhluk. Dengan berdasarkan itu, maka ibadah kepadanya menjadi sebuah kebatilan. 9"},{"id":2363,"sura":13,"from_aya":17,"to_aya":17,"type":"\u0627\u0644\u0645\u0642\u0637\u0639","text":"\"Allah telah menurunkan air (hujan) dari langit, maka me-ngalirlah air di lembah-lembah menurut ukurannya, maka arus itu membawa buih yang mengambang. Dan dari apa (logam) yang mereka lebur dalam api untuk membuat perhiasan atau alat-alat, ada (pula) buihnya seperti buih arus itu. Demikianlah Allah mem-buat perumpamaan (bagi) yang benar dan yang batil. Adapun buih itu, akan hilang sebagai sesuatu yang tak ada harganya; sedangkan yang memberi manfaat kepada manusia, maka ia tetap di bumi. Demikianlah Allah membuat perumpamaan-perumpamaan.\" (Ar-Ra'd: 17). "},{"id":2364,"sura":13,"from_aya":17,"to_aya":17,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(17) Allah \u062a\u0639\u0627\u0644\u0649 menyerupakan hidayah yang diturunkan ke-pada RasulNya bagi kehidupan kalbu dan ruh manusia dengan air yang diturunkan bagi kehidupan pepohonan. Allah menganalogikan manfaat luas lagi melimpah yang terkandung dalam hidayah yang sangat dibutuhkan oleh manusia dengan hal-hal yang dikandung oleh hujan, berupa manfaat-manfaat makro yang mendesak. Allah mempermisalkan hati yang berhasil mengemas hidayah dan ting-katan-tingkatannya dengan lembah-lembah yang menjadi muara aliran air. \nLembah yang luas, mampu menampung air yang banyak ada-lah ibarat hati lapang, yang memuat ilmu yang banyak. Sedangkan lembah kecil yang hanya membutuhkan sedikit air seperti halnya hati yang sempit yang hanya memuat ilmu yang sedikit\u2026.dan de-mikianlah seterusnya. \nSelanjutnya, Allah mengumpamakan nafsu syahwat dan syu-bhat (kerancuan) pada hati manusia saat kebenaran datang kepada-nya dengan buih yang berada di atas permukaan air, dan benda yang dipanaskan di atas api berupa perhiasan yang akan dimurnikan dan dilebur untuk dimasukkan dalam cetakan. Ia akan tetap di atas air dalam keadaan mengambang menyebabkannya keruh sampai akhir-nya hilang dan lenyap. Dan akan tersisa hal-hal yang berguna bagi manusia dalam wujud air jernih dan perhiasan yang murni. \nDemikian pula keadaan dengan syahwat dan syubhat, karena hati akan senantiasa membenci dan berusaha menaklukkannya me-lalui bukti-bukti yang benar dan tekad-tekad yang bulat agar pergi dan lenyap. Hati pun menjadi bersih lagi murni, di dalamnya hanya ada hal-hal yang bermanfaat bagi manusia berupa ilmu dan kebenar-an serta tindakan untuk mengutamakan dan mencintainya. Kebatil-an akan lenyap, dan kebenaranlah yang menyirnakannya. \n\ufd3e \u0625\u0650\u0646\u0651\u064e  \u0671\u0644\u06e1\u0628\u064e\u0670\u0637\u0650\u0644\u064e  \u0643\u064e\u0627\u0646\u064e  \u0632\u064e\u0647\u064f\u0648\u0642\u0657\u0627  81  \ufd3f\n\"Sesungguhnya kebatilan itu adalah sesuatu yang pasti lenyap.\" (Al-Isra`: 81). \nDi sini, Allah berfirman, \ufd3e \u0643\u064e\u0630\u064e\u0670\u0644\u0650\u0643\u064e    \u064a\u064e\u0636\u06e1\u0631\u0650\u0628\u064f  \u0671\u0644\u0644\u0651\u064e\u0647\u064f  \u0671\u0644\u06e1\u0623\u064e\u0645\u06e1\u062b\u064e\u0627\u0644\u064e \ufd3f \"Demikianlah Allah membuat perumpamaan-perumpamaan,\" tujuannya agar kebenaran menjadi jelas dan terbedakan dari kebatilan, dan hidayah terbeda-kan dari kesesatan."},{"id":2365,"sura":13,"from_aya":18,"to_aya":18,"type":"\u0627\u0644\u0645\u0642\u0637\u0639","text":"\"Bagi orang-orang yang memenuhi seruan Rabbnya, (disedia-kan) pembalasan yang baik. Dan orang-orang yang tidak memenuhi seruan Rabbnya, sekiranya mereka mempunyai semua (kekayaan) yang ada di bumi dan (ditambah) sebanyak isi bumi itu lagi beserta-nya, niscaya mereka akan menebus dirinya dengan kekayaan itu. Orang-orang itu disediakan baginya hisab yang buruk, dan tempat kediaman mereka ialah Jahanam, dan itulah seburuk-buruk tempat kediaman.\" (Ar-Ra'd: 18). "},{"id":2366,"sura":13,"from_aya":18,"to_aya":18,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(18) Ketika Allah menerangkan kebenaran untuk menyisih-kannya dari kebatilan, maka Allah \u062a\u0639\u0627\u0644\u0649 menyebutkan bahwa manusia terkualifikasi menjadi dua golongan: Golongan yang menyambut seruan Rabbnya lalu disebutkan balasan baiknya, dan golongan yang tidak menyambut lalu disebutkan hukumannya. \nAllah berfirman, \ufd3e \u0644\u0650\u0644\u0651\u064e\u0630\u0650\u064a\u0646\u064e \u0671\u0633\u06e1\u062a\u064e\u062c\u064e\u0627\u0628\u064f\u0648\u0627\u0652 \u0644\u0650\u0631\u064e\u0628\u0651\u0650\u0647\u0650\u0645\u064f \ufd3f \"Bagi orang-orang yang meme-nuhi seruan Rabbnya,\" maksudnya orang-orang yang hatinya tunduk kepada ilmu dan keimanan, dan anggota tubuh mereka patuh pada perintah dan larangan, maka mereka menjadi insan-insan yang se-jalan dengan Rabb mereka dalam hal-hal yang diinginkanNya dari mereka. Maka bagi mereka \ufd3e \u0671\u0644\u06e1\u062d\u064f\u0633\u06e1\u0646\u064e\u0649\u0670\u06da \ufd3f   \"(disediakan) pembalasan yang baik,\" yaitu kondisi yang baik dan pahala yang bagus. Mereka memiliki sifat yang termulia dan budi pekerti yang paling luhur, serta balasan segera (di dunia ini) dan balasan yang akan datang, yang tidak pernah disaksikan pandangan, tidak pernah didengar pendengaran serta tidak pernah terbetik di dalam hati manusia. \n\ufd3e \u0648\u064e\u0671\u0644\u0651\u064e\u0630\u0650\u064a\u0646\u064e   \u0644\u064e\u0645\u06e1 \u064a\u064e\u0633\u06e1\u062a\u064e\u062c\u0650\u064a\u0628\u064f\u0648\u0627\u0652 \u0644\u064e\u0647\u064f\u06e5 \ufd3f   \"Dan orang-orang yang tidak memenuhi se-ruan Rabbnya,\" sesudah Allah membuat permisalan-permisalan dan menjelaskan kebenaran kepada mereka, maka mereka mendapatkan kondisi yang tidak baik. \ufd3e \u0644\u064e\u0648\u06e1 \u0623\u064e\u0646\u0651\u064e \u0644\u064e\u0647\u064f\u0645 \u0645\u0651\u064e\u0627 \u0641\u0650\u064a \u0671\u0644\u06e1\u0623\u064e\u0631\u06e1\u0636\u0650  \u062c\u064e\u0645\u0650\u064a\u0639\u0657\u0627 \ufd3f \"Sekiranya mereka mem-punyai semua (kekayaan) yang ada di bumi,\" berupa emas, perak, dan lain-lain, \ufd3e \u0648\u064e\u0645\u0650\u062b\u06e1\u0644\u064e\u0647\u064f\u06e5  \u0645\u064e\u0639\u064e\u0647\u064f\u06e5  \u0644\u064e\u0671\u0641\u06e1\u062a\u064e\u062f\u064e\u0648\u06e1\u0627\u0652  \u0628\u0650\u0647\u0650\u06e6\u0653\u06da \ufd3f   \"dan (ditambah) sebanyak isi bumi itu lagi besertanya, niscaya mereka akan menebus dirinya dengan kekayaan itu,\" dari siksa pada Hari Kiamat. Semua itu tidak akan diterima dari mereka. Dan dari mana mereka memiliki itu semua?\n \ufd3e \u0623\u064f\u0648\u0652\u0644\u064e\u0670\u0653\u0626\u0650\u0643\u064e  \u0644\u064e\u0647\u064f\u0645\u06e1  \u0633\u064f\u0648\u0653\u0621\u064f  \u0671\u0644\u06e1\u062d\u0650\u0633\u064e\u0627\u0628\u0650 \ufd3f \"Orang-orang itu disediakan baginya hisab yang buruk,\" yaitu proses hisab (perhitungan amal) yang akan berlaku bagi semua perkara yang pernah mereka kerjakan, yang berbentuk amalan yang buruk, dan hak-hak Allah serta hak-hak manusia yang telah mereka sepelekan. Hal tersebut telah ditulis dan digariskan pada mereka,\n\ufd3e \u0648\u064e\u064a\u064e\u0642\u064f\u0648\u0644\u064f\u0648\u0646\u064e  \u064a\u064e\u0670\u0648\u064e\u064a\u06e1\u0644\u064e\u062a\u064e\u0646\u064e\u0627  \u0645\u064e\u0627\u0644\u0650  \u0647\u064e\u0670\u0630\u064e\u0627  \u0671\u0644\u06e1\u0643\u0650\u062a\u064e\u0670\u0628\u0650   \u0644\u064e\u0627  \u064a\u064f\u063a\u064e\u0627\u062f\u0650\u0631\u064f  \u0635\u064e\u063a\u0650\u064a\u0631\u064e\u0629\u0657  \u0648\u064e\u0644\u064e\u0627  \u0643\u064e\u0628\u0650\u064a\u0631\u064e\u0629\u064b      \u0625\u0650\u0644\u0651\u064e\u0627\u0653  \u0623\u064e\u062d\u06e1\u0635\u064e\u0649\u0670\u0647\u064e\u0627\u06da       \u0648\u064e\u0648\u064e\u062c\u064e\u062f\u064f\u0648\u0627\u0652  \u0645\u064e\u0627  \u0639\u064e\u0645\u0650\u0644\u064f\u0648\u0627\u0652   \u062d\u064e\u0627\u0636\u0650\u0631\u0657\u0627\u06d7       \u0648\u064e\u0644\u064e\u0627  \u064a\u064e\u0638\u06e1\u0644\u0650\u0645\u064f   \u0631\u064e\u0628\u0651\u064f\u0643\u064e  \u0623\u064e\u062d\u064e\u062f\u0657\u0627  49  \ufd3f\n\"Dan mereka mengatakan, 'Aduhai celaka kami, kitab apakah ini yang tidak meninggalkan yang kecil dan tidak (pula) yang besar, melain-kan ia mencatat semuanya,' dan mereka mendapati apa yang mereka ker-jakan ada (tertulis). Dan Rabbmu tidak menganiaya seorang pun\".( Al-Kahfi: 49)\n\ufd3e \u0648 \u064e   \ufd3f \"Dan\" pasca perhitungan (amal) yang buruk ini \ufd3e \u0645 \u064e \u0623 \u0652 \u0648 \u064e \u0627 \u0647 \u064f \u0645 \u0652     \u062c\u064e\u0647\u064e\u0646\u0651\u064e\u0645\u064f\u06d6 \ufd3f   \"tempat kediaman mereka ialah Jahanam,\" yang menghimpun ber-bagai macam siksaan, berupa kelaparan yang dahsyat, rasa haus yang menyakitkan, serta api yang menyala-nyala, buah zaqqum, hawa dingin yang sangat menusuk, dan makanan dari pohon yang berduri dan seluruh macam siksaan yang telah Allah sebutkan. \ufd3e \u0648\u064e\u0628\u0650\u0626\u06e1\u0633\u064e   \u0671\u0644\u06e1\u0645\u0650\u0647\u064e\u0627\u062f\u064f \ufd3f   \"Dan itulah seburuk-buruk tempat kediaman,\" yaitu seburuk-buruk hunian dan tempat tinggal adalah tempat mereka."