{"result":[{"id":2584,"sura":16,"from_aya":0,"to_aya":0,"type":"\u0627\u0633\u0645 \u0627\u0644\u0633\u0648\u0631\u0629","text":"TAFSIR SURAT AN-NAHL\n( Lebah )"},{"id":2585,"sura":16,"from_aya":0,"to_aya":0,"type":"\u0645\u0643\u0627\u0646 \u0646\u0632\u0648\u0644 \u0627\u0644\u0633\u0648\u0631\u0629","text":"Makkiyah"},{"id":2586,"sura":16,"from_aya":0,"to_aya":0,"type":"\u0627\u0644\u0628\u0633\u0645\u0644\u0629","text":"\"Dengan Menyebut Nama Allah Yang Maha Pengasih            Lagi Maha Penyayang\""},{"id":2587,"sura":16,"from_aya":1,"to_aya":2,"type":"\u0627\u0644\u0645\u0642\u0637\u0639","text":"\"Telah pasti datangnya ketetapan Allah, maka janganlah kamu meminta-minta agar disegerakan (datang)nya. Mahasuci Allah dan Mahatinggi dari apa yang mereka persekutukan. Dia menurunkan para malaikat dengan (membawa) wahyu dengan perintahNya kepada siapa yang Dia kehendaki dari hamba-hamba-Nya, yaitu, 'Peringatkanlah olehmu sekalian, bahwasanya tidak ada tuhan (yang berhak disembah) melainkan Aku, maka hendak-lah kamu bertakwa kepadaKu'.\" (An-Nahl: 1-2)."},{"id":2588,"sura":16,"from_aya":1,"to_aya":1,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(1) Allah \u062a\u0639\u0627\u0644\u0649 berfirman dalam rangka mendekatkan (waktu) kedatangan ketetapanNya yang telah Dia janjikan dan memastikan kejadiannya, \ufd3e \u0623\u064e\u062a\u064e\u0649\u0670\u0653  \u0623\u064e\u0645\u06e1\u0631\u064f  \u0671\u0644\u0644\u0651\u064e\u0647\u0650  \u0641\u064e\u0644\u064e\u0627  \u062a\u064e\u0633\u06e1\u062a\u064e\u0639\u06e1\u062c\u0650\u0644\u064f\u0648\u0647\u064f\u06da \ufd3f  \"Telah pasti datangnya ketetapan Allah, maka janganlah kamu meminta-minta agar disegerakan (datang)nya,\" sesungguhnya ia akan tiba. Dan setiap sesuatu yang pasti datang, berarti dekat. \n\ufd3e \u0633\u064f\u0628\u06e1\u062d\u064e\u0670\u0646\u064e\u0647\u064f\u06e5  \u0648\u064e\u062a\u064e\u0639\u064e\u0670\u0644\u064e\u0649\u0670  \u0639\u064e\u0645\u0651\u064e\u0627  \u064a\u064f\u0634\u06e1\u0631\u0650\u0643\u064f\u0648\u0646\u064e   \ufd3f \"Mahasuci Allah dan Mahatinggi dari apa yang mereka persekutukan,\" yang berbentuk penisbatan sekutu, anak, istri, padanan, dan lain sebagainya, yang dilekatkan oleh kaum musyrikin kepada Allah, yang tidak pantas dengan keagungan Allah dan menafikan kesempurnaanNya. "},{"id":2589,"sura":16,"from_aya":2,"to_aya":2,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(2) Sesudah Allah menyucikan diriNya dari sifat-sifat yang disandangkan oleh para musuhNya bagiNya, maka Allah menye-butkan wahyu yang Dia turunkan kepada para nabiNya, yang mesti diikuti dalam aspek penyebutan sifat-sifat kesempurnaan yang dinisbatkan kepada Allah. Allah berfirman, \ufd3e \u064a\u064f\u0646\u064e\u0632\u0651\u0650\u0644\u064f  \u0671\u0644\u06e1\u0645\u064e\u0644\u064e\u0670\u0653\u0626\u0650\u0643\u064e\u0629\u064e   \u0628\u0650\u0671\u0644\u0631\u0651\u064f\u0648\u062d\u0650  \u0645\u0650\u0646\u06e1  \u0623\u064e\u0645\u06e1\u0631\u0650\u0647\u0650\u06e6  \ufd3f \"Dia menurunkan para malaikat dengan (membawa) wahyu dengan pe-rintahNya\" yaitu dengan wahyu yang menjadi sumber kehidupan jiwa-jiwa manusia, \ufd3e \u0639\u064e\u0644\u064e\u0649\u0670  \u0645\u064e\u0646  \u064a\u064e\u0634\u064e\u0627\u0653\u0621\u064f    \u0645\u0650\u0646\u06e1  \u0639\u0650\u0628\u064e\u0627\u062f\u0650\u0647\u0650\u06e6\u0653   \ufd3f \"kepada siapa yang Dia kehendaki dari hamba-hambaNya,\" yaitu insan-insan yang Allah ketahui layak mengemban risalahNya. \nDan substansi dakwah dan protes para rasul secara keseluruh-an tertuang pada FirmanNya, \ufd3e \u0623\u064e\u0646\u06e1  \u0623\u064e\u0646\u0630\u0650\u0631\u064f\u0648\u0653\u0627\u0652  \u0623\u064e\u0646\u0651\u064e\u0647\u064f\u06e5  \u0644\u064e\u0627\u0653   \u0625\u0650\u0644\u064e\u0670\u0647\u064e   \u0625\u0650\u0644\u0651\u064e\u0627\u0653       \u0623\u064e\u0646\u064e\u0627\u06e0  \ufd3f \"Peringatkanlah olehmu sekalian, bahwasanya tidak ada tuhan (yang berhak disembah) melainkan Aku,\" yaitu bertumpu pada ma'rifatullah (pengenalan Allah) \u062a\u0639\u0627\u0644\u0649, pengesaanNya dalam sifat-sifat keagungan yang meru-pakan sifat-sifat uluhiyah (ketuhanan), dan peribadahan kepadaNya semata tidak ada sekutu bagiNya. Inilah alasan mengapa Allah menurunkan kitab-kitabNya, mengutus para rasul dan menggaris-kan (aturan-aturan) seluruh syariat yang menyeru dan mengarah-kan kepadanya, melawan pihak-pihak yang memerangi dan melan-carkan perlawanan terhadapnya.  9"},{"id":2590,"sura":16,"from_aya":0,"to_aya":0,"type":"\u062a\u0645\u0647\u064a\u062f \u0644\u0644\u0645\u0642\u0637\u0639","text":"Berikutnya, Allah menerangkan bukti-bukti yang menguatkan hal itu. Allah berfirman, "},{"id":2591,"sura":16,"from_aya":3,"to_aya":9,"type":"\u0627\u0644\u0645\u0642\u0637\u0639","text":"\"Dia menciptakan langit dan bumi dengan haq. Mahatinggi Allah daripada sesuatu yang mereka persekutukan. Dia telah men-ciptakan manusia dari mani, tiba-tiba ia menjadi pembantah yang nyata. Dan Dia telah menciptakan binatang ternak untuk kamu; padanya ada (bulu) yang menghangatkan dan berbagai manfaat, dan sebagiannya kamu makan. Dan kamu memperoleh pandangan yang indah padanya, ketika kamu membawanya kembali ke kan-dang dan ketika kamu melepaskannya ke tempat penggembalaan. Dan ia memikul beban-bebanmu ke suatu negeri yang kamu tidak sanggup sampai kepadanya, melainkan dengan kesukaran-kesukar-an (yang memayahkan) diri. Sesungguhnya Rabbmu benar-benar Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Dan (Dia telah mencipta-kan) kuda, bagal, dan keledai, agar kamu menungganginya dan (menjadikannya) perhiasan. Dan Allah menciptakan sesuatu yang kamu tidak ketahui. Dan hak bagi Allah (menerangkan) jalan yang lurus, dan di antara jalan-jalan ada yang bengkok. Dan jikalau Dia menghendaki, tentulah Dia memberi petunjuk kamu semuanya (ke-pada jalan yang benar).\" (An-Nahl: 3-9)."},{"id":2592,"sura":16,"from_aya":0,"to_aya":0,"type":"\u062a\u0645\u0647\u064a\u062f \u0644\u0644\u0622\u064a\u0627\u062a","text":"Surat ini dinamakan juga dengan nama surat an-Ni'am (nikmat-nikmat). Karena Allah menyebutkan inti-inti kenikmatan dan pon-dasi-pondasinya di bagian awalnya. Sementara di penghujung surat, Dia (memerinci) pelengkap dan penyempurna kenikmatan itu."},{"id":2593,"sura":16,"from_aya":3,"to_aya":3,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(3) Allah memberitahukan bahwasanya, \ufd3e \u062e\u064e\u0644\u064e\u0642\u064e  \u0671\u0644\u0633\u0651\u064e\u0645\u064e\u0670\u0648\u064e\u0670\u062a\u0650   \u0648\u064e\u0671\u0644\u06e1\u0623\u064e\u0631\u06e1\u0636\u064e  \u0628\u0650\u0671\u0644\u06e1\u062d\u064e\u0642\u0651\u0650\u06da \ufd3f  \"Dia menciptakan langit dan bumi dengan haq,\" supaya hamba-hambaNya menjadikan keduanya sebagai bukti keagungan Sang Pencipta keduanya, dan sifat-sifat kesempurnaan milikNya, serta agar mereka mengetahui bahwa Dia menciptakan keduanya untuk tempat kediaman bagi hamba-hambaNya yang menyembahNya berdasarkan sesuatu yang Allah titahkan kepada mereka, berupa aturan-aturan syariat yang Allah turunkan melalui keterangan para RasulNya. Untuk itu, Dia menyucikan diriNya dari bentuk syirik kaum yang musyrikin yang menyekutukan (sesuatu) denganNya. Allah berfirman, \ufd3e \u062a\u064e\u0639\u064e\u0670\u0644\u064e\u0649\u0670  \u0639\u064e\u0645\u0651\u064e\u0627  \u064a\u064f\u0634\u06e1\u0631\u0650\u0643\u064f\u0648\u0646\u064e \ufd3f \"Mahatinggi Allah daripada se-suatu yang mereka persekutukan,\" maksudnya Allah berlepas diri dan Mahaagung dari kesyirikan mereka. Sesungguhnya Dia adalah tuhan yang sebenarnya. Tidak seyogyanya peribadahan, mahabbah (rasa kecintaan), dan ketundukan diperuntukkan melainkan kepada-Nya \u062a\u0639\u0627\u0644\u0649. "},{"id":2594,"sura":16,"from_aya":4,"to_aya":4,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(4) Usai membicarakan penciptaan langit (dan bumi), Allah menyebutkan penciptaan segenap makhluk yang menghuni kedua-nya. Dia mengawalinya dengan ciptaan yang termulia, yaitu ma-nusia. Allah berfirman, \ufd3e \u062e\u064e\u0644\u064e\u0642\u064e   \u0671\u0644\u06e1\u0625\u0650\u0646\u0633\u064e\u0670\u0646\u064e  \u0645\u0650\u0646  \u0646\u0651\u064f\u0637\u06e1\u0641\u064e\u0629\u0656  \ufd3f \"Dia telah menciptakan manusia dari mani,\" Allah senantiasa mengatur, menumbuhkan dan mengembangkan (nuthfah tersebut) sampai menjadi manusia yang sempurna, lengkap anggota-anggota tubuh luar ataupun dalam-nya. Dia telah memolesnya dengan beragam karunia yang melimpah. Sampai manakala ia telah menjelma manusia dewasa, maka ia mem-banggakan diri dan terpesona dengan dirinya. \ufd3e \u0641\u064e\u0625\u0650\u0630\u064e\u0627  \u0647\u064f\u0648\u064e   \u062e\u064e\u0635\u0650\u064a\u0645\u065e  \u0645\u0651\u064f\u0628\u0650\u064a\u0646\u065e \ufd3f   \"Tiba-tiba ia menjadi pembantah yang nyata.\" Maksud ayat ini bisa meng-arah kepada pengertian, yaitu tiba-tiba ia memusuhi Rabbnya, mengingkariNya, menyanggah para RasulNya dan mendustakan ayat-ayatNya serta melupakan penciptaan dirinya pertama kali serta curahan kenikmatan Allah padanya. Ia justru memanfaatkan-nya untuk bermaksiat kepadaNya. \nAyat tersebut juga mengandung pengertian makna, bahwasa-nya Allah menciptakan seorang manusia dari cairan mani. Selanjut-nya, Dia senantiasa mentransfernya dari satu fase menuju fase be-rikutnya sampai terbentuk manusia yang berakal lagi dapat berbicara, mempunyai akal dan pemikiran, yang bisa menentang dan mem-bantah. Maka hendaknya seorang hamba bersyukur kepada Rabb-nya yang telah mengantarkannya menuju kondisi demikian ini, yang sedikit pun dia tidak mempunyai kemampuan melakukan-nya sendiri. "},{"id":2595,"sura":16,"from_aya":5,"to_aya":5,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(5) \ufd3e \u0648\u064e\u0671\u0644\u06e1\u0623\u064e\u0646\u06e1\u0639\u064e\u0670\u0645\u064e   \u062e\u064e\u0644\u064e\u0642\u064e\u0647\u064e\u0627\u06d6       \u0644\u064e\u0643\u064f\u0645\u06e1  \ufd3f \"Dan Dia telah menciptakan binatang ternak untuk kamu,\" maksudnya bagi kalian dan untuk kemanfaatan dan kebaikan kalian. Di antara bentuk kegunaannya yang penting, \ufd3e \u0644\u064e\u0643\u064f\u0645\u06e1     \u0641\u0650\u064a\u0647\u064e\u0627  \u062f\u0650\u0641\u06e1\u0621\u065e \ufd3f   \"padanya ada (bulu) yang menghangatkan,\" kalian mem-buat pakaian-pakaian, permadani dan rumah yang (bahan-bahan-nya) berasal dari bulu-bulu domba, kapas, rambut dan kulit-kulit-nya \ufd3e \u0648 \u064e \ufd3f   \"dan\" bagi kalian \ufd3e \u0645\u064e\u0646\u064e\u0670\u0641\u0650\u0639\u064e  \ufd3f \"berbagai jenis manfaat\" yang lain-nya \ufd3e \u0648\u064e\u0645\u0650\u0646\u06e1\u0647\u064e\u0627  \u062a\u064e\u0623\u06e1\u0643\u064f\u0644\u064f\u0648\u0646\u064e \ufd3f  \"dan sebagiannya kamu makan.\""},{"id":2596,"sura":16,"from_aya":6,"to_aya":6,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(6) \ufd3e \u0648\u064e\u0644\u064e\u0643\u064f\u0645\u06e1  \u0641\u0650\u064a\u0647\u064e\u0627  \u062c\u064e\u0645\u064e\u0627\u0644\u064c  \u062d\u0650\u064a\u0646\u064e  \u062a\u064f\u0631\u0650\u064a\u062d\u064f\u0648\u0646\u064e  \u0648\u064e\u062d\u0650\u064a\u0646\u064e  \u062a\u064e\u0633\u06e1\u0631\u064e\u062d\u064f\u0648\u0646\u064e  \ufd3f \"Dan kamu memperoleh pandangan yang indah padanya, ketika kamu membawanya kembali ke kandang dan ketika kamu melepaskannya ke tempat penggembalaan\", maksudnya pada waktu sore hari, saat istirahat dan diamnya serta waktu aktifitas dan berkeliarannya di tempat gembalaan. Lantaran pandangan yang indah itu tidak dirasakan oleh binatang tersebut sedikit pun. Kalianlah pihak yang memperindah diri dengannya sebagaimana kalian menghiasi diri dengan aneka pakaian, keber-adaan anak-anak dan harta kekayaan dan kalian terpesona dengan-nya.[14]"},{"id":2597,"sura":16,"from_aya":7,"to_aya":7,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(7) \ufd3e \u0648\u064e\u062a\u064e\u062d\u06e1\u0645\u0650\u0644\u064f  \u0623\u064e\u062b\u06e1\u0642\u064e\u0627\u0644\u064e\u0643\u064f\u0645\u06e1  \ufd3f \"Dan ia memikul beban-bebanmu,\" yaitu beban-beban yang berat, bahkan (juga) membawa kalian, \ufd3e \u0625\u0650\u0644\u064e\u0649\u0670  \u0628\u064e\u0644\u064e\u062f\u0656  \u0644\u0651\u064e\u0645\u06e1  \u062a\u064e\u0643\u064f\u0648\u0646\u064f\u0648\u0627\u0652  \u0628\u064e\u0670\u0644\u0650\u063a\u0650\u064a\u0647\u0650  \u0625\u0650\u0644\u0651\u064e\u0627  \u0628\u0650\u0634\u0650\u0642\u0651\u0650     \u0671\u0644\u06e1\u0623\u064e\u0646\u0641\u064f\u0633\u0650\u06da \ufd3f     \"ke suatu negeri yang kamu tidak sanggup sampai kepadanya, melainkan dengan kesukaran-kesukaran (yang memayahkan) diri,\" akan tetapi Allah menundukkan binatang-binatang tersebut bagi kalian. Di antaranya, terdapat binatang yang kalian tunggangi (sebagai kendaraan), dan ada pula yang kalian beri beban dengan barang-barang berat yang kalian inginkan, menuju negeri-negeri yang jauh dan wilayah-wilayah yang luas. \n\ufd3e \u0625\u0650\u0646\u0651\u064e     \u0631\u064e\u0628\u0651\u064e\u0643\u064f\u0645\u06e1  \u0644\u064e\u0631\u064e\u0621\u064f\u0648\u0641\u065e  \u0631\u0651\u064e\u062d\u0650\u064a\u0645\u065e \ufd3f   \"Sesungguhnya Rabbmu benar-benar Maha Pengasih lagi Maha Penyayang,\" lantaran menundukkan (fasilitas) bagi kalian yang memang sangat kalian perlukan dan butuhkan. BagiNya sanjungan, sesuai dengan keagungan WajahNya dan be-sarnya kekuasaanNya serta atas luasnya kemurahan dan kebaikan-Nya. "},{"id":2598,"sura":16,"from_aya":8,"to_aya":8,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(8) \ufd3e \u0648\u064e\u0671\u0644\u06e1\u062e\u064e\u064a\u06e1\u0644\u064e  \u0648\u064e\u0671\u0644\u06e1\u0628\u0650\u063a\u064e\u0627\u0644\u064e   \u0648\u064e\u0671\u0644\u06e1\u062d\u064e\u0645\u0650\u064a\u0631\u064e  \ufd3f \"Dan (Dia telah menciptakan) kuda, bagal, dan keledai,\" Kami menundukkannya bagi kalian \ufd3e \u0644\u0650\u062a\u064e\u0631\u06e1\u0643\u064e\u0628\u064f\u0648\u0647\u064e\u0627  \u0648\u064e\u0632\u0650\u064a\u0646\u064e\u0629\u0657\u06da \ufd3f   \"agar kamu menungganginya dan (menjadikannya) perhiasan,\" maksudnya suatu waktu, kalian menggunakannya untuk keperluan tunggangan, kadang-kadang memfungsikannya untuk keindahan dan perhiasan. Manfaat konsumsi tidak disebutkan (oleh Allah) karena bagal (per-anakan kuda dan keledai) dan keledai haram dikonsumsi. Sedang-kan kuda, pada umumnya tidak dimanfaatkan untuk di konsumsi. Bahkan muncul larangan penyembelihannya untuk tujuan konsumsi, karena dikhawatirkan akan menyebabkan kelangkaannya. Dan bila bukan karena (alasan ini), maka sebetulnya terdapat riwayat dalam ash-Shahihain, bahwasanya Nabi mengizinkan (mengonsumsi) daging-daging kuda (sebagai dispensasi).[15] \n\ufd3e \u0648\u064e\u064a\u064e\u062e\u06e1\u0644\u064f\u0642\u064f  \u0645\u064e\u0627  \u0644\u064e\u0627  \u062a\u064e\u0639\u06e1\u0644\u064e\u0645\u064f\u0648\u0646\u064e \ufd3f   \"Dan Dia menciptakan apa yang kamu tidak ke-tahui,\" yang muncul setelah al-Qur`an turun, berupa jenis-jenis alat transportasi yang dikendarai manusia di daratan, lautan, dan udara, dan mereka mempergunakannya untuk kepentingan-kepentingan dan kemaslahatan mereka. Sesungguhnya, jenis-jenis alat transportasi itu belum disebutkan oleh Allah satu-persatu. Sebab, Allah hanya mengungkapkan dalam KitabNya hal-hal yang diketahui oleh para hambaNya atau mereka mengerti obyek yang serupa dengannya. Tentang obyek yang tidak ada padanannya, maka bila disampaikan, niscaya mereka tidak mengenalnya dan tidak memahami maksud yang terkandung di dalamnya. Maka, Allah menyebutkan satu kaidah dasar yang menyeluruh, sehingga tercakup di dalamnya segala yang mereka ketahui dan yang tidak mereka ketahui. Seba-gaimana Allah menyebutkan kenikmatan di surga. Dia menyebutkan \u2013dari surga\u2013 hal-hal yang kita ketahui dan dapat menyaksikan obyek yang serupa dengannya, seperti pohon kurma, anggur dan delima. Dan Dia menyebutkan secara global obyek-obyek yang kita tidak mengenal padanannya. Hal ini tertuang pada Firman Allah, \n\ufd3e \u0641\u0650\u064a\u0647\u0650\u0645\u064e\u0627  \u0645\u0650\u0646  \u0643\u064f\u0644\u0651\u0650 \u0641\u064e\u0670\u0643\u0650\u0647\u064e\u0629\u0656           \u0632\u064e\u0648\u06e1\u062c\u064e\u0627\u0646\u0650  52  \ufd3f\n\"Di dalam kedua surga itu terdapat segala macam buah-buahan yang berpasang-pasangan.\" (Ar-Rahman: 52). \nBegitu pula di sini, Allah memerinci aneka tunggangan yang kita mengenalnya, seperti kuda, bagal, keledai dan unta serta kapal laut. Dan Dia menyebutkan (alat transportasi lain) secara global dalam FirmanNya, \ufd3e \u0648\u064e\u064a\u064e\u062e\u06e1\u0644\u064f\u0642\u064f  \u0645\u064e\u0627  \u0644\u064e\u0627  \u062a\u064e\u0639\u06e1\u0644\u064e\u0645\u064f\u0648\u0646\u064e \ufd3f   \"Dan Dia menciptakan sesuatu yang kamu tidak ketahui.\" "},{"id":2599,"sura":16,"from_aya":9,"to_aya":9,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(9) Setelah Allah menceritakan jalan hissi (inderawi) dan Dia telah menciptakan \u2013bagi para hambaNya\u2013 sarana untuk menempuh-nya, berupa binatang unta dan hewan tunggangan lainnya, maka Dia menyebutkan jalan maknawi (abstrak), yang akan mengantar-kan kepadaNya, \ufd3e \u0648\u064e\u0639\u064e\u0644\u064e\u0649  \u0671\u0644\u0644\u0651\u064e\u0647\u0650  \u0642\u064e\u0635\u06e1\u062f\u064f  \u0671\u0644\u0633\u0651\u064e\u0628\u0650\u064a\u0644\u0650  \ufd3f \"Dan hak bagi Allah (menerangkan) jalan yang lurus,\" yaitu jalan yang lurus, yang merupakan lintasan paling pintas dan pendek, menuju kepada Allah dan ke tempat kemuliaanNya. Tentang jalan yang menyimpang dari akidah dan amalannya, maka itu adalah setiap jalan yang bertentangan dengan jalan yang lurus. Jalan ini memutuskan akses menuju kepada Allah, menyeret ke tempat kebinasaan. Orang-orang yang telah meraih hidayah, menelusuri jalan yang lurus dengan izin Rabb mereka, sementara orang-orang yang sesat mengalami salah jalan darinya dan berjalan di atas jalan-jalan yang menyimpang. \n\ufd3e \u0648\u064e\u0644\u064e\u0648\u06e1     \u0634\u064e\u0627\u0653\u0621\u064e  \u0644\u064e\u0647\u064e\u062f\u064e\u0649\u0670\u0643\u064f\u0645\u06e1   \u0623\u064e\u062c\u06e1\u0645\u064e\u0639\u0650\u064a\u0646\u064e \ufd3f   \"Dan jikalau Dia menghendaki, tentulah Dia memberi petunjunk kamu semuanya (kepada jalan yang benar),\" akan tetapi, Dia hanya memberikan hidayah bagi sebagian manusia, sebagai bentuk pemuliaan dan pengutamaan (dariNya), dan tidak mencurahkan hidayah kepada sebagian lain lantaran terkandung unsur hikmah dan keadilan dariNya."},{"id":2600,"sura":16,"from_aya":10,"to_aya":11,"type":"\u0627\u0644\u0645\u0642\u0637\u0639","text":"\"Dia-lah yang telah menurunkan air hujan dari langit untuk kamu, sebagiannya menjadi minuman dan sebagiannya menyubur-kan tumbuh-tumbuhan, yang pada (tempat tumbuhnya) kamu menggembalakan ternakmu. Dia menumbuhkan bagi kamu dengan air hujan itu tanam-tanaman; zaitun, kurma, anggur, dan segala macam buah-buahan. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar ada tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang memikirkan.\" (An-Nahl: 10-11)."},{"id":2601,"sura":16,"from_aya":10,"to_aya":11,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(10-11) (Kalian memikirkan) dengan itu, tentang sempurna-nya kekuasaan Allah yang telah menurunkan air ini dari awan yang tipis lagi lembut, dan (tentang sempurnanya) rahmatNya. Buktinya, Allah menjadikannya air yang tercurah banyak, mereka minum darinya, dan binatang-binatang ternak mereka pun minum darinya. Mereka mengairi tanah-tanah pertanian mereka dengan sebagian-nya. Sehingga keluarlah buah-buahan yang banyak dan kenikmatan-kenikmatan yang melimpah."},{"id":2602,"sura":16,"from_aya":12,"to_aya":12,"type":"\u0627\u0644\u0645\u0642\u0637\u0639","text":"\"Dan Dia menundukkan malam dan siang, matahari dan bulan untukmu. Dan bintang-bintang itu ditundukkan (untukmu) dengan perintahNya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar ada tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang mema-hami(nya).\" (An-Nahl: 12)."},{"id":2603,"sura":16,"from_aya":12,"to_aya":12,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(12) Maksudnya, Dia menundukkan hal-hal tersebut bagi kalian, semata-mata untuk berbagai macam kepentingan dan jenis-jenis kemaslahatan kalian, yang kalian tidak mungkin mengesam-pingkannya sama sekali. Di malam hari, kalian berada dalam ke-tenangan, tidur dan beristirahat. Di siang hari, kalian bertebaran untuk mengais mata pencaharian dan kebaikan agama dan duniawi. Dan dengan keberadaan matahari dan bulan, (kalian menikmati) pancaran cahaya dan sinar, kehangatan di pagi hari, (dapat mela-kukan) reboisasi pada pohon-pohon, tanaman-tanaman dan tumbuh-tumbuhan, mengeringkan benda-benda yang basah, menghilangkan kelembaban yang membahayakan tanah dan tubuh dan lain seba-gainya, yang merupakan bagian dari kebutuhan-kebutuhan primer dan sekunder, yang tergantung sekali dengan eksistensi matahari dan bulan. \nPada matahari, bulan dan bintang-bintang terdapat unsur keindahan bagi langit, petunjuk arah dalam kegelapan di daratan maupun lautan, mengetahui waktu dan perhitungan masa, yang mana kandungan petunjuk dan tanda-tandanya sangat beragam. Untuk itu, Allah menyatukannya dalam FirmanNya, \ufd3e \u0625\u0650\u0646\u0651\u064e  \u0641\u0650\u064a  \u0630\u064e\u0670\u0644\u0650\u0643\u064e  \u0644\u064e\u0623\u0653\u064a\u064e\u0670\u062a\u0656  \u0644\u0651\u0650\u0642\u064e\u0648\u06e1\u0645\u0656  \u064a\u064e\u0639\u06e1\u0642\u0650\u0644\u064f\u0648\u0646\u064e   \ufd3f \"Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar ada tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang memahami(nya),\" yaitu bagi mereka yang mempunyai akal-akal yang mereka manfaatkan untuk merenungi dan memikirkan segala sesuatu yang telah disiap-kan untuknya, dia bisa memikirkan segala sesuatu yang dilihat dan didengarnya. Bukan seperti pandangan kaum yang lalai yang porsi analisanya adalah sebagaimana analisa hewan yang tidak berakal."},{"id":2604,"sura":16,"from_aya":13,"to_aya":13,"type":"\u0627\u0644\u0645\u0642\u0637\u0639","text":"\"Dan Dia (menundukkan pula) sesuatu yang Dia ciptakan un-tuk kamu di bumi ini dengan berlain-lainan macamnya. Sesungguh-nya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kekuasa-an Allah) bagi kaum yang mengambil pelajaran.\" (An-Nahl: 13)."},{"id":2605,"sura":16,"from_aya":13,"to_aya":13,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(13) Maksudnya, pada benda-benda yang Allah ciptakan dan tebar bagi para hambaNya, berupa semua wujud yang berada di permukaan bumi, seperti binatang-binatang, pepohonan, tanam-tanaman dan lain sebagainya, yang berbeda-beda warnanya dan bervariasi kegunaannya terdapat bukti kesempurnaan kekuasaan Allah dan meratanya curahan kebaikan dan luasnya kebajikannya, dan bahwa Dia-lah Dzat yang tidak sepatutnya ibadah (dikerjakan) kecuali bagiNya semata, tiada sekutu bagiNya. \n\ufd3e \u0644\u0651\u0650\u0642\u064e\u0648\u06e1\u0645\u0656     \u064a\u064e\u0630\u0651\u064e\u0643\u0651\u064e\u0631\u064f\u0648\u0646\u064e \ufd3f   \"Bagi kaum yang mengambil pelajaran,\" yaitu yang membayangkan dalam ingatan mereka hal-hal yang bermanfaat bagi mereka, berupa ilmu yang berguna dan merenungkan obyek-obyek yang Allah mengajak mereka untuk merenunginya. Dengan itu, mereka memikirkan hal-hal yang menjadi bukti tentang Allah."},{"id":2606,"sura":16,"from_aya":14,"to_aya":14,"type":"\u0627\u0644\u0645\u0642\u0637\u0639","text":"\"Dan Dia-lah, Allah yang menundukkan lautan (untukmu), agar kamu dapat memakan darinya daging yang segar (ikan), dan kamu mengeluarkan dari lautan itu perhiasan yang kamu pakai; dan kamu melihat bahtera berlayar padanya, dan supaya kamu men-cari (keuntungan) dari karuniaNya, dan supaya kamu bersyukur.\" (An-Nahl: 14)."},{"id":2607,"sura":16,"from_aya":14,"to_aya":14,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(14) Maknanya, [\u0648\u064e] \"Dan\" Dia-lah Dzat yang sendiri, tidak ada sekutu bagiNya \ufd3e \u0671\u0644\u0651\u064e\u0630\u0650\u064a   \u0633\u064e\u062e\u0651\u064e\u0631\u064e  \u0671\u0644\u06e1\u0628\u064e\u062d\u06e1\u0631\u064e  \ufd3f \"yang menundukkan lautan (untuk-mu),\" dan menyediakannya demi kemanfaatan-kemanfaatan kalian yang variatif, \ufd3e \u0644\u0650\u062a\u064e\u0623\u06e1\u0643\u064f\u0644\u064f\u0648\u0627\u0652  \u0645\u0650\u0646\u06e1\u0647\u064f  \u0644\u064e\u062d\u06e1\u0645\u0657\u0627  \u0637\u064e\u0631\u0650\u064a\u0651\u0657\u0627  \ufd3f \"agar kamu dapat memakan dari-nya daging yang segar (ikan),\" yaitu ikan-ikan dan binatang air yang kalian buru, \ufd3e \u0648\u064e\u062a\u064e\u0633\u06e1\u062a\u064e\u062e\u06e1\u0631\u0650\u062c\u064f\u0648\u0627\u0652   \u0645\u0650\u0646\u06e1\u0647\u064f  \u062d\u0650\u0644\u06e1\u064a\u064e\u0629\u0657  \u062a\u064e\u0644\u06e1\u0628\u064e\u0633\u064f\u0648\u0646\u064e\u0647\u064e\u0627\u06d6 \ufd3f \"dan kamu mengeluarkan dari lautan itu perhiasan yang kamu pakai,\" sehingga menambah keindahan dan keelokan pada kalian atas pesona yang sudah melekat pada kalian. \n\ufd3e \u0648\u064e\u062a\u064e\u0631\u064e\u0649 \u0671\u0644\u06e1\u0641\u064f\u0644\u06e1\u0643\u064e \ufd3f   \"Dan kamu melihat bahtera,\" yaitu kapal-kapal dan perahu-perahu, \ufd3e \u0645\u064e\u0648\u064e\u0627\u062e\u0650\u0631\u064e  \u0641\u0650\u064a\u0647\u0650   \ufd3f  \"berlayar padanya,\" yaitu membelah lautan yang bergelombang lagi menakutkan, dengan moncong bagian depannya sehingga dapat berlalu di atasnya dari satu wi-layah ke tempat lain, membawa para penumpang, hasil-hasil rizki mereka, barang bawaan serta perniagaan mereka yang mereka jadi-kan sarana untuk mengais rizki-rizki dan kemurahan Allah atas mereka. \n\ufd3e \u0648\u064e\u0644\u064e\u0639\u064e\u0644\u0651\u064e\u0643\u064f\u0645\u06e1 \u062a\u064e\u0634\u06e1\u0643\u064f\u0631\u064f\u0648\u0646\u064e \ufd3f   \"Dan supaya kamu bersyukur,\" (kepada Dzat) yang telah memudahkan semua ini bagi kalian dan menyuguhkan-nya, dan menyanjung Allah atas karuniaNya atas kalian. Bagi Allah \u062a\u0639\u0627\u0644\u0649 segala pujian, syukur dan sanjungan. Pasalnya, Allah telah mem-berikan bagi hamba-hambaNya hal-hal yang menjadi kemaslahatan dan kepentingan mereka, melebihi apa yang mereka cari dan lebih tinggi daripada sesuatu yang mereka harapkan. Dia menganugerahi mereka segala yang mereka minta. Kita tidak dapat menghitung sanjungan atasNya, akan tetapi Dia adalah sebagaimana Dia menyan-jung diriNya. "},{"id":2608,"sura":16,"from_aya":15,"to_aya":16,"type":"\u0627\u0644\u0645\u0642\u0637\u0639","text":"\"Dan Dia menancapkan gunung-gunung di bumi supaya bumi itu tidak goncang bersama kamu, (dan Dia menciptakan) sungai-sungai dan jalan-jalan agar kamu mendapat petunjuk. Dan (Dia menciptakan) tanda-tanda (penunjuk jalan). Dan dengan bintang-bintang itulah, mereka mendapat petunjuk.\" (An-Nahl: 15-16)."},{"id":2609,"sura":16,"from_aya":15,"to_aya":16,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(15-16) \ufd3e \u0648\u064e\u0623\u064e\u0644\u06e1\u0642\u064e\u0649\u0670  \ufd3f \"Dan Dia menancapkan,\" Allah \u062a\u0639\u0627\u0644\u0649 yang me-nancapkan untuk (kebaikan) para hambaNya,  \ufd3e \u0641\u0650\u064a  \u0671\u0644\u06e1\u0623\u064e\u0631\u06e1\u0636\u0650  \u0631\u064e\u0648\u064e\u0670\u0633\u0650\u064a\u064e  \ufd3f\"gu-nung-gunung di bumi,\" yaitu gunung-gunung yang besar, supaya bumi tidak bergerak-gerak dan tergoncang bersama manusia. Hingga mereka mampu bercocok tanam, membangun rumah dan berjalan di atas permukaannya. Di antara rahmat Allah \u062a\u0639\u0627\u0644\u0649, adalah Dia men-jadikan sungai-sungai yang digiring dari wilayah yang jauh menuju tanah yang membutuhkannya, sebagai minuman mereka dan bina-tang-binatang mereka serta (pengairan) tanaman-tanaman pertani-an mereka; sungai-sungai itu (ada yang berada di permukaan tanah dan (ada) sungai-sungai yang terpendam di dalamnya (artesis). Mereka mengeksplorasinya dengan menggalinya (terlebih dahulu) hingga menemukannya dengan bantuan penggerek-penggerek tim-ba dan alat-alat lainnya. Bukti rahmatNya yang lain, Allah mencipta-kan jalur-jalur di bumi, yaitu jalan-jalan yang menghubungkan ke perkampungan yang saling berjauhan, \ufd3e \u0644\u0651\u064e\u0639\u064e\u0644\u0651\u064e\u0643\u064f\u0645\u06e1  \u062a\u064e\u0647\u06e1\u062a\u064e\u062f\u064f\u0648\u0646\u064e \ufd3f   \"agar kamu mendapat petunjuk,\" jalan menuju ke arahnya. Sampai-sampai eng-kau akan menjumpai daratan yang bergandengan dengan gunung-gunung, yang membentuk barisan padanya, dan Allah telah mem-buatkan celah-celah dan lintasan-lintasan di tengah-tengahnya bagi para peniti jalan."},{"id":2610,"sura":16,"from_aya":17,"to_aya":23,"type":"\u0627\u0644\u0645\u0642\u0637\u0639","text":"\"Maka, apakah (Allah) yang menciptakan itu sama dengan yang tidak dapat menciptakan (apa-apa), maka mengapa kamu tidak mengambil pelajaran? Dan jika kamu menghitung-hitung nikmat Allah, niscaya kamu tak dapat menentukan jumlahnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Dan Allah mengetahui apa yang kamu rahasiakan dan apa yang kamu lahirkan. Dan berhala-berhala yang mereka seru selain Allah, tidak dapat membuat sesuatu apa pun, sedang berhala-berhala itu (sendiri) dibuat orang. (Berhala-berhala itu) benda mati, tidak hidup, dan berhala-berhala itu tidak mengetahui bilakah penyembah-penyembahnya akan dibangkitkan. Tuhanmu adalah Tuhan Yang Maha Esa. Maka orang-orang yang tidak ber-iman kepada Hari Akhirat, hati mereka mengingkari (keesaan Allah), sedangkan mereka sendiri adalah orang-orang yang sombong. Tidak diragukan lagi bahwa Allah mengetahui apa yang mereka rahasiakan dan apa yang mereka lahirkan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong.\" (An-Nahl: 17-23)."