{"result":[{"id":3792,"sura":25,"from_aya":0,"to_aya":0,"type":"\u0627\u0633\u0645 \u0627\u0644\u0633\u0648\u0631\u0629","text":"TAFSIR SURAT AL-FURQAN\n(Pembeda)"},{"id":3793,"sura":25,"from_aya":0,"to_aya":0,"type":"\u0645\u0643\u0627\u0646 \u0646\u0632\u0648\u0644 \u0627\u0644\u0633\u0648\u0631\u0629","text":"Menurut Mayoritas Ulama\nMakkiyah"},{"id":3794,"sura":25,"from_aya":1,"to_aya":2,"type":"\u0627\u0644\u0645\u0642\u0637\u0639","text":"\"Mahaberkah Allah yang telah menurunkan al-Furqan (yaitu al-Qur`an) kepada hambaNya, agar ia menjadi pemberi peringatan kepada seluruh alam. Yang kepunyaanNya-lah kerajaan langit dan bumi, dan Dia tidak mempunyai anak, dan tidak ada sekutu bagiNya dalam kekuasaan(Nya), dan Dia telah menciptakan segala sesuatu, dan Dia menetapkan ukuran-ukurannya dengan serapi-rapinya.\" (Al-Furqan: 1-2). "},{"id":3795,"sura":25,"from_aya":1,"to_aya":1,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(1) Ini adalah penjelasan tentang keagunganNya yang sem-purna dan kemanunggalanNya di dalam keesaan dari segala sisi, banyaknya kebaikan dan karuniaNya, seraya berfirman, \ufd3e \u062a\u064e\u0628\u064e\u0627\u0631\u064e\u0643\u064e \ufd3f   \"Mahaberkah.\" Maksudnya Mahaagung, Mahasempurna sifat-sifat-Nya dan Mahabanyak kebaikanNya, yang di antara karunia dan nikmatNya yang terbesar adalah bahwa Dia telah menurunkan al-Qur`an ini, yang membedakan antara yang halal dengan yang haram, antara petunjuk dengan kesesatan, antara orang-orang yang berbahagia dengan orang-orang yang sengsara, \ufd3e \u0639\u064e\u0644\u064e\u0649\u0670  \u0639\u064e\u0628\u06e1\u062f\u0650\u0647\u0650\u06e6 \ufd3f   \"kepada hambaNya,\" yaitu Muhammad a yang telah menyempurnakan urutan ubudiyah dan mengungguli seluruh rasul; \ufd3e \u0644\u0650\u064a\u064e\u0643\u064f\u0648\u0646\u064e  \ufd3f \"agar ia menjadi,\" maksudnya penurunan al-Furqan kepada hambaNya itu agar menjadi \ufd3e \u0644\u0650\u0644\u06e1\u0639\u064e\u0670\u0644\u064e\u0645\u0650\u064a\u0646\u064e  \u0646\u064e\u0630\u0650\u064a\u0631\u064b\u0627   \ufd3f \"pemberi peringatan kepada seluruh alam,\" yang memberikan mereka peringatan akan siksa Allah dan azab-Nya, menjelaskan kepada mereka letak-letak keridhaanNya dari kemurkaanNya, sehingga siapa saja yang menerima peringatannya dan mengamalkannya, niscaya (menjadi) termasuk orang-orang yang selamat di dunia dan akhirat, yaitu orang-orang yang meraih kebahagiaan abadi dan kerajaan nan kekal. Apakah ada sesuatu lagi di atas nikmat, karunia dan ihsan ini? Maka Mahaluhur Allah yang mana ini merupakan sebagian dari karunia dan berkahNya."},{"id":3796,"sura":25,"from_aya":2,"to_aya":2,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(2) \ufd3e \u0671\u0644\u0651\u064e\u0630\u0650\u064a  \u0644\u064e\u0647\u064f\u06e5  \u0645\u064f\u0644\u06e1\u0643\u064f  \u0671\u0644\u0633\u0651\u064e\u0645\u064e\u0670\u0648\u064e\u0670\u062a\u0650  \u0648\u064e\u0671\u0644\u06e1\u0623\u064e\u0631\u06e1\u0636\u0650  \ufd3f \"Yang kepunyaanNya-lah kerajaan langit dan bumi\" maksudnya kepunyaanNya semata hak pengen-dalian pada keduanya, apa saja yang ada pada keduanya adalah hamba dan budak bagiNya, tunduk kepada keagunganNya lagi patuh