},{"id":2367,"sura":13,"from_aya":19,"to_aya":24,"type":"\u0627\u0644\u0645\u0642\u0637\u0639","text":"\"Adakah orang yang mengetahui bahwasanya apa yang di-turunkan kepadamu dari Rabbmu itu benar sama dengan orang yang buta? Hanyalah orang-orang yang berakal saja yang dapat meng-ambil pelajaran. (Yaitu) orang-orang yang memenuhi janji Allah dan tidak merusak perjanjian. Dan orang-orang yang menghubung-kan apa-apa yang Allah perintahkan supaya dihubungkan, dan me-reka takut kepada Rabbnya dan takut kepada hisab yang buruk. Dan orang-orang yang sabar karena mencari Wajah Rabbnya, men-dirikan shalat, dan menafkahkan sebagian rizki yang Kami berikan kepada mereka, secara sembunyi atau terang-terangan serta menolak kejahatan dengan kebaikan; orang-orang itulah yang mendapat tempat kesudahan (yang baik). (Yaitu) surga 'Adn yang mereka ma-suk ke dalamnya bersama-sama dengan orang-orang yang shalih dari bapak-bapaknya, istri-istrinya dan anak cucunya, sedang malaikat-malaikat masuk ke tempat-tempat mereka dari semua pintu. (Sambil mengucapkan), 'Salamun 'alaikum bima shabartum.' Maka alangkah baiknya tempat kesudahan itu.\" (Ar-Ra'd: 19-24). "},{"id":2368,"sura":13,"from_aya":19,"to_aya":20,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(19-20) Allah \u062a\u0639\u0627\u0644\u0649 berfirman untuk membedakan antara orang-orang yang berilmu dan mengamalkannya dengan orang yang tidak demikian adanya, \ufd3e \u0623\u064e\u0641\u064e\u0645\u064e\u0646 \u064a\u064e\u0639\u06e1\u0644\u064e\u0645\u064f   \u0623\u064e\u0646\u0651\u064e\u0645\u064e\u0627\u0653  \u0623\u064f\u0646\u0632\u0650\u0644\u064e  \u0625\u0650\u0644\u064e\u064a\u06e1\u0643\u064e  \u0645\u0650\u0646   \u0631\u0651\u064e\u0628\u0651\u0650\u0643\u064e  \u0671\u0644\u06e1\u062d\u064e\u0642\u0651\u064f \ufd3f   \"Adakah orang yang mengetahui bahwasanya apa yang diturunkan kepadamu dari Rabbmu itu benar,\" lalu dia memahami dan mengamalkannya \ufd3e \u0643\u064e\u0645\u064e\u0646\u06e1 \u0647\u064f\u0648\u064e \u0623\u064e\u0639\u06e1\u0645\u064e\u0649\u0670\u0653\u06da \ufd3f   \"sama dengan orang yang buta,\" yang tidak mengetahui kebenaran sehingga tidak mengamalkannya? Perbedaan antara keduanya bak perbedaan antara langit dan bumi. Oleh karenanya, sudah semesti-nya seorang hamba mengingat dan berpikir, siapakah di antara dua macam orang itu yang paling bagus kondisinya dan terbaik peng-hujung kehidupannya, sehingga jalannya diikuti dan dititi di be-lakang golongannya. Namun, tidak setiap orang mengingat-ingat hal yang bermanfaat dan berbahaya baginya. \n\ufd3e \u0625\u0650\u0646\u0651\u064e\u0645\u064e\u0627     \u064a\u064e\u062a\u064e\u0630\u064e\u0643\u0651\u064e\u0631\u064f   \u0623\u064f\u0648\u0652\u0644\u064f\u0648\u0627\u0652  \u0671\u0644\u06e1\u0623\u064e\u0644\u06e1\u0628\u064e\u0670\u0628\u0650 \ufd3f   \"Hanyalah orang-orang yang berakal saja yang dapat mengambil pelajaran,\" yaitu orang-orang yang mempunyai akal yang matang dan pemikiran yang sempurna, yang merupakan un-sur penting alam semesta dan keturunan Adam yang terpilih. Jika engkau menanyakan tentang karakteristik mereka, maka engkau tidak akan menjumpai sifat yang lebih baik dari sebutan Allah bagi mereka dengan FirmanNya, \ufd3e \u0671\u0644\u0651\u064e\u0630\u0650\u064a\u0646\u064e     \u064a\u064f\u0648\u0641\u064f\u0648\u0646\u064e  \u0628\u0650\u0639\u064e\u0647\u06e1\u062f\u0650  \u0671\u0644\u0644\u0651\u064e\u0647\u0650 \ufd3f   \"orang-orang yang me-menuhi janji Allah,\" yang telah Allah amanatkan kepada mereka dan mengikat mereka dengan janji itu, berupa pelaksanaan hak-hakNya secara sempurna lagi komplet. Yang dimaksud dengan menepatinya ialah memenuhi hak-haknya dalam bentuk menyem-purnakan dan bersikap tulus terhadapnya. Dan termasuk indikasi pemenuhan hak tersebut, bahwa mereka \ufd3e \u0644 \u064e \u0627       \u064a\u064e\u0646\u0642\u064f\u0636\u064f\u0648\u0646\u064e  \u0671\u0644\u06e1\u0645\u0650\u064a\u062b\u064e\u0670\u0642\u064e  \ufd3f \"tidak merusak perjanjian,\" perjanjian yang telah mereka tetapkan sendiri dengan Allah. Seluruh akad, perjanjian, sumpah dan nadzar yang telah di-ikrarkan seseorang masuk ke dalamnya. Seseorang tidak termasuk dalam kategori 'ulul albab' (orang-orang yang berakal) yang men-dapatkan pahala besar kecuali dengan melaksanakannya secara utuh, tidak membatalkan dan menguranginya. "},{"id":2369,"sura":13,"from_aya":21,"to_aya":21,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(21)    \ufd3e \u0648\u064e\u0671\u0644\u0651\u064e\u0630\u0650\u064a\u0646\u064e  \u064a\u064e\u0635\u0650\u0644\u064f\u0648\u0646\u064e  \u0645\u064e\u0627\u0653  \u0623\u064e\u0645\u064e\u0631\u064e  \u0671\u0644\u0644\u0651\u064e\u0647\u064f  \u0628\u0650\u0647\u0650\u06e6\u0653   \u0623\u064e\u0646  \u064a\u064f\u0648\u0635\u064e\u0644\u064e \ufd3f \"Dan orang-orang yang meng-hubungkan apa-apa yang Allah perintahkan supaya dihubungkan,\" Hal ini bersifat umum, mencakup seluruh perkara yang diperintahkan oleh Allah untuk dijalin, berupa iman kepadaNya dan kepada Rasul-Nya, mencintaiNya dan mencintai RasulNya, tunduk patuh untuk beribadah kepadaNya semata tanpa menyekutukanNya dengan apa pun, taat kepada RasulNya, menjalin hubungan dengan ayah dan ibu mereka, melalui bakti kepada mereka dengan ucapan dan tindakan, tidak berbuat durhaka kepada mereka, menyambung tali silaturahim dengan kerabat dekat dan handai taulan melalui curah-an sikap baik kepada mereka dalam bentuk ucapan maupun per-buatan, menyambung tali silaturahim antara mereka dengan istri-istri, teman-teman, budak belian dengan memenuhi hak mereka secara penuh lagi sempurna, baik hak agama ataupun hak duniawi. Faktor sebab yang menjadikan seorang hamba menjalin hubungan yang Allah perintahkan untuk diretas, adalah khasyyatullah (rasa takut kepada Allah) dan khawatir terhadap Hari Perhitungan. Atas dasar itu, Allah berfirman, \ufd3e \u0648\u064e\u064a\u064e\u062e\u06e1\u0634\u064e\u0648\u06e1\u0646\u064e  \u0631\u064e\u0628\u0651\u064e\u0647\u064f\u0645\u06e1  \ufd3f \"Dan mereka takut kepada Rabb mereka,\" maksudnya mereka takut kepadaNya. Rasa takut mereka kepada Allah dan kekhawatiran terhadap Hari Perhitungan amalan menghalangi mereka untuk berbuat seenaknya dalam ber-maksiat kepada Allah, atau menyepelekan sebagian dari perintah Allah, lantaran takut terhadap siksaan dan mengharapkan pahala-Nya. "},{"id":2370,"sura":13,"from_aya":22,"to_aya":22,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(22)  \ufd3e \u0648\u064e\u0671\u0644\u0651\u064e\u0630\u0650\u064a\u0646\u064e   \u0635\u064e\u0628\u064e\u0631\u064f\u0648\u0627\u0652 \ufd3f   \"Dan orang-orang yang sabar,\" terhadap segala perintah dengan menaatinya dan semua larangan dengan menahan diri darinya dan menjauhinya, dan (sabar) terhadap seluruh keten-tuan Allah yang menyakitkan dengan tidak geram terhadapnya, tapi dengan syarat, sabar tersebut mesti \ufd3e \u0671\u0628\u06e1\u062a\u0650\u063a\u064e\u0627\u0653\u0621\u064e  \u0648\u064e\u062c\u06e1\u0647\u0650 \ufd3f \"karena mencari Wajah Rabbnya,\" tidak didorong oleh tujuan-tujuan dan kepentingan-kepentingan yang rusak, karena jenis sabar yang bermanfaat ini, yang seorang hamba berusaha mengekang jiwanya karena mencari ridha Rabbnya, berharap dekat kepadaNya serta berhasil menggapai pahalaNya, itulah sabar yang merupakan ciri spesifik orang-orang yang beriman. \nAdapun kesabaran yang telah mengalami percampuran yang tujuannya untuk penempaan diri dan bermuara kepada kebangga-an diri, maka ini bisa muncul dari orang yang baik dan orang yang buruk, orang Mukmin dan orang kafir. Kesabaran demikian ini se-cara hakikat tidak terpuji. \n\ufd3e \u0648\u064e\u0623\u064e\u0642\u064e\u0627\u0645\u064f\u0648\u0627\u0652     \u0671\u0644\u0635\u0651\u064e\u0644\u064e\u0648\u0670\u0629\u064e \ufd3f   \"mendirikan shalat,\" dengan memenuhi rukun-rukun dan syarat-syaratnya, serta hal-hal yang menyempurnakan-nya, baik secara lahiriyah maupun batiniyah. \ufd3e \u0648\u064e\u0623\u064e\u0646\u0641\u064e\u0642\u064f\u0648\u0627\u0652 \u0645\u0650\u0645\u0651\u064e\u0627  \u0631\u064e\u0632\u064e\u0642\u06e1\u0646\u064e\u0670\u0647\u064f\u0645\u06e1  \u0633\u0650\u0631\u0651\u0657\u0627  \u0648\u064e\u0639\u064e\u0644\u064e\u0627\u0646\u0650\u064a\u064e\u0629\u0657 \ufd3f \"dan menafkahkan sebagian rizki yang Kami berikan kepada mereka, se-cara sembunyi dan terang-terangan,\" termasuk di dalamnya infak-infak (pembayaran-pembayaran) yang wajib, seperti zakat, kaffarah, dan infak-infak yang sunnah. Mereka mengeluarkan nafkah di saat dibutuhkan, dengan sembunyi-sembunyi atau terang-terangan, \ufd3e \u0648\u064e\u064a\u064e\u062f\u06e1\u0631\u064e\u0621\u064f\u0648\u0646\u064e   \u0628\u0650\u0671\u0644\u06e1\u062d\u064e\u0633\u064e\u0646\u064e\u0629\u0650  \u0671\u0644\u0633\u0651\u064e\u064a\u0651\u0650\u0626\u064e\u0629\u064e  \ufd3f \"serta menolak kejahatan dengan kebaikan,\" barang-siapa yang berulah buruk kepada mereka, melalui ucapan atau per-buatan, maka mereka tidak membalas orang itu dengan hal yang sama, justru menyikapinya dengan berbuat baik kepadanya. Mem-beri kepada orang yang bakhil kepada mereka, memaafkan orang yang berbuat aniaya kepada mereka, menjalin hubungan dengan orang yang mengucilkan mereka dan bersikap baik kepada orang yang jahat dengan mereka. Kalau mereka membalas orang yang berbuat jelek kepada mereka dengan kebaikan, maka menurutmu, bagaimana (sikap mereka) dengan orang yang tidak berbuat jelek (kepada mereka)? \ufd3e \u0623\u064f\u0648\u0652\u0644\u064e\u0670\u0653\u0626\u0650\u0643\u064e \ufd3f   \"Mereka,\" adalah orang-orang yang diberi sifat mulia dan perangai yang indah \ufd3e \u0644\u064e\u0647\u064f\u0645\u06e1     \u0639\u064f\u0642\u06e1\u0628\u064e\u0649  \u0671\u0644\u062f\u0651\u064e\u0627\u0631\u0650 \ufd3f   \"mereka itulah yang mendapat tempat kesudahan (yang baik)\". "},{"id":2371,"sura":13,"from_aya":23,"to_aya":24,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(23-24) Allah menjelaskannya (tempat kesudahan yang baik) dengan FirmanNya \ufd3e \u062c\u064e\u0646\u0651\u064e\u0670\u062a\u064f   \u0639\u064e\u062f\u06e1\u0646\u0656 \ufd3f   \"(yaitu) surga 'Adn,\" artinya surga tempat menetap, mereka tidak akan terpisahkan darinya, dan me-reka tidak mengharapkan relokasi ke tempat lain sebagai gantinya. Sebab, mereka tidak menyaksikan ada tempat lain yang lebih baik, lantaran sarat dengan kenikmatan dan kebahagiaan, yang menjadi puncak segala obsesi dan tujuan. Termasuk bagian dari kesem-purnaan kenikmatan dan kebahagiaan pandangan mereka, bahwa \ufd3e \u064a\u064e\u062f\u06e1\u062e\u064f\u0644\u064f\u0648\u0646\u064e\u0647\u064e\u0627     \u0648\u064e\u0645\u064e\u0646  \u0635\u064e\u0644\u064e\u062d\u064e  \u0645\u0650\u0646\u06e1  \u0621\u064e\u0627\u0628\u064e\u0627\u0653\u0626\u0650\u0647\u0650\u0645\u06e1  \u0648\u064e\u0623\u064e\u0632\u06e1\u0648\u064e\u0670\u062c\u0650\u0647\u0650\u0645\u06e1  \u0648\u064e\u0630\u064f\u0631\u0651\u0650\u064a\u0651\u064e\u0670\u062a\u0650\u0647\u0650\u0645\u06e1\u06d6 \ufd3f   \"mereka masuk ke dalamnya bersama dengan orang-orang shalih dari bapak-bapaknya, istri-istrinya dan anak-cucunya,\" dari kaum lelaki, perempuan dan pasangan-pasangan mereka, maksudnya suami atau istri mereka. Begitu pula orang-orang semisal mereka, orang yang menyerupai mereka, dan kawan, serta orang-orang yang mereka cintai, semua masuk dalam makna 'pasangan-pasangan dan keturunan-keturunan mereka.'