},{"id":2611,"sura":16,"from_aya":17,"to_aya":17,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(17) Setelah Allah \u062a\u0639\u0627\u0644\u0649 menyampaikan tentang makhluk-makhluk ciptaanNya yang besar dan kenikmatan-kenikmatan yang Allah limpahkan, maka Dia menyebutkan bahwa tidak ada satu pun makhluk yang menyerupaiNya, tiada padanan dan tandingan bagiNya. Dia berfirman, \ufd3e \u0623\u064e\u0641\u064e\u0645\u064e\u0646   \u064a\u064e\u062e\u06e1\u0644\u064f\u0642\u064f  \ufd3f \"Maka, apakah (Allah) yang men-ciptakan,\" seluruh makhluk ciptaan, dan Dia Mahakuasa melaksa-nakan apa yang dikehendakiNya, \ufd3e \u0643\u064e\u0645\u064e\u0646   \u0644\u0651\u064e\u0627  \u064a\u064e\u062e\u06e1\u0644\u064f\u0642\u064f\u06da \ufd3f  \"sama dengan yang tidak dapat menciptakan,\" apa pun, sedikit mau pun banyak. \ufd3e \u0623\u064e\u0641\u064e\u0644\u064e\u0627  \u062a\u064e\u0630\u064e\u0643\u0651\u064e\u0631\u064f\u0648\u0646\u064e  \ufd3f \"Maka mengapa kamu tidak mengambil pelajaran,\" sehingga kalian pun menyadari bahwa satu-satunya Dzat yang menciptakan itu adalah Dzat yang paling berhak menerima seluruh ibadah. Se-bagaimana halnya Allah Maha Esa dalam penciptaan dan pengatur-an, maka Dia juga Maha Esa dalam penyembahan, pengesaan, dan peribadahan. Seperti halnya, Dia tidak memiliki sekutu, saat men-ciptakan kalian dan orang lainnya, maka jangan sekali-kali kalian menjadikan tandingan-tandingan bagiNya dalam peribadahan kepadaNya. Bahkan, murnikanlah ibadah bagiNya semata. "},{"id":2612,"sura":16,"from_aya":18,"to_aya":18,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(18) \ufd3e \u0648\u064e\u0625\u0650\u0646   \u062a\u064e\u0639\u064f\u062f\u0651\u064f\u0648\u0627\u0652  \u0646\u0650\u0639\u06e1\u0645\u064e\u0629\u064e  \u0671\u0644\u0644\u0651\u064e\u0647\u0650  \ufd3f \"Dan jika kamu menghitung-hitung nikmat Allah,\" (menghitung) jumlahnya tanpa disertai rasa syukur \ufd3e \u0644\u064e\u0627  \u062a\u064f\u062d\u06e1\u0635\u064f\u0648\u0647\u064e\u0627\u0653\u06d7 \ufd3f \"niscaya kamu tidak dapat menentukan jumlahnya\" apalagi bila (ter-gerak) untuk mensyukurinya. Sungguh, nikmat-nikmatNya yang lahiriah dan batiniah bagi hamba-hambaNya adalah sebanyak jum-lah tarikan nafas dan detik-detik waktu dari segala macam kenik-matan, yang diketahui oleh mereka dan yang tidak mereka ketahui, dan keburukan-keburukan yang telah Allah singkirkan dari mereka, maka terlalu banyak bila akan diperhitungkan. \n\ufd3e \u0625\u0650\u0646\u0651\u064e           \u0671\u0644\u0644\u0651\u064e\u0647\u064e  \u0644\u064e\u063a\u064e\u0641\u064f\u0648\u0631\u065e   \u0631\u0651\u064e\u062d\u0650\u064a\u0645\u065e \ufd3f   \"Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Peng-ampun lagi Maha Penyayang\" Dia ridha dengan rasa syukur kalian yang sedikit, meskipun curahan nikmatNya sangat banyak. "},{"id":2613,"sura":16,"from_aya":19,"to_aya":20,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(19-20) Sebagaimana rahmatNya luas, kebaikanNya merata, dan ampunanNya menghampiri seluruh hambaNya, maka ilmu-Nya pun meliputi mereka semua. Dia mengetahui ungkapan yang mereka sembunyikan dan ucapan yang mereka nyatakan. Berbeda halnya dengan obyek yang disembah selain Allah, sesungguhnya mereka ini, \ufd3e \u0644\u064e\u0627  \u064a\u064e\u062e\u06e1\u0644\u064f\u0642\u064f\u0648\u0646\u064e  \u0634\u064e\u064a\u06e1\u0640\u0654\u0657\u0627  \ufd3f \"tidak dapat membuat sesuatu apa pun,\" sedikit ataupun banyak. \ufd3e \u0648\u064e\u0647\u064f\u0645\u06e1  \u064a\u064f\u062e\u06e1\u0644\u064e\u0642\u064f\u0648\u0646\u064e  \ufd3f \"Sedang berhala-berhala itu (sendiri) di-buat orang.\" Bagaimana mungkin mereka bisa membuat sesuatu, kalau masih membutuhkan Allah \u062a\u0639\u0627\u0644\u0649 untuk mengadakan wujud mereka? "},{"id":2614,"sura":16,"from_aya":21,"to_aya":22,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(21-22) Kendatipun demikian, tidak ada sifat kesempurnaan yang melekat pada mereka, tidak ilmu dan tidak pula sesuatu lain-nya. \ufd3e \u0623\u064e\u0645\u06e1\u0648\u064e\u0670\u062a\u064c  \u063a\u064e\u064a\u06e1\u0631\u064f   \u0623\u064e\u062d\u06e1\u064a\u064e\u0627\u0653\u0621\u0656\u06d6 \ufd3f  \"(Berhala-berhala itu) benda mati tidak hidup,\" tidak bisa mendengar, tidak mampu melihat dan tidak dapat memahami sedikit pun. Apakah makhluk semacam ini patut dijadikan sesem-bahan selain Rabb semesta alam? Kecelakaanlah bagi akal-akal kaum musyrikin, alangkah sesat dan rusaknya. Ia mengalami kesesatan pada masalah yang sangat nyata kepincangannya, ia menyamakan antara benda yang mempunyai kekurangan dari segala segi, tidak memiliki sifat-sifat kesempurnaan dan tidak memiliki (kemampuan) berbuat apa pun, dibandingkan dengan Yang Mahasempurna di-pandang dari segala aspek, yang mempunyai setiap sifat kesempur-naan. Dia memiliki kesempurnaan dan keagungan yang puncak pada sifat-sifat tersebut. Dia mempunyai ilmu yang meliputi segala sesuatu, kekuasaan yang merata, rahmat yang luas (yang melingkupi seluruh sisi alam semesta), pujian, kemuliaan, kesombongan dan keagungan yang tidak ada satu makhluk pun yang berkutik untuk meliputi pada sebagian sifat-sifatNya itu. Karena itu, Dia berfirman, \ufd3e \u0625\u0650\u0644\u064e\u0670\u0647\u064f\u0643\u064f\u0645\u06e1 \u0625\u0650\u0644\u064e\u0670\u0647\u065e     \u0648\u064e\u0670\u062d\u0650\u062f\u065e\u06da \ufd3f   \"Tuhanmu adalah Tuhan Yang Maha Esa,\" Dia-lah Allah, al-Ahad (Yang Mahasatu), al-Fard (Yang Mahatunggal) lagi tempat bergantung segala sesuatu, yang tidak beranak dan tiada diperanak-kan, dan tidak ada seorang pun yang setara denganNya. Orang-orang yang beriman dan mempunyai akal-akal sehat, kalbu-kalbu mereka memuliakan dan mengagungkan Allah, serta mencintai-Nya dengan kecintaan yang besar. Mereka mengarahkan bagiNya seluruh apa yang mereka bisa lakukan, berupa ibadah-ibadah bada-niyyah (fisik) dan maliyyah (dengan pengeluaran materi), amalan-amalan hati dan anggota tubuh lainnya, dan menyanjung Allah dengan nama-namaNya yang baik dan sifat-sifatNya yang suci. \n\ufd3e \u0641\u064e\u0671\u0644\u0651\u064e\u0630\u0650\u064a\u0646\u064e  \u0644\u064e\u0627  \u064a\u064f\u0624\u06e1\u0645\u0650\u0646\u064f\u0648\u0646\u064e  \u0628\u0650\u0671\u0644\u06e1\u0623\u0653\u062e\u0650\u0631\u064e\u0629\u0650  \u0642\u064f\u0644\u064f\u0648\u0628\u064f\u0647\u064f\u0645  \u0645\u0651\u064f\u0646\u0643\u0650\u0631\u064e\u0629\u065e  \ufd3f \"Maka orang-orang yang tidak ber-iman kepada Hari Akhirat, hati mereka mengingkari (keesaan Allah),\" untuk perkara yang besar ini, yang tidak diingkari kecuali oleh makhluk ciptaan yang paling parah kebodohan dan pertentangannya, yaitu mengenai tauhidullah (keesaan Allah). \ufd3e \u0648\u064e\u0647\u064f\u0645  \u0645\u0651\u064f\u0633\u06e1\u062a\u064e\u0643\u06e1\u0628\u0650\u0631\u064f\u0648\u0646\u064e   \ufd3f \"Sedangkan mereka sendiri adalah orang-orang yang sombong,\" untuk beribadah kepada-Nya."},{"id":2615,"sura":16,"from_aya":23,"to_aya":23,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(23) \ufd3e \u0644\u064e\u0627  \u062c\u064e\u0631\u064e\u0645\u064e  \ufd3f \"Tidak diragukan lagi,\" dengan seyakin-yakin-nya, pasti \ufd3e \u0623\u064e\u0646\u0651\u064e  \u0671\u0644\u0644\u0651\u064e\u0647\u064e  \u064a\u064e\u0639\u06e1\u0644\u064e\u0645\u064f  \u0645\u064e\u0627  \u064a\u064f\u0633\u0650\u0631\u0651\u064f\u0648\u0646\u064e  \u0648\u064e\u0645\u064e\u0627  \u064a\u064f\u0639\u06e1\u0644\u0650\u0646\u064f\u0648\u0646\u064e\u06da \ufd3f  \"bahwa Allah mengetahui apa yang mereka rahasiakan dan apa yang mereka lahirkan.,\" berupa amalan-amalan yang buruk. \ufd3e \u0625\u0650\u0646\u0651\u064e\u0647\u064f\u06e5      \u0644\u064e\u0627    \u064a\u064f\u062d\u0650\u0628\u0651\u064f  \u0671\u0644\u06e1\u0645\u064f\u0633\u06e1\u062a\u064e\u0643\u06e1\u0628\u0650\u0631\u0650\u064a\u0646\u064e  \ufd3f  \"Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong,\" bahkan Dia sangat membenci mereka dan akan memberi balasan kepada mereka dengan balasan yang serupa dengan tingkah-polah mereka. (Yaitu), \n\ufd3e \u0625\u0650\u0646\u0651\u064e   \u0671\u0644\u0651\u064e\u0630\u0650\u064a\u0646\u064e  \u064a\u064e\u0633\u06e1\u062a\u064e\u0643\u06e1\u0628\u0650\u0631\u064f\u0648\u0646\u064e  \u0639\u064e\u0646\u06e1  \u0639\u0650\u0628\u064e\u0627\u062f\u064e\u062a\u0650\u064a  \u0633\u064e\u064a\u064e\u062f\u06e1\u062e\u064f\u0644\u064f\u0648\u0646\u064e  \u062c\u064e\u0647\u064e\u0646\u0651\u064e\u0645\u064e    \u062f\u064e\u0627\u062e\u0650\u0631\u0650\u064a\u0646\u064e  60  \ufd3f\n\"Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari me-nyembahKu akan masuk Neraka Jahanam dalam keadaan hina dina.\" (Al-Mu`min: 60)."},{"id":2616,"sura":16,"from_aya":24,"to_aya":29,"type":"\u0627\u0644\u0645\u0642\u0637\u0639","text":"\"Dan apabila dikatakan terhadap mereka 'Apakah yang telah diturunkan Rabbmu?' Mereka menjawab, 'Dongeng-dongengan orang-orang dahulu.' (Ucapan mereka) menyebabkan mereka me-mikul dosa-dosanya dengan sepenuh-penuhnya pada Hari Kiamat, dan sebagian dosa-dosa orang yang mereka sesatkan yang tidak mengetahui sedikit pun (bahwa mereka disesatkan). Ingatlah, amat buruklah dosa yang mereka pikul itu. Sesungguhnya orang-orang yang sebelum mereka telah mengadakan makar, maka Allah meng-hancurkan rumah-rumah mereka dari pondasinya, lalu atap (rumah itu) jatuh menimpa mereka dari atas, dan datanglah azab itu ke-pada mereka dari tempat yang tidak mereka sadari. Kemudian Allah menghinakan mereka di Hari Kiamat, dan berfirman, 'Di manakah sekutu-sekutuKu itu (yang karena membelanya) kamu selalu memusuhi mereka (nabi-nabi dan orang-orang Mukmin).' Berkatalah orang-orang yang telah diberi ilmu, 'Sesungguhnya ke-hinaan dan azab hari ini ditimpakan atas orang-orang yang kafir.' (Yaitu) orang-orang yang dimatikan oleh para malaikat dalam keadaan berbuat zhalim kepada diri mereka sendiri, lalu mereka menyerah diri (sambil berkata); 'Kami sekali-kali tidak menger-jakan suatu kejahatan pun.' (Malaikat menjawab), 'Ada, sesung-guhnya Allah Maha Mengetahui apa yang telah kamu kerjakan.' Maka masukilah pintu-pintu Neraka Jahanam, kamu kekal di dalamnya. Maka amat buruklah tempat orang-orang yang menyom-bongkan diri itu.\" (An-Nahl: 24-29)."},{"id":2617,"sura":16,"from_aya":24,"to_aya":24,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(24) Allah \u062a\u0639\u0627\u0644\u0649 berfirman untuk mengabarkan tentang dahsyat-nya pendustaan kaum musyrikin terhadap ayat-ayat Allah, \ufd3e \u0648\u064e\u0625\u0650\u0630\u064e\u0627  \u0642\u0650\u064a\u0644\u064e    \u0644\u064e\u0647\u064f\u0645  \u0645\u0651\u064e\u0627\u0630\u064e\u0627\u0653  \u0623\u064e\u0646\u0632\u064e\u0644\u064e  \u0631\u064e\u0628\u0651\u064f\u0643\u064f\u0645\u06e1 \ufd3f     \"Dan apabila dikatakan terhadap mereka, 'Apakah yang telah diturunkan Rabbmu'.\" Maksudnya, bila mereka disodori per-tanyaan mengenai al-Qur`an dan wahyu yang merupakan anugerah terbesar yang dicurahkan oleh Allah kepada para hambaNya, \"Apa-kah komentar kalian tentangnya? Apakah kalian akan mensyukuri karunia ini dan mengakuinya, ataukah mengingkari dan memerangi-nya?\" Ternyata, jawaban mereka merupakan respon terburuk dan paling kasar. Mereka mengatakan, \ufd3e \u0623\u064e\u0633\u064e\u0670\u0637\u0650\u064a\u0631\u064f  \u0671\u0644\u06e1\u0623\u064e\u0648\u0651\u064e\u0644\u0650\u064a\u0646\u064e  \ufd3f \"Dongeng-dongeng-an orang-orang dahulu.\" Maksudnya, merupakan kebohongan yang direkayasa oleh Muhammad atas nama Allah. Tidaklah al-Qur`an itu melainkan hanya kumpulan kisah orang-orang terdahulu yang tersebar di kalangan orang-orang dari generasi ke generasi, sebagian kisahnya nyata dan dan sebagian lagi (hanya) dusta. "},{"id":2618,"sura":16,"from_aya":25,"to_aya":25,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(25) Mereka melontarkan omongan ini dan membujuk para pengikut mereka untuk membenarkannya serta (nekat) memikul dosa-dosa orang-orang yang patuh kepada mereka sampai Hari Kiamat. Firman Allah, \ufd3e \u0648\u064e\u0645\u0650\u0646\u06e1  \u0623\u064e\u0648\u06e1\u0632\u064e\u0627\u0631\u0650  \u0671\u0644\u0651\u064e\u0630\u0650\u064a\u0646\u064e  \u064a\u064f\u0636\u0650\u0644\u0651\u064f\u0648\u0646\u064e\u0647\u064f\u0645 \u0628\u0650\u063a\u064e\u064a\u06e1\u0631\u0650 \u0639\u0650\u0644\u06e1\u0645\u064d\u06d7 \ufd3f     \"Dan sebagian dosa orang yang mereka sesatkan yang tidak mengetahui sedikit pun (bahwa mereka disesatkan),\" yaitu sebagian dosa-dosa orang-orang yang meng-ikuti mereka (muqallidin), yang tidak berbekal ilmu apa pun kecuali hanya mengikuti ajakan mereka. Akibatnya, mereka harus memikul dosa ajakan yang mereka arahkan kepada muqallidin. Adapun orang-orang yang mengetahui persoalan ini, maka masing-masing bertang-gungjawab atas kesalahannya, lantaran dia telah mengetahui apa yang mereka ketahui. \ufd3e \u0623\u064e\u0644\u064e\u0627    \u0633\u064e\u0627\u0653\u0621\u064e  \u0645\u064e\u0627  \u064a\u064e\u0632\u0650\u0631\u064f\u0648\u0646\u064e \ufd3f   \"Ingatlah, amat buruklah dosa yang mereka pikul itu,\" maksudnya betapa buruknya beban dosa yang memayahkan punggung-punggung mereka yang mesti mereka pikul, yang terdiri dari dosa-dosa mereka sendiri dan dosa-dosa dari orang-orang yang telah berhasil mereka sesatkan. "},{"id":2619,"sura":16,"from_aya":26,"to_aya":27,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(26-27) \ufd3e \u0642\u064e\u062f\u06e1  \u0645\u064e\u0643\u064e\u0631\u064e  \u0671\u0644\u0651\u064e\u0630\u0650\u064a\u0646\u064e  \u0645\u0650\u0646  \u0642\u064e\u0628\u06e1\u0644\u0650\u0647\u0650\u0645\u06e1   \ufd3f \"Sesungguhnya orang-orang yang sebelum mereka telah mengadakan makar,\" terhadap para rasul mereka dan ingin mengecoh dengan berbagai rekayasa untuk me-nolak risalah yang dibawa oleh para rasul kepada mereka. Di an-tara bentuk makar mereka adalah, membangun istana-istana yang luar biasa besarnya \ufd3e \u0641\u064e\u0623\u064e\u062a\u064e\u0649  \u0671\u0644\u0644\u0651\u064e\u0647\u064f  \u0628\u064f\u0646\u06e1\u064a\u064e\u0670\u0646\u064e\u0647\u064f\u0645  \u0645\u0651\u0650\u0646\u064e  \u0671\u0644\u06e1\u0642\u064e\u0648\u064e\u0627\u0639\u0650\u062f\u0650  \ufd3f \"maka Allah menghancur-kan rumah-rumah mereka dari pondasinya,\" maksudnya, Allah men-datangkan hukuman bencana yang menerjang rumah-rumah itu dari dasar dan pondasinya, \ufd3e \u0641\u064e\u062e\u064e\u0631\u0651\u064e  \u0639\u064e\u0644\u064e\u064a\u06e1\u0647\u0650\u0645\u064f  \u0671\u0644\u0633\u0651\u064e\u0642\u06e1\u0641\u064f   \u0645\u0650\u0646  \u0641\u064e\u0648\u06e1\u0642\u0650\u0647\u0650\u0645\u06e1  \ufd3f \"lalu atap (rumah itu) jatuh menimpa mereka dari atas,\" maka gedung yang mereka bangun berubah menjadi siksaan, mereka tersiksa karenanya, \ufd3e \u0648\u064e\u0623\u064e\u062a\u064e\u0649\u0670\u0647\u064f\u0645\u064f  \u0671\u0644\u06e1\u0639\u064e\u0630\u064e\u0627\u0628\u064f  \u0645\u0650\u0646\u06e1  \u062d\u064e\u064a\u06e1\u062b\u064f  \u0644\u064e\u0627  \u064a\u064e\u0634\u06e1\u0639\u064f\u0631\u064f\u0648\u0646\u064e \ufd3f \"dan datanglah azab itu kepada mereka dari tempat yang tidak mereka sadari,\" demikian itu, lantaran mereka menyangka bahwa bangunan itu akan bermanfaat bagi mereka dan melindungi mereka dari azab. Akhirnya, siksaan (yang menimpa) mereka bersumber dari rumah yang mereka bangun dan mereka dirikan sendiri. Ini termasuk bentuk perumpamaan terbaik perihal Allah menggugurkan makar para musuhNya. Mereka telah memeras pikiran dan memperkirakan tentang risalah yang disampaikan oleh para rasul ketika mereka mendustakannya. Untuk menghadapi para rasul, mereka membuat asas-asas dan kaidah-kaidah yang batil, yang mereka jadikan rujukan untuk menolak risalah yang dibawa oleh para rasul. Mereka juga menerapkan siasat untuk me-nimpakan hal-hal buruk dan bahaya pada para rasul dan para peng-ikut mereka. Maka, usaha makar mereka ini justru berubah menjadi bencana bagi mereka, strategi yang mereka susun menjadi sumber kehancuran mereka. Hal ini karena usaha makar mereka sungguh tidak baik, dan tidaklah tindakan makar itu melainkan akan kembali menimpa pelakunya. Ini akibat buruk mereka di dunia, dan sung-guh siksaan akhirat lebih menghinakan lagi. Untuk itu, Allah ber-firman, \ufd3e \u062b\u064f\u0645\u0651\u064e  \u064a\u064e\u0648\u06e1\u0645\u064e  \u0671\u0644\u06e1\u0642\u0650\u064a\u064e\u0670\u0645\u064e\u0629\u0650  \u064a\u064f\u062e\u06e1\u0632\u0650\u064a\u0647\u0650\u0645\u06e1 \ufd3f     \"Kemudian Allah menghinakan mereka di Hari Kiamat,\" maksudnya mempermalukan mereka di hadapan seluruh makhluk dan menjelaskan kedustaan dan kebohongan mereka yang mengatas-namakan Allah. \ufd3e \u0648\u064e\u064a\u064e\u0642\u064f\u0648\u0644\u064f  \u0623\u064e\u064a\u06e1\u0646\u064e  \u0634\u064f\u0631\u064e\u0643\u064e\u0627\u0653\u0621\u0650\u064a\u064e  \u0671\u0644\u0651\u064e\u0630\u0650\u064a\u0646\u064e   \u0643\u064f\u0646\u062a\u064f\u0645\u06e1  \u062a\u064f\u0634\u064e\u0670\u0653\u0642\u0651\u064f\u0648\u0646\u064e  \u0641\u0650\u064a\u0647\u0650\u0645\u06e1\u06da \ufd3f     \"Dan berfirman, 'Di manakah sekutu-sekutuKu itu (yang karena membelanya) kamu selalu memusuhi mereka (nabi-nabi dan orang-orang Mukmin)',\" maksudnya kalian memerangi dan memusuhi Allah dan golonganNya. Karena mereka (sekutu-sekutu itu), kalian mempunyai asumsi bahwa mereka merupakan sekutu-sekutu bagi Allah. Apabila Allah menanyakan hal ini kepada mereka, niscaya mereka tidak mempunyai jawaban selain pengakuan atas kesesatan dan permusuhan mereka. Mereka mengakui,\n\ufd3e  \u0636\u064e\u0644\u0651\u064f\u0648\u0627\u0652  \u0639\u064e\u0646\u0651\u064e\u0627  \u0648\u064e\u0634\u064e\u0647\u0650\u062f\u064f\u0648\u0627\u0652  \u0639\u064e\u0644\u064e\u0649\u0670\u0653  \u0623\u064e\u0646\u0641\u064f\u0633\u0650\u0647\u0650\u0645\u06e1  \u0623\u064e\u0646\u0651\u064e\u0647\u064f\u0645\u06e1  \u0643\u064e\u0627\u0646\u064f\u0648\u0627\u0652  \u0643\u064e\u0670\u0641\u0650\u0631\u0650\u064a\u0646\u064e  37   \ufd3f\n\"Berhala-berhala itu semuanya telah lenyap dari kami, dan mereka mengakui terhadap diri mereka bahwa mereka adalah orang-orang yang kafir.\" (Al-A'raf: 37). \n\ufd3e \u0642\u064e\u0627\u0644\u064e  \u0671\u0644\u0651\u064e\u0630\u0650\u064a\u0646\u064e  \u0623\u064f\u0648\u062a\u064f\u0648\u0627\u0652  \u0671\u0644\u06e1\u0639\u0650\u0644\u06e1\u0645\u064e  \ufd3f \"Berkatalah orang-orang yang telah diberi ilmu,\" yaitu para ulama rabbani, \ufd3e \u0625\u0650\u0646\u0651\u064e  \u0671\u0644\u06e1\u062e\u0650\u0632\u06e1\u064a\u064e   \u0671\u0644\u06e1\u064a\u064e\u0648\u06e1\u0645\u064e  \ufd3f \"Sesungguhnya kehinaan pada hari ini,\" yaitu Hari Kiamat, \ufd3e \u0648\u064e\u0671\u0644\u0633\u0651\u064f\u0648\u0653\u0621\u064e  \ufd3f \"dan keburukan,\" yaitu azab \ufd3e \u0639\u064e\u0644\u064e\u0649     \u0671\u0644\u06e1\u0643\u064e\u0670\u0641\u0650\u0631\u0650\u064a\u0646\u064e  \ufd3f \"ditimpakan atas orang-orang yang kafir.\" Dalam ayat ini termuat keterangan tentang keutamaan para ulama, dan bahwa mereka adalah para juru bicara yang menyampaikan kebenaran di dunia ini dan pada hari ketika para saksi hadir, dan ucapan mereka memiliki tempat di sisi Allah dan para makhluk. "},{"id":2620,"sura":16,"from_aya":28,"to_aya":28,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(28) Berikutnya, dibeberkan kejadian-kejadian yang ditimpa-kan kepada mereka di saat kematian dan Hari Kiamat \ufd3e \u0671\u0644\u0651\u064e\u0630\u0650\u064a\u0646\u064e  \u062a\u064e\u062a\u064e\u0648\u064e\u0641\u0651\u064e\u0649\u0670\u0647\u064f\u0645\u064f  \u0671\u0644\u06e1\u0645\u064e\u0644\u064e\u0670\u0653\u0626\u0650\u0643\u064e\u0629\u064f   \u0638\u064e\u0627\u0644\u0650\u0645\u0650\u064a\u0653  \u0623\u064e\u0646\u0641\u064f\u0633\u0650\u0647\u0650\u0645\u06e1\u06d6 \ufd3f  \"(Yaitu) orang-orang yang dimatikan oleh para malaikat dalam keadaan berbuat zhalim kepada diri mereka sendiri,\" maksudnya orang-orang yang dimatikan oleh para malaikat dalam kondisi ter-sebut, adalah orang yang sarat dengan tindak kezhaliman dan ke-sesatan mereka. Dan sungguh, sudah dimaklumi bersama segala sesuatu yang mendera orang-orang yang berbuat aniaya pada momen itu, berupa aneka macam bentuk siksa, kehinaan, dan kenistaan. \n\ufd3e \u0641\u064e\u0623\u064e\u0644\u06e1\u0642\u064e\u0648\u064f\u0627\u0652  \u0671\u0644\u0633\u0651\u064e\u0644\u064e\u0645\u064e  \ufd3f \"lalu mereka menyerah diri,\" maksudnya mereka ber-pasrah diri dan mengingkari sesembahan yang dahulu mereka sembah selain Allah. Mereka berkata, \ufd3e \u0645\u064e\u0627  \u0643\u064f\u0646\u0651\u064e\u0627  \u0646\u064e\u0639\u06e1\u0645\u064e\u0644\u064f  \u0645\u0650\u0646  \u0633\u064f\u0648\u0653\u0621\u0650\u06ed\u06da \ufd3f \"Kami sekali-kali tidak mengerjakan suatu kejahatan pun.\" Maka dikatakan kepada mereka \ufd3e \u0628\u064e\u0644\u064e\u0649\u0670\u0653\u06da \ufd3f \"Ya, ada,\" kalian memang pernah berbuat kejelekan. Maka \ufd3e \u0625\u0650\u0646\u0651\u064e  \u0671\u0644\u0644\u0651\u064e\u0647\u064e  \u0639\u064e\u0644\u0650\u064a\u0645\u064f\u06e2  \u0628\u0650\u0645\u064e\u0627  \u0643\u064f\u0646\u062a\u064f\u0645\u06e1 \u062a\u064e\u0639\u06e1\u0645\u064e\u0644\u064f\u0648\u0646\u064e  \ufd3f \"sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang telah kamu kerjakan,\" pengingkaran kalian tidak berguna sama sekali. Dialog ini terjadi pada sebagian peristiwa di Hari Kiamat, mereka tidak mengakui apa yang mereka perbuat di dunia, dengan asumsi akan bermanfaat bagi mereka. Manakala anggota-anggota tubuh bersaksi buruk atas mereka, maka menjadi jelaslah fakta tindakan mereka terdahulu. Mereka (akhirnya) meng-amini dan mengakui(nya). Oleh karena itu, mereka tidak dimasuk-kan neraka sampai mengeluarkan pengakuan atas dosa-dosa mereka. "},{"id":2621,"sura":16,"from_aya":29,"to_aya":29,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(29) Apabila mereka memasuki pintu-pintu Neraka Jahanam, maka setiap orang yang mengamalkan suatu amalan akan mema-suki pintunya yang sesuai dengan kondisinya. Maka, itu adalah sejelek-jelek, \ufd3e \u0645\u064e\u062b\u06e1\u0648\u064e\u0649  \u0671\u0644\u06e1\u0645\u064f\u062a\u064e\u0643\u064e\u0628\u0651\u0650\u0631\u0650\u064a\u0646\u064e  \ufd3f \"tempat orang-orang yang menyombong-kan diri,\" yaitu Neraka Jahanam. Sesungguhnya ia merupakan tem-pat kesedihan dan penyesalan, hunian (yang sarat) kesengsaraan dan kepedihan, sumber kegelisahan dan kerisauan, pusat kemurka-an dari Dzat Yang Mahahidup kekal lagi terus mengurusi (makhluk-Nya). Siksaan tidak dikendorkan atas mereka, dan kepedihan hu-kumannya tidak pernah dihentikan bagi mereka. Rabb yang Maha Penyayang telah berpaling dari mereka, dan menimpakan siksaan berat pada mereka. "},{"id":2622,"sura":16,"from_aya":30,"to_aya":32,"type":"\u0627\u0644\u0645\u0642\u0637\u0639","text":"\"Dan dikatakan kepada orang-orang yang bertakwa, 'Apakah yang telah diturunkan oleh Rabbmu?' Mereka menjawab, '(Allah telah menurunkan) kebaikan.' Orang-orang yang berbuat baik di dunia ini mendapat (pembalasan) yang baik. Dan sesungguhnya kampung akhirat adalah lebih baik dan itulah sebaik-baik tempat bagi orang yang bertakwa. (Yaitu) Surga 'Adn yang mereka masuk ke dalamnya, mengalir di bawahnya sungai-sungai, di dalam surga itu mereka mendapat segala apa yang mereka kehendaki. Demikian-lah Allah memberi balasan kepada orang-orang yang bertakwa, (yaitu) orang-orang yang diwafatkan dalam keadaan baik oleh para malaikat dengan mengatakan (kepada mereka), 'Semoga ke-selamatan terlimpahkan kepada kalian, masuklah kalian ke dalam surga itu disebabkan apa yang telah kalian kerjakan'.\" (An-Nahl: 30-32)."},{"id":2623,"sura":16,"from_aya":30,"to_aya":30,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(30) Ketika Allah mengemukakan komentar orang-orang yang mendustakan risalah yang Allah turunkan, maka Allah me-nyebutkan ungkapan kaum muttaqin (orang-orang yang bertakwa), bahwa mereka mengakui dan menetapkan bahwa risalah yang di-turunkan oleh Allah merupakan anugerah besar dan kebaikan yang agung, yang Allah limpahkan kepada para hambaNya. Mereka menerima karunia itu, merengkuhnya dengan tulus dan kepatuhan, dan mereka mensyukurinya. Mereka menyadari kenikmatan itu dan mengaplikasikan ajarannya. \n\ufd3e \u0644\u0651\u0650\u0644\u0651\u064e\u0630\u0650\u064a\u0646\u064e  \u0623\u064e\u062d\u06e1\u0633\u064e\u0646\u064f\u0648\u0627\u0652  \ufd3f \"Orang-orang yang berbuat baik mendapat,\" mak-sudnya, di dalam beribadah kepada Allah, orang-orang yang ber-buat baik mendapatkan, \ufd3e \u0641\u0650\u064a   \u0647\u064e\u0670\u0630\u0650\u0647\u0650  \u0671\u0644\u062f\u0651\u064f\u0646\u06e1\u064a\u064e\u0627  \u062d\u064e\u0633\u064e\u0646\u064e\u0629\u065e\u06da \ufd3f \"di dunia ini (pembalasan) yang baik,\" yaitu rizki yang lapang, kehidupan yang nyaman, keten-traman hati, dan rasa aman serta kebahagiaan. \ufd3e \u0648\u064e\u0644\u064e\u062f\u064e\u0627\u0631\u064f     \u0671\u0644\u06e1\u0623\u0653\u062e\u0650\u0631\u064e\u0629\u0650  \u062e\u064e\u064a\u06e1\u0631\u065e\u06da \ufd3f \"Dan sesungguhnya kampung akhirat adalah lebih baik,\" daripada kampung (dunia) ini dan seluruh isinya yang berupa kelezatan-kelezatan dan hal-hal yang mengasyikkan. Sesungguhnya kenikmatan dunia cuma sedikit, penuh dengan kerusakan, lagi bersifat terputus (fana). Ber-beda halnya dengan kenikmatan akhirat. Karena itu, Allah ber-firman, \ufd3e \u0648\u064e\u0644\u064e\u0646\u0650\u0639\u06e1\u0645\u064e  \u062f\u064e\u0627\u0631\u064f  \u0671\u0644\u06e1\u0645\u064f\u062a\u0651\u064e\u0642\u0650\u064a\u0646\u064e   \ufd3f \"Dan itulah sebaik-baik tempat bagi orang yang bertakwa.\" "},{"id":2624,"sura":16,"from_aya":31,"to_aya":32,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(31-32) \ufd3e \u062c\u064e\u0646\u0651\u064e\u0670\u062a\u064f  \u0639\u064e\u062f\u06e1\u0646\u0656  \u064a\u064e\u062f\u06e1\u062e\u064f\u0644\u064f\u0648\u0646\u064e\u0647\u064e\u0627  \u062a\u064e\u062c\u06e1\u0631\u0650\u064a  \u0645\u0650\u0646  \u062a\u064e\u062d\u06e1\u062a\u0650\u0647\u064e\u0627  \u0671\u0644\u06e1\u0623\u064e\u0646\u06e1\u0647\u064e\u0670\u0631\u064f\u06d6       \u0644\u064e\u0647\u064f\u0645\u06e1  \u0641\u0650\u064a\u0647\u064e\u0627   \u0645\u064e\u0627  \u064a\u064e\u0634\u064e\u0627\u0653\u0621\u064f\u0648\u0646\u064e\u06da \ufd3f \"(Yaitu) Surga 'Adn yang mereka masuk ke dalamnya, mengalir di bawahnya sungai-sungai. Di dalam surga itu mereka mendapat segala apa yang me-reka kehendaki,\" maksudnya apa pun yang mereka angan-angankan dan kehendak mereka telah terpaku dengannya, niscaya akan te-realisasikan bagi mereka dalam bentuk yang paling sempurna lagi lengkap. Tidaklah mereka mencari suatu jenis kenikmatan yang membekaskan kesenangan hati dan kebahagiaan jiwa melainkan pasti muncul di hadapan mereka. Oleh sebab itu, Allah memberi kepada para penghuni surga apa saja yang mereka idam-idamkan. Sampai-sampai Allah mengingatkan mereka sekian banyak kenik-matan yang tidak pernah terbetik dalam hati mereka. Mahaberkah Allah yang tiada penghujung bagi kemurahanNya dan tiada batas bagi kedermawananNya, yang tiada sesuatu pun yang serupa de-nganNya dalam sifat-sifat DzatNya, sifat-sifat perbuatanNya dan pengaruh-pengaruh sifat-sifat tersebut serta keagungan kepemilikan dan kerajaanNya. \ufd3e \u0643\u064e\u0630\u064e\u0670\u0644\u0650\u0643\u064e       \u064a\u064e\u062c\u06e1\u0632\u0650\u064a  \u0671\u0644\u0644\u0651\u064e\u0647\u064f  \u0671\u0644\u06e1\u0645\u064f\u062a\u0651\u064e\u0642\u0650\u064a\u0646\u064e \ufd3f \"Demikianlah Allah memberi balasan kepada orang-orang yang bertakwa,\" (yang memelihara diri) dari kemurkaan Allah dan siksaNya dengan cara mengerjakan ke-wajiban-kewajiban dan kefardhuan-kefardhuan yang Allah tetapkan pada mereka, yang berhubungan dengan hati, jasmani, dan lisan yang menjadi hak Allah dan hak sesama manusia, dan meninggal-kan hal-hal yang dilarang oleh Allah. \n\ufd3e \u0671\u0644\u0651\u064e\u0630\u0650\u064a\u0646\u064e     \u062a\u064e\u062a\u064e\u0648\u064e\u0641\u0651\u064e\u0649\u0670\u0647\u064f\u0645\u064f   \u0671\u0644\u06e1\u0645\u064e\u0644\u064e\u0670\u0653\u0626\u0650\u0643\u064e\u0629\u064f \ufd3f   \"(Yaitu) orang-orang yang diwafatkan oleh para malaikat,\" senantiasa menjaga ketakwaan mereka \ufd3e \u0637\u064e\u064a\u0651\u0650\u0628\u0650\u064a\u0646\u064e \ufd3f   \"dalam keadaan baik,\" maksudnya, suci dan menyucikan dari segala aib dan kotoran yang mengenai mereka dan menorehkan dampak buruk pada iman mereka. Hati mereka menjadi baik karena ma'rifatullah dan kecintaan kepadaNya, lisan-lisan mereka menjadi baik lantar-an mengingat Allah dan memujiNya, dan anggota tubuh mereka baik dengan ketaatan dan menghadapkan wajah kepadaNya. \n\ufd3e \u064a\u064e\u0642\u064f\u0648\u0644\u064f\u0648\u0646\u064e  \u0633\u064e\u0644\u064e\u0670\u0645\u064c  \u0639\u064e\u0644\u064e\u064a\u06e1\u0643\u064f\u0645\u064f  \ufd3f \"Dengan mengatakan (kepada mereka), 'Semoga keselamatan tercurahkan kepada kalian',\" maksudnya ucapan penghor-matan yang sempurna diperuntukkan bagi kalian dan keselamatan dari setiap gangguan. Sungguh, kalian telah bebas dari segala yang kalian benci. \ufd3e \u0671\u062f\u06e1\u062e\u064f\u0644\u064f\u0648\u0627\u0652  \u0671\u0644\u06e1\u062c\u064e\u0646\u0651\u064e\u0629\u064e  \u0628\u0650\u0645\u064e\u0627     \u0643\u064f\u0646\u062a\u064f\u0645\u06e1  \u062a\u064e\u0639\u06e1\u0645\u064e\u0644\u064f\u0648\u0646\u064e  \ufd3f \"Masuklah kalian ke dalam surga itu disebabkan apa yang telah kalian kerjakan,\" dalam bentuk keiman-an kepada Allah, kepatuhan kepada perintahNya. Sesungguhnya amalan merupakan penyebab, materi dan asas untuk masuk surga dan selamat dari api neraka. Amalan itu bisa terlaksana bagi mereka atas dasar rahmat Allah dan karuniaNya, bukan atas daya dan ke-kuatan mereka. "},{"id":2625,"sura":16,"from_aya":33,"to_aya":34,"type":"\u0627\u0644\u0645\u0642\u0637\u0639","text":"\"Tidaklah yang ditunggu-tunggu orang kafir melainkan da-tangnya para malaikat kepada mereka atau datangnya perintah Rabbmu. Demikianlah yang telah diperbuat oleh orang-orang (kafir) sebelum mereka. Dan Allah tidak menganiaya mereka, akan tetapi merekalah yang selalu menganiaya diri mereka sendiri. Maka mereka ditimpa oleh (akibat) kejahatan perbuatan mereka, dan mereka di-liputi oleh azab yang selalu mereka perolok-olokkan.\" (An-Nahl: 33-34)."},{"id":2626,"sura":16,"from_aya":33,"to_aya":33,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(33) Allah \u062a\u0639\u0627\u0644\u0649 berkata, \"Tidaklah mereka (yang didatangi oleh ayat-ayat, namun mereka tidak beriman dan telah diingatkan, na-mun tidak sudi mengambil pelajaran) menunggu, \ufd3e \u0625\u0650\u0644\u0651\u064e\u0627\u0653      \u0623\u064e\u0646  \u062a\u064e\u0623\u06e1\u062a\u0650\u064a\u064e\u0647\u064f\u0645\u064f  \u0671\u0644\u06e1\u0645\u064e\u0644\u064e\u0670\u0653\u0626\u0650\u0643\u064e\u0629\u064f   \ufd3f \"selain dari datangnya para malaikat kepada mereka,\" untuk mencabut nyawa-nyawa mereka, \ufd3e \u0623\u064e\u0648\u06e1   \u064a\u064e\u0623\u06e1\u062a\u0650\u064a\u064e  \u0623\u064e\u0645\u06e1\u0631\u064f  \u0631\u064e\u0628\u0651\u0650\u0643\u064e\u06da \ufd3f     \"atau datangnya perintah Rabb-mu,\" dengan membawa siksa yang akan menghampiri mereka. Se-sungguhnya mereka sudah pantas untuk diberi siksa. \ufd3e \u0643\u064e\u0630\u064e\u0670\u0644\u0650\u0643\u064e   \u0641\u064e\u0639\u064e\u0644\u064e  \u0671\u0644\u0651\u064e\u0630\u0650\u064a\u0646\u064e  \u0645\u0650\u0646  \u0642\u064e\u0628\u06e1\u0644\u0650\u0647\u0650\u0645\u06e1\u06da \ufd3f     \"Demikianlah yang telah diperbuat oleh orang-orang (kafir) se-belum mereka,\" mereka mendustakan dan mengingkari. Lantas tidak sudi beriman sampai siksaan turun menerjang mereka, \ufd3e \u0648\u064e\u0645\u064e\u0627  \u0638\u064e\u0644\u064e\u0645\u064e\u0647\u064f\u0645\u064f   \u0671\u0644\u0644\u0651\u064e\u0647\u064f  \ufd3f \"dan Allah tidak menganiaya mereka,\" ketika menimpakan siksaan pada mereka, \ufd3e \u0648\u064e\u0644\u064e\u0670\u0643\u0650\u0646 \u0643\u064e\u0627\u0646\u064f\u0648\u0653\u0627\u0652     \u0623\u064e\u0646\u0641\u064f\u0633\u064e\u0647\u064f\u0645\u06e1  \u064a\u064e\u0638\u06e1\u0644\u0650\u0645\u064f\u0648\u0646\u064e \ufd3f   \"akan tetapi merekalah yang selalu menganiaya diri mereka sendiri,\" karena mereka itu diciptakan untuk misi beribadah kepada Allah, agar tempat kembalinya di tempat kemuliaan Allah. Mereka telah berbuat aniaya kepada jiwa-jiwa mereka, mengesampingkan tujuan penciptaannya dan me-nyodorkannya di bawah ancaman kehinaan yang abadi dan ke-sengsaraan yang selalu membuntuti."