kepada rububiyahNya, dan mereka sangat butuh kepada belas kasihNya; Yang mana \ufd3e \u0644\u064e\u0645\u06e1     \u064a\u064e\u062a\u0651\u064e\u062e\u0650\u0630\u06e1  \u0648\u064e\u0644\u064e\u062f\u0657\u0627  \u0648\u064e\u0644\u064e\u0645\u06e1   \u064a\u064e\u0643\u064f\u0646  \u0644\u0651\u064e\u0647\u064f\u06e5  \u0634\u064e\u0631\u0650\u064a\u0643\u065e  \u0641\u0650\u064a  \u0671\u0644\u06e1\u0645\u064f\u0644\u06e1\u0643\u0650 \ufd3f   \"Dia tidak mempunyai anak, dan tidak ada sekutu bagiNya dalam kekuasaan(Nya).\" Bagaimana mungkin Dia akan mempunyai anak atau sekutu, se-dangkan Dia adalah Yang Maha Raja (Kuasa) sedangkan selain Dia adalah budak-budakNya; dan Dia-lah Yang Mahaperkasa, sedang-kan selain Dia adalah di bawah keperkasaanNya; dan Dia-lah Yang Mahakaya dengan DzatNya dari segala sisi, sedangkan semua makhluk sangat tergantung [butuh] kepadaNya secara otomatis dari segala sisi? Dan bagaimana mungkin Dia akan mempunyai sekutu dalam kerajaan (kekuasaanNya), sedangkan ubun-ubun semua (makhluk) ada di TanganNya. Mereka tidak bergerak atau diam dan tidak pula berbuat kecuali dengan izinNya. Maka Maha-suci Allah dari semua itu dengan sesuci-suciNya. Sungguh orang yang mengatakan demikian (yaitu bahwa Allah mempunyai anak atau sekutu. Pent.) sama sekali tidak menaruh hormat kepada Allah dengan penghormatan yang sebenar-benarnya. \nMaka dari itu Dia berfirman, \ufd3e \u0648\u064e\u062e\u064e\u0644\u064e\u0642\u064e  \u0643\u064f\u0644\u0651\u064e  \u0634\u064e\u064a\u06e1\u0621\u0656     \ufd3f \"Dan Dia telah menciptakan segala sesuatu,\" meliputi alam atas dan alam bawah, yang berupa hewan, tumbuh-tumbuhan dan benda-benda mati, \ufd3e \u0641\u064e\u0642\u064e\u062f\u0651\u064e\u0631\u064e\u0647\u064f\u06e5         \u062a\u064e\u0642\u06e1\u062f\u0650\u064a\u0631\u0657\u0627   \ufd3f \"lalu Dia menetapkan ukuran-ukurannya dengan serapi-rapi-nya.\" Maksudnya, Dia telah memberikan kepada setiap makhluk (ciptaan) itu segala sesuatu yang pantas dan sesuai dengannya sebagai ciptaan, dan sesuai dengan tuntutan kebijaksanaanNya dalam semua itu; sehingga setiap makhluk (ciptaanNya) menjadi sangat tidak masuk akal sehat kalau terbentuk berbeda dengan bentuk dan rupanya yang tampak, bahkan setiap bagian dan ang-gota dari satu makhluk (ciptaan) tidak akan cocok baginya selain tempat yang telah ditetapkan untuknya. Allah \u0633\u0628\u062d\u0627\u0646\u0647 \u0648\u062a\u0639\u0627\u0644\u0649 berfirman, \n\ufd3e \u0633\u064e\u0628\u0651\u0650\u062d\u0650  \u0671\u0633\u06e1\u0645\u064e  \u0631\u064e\u0628\u0651\u0650\u0643\u064e  \u0671\u0644\u06e1\u0623\u064e\u0639\u06e1\u0644\u064e\u0649  1  \u0671\u0644\u0651\u064e\u0630\u0650\u064a  \u062e\u064e\u0644\u064e\u0642\u064e    \u0641\u064e\u0633\u064e\u0648\u0651\u064e\u0649\u0670  2  \u0648\u064e\u0671\u0644\u0651\u064e\u0630\u0650\u064a  \u0642\u064e\u062f\u0651\u064e\u0631\u064e   \u0641\u064e\u0647\u064e\u062f\u064e\u0649\u0670   3  \ufd3f\n\"Sucikanlah nama Rabbmu Yang Paling Tinggi, yang menciptakan dan menyempurnakan (penciptaanNya), dan yang menentukan kadar (masing-masing) lalu memberi petunjuk.