\n\ufd3e \u0648\u064e\u0671\u0644\u06e1\u0645\u064e\u0644\u064e\u0670\u0653\u0626\u0650\u0643\u064e\u0629\u064f  \u064a\u064e\u062f\u06e1\u062e\u064f\u0644\u064f\u0648\u0646\u064e   \u0639\u064e\u0644\u064e\u064a\u06e1\u0647\u0650\u0645  \u0645\u0651\u0650\u0646  \u0643\u064f\u0644\u0651\u0650     \u0628\u064e\u0627\u0628\u0656 \ufd3f   \"Sedang para malaikat masuk ke tempat-tempat mereka dari semua pintu,\" untuk menyambut mereka dengan ucapan selamat dan (menyampaikan) karamah Allah untuk mereka. Para malaikat itu mengucapkan, \ufd3e \u0633\u064e\u0644\u064e\u0670\u0645\u064c \u0639\u064e\u0644\u064e\u064a\u06e1\u0643\u064f\u0645 \ufd3f \"Keselamatan atasmu,\" ke-selamatan dan penghormatan dari Allah telah menghampiri kalian dan menjadi milik kalian. Kondisi demikian ini, berimplikasi lenyap-nya segala hal yang dibenci dan munculnya semua yang disukai \ufd3e \u0628\u0650\u0645\u064e\u0627 \u0635\u064e\u0628\u064e\u0631\u06e1\u062a\u064f\u0645\u06e1\u06da \ufd3f \"berkat kesabaranmu,\" kesabaran kalianlah yang mengan-tarkan kalian menuju kedudukan nan tinggi dan surga yang sangat bernilai, \ufd3e \u0641\u064e\u0646\u0650\u0639\u06e1\u0645\u064e     \u0639\u064f\u0642\u06e1\u0628\u064e\u0649  \u0671\u0644\u062f\u0651\u064e\u0627\u0631\u0650 \ufd3f   \"maka alangkah baiknya tempat kesudahan itu,\" maka sepatutnya orang yang menuluskan dirinya, -dan menurut pandangannya surga mempunyai nilai tinggi-, untuk memperoleh-nya dengan usaha keras, semoga ia ikut meng-ambil bagian dari karakteristik orang-orang yang berakal itu. Semoga, ia bisa beruntung mendapatkan tempat kesudahan tersebut yang menjadi impian manusia dan kebahagiaan jiwa, yang menyatukan berbagai kelezat-an dan kesenangan. Dan untuk hal semacam itu, hendaknya orang-orang beramal dan berlomba-lomba. "},{"id":2372,"sura":13,"from_aya":25,"to_aya":25,"type":"\u0627\u0644\u0645\u0642\u0637\u0639","text":"\"Orang-orang yang merusak janji Allah setelah diikrarkan dengan teguh dan memutuskan apa-apa yang Allah perintahkan supaya dihubungkan dan mengadakan kerusakan di bumi, orang-orang itulah yang memperoleh kutukan, dan mereka mendapatkan tempat kediaman yang buruk (Jahanam).\" (Ar-Ra'd: 25). "},{"id":2373,"sura":13,"from_aya":25,"to_aya":25,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(25) Usai menceritakan mengenai sifat-sifat penduduk surga, Allah menyebutkan bahwa penduduk neraka berada dalam karak-ter yang berlawanan dengan sifat-sifat yang Allah ceritakan me-ngenai para penghuni surga. Allah berfirman tentang mereka, \ufd3e \u0648\u064e\u0671\u0644\u0651\u064e\u0630\u0650\u064a\u0646\u064e   \u064a\u064e\u0646\u0642\u064f\u0636\u064f\u0648\u0646\u064e  \u0639\u064e\u0647\u06e1\u062f\u064e  \u0671\u0644\u0644\u0651\u064e\u0647\u0650  \u0645\u0650\u0646\u06e2  \u0628\u064e\u0639\u06e1\u062f\u0650  \u0645\u0650\u064a\u062b\u064e\u0670\u0642\u0650\u0647\u0650\u06e6 \ufd3f   \"Orang-orang yang merusak janji Allah se-telah diikrarkan dengan teguh,\"sesudah ditekankan dan ditegaskan oleh Allah atas mereka melalui kehadiran para RasulNya, maka mereka tidak menyikapinya dengan kesetiaan dan penyerahan diri. Justru menghadapinya dengan sikap berpaling dan mencampakkan-nya. \n\ufd3e \u0648\u064e\u064a\u064e\u0642\u06e1\u0637\u064e\u0639\u064f\u0648\u0646\u064e \u0645\u064e\u0627\u0653   \u0623\u064e\u0645\u064e\u0631\u064e  \u0671\u0644\u0644\u0651\u064e\u0647\u064f \u0628\u0650\u0647\u0650\u06e6\u0653  \u0623\u064e\u0646  \u064a\u064f\u0648\u0635\u064e\u0644\u064e \ufd3f \"dan memutuskan apa-apa yang Allah perintahkan supaya dihubungkan,\" mereka itu tidak sudi menyambung hubungan antara mereka dengan Rabb mereka dengan keimanan dan amalan shalih, tidak juga menjalin hubungan dengan handai taulan, tidak melaksanakan hak-hak (orang-orang). Justru mela-kukan kerusakan di dunia dengan kekufuran, maksiat dan meng-halangi orang dari jalan Allah serta mengharapkannya (jalan itu) menjadi bengkok. \ufd3e \u0623\u064f\u0648\u0652\u0644\u064e\u0670\u0653\u0626\u0650\u0643\u064e  \u0644\u064e\u0647\u064f\u0645\u064f  \u0671\u0644\u0644\u0651\u064e\u0639\u06e1\u0646\u064e\u0629\u064f   \ufd3f \"Orang-orang itulah yang memper-oleh kutukan\" maksudnya pengusiran dan celaan dari Allah, para malaikat dan kaum Mukminin. \ufd3e \u0648\u064e\u0644\u064e\u0647\u064f\u0645\u06e1  \u0633\u064f\u0648\u0653\u0621\u064f  \u0671\u0644\u062f\u0651\u064e\u0627\u0631\u0650   \ufd3f \"Dan mereka mendapatkan tempat kediaman yang buruk,\" yaitu Neraka Jahim dengan segala siksaan yang pedih di dalamnya. "},{"id":2374,"sura":13,"from_aya":26,"to_aya":26,"type":"\u0627\u0644\u0645\u0642\u0637\u0639","text":"\"Allah meluaskan rizki dan menyempitkannya bagi siapa yang Dia kehendaki. Mereka bergembira dengan kehidupan di dunia, padahal kehidupan dunia itu (dibanding dengan) kehidupan akhirat, hanyalah kesenangan (yang sedikit).\" (Ar-Ra'd: 26)."},{"id":2375,"sura":13,"from_aya":26,"to_aya":26,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(26) Allah semata-lah yang meluaskan dan melapangkan rizki bagi orang-orang yang dikehendakiNya dan menentukan ta-karannya, menyusahkan dan mempersempitnya bagi orang yang dikehendakiNya. \ufd3e \u0648\u064e\u0641\u064e\u0631\u0650\u062d\u064f\u0648\u0627\u0652 \ufd3f   \"Mereka bergembira,\" yakni orang-orang kafir \ufd3e \u0628\u0650\u0671\u0644\u06e1\u062d\u064e\u064a\u064e\u0648\u0670\u0629\u0650     \u0671\u0644\u062f\u0651\u064f\u0646\u06e1\u064a\u064e\u0627 \ufd3f   \"dengan kehidupan dunia,\" dengan kegembiraan yang menyebabkan mereka merasa nyaman dengannya dan melalaikan akhirat. Hal itu sebabnya adalah kekurangan akal pada mereka, \ufd3e \u0648\u064e\u0645\u064e\u0627  \u0671\u0644\u06e1\u062d\u064e\u064a\u064e\u0648\u0670\u0629\u064f  \u0671\u0644\u062f\u0651\u064f\u0646\u06e1\u064a\u064e\u0627    \u0641\u0650\u064a  \u0671\u0644\u06e1\u0623\u0653\u062e\u0650\u0631\u064e\u0629\u0650  \u0625\u0650\u0644\u0651\u064e\u0627   \u0645\u064e\u062a\u064e\u0670\u0639\u065e \ufd3f   \"padahal kehidupan dunia itu (dibanding dengan) kehidupan akhirat, hanyalah kesenangan (yang sedikit),\" merupakan sesuatu yang hina, dinikmati dalam waktu sekejap, kemudian ber-pisah dari pemiliknya dan orang-orang yang menggenggamnya, dan akhirnya akan melahirkan banyak kesulitan bagi mereka."},{"id":2376,"sura":13,"from_aya":27,"to_aya":29,"type":"\u0627\u0644\u0645\u0642\u0637\u0639","text":"\"Orang-orang kafir berkata, 'Mengapa tidak diturunkan ke-padanya (Muhammad) tanda (mukjizat) dari Rabbnya?' Katakan-lah, 'Sesungguhnya Allah menyesatkan siapa yang Dia kehendaki dan menunjuki orang-orang yang bertaubat kepadaNya.' (Yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tentram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tentram. Orang-orang yang beriman dan beramal shalih, mereka mendapatkan kebahagiaan dan tempat kembali yang baik.\" (Ar-Ra'd: 27-29)."},{"id":2377,"sura":13,"from_aya":27,"to_aya":27,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(27) Allah \u062a\u0639\u0627\u0644\u0649 memberitahukan bahwa orang-orang yang men-dustakan ayat-ayat Allah, mereka bersikap keras kepala kepada Ra-sulullah dan melontarkan usulan dengan berkata, \ufd3e \u0644\u064e\u0648\u06e1\u0644\u064e\u0627\u0653   \u0623\u064f\u0646\u0632\u0650\u0644\u064e \u0639\u064e\u0644\u064e\u064a\u06e1\u0647\u0650 \u0621\u064e\u0627\u064a\u064e\u0629\u065e \u0645\u0651\u0650\u0646 \u0631\u0651\u064e\u0628\u0651\u0650\u0647\u0650\u06e6\u06da \ufd3f   \"Mengapa tidak diturunkan kepadanya (Muhammad) tanda (mukjizat) dari Rabbnya?