},{"id":2627,"sura":16,"from_aya":34,"to_aya":34,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(34) \ufd3e \u0641\u064e\u0623\u064e\u0635\u064e\u0627\u0628\u064e\u0647\u064f\u0645\u06e1   \u0633\u064e\u064a\u0651\u0650\u0640\u0654\u064e\u0627\u062a\u064f  \u0645\u064e\u0627  \u0639\u064e\u0645\u0650\u0644\u064f\u0648\u0627\u0652  \ufd3f \"Maka mereka ditimpa oleh (akibat) kejahatan perbuatan mereka,\" yaitu hukuman-hukuman atas amalan-amalan mereka dan dampak buruknya, \ufd3e \u0648\u064e\u062d\u064e\u0627\u0642\u064e \u0628\u0650\u0647\u0650\u0645 \ufd3f   \"dan mereka di-liputi oleh azab,\" yaitu petaka \ufd3e \u0645\u0651\u064e\u0627 \u0643\u064e\u0627\u0646\u064f\u0648\u0627\u0652    \u0628\u0650\u0647\u0650\u06e6  \u064a\u064e\u0633\u06e1\u062a\u064e\u0647\u06e1\u0632\u0650\u0621\u064f\u0648\u0646\u064e   \ufd3f \"yang selalu mereka perolok-olokkan,\" mereka itu bila menerima informasi tentang azab dari para rasul, niscaya mereka melontarkan ejekan kepadanya dan mencemooh orang yang memberitahukannya. Akibatnya, perkara yang mereka cemoohkan melanda mereka."},{"id":2628,"sura":16,"from_aya":35,"to_aya":35,"type":"\u0627\u0644\u0645\u0642\u0637\u0639","text":" \"Dan berkatalah orang-orang musyrik, 'Jika Allah menghen-daki, niscaya kami tidak akan menyembah sesuatu apa pun selain Dia, baik kami maupun bapak-bapak kami, dan tidak pula kami mengharamkan sesuatu pun tanpa (izin)Nya.' Demikianlah yang diperbuat orang-orang sebelum mereka; maka tidaklah kewajiban atas para rasul, melainkan menyampaikan (amanat Allah) dengan terang.\" (An-Nahl: 35)."},{"id":2629,"sura":16,"from_aya":35,"to_aya":35,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(35) Kaum musyrikin membela diri atas tindakan syirik mereka dengan (dalih) masyi`atullah (kehendak Allah). Bahwa, se-kiranya Allah tidak menghendaki, niscaya mereka tidak akan ber-buat syirik dan tidak mengharamkan sesuatu apa pun dari binatang-binatang ternak yang Allah halalkan. Seperti mengharamkan bahi-rah[16], washilah[17], ham[18] dan binatang lain bukan karena Allah. Ini me-rupakan argumentasi yang batil. Sekiranya pembelaan jenis ini tepat, niscaya Allah tidak akan menghukum orang-orang sebelum mereka yang telah menyekutukan suatu obyek denganNya. Allah meng-hukum mereka dengan siksa yang sangat berat. Seandainya Allah menyukai praktik itu, maka Dia tidak menyiksa mereka. \nTidaklah maksud mereka dengan ungkapan itu melainkan untuk menampik kebenaran yang dibawa oleh para rasul. Kalau tidak untuk tujuan demikian, sebetulnya mereka itu mengetahui bahwa tidak ada hujjah (pembelaan diri) bagi mereka untuk meng-gugat Allah. Allah sudah memerintahkan dan melarang mereka, serta memudahkan mereka untuk menjalankan beban yang mesti mereka pikul. Dia telah menciptakan kekuatan dan kehendak bagi mereka yang menjadi sumber perbuatan mereka. Gugatan mereka dengan menggunakan (dalih) ketentuan qadha dan qadar adalah termasuk kebatilan yang fatal. Demikianlah, dengan inderanya, se-tiap orang mengetahui kemampuan orang lain untuk mengerjakan sebuah perbuatan yang ia inginkan tanpa ada pihak yang mengham-batnya. Maka, mereka telah menggabungkan antara sikap pendus-taan kepada Allah dan pendustaan terhadap para rasul dan pen-dustaan terhadap perkara-perkara yang dapat dicerna oleh akal dan indera.\n\ufd3e \u0641\u064e\u0647\u064e\u0644\u06e1  \u0639\u064e\u0644\u064e\u0649  \u0671\u0644\u0631\u0651\u064f\u0633\u064f\u0644\u0650  \u0625\u0650\u0644\u0651\u064e\u0627  \u0671\u0644\u06e1\u0628\u064e\u0644\u064e\u0670\u063a\u064f  \u0671\u0644\u06e1\u0645\u064f\u0628\u0650\u064a\u0646\u064f \ufd3f   \"Maka tidaklah kewajiban atas para rasul, melainkan menyampaikan (amanat Allah) dengan terang,\" yaitu yang jelas lagi tampak yang sampai menembus ke dalam hati, dan yang tidak menyisakan alasan bagi seseorang di hadapan Allah. Apabila para rasul telah menyampaikan kepada mereka perintah dan lara-ngan yang berasal dari Rabb mereka, -sementara mereka mengelak di hadapan para rasul dengan argumentasi bahwa takdir telah ter-tuliskan\u2013 maka tidak ada wewenang bagi para rasul sedikit pun. Perhitungan tentang mereka di sisi Allah r."},{"id":2630,"sura":16,"from_aya":36,"to_aya":37,"type":"\u0627\u0644\u0645\u0642\u0637\u0639","text":"\"Dan sesungguhnya Kami telah mengutus rasul pada tiap-tiap umat (untuk menyerukan), 'Sembahlah Allah (saja), dan jauhilah thaghut itu,' maka di antara umat itu ada orang-orang yang diberi petunjuk oleh Allah dan ada pula di antaranya orang-orang yang telah pasti kesesatan baginya. Maka berjalanlah kamu di muka bumi dan perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang mendustakan (rasul-rasul). Jika kamu sangat mengharapkan agar mereka mendapat petunjuk, maka sesungguhnya Allah tidak mem-beri petunjuk kepada orang yang disesatkanNya, dan sekali-kali mereka tidak mempunyai penolong.\" (An-Nahl: 36-37)."},{"id":2631,"sura":16,"from_aya":36,"to_aya":36,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(36) Allah \u062a\u0639\u0627\u0644\u0649 memberitahukan bahwa hujjahNya telah tegak di hadapan seluruh umat manusia, dan bahwa tidaklah ada sebuah umat yang telah berlalu atau datang belakangan, melainkan Allah pasti telah mengutus seorang rasul di tengah mereka. Mereka se-mua sepakat pada satu dakwah dan satu ajaran, yaitu beribadah ke-pada Allah semata, tiada sekutu bagiNya. \ufd3e \u0623\u064e\u0646\u0650  \u0671\u0639\u06e1\u0628\u064f\u062f\u064f\u0648\u0627\u0652  \u0671\u0644\u0644\u0651\u064e\u0647\u064e   \u0648\u064e\u0671\u062c\u06e1\u062a\u064e\u0646\u0650\u0628\u064f\u0648\u0627\u0652  \u0671\u0644\u0637\u0651\u064e\u0670\u063a\u064f\u0648\u062a\u064e\u06d6 \ufd3f   \"Sembahlah Allah (saja), dan jauhilah thaghut itu,\" maka, umat manusia terbagi-bagi berdasarkan sambutan baiknya kepada para rasul atau tidak, menjadi dua golongan: \ufd3e \u0641\u064e\u0645\u0650\u0646\u06e1\u0647\u064f\u0645  \u0645\u0651\u064e\u0646\u06e1  \u0647\u064e\u062f\u064e\u0649  \u0671\u0644\u0644\u0651\u064e\u0647\u064f  \ufd3f \"Maka di antara umat itu ada orang-orang yang diberi petunjuk oleh Allah,\" mereka mengikuti para utusan Allah dalam aspek ilmu dan amalan, \ufd3e \u0648\u064e\u0645\u0650\u0646\u06e1\u0647\u064f\u0645  \u0645\u0651\u064e\u0646\u06e1   \u062d\u064e\u0642\u0651\u064e\u062a\u06e1  \u0639\u064e\u0644\u064e\u064a\u06e1\u0647\u0650  \u0671\u0644\u0636\u0651\u064e\u0644\u064e\u0670\u0644\u064e\u0629\u064f\u06da \ufd3f     \"dan ada pula di antaranya orang-orang yang telah pasti kesesat-an baginya,\" lalu dia menelusuri jalan kesesatan, \ufd3e \u0641\u064e\u0633\u0650\u064a\u0631\u064f\u0648\u0627\u0652  \u0641\u0650\u064a  \u0671\u0644\u06e1\u0623\u064e\u0631\u06e1\u0636\u0650 \ufd3f \"maka berjalanlah kamu di muka bumi,\" dengan raga dan hati kalian, \ufd3e \u0641\u064e\u0671\u0646\u0638\u064f\u0631\u064f\u0648\u0627\u0652  \u0643\u064e\u064a\u06e1\u0641\u064e \u0643\u064e\u0627\u0646\u064e \u0639\u064e\u0670\u0642\u0650\u0628\u064e\u0629\u064f \u0671\u0644\u06e1\u0645\u064f\u0643\u064e\u0630\u0651\u0650\u0628\u0650\u064a\u0646\u064e \ufd3f \"dan perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang mendustakan (rasul-rasul),\" karena kalian bakal menyaksikan keanehan-keanehan. Tidaklah engkau jumpai orang yang mendusta-kan (rasul) melainkan pasti kesudahannya adalah kebinasaan. "},{"id":2632,"sura":16,"from_aya":37,"to_aya":37,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(37) \ufd3e \u0625\u0650\u0646  \u062a\u064e\u062d\u06e1\u0631\u0650\u0635\u06e1  \u0639\u064e\u0644\u064e\u0649\u0670  \u0647\u064f\u062f\u064e\u0649\u0670\u0647\u064f\u0645\u06e1 \ufd3f \"Jika kamu sangat mengharapkan agar mereka mendapat petunjuk,\" dan kamu mengerahkan kemampuan-mu dalam usaha itu \ufd3e \u0641\u064e\u0625\u0650\u0646\u0651\u064e  \u0671\u0644\u0644\u0651\u064e\u0647\u064e  \u0644\u064e\u0627  \u064a\u064e\u0647\u06e1\u062f\u0650\u064a  \u0645\u064e\u0646  \u064a\u064f\u0636\u0650\u0644\u0651\u064f\u06d6       \ufd3f \"maka sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang yang disesatkanNya,\" meskipun rasul telah melakukan berbagai usaha sebab (kausalitas), tidak ada yang memberinya petunjuk kecuali Allah. \ufd3e \u0648\u064e\u0645\u064e\u0627  \u0644\u064e\u0647\u064f\u0645   \u0645\u0651\u0650\u0646  \u0646\u0651\u064e\u0670\u0635\u0650\u0631\u0650\u064a\u0646\u064e  37   \ufd3f \"Dan sekali-kali mereka tiada mempunyai penolong,\" yang akan mengentas-kan mereka dari azab Allah dan melindungi mereka dari siksaNya."},{"id":2633,"sura":16,"from_aya":38,"to_aya":40,"type":"\u0627\u0644\u0645\u0642\u0637\u0639","text":"\"Mereka bersumpah dengan nama Allah dengan sumpahnya yang sungguh-sungguh, 'Allah tidak akan membangkitkan orang yang mati.' (Tidak demikian), bahkan (pasti Allah akan membangkit-kannya), sebagai suatu janji yang benar dari Allah, akan tetapi kebanyakan manusia tiada mengetahui. Agar Allah menjelaskan kepada mereka apa yang mereka perselisihkan itu, dan agar orang-orang kafir itu mengetahui bahwasanya mereka adalah orang-orang yang berdusta. Sesungguhnya perkataan Kami terhadap sesuatu apabila Kami menghendakinya, Kami hanya mengatakan kepada-nya, 'Kun (jadilah),' maka jadilah ia.\" (An-Nahl: 38-40)."},{"id":2634,"sura":16,"from_aya":38,"to_aya":38,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(38) Allah \u062a\u0639\u0627\u0644\u0649 memberitahukan kondisi kaum musyrikin yang mendustakan RasulNya bahwasanya mereka, \ufd3e \u0648\u064e\u0623\u064e\u0642\u06e1\u0633\u064e\u0645\u064f\u0648\u0627\u0652  \u0628\u0650\u0671\u0644\u0644\u0651\u064e\u0647\u0650  \u062c\u064e\u0647\u06e1\u062f\u064e  \u0623\u064e\u064a\u06e1\u0645\u064e\u0670\u0646\u0650\u0647\u0650\u0645\u06e1 \ufd3f   \"bersumpah dengan nama Allah dengan sumpahnya yang sungguh-sung-guh,\" maksudnya mereka bersumpah dengan berbagai bentuk sum-pah yang kuat lagi tegas untuk mendustakan Allah, bahwa Allah tidak akan membangkitkan orang-orang yang sudah mati, lagi tidak mampu menghidupkan mereka sesudah menjadi debu. Allah ber-firman untuk menampik pernyataan dusta mereka, \ufd3e \u0628\u064e\u0644\u064e\u0649\u0670 \ufd3f \"(Tidak demikian), bahkan (pasti Allah akan membangkitkannya),\" Dia akan mem-bangkitkan mereka dan menghimpun mereka di hari yang tidak diragukan lagi (kedatangannya). \ufd3e \u0648\u064e\u0639\u06e1\u062f\u064b\u0627  \u0639\u064e\u0644\u064e\u064a\u06e1\u0647\u0650 \u062d\u064e\u0642\u0651\u0657\u0627 \ufd3f \"Sebagai suatu janji yang benar dari Allah,\" Dia tidak mengingkari dan merubahnya, \ufd3e \u0648\u064e\u0644\u064e\u0670\u0643\u0650\u0646\u0651\u064e  \u0623\u064e\u0643\u06e1\u062b\u064e\u0631\u064e   \u0671\u0644\u0646\u0651\u064e\u0627\u0633\u0650  \u0644\u064e\u0627  \u064a\u064e\u0639\u06e1\u0644\u064e\u0645\u064f\u0648\u0646\u064e  \ufd3f \"akan tetapi kebanyakan manusia tiada menge-tahui,\" di antara contoh kebodohan mereka yang parah, adalah peng-ingkaran mereka terhadap Hari Kebangkitan dan Pembalasan. "},{"id":2635,"sura":16,"from_aya":39,"to_aya":40,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(39-40) Kemudian Allah menyebutkan hikmah kenapa di-adakan Hari Pembalasan dan Hari Kebangkitan. Allah berfirman, \ufd3e \u0644\u0650\u064a\u064f\u0628\u064e\u064a\u0651\u0650\u0646\u064e  \u0644\u064e\u0647\u064f\u0645\u064f  \u0671\u0644\u0651\u064e\u0630\u0650\u064a  \u064a\u064e\u062e\u06e1\u062a\u064e\u0644\u0650\u0641\u064f\u0648\u0646\u064e  \u0641\u0650\u064a\u0647\u0650  \ufd3f \"Agar Allah menjelaskan kepada mereka apa yang mereka perselisihkan itu,\" berupa persoalan-persoalan yang besar dan kecil. Allah menjelaskan hakikat (kebenarannya) dan memaparkan-nya, \ufd3e \u0648\u064e\u0644\u0650\u064a\u064e\u0639\u06e1\u0644\u064e\u0645\u064e  \u0671\u0644\u0651\u064e\u0630\u0650\u064a\u0646\u064e  \u0643\u064e\u0641\u064e\u0631\u064f\u0648\u0653\u0627\u0652      \u0623\u064e\u0646\u0651\u064e\u0647\u064f\u0645\u06e1   \u0643\u064e\u0627\u0646\u064f\u0648\u0627\u0652  \u0643\u064e\u0670\u0630\u0650\u0628\u0650\u064a\u0646\u064e  \ufd3f \"dan agar orang-orang kafir itu me-ngetahui bahwasanya mereka adalah orang-orang yang berdusta,\" sampai akhirnya mereka menyaksikan amalan-amalan mereka sebagai pe-nyesalan bagi diri mereka. Tuhan-tuhan sesembahan mereka yang dahulu mereka seru (diibadahi) bersama dengan Allah tidaklah ber-manfaat sama sekali ketika telah datang keputusan Rabbmu. Dan tatkala mereka menyaksikan sesembahan-sesembahan mereka men-jadi kayu bakar bagi Neraka Jahanam, saat matahari dan bulan di-gulung, dan bintang-bintang berhamburan dan saat sesembahan itu telah jelas bahwa ia adalah hamba yang tunduk lagi membutuh-kan bantuan Allah dalam setiap kondisi \u2013sementara hal itu bukan merupakan perkara yang sulit atau pelik bagi Allah\u2013 maka di sisi yang lain, apabila Dia menghendaki sesuatu, niscaya Dia (cukup) berfirman, \ufd3e \u0643\u064f\u0646              \u0641\u064e\u064a\u064e\u0643\u064f\u0648\u0646\u064f  \ufd3f 'Jadilah, maka akan terjadi' tanpa ada ada per-lawanan atau pencegahan. Bahkan benar-benar akan terjadi persis seperti yang diinginkan dan dikehendakiNya."},{"id":2636,"sura":16,"from_aya":41,"to_aya":42,"type":"\u0627\u0644\u0645\u0642\u0637\u0639","text":"\"Dan orang-orang yang berhijrah karena Allah sesudah mereka dianiaya, pasti Kami akan memberikan tempat yang bagus kepada mereka di dunia. Dan sesungguhnya pahala di akhirat adalah lebih besar, kalau mereka mengetahui, (yaitu) orang-orang yang sabar, dan (hanya) kepada Rabb saja mereka bertawakal.\" (An-Nahl: 41-42)."},{"id":2637,"sura":16,"from_aya":41,"to_aya":41,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(41) Allah \u062a\u0639\u0627\u0644\u0649 memberitahukan keutamaan orang-orang Muk-minin yang telah diuji, \ufd3e \u0648\u064e\u0671\u0644\u0651\u064e\u0630\u0650\u064a\u0646\u064e  \u0647\u064e\u0627\u062c\u064e\u0631\u064f\u0648\u0627\u0652  \u0641\u0650\u064a  \u0671\u0644\u0644\u0651\u064e\u0647\u0650  \ufd3f \"dan orang-orang yang ber-hijrah karena Allah,\" di jalanNya dan dalam upaya mencari keridhaan-Nya, \ufd3e \u0645\u0650\u0646\u06e2  \u0628\u064e\u0639\u06e1\u062f\u0650  \u0645\u064e\u0627  \u0638\u064f\u0644\u0650\u0645\u064f\u0648\u0627\u0652   \ufd3f \"sesudah mereka dianiaya,\" dengan gangguan dan ujian dari kaum mereka, yang melancarkan gangguan kepada me-reka untuk mengembalikan mereka ke dalam kekufuran dan ke-syirikan. Lalu mereka rela meninggalkan kampung halaman dan orang-orang tercinta, pindah meninggalkannya demi ketaatan ke-pada ar-Rahman, maka Allah menyebutkan bagi mereka dua pahala; (pertama) pahala yang bersifat segera di dunia, berupa rizki yang luas, penghidupan yang enak yang telah mereka saksikan dengan mata kepala mereka sendiri setelah berhijrah, menang atas para musuh mereka dan mampu menaklukkan berbagai wilayah negeri, serta mendapatkan berbagai harta rampasan yang banyak sehingga mereka mempunyai harta yang berlimpah. Allah pun menganugerahi mereka kebaikan di dunia ini. (Kedua), \ufd3e \u0648\u064e\u0644\u064e\u0623\u064e\u062c\u06e1\u0631\u064f  \u0671\u0644\u06e1\u0623\u0653\u062e\u0650\u0631\u064e\u0629\u0650 \ufd3f   \"dan sesung-guhnya pahala di akhirat,\" yang sudah Allah janjikan bagi mereka melalui lisan RasulNya adalah lebih baik dan, \ufd3e \u0623\u064e\u0643\u06e1\u0628\u064e\u0631\u064f\u06da \ufd3f \" lebih besar\" daripada pahala duniawi. Sebagaimana Firman Allah \u062a\u0639\u0627\u0644\u0649, \n\ufd3e \u0671\u0644\u0651\u064e\u0630\u0650\u064a\u0646\u064e  \u0621\u064e\u0627\u0645\u064e\u0646\u064f\u0648\u0627\u0652  \u0648\u064e\u0647\u064e\u0627\u062c\u064e\u0631\u064f\u0648\u0627\u0652  \u0648\u064e\u062c\u064e\u0670\u0647\u064e\u062f\u064f\u0648\u0627\u0652  \u0641\u0650\u064a  \u0633\u064e\u0628\u0650\u064a\u0644\u0650  \u0671\u0644\u0644\u0651\u064e\u0647\u0650   \u0628\u0650\u0623\u064e\u0645\u06e1\u0648\u064e\u0670\u0644\u0650\u0647\u0650\u0645\u06e1   \u0648\u064e\u0623\u064e\u0646\u0641\u064f\u0633\u0650\u0647\u0650\u0645\u06e1  \u0623\u064e\u0639\u06e1\u0638\u064e\u0645\u064f  \u062f\u064e\u0631\u064e\u062c\u064e\u0629\u064b  \u0639\u0650\u0646\u062f\u064e  \u0671\u0644\u0644\u0651\u064e\u0647\u0650\u06da       \u0648\u064e\u0623\u064f\u0648\u0652\u0644\u064e\u0670\u0653\u0626\u0650\u0643\u064e  \u0647\u064f\u0645\u064f  \u0671\u0644\u06e1\u0641\u064e\u0627\u0653\u0626\u0650\u0632\u064f\u0648\u0646\u064e  20   \u064a\u064f\u0628\u064e\u0634\u0651\u0650\u0631\u064f\u0647\u064f\u0645\u06e1  \u0631\u064e\u0628\u0651\u064f\u0647\u064f\u0645  \u0628\u0650\u0631\u064e\u062d\u06e1\u0645\u064e\u0629\u0656  \u0645\u0651\u0650\u0646\u06e1\u0647\u064f  \u0648\u064e\u0631\u0650\u0636\u06e1\u0648\u064e\u0670\u0646\u0656  \u0648\u064e\u062c\u064e\u0646\u0651\u064e\u0670\u062a\u0656  \u0644\u0651\u064e\u0647\u064f\u0645\u06e1  \u0641\u0650\u064a\u0647\u064e\u0627   \u0646\u064e\u0639\u0650\u064a\u0645\u065e  \u0645\u0651\u064f\u0642\u0650\u064a\u0645\u064c  21  \u062e\u064e\u0670\u0644\u0650\u062f\u0650\u064a\u0646\u064e  \u0641\u0650\u064a\u0647\u064e\u0627\u0653     \u0623\u064e\u0628\u064e\u062f\u064b\u0627\u06da       \u0625\u0650\u0646\u0651\u064e  \u0671\u0644\u0644\u0651\u064e\u0647\u064e  \u0639\u0650\u0646\u062f\u064e\u0647\u064f\u06e5\u0653  \u0623\u064e\u062c\u06e1\u0631\u064c   \u0639\u064e\u0638\u0650\u064a\u0645\u065e  22  \ufd3f\n\"Orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad di jalan Allah dengan harta benda dan diri mereka, adalah lebih tinggi derajatnya di sisi Allah; dan itulah orang-orang yang mendapatkan kemenangan. Rabb mereka menggembirakan mereka dengan memberikan rahmat, keridhaan dan surga dariNya, mereka memperoleh di dalamnya kesenangan yang kekal. Mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Sesungguhnya di sisi Allah-lah pahala yang besar.\" (At-Taubah: 20-22). \nSedangkan Firman Allah, \ufd3e \u0644\u064e\u0648\u06e1  \u0643\u064e\u0627\u0646\u064f\u0648\u0627\u0652         \u064a\u064e\u0639\u06e1\u0644\u064e\u0645\u064f\u0648\u0646\u064e \ufd3f \"kalau mereka mengetahui,\" maksudnya, seandainya mereka memiliki ilmu dan keyakinan ten-tang kenikmatan yang ada di sisi Allah berupa ganjaran dan pahala buat orang yang beriman kepadaNya dan berhijrah di jalanNya, maka tidak akan ada seorang pun yang mengurungkan diri darinya. "},{"id":2638,"sura":16,"from_aya":42,"to_aya":42,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(42) Kemudian Allah menyebutkan sifat-sifat para kekasih-Nya (para waliNya) dengan berfirman, \ufd3e \u0671\u0644\u0651\u064e\u0630\u0650\u064a\u0646\u064e \u0635\u064e\u0628\u064e\u0631\u064f\u0648\u0627\u0652 \ufd3f \"(yaitu) orang-orang yang sabar,\" dalam (melaksanakan) perintah-perintah Allah dan larangan-laranganNya, sabar atas takdir-takdir Allah yang tidak mengenakkan dan bersabar atas gangguan dan cobaan-cobaan. \ufd3e \u0648\u064e\u0639\u064e\u0644\u064e\u0649\u0670     \u0631\u064e\u0628\u0651\u0650\u0647\u0650\u0645\u06e1  \u064a\u064e\u062a\u064e\u0648\u064e\u0643\u0651\u064e\u0644\u064f\u0648\u0646\u064e \ufd3f   \"Dan hanya kepada Rabb saja mereka bertawakal,\" mak-sudnya bersandar kepadaNya dalam menjalankan hal-hal yang di-cintaiNya, tidak bersandar pada diri mereka sendiri. Dengan ini, urusan-urusan mereka lancar dan kondisi-kondisi mereka stabil. Sesungguhnya kesabaran dan tawakal adalah kekuatan segala per-kara. Tidaklah ada kebaikan yang lepas dari seseorang melainkan pasti lantaran ketidaksabarannya dan tidak adanya pengerahan kemampuan untuk mewujudkan apa yang diinginkannya atau tidak bertawakal dan berserah diri kepadaNya."},{"id":2639,"sura":16,"from_aya":43,"to_aya":44,"type":"\u0627\u0644\u0645\u0642\u0637\u0639","text":"\"Dan Kami tidaklah mengutus sebelum kamu, melainkan orang-orang lelaki yang Kami beri wahyu kepada mereka; maka bertanyalah kepada orang yang mempunyai pengetahuan jika kamu tidak mengetahui, keterangan-keterangan (mukjizat) dan kitab-kitab. Dan Kami turunkan kepadamu al-Qur`an, agar kamu me-nerangkan kepada umat manusia apa yang telah diturunkan kepada mereka, supaya mereka memikirkan.\" (An-Nahl: 43-44)."},{"id":2640,"sura":16,"from_aya":43,"to_aya":43,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(43) Allah \u062a\u0639\u0627\u0644\u0649 berkata kepada NabiNya, Muhammad \ufdfa,            \ufd3e \u0648\u064e\u0645\u064e\u0627\u0653  \u0623\u064e\u0631\u06e1\u0633\u064e\u0644\u06e1\u0646\u064e\u0627  \u0645\u0650\u0646  \u0642\u064e\u0628\u06e1\u0644\u0650\u0643\u064e  \u0625\u0650\u0644\u0651\u064e\u0627  \u0631\u0650\u062c\u064e\u0627\u0644\u0657\u0627 \ufd3f \"Dan Kami tidak mengutus sebelum kamu, ke-cuali orang-orang lelaki,\" maksudnya engkau bukanlah orang baru dari kalangan rasul. Kami tidak pernah mengutus malaikat sebelum-mu, tetapi kaum lelaki yang sempurna, bukan kalangan wanita, \ufd3e \u0646\u0651\u064f\u0648\u062d\u0650\u064a\u0653 \u0625\u0650\u0644\u064e\u064a\u06e1\u0647\u0650\u0645\u06e1\u06d6 \ufd3f  \"yang Kami beri wahyu kepada mereka,\" berupa syariat-syariat dan hukum-hukum yang menjadi bagian kemurahan dan curahan kebaikan Allah kepada para hambaNya, tanpa menyodor-kan sesuatu dari diri mereka pribadi, \ufd3e \u0641\u064e\u0633\u06e1\u0640\u0654\u064e\u0644\u064f\u0648\u0653\u0627\u0652  \u0623\u064e\u0647\u06e1\u0644\u064e   \u0671\u0644\u0630\u0651\u0650\u0643\u06e1\u0631\u0650  \ufd3f \"maka bertanya-lah kepada orang yang mempunyai pengetahuan,\" maksudnya orang-orang yang mempunyai pengetahuan mengenai kitab-kitab terdahulu.\n\ufd3e \u0625\u0650\u0646  \u0643\u064f\u0646\u062a\u064f\u0645\u06e1 \u0644 \u064e \u0627               \u062a\u064e\u0639\u06e1\u0644\u064e\u0645\u064f\u0648\u0646\u064e  \ufd3f \"Jika kamu tidak mengetahui,\" sejarah orang-orang terdahulu dan kalian dihinggapi keraguan, apakah Allah itu meng-utus kaum lelaki (dari bangsa manusia)? Maka tanyakanlah kepada orang-orang yang berpengetahuan mengenai itu, yang mana kitab-kitab dan bukti-bukti yang nyata telah diturunkan kepada mereka, lalu mereka mengetahui dan memahaminya. Sesungguhnya telah mapan pada keyakinan mereka bahwasanya Allah tidak mengutus kecuali kaum lelaki yang telah diwahyukan kepada mereka (wahyu) dari kalangan penduduk kampung setempat. \nDi dalam kandungan umum ayat ini, terdapat pujian bagi para ahli ilmu, dan bahwasanya jenis ilmu yang paling tinggi kedudukan-nya, ialah ilmu tentang Kitabullah yang diturunkan. Sesungguhnya Allah telah menyuruh orang yang tidak berilmu (tidak tahu) untuk mendatangi para ahli ilmu dalam semua permasalahan. Dalam keterangan ini, termuat ta'dil (penetapan citra baik) bagi ahli ilmu dan tazkiyah (rekomendasi baik) bagi mereka, lantaran Allah meme-rintahkan untuk bertanya kepada mereka. Dengan tindakan ini, seorang yang jahil (tidak tahu) akan keluar dari lingkaran ikut-ikut-an saja. Maka, hal ini menunjukkan bahwa Allah mempercayakan mereka atas wahyu dan kitab yang diturunkanNya, dan (menanda-kan) bahwa mereka diperintah untuk membersihkan jiwa-jiwa me-reka dan menghiasi diri dengan sifat-sifat yang baik. "},{"id":2641,"sura":16,"from_aya":44,"to_aya":44,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(44) Orang berpengetahuan yang paling utama, ialah orang yang menguasai al-Qur`an yang agung. Sesungguhnya mereka itu orang yang berpengetahuan dengan sebenarnya, dan lebih pantas menyandang predikat ini dibandingkan pihak lain. Oleh karena itu, Allah \u062a\u0639\u0627\u0644\u0649 berfirman, \ufd3e \u0648\u064e\u0623\u064e\u0646\u0632\u064e\u0644\u06e1\u0646\u064e\u0627\u0653   \u0625\u0650\u0644\u064e\u064a\u06e1\u0643\u064e    \u0671\u0644\u0630\u0651\u0650\u0643\u06e1\u0631\u064e \ufd3f \"Dan Kami turunkan kepadamu adz-Dzikr,\" yaitu al-Qur`an yang berisikan peringatan tentang apa saja yang dibutuhkan para hamba, yang bertalian dengan urusan agama dan duniawi mereka, yang zahir maupun yang batin. \ufd3e \u0644\u0650\u062a\u064f\u0628\u064e\u064a\u0651\u0650\u0646\u064e  \u0644\u0650\u0644\u0646\u0651\u064e\u0627\u0633\u0650  \u0645\u064e\u0627  \u0646\u064f\u0632\u0651\u0650\u0644\u064e  \u0625\u0650\u0644\u064e\u064a\u06e1\u0647\u0650\u0645\u06e1  \ufd3f \"Agar kamu menerangkan kepada umat manusia apa yang telah diturunkan kepada mereka,\" tujuan ini mencakup penjelasan la-fazh-lafazh dan makna-maknanya, \ufd3e \u0648\u064e\u0644\u064e\u0639\u064e\u0644\u0651\u064e\u0647\u064f\u0645\u06e1  \u064a\u064e\u062a\u064e\u0641\u064e\u0643\u0651\u064e\u0631\u064f\u0648\u0646\u064e  \ufd3f \"dan supaya mereka memikirkan,\" memikirkannya, hingga berhasil mengeksplorasi segala perbendaharaan (manfaat) dan ilmu-ilmunya sesuai dengan bekal dan atensi mereka kepada al-Qur`an."},{"id":2642,"sura":16,"from_aya":45,"to_aya":47,"type":"\u0627\u0644\u0645\u0642\u0637\u0639","text":"\"Maka apakah orang-orang yang membuat makar yang jahat itu, merasa aman (dari bencana) ditenggelamkannya bumi oleh Allah bersama mereka, atau datangnya azab kepada mereka dari tempat yang tidak mereka sadari, atau Allah mengazab mereka di waktu mereka dalam perjalanan, maka sekali-kali mereka tidak dapat menolak (azab itu), atau Allah mengazab mereka dalam ke-adaan takut (dari azab). Maka sesungguhnya Rabbmu adalah Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.\" (An-Nahl: 45-47)."},{"id":2643,"sura":16,"from_aya":45,"to_aya":47,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(45-47) Ini adalah intimidasi dari Allah terhadap orang-orang yang kufur, mendustakan dan suka berbuat berbagai jenis maksiat berupa siksaan yang Allah timpakan kepada mereka dalam kelengahan mereka tanpa mereka sadari, baik dengan menimpakan siksa pada mereka dari arah atas atau dari arah bawah mereka dengan cara menenggelamkan bumi atau bentuk lainnya. Atau saat mereka mondar-mandir, sibuk, tanpa terbetik datangnya siksaan pada benak mereka. Atau manakala mereka dirundung rasa takut oleh siksa. Mereka tidak mampu melumpuh-kan Allah dalam setiap kondisi di atas. Mereka itu berada di bawah genggamanNya. Ubun-ubun mereka berada di TanganNya. Akan tetapi, Dia Maha Pemurah lagi Penyayang, tidak menyegerakan siksa pada orang-orang yang berbuat maksiat. Bahkan memberikan penangguhan bagi mereka dan memaafkan mereka dan tetap men-curahkan rizki kepada mereka. Sementara itu, mereka masih saja menyakiti Allah dan mengganggu wali-waliNya. Walaupun de-mikian (sepak-terjang mereka), Allah masih membukakan pintu taubat bagi mereka, mengajak mereka untuk meninggalkan per-buatan-perbuatan jelek yang membahayakan mereka, dan memberi-kan janji kepada mereka dengan kemuliaan yang paling tinggi dan ampunan atas dosa-dosa yang berasal dari mereka. Hendaknya orang-orang jahat malu kepada Rabbnya, ketika nikmat-nikmat-Nya senantiasa terkucurkan pada dirinya setiap (detik), sedangkan maksiat-maksiatnya selalu mengarah kepada Rabbnya setiap waktu. Hendaknya dia mengetahui bahwasanya Allah sedang memberikan penangguhan, bukan mengesampingkannya. Bila Allah mulai menyiksa orang yang bermaksiat, maka Dia menyiksanya dengan siksaan Dzat Yang Mahaperkasa lagi Mahakuasa. Mestinya dia bertaubat kepadaNya dan kembali dalam seluruh urusannya kepada-Nya. Sesungguhnya Dia Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Bersegeralah, bersegeralah menjemput rahmat Allah yang luas dan kebaikanNya yang merata, dan meniti jalan-jalan yang meng-hubungkan kepada kemurahan Allah, Rabb Yang Maha Pengasih. Ketahuilah, itu adalah ketakwaan kepadaNya dan mengamalkan amalan yang Dia cintai dan ridhai. "},{"id":2644,"sura":16,"from_aya":48,"to_aya":50,"type":"\u0627\u0644\u0645\u0642\u0637\u0639","text":"\"Dan apakah mereka tidak memperhatikan kepada segala sesuatu yang telah diciptakan Allah yang bayangannya berbolak-balik ke kanan dan ke kiri dalam keadaan sujud kepada Allah, se-dang mereka berendah diri. Dan kepada Allah sajalah bersujud se-gala sesuatu yang berada di langit dan semua makhluk yang melata di bumi dan (juga) para malaikat, sedang mereka (malaikat) tidak menyombongkan diri. Mereka takut kepada Rabb mereka yang ber-kuasa atas mereka, dan melaksanakan apa yang diperintahkan (kepada mereka).\" (An-Nahl: 48-50)."