\" (Al-A'la: 1-3). \nDan Dia berfirman, \n\ufd3e \u0631\u064e\u0628\u0651\u064f\u0646\u064e\u0627  \u0671\u0644\u0651\u064e\u0630\u0650\u064a\u0653  \u0623\u064e\u0639\u06e1\u0637\u064e\u0649\u0670   \u0643\u064f\u0644\u0651\u064e   \u0634\u064e\u064a\u06e1\u0621\u064d  \u062e\u064e\u0644\u06e1\u0642\u064e\u0647\u064f\u06e5  \u062b\u064f\u0645\u0651\u064e   \u0647\u064e\u062f\u064e\u0649\u0670  50  \ufd3f\n\"Rabb kami ialah (Rabb) yang telah memberikan kepada tiap-tiap sesuatu bentuk kejadiannya, kemudian memberinya petunjuk.\" (Thaha: 50).\nSetelah Allah menjelaskan kesempurnaanNya, keagungan dan berlimpahnya karuniaNya, dan hal itu mengharuskan agar (hanya) Dia semata yang pantas dicintai, diibadahi (disembah), diagung-kan, diesakan dengan tulus, tidak ada sekutu bagiNya, maka sangat tepat untuk dijelaskan kebatilan beribadah (menyembah) kepada selainNya, seraya berfirman,"},{"id":3797,"sura":25,"from_aya":3,"to_aya":3,"type":"\u0627\u0644\u0645\u0642\u0637\u0639","text":"\"Kemudian mereka mengambil sembahan-sembahan selain-Nya (untuk disembah), yang tidak menciptakan sesuatu apa pun, sementara mereka sendiri pun diciptakan dan tidak kuasa untuk (menolak) sesuatu kemudaratan dari dirinya dan tidak (pula untuk mengambil) sesuatu kemanfaatan dan tidak kuasa memati-kan, menghidupkan, dan tidak (pula) membangkitkan.\" (Al-Furqan: 3). "},{"id":3798,"sura":25,"from_aya":3,"to_aya":3,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":" (3) Maksudnya, di antara yang sangat aneh dan bukti yang paling pasti atas kedunguan mereka dan kepicikan akal mereka, bahkan paling menunjukkan kepada kezhaliman dan kelancangan mereka kepada Rabb mereka adalah mereka mengangkat sem-bahan-sembahan yang sifatnya benar-benar berada pada puncak ketidakberdayaan, yaitu mereka (sembahan-sembahan itu) sama sekali tidak mampu menciptakan sesuatu apa pun, bahkan mereka sendiri adalah makhluk ciptaan, bahkan sebagian di antara sem-bahan-sembahan itu ada yang dibuat oleh tangan mereka (para penyembah itu)! \ufd3e \u0648\u064e\u0644\u064e\u0627  \u064a\u064e\u0645\u06e1\u0644\u0650\u0643\u064f\u0648\u0646\u064e  \u0644\u0650\u0623\u064e\u0646\u0641\u064f\u0633\u0650\u0647\u0650\u0645\u06e1  \u0636\u064e\u0631\u0651\u0657\u0627  \u0648\u064e\u0644\u064e\u0627  \u0646\u064e\u0641\u06e1\u0639\u0657\u0627  \ufd3f \"Dan tidak kuasa untuk (menolak) sesuatu kemudaratan dari dirinya dan tidak (pula untuk mengambil) sesuatu kemanfaatan,\" yakni kemanfaatan sedikit maupun banyak. Sebab kata (dharran dan naf`an. pent) berbentuk nakirah (indefinit noun) dalam bentuk nafi (kalimat negatif). \ufd3e \u0648\u064e\u0644\u064e\u0627  \u064a\u064e\u0645\u06e1\u0644\u0650\u0643\u064f\u0648\u0646\u064e  \u0645\u064e\u0648\u06e1\u062a\u0657\u0627   \u0648\u064e\u0644\u064e\u0627   \u062d\u064e\u064a\u064e\u0648\u0670\u0629\u0657  \u0648\u064e\u0644\u064e\u0627   \u0646\u064f\u0634\u064f\u0648\u0631\u0657\u0627  \ufd3f  \"Dan tidak kuasa mematikan, menghidupkan dan tidak (pula) membangkitkan.\" Maksudnya, menghidupkan kembali sesudah ke-matian. \nMaka ketetapan akal sehat yang paling mendasar menyata-kan kebatilan dan kerusakan ketuhanan dari sembahan-sembahan tersebut, dan kerusakan akal orang-orang yang menjadikannya sebagai sembahan dan sekutu bagi Sang Pencipta semua makhluk tanpa persekutuan bagiNya dalam menciptakannya, yaitu (Pencipta) yang di TanganNya-lah manfaat, bahaya, pemberian (sesuatu) dan pencegahan(nya), yang menghidupkan, mematikan dan membang-kitkan kembali orang-orang yang ada di dalam kubur serta meng-himpun mereka pada Hari Kebangkitan.