\" Klaim mereka bahwa, bila datang sebuah ayat (bukti kekuasaan Allah), niscaya mereka akan beriman. Maka Allah men-jawab pernyataan mereka dengan berfirman, \ufd3e \u0642\u064f\u0644\u06e1   \u0625\u0650\u0646\u0651\u064e  \u0671\u0644\u0644\u0651\u064e\u0647\u064e  \u064a\u064f\u0636\u0650\u0644\u0651\u064f   \u0645\u064e\u0646  \u064a\u064e\u0634\u064e\u0627\u0653\u0621\u064f  \u0648\u064e\u064a\u064e\u0647\u06e1\u062f\u0650\u064a\u0653  \u0625\u0650\u0644\u064e\u064a\u06e1\u0647\u0650   \u0645\u064e\u0646\u06e1  \u0623\u064e\u0646\u064e\u0627\u0628\u064e \ufd3f   \"Katakanlah, 'Sesungguhnya Allah menyesatkan siapa yang Dia kehendaki dan menunjuki orang-orang yang bertaubat kepadaNya',\" yaitu orang yang mencari keridhaanNya. Hidayah dan kesesatan bukan berada di tangan mereka hingga mereka bisa menjadikan (keputus-an keimanan mereka) itu tergantung dengan kemunculan tanda (mukjizat) Allah. Kendatipun demikian, mereka sebenarnya berdusta, \n\ufd3e \u0648\u064e\u0644\u064e\u0648\u06e1  \u0623\u064e\u0646\u0651\u064e\u0646\u064e\u0627  \u0646\u064e\u0632\u0651\u064e\u0644\u06e1\u0646\u064e\u0627\u0653   \u0625\u0650\u0644\u064e\u064a\u06e1\u0647\u0650\u0645\u064f    \u0671\u0644\u06e1\u0645\u064e\u0644\u064e\u0670\u0653\u0626\u0650\u0643\u064e\u0629\u064e  \u0648\u064e\u0643\u064e\u0644\u0651\u064e\u0645\u064e\u0647\u064f\u0645\u064f  \u0671\u0644\u06e1\u0645\u064e\u0648\u06e1\u062a\u064e\u0649\u0670   \u0648\u064e\u062d\u064e\u0634\u064e\u0631\u06e1\u0646\u064e\u0627   \u0639\u064e\u0644\u064e\u064a\u06e1\u0647\u0650\u0645\u06e1  \u0643\u064f\u0644\u0651\u064e    \u0634\u064e\u064a\u06e1\u0621\u0656  \u0642\u064f\u0628\u064f\u0644\u0657\u0627  \u0645\u0651\u064e\u0627  \u0643\u064e\u0627\u0646\u064f\u0648\u0627\u0652  \u0644\u0650\u064a\u064f\u0624\u06e1\u0645\u0650\u0646\u064f\u0648\u0653\u0627\u0652  \u0625\u0650\u0644\u0651\u064e\u0627\u0653      \u0623\u064e\u0646  \u064a\u064e\u0634\u064e\u0627\u0653\u0621\u064e  \u0671\u0644\u0644\u0651\u064e\u0647\u064f  \u0648\u064e\u0644\u064e\u0670\u0643\u0650\u0646\u0651\u064e   \u0623\u064e\u0643\u06e1\u062b\u064e\u0631\u064e\u0647\u064f\u0645\u06e1  \u064a\u064e\u062c\u06e1\u0647\u064e\u0644\u064f\u0648\u0646\u064e  111  \ufd3f\n\"Kalau sekiranya, Kami menurunkan malaikat kepada mereka, dan orang-orang yang telah mati berbicara dengan mereka, dan Kami kumpul-kan (pula) segala sesuatu ke hadapan mereka, niscaya mereka tidak (juga) akan beriman, kecuali jika Allah menghendaki, tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui.\" (Al An'am: 111).\nRasulullah \ufdfa tidak terikat suatu kelaziman untuk mendatang-kan ayat (bukti kebesaran Allah) yang sudah mereka tentukan dan usulkan. Tetapi, bila beliau mendatangi mereka dengan (hanya) membawa sebuah ayat pun yang menjelaskan kebenaran yang beliau emban, itu sudah cukup dan telah merealisasikan tujuan. Demikian ini lebih bermanfaat bagi mereka daripada mereka menuntut di-hadirkannya ayat-ayat yang mereka inginkan. Seandainya ayat-ayat itu datang menghampiri mereka sesuai dengan apa yang mereka usulkan, maka pasti mereka tetap saja tidak beriman, lalu Allah akan menimpakan siksa pada mereka dengan segera. "},{"id":2378,"sura":13,"from_aya":28,"to_aya":28,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(28) Berikutnya, Allah \u062a\u0639\u0627\u0644\u0649 menyebutkan tanda kaum Muk-minin. Allah berfirman, \ufd3e \u0671\u0644\u0651\u064e\u0630\u0650\u064a\u0646\u064e     \u0621\u064e\u0627\u0645\u064e\u0646\u064f\u0648\u0627\u0652  \u0648\u064e\u062a\u064e\u0637\u06e1\u0645\u064e\u0626\u0650\u0646\u0651\u064f   \u0642\u064f\u0644\u064f\u0648\u0628\u064f\u0647\u064f\u0645 \u0628\u0650\u0630\u0650\u0643\u06e1\u0631\u0650 \u0671\u0644\u0644\u0651\u064e\u0647\u0650\u06d7   \ufd3f   \"(Yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tentram dengan mengingat Allah,\" maksudnya, kegundahan dan kegelisahannya (hati mereka) lenyap dan berganti dengan kebahagiaan hati dan kenikmatan-kenikmatannya. \n\ufd3e \u0623\u064e\u0644\u064e\u0627   \u0628\u0650\u0630\u0650\u0643\u06e1\u0631\u0650 \u0671\u0644\u0644\u0651\u064e\u0647\u0650   \u062a\u064e\u0637\u06e1\u0645\u064e\u0626\u0650\u0646\u0651\u064f  \u0671\u0644\u06e1\u0642\u064f\u0644\u064f\u0648\u0628\u064f \ufd3f   \"Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tentram,\" maksudnya semestinya dan sudah seyogyanya, kalbu-kalbu itu tidak menjadi tenang dengan sesuatu selain dengan mengingatNya. Karena tidak ada sesuatu pun yang lebih nikmat, lebih memikat dan lebih manis bagi kalbu ketimbang (kenikmatan dalam) mencintai Penciptanya, berdekatan dan me-ngenalNya. Berdasarkan tingkat ma'rifah (pengenalan)nya dan ke-cintaannya kepada Allah-lah tingkat intensitas dzikirnya kepada Allah. Demikian ini, merujuk keterangan bahwa dzikrullah yang dimaksud adalah seorang hamba yang mengingat Allah dengan lantunan tasbih, tahlil, takbir dan lain-lain. Ada yang menafsirkan bahwa 'dzikrullah' maksudnya kitabNya yang diturunkan sebagai dzikra (peringatan) bagi kaum Mukminin. Atas dasar ini, maka thuma`ninah al-Qalbi (ketenangan hati) dengan dzikrullah yakni ketika mengenal makna-makna al-Qur`an dan hukum-hukumnya, hati menjadi tenang dengannya. Sebab, hal-hal itu akan menunjukkan-nya kepada kebenaran yang nyata yang didukung oleh dalil-dalil dan bukti-bukti. \nDengan itu, hati akan menjadi tentram. Sungguh, hati tidak akan tenang kecuali dengan sebuah keyakinan dan ilmu. Hal ini sudah dijamin dalam Kitabullah dengan jaminan dalam bentuk yang paling sempurna dan paripurna. Sedangkan kitab-kitab lain-nya yang tidak mengacu kepada dzikir, maka hati tidak merasa-kan ketentraman dengannya. Bahkan akan senantiasa dilanda ke-bingungan karena adanya kontradiksi antar dalil dan unsur per-tentangan antar hukum yang ada. \n\ufd3e \u0648\u064e\u0644\u064e\u0648\u06e1    \u0643\u064e\u0627\u0646\u064e      \u0645\u0650\u0646\u06e1    \u0639\u0650\u0646\u062f\u0650  \u063a\u064e\u064a\u06e1\u0631\u0650   \u0671\u0644\u0644\u0651\u064e\u0647\u0650  \u0644\u064e\u0648\u064e\u062c\u064e\u062f\u064f\u0648\u0627\u0652   \u0641\u0650\u064a\u0647\u0650  \u0671\u062e\u06e1\u062a\u0650\u0644\u064e\u0670\u0641\u0657\u0627  \u0643\u064e\u062b\u0650\u064a\u0631\u0657\u0627  82  \ufd3f\n\"Kalau sekiranya al-Qur`an itu bukan dari sisi Allah, tentulah me-reka menjumpai pertentangan yang banyak di dalamnya.\" (An-Nisa`: 82).\nMasalah ini hanya diketahui oleh orang-orang yang menguasai seluk-beluk Kitabullah, menghayatinya dan mencermati kitab-kitab lainnya yang mengandung berbagai jenis ilmu (untuk memper-bandingkannya), niscaya dia akan menjumpai perbedaan tajam antara al-Qur`an dan kitab-kitab lainnya. "},{"id":2379,"sura":13,"from_aya":29,"to_aya":29,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":" (29) Kemudian Allah berfirman, \ufd3e \u0671\u0644\u0651\u064e\u0630\u0650\u064a\u0646\u064e     \u0621\u064e\u0627\u0645\u064e\u0646\u064f\u0648\u0627\u0652  \u0648\u064e\u0639\u064e\u0645\u0650\u0644\u064f\u0648\u0627\u0652  \u0671\u0644\u0635\u0651\u064e\u0670\u0644\u0650\u062d\u064e\u0670\u062a\u0650 \ufd3f   \"Orang-orang yang beriman dan beramal shalih,\" yaitu orang-orang yang beriman dengan sepenuh hati mereka kepada Allah, para malaikatNya, kitab-kitabNya, para RasulNya dan Hari Akhir, mem-buktikan keimanannya dengan amalan-amalan shalih; berupa amalan-amalan hati seperti cinta Allah, rasa takut dan pengharapan kepadaNya dan amalan-amalan anggota tubuh seperti shalat dan lainnya. \n\ufd3e \u0637\u064f\u0648\u0628\u064e\u0649\u0670   \u0644\u064e\u0647\u064f\u0645\u06e1  \u0648\u064e\u062d\u064f\u0633\u06e1\u0646\u064f   \u0645\u064e\u0640\u0654\u064e\u0627\u0628\u0656 \ufd3f   \"Mereka mendapatkan kebahagiaan dan tempat kembali yang baik,\" mereka mendapatkan kondisi yang baik dan tempat kembali yang bagus. Balasan demikian itu, lantaran mereka mendapatkan keridhaan Allah dan kemuliaan dariNya di dunia dan akhirat. Mereka juga memperoleh kesempurnaan dalam menik-mati kenyamanan istirahat dan ketentraman yang utuh. Termasuk hal itu adalah, pohon Thuba yang berada di surga, yang mana na-ungannya yang panjang tidak bisa ditempuh oleh seseorang yang berkendaraan di bawahnya selama seratus tahun lamanya, sebagai-mana keterangannya tertuang dalam hadits-hadits shahih.[9]"},{"id":2380,"sura":13,"from_aya":30,"to_aya":30,"type":"\u0627\u0644\u0645\u0642\u0637\u0639","text":"\"Demikianlah, Kami telah mengutus kamu pada suatu umat yang sungguh telah berlalu beberapa umat sebelumnya, supaya kamu membacakan kepada mereka (al-Qur`an) yang Kami wahyu-kan kepadamu, padahal mereka kafir kepada Rabb Yang Maha Pemurah. Katakanlah, 'Dia-lah Rabbku, tidak ada tuhan (yang berhak disembah) kecuali Dia; hanya kepadaNya aku bertawakal dan hanya kepadaNya aku bertaubat'.\" (Ar-Ra'd: 30)."},{"id":2381,"sura":13,"from_aya":30,"to_aya":30,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":" (30) Allah \u062a\u0639\u0627\u0644\u0649 berfirman kepada NabiNya, Muhammad, \ufd3e \u0643\u064e\u0630\u064e\u0670\u0644\u0650\u0643\u064e     \u0623\u064e\u0631\u06e1\u0633\u064e\u0644\u06e1\u0646\u064e\u0670\u0643\u064e \ufd3f   \"Demikianlah, Kami telah mengutus kamu,\" kepada kaum-mu, untuk menyeru mereka kepada hidayah \ufd3e \u0641\u0650\u064a\u0653   \u0623\u064f\u0645\u0651\u064e\u0629\u0656  \u0642\u064e\u062f\u06e1  \u062e\u064e\u0644\u064e\u062a\u06e1  \u0645\u0650\u0646  \u0642\u064e\u0628\u06e1\u0644\u0650\u0647\u064e\u0627\u0653  \u0623\u064f\u0645\u064e\u0645\u065e \ufd3f   \"pada suatu umat yang sungguh telah berlalu beberapa umat sebelumnya,\" Kami telah mengutus kepada mereka para rasul Kami. Engkau bukanlah seorang rasul yang pertama dari para rasul yang ada, hingga mereka merasa perlu mengingkari risalahmu. Dan engkau pun tidak mengatakan sesuatu dari dirimu sendiri. Bahkan engkau itu membacakan ayat-ayat Allah kepada mereka yang Allah wahyu-kan kepadamu, yang akan membersihkan hati dan menyucikan jiwa. \nDan sebenarnya, kaummu itu mengingkari ar-Rahman. Mereka tidak membalas rahmat dan kebaikanNya \u2013yang paling besar ada-lah, Kami mengutus dirimu kepada mereka sebagai rasul dan me-nurunkan kitab kepadamu\u2013 dengan sambutan dan rasa syukur. Justru mereka menyikapinya dengan pengingkaran dan penolakan. Tidakkah mereka mengambil pelajaran dengan orang-orang yang telah berlalu dari umat-umat yang telah mendustakan, bagaimana Allah menyiksa mereka lantaran dosa-dosa mereka? \ufd3e \u0642\u064f\u0644\u06e1   \u0647\u064f\u0648\u064e \u0631\u064e\u0628\u0651\u0650\u064a \u0644\u064e\u0627\u0653   \u0625\u0650\u0644\u064e\u0670\u0647\u064e  \u0625\u0650\u0644\u0651\u064e\u0627    \u0647\u064f\u0648\u064e \ufd3f   \"Katakanlah, 'Dia-lah Rabbku, tidak ada tuhan (yang berhak disembah) kecuali Dia,\" ayat ini mengandung [dua bentuk tauhid]: tauhid ulu-hiyah dan tauhid rububiyah. Dia adalah Rabbku yang telah mendi-dikku dan memeliharaku dengan berbagai nikmatNya semenjak Dia menciptakanku. Dia-lah Ilahku (sesembahanku) yang \ufd3e \u0639\u064e\u0644\u064e\u064a\u06e1\u0647\u0650 \u062a\u064e\u0648\u064e\u0643\u0651\u064e\u0644\u06e1\u062a\u064f \ufd3f \"hanya kepadaNya aku bertawakal,\" di seluruh urusanku, dan kepada-Nya-lah aku berinabah[10] maksudnya aku kembali kepadaNya dalam ibadahku dan kebutuhan-kebutuhanku. "},{"id":2382,"sura":13,"from_aya":31,"to_aya":31,"type":"\u0627\u0644\u0645\u0642\u0637\u0639","text":"\"Dan sekiranya ada suatu bacaan (kitab suci) yang dengan bacaan itu gunung-gunung dapat digoncangkan atau bumi jadi ter-belah atau oleh karenanya orang-orang yang sudah mati dapat berbicara, (tentulah al-Qur`an itulah ia). Sebenarnya segala urusan itu adalah kepunyaan Allah. Maka tidakkah orang-orang yang beriman itu mengetahui bahwa seandainya Allah menghendaki (semua manusia beriman), tentu Allah memberi petunjuk kepada manusia semuanya? Dan orang-orang yang kafir senantiasa di-timpa bencana disebabkan perbuatan mereka sendiri atau bencana itu terjadi dekat tempat kediaman mereka, sehingga datanglah janji Allah. Sesungguhnya Allah tidak menyalahi janji. \" (Ar-Ra'd: 31). "},{"id":2383,"sura":13,"from_aya":31,"to_aya":31,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":" (31) Allah \u062a\u0639\u0627\u0644\u0649 berfirman untuk menjelaskan keutamaan al-Qur`an al-Karim atas seluruh kitab yang diturunkan. \ufd3e \u0648\u064e\u0644\u064e\u0648\u06e1       \u0623\u064e\u0646\u0651\u064e  \u0642\u064f\u0631\u06e1\u0621\u064e\u0627\u0646\u0657\u0627 \ufd3f   \"Dan sekiranya ada suatu bacaan (kitab suci),\" dari kitab-kitab Allah \ufd3e \u0633\u064f\u064a\u0651\u0650\u0631\u064e\u062a\u06e1     \u0628\u0650\u0647\u0650  \u0671\u0644\u06e1\u062c\u0650\u0628\u064e\u0627\u0644\u064f \ufd3f   \"yang dengan itu gunung-gunung dapat digoncangkan,\" dari tempat-tempatnya dan \ufd3e \u0642\u064f\u0637\u0651\u0650\u0639\u064e\u062a\u06e1     \u0628\u0650\u0647\u0650  \u0671\u0644\u06e1\u0623\u064e\u0631\u06e1\u0636\u064f \ufd3f \"dan bumi jadi terbelah,\" menjadi bentuk kebun-kebun dan sungai-sungai, dan \ufd3e \u0643\u064f\u0644\u0651\u0650\u0645\u064e       \u0628\u0650\u0647\u0650  \u0671\u0644\u06e1\u0645\u064e\u0648\u06e1\u062a\u064e\u0649\u0670\u06d7 \ufd3f   \"karenanya orang-orang yang sudah mati dapat berbicara,\" maka kitab itu tentulah al-Qur`an. \ufd3e \u0628\u064e\u0644   \u0644\u0651\u0650\u0644\u0651\u064e\u0647\u0650  \u0671\u0644\u06e1\u0623\u064e\u0645\u06e1\u0631\u064f \u062c\u064e\u0645\u0650\u064a\u0639\u064b\u0627\u06d7 \ufd3f   \"Sebenarnya segala urusan itu adalah kepunyaan Allah,\" Dia membawakan ayat-ayat yang dituntut oleh hikmahNya. Mengapa orang-orang yang mendustakan saling mengusulkan ayat-ayat (yang mesti diturunkan)? Apakah mereka dan orang lain mempunyai hak pengaturan? \n\ufd3e \u0623\u064e\u0641\u064e\u0644\u064e\u0645\u06e1     \u064a\u064e\u0627\u0652\u064a\u06e1\u0640\u0654\u064e\u0633\u0650  \u0671\u0644\u0651\u064e\u0630\u0650\u064a\u0646\u064e  \u0621\u064e\u0627\u0645\u064e\u0646\u064f\u0648\u0653\u0627\u0652   \u0623\u064e\u0646  \u0644\u0651\u064e\u0648\u06e1  \u064a\u064e\u0634\u064e\u0627\u0653\u0621\u064f  \u0671\u0644\u0644\u0651\u064e\u0647\u064f  \u0644\u064e\u0647\u064e\u062f\u064e\u0649  \u0671\u0644\u0646\u0651\u064e\u0627\u0633\u064e   \u062c\u064e\u0645\u0650\u064a\u0639\u0657\u0627\u06d7 \ufd3f   \"Maka tidakkah orang-orang yang beriman itu mengetahui bahwa seandainya Allah menghendaki (semua manusia beriman), tentu Allah memberi petunjuk kepada manusia semuanya,\" sehingga mereka mengetahui bahwa Allah Mahakuasa untuk memberikan hidayah kepada mereka semua? Akan tetapi Dia tidak menghendakinya. Allah mencurahkan hidayah kepada orang yang dikehendakiNya dan menyesatkan orang yang dikehen-dakiNya. \n\ufd3e \u0648\u064e\u0644\u064e\u0627     \u064a\u064e\u0632\u064e\u0627\u0644\u064f  \u0671\u0644\u0651\u064e\u0630\u0650\u064a\u0646\u064e  \u0643\u064e\u0641\u064e\u0631\u064f\u0648\u0627\u0652 \ufd3f   \"dan orang-orang yang kafir senantiasa,\" berada dalam kekufuran mereka, tidak sudi mengambil 'ibrah (pelajaran) dan tidak menyambut nasihat. Allah \u062a\u0639\u0627\u0644\u0649 akan menuangkan bahaya besar dengan bertubi-tubi yang akan menimpa mereka di kampung-kampung mereka atau muncul di dekatnya, dalam keadaan mereka tetap bersikeras berpegang teguh pada kekufuran, \ufd3e \u062d\u064e\u062a\u0651\u064e\u0649\u0670     \u064a\u064e\u0623\u06e1\u062a\u0650\u064a\u064e   \u0648\u064e\u0639\u06e1\u062f\u064f  \u0671\u0644\u0644\u0651\u064e\u0647\u0650\u06da \ufd3f   \"sehingga datanglah janji Allah,\" yang mana Allah menjanjikan mereka dengannya, untuk menurunkan siksaan yang berkelanjutan yang tidak mungkin diberhentikan. \ufd3e \u0625\u0650\u0646\u0651\u064e    \u0671\u0644\u0644\u0651\u064e\u0647\u064e  \u0644\u064e\u0627    \u064a\u064f\u062e\u06e1\u0644\u0650\u0641\u064f  \u0671\u0644\u06e1\u0645\u0650\u064a\u0639\u064e\u0627\u062f\u064e \ufd3f \"Sesungguhnya Allah tidak menyalahi janji.\" Ini merupakan ancaman dan peringatan yang menakutkan bagi mereka, dalam bentuk turunnya sesuatu yang telah Allah janjikan sebagai balasan kekufuran dan penentangan serta tindak kezhaliman mereka. "},{"id":2384,"sura":13,"from_aya":32,"to_aya":32,"type":"\u0627\u0644\u0645\u0642\u0637\u0639","text":"\" Dan se-sungguhnya telah diperolok-olokkan beberapa rasul sebelum kamu, maka Aku beri tangguh kepada orang-orang kafir itu, kemudian Aku binasakan mereka. Alangkah hebatnya siksaanKu itu!\" (Ar-Ra'd: 32). "},{"id":2385,"sura":13,"from_aya":32,"to_aya":32,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(32) Allah \u062a\u0639\u0627\u0644\u0649 berfirman kepada RasulNya untuk meneguhkan hati dan menghiburnya, \ufd3e \u0648\u064e\u0644\u064e\u0642\u064e\u062f\u0650     \u0671\u0633\u06e1\u062a\u064f\u0647\u06e1\u0632\u0650\u0626\u064e  \u0628\u0650\u0631\u064f\u0633\u064f\u0644\u0656    \u0645\u0651\u0650\u0646  \u0642\u064e\u0628\u06e1\u0644\u0650\u0643\u064e \ufd3f   \"Dan sesungguhnya telah diperolok-olokkan beberapa rasul sebelum kamu,\" engkau bukan-lah rasul pertama yang didustakan dan disakiti \ufd3e \u0641\u064e\u0623\u064e\u0645\u06e1\u0644\u064e\u064a\u06e1\u062a\u064f   \u0644\u0650\u0644\u0651\u064e\u0630\u0650\u064a\u0646\u064e  \u0643\u064e\u0641\u064e\u0631\u064f\u0648\u0627\u0652 \ufd3f   \"maka Aku beri tangguh kepada orang-orang kafir itu,\" (yang mengingkari) rasul-rasul yang diutus kepada mereka. Maksudnya, Aku memberi-kan penangguhan tempo bagi mereka sampai mereka mengira tidak akan disiksa. \n\ufd3e \u062b\u064f\u0645\u0651\u064e     \u0623\u064e\u062e\u064e\u0630\u06e1\u062a\u064f\u0647\u064f\u0645\u06e1\u06d6 \ufd3f   \"Kemudian Aku binasakan mereka,\" dengan berbagai macam siksaan. \ufd3e \u0641\u064e\u0643\u064e\u064a\u06e1\u0641\u064e  \u0643\u064e\u0627\u0646\u064e  \u0639\u0650\u0642\u064e\u0627\u0628\u0650  \ufd3f \"Alangkah hebatnya siksaanKu itu,\" hal ini merupakan hukuman yang keras dan siksaan yang menyakit-kan, maka jangan sampai orang-orang yang mendustakan dan mem-perolokmu itu tertipu daya dengan penangguhan siksaan dari Kami. Mereka mempunyai cermin pada (kisah) orang-orang yang telah berlalu. Hendaknya mereka berhati-hati, jangan sampai hal itu di-wujudkan kepada mereka sebagaimana telah ditimpakan kepada mereka (yang terdahulu kisahnya). "},{"id":2386,"sura":13,"from_aya":33,"to_aya":34,"type":"\u0627\u0644\u0645\u0642\u0637\u0639","text":"\"Maka apakah Rabb yang menjaga setiap jiwa terhadap apa yang diperbuatnya (sama dengan yang tidak demikian sifatnya)? Mereka menjadikan beberapa sekutu bagi Allah. Katakanlah, 'Sebutkanlah sifat-sifat mereka itu.' Atau apakah kamu hendak memberitakan kepada Allah apa yang tidak diketahuiNya di bumi, atau kamu mengatakan (tentang hal itu) sekedar perkataan pada lahirnya saja. Sebenarnya orang-orang kafir itu dijadikan (oleh setan) memandang baik tipu daya mereka dan dihalanginya dari jalan (yang benar). Dan barangsiapa yang disesatkan Allah, maka tak ada seorang pun yang akan memberinya petunjuk. Mereka men-dapatkan azab dalam kehidupan dunia, dan sesungguhnya azab akhirat adalah lebih keras, dan tak ada bagi mereka seorang pe-lindung pun dari (azab) Allah.\" (Ar-Ra'd: 33-34) "},{"id":2387,"sura":13,"from_aya":33,"to_aya":33,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(33) Allah \u062a\u0639\u0627\u0644\u0649 berfirman, \ufd3e \u0623\u064e\u0641\u064e\u0645\u064e\u0646\u06e1  \u0647\u064f\u0648\u064e   \u0642\u064e\u0627\u0653\u0626\u0650\u0645\u064c   \u0639\u064e\u0644\u064e\u0649\u0670  \u0643\u064f\u0644\u0651\u0650      \u0646\u064e\u0641\u06e1\u0633\u0650\u06ed  \u0628\u0650\u0645\u064e\u0627  \u0643\u064e\u0633\u064e\u0628\u064e\u062a\u06e1\u06d7 \ufd3f \"Maka apakah Rabb yang menjaga setiap jiwa terhadap apa yang diperbuatnya (sama dengan yang tidak demikian sifatnya)?