},{"id":2645,"sura":16,"from_aya":48,"to_aya":48,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(48) Allah \u062a\u0639\u0627\u0644\u0649 berfirman, \ufd3e \u0623\u064e\u0648\u064e\u0644\u064e\u0645\u06e1  \u064a\u064e\u0631\u064e\u0648\u06e1\u0627\u0652 \ufd3f \"Dan apakah mereka tidak memperhatikan,\" yaitu orang-orang yang dilanda keraguan tentang keesaan Rabb mereka, dan keagungan serta kesempurnaanNya, \ufd3e \u0625\u0650\u0644\u064e\u0649\u0670     \u0645\u064e\u0627  \u062e\u064e\u0644\u064e\u0642\u064e  \u0671\u0644\u0644\u0651\u064e\u0647\u064f  \u0645\u0650\u0646  \u0634\u064e\u064a\u06e1\u0621\u0656   \ufd3f \"kepada segala sesuatu yang telah diciptakan Allah,\" maksudnya, kepada seluruh makhlukNya dan bagaimana bayangan-nya berbolak-balik, \ufd3e \u0639\u064e\u0646\u0650 \u0671\u0644\u06e1\u064a\u064e\u0645\u0650\u064a\u0646\u0650  \u0648\u064e\u0671\u0644\u0634\u0651\u064e\u0645\u064e\u0627\u0653\u0626\u0650\u0644\u0650  \u0633\u064f\u062c\u0651\u064e\u062f\u0657\u0627  \u0644\u0651\u0650\u0644\u0651\u064e\u0647\u0650  \ufd3f \"ke kanan dan ke kiri dalam keadaan sujud kepada Allah,\" maksudnya semua bersujud kepada Rabbnya, tunduk kepada keagungan dan kebesaranNya, \ufd3e \u0648\u064e\u0647\u064f\u0645\u06e1  \u062f\u064e\u0670\u062e\u0650\u0631\u064f\u0648\u0646\u064e   \ufd3f \"sedang mereka berendah diri,\" maksudnya, dalam keadaan hina-dina, berada di bawah pengendalian, pengaturan dan kekuatan-(Nya). Tiada seorang pun dari mereka kecuali ubun-ubunnya ber-ada di Tangan Allah, dan pengaturannya berada di sisiNya. "},{"id":2646,"sura":16,"from_aya":49,"to_aya":49,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(49) \ufd3e \u0648\u064e\u0644\u0650\u0644\u0651\u064e\u0647\u0650\u06e4  \u064a\u064e\u0633\u06e1\u062c\u064f\u062f\u064f\u06e4     \u0645\u064e\u0627  \u0641\u0650\u064a  \u0671\u0644\u0633\u0651\u064e\u0645\u064e\u0670\u0648\u064e\u0670\u062a\u0650  \u0648\u064e\u0645\u064e\u0627  \u0641\u0650\u064a  \u0671\u0644\u06e1\u0623\u064e\u0631\u06e1\u0636\u0650  \u0645\u0650\u0646  \u062f\u064e\u0627\u0653\u0628\u0651\u064e\u0629\u0656  \ufd3f \"Dan kepada Allah sajalah bersujud segala apa yang berada di langit dan semua makhluk yang melata di bumi,\" dari bangsa makhluk yang bisa berkomunikasi mau-pun yang tidak bisa berbicara, \ufd3e \u0648\u064e\u0671\u0644\u06e1\u0645\u064e\u0644\u064e\u0670\u0653\u0626\u0650\u0643\u064e\u0629\u064f  \ufd3f \"dan (juga) para malaikat,\" yang mulia. Allah menyebutkan mereka secara khusus setelah kon-teks yang umum, lantaran keutamaan dan kemuliaan serta tinggi-nya intensitas ibadah mereka. Karena itu, Allah berfirman, \ufd3e \u0648\u064e\u0647\u064f\u0645\u06e1  \u0644\u064e\u0627  \u064a\u064e\u0633\u06e1\u062a\u064e\u0643\u06e1\u0628\u0650\u0631\u064f\u0648\u0646\u064e  \ufd3f \"sedang mereka (malaikat) tidak menyombongkan diri,\" dari ber-ibadah kepadaNya, meski mereka berjumlah banyak, berakhlak agung dan berkekuatan (penuh), \n\ufd3e \u0644\u0651\u064e\u0646  \u064a\u064e\u0633\u06e1\u062a\u064e\u0646\u0643\u0650\u0641\u064e   \u0671\u0644\u06e1\u0645\u064e\u0633\u0650\u064a\u062d\u064f  \u0623\u064e\u0646  \u064a\u064e\u0643\u064f\u0648\u0646\u064e  \u0639\u064e\u0628\u06e1\u062f\u0657\u0627  \u0644\u0651\u0650\u0644\u0651\u064e\u0647\u0650  \u0648\u064e\u0644\u064e\u0627  \u0671\u0644\u06e1\u0645\u064e\u0644\u064e\u0670\u0653\u0626\u0650\u0643\u064e\u0629\u064f  \u0671\u0644\u06e1\u0645\u064f\u0642\u064e\u0631\u0651\u064e\u0628\u064f\u0648\u0646\u064e\u06da         \u0648\u064e\u0645\u064e\u0646  \u064a\u064e\u0633\u06e1\u062a\u064e\u0646\u0643\u0650\u0641\u06e1  \u0639\u064e\u0646\u06e1  \u0639\u0650\u0628\u064e\u0627\u062f\u064e\u062a\u0650\u0647\u0650\u06e6  \u0648\u064e\u064a\u064e\u0633\u06e1\u062a\u064e\u0643\u06e1\u0628\u0650\u0631\u06e1  \u0641\u064e\u0633\u064e\u064a\u064e\u062d\u06e1\u0634\u064f\u0631\u064f\u0647\u064f\u0645\u06e1   \u0625\u0650\u0644\u064e\u064a\u06e1\u0647\u0650  \u062c\u064e\u0645\u0650\u064a\u0639\u0657\u0627  172  \ufd3f\n\"Al-Masih sama sekali tidak enggan menjadi hamba Allah, dan be-gitu pula para malaikat yang terdekat (kepada Allah). Dan barangsiapa enggan menyembahNya dan menyombongkan diri, maka Allah akan me-ngumpulkan mereka semua kepadaNya.\" (An-Nisa`: 172)."},{"id":2647,"sura":16,"from_aya":50,"to_aya":50,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(50) \ufd3e \u064a\u064e\u062e\u064e\u0627\u0641\u064f\u0648\u0646\u064e  \u0631\u064e\u0628\u0651\u064e\u0647\u064f\u0645  \u0645\u0651\u0650\u0646  \u0641\u064e\u0648\u06e1\u0642\u0650\u0647\u0650\u0645\u06e1  \ufd3f \"Mereka takut kepada Rabb mereka yang berkuasa atas mereka.\" Setelah Allah menyanjung mereka atas banyak-nya amalan ketaatan mereka dan ketundukan mereka kepada Allah, maka Allah juga memuji mereka atas rasa takut mereka kepada Allah yang berada di atas mereka, dengan DzatNya, kekuasaanNya dan kesempurnaan sifat-sifatNya. Mereka itu makhluk-makhluk lemah di bawah kekuasaanNya. \ufd3e \u0648\u064e\u064a\u064e\u0641\u06e1\u0639\u064e\u0644\u064f\u0648\u0646\u064e  \u0645\u064e\u0627  \u064a\u064f\u0624\u06e1\u0645\u064e\u0631\u064f\u0648\u0646\u064e\u06e9 \ufd3f \"Dan melaksanakan apa yang diperintahkan (kepada mereka),\" maksudnya apa pun yang Allah \u062a\u0639\u0627\u0644\u0649 perintahkan kepada mereka, maka mereka menaati pe-rintahNya, dengan kerelaan dan kemauan sendiri. \nDan sujud para makhluk pada Allah \u062a\u0639\u0627\u0644\u0649 terbagi menjadi dua: Sujud terpaksa dan tunduk atas sifat-sifat kesempurnaanNya. Sujud jenis ini bersifat umum, mencakup seluruh makhluk, baik seorang Mukmin maupun kafir, orang baik dan jelek, makhluk yang ber-bicara atau tidak. Dan (kedua) sujud (dengan kerelaan) berdasar-kan pilihannya, yang khusus terjadi pada wali-waliNya dan hamba-hambaNya yang beriman dari kalangan malaikat dan makhluk lainnya."},{"id":2648,"sura":16,"from_aya":51,"to_aya":55,"type":"\u0627\u0644\u0645\u0642\u0637\u0639","text":"\"Allah berfirman, 'Janganlah kamu menyembah dua tuhan; sesungguhnya Dia-lah Tuhan Yang Maha Esa, maka hendaklah kepadaKu saja kamu takut. Dan kepunyaanNya-lah segala sesuatu yang ada di langit dan di bumi, dan untukNya-lah ketaatan itu selama-lamanya. Maka mengapa kamu bertakwa kepada selain Allah. Dan apa saja nikmat yang ada pada kamu, maka dari Allah-lah (datangnya), kemudian bila kamu ditimpa oleh kemudaratan, maka hanya kepadaNya-lah kamu meminta pertolongan. Kemu-dian apabila Dia telah menghilangkan kemudaratan itu darimu, tiba-tiba sebahagian darimu mempersekutukan Rabbnya dengan (yang lain), biarlah mereka mengingkari nikmat yang telah Kami berikan kepada mereka; maka bersenang-senanglah kamu. Kelak kamu akan mengetahui (akibatnya)'.\" (An-Nahl: 51-55)."},{"id":2649,"sura":16,"from_aya":51,"to_aya":51,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(51) Allah \u062a\u0639\u0627\u0644\u0649 memerintahkan (para makhluk) untuk beriba-dah kepadaNya saja, tiada sekutu bagiNya. Dia menunjukkan bukti petunjuk dengan kemampuanNya mencurahkan kenikmatan sendirian (tanpa bantuan orang lain) dan (keesaanNya). Lalu Allah berfirman, \ufd3e \u0644\u064e\u0627  \u062a\u064e\u062a\u0651\u064e\u062e\u0650\u0630\u064f\u0648\u0653\u0627\u0652  \u0625\u0650\u0644\u064e\u0670\u0647\u064e\u064a\u06e1\u0646\u0650     \u0671\u062b\u06e1\u0646\u064e\u064a\u06e1\u0646\u0650\u06d6 \ufd3f \"Janganlah kamu menyembah dua tuhan,\" maksudnya engkau menjadikan sekutu bagiNya dalam uluhiyah-Nya, padahal, \ufd3e \u0625\u0650\u0646\u0651\u064e\u0645\u064e\u0627    \u0647\u064f\u0648\u064e  \u0625\u0650\u0644\u064e\u0670\u0647\u065e     \u0648\u064e\u0670\u062d\u0650\u062f\u065e \ufd3f   \"sesungguhnya Dia-lah Tuhan Yang Maha Esa,\" esa dalam sifat-sifat keagunganNya dan tunggal dengan semua perbuatanNya. Sebagaimana Dia Esa dalam DzatNya, nama-nama dan sifat-sifat serta perbuatan-perbuatanNya, maka esakanlah Dia dalam ibadah. Karena itu, Allah berfirman, \ufd3e \u0641\u064e\u0625\u0650\u064a\u0651\u064e\u0670\u064a\u064e  \u0641\u064e\u0671\u0631\u06e1\u0647\u064e\u0628\u064f\u0648\u0646\u0650 \ufd3f \"Maka hendak-lah kepadaKu saja kamu takut.\" Maksudnya, takutlah kepadaKu, taati-lah perintahKu, jauhilah laranganKu, tanpa menyekutukanKu de-ngan suatu makhluk pun, karena ia semuanya adalah makhlukKu"},{"id":2650,"sura":16,"from_aya":52,"to_aya":52,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(52)  \ufd3e \u0648\u064e\u0644\u064e\u0647\u064f\u06e5  \u0645\u064e\u0627  \u0641\u0650\u064a  \u0671\u0644\u0633\u0651\u064e\u0645\u064e\u0670\u0648\u064e\u0670\u062a\u0650   \u0648\u064e\u0671\u0644\u06e1\u0623\u064e\u0631\u06e1\u0636\u0650  \u0648\u064e\u0644\u064e\u0647\u064f   \u0671\u0644\u062f\u0651\u0650\u064a\u0646\u064f  \u0648\u064e\u0627\u0635\u0650\u0628\u064b\u0627\u06da \ufd3f   \"Dan kepunyaanNya-lah segala sesuatu yang ada di langit dan bumi, dan untukNya-lah ketaatan itu se-lama-lamanya,\" maksudnya agama, ibadah, perendahan diri di se-luruh waktu adalah bagi Allah semata. Kewajiban para makhluk untuk memurnikannya bagi Allah, dan tenggelam dalam berubudi-yah kepadaNya.  \ufd3e \u0623\u064e\u0641\u064e\u063a\u064e\u064a\u06e1\u0631\u064e  \u0671\u0644\u0644\u0651\u064e\u0647\u0650  \u062a\u064e\u062a\u0651\u064e\u0642\u064f\u0648\u0646\u064e  \ufd3f \"Maka mengapa kamu bertakwa kepada selain Allah,\" dari kalangan penghuni bumi atau penghuni langit. Sesungguhnya mereka itu tidak memegang kendali bahaya dan kemanfaatan bagi kalian. Allah-lah, satu-satunya Dzat yang memberi dan mencurahkan kebaikan. "},{"id":2651,"sura":16,"from_aya":53,"to_aya":53,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(53) \ufd3e \u0648\u064e\u0645\u064e\u0627  \u0628\u0650\u0643\u064f\u0645  \u0645\u0651\u0650\u0646   \u0646\u0651\u0650\u0639\u06e1\u0645\u064e\u0629\u0656  \ufd3f \"Dan apa saja nikmat yang ada padamu,\" nikmat lahiriah ataupun batiniah, \ufd3e \u0641\u064e\u0645\u0650\u0646\u064e  \u0671\u0644\u0644\u0651\u064e\u0647\u0650\u06d6 \ufd3f  \"maka dari Allah-lah (da-tangnya),\" tiada seorang pun yang menyertai Allah di dalamnya, \ufd3e \u062b\u064f\u0645\u0651\u064e  \u0625\u0650\u0630\u064e\u0627  \u0645\u064e\u0633\u0651\u064e\u0643\u064f\u0645\u064f  \u0671\u0644\u0636\u0651\u064f\u0631\u0651\u064f \ufd3f \"kemudian bila kamu ditimpa oleh kemudaratan,\" baik berupa kemiskinan, penyakit, dan keadaan yang menyulitkan, \ufd3e \u0641\u064e\u0625\u0650\u0644\u064e\u064a\u06e1\u0647\u0650  \u062a\u064e\u062c\u06e1\u0640\u0654\u064e\u0631\u064f\u0648\u0646\u064e  \ufd3f \"maka hanya kepadaNya-lah kamu meminta pertolongan,\" maksudnya mendengung-dengungkan doa dan permohonan, karena kalian mengetahui, bahwa tidak ada yang sanggup menyingkirkan keburukan dan kesengsaraan selain Dia. Dia-lah satu-satunya Dzat yang memegang kendali pencurahan karunia kepada kalian berupa apa saja yang kalian inginkan, dan membelokkan apa saja yang kalian benci. Dia-lah Dzat yang tidak sepatutnya ibadah dikerjakan kecuali diarahkan kepadaNya."},{"id":2652,"sura":16,"from_aya":54,"to_aya":55,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(54-55) Namun, kebanyakan orang masih berbuat aniaya kepada diri sendiri dan mengingkari nikmat Allah pada mereka, bila telah diselamatkan oleh Allah dari kondisi buruk mereka. Lalu ketika dalam suasana kegembiraan, mereka menjadi orang-orang yang menyekutukan Allah dengan sebagian makhluk yang tiada punya apa-apa. Untuk itu Allah berfirman, \ufd3e \u0644\u0650\u064a\u064e\u0643\u06e1\u0641\u064f\u0631\u064f\u0648\u0627\u0652  \u0628\u0650\u0645\u064e\u0627\u0653  \u0621\u064e\u0627\u062a\u064e\u064a\u06e1\u0646\u064e\u0670\u0647\u064f\u0645\u06e1\u06da \ufd3f \"Biarlah mereka mengingkari nikmat yang telah Kami berikan kepada mereka,\" mak-sudnya sesuatu yang Kami berikan kepada mereka di mana kami menyelamatkan mereka dari kesengsaraan dan membebaskan mereka dari kesulitan, \ufd3e \u0641\u064e\u062a\u064e\u0645\u064e\u062a\u0651\u064e\u0639\u064f\u0648\u0627\u0652 \ufd3f \"maka bersenang-senanglah kamu,\" sejenak di dunia kalian, \ufd3e \u0641\u064e\u0633\u064e\u0648\u06e1\u0641\u064e  \u062a\u064e\u0639\u06e1\u0644\u064e\u0645\u064f\u0648\u0646\u064e \ufd3f \"Kelak kamu akan mengetahui (akibatnya),\" yaitu akibat kekufuran mereka."},{"id":2653,"sura":16,"from_aya":56,"to_aya":60,"type":"\u0627\u0644\u0645\u0642\u0637\u0639","text":"\"Dan mereka menyediakan untuk berhala-berhala yang me-reka tiada mengetahui (kekuasaannya), satu bagian dari rizki yang telah Kami berikan kepada mereka. Demi Allah, sesungguhnya kamu akan ditanyai tentang apa yang telah kamu ada-adakan. Dan mereka menetapkan bagi Allah anak-anak perempuan. Mahasuci Allah, sedang untuk mereka sendiri (mereka tetapkan) apa yang mereka sukai (yaitu anak-anak laki-laki). Dan apabila seseorang dari mereka diberi kabar dengan (kelahiran) anak perempuan, hi-tamlah (merah padamlah) mukanya, dan dia sangat marah. Ia me-nyembunyikan dirinya dari orang banyak, disebabkan buruknya berita yang disampaikan kepadanya. Apakah dia akan memelihara-nya dengan menanggung kehinaan ataukah akan menguburkannya ke dalam tanah (hidup-hidup)? Ketahuilah, alangkah buruknya apa yang mereka tetapkan itu. Orang-orang yang tidak beriman kepada kehidupan akhirat, mempunyai sifat yang buruk; dan Allah mem-punyai sifat yang Mahatinggi; dan Dia-lah Yang Mahaperkasa lagi Mahabijaksana.\" (An-Nahl: 56-60)."},{"id":2654,"sura":16,"from_aya":56,"to_aya":56,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":" (56) Allah \u062a\u0639\u0627\u0644\u0649 memberitahukan tentang kebodohan kaum musyrikin dan tindakan kezhaliman mereka serta kedustaan mereka atas nama Allah. Mereka itu telah menyediakan bagian rizki yang Allah berikan dan karuniakan kepada mereka untuk berhala-ber-hala yang tidak dapat mengetahui, tidak sanggup memberi manfaat dan kemudaratan. Jadi, mereka menggunakan (fasilitas) rizkiNya untuk berbuat syirik kepadaNya dan mendekatkan diri dengan-nya kepada berhala-berhala yang berpahat, sebagaimana Firman Allah,\n\ufd3e \u0648\u064e\u062c\u064e\u0639\u064e\u0644\u064f\u0648\u0627\u0652  \u0644\u0650\u0644\u0651\u064e\u0647\u0650  \u0645\u0650\u0645\u0651\u064e\u0627  \u0630\u064e\u0631\u064e\u0623\u064e  \u0645\u0650\u0646\u064e  \u0671\u0644\u06e1\u062d\u064e\u0631\u06e1\u062b\u0650  \u0648\u064e\u0671\u0644\u06e1\u0623\u064e\u0646\u06e1\u0639\u064e\u0670\u0645\u0650   \u0646\u064e\u0635\u0650\u064a\u0628\u0657\u0627  \u0641\u064e\u0642\u064e\u0627\u0644\u064f\u0648\u0627\u0652  \u0647\u064e\u0670\u0630\u064e\u0627  \u0644\u0650\u0644\u0651\u064e\u0647\u0650  \u0628\u0650\u0632\u064e\u0639\u06e1\u0645\u0650\u0647\u0650\u0645\u06e1   \u0648\u064e\u0647\u064e\u0670\u0630\u064e\u0627  \u0644\u0650\u0634\u064f\u0631\u064e\u0643\u064e\u0627\u0653\u0626\u0650\u0646\u064e\u0627\u06d6         \u0641\u064e\u0645\u064e\u0627  \u0643\u064e\u0627\u0646\u064e  \u0644\u0650\u0634\u064f\u0631\u064e\u0643\u064e\u0627\u0653\u0626\u0650\u0647\u0650\u0645\u06e1  \u0641\u064e\u0644\u064e\u0627  \u064a\u064e\u0635\u0650\u0644\u064f  \u0625\u0650\u0644\u064e\u0649  \u0671\u0644\u0644\u0651\u064e\u0647\u0650\u06d6 \ufd3f\n\"Dan mereka memperuntukkan bagi Allah satu bagian dari tanaman dan ternak yang telah diciptakan Allah, lalu mereka berkata sesuai dengan persangkaan mereka, 'Ini untuk Allah dan ini untuk berhala-berhala kami.' Maka sajian-sajian yang diperuntukkan bagi berhala-berhala mereka tidak sampai kepada Allah.\" (Al-An'am: 136). \n\ufd3e \u062a\u064e\u0671\u0644\u0644\u0651\u064e\u0647\u0650  \u0644\u064e\u062a\u064f\u0633\u06e1\u0640\u0654\u064e\u0644\u064f\u0646\u0651\u064e  \u0639\u064e\u0645\u0651\u064e\u0627  \u0643\u064f\u0646\u062a\u064f\u0645\u06e1   \u062a\u064e\u0641\u06e1\u062a\u064e\u0631\u064f\u0648\u0646\u064e \ufd3f \"Demi Allah, sesungguhnya kamu akan ditanyai tentang apa yang telah kamu ada-adakan,\" akan dikatakan ke-pada mereka, \n\ufd3e \u0621\u064e\u0627\u0653\u0644\u0644\u0651\u064e\u0647\u064f  \u0623\u064e\u0630\u0650\u0646\u064e  \u0644\u064e\u0643\u064f\u0645\u06e1\u06d6       \u0623\u064e\u0645\u06e1    \u0639\u064e\u0644\u064e\u0649  \u0671\u0644\u0644\u0651\u064e\u0647\u0650   \u062a\u064e\u0641\u06e1\u062a\u064e\u0631\u064f\u0648\u0646\u064e  59  \ufd3f\n\"Apakah Allah telah memberikan izin kepadamu (tentang ini) atau kamu mengada-adakan saja terhadap Allah?\" (Yunus: 59).\nApakah dugaan orang-orang yang mengadakan kebohongan terhadap Allah pada Hari Kiamat? Akibatnya, Allah menyiksa me-reka dengan hukuman yang sangat dahsyat. "},{"id":2655,"sura":16,"from_aya":57,"to_aya":59,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":" (57-59) \ufd3e \u0648\u064e\u064a\u064e\u062c\u06e1\u0639\u064e\u0644\u064f\u0648\u0646\u064e  \u0644\u0650\u0644\u0651\u064e\u0647\u0650  \u0671\u0644\u06e1\u0628\u064e\u0646\u064e\u0670\u062a\u0650 \ufd3f \"Dan mereka menetapkan bagi Allah anak-anak perempuan,\" yang mana mengatakan tentang malaikat, para penyembah lagi yang dekat (dengan Allah), mereka itu putri-putri Allah, \ufd3e \u0648\u064e\u0644\u064e\u0647\u064f\u0645  \u0645\u0651\u064e\u0627  \u064a\u064e\u0634\u06e1\u062a\u064e\u0647\u064f\u0648\u0646\u064e  \ufd3f \"sedang untuk mereka sendiri (mereka tetapkan) sesuatu yang mereka sukai,\" yaitu anak-anak laki-laki bagi diri mereka. Sampai membuat mereka membenci anak-anak perempuan dengan kebencian yang besar. Salah seorang dari mereka pun bersikap, \ufd3e \u0648\u064e\u0625\u0650\u0630\u064e\u0627  \u0628\u064f\u0634\u0651\u0650\u0631\u064e   \u0623\u064e\u062d\u064e\u062f\u064f\u0647\u064f\u0645  \u0628\u0650\u0671\u0644\u06e1\u0623\u064f\u0646\u062b\u064e\u0649\u0670  \u0638\u064e\u0644\u0651\u064e  \u0648\u064e\u062c\u06e1\u0647\u064f\u0647\u064f\u06e5  \u0645\u064f\u0633\u06e1\u0648\u064e\u062f\u0651\u0657\u0627 \ufd3f \"apabila seseorang dari mereka diberi ka-bar dengan (kelahiran) anak perempuan, hitamlah (merah padamlah) muka-nya,\" karena kerisauan yang menimpanya, \ufd3e \u0648\u064e\u0647\u064f\u0648\u064e  \u0643\u064e\u0638\u0650\u064a\u0645\u065e \ufd3f \"dan dia sangat marah,\" yaitu marah lantaran kesedihan dan penyesalan karena mendapat kabar (kelahiran) anak perempuan. Kejadian ini bahkan sampai berakibat dia (merasa) reputasinya dicemari di hadapan kaumnya, dan dia pun menyembunyikan diri dari orang banyak disebabkan buruknya berita yang disampaikan kepadanya. Lantas, ia mengerahkan pikiran dan nalarnya yang sudah rusak mengenai tindakan apa yang akan ia perbuat berkaitan dengan anak perem-puannya yang mana dia mendapat kabar dalam (wujud) itu.\n\ufd3e \u0623\u064e\u064a\u064f\u0645\u06e1\u0633\u0650\u0643\u064f\u0647\u064f\u06e5   \u0639\u064e\u0644\u064e\u0649\u0670  \u0647\u064f\u0648\u0646\u064d  \ufd3f \"Apakah dia akan memeliharanya dengan menang-gung kehinaan,\" maksudnya membiarkannya tanpa menghabisi nya-wanya dengan menanggung kehinaan dan kenistaan, \ufd3e \u0623\u064e\u0645\u06e1  \u064a\u064e\u062f\u064f\u0633\u0651\u064f\u0647\u064f\u06e5  \u0641\u0650\u064a  \u0671\u0644\u062a\u0651\u064f\u0631\u064e\u0627\u0628\u0650\u06d7 \ufd3f   \"ataukah akan menguburkannya ke dalam tanah (hidup-hidup),\" mengu-burnya dalam keadaan hidup. Tindakan itulah yang disebut pengu-buran (al-Wa`du) yang dicela oleh Allah pada kaum musyrikin. \ufd3e \u0623\u064e\u0644\u064e\u0627  \u0633\u064e\u0627\u0653\u0621\u064e  \u0645\u064e\u0627  \u064a\u064e\u062d\u06e1\u0643\u064f\u0645\u064f\u0648\u0646\u064e  \ufd3f \"Ketahuilah, alangkah buruknya apa yang mereka tetap-kan itu,\" lantaran mereka menyandangkan sifat kepada Allah dengan sifat-sifat yang tidak pantas dengan kebesaranNya, berupa penis-batan anak kepadaNya. Kemudian, tidak berhenti di sini, bahkan mereka menisbatkan jenis anak yang terburuk (menurut mereka) yaitu anak-anak perempuan yang mereka sangat antipati dan mem-bencinya (kepada Allah). Mengapa mereka menisbatkannya kepada Allah \u062a\u0639\u0627\u0644\u0649? Maka sejelek-jelek ketetapan adalah ketetapan mereka. "},{"id":2656,"sura":16,"from_aya":60,"to_aya":60,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(60) Manakala ini termasuk perumpamaan buruk yang di-lekatkan kepada Allah oleh para musuhNya dari kalangan kaum musyrikin, maka Allah berfirman, \ufd3e \u0644\u0650\u0644\u0651\u064e\u0630\u0650\u064a\u0646\u064e  \u0644\u064e\u0627  \u064a\u064f\u0624\u06e1\u0645\u0650\u0646\u064f\u0648\u0646\u064e   \u0628\u0650\u0671\u0644\u06e1\u0623\u0653\u062e\u0650\u0631\u064e\u0629\u0650  \u0645\u064e\u062b\u064e\u0644\u064f  \u0671\u0644\u0633\u0651\u064e\u0648\u06e1\u0621\u0650\u06d6 \ufd3f \"Orang-orang yang tidak beriman kepada kehidupan akhirat, mempunyai sifat yang buruk,\" yaitu sifat negatif dan aib yang klimaks, \ufd3e \u0648\u064e\u0644\u0650\u0644\u0651\u064e\u0647\u0650  \u0671\u0644\u06e1\u0645\u064e\u062b\u064e\u0644\u064f  \u0671\u0644\u06e1\u0623\u064e\u0639\u06e1\u0644\u064e\u0649\u0670\u06da \ufd3f  \"dan Allah mempunyai sifat yang Mahatinggi,\" maksudnya setiap sifat kesempurnaan. Dan setiap kesempurnaan di alam semesta ini, maka Allah lebih berhak dengannya tanpa mengakibatkan efek kekura-ngan dari sisi manapun. Dan Allah mempunyai sifat yang Maha-tinggi di hati para waliNya, berupa pengagungan, penghormatan, kecintaan, inabah dan ma'rifah, \ufd3e \u0648\u064e\u0647\u064f\u0648\u064e  \u0671\u0644\u06e1\u0639\u064e\u0632\u0650\u064a\u0632\u064f \ufd3f \"dan Dia-lah Yang Maha-perkasa,\" yang mengalahkan segala sesuatu, dan semua makhluk tunduk kepadaNya secara keseluruhan, \ufd3e \u0671\u0644\u06e1\u062d\u064e\u0643\u0650\u064a\u0645\u064f  \ufd3f \"lagi Mahabijaksa-na,\" yang telah meletakkan segala sesuatu (persis) pada tempatnya, tidak menetapkan perintah atau berbuat kecuali yang berdampak pujian dan sanjungan atas kesempurnaanNya dalam urusan itu. "},{"id":2657,"sura":16,"from_aya":61,"to_aya":61,"type":"\u0627\u0644\u0645\u0642\u0637\u0639","text":"\"Jikalau Allah menghukum manusia karena kezhalimannya, niscaya tidak akan ditinggalkanNya di muka bumi sesuatu pun dari makhluk yang melata, tetapi Allah menangguhkan mereka sampai kepada waktu yang ditentukan. Maka apabila telah tiba waktu (yang ditentukan) bagi mereka, tidaklah mereka dapat meng-undurkannya barang sesaat pun dan tidak (pula) mendahulukannya.\" (An-Nahl: 61)."},{"id":2658,"sura":16,"from_aya":61,"to_aya":61,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(61) Usai menyebutkan kebohongan yang diadakan oleh orang-orang yang zhalim terhadap Allah, maka Allah \u062a\u0639\u0627\u0644\u0649 menyebut-kan kesempurnaan sifat santun dan sabarNya. Allah berfirman, \ufd3e \u0648\u064e\u0644\u064e\u0648\u06e1  \u064a\u064f\u0624\u064e\u0627\u062e\u0650\u0630\u064f  \u0671\u0644\u0644\u0651\u064e\u0647\u064f  \u0671\u0644\u0646\u0651\u064e\u0627\u0633\u064e  \u0628\u0650\u0638\u064f\u0644\u06e1\u0645\u0650\u0647\u0650\u0645  \ufd3f \"Jikalau Allah menghukum manusia karena kezha-limannya,\" tanpa penambahan maupun pengurangan \ufd3e \u0645\u0651\u064e\u0627  \u062a\u064e\u0631\u064e\u0643\u064e \ufd3f \"nis-caya tidak akan ditinggalkanNya,\" di muka bumi \ufd3e \u0645\u0650\u0646  \u062f\u064e\u0627\u0653\u0628\u0651\u064e\u0629\u0656 \ufd3f \"sesuatu pun dari makhluk yang melata,\" maksudnya pasti Allah membinasakan orang-orang yang berbuat kemaksiatan dan lainnya, dari kalangan hewan melata dan binatang-binatang. Sesungguhnya, efek buruk kemaksiatan bisa mengakibatkan kehancuran tanaman dan kelang-sungan makhluk hidup. \ufd3e \u0648\u064e\u0644\u064e\u0670\u0643\u0650\u0646   \u064a\u064f\u0624\u064e\u062e\u0651\u0650\u0631\u064f\u0647\u064f\u0645\u06e1 \ufd3f \"Tetapi Allah menangguhkan me-reka,\" dari penyegeraan hukuman pada mereka \ufd3e \u0625\u0650\u0644\u064e\u0649\u0670\u0653  \u0623\u064e\u062c\u064e\u0644\u0656  \u0645\u0651\u064f\u0633\u064e\u0645\u0651\u0657\u0649\u06d6 \ufd3f  \"sam-pai kepada waktu yang ditentukan,\" yaitu Hari Kiamat \ufd3e \u0641\u064e\u0625\u0650\u0630\u064e\u0627  \u062c\u064e\u0627\u0653\u0621\u064e  \u0623\u064e\u062c\u064e\u0644\u064f\u0647\u064f\u0645\u06e1  \u0644\u064e\u0627  \u064a\u064e\u0633\u06e1\u062a\u064e\u0640\u0654\u06e1\u062e\u0650\u0631\u064f\u0648\u0646\u064e   \u0633\u064e\u0627\u0639\u064e\u0629\u0657       \u0648\u064e\u0644\u064e\u0627  \u064a\u064e\u0633\u06e1\u062a\u064e\u0642\u06e1\u062f\u0650\u0645\u064f\u0648\u0646\u064e \ufd3f \"Maka apabila telah tiba waktu (yang ditentukan) bagi mereka, tidaklah mereka dapat mengundurkannya barang sesaat pun dan tidak (pula) mendahulukannya,\" maka hendaklah mereka berhati-hati selama masih dalam masa penangguhan, sebelum datangnya waktu yang tiada penundaan lagi di dalamnya."},{"id":2659,"sura":16,"from_aya":62,"to_aya":63,"type":"\u0627\u0644\u0645\u0642\u0637\u0639","text":"\"Dan mereka menetapkan bagi Allah sesuatu yang mereka sendiri membencinya, dan lidah mereka mengucapkan kedustaan, yaitu bahwa merekalah yang akan mendapat kebaikan. Tiadalah diragukan bahwa nerakalah bagi mereka, dan bahwa mereka segera dimasukkan (ke dalamnya). Demi Allah, sesungguhnya Kami telah mengutus rasul-rasul Kami kepada umat-umat sebelum kamu, tetapi setan menjadikan umat-umat itu memandang baik perbuatan me-reka (yang buruk), maka setan menjadi pemimpin mereka di hari itu, dan mereka mendapatkan azab yang pedih.\" (An-Nahl: 62-63)."},{"id":2660,"sura":16,"from_aya":62,"to_aya":62,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(62) Allah \u062a\u0639\u0627\u0644\u0649 mengabarkan bahwasanya kaum musyrikin \ufd3e \u064a\u064e\u062c\u06e1\u0639\u064e\u0644\u064f\u0648\u0646\u064e \u0644\u0650\u0644\u0651\u064e\u0647\u0650  \u0645\u064e\u0627  \u064a\u064e\u0643\u06e1\u0631\u064e\u0647\u064f\u0648\u0646\u064e\u06da  \ufd3f \" menetapkan bagi Allah sesuatu yang mereka sendiri membencinya,\" berupa (penisbatan) anak perempuan dan sifat-sifat buruk (kepadaNya), yaitu perbuatan syirik dengan mengarahkan sebagian dari peribadahan kepada sejumlah makhluk yang sebenar-nya merupakan hamba Allah. Sebagaimana mereka itu benci dan tidak rela kalau budak mereka \u2013padahal mereka sejenis\u2013 menjadi sekutu mereka dalam rizki yang Allah berikan kepada mereka, lalu kenapa mereka menetapkan beberapa sekutu bagi Allah yang ber-asal dari hambaNya? \ufd3e \u0648 \u064e \ufd3f   \"Dan,\" mereka bersama perbuatan buruk yang besar ini \ufd3e \u062a \u064e \u0635 \u0650 \u0641 \u064f       \u0623\u064e\u0644\u06e1\u0633\u0650\u0646\u064e\u062a\u064f\u0647\u064f\u0645\u064f  \u0671\u0644\u06e1\u0643\u064e\u0630\u0650\u0628\u064e  \u0623\u064e\u0646\u0651\u064e  \u0644\u064e\u0647\u064f\u0645\u064f  \u0671\u0644\u06e1\u062d\u064f\u0633\u06e1\u0646\u064e\u0649\u0670\u06da \ufd3f   \"lidah mereka mengucap-kan kedustaan, yaitu bahwa merekalah yang akan mendapat kebaikan,\" maksudnya bahwa mereka akan menjumpai keadaan yang baik di dunia dan akhirat. Maka Allah membantah mereka dengan ber-firman, \ufd3e \u0644\u064e\u0627  \u062c\u064e\u0631\u064e\u0645\u064e  \u0623\u064e\u0646\u0651\u064e   \u0644\u064e\u0647\u064f\u0645\u064f  \u0671\u0644\u0646\u0651\u064e\u0627\u0631\u064e   \u0648\u064e\u0623\u064e\u0646\u0651\u064e\u0647\u064f\u0645  \u0645\u0651\u064f\u0641\u06e1\u0631\u064e\u0637\u064f\u0648\u0646\u064e \ufd3f   \"Tiadalah diragukan bahwa nerakalah bagi mereka, dan bahwa mereka segera dimasukkan (ke dalamnya),\" mereka didahulukan masuk ke neraka, tinggal di dalamnya, tidak keluar darinya selamanya."},{"id":2661,"sura":16,"from_aya":63,"to_aya":63,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(63) Allah \u062a\u0639\u0627\u0644\u0649 menerangkan kepada RasulNya bahwa dia bukanlah utusan Allah yang pertama kali yang didustakan. Allah berfirman, \ufd3e \u062a\u064e\u0671\u0644\u0644\u0651\u064e\u0647\u0650  \u0644\u064e\u0642\u064e\u062f\u06e1  \u0623\u064e\u0631\u06e1\u0633\u064e\u0644\u06e1\u0646\u064e\u0627\u0653  \u0625\u0650\u0644\u064e\u0649\u0670\u0653  \u0623\u064f\u0645\u064e\u0645\u0656  \u0645\u0651\u0650\u0646   \u0642\u064e\u0628\u06e1\u0644\u0650\u0643\u064e \ufd3f \"Demi Allah, sesungguhnya Kami telah mengutus rasul-rasul Kami kepada umat-umat sebelum kamu,\" be-berapa rasul yang menyeru mereka kepada tauhid \ufd3e \u0641\u064e\u0632\u064e\u064a\u0651\u064e\u0646\u064e  \u0644\u064e\u0647\u064f\u0645\u064f  \u0671\u0644\u0634\u0651\u064e\u064a\u06e1\u0637\u064e\u0670\u0646\u064f  \u0623\u064e\u0639\u06e1\u0645\u064e\u0670\u0644\u064e\u0647\u064f\u0645\u06e1  \ufd3f \"tetapi setan menjadikan umat-umat itu memandang baik perbuat-an mereka (yang buruk),\" sehingga mereka (berani) mendustakan para rasul, dan mengklaim bahwa keyakinan yang mereka pegangi itulah yang benar yang akan menyelamatkan dari setiap bencana, sedangkan dakwah yang diserukan oleh para rasul, menyelisihi hal itu. Ketika setan berhasil menjadikan mereka memandang baik per-buatan (yang buruk), maka jadilah setan itu \ufd3e \u0648\u064e\u0644\u0650\u064a\u0651\u064f\u0647\u064f\u0645\u064f   \ufd3f \"pemimpin me-reka,\" di dunia. Mereka menaati setan, mengikuti dan mengangkat-nya sebagai pimpinan. \n\ufd3e \u0623\u064e\u0641\u064e\u062a\u064e\u062a\u0651\u064e\u062e\u0650\u0630\u064f\u0648\u0646\u064e\u0647\u064f\u06e5  \u0648\u064e\u0630\u064f\u0631\u0651\u0650\u064a\u0651\u064e\u062a\u064e\u0647\u064f\u06e5\u0653  \u0623\u064e\u0648\u06e1\u0644\u0650\u064a\u064e\u0627\u0653\u0621\u064e  \u0645\u0650\u0646  \u062f\u064f\u0648\u0646\u0650\u064a  \u0648\u064e\u0647\u064f\u0645\u06e1  \u0644\u064e\u0643\u064f\u0645\u06e1  \u0639\u064e\u062f\u064f\u0648\u0651\u064f\u06e2\u06da         \u0628\u0650\u0626\u06e1\u0633\u064e  \u0644\u0650\u0644\u0638\u0651\u064e\u0670\u0644\u0650\u0645\u0650\u064a\u0646\u064e  \u0628\u064e\u062f\u064e\u0644\u0657\u0627  50  \ufd3f\n\"Patutkah kamu menjadikan dia dan keturunan-keturunannya se-bagai pemimpin selainKu. Amat buruklah iblis itu sebagai pengganti (Allah) bagi orang-orang yang zhalim.\" (Al-Kahfi: 50) \n\ufd3e \u0648\u064e\u0644\u064e\u0647\u064f\u0645\u06e1   \u0639\u064e\u0630\u064e\u0627\u0628\u064c  \u0623\u064e\u0644\u0650\u064a\u0645\u065e  \ufd3f \"Dan mereka mendapatkan azab yang pedih,\" di akhi-rat (kelak), lantaran berbelok arah dari kepemimpinan ar-Rahman, dan rela dengan komando setan. Karena itu, mereka pantas untuk dihukum dengan siksaan kehinaan."},{"id":2662,"sura":16,"from_aya":64,"to_aya":65,"type":"\u0627\u0644\u0645\u0642\u0637\u0639","text":"\"Dan Kami tidak menurunkan kepadamu al-Kitab (al-Qur`an) ini, melainkan agar kamu dapat menjelaskan kepada mereka apa yang mereka perselisihkan itu dan menjadi petunjuk dan rahmat bagi kaum yang beriman.[19] Dan Allah menurunkan dari langit air (hujan), dan dengan air itu dihidupkanNya bumi sesudah matinya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Rabb) bagi orang-orang yang mendengarkan (pelajaran).\" (An-Nahl: 64-65)."},{"id":2663,"sura":16,"from_aya":65,"to_aya":65,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(64-65) Mengenai Allah, melalui curahan nasihat-nasihat dan peringatan-peringatanNya, maka orang-orang mengambilnya se-bagai dalil bahwasanya Allah, Dia-lah Dzat Yang disembah, yang peribadahan itu tidak patut dikerjakan kecuali bagiNya semata. Sebab, Dia-lah Dzat yang mencurahkan kenikmatan dengan turun-nya hujan, tumbuhnya seluruh jenis tanaman (dan sebagai dalil) bahwasanya Allah Mahakuasa atas segala sesuatu, dan bahwa Dzat yang menghidupkan bumi setelah kematiannya, sanggup untuk menghidupkan orang-orang yang sudah mati, dan bahwa Dzat yang menebarkan kebaikan ini betul-betul mempunyai rahmat yang luas dan kemurahan yang agung. "},{"id":2664,"sura":16,"from_aya":66,"to_aya":67,"type":"\u0627\u0644\u0645\u0642\u0637\u0639","text":"\"Dan sesungguhnya pada binatang ternak itu benar-benar ter-dapat pelajaran bagi kamu. Kami memberimu minum dari sesuatu yang berada dalam perutnya (berupa) susu yang bersih antara tahi dan darah, yang mudah ditelan bagi orang-orang yang meminum-nya. Dan dari buah kurma dan anggur, kamu membuat minuman yang memabukkan dan yang baik. Sesungguhnya pada yang demi-kian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Allah) bagi orang yang memikirkan.\" (An-Nahl: 66-67)."},{"id":2665,"sura":16,"from_aya":66,"to_aya":66,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(66) Maksudnya, \ufd3e \u0648\u064e\u0625\u0650\u0646\u0651\u064e     \u0644\u064e\u0643\u064f\u0645\u06e1  \u0641\u0650\u064a  \u0671\u0644\u06e1\u0623\u064e\u0646\u06e1\u0639\u064e\u0670\u0645\u0650 \ufd3f   \"Dan sesungguhnya bagimu pada binatang ternak itu,\" yang Allah tundukkan bagi kepentingan-kepentingan kalian \ufd3e \u0644\u064e\u0639\u0650\u0628\u06e1\u0631\u064e\u0629\u0657\u06d6 \ufd3f   \"benar-benar terdapat pelajaran,\" dengan itu, engkau membuktikan kesempurnaan kekuasaan Allah dan luas-nya kebaikan Allah, lantaran Allah memberikan minuman bagi kalian dari perut-perut binatang-binatang tersebut yang berisi ko-toran dan darah. Allah mengalirkan dari tempat antara keduanya air susu yang bersih dari kekeruhan sehingga mudah ditelan oleh orang-orang yang meminumnya untuk kesenangan. Susu ini mem-berikan cairan dan nutrisi. Bukankah kejadian ini tiada lain meru-pakan kekuasaan ilahi, bukan kejadian-kejadian alam belaka? Ke-kuatan alamiah apakah yang dapat menjelmakan pakan ternak yang dimakan oleh binatang ternak dan minuman yang ia minum, ber-asal dari air yang tawar dan zat asin menjadi air susu yang murni, mudah dikonsumsi oleh orang-orang yang meminumnya?"},{"id":2666,"sura":16,"from_aya":67,"to_aya":67,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(67) Dan Allah menciptakan bagi para hambaNya dari buah-buah kurma dan anggur berbagai macam kegunaan dan kemasla-hatan bagi mereka, yang berbentuk rizki yang baik yang dikonsumsi oleh para manusia dalam keadaan segar, matang, siap saji dan bisa disimpan dan sebagai makanan dan minuman yang bisa dijadikan jus dan fermentasinya dan minuman keras yang sebelumnya halal diperbolehkan. Kemudian Allah menaskh (menghapus) halalnya minuman yang memabukkan dan menggantikannya dengan ba-rang-barang yang baik seperti jenis-jenis nabidz (hasil fermentasi dari buah) dan berbagai macam minuman yang lezat dan diperbo-lehkan. Oleh karena itu ada orang yang berpendapat, \"Maksud 'memabukkan' di sini adalah makanan dan minuman yang nikmat.\" Pendapat ini lebih utama daripada pendapat yang pertama. Allah berfirman, \ufd3e \u0625\u0650\u0646\u0651\u064e     \u0641\u0650\u064a  \u0630\u064e\u0670\u0644\u0650\u0643\u064e  \u0644\u064e\u0623\u0653\u064a\u064e\u0629\u0657  \u0644\u0651\u0650\u0642\u064e\u0648\u06e1\u0645\u0656     \u064a\u064e\u0639\u06e1\u0642\u0650\u0644\u064f\u0648\u0646\u064e  \ufd3f \"Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Allah) bagi orang yang memikir-kan,\" yaitu memikirkan tentang kesempurnaan kekuasaan Allah, karena Dia mengeluarkannya dari pepohonan yang mirip dengan kayu bakar, kemudian berubah menjadi buah-buahan yang lezat, enak dimakan dan baik. Dan (itu membuktikan) meratanya cakupan rahmatNya, karena ia merata pada seluruh hambaNya, memudah-kannya bagi mereka, (menunjukkan) bahwa Dia-lah sesembahan yang (berhak) diibadahi semata, sebab Allah satu-satunya Dzat yang (mampu) melakukan itu."},{"id":2667,"sura":16,"from_aya":68,"to_aya":69,"type":"\u0627\u0644\u0645\u0642\u0637\u0639","text":"\"Dan Rabbmu mewahyukan kepada lebah, 'Buatlah sarang-sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon kayu, dan di tempat-tempat yang dibuat manusia. Kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan Rabbmu yang telah dimudah-kan (bagimu).' Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang me-nyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Rabb) bagi orang-orang yang memikirkan.\" (An-Nahl: 68-69)."},{"id":2668,"sura":16,"from_aya":68,"to_aya":69,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(68-69) Pada penciptaan binatang lebah yang mungil ini, yang Allah berikan petunjuk kepadanya dengan petunjuk yang mengagumkan, dan Dia memudahkan habitat makanannya, lantas kembali ke sarang-sarangnya yang ia renovasi berdasarkan arahan dan petunjuk dari Allah kepadanya, kemudian mengeluarkan dari perut-perutnya madu lezat yang beraneka warna, sesuai dengan latar belakang tanah dan habitatnya, yang mana pada madu itu terdapat penyembuh bagi umat manusia dari banyak penyakit, maka semua ini menjadi bukti kesempurnaan perhatian Allah \u062a\u0639\u0627\u0644\u0649 dan kesempurnaan sifat kelembutanNya kepada para hambaNya, dan bahwa Dia-lah Dzat yang tidak patut ada pihak selainNya yang dicinta dan diseru dalam doa."},{"id":2669,"sura":16,"from_aya":70,"to_aya":70,"type":"\u0627\u0644\u0645\u0642\u0637\u0639","text":"\"Allah menciptakan kamu, kemudian mewafatkan kamu; dan di antara kamu ada yang dikembalikan kepada umur yang paling lemah (pikun), supaya dia tidak mengetahui lagi sesuatu pun yang diketahuinya. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha-kuasa.\" (An-Nahl: 70)."},{"id":2670,"sura":16,"from_aya":70,"to_aya":70,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(70) Allah \u062a\u0639\u0627\u0644\u0649 memberitahukan bahwa Dia-lah Dzat yang menciptakan manusia dan mentransfer mereka dalam proses pen-ciptaan dari satu fase ke fase berikutnya. Selanjutnya, ketika mereka telah menepati semua ajal-ajal, maka Allah mewafatkan mereka. Di antara mereka ada yang dipanjangkan usianya, sampai dikembali-kan, \ufd3e \u0625\u0650\u0644\u064e\u0649\u0670\u0653     \u0623\u064e\u0631\u06e1\u0630\u064e\u0644\u0650   \u0671\u0644\u06e1\u0639\u064f\u0645\u064f\u0631\u0650 \ufd3f   \"kepada umur yang paling lemah (pikun),\" yaitu usia yang paling nista. Yang mana pada usia itu, manusia mencapai batas kelemahan dari kekuatan fisik zahir dan batin. Bahkan akal yang menjadi permata manusia pun mengalami pertambahan kelemah-an. Hingga dia pun lupa apa saja yang dahulu ia ketahui. Daya tang-kap akalnya ibarat daya tangkap seorang anak kecil. Oleh karena itu, Allah berfirman, \ufd3e \u0644\u0650\u0643\u064e\u064a\u06e1  \u0644\u064e\u0627  \u064a\u064e\u0639\u06e1\u0644\u064e\u0645\u064e  \u0628\u064e\u0639\u06e1\u062f\u064e  \u0639\u0650\u0644\u06e1\u0645\u0656      \u0634\u064e\u064a\u06e1\u0640\u0654\u064b\u0627\u06da       \u0625\u0650\u0646\u0651\u064e  \u0671\u0644\u0644\u0651\u064e\u0647\u064e  \u0639\u064e\u0644\u0650\u064a\u0645\u065e  \u0642\u064e\u062f\u0650\u064a\u0631\u065e \ufd3f \"supaya dia tidak mengetahui lagi sesuatu pun yang diketahuinya. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Mahakuasa,\" maksudnya ilmu dan kekuasaan Allah meliputi seluruh perkara. Termasuk dalam kategori itu ada-lah, keadaan yang memindahkan seorang anak manusia dari proses penciptaan ke proses penciptaan berikutnya. Allah berfirman, \n\ufd3e \u0671\u0644\u0644\u0651\u064e\u0647\u064f  \u0671\u0644\u0651\u064e\u0630\u0650\u064a  \u062e\u064e\u0644\u064e\u0642\u064e\u0643\u064f\u0645   \u0645\u0651\u0650\u0646  \u0636\u064e\u0639\u06e1\u0641\u0656  \u062b\u064f\u0645\u0651\u064e  \u062c\u064e\u0639\u064e\u0644\u064e  \u0645\u0650\u0646\u06e2  \u0628\u064e\u0639\u06e1\u062f\u0650  \u0636\u064e\u0639\u06e1\u0641\u0656  \u0642\u064f\u0648\u0651\u064e\u0629\u0657  \u062b\u064f\u0645\u0651\u064e   \u062c\u064e\u0639\u064e\u0644\u064e  \u0645\u0650\u0646\u06e2  \u0628\u064e\u0639\u06e1\u062f\u0650   \u0642\u064f\u0648\u0651\u064e\u0629\u0656    \u0636\u064e\u0639\u06e1\u0641\u0657\u0627  \u0648\u064e\u0634\u064e\u064a\u06e1\u0628\u064e\u0629\u0657\u06da       \u064a\u064e\u062e\u06e1\u0644\u064f\u0642\u064f  \u0645\u064e\u0627  \u064a\u064e\u0634\u064e\u0627\u0653\u0621\u064f\u06da       \u0648\u064e\u0647\u064f\u0648\u064e  \u0671\u0644\u06e1\u0639\u064e\u0644\u0650\u064a\u0645\u064f        \u0671\u0644\u06e1\u0642\u064e\u062f\u0650\u064a\u0631\u064f   54   \ufd3f\n\"Allah, Dia-lah yang menciptakan kamu dari keadaan lemah, kemu-dian Dia menjadikan (kamu) sesudah keadaan lemah itu menjadi kuat, kemudian Dia menjadikan (kamu) sesudah kuat itu lemah (kembali) dan beruban. Dia menciptakan apa yang dikehendakiNya, dan Dia-lah Yang Maha Mengetahui lagi Mahakuasa.\" (Ar-Rum: 54)."},{"id":2671,"sura":16,"from_aya":71,"to_aya":71,"type":"\u0627\u0644\u0645\u0642\u0637\u0639","text":"\"Dan Allah melebihkan sebagian kamu dari sebagian yang lain dalam hal rizki, tetapi orang-orang yang dilebihkan (rizkinya itu) tidak mau memberikan rizki mereka kepada budak-budak yang mereka miliki, agar mereka sama (merasakan) rizki itu. Maka me-ngapa mereka mengingkari nikmat Allah?\" (An-Nahl: 71)."},{"id":2672,"sura":16,"from_aya":71,"to_aya":71,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(71) Ini bagian dari dalil-dalil tauhid dan buruknya syirik kepada Allah. Allah berfirman, sebagaimana kalian sama dengan yang lain, makhluk ciptaan dan mendapat kucuran rizki. Hanya saja, Allah \u062a\u0639\u0627\u0644\u0649 \ufd3e \u0641\u064e\u0636\u0651\u064e\u0644\u064e  \u0628\u064e\u0639\u06e1\u0636\u064e\u0643\u064f\u0645\u06e1  \u0639\u064e\u0644\u064e\u0649\u0670  \u0628\u064e\u0639\u06e1\u0636\u0656  \u0641\u0650\u064a  \u0671\u0644\u0631\u0651\u0650\u0632\u06e1\u0642\u0650\u06da \ufd3f   \"melebihkan sebagian kamu dari sebagian yang lain dalam hal rizki,\" Dia menjadikan sebagian kalian orang-orang yang merdeka, mempunyai uang dan harta. Sebagian lagi, budak belian, tidak memiliki hak milik terhadap dunia sedikit pun. Sebagaimana para tuan yang telah Kami utamakan atas mereka dengan (kucuran) rizki, (tapi) mereka itu tidak mau, \ufd3e \u0628\u0650\u0631\u064e\u0627\u0653\u062f\u0651\u0650\u064a   \u0631\u0650\u0632\u06e1\u0642\u0650\u0647\u0650\u0645\u06e1  \u0639\u064e\u0644\u064e\u0649\u0670  \u0645\u064e\u0627  \u0645\u064e\u0644\u064e\u0643\u064e\u062a\u06e1  \u0623\u064e\u064a\u06e1\u0645\u064e\u0670\u0646\u064f\u0647\u064f\u0645\u06e1  \u0641\u064e\u0647\u064f\u0645\u06e1  \u0641\u0650\u064a\u0647\u0650  \u0633\u064e\u0648\u064e\u0627\u0653\u0621\u064c\u06da \ufd3f  \"memberikan rizki mereka kepada budak-budak yang mereka miliki, agar mereka sama (merasakan) rizki itu,\" para tuan itu memandang santunan ini termasuk perkara yang dilarang. Maka, begitu pula, makhluk yang engkau sekutukan bersama Allah, karena ia hanyalah budak, tidak memegang kendali kerajaan sebesar biji dzarrah sekali pun. Mengapa kalian menjadikannya sebagai seku-tu-sekutu bagi Allah \u062a\u0639\u0627\u0644\u0649? Tidaklah perbuatan itu melainkan termasuk kezhaliman yang paling besar dan pengingkaran terhadap kenik-matan-kenikmatan Allah. Oleh sebab itu, Allah berfirman, \ufd3e \u0623\u064e\u0641\u064e\u0628\u0650\u0646\u0650\u0639\u06e1\u0645\u064e\u0629\u0650   \u0671\u0644\u0644\u0651\u064e\u0647\u0650  \u064a\u064e\u062c\u06e1\u062d\u064e\u062f\u064f\u0648\u0646\u064e  \ufd3f \"Maka mengapa mereka mengingkari nikmat Allah?,\" Seki-ranya mereka itu mau mengakui nikmat Allah dan menisbatkan-nya kepada Dzat yang memberikannya, niscaya mereka tidak akan menyekutukan sesuatu pun dengan Allah. "},{"id":2673,"sura":16,"from_aya":72,"to_aya":72,"type":"\u0627\u0644\u0645\u0642\u0637\u0639","text":"\"Allah menjadikan bagi kamu istri-istri dari jenis kamu sendiri dan menjadikan bagimu dari istri-istri kamu itu anak-anak dan cucu-cucu, dan memberimu rizki dari yang baik-baik. Maka menga-pakah mereka beriman kepada yang batil dan mengingkari nikmat Allah?\" (An-Nahl: 72)."},{"id":2674,"sura":16,"from_aya":72,"to_aya":72,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(72) Allah \u062a\u0639\u0627\u0644\u0649 mengabarkan tentang anugerahNya yang agung kepada para hambaNya. Dia telah menjadikan istri-istri bagi mereka supaya mereka merasa tentram kepada mereka, dan menjadikan bagi mereka dari istri-istri mereka itu anak-anak yang membuat pandangan mata mereka menjadi sejuk, anak-anak itu pun melayani orang tua dan menyelesaikan kebutuhan-kebutuhan orang tua dan dapat berguna bagi orang tua dari sisi yang banyak. Allah memberikan rizki yang baik-baik bagi mereka, berupa makan-an-makanan dan minuman-minuman serta beraneka kenikmatan lahiriah yang tidak mampu dihitung oleh para hamba.\n\ufd3e \u0623\u064e\u0641\u064e\u0628\u0650\u0671\u0644\u06e1\u0628\u064e\u0670\u0637\u0650\u0644\u0650  \u064a\u064f\u0624\u06e1\u0645\u0650\u0646\u064f\u0648\u0646\u064e \ufd3f   \"Maka mengapakah mereka beriman kepada yang batil,\" maksudnya apakah mereka justru mengimani kebatilan yang sebelumnya bukan menjadi sesuatu yang pernah disebut-sebut. Kemudian Allah menciptakannya di saat ia tidak memiliki wujud kecuali ketiadaan? Sesembahan-sesembahan itu tidak mampu men-ciptakan, memberi rizki, dan tidak mengatur urusanurusan sedikit pun. Hukum ini umum pada semua obyek yang disembah selain Allah, karena ia batil. Mengapa kaum musyrikin menjadikannya sebagai tuhan selain Allah, \ufd3e \u0648\u064e\u0628\u0650\u0646\u0650\u0639\u06e1\u0645\u064e\u062a\u0650  \u0671\u0644\u0644\u0651\u064e\u0647\u0650  \u0647\u064f\u0645\u06e1  \u064a\u064e\u0643\u06e1\u0641\u064f\u0631\u064f\u0648\u0646\u064e \ufd3f   \"dan mengingkari nikmat Allah,\" mengingkarinya dan malah menggunakannya untuk ber-maksiat kepada Allah dan berbuat kufur kepadaNya? Tidaklah ini melainkan termasuk kezhaliman yang paling besar, tindakan ke-jahatan yang paling parah dan kebodohan yang paling fatal."},{"id":2675,"sura":16,"from_aya":73,"to_aya":76,"type":"\u0627\u0644\u0645\u0642\u0637\u0639","text":"\"Dan mereka menyembah selain Allah, sesuatu yang tidak dapat memberikan rizki kepada mereka sedikit pun dari langit dan bumi, dan tidak berkuasa (sedikit pun). Maka janganlah kamu meng-adakan sekutu-sekutu bagi Allah. Sesungguhnya Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui. Allah membuat perumpamaan de-ngan seorang hamba sahaya yang dimiliki yang tidak dapat ber-tindak terhadap sesuatu pun dan seorang yang Kami beri rizki yang baik dari Kami, lalu dia menafkahkan sebagian dari rizki itu secara sembunyi dan secara terang-terangan. Adakah mereka itu sama? Segala puji hanya bagi Allah. Tetapi kebanyakan mereka tidak me-ngetahui. Dan Allah membuat (pula) perumpamaan dua orang le-laki yang seorang bisu, tidak dapat berbuat sesuatu pun, dan dia menjadi beban atas penanggungnya, ke mana saja ia disuruh oleh penanggungnya itu, niscaya dia tidak dapat mendatangkan suatu kebajikan pun. Samakah orang itu dengan orang yang menyuruh berbuat keadilan, dan dia berada pula di atas jalan yang lurus?\" (An-Nahl: 73-76)."},{"id":2676,"sura":16,"from_aya":73,"to_aya":74,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(73-74) Allah \u062a\u0639\u0627\u0644\u0649 memberitahukan tentang kebodohan kaum musyrikin dan kezhaliman mereka, bahwa mereka itu menyembah sesembahan selain Allah, yang mereka daulat sebagai sekutu bagi Allah. Padahal, realitanya, sesembahan-sesembahan tersebut tidak dapat memberikan rizki kepada mereka sedikit pun dari langit dan bumi, tidak sanggup menurunkan hujan dan rizki, tidak menumbuh-kan tanaman apa pun dari tanah, tidak mempunyai (kekuasaan) seukuran biji dzarrah sekalipun di langit maupun di bumi, mereka itu tidak berdaya, sekiranya mau melakukannya. Sesungguhnya, orang yang bukan pemilik (dari) sesuatu, boleh jadi dia mempunyai kekuatan dan kekuasaan untuk menyalurkan manfaat bagi orang yang berhubungan dengan dirinya. Akan tetapi, sesembahan-sesem-bahan itu tidak mempunyai (kekuasaan) dan tidak berkuasa. Inilah karakter sesembahan mereka. Bagaimana bisa mereka menjadikan-nya (sekutu) bersama Allah dan menyerupakannya dengan Pemilik bumi dan langit, yang mana Dia memiliki seluruh kerajaan dan se-mua sanjungan dan segenap kekuatan? \nUntuk itu, Allah berfirman, \ufd3e \u0641\u064e\u0644\u064e\u0627  \u062a\u064e\u0636\u06e1\u0631\u0650\u0628\u064f\u0648\u0627\u0652  \u0644\u0650\u0644\u0651\u064e\u0647\u0650  \u0671\u0644\u06e1\u0623\u064e\u0645\u06e1\u062b\u064e\u0627\u0644\u064e\u06da \ufd3f  \"Maka janganlah kamu mengadakan sekutu-sekutu bagi Allah,\" yang memuat unsur mak-na penyerupaan antara Allah dengan makhlukNya.\" \ufd3e \u0625\u0650\u0646\u0651\u064e    \u0671\u0644\u0644\u0651\u064e\u0647\u064e  \u064a\u064e\u0639\u06e1\u0644\u064e\u0645\u064f   \u0648\u064e\u0623\u064e\u0646\u062a\u064f\u0645\u06e1  \u0644\u064e\u0627   \u062a\u064e\u0639\u06e1\u0644\u064e\u0645\u064f\u0648\u0646\u064e  \ufd3f \"Sesungguhnya Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui,\" kewajiban kita, adalah tidak berkata atas namaNya tanpa ilmu, dan (kewajiban kita) adalah mendengarkan perumpamaan yang telah ditetapkan oleh Allah Yang Maha Mengetahui. Karena itu, Allah menetapkan dua permisalan bagiNya dan obyek yang disembah selainNya."},{"id":2677,"sura":16,"from_aya":75,"to_aya":75,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(75) Pertama, budak yang dimiliki (orang): Yaitu orang yang tidak merdeka, tidak memiliki dirinya sendiri dan juga tidak bisa memiliki hak kepemilikan harta maupun dunia sedikit pun. Kedua, orang yang merdeka lagi mempunyai kekayaan. Ia telah menerima rizki yang baik-baik dari Allah dari berbagai bentuk kekayaan. Orang ini, dermawan, suka berbuat baik, menyumbang secara sem-bunyi-sembunyi dan terang-terangan. Apakah dua orang ini sama? Tidak sama, padahal keduanya adalah makhluk yang tidak menu-tup kemungkinan terjadinya sifat persamaan antara keduanya. Apa-bila dua obyek ini saja tidak sama, lalu bagaimana bisa seorang makhluk yang dimiliki, yang tidak mempunyai kerajaan, kekuasa-an dan kemampuan, bahkan makhluk itu sangat membutuhkan (pertolongan pihak lain) dari segala aspek, disamakan dengan Rabb, Pencipta, Pemilik segenap kerajaan dan Mahakuasa atas segala sesuatu? Karena itu, Allah menyanjung DzatNya dan memegang sendiri keistimewaan pujian dengan segala jenisnya. Allah berfirman, \ufd3e \u0671\u0644\u06e1\u062d\u064e\u0645\u06e1\u062f\u064f  \u0644\u0650\u0644\u0651\u064e\u0647\u0650\u06da \ufd3f \"Segala puji hanya bagi Allah,\" jadi, seolah-olah dikatakan, \"Bila faktanya demikian, mengapa kaum musyrikin menyamakan sesembahan-sesembahan mereka dengan Allah?\" Allah berfirman, \ufd3e \u0628\u064e\u0644\u06e1  \u0623\u064e\u0643\u06e1\u062b\u064e\u0631\u064f\u0647\u064f\u0645\u06e1  \u0644\u064e\u0627    \u064a\u064e\u0639\u06e1\u0644\u064e\u0645\u064f\u0648\u0646\u064e  \ufd3f  \"Tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui,\" seki-ranya mereka mengetahui dengan sebenarnya, niscaya mereka tidak akan berani berbuat kesyirikan yang besar."},{"id":2678,"sura":16,"from_aya":76,"to_aya":76,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(76) Perumpamaan kedua; yaitu permisalan  \ufd3e \u0631\u0651\u064e\u062c\u064f\u0644\u064e\u064a\u06e1\u0646\u0650   \u0623\u064e\u062d\u064e\u062f\u064f\u0647\u064f\u0645\u064e\u0627\u0653  \u0623\u064e\u0628\u06e1\u0643\u064e\u0645\u064f  \ufd3f  \"dua orang lelaki yang seorang bisu,\" tidak dapat mendengar lagi tidak dapat berbicara, \ufd3e \u0644\u064e\u0627     \u064a\u064e\u0642\u06e1\u062f\u0650\u0631\u064f \u0639\u064e\u0644\u064e\u0649\u0670  \u0634\u064e\u064a\u06e1\u0621\u0656 \ufd3f   \"tidak dapat berbuat sesuatu pun,\" per-buatan yang sedikit maupun yang banyak \ufd3e \u0648\u064e\u0647\u064f\u0648\u064e     \u0643\u064e\u0644\u0651\u064c  \u0639\u064e\u0644\u064e\u0649\u0670   \u0645\u064e\u0648\u06e1\u0644\u064e\u0649\u0670\u0647\u064f \ufd3f   \"dan dia menjadi beban atas penanggungnya,\" sang tuan justru melayaninya, ia tidak mampu mengurus diri sendiri, mempunyai kekurangan dalam setiap aspek. Apakah sama orang ini dengan \ufd3e \u064a\u064e\u0623\u06e1\u0645\u064f\u0631\u064f     \u0628\u0650\u0671\u0644\u06e1\u0639\u064e\u062f\u06e1\u0644\u0650       \u0648\u064e\u0647\u064f\u0648\u064e   \u0639\u064e\u0644\u064e\u0649\u0670  \u0635\u0650\u0631\u064e\u0670\u0637\u0656  \u0645\u0651\u064f\u0633\u06e1\u062a\u064e\u0642\u0650\u064a\u0645\u0656 \ufd3f   \"orang yang menyuruh berbuat keadilan dan dia berada di jalan yang lurus,\" ucapan-ucapannya adil dan perbuatan-perbuat-annya lurus. Sebagaimana dua orang ini tidak sama, maka tidak sama pula obyek yang disembah selain Allah, padahal ia tidak mampu berbuat sesuatu untuk memenuhi kemaslahatan-kemaslahat-annya. Kalau bukan karena bantuan dari Allah, niscaya dia tidak bisa melakukan apa pun, tidak bisa menjadi penyetara maupun tandingan bagi Dzat yang tidak berbicara melainkan dengan kebenar-an dan tidak berbuat melainkan perbuatan yang terpuji."},{"id":2679,"sura":16,"from_aya":77,"to_aya":77,"type":"\u0627\u0644\u0645\u0642\u0637\u0639","text":"\"Dan kepunyaan Allah-lah segala apa yang tersembunyi di langit dan bumi. Tidaklah kejadian kiamat itu, melainkan seperti sekejap mata atau lebih cepat (lagi). Sesungguhnya Allah Maha-kuasa atas segala sesuatu.\" (An-Nahl: 77)."},{"id":2680,"sura":16,"from_aya":77,"to_aya":77,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(77) Maksudnya, Dia-lah Dzat satu-satunya yang mengetahui alam ghaib di langit dan bumi. Tidak ada yang mengetahui hal-hal yang tersembunyi, sesuatu yang batin dan rahasia kecuali Dia. Ter-masuk juga ilmu tentang Hari Kiamat, tiada seorang pun yang me-ngetahui kapan datang masanya kecuali Allah. Jika telah tiba dan muncul, maka tidaklah kejadian kiamat itu, \ufd3e \u0625\u0650\u0644\u0651\u064e\u0627  \u0643\u064e\u0644\u064e\u0645\u06e1\u062d\u0650      \u0671\u0644\u06e1\u0628\u064e\u0635\u064e\u0631\u0650   \u0623\u064e\u0648\u06e1   \u0647\u064f\u0648\u064e  \u0623\u064e\u0642\u06e1\u0631\u064e\u0628\u064f\u06da \ufd3f  \"melainkan seperti sekejap mata atau lebih cepat (lagi),\" dari kedipan mata. Orang-orang bangkit dari kubur-kubur mereka pada hari kebangkitan dan penyebaran mereka, dan kesempatan sudah hilang bagi orang yang menginginkan penangguhan waktu lagi. \ufd3e \u0625\u0650\u0646\u0651\u064e     \u0671\u0644\u0644\u0651\u064e\u0647\u064e  \u0639\u064e\u0644\u064e\u0649\u0670  \u0643\u064f\u0644\u0651\u0650  \u0634\u064e\u064a\u06e1\u0621\u0656  \u0642\u064e\u062f\u0650\u064a\u0631\u065e  \ufd3f \"Sesungguhnya Allah Mahakuasa atas segala sesuatu,\" maka jangan dianggap aneh kekuasaanNya yang sempur-na untuk menghidupkan orang-orang yang telah mati."},{"id":2681,"sura":16,"from_aya":78,"to_aya":78,"type":"\u0627\u0644\u0645\u0642\u0637\u0639","text":"\"Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam ke-adaan tidak mengetahui sesuatu pun, dan Dia memberi kamu pen-dengaran, penglihatan dan hati, agar kamu bersyukur.\" (An-Nahl: 78)."},{"id":2682,"sura":16,"from_aya":78,"to_aya":78,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(78) Dia-lah Dzat satu-satunya yang mencurahkan kenikmat-an-kenikmatan ini, yang mana, \ufd3e \u0623\u064e\u062e\u06e1\u0631\u064e\u062c\u064e\u0643\u064f\u0645  \u0645\u0651\u0650\u0646\u06e2  \u0628\u064f\u0637\u064f\u0648\u0646\u0650  \u0623\u064f\u0645\u0651\u064e\u0647\u064e\u0670\u062a\u0650\u0643\u064f\u0645\u06e1  \u0644\u064e\u0627  \u062a\u064e\u0639\u06e1\u0644\u064e\u0645\u064f\u0648\u0646\u064e  \u0634\u064e\u064a\u06e1\u0640\u0654\u0657\u0627  \ufd3f  \"me-ngeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui se-suatu pun,\" tidak berdaya untuk berbuat apa pun. Kemudian Dia \ufd3e \u0648\u064e\u062c\u064e\u0639\u064e\u0644\u064e   \u0644\u064e\u0643\u064f\u0645\u064f  \u0671\u0644\u0633\u0651\u064e\u0645\u06e1\u0639\u064e  \u0648\u064e\u0671\u0644\u06e1\u0623\u064e\u0628\u06e1\u0635\u064e\u0670\u0631\u064e  \u0648\u064e\u0671\u0644\u06e1\u0623\u064e\u0641\u06e1\u0640\u0654\u0650\u062f\u064e\u0629\u064e \ufd3f  \"memberi kamu pendengaran, penglihatan dan hati,\" secara khusus, Allah menyebutkan tiga anggota tubuh ini, karena nilai kemuliaan dan keutamaannya (yang lebih), dan karena ketiganya merupakan kunci pembuka ilmu. Tidak ada ilmu yang sampai kepada seorang hamba melainkan melalui salah satu dari tiga pintu itu. Apabila tidak demikian, maka seluruh anggota tubuh dan kekuatan lahiriah dan batiniah, Allah-lah yang memberikannya kepada mereka. Dia senantiasa menumbuhkannya sedikit demi sedikit, sampai seseorang berada dalam kondisinya yang ideal. Hal itu, tujuannya agar mereka bersyukur kepada Allah dengan cara memakai piranti anggota tubuh yang Allah berikan kepada mereka dalam rangka ketaatan kepada Allah. Siapa saja yang menggunakan-nya untuk tujuan selain itu, maka anggota tubuh itu akan menjadi penggugat buruk atas dirinya yang telah membalas kenikmatan dengan timbal balik yang buruk."},{"id":2683,"sura":16,"from_aya":79,"to_aya":79,"type":"\u0627\u0644\u0645\u0642\u0637\u0639","text":"\"Tidakkah mereka memperhatikan burung-burung yang dimu-dahkan terbang di angkasa bebas. Tidak ada yang menahannya melainkan Allah. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Rabb) bagi orang-orang yang beriman.\" (An-Nahl: 79)."},{"id":2684,"sura":16,"from_aya":79,"to_aya":79,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":" (79) Maksudnya, mereka itulah kaum yang bisa meraih man-faat dengan ayat-ayat Allah, yang memikirkan tentang ayat-ayat yang dijadikan petunjuk kepadaNya. Sementara itu, selain kaum Mukminin, maka sesungguhnya pandangan mereka itu adalah pan-dangan main-main dan kelalaian. Korelasinya dengan ayat ini, bah-wa Allah telah menciptakan burung dalam rupa penciptaan yang mendukungnya untuk terbang. Kemudian Allah mengondisikan angin yang lembut untuknya. Selanjutnya memasang kekuatan ge-rakan pada burung itu yang bisa membuatnya terbang. Ini meru-pakan petunjuk atas hikmah dan ilmu Allah yang luas serta perhati-an rabbaniNya terhadap seluruh makhluk dan (pertanda) kesem-purnaan kekuasaanNya, Mahaberkah Allah, Penguasa alam semesta."},{"id":2685,"sura":16,"from_aya":80,"to_aya":83,"type":"\u0627\u0644\u0645\u0642\u0637\u0639","text":"\"Dan Allah menjadikan bagimu rumah-rumahmu sebagai tem-pat tinggal, dan Dia menjadikan bagimu rumah-rumah (kemah-kemah) dari kulit binatang ternak yang kamu merasa ringan (mem-bawa)nya di waktu kamu bepergian dan di waktu kamu bermukim, dan (dijadikanNya pula) dari bulu domba, bulu unta dan bulu kam-bing, alat-alat rumah tangga dan perhiasan (yang kamu pakai) sampai waktu (tertentu). Dan Allah menjadikan bagimu tempat bernaung dari sesuatu yang telah Dia ciptakan, dan Dia jadikan bagimu tempat-tempat tinggal di gunung-gunung, dan Dia jadikan bagimu pakaian yang memeliharamu dari panas dan pakaian (baju besi) yang memeliharamu dalam peperangan. Demikianlah Allah menyempurnakan nikmatNya atasmu agar kamu berserah diri (ke-padaNya). Jika mereka tetap berpaling, maka sesungguhnya kewa-jiban yang dibebankan atasmu (Muhammad) hanyalah menyampai-kan (amanat Allah) dengan terang. Mereka mengetahui nikmat Allah, kemudian mereka mengingkarinya, dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang kafir.\" (An-Nahl: 80-83)."},{"id":2686,"sura":16,"from_aya":80,"to_aya":80,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(80) Allah \u062a\u0639\u0627\u0644\u0649 mengingatkan para hambaNya kepada nikmat-nikmatNya dan mengundang mereka untuk mensyukuri dan meng-akuinya. Allah berfirman, \ufd3e \u0648\u064e\u0671\u0644\u0644\u0651\u064e\u0647\u064f  \u062c\u064e\u0639\u064e\u0644\u064e  \u0644\u064e\u0643\u064f\u0645  \u0645\u0651\u0650\u0646\u06e2  \u0628\u064f\u064a\u064f\u0648\u062a\u0650\u0643\u064f\u0645\u06e1  \u0633\u064e\u0643\u064e\u0646\u0657\u0627  \ufd3f \"Dan Allah men-jadikan bagimu rumah-rumahmu sebagai tempat tinggal,\" di apartemen-aparteman, istana-istana dan tempat tinggal lain yang serupa yang melindungi kalian dari sengatan panas dan dingin, dan menutupi kalian, anak-anak dan harta-benda kalian. Di sana, kalian membuat rumah-rumah dan kamar-kamar. Rumah fungsinya untuk berbagai macam kepentingan dan kemaslahatan kalian. Di dalamnya kekayaan dan istri-istri kalian terlindung, dan fungsi-fungsi lainnya yang da-pat disaksikan bersama. \n\ufd3e \u0648\u064e\u062c\u064e\u0639\u064e\u0644\u064e     \u0644\u064e\u0643\u064f\u0645  \u0645\u0651\u0650\u0646  \u062c\u064f\u0644\u064f\u0648\u062f\u0650   \u0671\u0644\u06e1\u0623\u064e\u0646\u06e1\u0639\u064e\u0670\u0645\u0650 \ufd3f   \"Dan Dia menjadikan bagimu dari kulit bina-tang ternak,\" baik dari kulit itu sendiri atau dari bulu yang tumbuh darinya, seperti bulu domba, bulu unta maupun bulu kambing \ufd3e \u0628\u064f\u064a\u064f\u0648\u062a\u0657\u0627  \u062a\u064e\u0633\u06e1\u062a\u064e\u062e\u0650\u0641\u0651\u064f\u0648\u0646\u064e\u0647\u064e\u0627  \ufd3f \"rumah-rumah (kemah-kemah) yang kamu merasa ringan (membawa)nya,\" maksudnya membawanya sangat ringan saat kalian dalam perjalanan jauh, dan di tempat-tempat tinggal yang kalian tidak berniat untuk menetap di sana. Maka kemah itu mampu me-lindungi kalian dari panas dan dingin, serta hujan, dan melindungi barang-barang kalian dari air hujan,  \ufd3e \u0648 \u064e \ufd3f   \"dan\" menjadikan bagi kalian \ufd3e \u0645 \u0650 \u0646 \u0652     \u0623\u064e\u0635\u06e1\u0648\u064e\u0627\u0641\u0650\u0647\u064e\u0627  \ufd3f \"dari bulu domba,\" yaitu binatang-binatang ternak \ufd3e \u0648\u064e\u0623\u064e\u0648\u06e1\u0628\u064e\u0627\u0631\u0650\u0647\u064e\u0627  \u0648\u064e\u0623\u064e\u0634\u06e1\u0639\u064e\u0627\u0631\u0650\u0647\u064e\u0627\u0653  \u0623\u064e\u062b\u064e\u0670\u062b\u0657\u0627  \ufd3f \"bulu unta dan bulu kambing alat-alat rumah tangga,\" ini umum, mencakup semua peralatan yang digunakan, seperti bejana, kantung-kantung, kasur-kasur, pakaian-pakaian dan lain-lain. \ufd3e \u0648\u064e\u0645\u064e\u062a\u064e\u0670\u0639\u064b\u0627  \u0625\u0650\u0644\u064e\u0649\u0670    \u062d\u0650\u064a\u0646\u0656   \ufd3f \"Dan perhiasan (yang kamu pakai) sampai waktu (ter-tentu),\" maksudnya kalian menikmatinya di kehidupan dunia ini dan meraih kemanfaatan darinya. Ini termasuk yang Allah kerah-kan bagi para hambaNya untuk diproduksi dan dibuat. "},{"id":2687,"sura":16,"from_aya":81,"to_aya":81,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(81) \ufd3e \u0648\u064e\u0671\u0644\u0644\u0651\u064e\u0647\u064f  \u062c\u064e\u0639\u064e\u0644\u064e  \u0644\u064e\u0643\u064f\u0645  \u0645\u0651\u0650\u0645\u0651\u064e\u0627  \u062e\u064e\u0644\u064e\u0642\u064e  \ufd3f \"Dan Allah menjadikan bagimu dari sesuatu yang telah Dia ciptakan,\" yaitu dari makhluk-makhluk ciptaan-Nya, tidak ada andil tangan kalian padanya \ufd3e \u0638\u0650\u0644\u064e\u0670\u0644\u0657\u0627 \ufd3f \"tempat ber-naung,\" seperti naungan pepohonan, gunung-gunung, perbukitan dan lain-lain \ufd3e \u0648\u064e\u062c\u064e\u0639\u064e\u0644\u064e  \u0644\u064e\u0643\u064f\u0645   \u0645\u0651\u0650\u0646\u064e  \u0671\u0644\u06e1\u062c\u0650\u0628\u064e\u0627\u0644\u0650  \u0623\u064e\u0643\u06e1\u0646\u064e\u0670\u0646\u0657\u0627  \ufd3f \"dan Dia jadikan bagimu tempat-tempat tinggal di gunung-gunung,\" yaitu gua-gua yang melin-dungi kalian dari sengatan panas, dingin, dan hujan-hujan serta para musuh \ufd3e \u0648\u064e\u062c\u064e\u0639\u064e\u0644\u064e  \u0644\u064e\u0643\u064f\u0645\u06e1  \u0633\u064e\u0631\u064e\u0670\u0628\u0650\u064a\u0644\u064e  \ufd3f \"dan Dia jadikan bagimu pakaian,\" yaitu pakaian-pakaian dan baju-baju \ufd3e \u062a\u064e\u0642\u0650\u064a\u0643\u064f\u0645\u064f   \u0671\u0644\u06e1\u062d\u064e\u0631\u0651\u064e \ufd3f   \"yang memeliharamu dari panas,\" Allah tidak menyebutkan dingin (dalam konteks ini) karena pada ayat sudah berlalu menyebutkan bahwasanya surat ini dari permulaannya terfokuskan pada penjelasan inti-inti kenikmat-an, sedangkan penghujung surat, berbicara tentang pelengkap dan penyempurnanya, dan perlindungan diri dari hawa dingin termasuk inti dari kenikmatan. Karena itu termasuk kebutuhan yang men-desak, sementara Allah telah menyebutkannya di awal surat ini de-ngan berfirman, \n\ufd3e \u0644\u064e\u0643\u064f\u0645\u06e1  \u0641\u0650\u064a\u0647\u064e\u0627  \u062f\u0650\u0641\u06e1\u0621\u065e  \u0648\u064e\u0645\u064e\u0646\u064e\u0670\u0641\u0650\u0639\u064f  \ufd3f\n\"Padanya ada (bulu) yang menghangatkan dan berbagai manfaat.\" (An-Nahl: 5).