\" Dengan balasan cepat dan balasan yang ditunda dengan pertimbangan keadilan dan ke-seimbangan. Dan Dia-lah Allah Yang Mahasuci dan Mahatinggi, (apakah) sama dengan Dzat yang tidak melakukan demikian. Oleh karenanya, Allah berfirman, \ufd3e \u0648\u064e\u062c\u064e\u0639\u064e\u0644\u064f\u0648\u0627\u0652   \u0644\u0650\u0644\u0651\u064e\u0647\u0650  \u0634\u064f\u0631\u064e\u0643\u064e\u0627\u0653\u0621\u064e \ufd3f \"Mereka menjadikan be-berapa sekutu bagi Allah,\" Dia-lah Allah Yang Mahasatu lagi Esa dan ash-Shamad (menjadi tempat bergantung (segala sesuatu)), yang tidak ada sekutu bagiNya, juga tidak ada tandingan dan padanan bagiNya. \n\ufd3e \u0642\u064f\u0644\u06e1 \ufd3f   \"Katakanlah,\" kepada mereka jika mereka mau jujur     \ufd3e \u0633\u064e\u0645\u0651\u064f\u0648\u0647\u064f\u0645\u06e1\u06da \ufd3f \"Sebutkanlah sifat-sifat mereka itu,\" agar engkau mengetahui kondisi-kondisi mereka (sekutu-sekutu) \ufd3e \u0623\u064e\u0645\u06e1 \u062a\u064f\u0646\u064e\u0628\u0651\u0650\u0640\u0654\u064f\u0648\u0646\u064e\u0647\u064f\u06e5  \u0628\u0650\u0645\u064e\u0627  \u0644\u064e\u0627  \u064a\u064e\u0639\u06e1\u0644\u064e\u0645\u064f  \u0641\u0650\u064a  \u0671\u0644\u06e1\u0623\u064e\u0631\u06e1\u0636\u0650 \ufd3f \"atau apakah kamu hendak memberitahukan kepada Allah apa yang tidak diketahuiNya di bumi,\" apabila Allah Maha mengetahui yang ghaib dan yang nyata namun Dia tidak mengetahui adanya sekutu bagi-Nya, maka dapat diketahui batilnya klaim adanya sekutu bagiNya, dan kalian laksana orang yang memberitahukan kepada Allah bahwa Dia mempunyai sekutu yang tidak diketahui olehNya. Ini merupakan kebatilan yang tiada taranya! \nKarenanya, Allah berfirman, \ufd3e \u0623\u064e\u0645       \u0628\u0650\u0638\u064e\u0670\u0647\u0650\u0631\u0656  \u0645\u0651\u0650\u0646\u064e  \u0671\u0644\u06e1\u0642\u064e\u0648\u06e1\u0644\u0650\u06d7 \ufd3f   \"Atau kamu menga-takan (tentang hal itu) sekadar perkataan pada lahirnya saja\". Maksudnya, kemungkinan maksimal dari klaim keberadaan sekutu bagi Allah bahwa ia adalah sekedar perkataan pada lahirnya saja. Adapun faktanya, maka tidak ada ilah (sesembahan) yang berhak disembah kecuali Allah, tidak ada seorang makhluk pun yang berhak untuk disembah. Tetapi, \ufd3e \u0632\u064f\u064a\u0651\u0650\u0646\u064e  \u0644\u0650\u0644\u0651\u064e\u0630\u0650\u064a\u0646\u064e  \u0643\u064e\u0641\u064e\u0631\u064f\u0648\u0627\u0652\u0645\u064e\u0643\u06e1\u0631\u064f\u0647\u064f\u0645\u06e1 \ufd3f \"(Sebenarnya) orang-orang kafir itu dijadikan (oleh setan) memandang baik tipu daya mereka\" yang telah mereka rencanakan, yaitu kekufuran, kesyirikan, dan kedustaan mereka kepada ayat-ayat Allah \ufd3e \u0648\u064e\u0635\u064f\u062f\u0651\u064f\u0648\u0627\u0652 \u0639\u064e\u0646\u0650  \u0671\u0644\u0633\u0651\u064e\u0628\u0650\u064a\u0644\u0650\u06d7 \ufd3f  \"dan dihalanginya dari jalan (yang benar),\" yakni dari jalan lurus yang menghubungkan kepada Allah dan ke tempat kemuliaanNya \ufd3e \u0648\u064e\u0645\u064e\u0646  \u064a\u064f\u0636\u06e1\u0644\u0650\u0644\u0650  \u0671\u0644\u0644\u0651\u064e\u0647\u064f  \u0641\u064e\u0645\u064e\u0627  \u0644\u064e\u0647\u064f\u06e5  \u0645\u0650\u0646\u06e1  \u0647\u064e\u0627\u062f\u0656 \ufd3f \"Dan barangsiapa yang disesatkan Allah, maka tak ada seorang pun yang akan memberinya petunjuk,\" sebab, tidak ada seorang makhluk pun yang memegang kendali pengaturan. "},{"id":2388,"sura":13,"from_aya":34,"to_aya":34,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(34) \ufd3e \u0644\u0651\u064e\u0647\u064f\u0645\u06e1     \u0639\u064e\u0630\u064e\u0627\u0628\u065e  \u0641\u0650\u064a  \u0671\u0644\u06e1\u062d\u064e\u064a\u064e\u0648\u0670\u0629\u0650   \u0671\u0644\u062f\u0651\u064f\u0646\u06e1\u064a\u064e\u0627\u06d6       \u0648\u064e\u0644\u064e\u0639\u064e\u0630\u064e\u0627\u0628\u064f  \u0671\u0644\u06e1\u0623\u0653\u062e\u0650\u0631\u064e\u0629\u0650  \u0623\u064e\u0634\u064e\u0642\u0651\u064f\u06d6 \ufd3f   \"Mereka mendapatkan azab dalam kehidupan dunia, dan sesungguhnya azab akhirat adalah lebih keras,\" daripada siksaan dunia karena kedahsyatan dan kontinyui-tasnya \ufd3e \u0648\u064e\u0645\u064e\u0627     \u0644\u064e\u0647\u064f\u0645  \u0645\u0651\u0650\u0646\u064e  \u0671\u0644\u0644\u0651\u064e\u0647\u0650  \u0645\u0650\u0646  \u0648\u064e\u0627\u0642\u0656 \ufd3f   \"dan tak ada bagi mereka seorang pelindung pun dari (azab) Allah,\" yang akan melindungi mereka dari siksa [Allah]. SiksaNya bila sudah diarahkan kepada mereka, maka tidak ada seorang pun yang mampu menghalanginya. "},{"id":2389,"sura":13,"from_aya":35,"to_aya":35,"type":"\u0627\u0644\u0645\u0642\u0637\u0639","text":"\"Perumpamaan surga yang dijanjikan kepada orang-orang yang bertakwa ialah (seperti taman) yang mengalir sungai-sungai di bawahnya; buahnya tak henti-henti, dan naungannya (demikian pula). Itulah tempat kesudahan bagi orang-orang yang bertakwa; sedang tempat kesudahan bagi orang-orang kafir ialah neraka.\" (Ar-Ra'd: 35). "},{"id":2390,"sura":13,"from_aya":35,"to_aya":35,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(35) Allah \u062a\u0639\u0627\u0644\u0649 mengatakan,  \ufd3e \u0645\u0651\u064e\u062b\u064e\u0644\u064f  \u0671\u0644\u06e1\u062c\u064e\u0646\u0651\u064e\u0629\u0650  \u0671\u0644\u0651\u064e\u062a\u0650\u064a  \u0648\u064f\u0639\u0650\u062f\u064e  \u0671\u0644\u06e1\u0645\u064f\u062a\u0651\u064e\u0642\u064f\u0648\u0646\u064e\u06d6 \ufd3f \"Perumpa-maan surga yang dijanjikan kepada orang-orang yang bertakwa,\" orang-orang yang meninggalkan apa yang dilarang oleh Allah, tidak me-nyepelekan perintah-perintahNya; maksudnya sifat dan hakikat surga itu \ufd3e \u062a\u064e\u062c\u06e1\u0631\u0650\u064a  \u0645\u0650\u0646   \u062a\u064e\u062d\u06e1\u062a\u0650\u0647\u064e\u0627  \u0671\u0644\u06e1\u0623\u064e\u0646\u06e1\u0647\u064e\u0670\u0631\u064f\u06d6 \ufd3f  \"ialah (seperti taman yang) mengalir sungai-sungai di bawahnya,\" yakni, sungai-sungai madu, sungai-sungai khamar, sungai-sungai susu, dan sungai-sungai air tawar yang mengalir pada selain parit, mengairi kebun-kebun dan pepohonan, sehingga menjadi sarat dengan berbagai macam buah-buahan. \ufd3e \u0623\u064f\u0643\u064f\u0644\u064f\u0647\u064e\u0627     \u062f\u064e\u0627\u0653\u0626\u0650\u0645\u065e  \u0648\u064e\u0638\u0650\u0644\u0651\u064f\u0647\u064e\u0627\u06da \ufd3f   \"Buahnya tak henti-henti, dan naungannya (demikian pula),\" yakni, juga abadi. \n\ufd3e \u062a\u0650\u0644\u06e1\u0643\u064e   \u0639\u064f\u0642\u06e1\u0628\u064e\u0649 \u0671\u0644\u0651\u064e\u0630\u0650\u064a\u0646\u064e   \u0671\u062a\u0651\u064e\u0642\u064e\u0648\u0627\u0652\u06da \ufd3f   \"Itulah tempat kesudahan bagi orang-orang yang bertakwa,\" yaitu tempat kesudahan dan tempat kembali yang mana mereka menuju kepadanya. \ufd3e \u0648\u0651\u064e\u0639\u064f\u0642\u06e1\u0628\u064e\u0649     \u0671\u0644\u06e1\u0643\u064e\u0670\u0641\u0650\u0631\u0650\u064a\u0646\u064e  \u0671\u0644\u0646\u0651\u064e\u0627\u0631\u064f \ufd3f   \"Sedang tempat ke-sudahan bagi orang-orang kafir ialah neraka,\" betapa besar perbedaan antara dua golongan tersebut!"},{"id":2391,"sura":13,"from_aya":36,"to_aya":36,"type":"\u0627\u0644\u0645\u0642\u0637\u0639","text":"\"Orang-orang yang telah Kami berikan kitab kepada mereka bergembira dengan kitab yang diturunkan kepadamu, dan di antara golongan-golongan (Yahudi dan Nasrani) yang bersekutu, ada yang mengingkari sebagiannya. Katakanlah, 'Sesungguhnya aku hanya diperintah untuk menyembah Allah dan tidak mempersekutukan sesuatu pun dengan Dia. Hanya kepadaNya aku menyeru (manusia), dan hanya kepadaNya aku kembali.\" (Ar-Ra'd: 36)"},{"id":2392,"sura":13,"from_aya":36,"to_aya":36,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(36) Allah \u062a\u0639\u0627\u0644\u0649 berfirman, \ufd3e \u0648\u064e\u0671\u0644\u0651\u064e\u0630\u0650\u064a\u0646\u064e  \u0621\u064e\u0627\u062a\u064e\u064a\u06e1\u0646\u064e\u0670\u0647\u064f\u0645\u064f  \u0671\u0644\u06e1\u0643\u0650\u062a\u064e\u0670\u0628\u064e  \ufd3f \"Orang-orang yang telah Kami berikan kitab kepada mereka,\" yang Kami berikan ke-nikmatan dengannya disertai penguasaan pengetahuan tentangnya, \ufd3e \u064a\u064e\u0641\u06e1\u0631\u064e\u062d\u064f\u0648\u0646\u064e     \u0628\u0650\u0645\u064e\u0627\u0653   \u0623\u064f\u0646\u0632\u0650\u0644\u064e  \u0625\u0650\u0644\u064e\u064a\u06e1\u0643\u064e\u06d6 \ufd3f   \"bergembira dengan kitab yang diturunkan kepadamu,\" sehingga mereka beriman dengannya, dan membenarkannya serta bergembira dengan adanya sinkronisasi antara satu kitab dengan kitab lainnya. Demikian ini adalah kondisi orang-orang yang ber-iman dari kalangan ahli kitab.\n\ufd3e \u0648\u064e\u0645\u0650\u0646\u064e   \u0671\u0644\u06e1\u0623\u064e\u062d\u06e1\u0632\u064e\u0627\u0628\u0650  \u0645\u064e\u0646  \u064a\u064f\u0646\u0643\u0650\u0631\u064f   \u0628\u064e\u0639\u06e1\u0636\u064e\u0647\u064f\u06e5\u06da \ufd3f   \"dan di antara golongan-golongan (Yahudi dan Nasrani) yang bersekutu ada yang mengingkari sebagiannya,\" mak-sudnya dan di antara golongan orang kafir yang memusuhi kebe-naran, ada yang mengingkari sebagian al-Qur`an dan tidak mem-benarkannya. Barangsiapa mendapatkan hidayah, maka (manfaat) itu adalah bagi dirinya sendiri. Dan barangsiapa yang tersesat, maka dia menyesatkan dirinya atas hal itu. Engkau, sesungguhnya wahai Muhammad hanyalah seorang pemberi peringatan yang menyeru kepada Allah. \n\ufd3e \u0642\u064f\u0644\u06e1     \u0625\u0650\u0646\u0651\u064e\u0645\u064e\u0627\u0653     \u0623\u064f\u0645\u0650\u0631\u06e1\u062a\u064f  \u0623\u064e\u0646\u06e1  \u0623\u064e\u0639\u06e1\u0628\u064f\u062f\u064e  \u0671\u0644\u0644\u0651\u064e\u0647\u064e  \u0648\u064e\u0644\u064e\u0627\u0653  \u0623\u064f\u0634\u06e1\u0631\u0650\u0643\u064e  \u0628\u0650\u0647\u0650\u06e6\u0653\u06da \ufd3f   \"Katakanlah, 'Sesungguhnya aku hanya diperintah untuk menyembah Allah dan tidak mempersekutukan sesuatu pun dengan Dia,\" yaitu dengan memurnikan agama bagi Allah semata, \ufd3e \u0625\u0650\u0644\u064e\u064a\u06e1\u0647\u0650       \u0623\u064e\u062f\u06e1\u0639\u064f\u0648\u0627\u0652  \u0648\u064e\u0625\u0650\u0644\u064e\u064a\u06e1\u0647\u0650  \u0645\u064e\u0640\u0654\u064e\u0627\u0628\u0650 \ufd3f   \"hanya kepadaNya aku menyeru (manusia), dan hanya kepadaNya aku kembali,\" tempat kembaliku yang mana aku akan menuju kepadaNya melaluinya. Maka, Allah akan membalasku dengan apa yang telah aku kerjakan, berupa dakwah untuk menyeru kepada agamaNya dan melaksanakan perintah-perintahNya. "},{"id":2393,"sura":13,"from_aya":37,"to_aya":37,"type":"\u0627\u0644\u0645\u0642\u0637\u0639","text":"\" Dan demikianlah, Kami telah menurunkan al-Qur`an itu sebagai peraturan (yang benar) dalam Bahasa Arab. Dan seandainya kamu mengikuti hawa nafsu mereka setelah datang pengetahuan kepadamu, maka sekali-kali tidak ada pelindung dan pemelihara bagimu dari (siksa) Allah.