\n\ufd3e \u0648\u064e\u0633\u064e\u0631\u064e\u0670\u0628\u0650\u064a\u0644\u064e \u062a\u064e\u0642\u0650\u064a\u0643\u064f\u0645  \u0628\u064e\u0623\u06e1\u0633\u064e\u0643\u064f\u0645\u06e1\u06da \ufd3f   \"Dan pakaian (baju besi) yang memeliharamu dalam peperangan,\" maksudnya melindungi kalian dari senjata saat terjadinya pertempuran dan peperangan, berupa persenjataan, pa-kaian besi yang berantai dan lain-lain.\n \ufd3e \u0643\u064e\u0630\u064e\u0670\u0644\u0650\u0643\u064e        \u064a\u064f\u062a\u0650\u0645\u0651\u064f  \u0646\u0650\u0639\u06e1\u0645\u064e\u062a\u064e\u0647\u064f\u06e5   \u0639\u064e\u0644\u064e\u064a\u06e1\u0643\u064f\u0645\u06e1  \ufd3f \"Demikianlah Allah menyempurnakan nik-matNya atasmu,\" dengan menyempurnakan nikmat-nikmatNya pada kalian, yang tidak bisa dibatasi, \ufd3e \u0644\u064e\u0639\u064e\u0644\u0651\u064e\u0643\u064f\u0645\u06e1 \ufd3f   \"agar kalian,\" jika kalian mengingat nikmat Allah dan menyaksikannya begitu berlimpah bagi kalian dari semua sisi \ufd3e \u062a\u064f\u0633\u06e1\u0644\u0650\u0645\u064f\u0648\u0646\u064e \ufd3f   \"berserah diri (kepadaNya),\" kepada keagunganNya, dan patuh terhadap perintahNya dan mempergunakannya dalam ketaatan kepada Dzat yang memberi dan mencurahkannya. Banyaknya kenikmatan Allah termasuk faktor penyebab yang mendatangkan tambahan syukur dan pujian-nya kepada Allah \u062a\u0639\u0627\u0644\u0649 atas nikmat tersebut dari hamba-hambaNya. "},{"id":2688,"sura":16,"from_aya":82,"to_aya":82,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(82) Akan tetapi, kaum yang berbuat zhalim enggan melaku-kan syukur kecuali pelanggaran dan penentangan. Karena itu, Allah berfirman tentang mereka, \ufd3e \u0641\u064e\u0625\u0650\u0646  \u062a\u064e\u0648\u064e\u0644\u0651\u064e\u0648\u06e1\u0627\u0652  \ufd3f \"Jika mereka tetap berpaling,\" dari Allah dan dari ketaatan kepadaNya setelah diingatkan dengan ke-nikmatan-kenikmatan serta ayat-ayatNya, \ufd3e \u0641\u064e\u0625\u0650\u0646\u0651\u064e\u0645\u064e\u0627     \u0639\u064e\u0644\u064e\u064a\u06e1\u0643\u064e   \u0671\u0644\u06e1\u0628\u064e\u0644\u064e\u0670\u063a\u064f  \u0671\u0644\u06e1\u0645\u064f\u0628\u0650\u064a\u0646\u064f \ufd3f   \"maka sesungguhnya kewajiban yang dibebankan atasmu (Muhammad) hanyalah menyampaikan (amanat Allah) dengan terang,\" tiada tanggungan apa pun atas dirimu untuk memberikan hidayah dan taufik bagi mereka. Engkau hanya dituntut untuk menasihati, mengingatkan, memberi peringatan dan ancaman. "},{"id":2689,"sura":16,"from_aya":83,"to_aya":83,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(83) Apabila engkau menjalankan kewajibanmu maka kamu tidak berdosa, lalu perhitungan tentang mereka adalah menjadi urusan Allah. Padahal mereka itu menyaksikan curahan kebaikan dan mengetahui kenikmatan Allah. Akan tetapi, mereka menging-kari dan menampik (pengakuan)nya \ufd3e \u0648\u064e\u0623\u064e\u0643\u06e1\u062b\u064e\u0631\u064f\u0647\u064f\u0645\u064f     \u0671\u0644\u06e1\u0643\u064e\u0670\u0641\u0650\u0631\u064f\u0648\u0646\u064e \ufd3f     \"dan ke-banyakan mereka adalah orang-orang yang kafir,\" tidak ada kebaikan pada mereka, tanda-tanda kebesaran Allah yang datang bergantian tidak bermanfaat bagi mereka, lantaran rusaknya perasaan mereka dan buruknya niatan mereka. Mereka akan menghadapi balasan Allah bagi setiap orang yang sombong, sangat keras kepala dan sangat mengingkari nikmat-nikmatNya serta menentang Allah dan para RasulNya."},{"id":2690,"sura":16,"from_aya":84,"to_aya":87,"type":"\u0627\u0644\u0645\u0642\u0637\u0639","text":"\"Dan (ingatlah) akan hari (ketika) Kami bangkitkan dari tiap-tiap umat seorang saksi (rasul), kemudian tidak diizinkan kepada orang-orang yang kafir (untuk membela diri), dan tidak (pula) me-reka dibolehkan meminta maaf. Dan apabila orang-orang zhalim telah menyaksikan azab, maka tidaklah diringankan azab bagi mereka dan tidak pula mereka diberi tangguh. Dan apabila orang-orang yang mempersekutukan (Allah) melihat sekutu-sekutu me-reka, mereka berkata, 'Ya Rabb kami, mereka inilah sekutu-sekutu kami yang mereka dahulu kami sembah selain dariMu.' Lalu seku-tu-sekutu mereka mengatakan kepada mereka, 'Sesungguhnya kamu benar-benar orang yang dusta.' Dan mereka menyatakan ketunduk-annya kepada Allah pada hari itu, dan hilanglah dari mereka apa yang selalu mereka ada-adakan.\" (An-Nahl: 84-87)."},{"id":2691,"sura":16,"from_aya":84,"to_aya":85,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(84-85) Allah \u062a\u0639\u0627\u0644\u0649 mengabarkan mengenai kondisi orang-orang kafir di Hari Kiamat, dan bahwa dalih alasan tidak diterima dari mereka dan tidak (pula) dihilangkan hukuman dari mereka, para sekutu mereka berlepas diri dari mereka (para penyembahnya) dan mengakui bahwa mereka berbuat kekufuran dan mengadakan kedustaan kepada Allah. Allah berfirman, \ufd3e \u0648\u064e\u064a\u064e\u0648\u06e1\u0645\u064e  \u0646\u064e\u0628\u06e1\u0639\u064e\u062b\u064f  \u0645\u0650\u0646   \u0643\u064f\u0644\u0651\u0650       \u0623\u064f\u0645\u0651\u064e\u0629\u0656   \u0634\u064e\u0647\u0650\u064a\u062f\u0657\u0627  \ufd3f \"Dan (ingatlah) akan hari (ketika) Kami bangkitkan dari tiap-tiap umat seorang saksi (rasul),\" yang akan bersaksi atas mereka terhadap amal perbuatan mereka, dan apakah jawaban yang mereka sampaikan terhadap penyeru kepada hidayah. Saksi tersebut yang Allah bang-kitkan adalah saksi yang terbersih lagi paling adil. Mereka itu ada-lah para rasul yang bila telah mengeluarkan persaksian mereka, maka jatuhlah keputusan atas orang-orang kafir tersebut. \n\ufd3e \u062b\u064f\u0645\u0651\u064e     \u0644\u064e\u0627  \u064a\u064f\u0624\u06e1\u0630\u064e\u0646\u064f  \u0644\u0650\u0644\u0651\u064e\u0630\u0650\u064a\u0646\u064e  \u0643\u064e\u0641\u064e\u0631\u064f\u0648\u0627\u0652 \ufd3f   \"Kemudian tidak diizinkan kepada orang-orang yang kafir,\" untuk mengajukan alasan. Sebab pengajuan alasan pasca mereka mengetahui kebatilan keyakinan yang mereka pegangi, merupakan alasan yang dusta, tiada berguna bagi mereka sama sekali. Seandainya mereka meminta untuk (diberi kesempatan) kem-bali ke dunia lagi, untuk mengoreksi diri, niscaya tidak akan di-kabulkan dan tidak diberi masa penundaan. Akan tetapi, siksa yang dahsyat akan segera menghampiri mereka, tidak diringankan atas mereka, tanpa ada masa penungguan maupun penangguhan sejak pertama kali mereka melihat siksa itu. Karena mereka tidak mem-punyai kebaikan. Amal perbuatan (buruk) mereka akan dihitung. Mereka disuruh berdiri mempertanggungjawabkan amalan-amalan-nya, (disebutkan satu-persatu) agar mereka dibuat mengakuinya lalu dipermalukan."},{"id":2692,"sura":16,"from_aya":86,"to_aya":86,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(86) \ufd3e \u0648\u064e\u0625\u0650\u0630\u064e\u0627  \u0631\u064e\u0621\u064e\u0627  \u0671\u0644\u0651\u064e\u0630\u0650\u064a\u0646\u064e  \u0623\u064e\u0634\u06e1\u0631\u064e\u0643\u064f\u0648\u0627\u0652  \u0634\u064f\u0631\u064e\u0643\u064e\u0627\u0653\u0621\u064e\u0647\u064f\u0645\u06e1   \ufd3f \"Dan apabila orang-orang yang mempersekutukan (Allah) melihat sekutu-sekutu mereka,\" pada Hari Kiamat, dan mereka menyadari kebatilannya, tanpa mampu meng-ingkarinya, \ufd3e \u0642\u064e\u0627\u0644\u064f\u0648\u0627\u0652  \u0631\u064e\u0628\u0651\u064e\u0646\u064e\u0627  \u0647\u064e\u0670\u0653\u0624\u064f\u0644\u064e\u0627\u0653\u0621\u0650  \u0634\u064f\u0631\u064e\u0643\u064e\u0627\u0653\u0624\u064f\u0646\u064e\u0627  \u0671\u0644\u0651\u064e\u0630\u0650\u064a\u0646\u064e  \u0643\u064f\u0646\u0651\u064e\u0627     \u0646\u064e\u062f\u06e1\u0639\u064f\u0648\u0627\u0652  \u0645\u0650\u0646  \u062f\u064f\u0648\u0646\u0650\u0643\u064e\u06d6 \ufd3f \"mereka berkata, 'Ya Rabb kami, mereka inilah sekutu-sekutu kami yang mereka dahulu kami sembah selain dariMu'.\" Mereka itu tidak mempunyai keman-faatan dan bantuan pertolongan. Mereka mengisyaratkan pada (aspek) kebatilannya dan mengingkarinya. Mulailah benih kebencian dan permusuhan antara mereka dan sekutu-sekutu itu. \ufd3e \u0641\u064e\u0623\u064e\u0644\u06e1\u0642\u064e\u0648\u06e1\u0627\u0652  \u0625\u0650\u0644\u064e\u064a\u06e1\u0647\u0650\u0645\u064f   \u0671\u0644\u06e1\u0642\u064e\u0648\u06e1\u0644\u064e  \ufd3f \"Lalu sekutu-sekutu mereka mengatakan kepada mereka,\" maksud-nya para sekutu itu pun membantah perkataan mereka, dan berkata kepada mereka, \ufd3e \u0625\u0650\u0646\u0651\u064e\u0643\u064f\u0645\u06e1  \u0644\u064e\u0643\u064e\u0670\u0630\u0650\u0628\u064f\u0648\u0646\u064e \ufd3f   \"Sesungguhnya kamu benar-benar orang yang dusta,\" lantaran menjadikan kami sebagai sekutu bagi Allah dan menyembah kami bersamaNya. Kami tidak pernah me-nyuruh kalian untuk melakukannya, dan kami pun tidak pernah mengklaim bahwa kami pantas menyandang uluhiyah. Celaan itu hanya tertuju pada kalian (saja). "},{"id":2693,"sura":16,"from_aya":87,"to_aya":87,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(87) Pada saat itulah, mereka pasrah kepada Allah, tunduk terhadap keputusanNya, meyakini bahwa mereka pantas menerima siksa \ufd3e \u0648\u064e\u0636\u064e\u0644\u0651\u064e     \u0639\u064e\u0646\u06e1\u0647\u064f\u0645  \u0645\u0651\u064e\u0627  \u0643\u064e\u0627\u0646\u064f\u0648\u0627\u0652    \u064a\u064e\u0641\u06e1\u062a\u064e\u0631\u064f\u0648\u0646\u064e \ufd3f   \"dan hilanglah dari mereka apa yang selalu mereka ada-adakan,\" maksudnya mereka masuk neraka, dalam ke-adaan hati mereka tersesak kegeraman terhadap diri sendiri, dan sarat dengan pujian kepada Rabb mereka, dan bahwa Dia tidak menghukum kecuali disebabkan perbuatan mereka."},{"id":2694,"sura":16,"from_aya":88,"to_aya":88,"type":"\u0627\u0644\u0645\u0642\u0637\u0639","text":"\"Orang-orang yang kafir dan menghalangi (manusia) dari jalan Allah, niscaya Kami tambahkan kepada mereka siksaan di atas siksaan disebabkan mereka selalu berbuat kerusakan.\" (An-Nahl: 88)."},{"id":2695,"sura":16,"from_aya":88,"to_aya":88,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(88) Lantaran mereka sendiri berbuat kekufuran, mendusta-kan ayat-ayat Allah dan memerangi para RasulNya serta mengha-lang-halangi orang dari jalan Allah, dengan itu, mereka menjadi para penyeru kepada kesesatan, hingga berhak untuk menerima siksaan yang berlipatganda sebagaimana kejahatan mereka juga bertumpuk-tumpuk dan sebagaimana mereka telah melakukan ke-rusakan di bumi Allah. "},{"id":2696,"sura":16,"from_aya":89,"to_aya":89,"type":"\u0627\u0644\u0645\u0642\u0637\u0639","text":"\"(Dan ingatlah) akan hari (ketika) Kami bangkitkan pada tiap-tiap umat seorang saksi atas mereka dari mereka sendiri, dan Kami datangkan kamu (Muhammad) menjadi saksi atas seluruh umat manusia. Dan Kami turunkan kepadamu al-Kitab (al-Qur`an) untuk menjelaskan segala sesuatu dan petunjuk serta rahmat bagi orang-orang yang berserah diri.\" (An-Nahl: 89)."},{"id":2697,"sura":16,"from_aya":89,"to_aya":89,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(89) Setelah Allah menyampaikan pada keterangan sebelum-nya, bahwa Dia membangkitkan seorang saksi pada setiap umat manusia, maka di sini Allah juga menyebutkan perihal tersebut. Secara khusus Allah membicarakan RasulNya yang mulia (Muham-mad). Allah berfirman, \ufd3e \u0648\u064e\u062c\u0650\u0626\u06e1\u0646\u064e\u0627     \u0628\u0650\u0643\u064e  \u0634\u064e\u0647\u0650\u064a\u062f\u064b\u0627  \u0639\u064e\u0644\u064e\u0649\u0670   \u0647\u064e\u0670\u0653\u0624\u064f\u0644\u064e\u0627\u0653\u0621\u0650\u06da \ufd3f   \"Dan Kami datangkan kamu (Muhammad) menjadi saksi atas (seluruh) umat manusia,\" maksud-nya atas umatmu, bersaksi atas mereka dengan kebaikan dan ke-burukan. Ini termasuk kesempurnaan sifat keadilan Allah \u062a\u0639\u0627\u0644\u0649, bahwa setiap rasul bersaksi atas umatnya (sendiri). Pasalnya, dia adalah orang yang paling mengetahui amalan perbuatan umatnya daripada rasul lainnya, dan lebih adil lagi lebih sayang untuk (tidak) bersaksi atas mereka kecuali yang sesuai dengan apa yang berhak mereka terima. Keterangan ini seperti Firman Allah \u062a\u0639\u0627\u0644\u0649, \n\ufd3e \u0648\u064e\u0643\u064e\u0630\u064e\u0670\u0644\u0650\u0643\u064e  \u062c\u064e\u0639\u064e\u0644\u06e1\u0646\u064e\u0670\u0643\u064f\u0645\u06e1  \u0623\u064f\u0645\u0651\u064e\u0629\u0657  \u0648\u064e\u0633\u064e\u0637\u0657\u0627  \u0644\u0651\u0650\u062a\u064e\u0643\u064f\u0648\u0646\u064f\u0648\u0627\u0652    \u0634\u064f\u0647\u064e\u062f\u064e\u0627\u0653\u0621\u064e  \u0639\u064e\u0644\u064e\u0649  \u0671\u0644\u0646\u0651\u064e\u0627\u0633\u0650  \u0648\u064e\u064a\u064e\u0643\u064f\u0648\u0646\u064e  \u0671\u0644\u0631\u0651\u064e\u0633\u064f\u0648\u0644\u064f  \u0639\u064e\u0644\u064e\u064a\u06e1\u0643\u064f\u0645\u06e1  \u0634\u064e\u0647\u0650\u064a\u062f\u0657\u0627\u06d7 \ufd3f \n\"Dan demikian (pula) Kami telah menjadikan kamu (umat Islam), umat yang adil dan pilihan agar kamu menjadi saksi atas (perbuatan) manusia, dan agar Rasul (Muhammad) menjadi saksi atas (perbuatan) kamu.\" (Al-Baqarah: 143).\nDan Allah \u062a\u0639\u0627\u0644\u0649 juga berfirman,\n\ufd3e \u0641\u064e\u0643\u064e\u064a\u06e1\u0641\u064e  \u0625\u0650\u0630\u064e\u0627    \u062c\u0650\u0626\u06e1\u0646\u064e\u0627  \u0645\u0650\u0646  \u0643\u064f\u0644\u0651\u0650      \u0623\u064f\u0645\u0651\u064e\u0629\u0650\u06ed  \u0628\u0650\u0634\u064e\u0647\u0650\u064a\u062f\u0656      \u0648\u064e\u062c\u0650\u0626\u06e1\u0646\u064e\u0627  \u0628\u0650\u0643\u064e  \u0639\u064e\u0644\u064e\u0649\u0670  \u0647\u064e\u0670\u0653\u0624\u064f\u0644\u064e\u0627\u0653\u0621\u0650  \u0634\u064e\u0647\u0650\u064a\u062f\u0657\u0627  41  \u064a\u064e\u0648\u06e1\u0645\u064e\u0626\u0650\u0630\u0656  \u064a\u064e\u0648\u064e\u062f\u0651\u064f  \u0671\u0644\u0651\u064e\u0630\u0650\u064a\u0646\u064e   \u0643\u064e\u0641\u064e\u0631\u064f\u0648\u0627\u0652  \u0648\u064e\u0639\u064e\u0635\u064e\u0648\u064f\u0627\u0652  \u0671\u0644\u0631\u0651\u064e\u0633\u064f\u0648\u0644\u064e  \u0644\u064e\u0648\u06e1  \u062a\u064f\u0633\u064e\u0648\u0651\u064e\u0649\u0670  \u0628\u0650\u0647\u0650\u0645\u064f  \u0671\u0644\u06e1\u0623\u064e\u0631\u06e1\u0636\u064f  \ufd3f\n\"Maka bagaimanakah (halnya orang kafir nanti) apabila Kami men-datangkan seorang saksi (rasul) dari tiap-tiap umat dan Kami mendatang-kan kamu (Muhammad) sebagai saksi atas mereka itu. Pada hari itu, orang-orang kafir dan orang-orang yang mendurhakai rasul, ingin supaya mereka diratakan dengan tanah.\" (An-Nisa`: 41-42). \nFirmanNya, \ufd3e \u0648\u064e\u0646\u064e\u0632\u0651\u064e\u0644\u06e1\u0646\u064e\u0627  \u0639\u064e\u0644\u064e\u064a\u06e1\u0643\u064e  \u0671\u0644\u06e1\u0643\u0650\u062a\u064e\u0670\u0628\u064e  \u062a\u0650\u0628\u06e1\u064a\u064e\u0670\u0646\u0657\u0627  \u0644\u0651\u0650\u0643\u064f\u0644\u0651\u0650  \u0634\u064e\u064a\u06e1\u0621\u0656  \ufd3f \"Dan Kami turunkan kepadamu al-Kitab (al-Qur`an) untuk menjelaskan segala sesuatu,\" dalam masalah prinsip-prinsip agama atau cabang-cabangnya, tentang hukum-hukum di dunia dan akhirat serta segala yang diperlukan oleh para hamba. Ia benar-benar telah dijelaskan dengan paripurna, dengan teks-teks yang jelas dan makna-makna yang terang. Bahkan Allah kerap mengulang-ulang persoalan-persoalan besar yang di-butuhkan oleh hati karena (sering) bersentuhan dengannya setiap saat dan bolak-balik (mengerjakannya) setiap waktu, dan (Dia) me-nyuguhkan kembali dan memperlihatkannya dengan lafazh-lafazh yang berbeda-beda dan bukti-bukti (nyata) yang beraneka ragam, agar meresap dalam hati, sehingga membuahkan kebaikan dan kebajikan sesuai dengan kekonsistenannya di dalam hati. Bahkan Allah juga menyatukan dalam sebuah ungkapan ringan yang jelas, maknanya banyak, sehingga lafazh tersebut berperan sebagai kaidah dan dasar. Masuk dalam kategori ini, yaitu ayat-ayat yang datang setelah ayat ini, yang mengandung berbagai macam perintah dan larangan yang tidak terhitung banyaknya. \nKetika al-Qur`an adalah penjelas bagi segala sesuatu, maka ia menjadi hujjah Allah di hadapan para hambaNya seluruhnya. Aki-batnya, hujjah-hujjah orang-orang yang berbuat aniaya terlumpuh-kan. Sementara kaum Muslimin mereguk kemanfaatan darinya, hingga menjadi sumber hidayah bagi mereka, menuntun dalam masalah agama dan dunia, dan sebagai rahmat yang mengantarkan mereka dapat menggapai kebaikan dunia dan akhirat. Hidayah yang mereka rengkuh berupa ilmu yang bermanfaat dan amal shalih. Se-dangkan bentuk rahmahnya adalah dampak (baik) dari hidayah tersebut, berupa pahala dunia dan akhirat, seperti keshalihan, ke-baikan dan ketenangan hati, kematangan akal yang tidak terwujud kecuali dengan membinanya berdasarkan nilai-nilainya yang me-rupakan nilai-nilai yang paling agung dan luhur, perbuatan-perbuat-an yang mulia, akhlak yang utama, rizki yang lapang, kemenangan atas para musuh dengan ucapan dan perbuatan, dan menggapai keridhaan Allah \u062a\u0639\u0627\u0644\u0649 serta (suguhan) kemuliaanNya yang agung yang kenikmatan abadi di dalamnya tidak diketahui kecuali oleh Allah, Rabb Yang Maha Penyayang."},{"id":2698,"sura":16,"from_aya":90,"to_aya":90,"type":"\u0627\u0644\u0645\u0642\u0637\u0639","text":"\"Sesungguhnya Allah menyuruh (kamu) berlaku adil dan ber-buat kebajikan, memberi kepada kaum kerabat, dan Allah melarang dari perbuatan keji, kemungkaran dan permusuhan. Dia memberi pengajaran kepadamu agar kamu dapat mengambil pelajaran.\" (An-Nahl: 90)."},{"id":2699,"sura":16,"from_aya":90,"to_aya":90,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(90) Sikap keadilan yang Allah perintahkan, mencakup ke-adilan terhadap hakNya dan hak para hambaNya. Sikap keadilan dalam masalah itu, dengan cara menjalankan hak-hak yang ada secara komplet lagi utuh. Caranya, seorang hamba melaksanakan apa yang Allah wajibkan atas dirinya, berupa hak-hak yang berkait-an dengan kekayaan, fisik dan kombinasi antara keduanya berhu-bungan dengan hakNya dan hak-hak para hambaNya, bergaul de-ngan manusia dengan keadilan yang utuh. Setiap pemegang tang-gung jawab harus menjalankan kewajiban yang berada di bawah tanggungannya, baik ia memegang kekuasaan tertinggi atau kekuasa-an peradilan, atau wakil penguasa maupun wakil hakim. Jadi, ke-adilan hakikatnya adalah segala yang Allah wajibkan atas para hamba dalam kitabNya melalui lisan RasulNya dan memerintahkan mereka untuk menjalankannya. Termasuk (cermin) keadilan dalam bermuamalah, adalah engkau berinteraksi dengan mereka pada transaksi jual-beli dan transaksi timbal balik lainnya dengan meme-nuhi segala yang menjadi kewajibanmu. Jangan sekali-kali mengu-rangi hak mereka, jangan menipu mereka, atau memperdayai me-reka dan jangan pula menzhalimi mereka. Keadilan wajib (ditegak-kan). \nPerbuatan ihsan (baik) merupakan perilaku luhur lagi dianjur-kan. Misalnya, memberi bantuan kepada orang lain dalam bentuk uang, bantuan fisik, ilmu dan faidah lainnya. Masuk dalam penger-tian ini, berbuat baik kepada binatang, yang bisu dan dikonsumsi serta makhluk lainnya. \nSecara khusus Allah menyinggung pemberian kepada kaum kerabat, kendatipun sudah masuk dalam konteks umum, untuk menekankan tentang hak mereka dan keharusan untuk menjalin hubungan dengan mereka dan bersikap baik kepada mereka serta bersemangat untuk memenuhinya. Masuk dalam pengertian ini, seluruh kaum kerabat, yang dekat ataupun yang jauh. Akan tetapi, semakin dekat hubungan (darah)nya (dengan kita), maka ia semakin berhak menerima kebaikan. \nFirman Allah, \ufd3e \u0648\u064e\u064a\u064e\u0646\u06e1\u0647\u064e\u0649\u0670  \u0639\u064e\u0646\u0650  \u0671\u0644\u06e1\u0641\u064e\u062d\u06e1\u0634\u064e\u0627\u0653\u0621\u0650   \ufd3f \"Dan Allah melarang dari perbuat-an keji,\" yaitu seluruh perbuatan dosa besar yang dinilai bejat oleh syariat dan fitrah manusia, semisal perbuatan syirik kepada Allah, membunuh tanpa alasan yang dibenarkan, zina, pencurian, bangga diri, sombong, menghinakan orang lain dan perbuatan keji lainnya. \nTermasuk dalam makna kemungkaran adalah, setiap dosa dan maksiat yang berkaitan dengan hak Allah \u062a\u0639\u0627\u0644\u0649. Sedangkan tin-dakan permusuhan yaitu setiap permusuhan terhadap sesama me-nyangkut darah, harta, dan kehormatan. Maka, ayat ini menghim-pun seluruh perintah dan larangan, tidak ada yang tersisa melain-kan pasti masuk ke dalamnya. \nIni merupakan kaidah yang menjadi acuan dalam perkara-perkara parsial lainnya. Setiap persoalan yang menyangkut keadil-an, kebaikan atau pemberian kepada kaum kerabat, maka itu ter-masuk perkara yang Allah perintahkan. (Sebaliknya), setiap masalah yang memuat unsur kekejian, kemungkaran atau permusuhan, maka termasuk perkara yang Allah larang. \nMelalui ayat ini, dapat diketahui keindahan perintah yang Allah tetapkan, dan keburukan sesuatu yang Allah larang. Dengan dasar ayat ini pula, ucapan-ucapan dan tindakan-tindakan yang ada pada orang-orang diperhitungkan dan diacukan kepadanya di se-tiap kondisi. Mahaberkah Allah, Dzat yang menjadikan pada Fir-man-firmanNya unsur hidayah, penyembuh dan cahaya serta pem-beda antara segala sesuatu. Karenanya, Allah berfirman, \ufd3e \u064a\u064e\u0639\u0650\u0638\u064f\u0643\u064f\u0645\u06e1 \ufd3f   \"Dia memberi pengajaran kepadamu,\" dengannya. Maksudnya dengan penjelasan yang disampaikan olehNya kepada kalian dalam Kitab-Nya, maka Dia memerintahkan kalian perkara yang berisi kebaikan bagi kalian dan melarang kalian dari perbuatan yang mengandung bahaya bagi kalian \ufd3e \u0644\u064e\u0639\u064e\u0644\u0651\u064e\u0643\u064f\u0645\u06e1  \u062a\u064e\u0630\u064e\u0643\u0651\u064e\u0631\u064f\u0648\u0646\u064e \ufd3f   \"agar kamu dapat mengambil pelajaran,\" yaitu sesuatu yang memberimu pelajaran, sehingga kamu memahami dan menyerapnya. Sesungguhnya kalian jika dapat me-ngambil pelajaran dan memahaminya dan mengetahui isi kandu-ngannya, maka kalian pun akan berbahagia dengan kebahagiaan yang tidak disertai oleh celaka. "},{"id":2700,"sura":16,"from_aya":0,"to_aya":0,"type":"\u062a\u0645\u0647\u064a\u062f \u0644\u0644\u0645\u0642\u0637\u0639","text":"Setelah memerintahkan perkara yang wajib dalam substansi syariat, maka Allah memerintahkan untuk memenuhi apa yang di-wajibkan seorang hamba pada dirinya. \nAllah berfirman, "},{"id":2701,"sura":16,"from_aya":91,"to_aya":92,"type":"\u0627\u0644\u0645\u0642\u0637\u0639","text":"\"Dan tepatilah perjanjian dengan Allah apabila kamu berjanji, dan janganlah kamu membatalkan sumpah-sumpah(mu) itu, sesu-dah meneguhkannya, sedang kamu telah menjadikan Allah sebagai saksimu (terhadap sumpah-sumpah itu). Sesungguhnya Allah menge-tahui apa yang kamu perbuat. Dan janganlah kamu seperti seorang perempuan yang menguraikan benangnya yang sudah dipintal dengan kuat, menjadi cerai berai kembali, kamu menjadikan sumpah (per-janjian)mu sebagai alat penipu di antaramu, disebabkan adanya satu golongan yang lebih banyak jumlahnya dari golongan yang lain. Sesungguhnya Allah hanya menguji kamu dengan hal itu. Dan sesungguhnya di Hari Kiamat akan dijelaskanNya kepadamu apa yang dahulu kamu perselisihkan itu.\" (An-Nahl: 91-92)."},{"id":2702,"sura":16,"from_aya":91,"to_aya":91,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(91) Dan kandungan ayat ini mencakup seluruh hal yang dijanjikan seorang hamba kepada Rabbnya, berupa berbagai jenis ibadah, nadzar, sumpah yang telah dia tetapkan, jika pelaksanaan-nya merupakan sebuah kebajikan. Kandungan ayat ini juga menca-kup akad yang telah dia langsungkan dengan orang lain, seperti (isi) akad antara dua orang yang menjalin akad perjanjian, dan se-perti janji yang disampaikan oleh seorang hamba kepada orang lain dan ia telah meneguhkannya pada dirinya. Pada semua perka-ra itu, dia wajib memenuhi dan menyempurnakannya bila mampu. Oleh karena itu, Allah melarang pembatalannya. Allah berfirman, \ufd3e \u0648\u064e\u0644\u064e\u0627  \u062a\u064e\u0646\u0642\u064f\u0636\u064f\u0648\u0627\u0652  \u0671\u0644\u06e1\u0623\u064e\u064a\u06e1\u0645\u064e\u0670\u0646\u064e   \u0628\u064e\u0639\u06e1\u062f\u064e  \u062a\u064e\u0648\u06e1\u0643\u0650\u064a\u062f\u0650\u0647\u064e\u0627 \ufd3f   \"Dan janganlah kamu membatalkan sumpah-sumpah(mu) itu, sesudah meneguhkannya,\" menetapkannya atas Nama Allah \u062a\u0639\u0627\u0644\u0649. \ufd3e \u0648\u064e\u0642\u064e\u062f\u06e1  \u062c\u064e\u0639\u064e\u0644\u06e1\u062a\u064f\u0645\u064f  \u0671\u0644\u0644\u0651\u064e\u0647\u064e  \u0639\u064e\u0644\u064e\u064a\u06e1\u0643\u064f\u0645\u06e1 \ufd3f   \"Sedang kamu telah menjadikan Allah atas kamu,\" wahai orang-orang yang saling membuat perjanjian-perjanjian \ufd3e \u0643\u064e\u0641\u0650\u064a\u0644\u064b\u0627\u06da \ufd3f   \"sebagai saksi,\" maka kalian tidak boleh untuk tidak melangsungkan perkara yang mana Allah kamu jadikan sebagai saksinya. Akibatnya, engkau tidak mengagungkan Allah dan mela-kukan pelecehan terhadapNya. Pihak lain telah ridha dengan sum-pah dan penekanan yang mana kamu jadikan Allah padanya se-bagai saksi. Sebagaimana ia telah mempercayaimu dan berprasangka baik kepadamu, maka, tepatilah apa yang engkau ucapkan dan tegaskan kepadanya. \ufd3e \u0625\u0650\u0646\u0651\u064e             \u0671\u0644\u0644\u0651\u064e\u0647\u064e  \u064a\u064e\u0639\u06e1\u0644\u064e\u0645\u064f   \u0645\u064e\u0627  \u062a\u064e\u0641\u06e1\u0639\u064e\u0644\u064f\u0648\u0646\u064e \ufd3f     \"Sesungguhnya Allah me-ngetahui apa yang kamu perbuat,\" lalu Allah akan membalas setiap pelaku perbuatan atas dasar amalannya sesuai dengan niat dan maksudnya. "},{"id":2703,"sura":16,"from_aya":92,"to_aya":92,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(92) \ufd3e \u0648\u064e\u0644\u064e\u0627     \u062a\u064e\u0643\u064f\u0648\u0646\u064f\u0648\u0627\u0652 \ufd3f   \"Dan janganlah kamu,\" saat membatalkan per-janjian-perjanjian, menjadi masuk dalam perumpamaan yang ter-buruk, paling jelek dan benar-benar menunjukkan kebodohan orang yang menjalankannya. Yaitu \ufd3e \u0643\u064e\u0671\u0644\u0651\u064e\u062a\u0650\u064a \ufd3f   \"seperti seorang perempuan,\" yang memintal (benang) dengan pintalan yang kuat, lalu ketika telah kokoh dan terealisasikan apa yang ia inginkan, maka dia mengurai-kannya dan menjadikannya \ufd3e \u0623\u064e\u0646\u0643\u064e\u0670\u062b\u0657\u0627  \ufd3f \"bercerai berai kembali.\" Sudah kepayahan dalam memintal dan kelelahan untuk menguraikannya, namun dia tidak mendapatkan manfaat (dari perbuatannya) selain kegagalan, kepayahan, dan ketololan akalnya serta kepincangan pikiran. Begitu pula orang yang mengurai perjanjian yang telah dia tetapkan. Ia adalah orang yang berbuat zhalim, bodoh, idiot, kurang agama dan tata krama. Firman Allah, \ufd3e \u062a\u064e\u062a\u0651\u064e\u062e\u0650\u0630\u064f\u0648\u0646\u064e     \u0623\u064e\u064a\u06e1\u0645\u064e\u0670\u0646\u064e\u0643\u064f\u0645\u06e1  \u062f\u064e\u062e\u064e\u0644\u064e\u06e2\u0627   \u0628\u064e\u064a\u06e1\u0646\u064e\u0643\u064f\u0645\u06e1  \u0623\u064e\u0646  \u062a\u064e\u0643\u064f\u0648\u0646\u064e  \u0623\u064f\u0645\u0651\u064e\u0629\u064c  \u0647\u0650\u064a\u064e  \u0623\u064e\u0631\u06e1\u0628\u064e\u0649\u0670  \u0645\u0650\u0646\u06e1  \u0623\u064f\u0645\u0651\u064e\u0629\u064d\u06da \ufd3f   \"Kamu menjadikan sumpah (perjanjian)mu sebagai alat penipu di antaramu, disebabkan adanya satu golongan yang lebih banyak jumlahnya dari golongan yang lain,\" maksudnya, kondisi demikian ini tidak pantas terjadi pada kalian, yaitu menetapkan sumpah-sumpah yang diteguhkan dan menunggu-nunggu kesempatan, lalu ketika pembuat perjanjian lemah, tidak mampu mengalahkan pihak lain, maka dia memenuhi perjanjian tersebut, bukan karena niatan untuk mengagungkan perjanjian dan sumpah, tetapi untuk melemahkan-nya. Apabila posisinya kuat dan melihat adanya kepentingan dunia-wi dalam pembatalannya, maka dia menggugurkannya, tanpa peduli dengan janji dan sumpahnya kepada Allah. Kejadian-kejadian itu semua terjadi berdasarkan hawa nafsu jiwanya dan lebih mengu-tamakannya daripada keinginan Allah dan norma-norma kemanu-siaan dan moral yang terpuji. Agar kalian menjadi umat yang lebih besar jumlah dan kekuatannya dibandingkan umat lainnya. Ini me-rupakan ujian dan cobaan dari Allah agar [Allah] menguji kalian dengannya melalui cara mendatangkan berbagai sebab kausalitas terjadinya cobaan yang menjadi alat penguji bagi orang yang jujur lagi menepati (janjinya) (dibedakan) dari orang yang jahat lagi ce-laka. \ufd3e \u0648\u064e\u0644\u064e\u064a\u064f\u0628\u064e\u064a\u0651\u0650\u0646\u064e\u0646\u0651\u064e  \u0644\u064e\u0643\u064f\u0645\u06e1  \u064a\u064e\u0648\u06e1\u0645\u064e  \u0671\u0644\u06e1\u0642\u0650\u064a\u064e\u0670\u0645\u064e\u0629\u0650  \u0645\u064e\u0627  \u0643\u064f\u0646\u062a\u064f\u0645\u06e1      \u0641\u0650\u064a\u0647\u0650  \u062a\u064e\u062e\u06e1\u062a\u064e\u0644\u0650\u0641\u064f\u0648\u0646\u064e \ufd3f   \"Dan sesungguhnya di Hari Kiamat akan dijelaskanNya kepadamu apa yang dahulu kamu perselisihkan itu,\" maka Allah memberi alasan kepada setiap orang dengan amalan-nya, dan menghinakan orang yang melanggar janji."},{"id":2704,"sura":16,"from_aya":93,"to_aya":93,"type":"\u0627\u0644\u0645\u0642\u0637\u0639","text":"\"Dan kalau Allah menghendaki, niscaya Dia menjadikan kamu satu umat (saja), tetapi Allah menyesatkan siapa yang dikehendaki-Nya dan memberi petunjuk kepada siapa yang dikehendakiNya. Dan sesungguhnya kamu akan ditanya tentang apa yang telah kamu kerjakan.\" (An-Nahl: 93)."},{"id":2705,"sura":16,"from_aya":93,"to_aya":93,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(93) Maksudnya, \ufd3e \u0648\u064e\u0644\u064e\u0648\u06e1  \u0634\u064e\u0627\u0653\u0621\u064e  \u0671\u0644\u0644\u0651\u064e\u0647\u064f  \ufd3f \"Dan kalau Allah menghendaki,\" niscaya Dia menyatukan manusia di atas petunjuk dan menjadikan kalian \ufd3e \u0623\u064f\u0645\u0651\u064e\u0629\u0657  \u0648\u064e\u0670\u062d\u0650\u062f\u064e\u0629\u0657 \ufd3f   \"satu umat (saja),\" akan tetapi, Allah-lah satu-satunya yang memegang kendali hidayah dan penyesatan. Pemberian hi-dayah dan penyesatanNya termasuk dalam perbuatan-perbuatan Allah yang mengacu pada ilmu dan hikmahNya. Dia memberikan hidayah kepada orang yang berhak sebagai bentuk keutamaanNya, dan Dia menghalang-halangi hidayah dari orang yang tidak pantas menerimanya sebagai bentuk keadilanNya. \ufd3e \u0648\u064e\u0644\u064e\u062a\u064f\u0633\u06e1\u0640\u0654\u064e\u0644\u064f\u0646\u0651\u064e       \u0639\u064e\u0645\u0651\u064e\u0627  \u0643\u064f\u0646\u062a\u064f\u0645\u06e1 \u062a\u064e\u0639\u06e1\u0645\u064e\u0644\u064f\u0648\u0646\u064e \ufd3f   \"Dan sesungguhnya kamu akan ditanya tentang apa yang telah kamu kerjakan,\" berupa perbuatan yang baik dan buruk. Allah akan membalas me-reka atas amal perbuatan mereka dengan balasan yang setimpal dan paling adil."},{"id":2706,"sura":16,"from_aya":94,"to_aya":94,"type":"\u0627\u0644\u0645\u0642\u0637\u0639","text":"\"Dan janganlah kamu jadikan sumpah-sumpahmu sebagai alat penipu di antaramu, yang menyebabkan kaki(mu) tergelincir sesudah kokoh tegaknya, dan kamu rasakan keburukan karena kamu menghalangi (manusia) dari jalan Allah, dan kamu mendapatkan azab yang pedih.\" (An-Nahl: 94)."},{"id":2707,"sura":16,"from_aya":94,"to_aya":94,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(94) \ufd3e \u0648\u064e\u0644\u064e\u0627  \u062a\u064e\u062a\u0651\u064e\u062e\u0650\u0630\u064f\u0648\u0653\u0627\u0652  \u0623\u064e\u064a\u06e1\u0645\u064e\u0670\u0646\u064e\u0643\u064f\u0645\u06e1  \ufd3f \"Dan janganlah kamu jadikan sumpah-sum-pahmu,\" dan perjanjian-perjanjian serta fakta kerjasamamu mem-perturutkan hawa nafsu kalian. Kapan kalian mau menepatinya, maka kalian jalankan, dan kapan saja kalian ingin membatalkan, maka (langsung) kalian lakukan. Sesungguhnya jika kalian berbuat semacam ini, niscaya kaki kalian tergelincir sesudah kokoh tegak-nya di atas jalan lurus \ufd3e \u0648\u064e\u062a\u064e\u0630\u064f\u0648\u0642\u064f\u0648\u0627\u0652     \u0671\u0644\u0633\u0651\u064f\u0648\u0653\u0621\u064e \ufd3f   \"dan kamu rasakan keburukan,\" maksudnya siksa yang memperburuk dan menyedihkan kalian \ufd3e \u0628\u0650\u0645\u064e\u0627     \u0635\u064e\u062f\u064e\u062f\u062a\u0651\u064f\u0645\u06e1 \u0639\u064e\u0646 \u0633\u064e\u0628\u0650\u064a\u0644\u0650 \u0671\u0644\u0644\u0651\u064e\u0647\u0650 \ufd3f   \"karena kamu menghalangi (manusia) dari jalan Allah,\" lantaran kalian telah sesat dan menyesatkan orang lain \ufd3e \u0648\u064e\u0644\u064e\u0643\u064f\u0645\u06e1  \u0639\u064e\u0630\u064e\u0627\u0628\u064c   \u0639\u064e\u0638\u0650\u064a\u0645\u065e  \ufd3f  \"dan kamu mendapatkan azab yang pedih,\" yang berlipat-lipat. "},{"id":2708,"sura":16,"from_aya":95,"to_aya":97,"type":"\u0627\u0644\u0645\u0642\u0637\u0639","text":"\"Dan janganlah kamu tukar perjanjianmu dengan Allah de-ngan harga yang sedikit (murah). Sesungguhnya apa yang ada di sisi Allah, itulah yang lebih baik bagimu jika kamu mengetahui. Apa yang dari sisimu akan lenyap, dan apa yang ada di sisi Allah adalah kekal. Dan sesungguhnya Kami akan memberi balasan ke-pada orang-orang yang sabar dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan. Barangsiapa yang mengerjakan amal shalih, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya ke-hidupan yang baik, dan sungguh akan Kami berikan balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan.\" (An-Nahl: 95-97)."},{"id":2709,"sura":16,"from_aya":95,"to_aya":95,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(95) Allah \u062a\u0639\u0627\u0644\u0649 memperingatkan para hambaNya dari (tin-dakan) membatalkan janji-janji dan sumpah-sumpah karena (ingin mendapatkan) kenikmatan dan kekayaan dunia. Allah berfirman, \ufd3e \u0648\u064e\u0644\u064e\u0627  \u062a\u064e\u0634\u06e1\u062a\u064e\u0631\u064f\u0648\u0627\u0652  \u0628\u0650\u0639\u064e\u0647\u06e1\u062f\u0650  \u0671\u0644\u0644\u0651\u064e\u0647\u0650  \u062b\u064e\u0645\u064e\u0646\u0657\u0627  \u0642\u064e\u0644\u0650\u064a\u0644\u064b\u0627\u06da \ufd3f     \"Dan janganlah kamu tukar perjanjianmu dengan Allah dengan harga yang sedikit (murah),\" yaitu kalian mendapatkan dunia (ditukar) dengan membatalkan dan tidak menepatinya. \ufd3e \u0625\u0650\u0646\u0651\u064e\u0645\u064e\u0627     \u0639\u0650\u0646\u062f\u064e  \u0671\u0644\u0644\u0651\u064e\u0647\u0650   \ufd3f \"Sesungguhnya apa yang ada di sisi Allah,\" berupa balasan se-gera (di dunia) dan ganjaran menyusul (di akhirat) adalah bagi orang yang lebih mengutamakan ridha Allah dan menepati apa yang telah dia tetapkan kepada Allah \ufd3e \u0647\u064f\u0648\u064e   \u062e\u064e\u064a\u06e1\u0631\u065e   \u0644\u0651\u064e\u0643\u064f\u0645\u06e1  \ufd3f \"itulah yang lebih baik bagimu,\" daripada kenikmatan dunia yang fana \ufd3e \u0625\u0650\u0646  \u0643\u064f\u0646\u062a\u064f\u0645\u06e1  \u062a\u064e\u0639\u06e1\u0644\u064e\u0645\u064f\u0648\u0646\u064e  \ufd3f \"jika kamu mengetahui.\" "},{"id":2710,"sura":16,"from_aya":96,"to_aya":96,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(96) Maka utamakanlah kenikmatan yang lestari di atas ke-nikmatan yang fana. Sesungguhnya \ufd3e \u0645 \u064e \u0627   \u0639\u0650\u0646\u062f\u064e\u0643\u064f\u0645\u06e1 \ufd3f   \"apa yang ada di sisimu,\" meskipun berjumlah banyak sekali, pasti akan lenyap dan hilang \ufd3e \u0648\u064e\u0645\u064e\u0627     \u0639\u0650\u0646\u062f\u064e  \u0671\u0644\u0644\u0651\u064e\u0647\u0650  \u0628\u064e\u0627\u0642\u0656\u06d7 \ufd3f   \"dan apa yang ada di sisi Allah adalah kekal,\" dengan ke-abadian yang Allah tetapkan baginya, tidak hilang dan tidak sirna. Maka bukanlah insan yang cerdik orang yang lebih mengedepankan barang yang (akan) sirna lagi bernilai rendah di atas kenikmatan yang lestari lagi bernilai tinggi. Pengertian ini senada dengan kan-dungan Firman Allah, \n\ufd3e \u0628\u064e\u0644\u06e1  \u062a\u064f\u0624\u06e1\u062b\u0650\u0631\u064f\u0648\u0646\u064e  \u0671\u0644\u06e1\u062d\u064e\u064a\u064e\u0648\u0670\u0629\u064e  \u0671\u0644\u062f\u0651\u064f\u0646\u06e1\u064a\u064e\u0627  16  \u0648\u064e\u0671\u0644\u06e1\u0623\u0653\u062e\u0650\u0631\u064e\u0629\u064f  \u062e\u064e\u064a\u06e1\u0631\u065e  \u0648\u064e\u0623\u064e\u0628\u06e1\u0642\u064e\u0649\u0670\u0653  17  \ufd3f\n\"Tetapi kamu (orang-orang kafir) lebih mengutamakan kehidupan duniawi. Sedang kehidupan akhirat adalah lebih baik dan lebih kekal.\" (Al-A'la: 16-17). \n\ufd3e \u0648\u064e\u0645\u064e\u0627  \u0639\u0650\u0646\u062f\u064e  \u0671\u0644\u0644\u0651\u064e\u0647\u0650  \u062e\u064e\u064a\u06e1\u0631\u065e  \u0644\u0651\u0650\u0644\u06e1\u0623\u064e\u0628\u06e1\u0631\u064e\u0627\u0631\u0650  198  \ufd3f\n\"Dan apa yang di sisi Allah adalah lebih baik bagi orang-orang yang berbakti.\" (Ali Imran: 198). \nPadanya terdapat himbauan dan anjuran untuk bersifat zuhud di dunia, terutama sifat zuhud yang sudah semestinya ditempuh. Yaitu zuhud dari perkara-perkara yang akan menjadi bahaya pada seorang hamba dan menimbulkan kesibukan seorang hamba se-hingga melupakan hal-hal yang diwajibkan Allah atas dirinya dan mendahulukannya atas hak Allah. Sesungguhnya zuhud inilah yang mesti ada. \nDi antara faktor pendorong untuk berzuhud, adalah hendak-nya seorang hamba membandingkan kenikmatan-kenikmatan dunia dan godaan-godaan syahwatnya dengan kebaikan-kebaikan di akhi-rat. (Dengan itu), dia akan menjumpai perbedaan dan jenjang yang berpotensi mengajaknya untuk lebih mengutamakan perkara yang paling luhur dari dua perkara itu. Bukanlah termasuk zuhud yang terpuji, yaitu dengan mengasingkan diri untuk beribadah saja dengan ibadah qashirah (yang hanya bermanfaat bagi dirinya sendiri), seperti Shalat, puasa, dzikir dan lainnya. Bahkan seorang hamba tidak di-sebut zuhud dengan cara yang benar, sampai dia mengerjakan perin-tah-perintah agama yang mampu dia kerjakan, yang zahir dan batin, dakwah kepada Allah dan kepada agamaNya melalui ucapan dan tindakan. Zuhud yang sebenarnya, ialah merasa tidak butuh kepada sesuatu yang tidak bermanfaat bagi agama dan dunia, dan beranimo serta berusaha berbuat yang bermanfaat. \ufd3e \u0648\u064e\u0644\u064e\u0646\u064e\u062c\u06e1\u0632\u0650\u064a\u064e\u0646\u0651\u064e     \u0671\u0644\u0651\u064e\u0630\u0650\u064a\u0646\u064e  \u0635\u064e\u0628\u064e\u0631\u064f\u0648\u0653\u0627\u0652  \ufd3f \"Dan se-sungguhnya Kami akan memberi balasan kepada orang-orang yang sabar,\" atas ketaatan kepada Allah dan bersabar dari maksiat kepadaNya dan mengekang jiwa-jiwa mereka dari jeratan syahwat dunia yang berbahaya bagi agamanya, \ufd3e \u0623\u064e\u062c\u06e1\u0631\u064e\u0647\u064f\u0645  \u0628\u0650\u0623\u064e\u062d\u06e1\u0633\u064e\u0646\u0650   \u0645\u064e\u0627  \u0643\u064e\u0627\u0646\u064f\u0648\u0627\u0652  \u064a\u064e\u0639\u06e1\u0645\u064e\u0644\u064f\u0648\u0646\u064e \ufd3f \"dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan,\" satu kebaikan di-ganjar sepuluh kali lipat sampai tujuh ratus kali lipat, sampai peng-gandaan hitungan yang banyak sekali. Sesungguhnya Allah tidak menyia-nyiakan pahala orang yang berbuat baik"},{"id":2711,"sura":16,"from_aya":97,"to_aya":97,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(97) Oleh karena itu, Allah menyebutkan balasan bagi orang-orang yang berbuat baik di dunia dan akhirat, \ufd3e \u0645\u064e\u0646\u06e1  \u0639\u064e\u0645\u0650\u0644\u064e  \u0635\u064e\u0670\u0644\u0650\u062d\u0657\u0627  \u0645\u0651\u0650\u0646  \u0630\u064e\u0643\u064e\u0631\u064d   \u0623\u064e\u0648\u06e1  \u0623\u064f\u0646\u062b\u064e\u0649\u0670  \u0648\u064e\u0647\u064f\u0648\u064e  \u0645\u064f\u0624\u06e1\u0645\u0650\u0646\u065e  \ufd3f \"Barangsiapa yang mengerjakan amal shalih, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman.\" Sesungguhnya keberada-an iman menjadi syarat sah dan diterimanya amalan shalih. Bahkan tidak bisa disebut amal shalih kecuali disertai dengan keimanan. (Karena) iman menuntut (munculnya) amal shalih. Sesungguhnya iman adalah pembenaran yang teguh lagi membuahkan amalan-amalan anggota badan, baik perbuatan yang wajib maupun sunnah. Barangsiapa telah mengkombinasikan antara iman dan amal shalih, \ufd3e \u0641\u064e\u0644\u064e\u0646\u064f\u062d\u06e1\u064a\u0650\u064a\u064e\u0646\u0651\u064e\u0647\u064f\u06e5  \u062d\u064e\u064a\u064e\u0648\u0670\u0629\u0657  \u0637\u064e\u064a\u0651\u0650\u0628\u064e\u0629\u0657\u06d6 \ufd3f \"maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik.\" Hal tersebut dengan pemberian ketentraman hati dan ketenangan jiwa serta tiada menoleh kepada obyek yang mengganggu hatinya, dan Allah memberinya rizki yang halal lagi baik dari arah yang tidak disangka-sangkanya \ufd3e \u0648\u064e\u0644\u064e\u0646\u064e\u062c\u06e1\u0632\u0650\u064a\u064e\u0646\u0651\u064e\u0647\u064f\u0645\u06e1   \ufd3f  \"dan sung-guh akan Kami berikan balasan kepada mereka,\" di akhirat \ufd3e \u0623\u064e\u062c\u06e1\u0631\u064e\u0647\u064f\u0645  \u0628\u0650\u0623\u064e\u062d\u06e1\u0633\u064e\u0646\u0650  \u0645\u064e\u0627  \u0643\u064e\u0627\u0646\u064f\u0648\u0627\u0652  \u064a\u064e\u0639\u06e1\u0645\u064e\u0644\u064f\u0648\u0646\u064e  \ufd3f \"dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan,\" berupa aneka kenikmatan (surgawi) yang tidak pernah dilihat oleh pandangan mata, tidak pernah didengar oleh telinga dan tidak pernah terbetik di dalam hati manusia. Maka Allah mem-berinya kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat. 9"},{"id":2712,"sura":16,"from_aya":98,"to_aya":100,"type":"\u0627\u0644\u0645\u0642\u0637\u0639","text":"\"Apabila kamu membaca al-Qur`an, hendaklah kamu meminta perlindungan kepada Allah dari setan yang terkutuk. Sesungguh-nya setan itu tidak ada kekuasaannya atas orang-orang yang ber-iman dan bertawakal kepada Rabbnya. Sesungguhnya kekuasaan-nya (setan) hanyalah atas orang-orang yang menjadikannya seba-gai pemimpin dan atas orang-orang yang mempersekutukannya dengan Allah.\" (An-Nahl: 98-100)."},{"id":2713,"sura":16,"from_aya":98,"to_aya":100,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(98-100) Maksudnya, jika kamu hendak membaca Kitabullah yang merupakan kitab termulia dan paling agung, -di dalamnya terkandung muatan yang memperbaiki hati dan ilmu yang banyak-, maka sesungguhnya setan sangat antusias menggoda seorang hamba saat ia akan memulai mengerjakan amalan-amalan yang utama, lalu berusaha untuk membelokkannya dari tujuan dan nilai-nilainya. Jalan menuju keselamatan dari gangguan setan ialah kembali ke-pada Allah dan berlindung kepada Allah dari kejahatannya, mem-baca, \u0623\u064e\u0639\u064f\u0648\u0652\u0630\u064f \u0628\u0650\u0627\u0644\u0644\u0651\u0670\u0647\u0650 \u0645\u0650\u0646\u064e \u0627\u0644\u0634\u0651\u064e\u064a\u0652\u0637\u064e\u0627\u0646\u0650 \u0627\u0644\u0631\u0651\u064e\u062c\u0650\u064a\u0652\u0645\u0650 (aku berlindung kepadaNya dari godaan setan yang terkutuk) dengan merenungi maknanya dan hatinya berserah diri kepada Allah agar menyingkirkan setan darinya, tekun untuk mengenyahkan bisikan-bisikan dan imajinasi-imajinasinya, mengerahkan tenaga untuk menempuh faktor paling kuat guna mengusirnya. Yaitu menghiasi diri dengan baju iman dan tawakal. Sesungguhnya setan itu \ufd3e \u0644\u064e\u064a\u06e1\u0633\u064e  \u0644\u064e\u0647\u064f\u06e5  \u0633\u064f\u0644\u06e1\u0637\u064e\u0670\u0646\u064c   \ufd3f \"tidak ada kekuasaannya,\" mak-sudnya, penguasaan \ufd3e \u0639\u064e\u0644\u064e\u0649     \u0671\u0644\u0651\u064e\u0630\u0650\u064a\u0646\u064e  \u0621\u064e\u0627\u0645\u064e\u0646\u064f\u0648\u0627\u0652  \u0648\u064e\u0639\u064e\u0644\u064e\u0649\u0670  \u0631\u064e\u0628\u0651\u0650\u0647\u0650\u0645\u06e1 \ufd3f   \"atas orang-orang yang beriman, dan kepada Rabbnya,\" semata, tiada sekutu bagiNya \ufd3e \u064a\u064e\u062a\u064e\u0648\u064e\u0643\u0651\u064e\u0644\u064f\u0648\u0646\u064e  \ufd3f  \"mereka bertawakal,\" maka Allah menyingkirkan keburukan setan dari kaum Mukminin yang bertawakal kepadaNya, hingga tiada celah tersisa baginya atas mereka. \ufd3e \u0625\u0650\u0646\u0651\u064e\u0645\u064e\u0627   \u0633\u064f\u0644\u06e1\u0637\u064e\u0670\u0646\u064f\u0647\u064f\u06e5  \ufd3f \"Sesungguhnya ke-kuasaannya (setan) hanyalah,\" maksudnya, p e n g u a s a a n n y a \ufd3e   \u0639\u064e\u0644\u064e\u0649  \u0671\u0644\u0651\u064e\u0630\u0650\u064a\u0646\u064e  \u064a\u064e\u062a\u064e\u0648\u064e\u0644\u0651\u064e\u0648\u06e1\u0646\u064e\u0647\u064f\u06e5  \ufd3f \"atas orang-orang yang menjadikannya sebagai pemimpin,\" men-jadikannya sebagai pemimpin bagi mereka. Demikian itu, dengan cara melepaskan diri dari (bimbingan) kepemimpinan Allah dan masuk ke dalam ketaatan kepada setan serta bergabung dengan pasukannya. Mereka sendirilah yang memberikan (tongkat) kepe-mimpinan bagi setan atas diri mereka. Maka setan betul-betul men-dorong mereka ke kubangan maksiat dan menghalau mereka ke neraka dengan sungguh-sungguh. "},{"id":2714,"sura":16,"from_aya":101,"to_aya":102,"type":"\u0627\u0644\u0645\u0642\u0637\u0639","text":"\"Dan apabila Kami mengganti suatu ayat dengan ayat yang lain padahal Allah lebih mengetahui apa yang diturunkanNya, me-reka berkata, 'Sesungguhnya kamu adalah orang yang mengada-adakan saja.' Bahkan kebanyakan mereka tiada mengetahui. Kata-kanlah, 'Ruhul Qudus (Jibril) menurunkan al-Qur`an itu dari Rabbmu dengan benar, untuk meneguhkan (hati) orang-orang yang telah beriman, dan menjadi petunjuk serta kabar gembira bagi orang-orang yang berserah diri (kepada Allah)'.\" (An-Nahl: 101-102)."},{"id":2715,"sura":16,"from_aya":101,"to_aya":101,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(101) Allah \u062a\u0639\u0627\u0644\u0649 memperingatkan bahwa kaum yang mendus-takan al-Qur`an ini, mencari-cari ayat yang bisa mereka pakai untuk pembelaan diri, yaitu bahwa Allah \u062a\u0639\u0627\u0644\u0649 adalah Dzat Yang Maha Menetapkan lagi Bijaksana, mensyariatkan hukum-hukum dan meng-ganti hukum di tempat lainnya karena (dorongan) sifat bijaksana dan rahmatNya. Bila mereka menyaksikan penggantian ini, maka mereka mencela kehormatan Rasulullah dan risalah yang beliau bawa. \ufd3e \u0642\u064e\u0627\u0644\u064f\u0648\u0653\u0627\u0652  \u0625\u0650\u0646\u0651\u064e\u0645\u064e\u0627\u0653  \u0623\u064e\u0646\u062a\u064e  \u0645\u064f\u0641\u06e1\u062a\u064e\u0631\u0650\u06ed\u06da \ufd3f  \"Mereka berkata, 'Sesungguhnya kamu adalah orang yang mengada-adakan saja',\" maka Allah membantah mereka dengan berfirman, \ufd3e \u0628\u064e\u0644\u06e1  \u0623\u064e\u0643\u06e1\u062b\u064e\u0631\u064f\u0647\u064f\u0645\u06e1    \u0644\u064e\u0627  \u064a\u064e\u0639\u06e1\u0644\u064e\u0645\u064f\u0648\u0646\u064e   \ufd3f  \"Bahkan kebanyakan mereka tiada mengetahui,\" mereka itu bodoh (tentang masalah ini), tidak mem-punyai ilmu tentang Rabb mereka dan syariatNya. Sudah diketahui (bersama), bahwasanya tuduhan yang dilancarkan orang bodoh, tanpa dasar ilmu, adalah tidak perlu diperhitungkan. Sesungguh-nya komentar (miring) tentang sesuatu merupakan bagian dari pe-ngetahuannya tentang masalah tersebut dan merupakan isi kandu-ngannya yang menghasilkan keluarnya pujian atau cemoohan. "},{"id":2716,"sura":16,"from_aya":102,"to_aya":102,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(102) Oleh karena itu, Allah \u062a\u0639\u0627\u0644\u0649 menyebutkan (sifat) hikmah-Nya dalam perkara ini. Allah berfirman, \ufd3e \u0642\u064f\u0644\u06e1 \u0646\u064e\u0632\u0651\u064e\u0644\u064e\u0647\u064f\u06e5  \u0631\u064f\u0648\u062d\u064f  \u0671\u0644\u06e1\u0642\u064f\u062f\u064f\u0633\u0650  \ufd3f \"Kata-kanlah, 'Ruhul Qudus menurunkan al-Qur`an itu',\" yaitu Jibril, utusan yang suci lagi bebas dari sifat cacat, pengkhianatan dan kekurangan yang lain, \ufd3e \u0628\u0650\u0671\u0644\u06e1\u062d\u064e\u0642\u0651\u0650  \ufd3f \"dengan benar,\" maksudnya turunnya dengan ke-benaran, berisi kebenaran dalam berita-beritanya, perintah-perintah-nya dan larangan-larangannya. Tidak ada cara bagi siapa pun untuk melancarkan kritikan (miring) kepadanya dengan alasan yang akurat. Pasalnya, bila telah diketahui bahwa al-Qur`an adalah ke-benaran, maka diketahui pula bahwa yang melawan dan menen-tangnya berarti batil \ufd3e \u0644\u0650\u064a\u064f\u062b\u064e\u0628\u0651\u0650\u062a\u064e     \u0671\u0644\u0651\u064e\u0630\u0650\u064a\u0646\u064e  \u0621\u064e\u0627\u0645\u064e\u0646\u064f\u0648\u0627\u0652  \ufd3f  \"untuk meneguhkan (hati) orang-orang yang telah beriman,\" ketika ayat turun dan datang kepada mereka, dari waktu ke waktu. Kebenaran senantiasa mengalir ke kalbu-kalbu mereka sedikit demi sedikit, sampai keimanan mereka lebih kokoh daripada gunung yang terpancang kokoh. \nBegitu pula, mereka mengetahui bahwa al-Qur`an adalah se-buah kebenaran, jika Allah mensyariatkan sebuah hukum kemudian menghapusnya (diganti dengan hukum yang lain) niscaya mereka mengetahui bahwa Allah menggantinya dengan yang semisalnya atau yang lebih baik darinya bagi mereka, dan mereka meyakini bahwasanya penggantian hukum tersebut itulah yang sejalan dengan hikmah ilahi dan korelasi yang rasional \ufd3e \u0648\u064e\u0647\u064f\u062f\u0657\u0649  \u0648\u064e\u0628\u064f\u0634\u06e1\u0631\u064e\u0649\u0670  \u0644\u0650\u0644\u06e1\u0645\u064f\u0633\u06e1\u0644\u0650\u0645\u0650\u064a\u0646\u064e \ufd3f \"dan menjadi petunjuk serta kabar gembira bagi orang-orang yang berserah diri (kepada Allah),\" maksudnya, petunjuk yang menuntun mereka ke-pada inti-inti permasalahan, menjelaskan bagi mereka kebenaran dari kebatilan, hidayah dari kesesatan, memberi kabar gembira kepada mereka bahwa mereka mendapatkan pahala yang baik, me-netap di sana selama-lamanya. Begitu pula, setiap sesuatu turun sedikit demi sedikit, maka itu menjadi lebih besar pengaruh hidayah dan kabar gembiranya bagi mereka, daripada datang kepada mereka sekali saja secara sekaligus. Pikiran pun tercerai-berai menghadapi-nya. Akan tetapi, (cara yang ditempuh), Allah menurunkan satu hukum atau kadang-kadang lebih. Bila mereka telah memahami dan mencernanya serta mengetahui maksud kandungan dari hukum tersebut dan telah menguasainya, maka Allah menurunkan hukum yang semisalnya\u2026 demikian seterusnya. \nKarena itu, para sahabat telah mencapai tingkatan tinggi dalam menguasainya. Perilaku dan tabiat mereka berubah baik, beralih ke akhlak dan kebiasaan serta tindak-tanduk yang sanggup mengalah-kan generasi pertama manusia dan generasi terakhir dengannya. Maka, idealnya dan sepatutnya generasi setelah mereka terdidik dengan ilmu-ilmu al-Qur`an, dan menghiasi diri dengan akhlaknya, mencari bimbingan melalui cahayanya di dalam kegelapan kesesat-an dan kebodohan-kebodohan, mendaulatnya sebagai panutan me-reka dalam seluruh kondisi. Dengan itu, urusan-urusan agama dan duniawi mereka akan lurus."},{"id":2717,"sura":16,"from_aya":103,"to_aya":105,"type":"\u0627\u0644\u0645\u0642\u0637\u0639","text":"\"Dan sesungguhnya Kami mengetahui bahwa mereka berkata, 'Sesungguhnya al-Qur`an itu diajarkan oleh seorang manusia ke-padanya (Muhammad).' Padahal bahasa orang yang mereka tuduh-kan (bahwa) Muhammad belajar kepadanya adalah bahasa 'Ajam, sedang al-Qur`an adalah dalam Bahasa Arab yang terang. Sesung-guhnya orang-orang yang tidak beriman kepada ayat-ayat Allah (al-Qur`an), maka Allah tidak akan memberi petunjuk kepada me-reka, dan mereka mendapatkan azab yang pedih. Sesungguhnya yang mengada-adakan kebohongan, hanyalah orang-orang yang tidak beriman kepada ayat-ayat Allah, dan mereka itulah orang-orang pendusta.\" (An-Nahl: 103-105)."},{"id":2718,"sura":16,"from_aya":103,"to_aya":103,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(103) Allah \u062a\u0639\u0627\u0644\u0649 mengabarkan mengenai komentar kaum musyrikin yang mendustakan RasulNya, \ufd3e \u0623\u064e\u0646\u0651\u064e\u0647\u064f\u0645\u06e1     \u064a\u064e\u0642\u064f\u0648\u0644\u064f\u0648\u0646\u064e  \u0625\u0650\u0646\u0651\u064e\u0645\u064e\u0627  \u064a\u064f\u0639\u064e\u0644\u0651\u0650\u0645\u064f\u0647\u064f\u06e5 \ufd3f   \"Bahwa mereka berkata, 'Sesungguhnya al-Qur`an itu diajarkan kepadanya (Mu-hammad)',\" maksudnya kitab yang ia bawa ini (diajarkan oleh) \ufd3e \u0628\u064e\u0634\u064e\u0631\u065e\u06d7 \ufd3f   \"seorang manusia,\" padahal orang yang mereka maksud adalah ber-bahasa A'jam. \ufd3e \u0648\u064e\u0647\u064e\u0670\u0630\u064e\u0627 \ufd3f   \"Sedang ini,\" yaitu al-Qur`an \ufd3e \u0644\u0650\u0633\u064e\u0627\u0646\u064c     \u0639\u064e\u0631\u064e\u0628\u0650\u064a\u0651\u065e   \u0645\u0651\u064f\u0628\u0650\u064a\u0646\u064c \ufd3f   \"adalah dalam Bahasa Arab yang terang,\" apakah ucapan semacam ini mungkin terjadi atau masih mengandung sisi kebenaran? Akan tetapi, seorang pendusta hanya ingin berbohong, tanpa berpikir tentang muara omongan dustanya. Karena itu, dalam ungkapan-nya terkandung unsur saling bertolak belakang dan kerusakan yang mengharuskan penolakannya, dengan hanya mengimajinasikan faktanya (yang tidak mungkin terjadi)."},{"id":2719,"sura":16,"from_aya":104,"to_aya":104,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(104)  \ufd3e \u0625\u0650\u0646\u0651\u064e     \u0671\u0644\u0651\u064e\u0630\u0650\u064a\u0646\u064e  \u0644\u064e\u0627  \u064a\u064f\u0624\u06e1\u0645\u0650\u0646\u064f\u0648\u0646\u064e  \u0628\u0650\u0640\u0654\u064e\u0627\u064a\u064e\u0670\u062a\u0650  \u0671\u0644\u0644\u0651\u064e\u0647\u0650 \ufd3f   \"Sesungguhnya orang-orang yang tidak beriman kepada ayat-ayat Allah (al-Qur`an),\" yang menunjukkan dengan tegas kepada kebenaran yang nyata, maka mereka justru menolak dan tidak (sudi) menerimanya. \ufd3e \u0644\u064e\u0627   \u064a\u064e\u0647\u06e1\u062f\u0650\u064a\u0647\u0650\u0645\u064f   \u0671\u0644\u0644\u0651\u064e\u0647\u064f  \ufd3f \"Allah tidak akan memberi petunjuk kepada mereka,\" lantaran hidayah telah datang kepada mereka, namun mereka menolak. Akibatnya, mereka didera hukuman, berupa terhalangi (dari rahmat) dan dibiarkan oleh Allah tanpa bimbingan. \ufd3e \u0648\u064e\u0644\u064e\u0647\u064f\u0645\u06e1 \ufd3f   \"Dan mereka mendapatkan,\" di akhirat \ufd3e \u0639\u064e\u0630\u064e\u0627\u0628\u064c     \u0623\u064e\u0644\u0650\u064a\u0645\u064c \ufd3f   \"azab yang pedih.\" "},{"id":2720,"sura":16,"from_aya":105,"to_aya":105,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(105) \ufd3e \u0625\u0650\u0646\u0651\u064e\u0645\u064e\u0627  \u064a\u064e\u0641\u06e1\u062a\u064e\u0631\u0650\u064a  \u0671\u0644\u06e1\u0643\u064e\u0630\u0650\u0628\u064e  \ufd3f \"Sesungguhnya yang mengada-adakan kebohongan hanyalah,\" maksudnya aksi kebohongan semata-mata muncul dari \ufd3e \u0671\u0644\u0651\u064e\u0630\u0650\u064a\u0646\u064e   \u0644\u064e\u0627  \u064a\u064f\u0624\u06e1\u0645\u0650\u0646\u064f\u0648\u0646\u064e  \u0628\u0650\u0640\u0654\u064e\u0627\u064a\u064e\u0670\u062a\u0650  \u0671\u0644\u0644\u0651\u064e\u0647\u0650\u06d6 \ufd3f   \"orang-orang yang tidak beriman kepada ayat-ayat Allah,\" semisal para penentang Rasulullah, setelah datang kepada mereka bukti-bukti yang nyata \ufd3e \u0648\u064e\u0623\u064f\u0648\u0652\u0644\u064e\u0670\u0653\u0626\u0650\u0643\u064e     \u0647\u064f\u0645\u064f  \u0671\u0644\u06e1\u0643\u064e\u0670\u0630\u0650\u0628\u064f\u0648\u0646\u064e \ufd3f   \"dan mereka itulah orang-orang pendusta,\" maksudnya praktik kedusta-an sudah terpola pada mereka. Predikat ini lebih pantas dilontar-kan kepada mereka daripada orang lain. Sementara itu, Muhammad yang beriman kepada ayat-ayat Allah, yang patuh kepada Rabbnya, mustahil beliau berdusta atas Nama Allah dan mengada-adakan perkataan atas NamaNya yang tidak pernah difirmankanNya. Para musuh menuduh beliau dengan kedustaan yang sebenarnya men-jadi predikat mereka. Maka, Allah memperlihatkan kehinaan mereka dan menerangkan keburukan-keburukan mereka. BagiNya \u062a\u0639\u0627\u0644\u0649 se-gala pujian. "},{"id":2721,"sura":16,"from_aya":106,"to_aya":109,"type":"\u0627\u0644\u0645\u0642\u0637\u0639","text":"\"Barangsiapa yang kafir kepada Allah sesudah dia beriman (maka dia mendapat kemurkaan Allah), kecuali orang yang dipaksa kafir padahal hatinya tetap tenang dalam beriman (maka dia tidak berdosa), akan tetapi orang yang melapangkan dadanya untuk ke-kafiran, maka kemurkaan Allah menimpanya, dan mereka menda-patkan azab yang besar. Yang demikian itu disebabkan karena se-sungguhnya mereka lebih mencintai kehidupan dunia daripada akhirat, dan bahwasanya Allah tiada memberi petunjuk kepada kaum yang kafir. Mereka itulah orang-orang yang hati, pendengar-an, dan penglihatannya telah dikunci mati oleh Allah, dan mereka itulah orang-orang yang lalai. Pastilah bahwa mereka di akhirat nanti adalah orang-orang yang merugi.\" (An-Nahl: 106-109)."},{"id":2722,"sura":16,"from_aya":106,"to_aya":108,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(106-108 ) Allah \u062a\u0639\u0627\u0644\u0649 memberitahukan tentang kebejatan kon-disi orang yang mengingkariNya setelah sebelumnya pernah ber-iman. Ia menjadi buta setelah dapat memandang (dengan mata-nya), ia kembali kepada kesesatan sesudah (mengenyam) hidayah, melapangkan dadanya untuk kekufuran dalam keadaan ridha dan tenang dengannya, mereka itu mendapatkan kemurkaan yang besar dari Rabb yang Maha Penyayang, yang jika Dia marah, maka tidak ada sesuatu pun yang bisa menahan kemarahanNya, dan semua akan ikut memurkai mereka. \ufd3e \u0648\u064e\u0644\u064e\u0647\u064f\u0645\u06e1     \u0639\u064e\u0630\u064e\u0627\u0628\u064c  \u0639\u064e\u0638\u0650\u064a\u0645\u065e \ufd3f   \"Dan mereka menda-patkan azab yang besar,\" yaitu pada puncak kedahsyatannya, serta bersifat abadi selama-lamanya. Demikian itu, karena mereka, \ufd3e \u0628\u0650\u0623\u064e\u0646\u0651\u064e\u0647\u064f\u0645\u064f     \u0671\u0633\u06e1\u062a\u064e\u062d\u064e\u0628\u0651\u064f\u0648\u0627\u0652  \u0671\u0644\u06e1\u062d\u064e\u064a\u064e\u0648\u0670\u0629\u064e  \u0671\u0644\u062f\u0651\u064f\u0646\u06e1\u064a\u064e\u0627  \u0639\u064e\u0644\u064e\u0649  \u0671\u0644\u06e1\u0623\u0653\u062e\u0650\u0631\u064e\u0629\u0650   \ufd3f \"lebih mencintai kehidupan dunia daripada akhirat,\" mereka berbalik murtad lagi, lantaran rakus untuk mengais secuil harta dunia dan menyukainya, kurang perhatian terhadap kebaikan akhirat. \nKetika mereka lebih memilih kekufuran dibandingkan keiman-an, maka Allah menghalangi hidayah dari mereka, lalu tidak me-nunjuki mereka. Karena kekufuran sudah menjadi sifat mereka sehingga terpatri pada hati-hati mereka, maka kebaikan pun tidak mampu menembusnya. Hati dan pandangan mereka pun terpatri. Maka hal-hal yang bermanfaat bagi mereka tidak bisa masuk pada alat indera itu dan tidak bisa mencapai hati mereka. Kelalaian telah menyelimuti mereka dan keterlantaran (dari perhatian Allah) telah melingkupi mereka. Maka, mereka terganjal (untuk dapat meraih) rahmat Allah yang meliputi segala sesuatu. Demikian ini, karena telah datang hidayah kepada mereka, namun mereka tolak. Dan telah disuguhkan kepada mereka, akan tetapi mereka tidak sudi menerimanya. "},{"id":2723,"sura":16,"from_aya":109,"to_aya":109,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(109) \ufd3e \u0623\u064e\u0646\u0651\u064e\u0647\u064f\u0645\u06e1  \u0641\u0650\u064a   \u0671\u0644\u06e1\u0623\u0653\u062e\u0650\u0631\u064e\u0629\u0650  \u0647\u064f\u0645\u064f  \u0671\u0644\u06e1\u062e\u064e\u0670\u0633\u0650\u0631\u064f\u0648\u0646\u064e  \ufd3f \"Pastilah bahwa mereka di akhirat nanti adalah orang-orang yang merugi,\" orang-orang yang me-rugi atas dirinya, jiwa, dan kekayaan, serta keluarga di Hari Kiamat. Kenikmatan yang lestari telah terlewatkan oleh mereka. Mereka memperoleh siksaan yang pedih. Kondisi ini berbeda dengan orang yang dipaksa untuk berbuat kufur dan dipecundangi untuk mela-kukannya, sedangkan hatinya masih tenang dengan keimanannya dan mencintainya, maka sesungguhnya hal itu tidak masalah bagi-nya dan tidak ada dosa. Ia boleh berbicara dengan kalimat kekufur-an saat dipaksa untuk melakukannya.\nHal ini menunjukkan bahwa perkataan orang yang dipaksa untuk mentalak, memerdekakan budaknya, menjual atau membeli dan (pemaksaan di) seluruh bentuk akad tidaklah bisa dijadikan pedoman dan tidak berdampak munculnya hukum syar'i. Sebab, jika ia saja tidak dihukum atas ucapan kekufurannya ketika dipaksa, maka permasalahan lain lebih utama dan lebih pantas lagi (untuk tidak dikenai sanksi)."},{"id":2724,"sura":16,"from_aya":110,"to_aya":111,"type":"\u0627\u0644\u0645\u0642\u0637\u0639","text":"\"Dan sesungguhnya Rabbmu (Pelindung) bagi orang-orang yang berhijrah sesudah menderita cobaan, kemudian mereka ber-jihad dan sabar. Sesungguhnya Rabbmu sesudah itu benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (Ingatlah) suatu hari (ke-tika) tiap-tiap jiwa datang untuk membela dirinya sendiri, dan bagi tiap-tiap jiwa disempurnakan (balasan) perbuatan yang telah dikerjakannya, sedang mereka tidak dianiaya (dirugikan).\" (An-Nahl: 110-111)."},{"id":2725,"sura":16,"from_aya":110,"to_aya":110,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(110) Kemudian \ufd3e \u0625\u0650\u0646\u0651\u064e  \u0631\u064e\u0628\u0651\u064e\u0643\u064e \ufd3f   \"sesungguhnya Rabbmu,\" yang telah memelihara para hambaNya yang ikhlas (kepadaNya) dengan sifat kelembutan dan kebaikanNya, \ufd3e \u0644\u064e\u063a\u064e\u0641\u064f\u0648\u0631\u065e     \u0631\u0651\u064e\u062d\u0650\u064a\u0645\u065e \ufd3f   \"benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang,\" bagi orang-orang yang berhijrah di jalanNya, meninggalkan kampung halaman dan harta-bendanya demi mencari keridhaan Allah dan ditimpa fitnah ujian pada agama-nya agar mau kufur kembali, lalu dia tetap teguh di atas keimanan, dan keyakinan telah meresap, kemudian dia berjihad memerangi musuh-musuh Allah untuk tujuan memasukkan mereka ke dalam agama Allah dengan lisan dan kekuatannya, bersabar atas ibadah-ibadah yang berat menurut kebanyakan orang, maka semua ini adalah faktor terpenting untuk meraih anugerah terbesar dan pem-berian paling istimewa yaitu ampunan Allah terhadap dosa-dosa, kecil ataupun besar yang mencakup sirnanya semua hal yang di-benci dan rahmatNya yang agung yang menjadi sumber kebaikan kondisi-kondisi mereka, lurusnya urusan-urusan agama dan dunia-wi mereka. Mereka mendapatkan rahmat dari Allah di Hari Kiamat. "},{"id":2726,"sura":16,"from_aya":111,"to_aya":111,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(111) Manakala \ufd3e \u062a\u064e\u0623\u06e1\u062a\u0650\u064a  \u0643\u064f\u0644\u0651\u064f  \u0646\u064e\u0641\u06e1\u0633\u0656  \u062a\u064f\u062c\u064e\u0670\u062f\u0650\u0644\u064f  \u0639\u064e\u0646  \u0646\u0651\u064e\u0641\u06e1\u0633\u0650\u0647\u064e\u0627  \ufd3f \"tiap-tiap jiwa datang untuk membela dirinya sendiri.