\" (Ar-Ra'd: 37)"},{"id":2394,"sura":13,"from_aya":37,"to_aya":37,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(37) Sungguh Kami telah menurunkan al-Qur`an dan al-Kitab \ufd3e \u062d\u064f\u0643\u06e1\u0645\u064b\u0627     \u0639\u064e\u0631\u064e\u0628\u0650\u064a\u0651\u0657\u0627\u06da \ufd3f   \"sebagai peraturan (yang benar) dalam Bahasa Arab,\" maksudnya yang menetapkan hukum dan sempurna dengan ung-kapan yang paling jelas dan bahasa yang paling fasih, agar tidak timbul keragu-raguan dan kesamaran serta untuk mendorong agar kitab itu (al-Qur`an) menjadi satu-satunya kitab yang diikuti, tidak ada unsur penipuan di dalamnya dan tidak mengikuti hal-hal yang bertentangan dan berlawanan dengannya seperti hawa nafsu orang-orang yang tidak berilmu. Oleh karena itu, Allah mengancam RasulNya \u2013meskipun beliau seorang yang ma'shum\u2013 untuk mengo-kohkan beliau dengan menjaganya. Supaya umat Islam meniru beliau dalam hukum-hukum agama. Allah berfirman, \ufd3e \u0648\u064e\u0644\u064e\u0626\u0650\u0646\u0650   \u0671\u062a\u0651\u064e\u0628\u064e\u0639\u06e1\u062a\u064e  \u0623\u064e\u0647\u06e1\u0648\u064e\u0627\u0653\u0621\u064e\u0647\u064f\u0645  \u0628\u064e\u0639\u06e1\u062f\u064e \u0645\u064e\u0627   \u062c\u064e\u0627\u0653\u0621\u064e\u0643\u064e  \u0645\u0650\u0646\u064e  \u0671\u0644\u06e1\u0639\u0650\u0644\u06e1\u0645\u0650 \ufd3f   \"Dan seandainya kamu mengikuti hawa nafsu mereka setelah datang pengetahuan kepadamu,\" yang jelas yang melarangmu dari mengikuti hawa nafsu mereka \ufd3e \u0645\u064e\u0627     \u0644\u064e\u0643\u064e  \u0645\u0650\u0646\u064e  \u0671\u0644\u0644\u0651\u064e\u0647\u0650  \u0645\u0650\u0646  \u0648\u064e\u0644\u0650\u064a\u0651\u0656 \ufd3f   \"maka sekali-kali tidak ada pelindung bagimu dari (siksa) Allah,\" yang akan memelihara dirimu sehingga hal-hal yang menyenangkan terwujud untukmu. \ufd3e \u0648\u064e\u0644\u064e\u0627     \u0648\u064e\u0627\u0642\u0656 \ufd3f   \"Dan pemelihara,\" yang melindungimu dari perkara yang tidak mengenakkan. "},{"id":2395,"sura":13,"from_aya":38,"to_aya":39,"type":"\u0627\u0644\u0645\u0642\u0637\u0639","text":"\"Dan sesungguhnya Kami telah mengutus beberapa Rasul sebelum kamu, dan Kami memberikan kepada mereka istri-istri dan keturunan. Dan tidak ada hak bagi seorang Rasul mendatang-kan suatu ayat (mukjizat) melainkan dengan izin Allah. Tiap-tiap masa memiliki Kitab (yang tertentu). Allah menghapuskan apa yang Dia kehendaki, dan menetapkan (apa yang Dia kehendaki), dan di sisiNya-lah terdapat Ummul-Kitab (Lauh mahfuzh).\" (Ar-Ra'd: 38-39)"},{"id":2396,"sura":13,"from_aya":38,"to_aya":38,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(38) Maksudnya, engkau bukan seorang rasul pertama yang diutus kepada umat manusia sehingga mereka pantas untuk merasa asing dengan risalahmu. Sungguh \ufd3e \u0623\u064e\u0631\u06e1\u0633\u064e\u0644\u06e1\u0646\u064e\u0627     \u0631\u064f\u0633\u064f\u0644\u0657\u0627  \u0645\u0651\u0650\u0646  \u0642\u064e\u0628\u06e1\u0644\u0650\u0643\u064e  \u0648\u064e\u062c\u064e\u0639\u064e\u0644\u06e1\u0646\u064e\u0627  \u0644\u064e\u0647\u064f\u0645\u06e1  \u0623\u064e\u0632\u06e1\u0648\u064e\u0670\u062c\u0657\u0627  \u0648\u064e\u0630\u064f\u0631\u0651\u0650\u064a\u0651\u064e\u0629\u0657\u06da \ufd3f   \"Kami telah mengutus beberapa Rasul sebelum kamu, dan Kami mem-berikan kepada mereka istri-istri dan keturunan,\" maka jangan sampai musuh-musuhmu melancarkan celaan pada dirimu lantaran engkau memiliki istri-istri dan keturunan sebagaimana yang terjadi pada saudara-saudaramu, para rasul untuk tujuan mencelamu dengan itu, padahal mereka mengetahui bahwa sesungguhnya para rasul sebelumnya pun sama saja, selain (untuk mewujudkan) kepenti-ngan-kepentingan busuk dan dorongan hawa nafsu mereka saja. Apabila mereka menginginkan suatu ayat (tanda kebenaran) yang mereka usulkan, engkau tidak memiliki hak sedikit pun tentang itu. \nTidaklah \ufd3e \u0643\u064e\u0627\u0646\u064e \u0644\u0650\u0631\u064e\u0633\u064f\u0648\u0644\u064d     \u0623\u064e\u0646  \u064a\u064e\u0623\u06e1\u062a\u0650\u064a\u064e  \u0628\u0650\u0640\u0654\u064e\u0627\u064a\u064e\u0629\u064d  \u0625\u0650\u0644\u0651\u064e\u0627  \u0628\u0650\u0625\u0650\u0630\u06e1\u0646\u0650   \u0671\u0644\u0644\u0651\u064e\u0647\u0650\u06d7 \ufd3f   \"ada hak bagi seorang Rasul mendatangkan suatu ayat (mukjizat) melainkan dengan izin Allah,\" Allah tidak mengizinkan untuk mendatangkan suatu ayat kecuali pada waktunya yang telah ditentukan dan ditetapkanNya. \ufd3e \u0644\u0650\u0643\u064f\u0644\u0651\u0650     \u0623\u064e\u062c\u064e\u0644\u0656 \u0643\u0650\u062a\u064e\u0627\u0628\u065e \ufd3f   \"Tiap-tiap masa memiliki Kitab (yang tertentu),\" tidak maju dan tidak mundur darinya. Tuntutan mereka untuk menyegerakan turunnya ayat-ayat (mukjizat) atau siksa tidak mengharuskan Allah untuk menyegerakan sesuatu yang telah Dia tetapkan agar diakhirkan, meskipun Allah \u062a\u0639\u0627\u0644\u0649 Mahakuasa berbuat apa saja yang diinginkan-Nya. "},{"id":2397,"sura":13,"from_aya":39,"to_aya":39,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":" (39) \ufd3e \u064a\u064e\u0645\u06e1\u062d\u064f\u0648\u0627\u0652   \u0671\u0644\u0644\u0651\u064e\u0647\u064f  \u0645\u064e\u0627  \u064a\u064e\u0634\u064e\u0627\u0653\u0621\u064f \ufd3f   \"Allah menghapuskan apa yang Dia kehen-daki,\" dari takdir-takdirNya \ufd3e \u0648\u064e\u064a\u064f\u062b\u06e1\u0628\u0650\u062a\u064f\u06d6 \ufd3f   \"dan menetapkan,\" apa yang dikehendakiNya dari yang sudah ditetapkan. Penghapusan dan perubahan ini bukan pada hal-hal yang mana ilmu Allah telah men-dahului (bahwa akan terjadi dan Pena Allah telah menuliskan tak-dirnya). Sesungguhnya, hal itu tidak mengalami perubahan dan pergantian. Karena, menjadi suatu perkara yang mustahil bagi Allah jika terjadi suatu kekurangan dan kekeliruan pada ilmu Allah (ten-tang segala sesuatu yang akan terjadi). \nOleh karena itu, Allah berfirman \ufd3e \u0648\u064e\u0639\u0650\u0646\u062f\u064e\u0647\u064f\u06e5\u0653  \u0623\u064f\u0645\u0651\u064f  \u0671\u0644\u06e1\u0643\u0650\u062a\u064e\u0670\u0628\u0650 \ufd3f \"dan di sisiNya terdapat Ummul Kitab,\" yaitu Lauh Mahfuzh yang menjadi buku rujukan bagi segala sesuatu. Itu adalah intinya, ia mempunyai cabang dan sisi. Perubahan dan pergantian terjadi pada cabang dan sisinya. Misalnya, amalan pagi dan siang hari yang dicatat oleh malaikat, dan Allah menciptakan sebab kausalitas yang bisa me-netapkannya dan sebab-sebab yang bisa menghapuskannya. Sebab-sebab tersebut tidak akan melampaui batas dengan apa yang telah digariskan di Lauh Mahfuzh. Sebagaimana Allah menjadikan ke-baikan, silaturahim, dan perbuatan baik sebagai sebab kausalitas yang bisa memanjangkan usia dan meluaskan rizki. Sebagaimana Allah menjadikan maksiat-maksiat sebagai sebab yang menghilang-kan berkah rizki dan usia. Sebagaimana Allah menetapkan beberapa sebab kausalitas keselamatan dari berbagai kebinasaan dan kehan-curan sebagai jalan menuju keselamatan, dan menjadikan sebab kausalitas penghalang keselamatan sebagai penyebab kehancuran. Dia-lah yang mengatur segala urusan sesuai dengan kekuasaan dan kehendakNya. Hal-hal yang Allah atur tidak bertentangan dengan apa yang sudah diketahui Allah (akan terjadi) dan dituliskan di Lauh Mahfuzh."},{"id":2398,"sura":13,"from_aya":40,"to_aya":41,"type":"\u0627\u0644\u0645\u0642\u0637\u0639","text":"\"Dan jika Kami perlihatkan kepadamu sebagian (siksa) yang Kami ancamkan kepada mereka, atau Kami wafatkan kamu (se-belum siksa itu terjadi, maka hal itu tidak penting bagimu) karena sesungguhnya tugasmu hanya menyampaikan saja, sedang Kami-lah yang menghisab amalan mereka. Dan apakah mereka tidak melihat bahwa sesungguhnya Kami mendatangi daerah-daerah (orang-orang kafir), lalu Kami kurangi daerah-daerah itu (sedikit demi sedikit) dari tepi-tepinya? Dan Allah menetapkan hukum (menurut kehendakNya), tidak ada yang dapat menolak ketetapan-Nya; dan Dia-lah Yang Mahacepat hisabNya.\" (Ar-Ra'd: 40-41)."},{"id":2399,"sura":13,"from_aya":40,"to_aya":40,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(40) Allah berfirman kepada NabiNya, \"Janganlah engkau bersegera menimpakan apa yang telah diancamkan kepada mereka yang berbentuk siksaan. Mereka bila melampaui batas dan kufur secara terus-menerus, maka pasti akan dilanda azab yang diancam-kan kepada mereka, baik Kami akan memperlihatkannya kepadamu agar pandanganmu menjadi sejuk dengannya, atau mewafatkanmu sebelum menimpakan (siksaan) mereka, maka itu bukanlah urusan yang merepotkanmu. \ufd3e \u0641\u064e\u0625\u0650\u0646\u0651\u064e\u0645\u064e\u0627     \u0639\u064e\u0644\u064e\u064a\u06e1\u0643\u064e \u0671\u0644\u06e1\u0628\u064e\u0644\u064e\u0670\u063a\u064f \ufd3f   \"Karena sesungguhnya tugasmu hanya menyampaikan saja,\" dan menjelaskan kepada manusia \ufd3e \u0648\u064e\u0639\u064e\u0644\u064e\u064a\u06e1\u0646\u064e\u0627   \u0671\u0644\u06e1\u062d\u0650\u0633\u064e\u0627\u0628\u064f \ufd3f   \"sedang Kami-lah yang menghisab amalan mereka,\" Kami akan memperhitungkan amalan makhluk-makhluk berdasarkan apa yang telah mereka perbuat dan kewajiban yang mereka sepelekan serta Kami akan memberi pahala atau menghukumi mereka. "},{"id":2400,"sura":13,"from_aya":41,"to_aya":41,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(41) Kemudian Allah mengancam orang-orang yang men-dustakan, \ufd3e \u0623\u064e\u0648\u064e\u0644\u064e\u0645\u06e1 \u064a\u064e\u0631\u064e\u0648\u06e1\u0627\u0652 \u0623\u064e\u0646\u0651\u064e\u0627  \u0646\u064e\u0623\u06e1\u062a\u0650\u064a  \u0671\u0644\u06e1\u0623\u064e\u0631\u06e1\u0636\u064e  \u0646\u064e\u0646\u0642\u064f\u0635\u064f\u0647\u064e\u0627   \u0645\u0650\u0646\u06e1  \u0623\u064e\u0637\u06e1\u0631\u064e\u0627\u0641\u0650\u0647\u064e\u0627\u06da \ufd3f   \"Dan apakah mereka tidak melihat bahwa sesungguhnya Kami mendatangi daerah-daerah (orang-orang kafir), lalu Kami kurangi daerah-daerah itu (sedikit demi sedikit) dari tepi-tepinya?\" Ada pendapat yang menyatakan, \"Dengan cara membinasakan orang-orang yang mendustakan dan menghabisi orang-orang yang zhalim sampai tuntas.\" Pendapat lain, dengan menaklukkan wilayah-wilayah kaum musyrikin dan pengurangan pada harta-benda mereka dan jasmani mereka.\" Dan masih ada pen-dapat-pendapat lain dalam masalah ini. Pendapat yang tampak ke-benarannya \u2013wallahu a'lam\u2013 maksudnya; bahwa Allah akan memulai menaklukkan tanah-tanah milik orang-orang yang mendustakan itu dan menguasainya serta menimpakan berbagai musibah di se-gala sisinya sebagai pengingat bagi mereka sebelum mereka meng-alami kekurangan, dan Allah menimpakan musibah-musibah yang tidak bisa ditampik oleh siapa pun. \nOleh karenanya, Allah berfirman, \ufd3e \u0648\u064e\u0671\u0644\u0644\u0651\u064e\u0647\u064f  \u064a\u064e\u062d\u06e1\u0643\u064f\u0645\u064f  \u0644\u064e\u0627  \u0645\u064f\u0639\u064e\u0642\u0651\u0650\u0628\u064e  \u0644\u0650\u062d\u064f\u0643\u06e1\u0645\u0650\u0647\u0650\u06e6\u06da \ufd3f  \"Dan Allah menetapkan hukum (menurut kehendakNya), tidak ada yang dapat menolak ketetapanNya,\" termasuk dalam maknanya, ketetapan hukum-Nya yang bersifat syar'i, takdir dan balasanNya. Ketetapan-kete-tapan ini, (yang dijadikan Allah sebagai hukum di dalamnya), ter-lihat sangat mengandung puncak hikmah dan kerapian. Tidak ada kekeliruan atau kekurangan padanya. Bahkan berbasis keadilan dan keseimbangan serta pujian. Tidak ada seorang pun yang bisa mengkritiknya, dan tidak ada cara untuk mencelanya, berbeda de-ngan ketetapan hukum selainNya. Kadang-kadang benar, namun suatu waktu mengalami kekeliruan. \ufd3e \u0648\u064e\u0647\u064f\u0648\u064e     \u0633\u064e\u0631\u0650\u064a\u0639\u064f   \u0671\u0644\u06e1\u062d\u0650\u0633\u064e\u0627\u0628\u0650 \ufd3f   \"Dan Dia-lah Yang Mahacepat hisabNya,\" janganlah meminta disegerakan (datang-nya) siksaan. Sesungguhnya segala sesuatu yang akan tiba itu dekat."},{"id":2401,"sura":13,"from_aya":42,"to_aya":43,"type":"\u0627\u0644\u0645\u0642\u0637\u0639","text":"\"Dan sungguh orang-orang kafir yang sebelum mereka (yaitu kafir Makkah) telah mengadakan tipu daya, tetapi semua tipu daya itu adalah dalam kekuasaan Allah. Dia mengetahui apa yang di-usahakan oleh setiap diri, dan orang-orang kafir akan mengetahui untuk siapa tempat kesudahan (yang baik) itu. Orang-orang kafir berkata, 'Kamu bukan orang yang dijadikan Rasul.' Katakanlah, 'Cukuplah Allah menjadi saksi antara aku dan kamu, dan antara orang yang mempunyai ilmu al-Kitab'.\" (Ar-Ra'd: 42-43)"},{"id":2402,"sura":13,"from_aya":42,"to_aya":42,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(42) Allah \u062a\u0639\u0627\u0644\u0649 berfirman, \ufd3e \u0648\u064e\u0642\u064e\u062f\u06e1  \u0645\u064e\u0643\u064e\u0631\u064e  \u0671\u0644\u0651\u064e\u0630\u0650\u064a\u0646\u064e  \u0645\u0650\u0646  \u0642\u064e\u0628\u06e1\u0644\u0650\u0647\u0650\u0645\u06e1 \ufd3f \"Dan sungguh orang-orang kafir yang sebelum mereka (yaitu kafir Makkah) telah meng-adakan tipu daya,\" kepada para rasul (yang diutus kepada) mereka dan kepada kebenaran yang dibawa oleh para rasul. Rencana makar mereka tidak berguna, dan mereka tidak berkutik sedikit pun. Me-reka memusuhi Allah dan menentangNya.\n\ufd3e \u0641\u064e\u0644\u0650\u0644\u0651\u064e\u0647\u0650     \u0671\u0644\u06e1\u0645\u064e\u0643\u06e1\u0631\u064f     \u062c\u064e\u0645\u0650\u064a\u0639\u0657\u0627\u06d6 \ufd3f   \"Tetapi semua tipu daya itu adalah dalam kekuasaan Allah,\" tidak ada seorang pun yang bisa menciptakan makar kecuali dengan izinNya dan di bawah ketentuan dan takdirNya. Apabila mereka ingin berbuat makar terhadap agamaNya, niscaya (dampak) makar mereka akan berbalik kepada mereka dengan kegagalan dan penyesalan. \nSesungguhnya Allah \ufd3e \u064a\u064e\u0639\u06e1\u0644\u064e\u0645\u064f       \u0645\u064e\u0627  \u062a\u064e\u0643\u06e1\u0633\u0650\u0628\u064f  \u0643\u064f\u0644\u0651\u064f  \u0646\u064e\u0641\u06e1\u0633\u0656\u06d7 \ufd3f   \"Dia mengetahui apa yang diusahakan oleh setiap diri,\" yaitu mengetahui pikiran-pikiran-nya, kehendak dan amalan-amalan lahiriyah dan batiniahnya. Dan tindakan makar itu mesti muncul dari usahanya, sehingga makar mereka tidak tersembunyi di hadapan Allah. Tidak akan terjadi (tindakan) mereka melancarkan makar yang akan membahayakan kebenaran dan para pengikutnya dan (tidak akan terjadi) keman-faatan bagi mereka sama sekali. \ufd3e \u0648\u064e\u0633\u064e\u064a\u064e\u0639\u06e1\u0644\u064e\u0645\u064f   \u0671\u0644\u06e1\u0643\u064f\u0641\u0651\u064e\u0670\u0631\u064f    \u0644\u0650\u0645\u064e\u0646\u06e1  \u0639\u064f\u0642\u06e1\u0628\u064e\u0649  \u0671\u0644\u062f\u0651\u064e\u0627\u0631\u0650 \ufd3f   \"Dan orang-orang kafir akan mengetahui untuk siapa tempat kesudahan (yang baik) itu,\" apakah bagi mereka atau para rasul? Dan sudah diketahui, bahwa akibat yang baik adalah diperuntukkan bagi orang-orang yang bertakwa, bukan untuk kekufuran dan ahli kufur itu."},{"id":2403,"sura":13,"from_aya":43,"to_aya":43,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(43) \ufd3e \u0648\u064e\u064a\u064e\u0642\u064f\u0648\u0644\u064f \u0671\u0644\u0651\u064e\u0630\u0650\u064a\u0646\u064e  \u0643\u064e\u0641\u064e\u0631\u064f\u0648\u0627\u0652   \u0644\u064e\u0633\u06e1\u062a\u064e \u0645\u064f\u0631\u06e1\u0633\u064e\u0644\u0657\u0627\u06da \ufd3f   \"Orang-orang kafir berkata, \"Kamu bukan orang yang dijadikan Rasul,\" maksudnya, mereka men-dustakanmu dan mendustakan risalahmu \ufd3e \u0642\u064f\u0644\u06e1 \ufd3f   \"Katakanlah,\" kepada mereka bila mereka meminta saksi \ufd3e \u0643\u064e\u0641\u064e\u0649\u0670     \u0628\u0650\u0671\u0644\u0644\u0651\u064e\u0647\u0650   \u0634\u064e\u0647\u0650\u064a\u062f\u064e\u06e2\u0627  \u0628\u064e\u064a\u06e1\u0646\u0650\u064a \u0648\u064e\u0628\u064e\u064a\u06e1\u0646\u064e\u0643\u064f\u0645\u06e1 \ufd3f   \"Cu-kuplah Allah menjadi saksi antara aku dan kamu,\" dan persaksian Allah itu dengan ucapan, tindakan, dan penetapanNya. Adapun (persaksi-an) ucapanNya, maka dengan segala berita yang diwahyukan ke-pada makhlukNya yang paling jujur yang menguatkan risalahNya. Sedangkan (persaksian) tindakanNya, maka dengan cara Allah telah mendukung RasulNya dan menolongnya dengan pertolongan yang di luar jangkauan kemampuannya dan kemampuan para sahabat serta para pengikutnya. Ini adalah persaksianNya melalui tindakan dan dukungan. Sedangkan penetapanNya, maka (perwujudannya adalah bahwa) Rasulullah telah memberitahukan tentang dirinya bahwa ia seorang rasul (Allah), dan memerintahkan orang-orang untuk mengikutinya. Barangsiapa yang mengikutinya, maka akan meraih kemuliaan dan keridhaanNya. Barangsiapa yang tidak meng-ikutinya, maka dia mendapatkan neraka dan murka. Harta dan nyawanya halal. Dan Allah menetapkannya atas hal tersebut. Se-andainya, beliau berbicara macam-macam, niscaya beliau akan segera dikenakan hukuman. \n\ufd3e \u0648\u064e\u0645\u064e\u0646\u06e1  \u0639\u0650\u0646\u062f\u064e\u0647\u064f\u06e5  \u0639\u0650\u0644\u06e1\u0645\u064f  \u0671\u0644\u06e1\u0643\u0650\u062a\u064e\u0670\u0628\u0650 \ufd3f \"Dan antara orang yang mempunyai ilmu al- Kitab,\" ini mencakup semua ulama ahli kitab dari dua golongannya (Yahudi dan Nasrani). Karena mereka bersaksi atas (kebenaran) Rasulullah. Barangsiapa yang beriman dan mengikuti kebenaran, niscaya akan menyampaikan kesaksian yang menjadi kewajibannya. Sedangkan orang yang menyembunyikannya, maka pemberitahuan Allah tentang dirinya, bahwa dia mempunyai persaksian adalah lebih gamblang daripada pernyataannya (dari dirinya sendiri). Se-andainya dia tidak memiliki kesaksian, maka kesaksiannya akan tertolak dengan petunjuk bukti. Karena itu, sikap diamnya menun-jukkan bahwa dia mempunyai kesaksian yang disembunyikan. Allah memerintahkan beliau untuk meminta persaksian ahli kitab, sebab mereka orang-orang yang berkompeten dalam masalah ini. Dan setiap perkara, maka hanya para ahlinyalah yang dimintai keterangan dan orang-orang yang lebih tahu daripada orang lain tentang itu. Berbeda dengan orang yang tidak tahu sama sekali tentangnya, misalnya bangsa yang buta huruf, dari kalangan kaum musyrikin Arab dan lainnya, maka tidak ada manfaatnya untuk memintai keterangan dari mereka. Karena mereka tidak mengetahui dan tidak mengerti. Wallahu a'lam. "},{"id":2404,"sura":13,"from_aya":0,"to_aya":0,"type":"\u062e\u0627\u062a\u0645\u0629 \u0627\u0644\u0633\u0648\u0631\u0629","text":"Sudah tuntas tafsir Surat ar-Ra'd. Walhamdulillahi Rabbil 'Alamin. "}]}