\" Setiap orang berkata, \"Urusanku sen-diri, urusanku sendiri.\" Tidak terpikirkan kecuali dirinya sendiri, maka pada hari itu, seorang hamba membutuhkan kebaikan walau-pun hanya seberat biji dzarrah \ufd3e \u0648\u064e\u062a\u064f\u0648\u064e\u0641\u0651\u064e\u0649\u0670  \u0643\u064f\u0644\u0651\u064f   \u0646\u064e\u0641\u06e1\u0633\u0656  \u0645\u0651\u064e\u0627  \u0639\u064e\u0645\u0650\u0644\u064e\u062a\u06e1  \ufd3f \"Dan bagi tiap-tiap jiwa disempurnakan (balasan) perbuatan yang telah dikerjakannya,\" berupa amal kebaikan atau kejelekan \ufd3e \u0648\u064e\u0647\u064f\u0645\u06e1     \u0644\u064e\u0627   \u064a\u064f\u0638\u06e1\u0644\u064e\u0645\u064f\u0648\u0646\u064e \ufd3f   \"sedang mereka tidak dianiaya (dirugikan),\" tidak ditambahi pada kejelekan mereka dan tidak dikurangi kebaikan-kebaikan mereka."},{"id":2727,"sura":16,"from_aya":112,"to_aya":113,"type":"\u0627\u0644\u0645\u0642\u0637\u0639","text":"\"Dan Allah telah membuat suatu perumpamaan (dengan) se-buah negeri yang dahulunya aman lagi tentram, rizkinya datang kepadanya melimpah ruah dari segenap tempat, tetapi (penduduk)-nya mengingkari nikmat-nikmat Allah; karena itu Allah merasa-kan kepada mereka pakaian kelaparan dan ketakutan, disebabkan apa yang selalu mereka perbuat. Dan sesungguhnya telah datang kepada mereka seorang rasul dari mereka sendiri; tetapi mereka mendustakannya; karena itu mereka dimusnahkan oleh azab, dan mereka adalah orang-orang yang zhalim.\" (An-Nahl: 112-113)."},{"id":2728,"sura":16,"from_aya":112,"to_aya":113,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(112 - 113) Negeri yang dimaksud ini adalah Makkah al-Mu-karramah, yang sebelumnya diliputi rasa aman dan ketentraman, tidak ada seorang pun terusik di tempat itu. Bangsa Jahiliyah yang berkubang dalam kebodohan pun menghormatinya. Bahkan (peng-hormatan mereka sampai pada level bila) salah seorang dari mereka menjumpai pembunuh ayah atau pembunuh saudaranya, maka ia tidak akan mengusiknya, kendatipun patriotisme mereka begitu dahsyat dan sikap arogansi Arab masih ada. Maka tumbuhlah rasa aman yang sempurna di sana yang tidak terjadi di tempat lain. Be-gitu pula rizki yang melimpah. Sebelumnya, Makkah merupakan kota tanpa tanaman, atau pepohonan. Akan tetapi, Allah memudah-kan rizki datang kepadanya dari setiap penjuru. Lantas, datang seorang rasul kepada mereka dari kalangan mereka sendiri, yang mereka ketahui sifat amanah dan kejujurannya, mengajak mereka kepada perkara yang paling sempurna, melarang dari hal-hal yang buruk. Tetapi, mereka mendustakannya dan mengingkari kenik-matan Allah atas mereka. Akibatnya, Allah menimpakan pada mereka keadaan yang berlawanan dengan keadaan sebelumnya, dan Allah merasakan kepada mereka \ufd3e \u0644\u0650\u0628\u064e\u0627\u0633\u064e             \u0671\u0644\u06e1\u062c\u064f\u0648\u0639\u0650 \ufd3f   \"pakaian kelaparan,\" yang berlawanan dengan kehidupan yang enak \ufd3e \u0648\u064e\u0671\u0644\u06e1\u062e\u064e\u0648\u06e1\u0641\u0650 \ufd3f   \"dan ke-takutan,\" yang berlawanan dengan stabilitas keamanan. Demikian itu, karena ulah dan kekufuran mereka serta sikap mereka yang tidak mensyukuri (nikmat Allah). Allah tidak menganiaya mereka. Akan tetapi, mereka itulah yang menganiaya diri mereka sendiri."},{"id":2729,"sura":16,"from_aya":114,"to_aya":118,"type":"\u0627\u0644\u0645\u0642\u0637\u0639","text":" \"Maka makanlah yang halal lagi baik dari rizki yang telah diberikan Allah kepadamu; dan syukurilah nikmat Allah, jika kamu menyembah hanya kepadaNya saja. Sesungguhnya Allah hanya mengharamkan atasmu (memakan) bangkai, darah, daging babi, dan hewan yang disembelih dengan menyebut nama selain Allah; tetapi barangsiapa yang terpaksa memakannya dengan tidak me-nganiaya dan tidak pula melampaui batas, maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Dan janganlah kamu mengatakan terhadap apa yang disebut-sebut oleh lidahmu secara dusta, 'Ini halal dan ini haram,' untuk mengada-adakan kebohongan terhadap Allah. Sesungguhnya orang yang mengada-adakan kebohongan terhadap Allah tiadalah beruntung. (Itu ada-lah) kesenangan yang sedikit; dan mereka mendapatkan azab yang pedih. Dan terhadap orang-orang Yahudi, Kami haramkan apa yang telah Kami ceritakan dahulu kepadamu; dan Kami tiada mengania-ya mereka, akan tetapi merekalah yang menganiaya diri mereka sendiri.\" (An-Nahl: 114-118)."},{"id":2730,"sura":16,"from_aya":114,"to_aya":114,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(114) Allah memerintahkan para hambaNya untuk mengon-sumsi rizki yang telah Allah berikan, yang berbentuk binatang, biji-bijian, buah-buahan dan lainnya, \ufd3e \u062d\u064e\u0644\u064e\u0670\u0644\u0657\u0627     \u0637\u064e\u064a\u0651\u0650\u0628\u0657\u0627 \ufd3f   \"yang halal lagi baik,\" yaitu keadaan yang memenuhi dua sifat ini, bukan termasuk yang diharamkan oleh Allah atau hasil dari ghashab dan cara perolehan yang buruk lainnya. Bersenang-senanglah dengan sesuatu yang Allah ciptakan bagi kalian tanpa unsur boros maupun melampaui batas. \ufd3e \u0648\u064e\u0671\u0634\u06e1\u0643\u064f\u0631\u064f\u0648\u0627\u0652     \u0646\u0650\u0639\u06e1\u0645\u064e\u062a\u064e  \u0671\u0644\u0644\u0651\u064e\u0647\u0650 \ufd3f   \"Dan syukurilah nikmat Allah,\" melalui pe-ngakuan dengan hati, pujian kepada Allah atas nikmat itu dan menggunakannya dalam ketaatan kepada Allah \ufd3e \u0625\u0650\u0646  \u0643\u064f\u0646\u062a\u064f\u0645\u06e1         \u0625\u0650\u064a\u0651\u064e\u0627\u0647\u064f   \u062a\u064e\u0639\u06e1\u0628\u064f\u062f\u064f\u0648\u0646\u064e  \ufd3f \"jika kamu menyembah hanya kepadaNya saja,\" maksudnya jika kalian benar-benar memurnikan ibadah bagiNya. Janganlah bersyukur kecuali kepadaNya dan jangan sekali-kali engkau melupakan Dzat Yang Memberi kenikmatan."},{"id":2731,"sura":16,"from_aya":115,"to_aya":115,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(115) \ufd3e \u0625\u0650\u0646\u0651\u064e\u0645\u064e\u0627     \u062d\u064e\u0631\u0651\u064e\u0645\u064e  \u0639\u064e\u0644\u064e\u064a\u06e1\u0643\u064f\u0645\u064f \ufd3f   \"Sesungguhnya Allah hanya mengharam-kan atasmu,\" hal-hal yang menyebabkan kemudaratan, dalam rangka membersihkan kalian, contohnya bangkai. Termasuk dalam kate-gori bangkai, semua binatang yang kematiannya tidak melalui pe-nyembelihan syar'i, dengan pengecualian bangkai belalang dan ikan. \ufd3e \u0648\u064e\u0671\u0644\u062f\u0651\u064e\u0645\u064e \ufd3f   \"dan darah,\" yang mengalir. Sementara darah yang masih tersisa (menempel) di aliran-aliran darah dan daging, tidak masa-lah, \ufd3e \u0648\u064e\u0644\u064e\u062d\u06e1\u0645\u064e  \u0671\u0644\u06e1\u062e\u0650\u0646\u0632\u0650\u064a\u0631\u0650    \ufd3f \"dan daging babi,\" lantaran kekotoran dan keburuk-an yang terdapat padanya. Hal ini mencakup daging, lemak, dan seluruh bagian tubuhnya, \ufd3e \u0648\u064e\u0645\u064e\u0627\u0653       \u0623\u064f\u0647\u0650\u0644\u0651\u064e  \u0644\u0650\u063a\u064e\u064a\u06e1\u0631\u0650       \u0671\u0644\u0644\u0651\u064e\u0647\u0650  \u0628\u0650\u0647\u0650\u06e6\u06d6 \ufd3f   \"dan hewan yang disem-belih dengan menyebut nama selain Allah,\" seperti binatang yang disem-belih untuk berhala-berhala, kuburan, dan lainnya, karena ia dimak-sudkan untuk suatu kesyirikan. \ufd3e \u0641\u064e\u0645\u064e\u0646\u0650     \u0671\u0636\u06e1\u0637\u064f\u0631\u0651\u064e \ufd3f   \"Tetapi barangsiapa yang terpaksa memakannya,\" yaitu memakan barang yang diharamkan, karena keadaan darurat menjeratnya dan khawatir akan binasa bila tidak makan, maka tidak masalah baginya (untuk memakannya) selama tidak berbuat aniaya dan tidak pula melampaui batas. Mak-sudnya, tidak berkehendak makan yang haram ketika dalam kondisi yang tidak memaksa, dan tanpa melampaui batas yang dihalalkan ke barang yang diharamkan, atau melewati batas dengan menam-bah kadar yang diperbolehkan dalam kondisi darurat. Inilah yang diharamkan oleh Allah dari barang-barang yang diperbolehkan. "},{"id":2732,"sura":16,"from_aya":116,"to_aya":116,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(116) \ufd3e \u0648\u064e\u0644\u064e\u0627  \u062a\u064e\u0642\u064f\u0648\u0644\u064f\u0648\u0627\u0652  \u0644\u0650\u0645\u064e\u0627    \u062a\u064e\u0635\u0650\u0641\u064f  \u0623\u064e\u0644\u06e1\u0633\u0650\u0646\u064e\u062a\u064f\u0643\u064f\u0645\u064f   \u0671\u0644\u06e1\u0643\u064e\u0630\u0650\u0628\u064e  \u0647\u064e\u0670\u0630\u064e\u0627  \u062d\u064e\u0644\u064e\u0670\u0644\u065e  \u0648\u064e\u0647\u064e\u0670\u0630\u064e\u0627  \u062d\u064e\u0631\u064e\u0627\u0645\u065e  \ufd3f \"Dan jangan-lah kamu mengatakan terhadap apa yang disebut-sebut oleh lidahmu se-cara dusta, 'Ini halal dan ini haram'.\" Maksudnya janganlah kalian mengharamkan dan menghalalkan sendiri sebagai bentuk kedusta-an, kebohongan dan mengada-adakan perkataan atas Nama Allah \ufd3e \u0644\u0651\u0650\u062a\u064e\u0641\u06e1\u062a\u064e\u0631\u064f\u0648\u0627\u0652  \u0639\u064e\u0644\u064e\u0649  \u0671\u0644\u0644\u0651\u064e\u0647\u0650  \u0671\u0644\u06e1\u0643\u064e\u0630\u0650\u0628\u064e\u06da         \u0625\u0650\u0646\u0651\u064e    \u0671\u0644\u0651\u064e\u0630\u0650\u064a\u0646\u064e  \u064a\u064e\u0641\u06e1\u062a\u064e\u0631\u064f\u0648\u0646\u064e  \u0639\u064e\u0644\u064e\u0649  \u0671\u0644\u0644\u0651\u064e\u0647\u0650  \u0671\u0644\u06e1\u0643\u064e\u0630\u0650\u0628\u064e   \u0644\u064e\u0627    \u064a\u064f\u0641\u06e1\u0644\u0650\u062d\u064f\u0648\u0646\u064e  \ufd3f \"untuk mengada-adakan kebohongan terhadap Allah. Sesungguhnya orang yang mengada-adakan kebohongan terhadap Allah tiadalah beruntung,\" di dunia maupun akhi-rat. Allah pasti akan memperlihatkan kehinaan mereka."},{"id":2733,"sura":16,"from_aya":117,"to_aya":117,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(117) Jika mereka sempat bersenang-senang di dunia, maka sesungguhnya \ufd3e \u0645\u064e\u062a\u064e\u0670\u0639\u065e     \u0642\u064e\u0644\u0650\u064a\u0644\u065e \ufd3f   \"(itu adalah) kesenangan yang sedikit,\" dan tempat kembali mereka adalah neraka \ufd3e \u0648\u064e\u0644\u064e\u0647\u064f\u0645\u06e1     \u0639\u064e\u0630\u064e\u0627\u0628\u064c  \u0623\u064e\u0644\u0650\u064a\u0645\u065e \ufd3f   \"dan mereka men-dapatkan azab yang pedih.\""},{"id":2734,"sura":16,"from_aya":118,"to_aya":118,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":" (118) Tidaklah Allah mengharamkan sesuatu melainkan pas-ti itu adalah hal-hal yang buruk sebagai bentuk kemurahan dari-Nya dan perlindungan (bagi kalian) dari segala yang menjijikkan. Sedangkan orang-orang Yahudi, Allah mengharamkan barang-barang yang baik atas mereka yang sebelumnya halal bagi mereka, lantaran ulah kezhaliman mereka dan sebagai hukuman bagi mereka. Sebagaimana telah Allah ceritakan kisah ini di dalam Surat al-An'am dalam FirmanNya,\n\ufd3e \u0648\u064e\u0639\u064e\u0644\u064e\u0649  \u0671\u0644\u0651\u064e\u0630\u0650\u064a\u0646\u064e  \u0647\u064e\u0627\u062f\u064f\u0648\u0627\u0652  \u062d\u064e\u0631\u0651\u064e\u0645\u06e1\u0646\u064e\u0627    \u0643\u064f\u0644\u0651\u064e  \u0630\u0650\u064a  \u0638\u064f\u0641\u064f\u0631\u0656\u06d6       \u0648\u064e\u0645\u0650\u0646\u064e  \u0671\u0644\u06e1\u0628\u064e\u0642\u064e\u0631\u0650  \u0648\u064e\u0671\u0644\u06e1\u063a\u064e\u0646\u064e\u0645\u0650  \u062d\u064e\u0631\u0651\u064e\u0645\u06e1\u0646\u064e\u0627  \u0639\u064e\u0644\u064e\u064a\u06e1\u0647\u0650\u0645\u06e1   \u0634\u064f\u062d\u064f\u0648\u0645\u064e\u0647\u064f\u0645\u064e\u0627\u0653  \u0625\u0650\u0644\u0651\u064e\u0627     \u0645\u064e\u0627  \u062d\u064e\u0645\u064e\u0644\u064e\u062a\u06e1  \u0638\u064f\u0647\u064f\u0648\u0631\u064f\u0647\u064f\u0645\u064e\u0627\u0653  \u0623\u064e\u0648\u0650  \u0671\u0644\u06e1\u062d\u064e\u0648\u064e\u0627\u064a\u064e\u0627\u0653  \u0623\u064e\u0648\u06e1  \u0645\u064e\u0627   \u0671\u062e\u06e1\u062a\u064e\u0644\u064e\u0637\u064e  \u0628\u0650\u0639\u064e\u0638\u06e1\u0645\u0656\u06da       \u0630\u064e\u0670\u0644\u0650\u0643\u064e  \u062c\u064e\u0632\u064e\u064a\u06e1\u0646\u064e\u0670\u0647\u064f\u0645  \u0628\u0650\u0628\u064e\u063a\u06e1\u064a\u0650\u0647\u0650\u0645\u06e1\u06d6       \u0648\u064e\u0625\u0650\u0646\u0651\u064e\u0627  \u0644\u064e\u0635\u064e\u0670\u062f\u0650\u0642\u064f\u0648\u0646\u064e  146   \ufd3f\n\"Dan kepada orang-orang Yahudi, Kami haramkan segala binatang yang berkuku, dan dari sapi dan domba, (maka) Kami haramkan lemak dari kedua binatang itu, selain lemak yang melekat di punggung keduanya atau yang di dalam perut besar atau yang bercampur dengan tulang. De-mikianlah Kami hukum mereka disebabkan kedurhakaan mereka. Dan se-sungguhnya Kami adalah Mahabenar.\" (Al- An'am: 146). "},{"id":2735,"sura":16,"from_aya":119,"to_aya":119,"type":"\u0627\u0644\u0645\u0642\u0637\u0639","text":"\"Kemudian, sesungguhnya Rabbmu (mengampuni) bagi orang-orang yang mengerjakan kesalahan karena kebodohannya, kemu-dian mereka bertaubat sesudah itu dan memperbaiki (dirinya). Se-sungguhnya Rabbmu sesudah itu benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.\" (An-Nahl: 119)."},{"id":2736,"sura":16,"from_aya":119,"to_aya":119,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(119) Ini merupakan anjuran bagi para hamba untuk ber-taubat kepada Allah dan ajakan bagi mereka untuk kembali (kepada Allah). Dia mengabarkan bahwa siapa saja yang berbuat keburukan, \ufd3e \u0628\u0650\u062c\u064e\u0647\u064e\u0670\u0644\u064e\u0629\u0656 \ufd3f \"karena kebodohannya,\" maksudnya bodoh pada akibat buruk yang akan dia petik, meskipun dia sengaja melakukannya, maka sesungguhnya pasti ilmu yang ada di dalam hatinya berkurang saat berbuat dosa. Bila dia bertaubat dan memperbaiki diri, dengan meninggalkan dosa dan menyesalinya serta memperbaiki amalnya, maka sesungguhnya Allah akan mengampuninya dan merahmati-nya serta menerima taubatnya dan mengembalikan dirinya kepada keadaan semula atau lebih tinggi. "},{"id":2737,"sura":16,"from_aya":120,"to_aya":123,"type":"\u0627\u0644\u0645\u0642\u0637\u0639","text":"\"Sesungguhnya Ibrahim adalah seorang imam yang dapat di-jadikan teladan lagi patuh kepada Allah dan hanif. Dan sekali-kali bukanlah dia termasuk orang-orang yang mempersekutukan. (Lagi) yang mensyukuri nikmat-nikmat Allah. Allah telah memilih-nya dan menunjukinya kepada jalan yang lurus. Dan Kami berikan kepadanya kebaikan di dunia. Dan sesungguhnya dia di akhirat benar-benar termasuk orang-orang yang shalih. Kemudian Kami wahyukan kepadamu (Muhammad), 'Ikutilah agama Ibrahim, se-orang yang hanif.' dan bukanlah dia termasuk orang-orang yang mempersekutukan Rabb.\" (An-Nahl: 120-123)."},{"id":2738,"sura":16,"from_aya":120,"to_aya":120,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(120) Allah \u062a\u0639\u0627\u0644\u0649 memberitahukan tentang hal-hal yang mem-buat Allah mengutamakan kekasihNya, Ibrahim \u0639\u0644\u064a\u0647 \u0627\u0644\u0633\u0644\u0627\u0645 dengan itu dan perkara-perkara yang Allah mengistimewakan beliau dengannya, berupa keutamaan yang luhur dan kebaikan-kebaikan yang sem-purna. Allah berfirman, \ufd3e \u0625\u0650\u0646\u0651\u064e     \u0625\u0650\u0628\u06e1\u0631\u064e\u0670\u0647\u0650\u064a\u0645\u064e    \u0643\u064e\u0627\u0646\u064e   \u0623\u064f\u0645\u0651\u064e\u0629\u0657 \ufd3f   \"Sesungguhnya Ibrahim adalah seorang imam yang dapat dijadikan teladan,\" maksudnya imam panutan, yang menghimpun sifat-sifat kebaikan, memberi petunjuk dan penuh dengan hidayah \ufd3e \u0642\u064e\u0627\u0646\u0650\u062a\u0657\u0627  \u0644\u0651\u0650\u0644\u0651\u064e\u0647\u0650  \ufd3f \"lagi patuh kepada Allah,\" maksud-nya, selalu sibuk dalam ketaatan kepada Rabbnya, mengikhlaskan agama bagiNya \ufd3e \u062d\u064e\u0646\u0650\u064a\u0641\u0657\u0627  \ufd3f \"dan hanif,\" selalu menghadap kepada Allah dengan mahabbah, inabah, dan ubudiyah, serta berpaling dari selain-Nya \ufd3e \u0648\u064e\u0644\u064e\u0645\u06e1     \u064a\u064e\u0643\u064f  \u0645\u0650\u0646\u064e  \u0671\u0644\u06e1\u0645\u064f\u0634\u06e1\u0631\u0650\u0643\u0650\u064a\u0646\u064e \ufd3f   \"dan sekali-kali bukanlah dia termasuk orang-orang yang mempersekutukan,\" di seluruh ucapan, perbuatan, dan semua kondisinya. Sebab beliau adalah panutan kaum muwahhidin (orang-orang yang bertauhid) yang lurus. "},{"id":2739,"sura":16,"from_aya":121,"to_aya":121,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(121)  \ufd3e \u0634\u064e\u0627\u0643\u0650\u0631\u0657\u0627     \u0644\u0651\u0650\u0623\u064e\u0646\u06e1\u0639\u064f\u0645\u0650\u0647\u0650\u06da \ufd3f   \"(Lagi) yang mensyukuri nikmat-nikmat Allah,\" maksudnya Allah menganugerahkan kepada beliau kebaik-an di dunia dan mencurahkan pada beliau kenikmatan yang zahir maupun batin. Beliau pun melaksanakan kewajiban mensyukuri-nya, maka hal itu menjadi buah dari kebaikan-kebaikan yang utama ini. \ufd3e \u0671\u062c\u06e1\u062a\u064e\u0628\u064e\u0649\u0670\u0647\u064f  \ufd3f \"Allah telah memilihnya,\" Rabbnya telah memilihnya dan mengistimewakannya sebagai kekasihNya dan menjadikan-nya golongan terpilih dari makhlukNya dan kalangan terpilih dari para hambaNya yang berkedudukan dekat denganNya. \ufd3e \u0648\u064e\u0647\u064e\u062f\u064e\u0649\u0670\u0647\u064f  \u0625\u0650\u0644\u064e\u0649\u0670     \u0635\u0650\u0631\u064e\u0670\u0637\u0656  \u0645\u0651\u064f\u0633\u06e1\u062a\u064e\u0642\u0650\u064a\u0645\u0656   \ufd3f \"Dan menunjukinya kepada jalan yang lurus,\" pada amalan dan perbuatannya. Beliau mengetahui kebenaran, lalu lebih meng-utamakannya daripada yang lain. "},{"id":2740,"sura":16,"from_aya":122,"to_aya":122,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(122) \ufd3e \u0648\u064e\u0621\u064e\u0627\u062a\u064e\u064a\u06e1\u0646\u064e\u0670\u0647\u064f  \u0641\u0650\u064a  \u0671\u0644\u062f\u0651\u064f\u0646\u06e1\u064a\u064e\u0627  \u062d\u064e\u0633\u064e\u0646\u064e\u0629\u0657\u06d6 \ufd3f  \"Dan Kami berikan kepadanya kebaikan di dunia,\" rizki yang melimpah ruah, istri-istri yang cantik dan ke-turunan-keturunan yang shalih, serta budi pekerti yang diridhai \ufd3e \u0648\u064e\u0625\u0650\u0646\u0651\u064e\u0647\u064f\u06e5     \u0641\u0650\u064a  \u0671\u0644\u06e1\u0623\u0653\u062e\u0650\u0631\u064e\u0629\u0650  \u0644\u064e\u0645\u0650\u0646\u064e \u0671\u0644\u0635\u0651\u064e\u0670\u0644\u0650\u062d\u0650\u064a\u0646\u064e \ufd3f   \"Dan sesungguhnya dia di akhirat benar-benar ter-masuk orang-orang yang shalih,\" yaitu orang-orang yang meraih ke-dudukan yang tinggi dan kedekatan yang agung dengan Allah \u062a\u0639\u0627\u0644\u0649. "},{"id":2741,"sura":16,"from_aya":123,"to_aya":123,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(123) Dan di antara keutamaan beliau yang luar biasa, bahwa Allah mewahyukan kepada penghulu para makhluk dan insan yang paling sempurna Muhammad \ufdfa untuk mengikuti ajaran Ibrahim dan agar beliau dan umat Islam meneladaninya."},{"id":2742,"sura":16,"from_aya":124,"to_aya":124,"type":"\u0627\u0644\u0645\u0642\u0637\u0639","text":"\"Sesungguhnya diwajibkan (menghormati) hari Sabtu atas orang-orang (Yahudi) yang berselisih padanya. Dan sesungguhnya Rabbmu benar-benar akan memberi keputusan di antara mereka pada Hari Kiamat terhadap apa yang telah mereka perselisihkan itu.\" (An-Nahl: 124)."},{"id":2743,"sura":16,"from_aya":124,"to_aya":124,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(124) Allah \u062a\u0639\u0627\u0644\u0649 berfirman, \ufd3e \u0625\u0650\u0646\u0651\u064e\u0645\u064e\u0627  \u062c\u064f\u0639\u0650\u0644\u064e  \u0671\u0644\u0633\u0651\u064e\u0628\u06e1\u062a\u064f  \ufd3f \"Sesungguhnya di-wajibkan (menghormati) hari Sabtu,\" sebagai k e w a j i b a n \ufd3e   \u0639\u064e\u0644\u064e\u0649  \u0671\u0644\u0651\u064e\u0630\u0650\u064a\u0646\u064e   \u0671\u062e\u06e1\u062a\u064e\u0644\u064e\u0641\u064f\u0648\u0627\u0652  \u0641\u0650\u064a\u0647\u0650\u06da \ufd3f     \"atas orang-orang (Yahudi) yang berselisih padanya,\" ketika mereka menyimpang dari pilihan hari Jum'at. Mereka itu adalah bangsa Yahudi. Maka, pertentangan mereka menjelma sebagai faktor penye-bab agar hari Sabtu harus mereka hormati dan agungkan. Apabila tidak demikian, maka keutamaan yang hakiki adalah bagi hari Jum'at yang Allah menunjuki umat ini (untuk mengagungkan)nya. \ufd3e \u0648\u064e\u0625\u0650\u0646\u0651\u064e     \u0631\u064e\u0628\u0651\u064e\u0643\u064e  \u0644\u064e\u064a\u064e\u062d\u06e1\u0643\u064f\u0645\u064f  \u0628\u064e\u064a\u06e1\u0646\u064e\u0647\u064f\u0645\u06e1  \u064a\u064e\u0648\u06e1\u0645\u064e  \u0671\u0644\u06e1\u0642\u0650\u064a\u064e\u0670\u0645\u064e\u0629\u0650  \u0641\u0650\u064a\u0645\u064e\u0627       \u0643\u064e\u0627\u0646\u064f\u0648\u0627\u0652  \u0641\u0650\u064a\u0647\u0650  \u064a\u064e\u062e\u06e1\u062a\u064e\u0644\u0650\u0641\u064f\u0648\u0646\u064e \ufd3f   \"Dan sesungguhnya Rabb-mu benar-benar akan memberi keputusan di antara mereka pada Hari Kiamat terhadap apa yang telah mereka perselisihkan itu,\" lalu menerang-kan bagi mereka orang yang benar dan yang keliru, orang yang berhak menerima pahala dan orang yang berhak disiksa. 9"},{"id":2744,"sura":16,"from_aya":125,"to_aya":125,"type":"\u0627\u0644\u0645\u0642\u0637\u0639","text":"\"Serulah (manusia) kepada jalan Rabbmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik, dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. Sesungguhnya Rabbmu Dia-lah yang lebih mengetahui ten-tang siapa yang tersesat dari jalanNya, dan Dia-lah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk.\" (An-Nahl: 125)."},{"id":2745,"sura":16,"from_aya":125,"to_aya":125,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(125) Hendaknya ajakanmu kepada umat manusia, yang Muslim maupun kafir tertuju kepada jalan Rabbmu yang lurus yang mengandung ilmu yang bermanfaat dan amalan shalih. \ufd3e \u0628\u0650\u0671\u0644\u06e1\u062d\u0650\u0643\u06e1\u0645\u064e\u0629\u0650 \ufd3f   \"Dengan hikmah,\" maksudnya, setiap orang sesuai dengan keada-an dan pemahaman serta sambutan dan ketaatannya. Termasuk hikmah dalam berdakwah adalah berdakwah dengan dasar ilmu, bukan kebodohan, memulai dengan perkara yang paling penting (sesuai dengan skala prioritas), lalu yang lebih penting daripada (yang sesudahnya) dan yang lebih dekat dengan alam pikiran me-reka dan mudah dipahami, dengan cara (simpatik) yang lebih men-datangkan sambutan lebih baik, dengan penuh kelembutan dan per-suasif. Bila sudah tunduk dengan cara hikmah, (maka itu sangat bagus). Jika tidak mempan, maka beralih kepada metode dakwah dengan pelajaran yang baik. Yaitu dengan perintah dan larangan, yang diiringi dengan targhib (anjuran keutamaan) dan tarhib (anca-man). Baik dengan (menyampaikan) kemaslahatan yang terkandung oleh perintah-perintah dan menghitung-hitungnya dan bahaya yang terkandung dalam larangan-larangan dan menginventaris-nya, atau dengan menyebutkan kemuliaan yang diraih oleh orang-orang yang menegakkan agama Allah dan penghinaan yang diterima orang yang tidak menjalankannya. Maupun dengan menyebutkan sesuatu yang telah Allah sediakan bagi orang-orang yang taat berupa balasan baik di dunia dan akhirat, dan sesuatu yang dipersiapkan oleh Allah bagi para pelaku maksiat, berupa hukuman dunia dan akhirat. \nBila obyek dakwah mengklaim keyakinan yang dipegang teguh olehnya merupakan kebenaran (padahal salah) atau ia se-orang propagandis kebatilan, maka ditempuh cara bantahan dengan cara yang lebih baik. Yaitu cara-cara yang bisa lebih efektif agar dia menyambut dakwah secara nalar maupun lewat dalil naqli. Terma-suk, mengemukakan argumentasi untuk menyerangnya dengan membawakan dalil-dalil yang dia yakini (selanjutnya dibantah satu-persatu). \nSesungguhnya metode ini lebih efektif merealisasikan tujuan dakwah, dan jangan sampai adu argumentasi mengarah kepada pertikaian atau saling mencela yang akan memupus tujuan dakwah itu sendiri dan tidak muncul manfaat darinya. Akan tetapi, sasaran-nya adalah memberi hidayah kepada umat manusia, bukan untuk mengalahkan mereka atau tujuan buruk lainnya. Firman Allah, \ufd3e \u0625\u0650\u0646\u0651\u064e   \u0631\u064e\u0628\u0651\u064e\u0643\u064e \u0647\u064f\u0648\u064e \u0623\u064e\u0639\u06e1\u0644\u064e\u0645\u064f     \u0628\u0650\u0645\u064e\u0646  \u0636\u064e\u0644\u0651\u064e  \u0639\u064e\u0646  \u0633\u064e\u0628\u0650\u064a\u0644\u0650\u0647\u0650\u06e6 \ufd3f   \"Sesungguhnya Rabbmu Dia-lah yang lebih me-ngetahui tentang siapa yang tersesat dari jalanNya,\" Maha Mengetahui latar belakang yang menyeretnya kepada kesesatan, dan Mengetahui perbuatan-perbuatan yang menyebabkannya kepada kesesatannya, dan Allah akan membalasinya dengan setimpal. \ufd3e \u0648\u064e\u0647\u064f\u0648\u064e  \u0623\u064e\u0639\u06e1\u0644\u064e\u0645\u064f  \u0628\u0650\u0671\u0644\u06e1\u0645\u064f\u0647\u06e1\u062a\u064e\u062f\u0650\u064a\u0646\u064e  \ufd3f \"Dan Dia-lah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petun-juk,\" Allah mengetahui bahwa mereka pantas menerima hidayah, lantas menganugerahkannya kepada mereka dan memilih mereka. "},{"id":2746,"sura":16,"from_aya":126,"to_aya":128,"type":"\u0627\u0644\u0645\u0642\u0637\u0639","text":" \"Dan jika kamu memberikan balasan, maka balaslah dengan balasan yang sama dengan siksaan yang ditimpakan kepadamu. Akan tetapi jika kamu bersabar, maka sesungguhnya itulah yang lebih baik bagi orang-orang yang sabar. Bersabarlah (hai Muhammad) dan tiadalah kesabaranmu itu melainkan dengan (pertolongan) Allah, dan janganlah kamu bersedih hati terhadap (kekafiran) mereka, dan janganlah kamu bersempit dada terhadap apa yang mereka tipu dayakan. Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang bertakwa dan orang-orang yang berbuat kebaikan.\" (An-Nahl: 126-128)."},{"id":2747,"sura":16,"from_aya":126,"to_aya":126,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(126) Allah \u062a\u0639\u0627\u0644\u0649 berfirman untuk memperbolehkan (pemba-lasan yang) adil dan menganjurkan sikap utama dan kebaikan, \ufd3e \u0648\u064e\u0625\u0650\u0646\u06e1     \u0639\u064e\u0627\u0642\u064e\u0628\u06e1\u062a\u064f\u0645\u06e1 \ufd3f   \"Dan jika kamu memberikan balasan,\" barangsiapa yang melan-carkan perbuatan buruk kepada kalian lewat ucapan dan tindakan, \ufd3e \u0641\u064e\u0639\u064e\u0627\u0642\u0650\u0628\u064f\u0648\u0627\u0652 \u0628\u0650\u0645\u0650\u062b\u06e1\u0644\u0650     \u0645\u064e\u0627  \u0639\u064f\u0648\u0642\u0650\u0628\u06e1\u062a\u064f\u0645  \u0628\u0650\u0647\u0650\u06e6\u06d6 \ufd3f   \"maka balaslah dengan balasan yang sama dengan siksaan yang ditimpakan kepadamu,\" tanpa tambahan dari kalian atas apa yang dia perlakukan kepada kalian. \ufd3e \u0648\u064e\u0644\u064e\u0626\u0650\u0646     \u0635\u064e\u0628\u064e\u0631\u06e1\u062a\u064f\u0645\u06e1 \ufd3f   \"Akan tetapi jika kamu bersabar,\" (untuk tidak melakukan) pembalasan, dan kalian memaafkan kejahatannya, \ufd3e \u0644\u064e\u0647\u064f\u0648\u064e     \u062e\u064e\u064a\u06e1\u0631\u065e  \u0644\u0651\u0650\u0644\u0635\u0651\u064e\u0670\u0628\u0650\u0631\u0650\u064a\u0646\u064e \ufd3f   \"sesungguhnya itulah yang lebih baik bagi orang-orang yang sabar,\" daripada melancarkan pembalasan. Pahala di sisi Allah lebih baik bagi kalian, dan lebih baik kesudahannya, sebagaimana Firman Allah,\n\ufd3e \u0641\u064e\u0645\u064e\u0646\u06e1  \u0639\u064e\u0641\u064e\u0627   \u0648\u064e\u0623\u064e\u0635\u06e1\u0644\u064e\u062d\u064e  \u0641\u064e\u0623\u064e\u062c\u06e1\u0631\u064f\u0647\u064f\u06e5  \u0639\u064e\u0644\u064e\u0649  \u0671\u0644\u0644\u0651\u064e\u0647\u0650\u06da \ufd3f\n\"Barangsiapa memaafkan dan berbuat baik, maka pahalanya atas (tanggungan) Allah.\" (Asy-Syura: 40). "},{"id":2748,"sura":16,"from_aya":127,"to_aya":128,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(127-128) Kemudian Allah memerintahkan RasulNya untuk bersabar ketika mendakwahi umat manusia menuju Allah dan me-minta pertolongan kepadaNya dalam menjalankannya, serta tidak bersandar pada diri sendiri semata. Allah berfirman, \ufd3e \u0648\u064e\u0671\u0635\u06e1\u0628\u0650\u0631\u06e1     \u0648\u064e\u0645\u064e\u0627  \u0635\u064e\u0628\u06e1\u0631\u064f\u0643\u064e  \u0625\u0650\u0644\u0651\u064e\u0627     \u0628\u0650\u0671\u0644\u0644\u0651\u064e\u0647\u0650\u06da \ufd3f   \"Bersabarlah (hai Muhammad), dan tiadalah kesabaranmu itu me-lainkan dengan (pertolongan) Allah,\" Allah-lah yang menolong dan meneguhkanmu \ufd3e \u0648\u064e\u0644\u064e\u0627  \u062a\u064e\u062d\u06e1\u0632\u064e\u0646\u06e1  \u0639\u064e\u0644\u064e\u064a\u06e1\u0647\u0650\u0645\u06e1  \ufd3f \"dan janganlah kamu bersedih hati ter-hadap (kekafiran) mereka,\" jika engkau telah menyeru mereka, namun tidak melihat gejala sambutan terhadap dakwahmu. Maka sesung-guhnya kesedihan sama sekali tidak berguna bagimu. \ufd3e \u0648\u064e\u0644\u064e\u0627     \u062a\u064e\u0643\u064f \u0641\u0650\u064a     \u0636\u064e\u064a\u06e1\u0642\u0656 \ufd3f   \"Dan janganlah kamu bersempit dada,\" maksudnya kegetiran dan ke-tidaknyamanan \ufd3e \u0645\u0651\u0650\u0645\u0651\u064e\u0627     \u064a\u064e\u0645\u06e1\u0643\u064f\u0631\u064f\u0648\u0646\u064e \ufd3f   \"terhadap apa yang mereka tipu dayakan,\" karena sesungguhnya perbuatan makar mereka hanya berbalik kepada mereka sendiri. \nEngkau adalah termasuk orang-orang yang bertakwa lagi ber-buat baik. Allah bersama orang-orang yang bertakwa lagi berbuat baik dengan pertolongan, taufik dan bimbinganNya. Mereka itu adalah orang-orang yang menjaga diri dari kekufuran dan maksiat, dan telah berbuat baik dalam ibadah mereka kepada Allah, dengan cara menyembahNya seolah-olah melihatNya, lalu jika mereka tidak melihatNya, maka (mereka yakin) bahwa Allah melihat mereka, dan mereka berbuat ihsan kepada sesama dengan mencurahkan kemanfaatan bagi mereka dari semua sisi. \nKami memohon kepada Allah untuk menjadikan kita sekalian dari kalangan orang-orang yang bertakwa dan berbuat ihsan."},{"id":2749,"sura":16,"from_aya":0,"to_aya":0,"type":"\u062e\u0627\u062a\u0645\u0629 \u0627\u0644\u0633\u0648\u0631\u0629","text":"Sudah tuntas tafsir Surat an-Nahl, Segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam."},{"id":2750,"sura":16,"from_aya":0,"to_aya":0,"type":"\u0646\u062c\u0648\u0645","text":""}]}