\nSesungguhnya Dia telah menciptakan bagi mereka dua tem-pat tinggal: tempat kesengsaraan, kehinaan dan hukuman bagi siapa saja yang menyembah sembahan selain Allah, dan tempat kemenangan, kebahagiaan dan kenikmatan abadi untuk siapa saja yang (hanya) menjadikan Allah semata sebagai sembahannya. \nSetelah Allah memutuskan dengan dalil (argumen) yang pasti lagi sangat jelas kebenaran tauhid dan kebatilan lawannya (syirik), maka Allah menegaskan kebenaran kerasulan (Nabi Muhammad a. Pent.) dan kebatilan perkataan orang yang menentang dan membangkang terhadapnya, seraya berfirman,"},{"id":3799,"sura":25,"from_aya":4,"to_aya":6,"type":"\u0627\u0644\u0645\u0642\u0637\u0639","text":"\"Dan orang-orang kafir berkata, 'Al-Qur`an ini tidak lain hanyalah kebohongan yang diada-adakan oleh Muhammad, dan dia dibantu oleh kaum yang lain.' Maka sungguh mereka telah berbuat suatu kezhaliman dan dusta yang besar. Dan mereka berkata, 'Dongengan-dongengan orang-orang dahulu, dimintanya supaya dituliskan, maka dongengan itu dibacakanlah kepadanya setiap pagi dan petang.' Katakanlah, 'Al-Qur`an itu diturunkan oleh (Allah) Yang mengetahui segala rahasia di langit dan bumi. Sesungguhnya Dia Maha Pengampun lagi Maha Penyayang'.\" (Al-Furqan: 4-6). "},{"id":3800,"sura":25,"from_aya":4,"to_aya":4,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(4) Maksudnya, dan orang-orang yang kafir kepada Allah, yang kekafiran mereka telah memastikan mereka untuk mengata-kan tentang al-Qur`an dan Rasulullah, \"Sesungguhnya al-Qur`an ini adalah kedustaan yang dibuat-buat oleh Muhammad, dan ke-bohongan yang diada-adakannya atas Nama Allah, dan dia ditolong oleh orang-orang lain untuk semua ini.\" Lalu Allah \u0633\u0628\u062d\u0627\u0646\u0647 \u0648\u062a\u0639\u0627\u0644\u0649 membantah mereka atas ungkapan itu, bahwa semua itu adalah sikap pembang-kangan mereka dan kelancangan mereka melakukan kezhaliman dan kedustaan besar yang tidak mungkin bisa masuk kepada akal sehat seseorang. Sebab, mereka adalah orang-orang yang sangat mengetahui kondisi Rasulullah a, kesempurnaan kejujurannya, amanahnya dan budi pekertinya yang sangat sempurna; dan bahwa tidak mungkin bagi Muhammad dan seluruh manusia membuat al-Qur`an yang merupakan perkataan yang paling mulia lagi paling tinggi; dan bahwa dia sama sekali tidak pernah berkumpul dengan siapa pun yang menolongnya untuk hal ini. \ufd3e \u0641\u064e\u0642\u064e\u062f\u06e1  \u062c\u064e\u0627\u0653\u0621\u064f\u0648   \ufd3f \"Maka sesungguhnya mereka telah berbuat,\" dengan perkataan seperti itu dengan \ufd3e \u0638\u064f\u0644\u06e1\u0645\u0657\u0627     \u0648\u064e\u0632\u064f\u0648\u0631\u0657\u0627 \ufd3f   \"suatu kezhaliman dan dusta yang besar.\""},{"id":3801,"sura":25,"from_aya":5,"to_aya":5,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(5) Di antara bagian dari perkataan mereka berkenaan dengan hal di atas adalah, mereka mengatakan, 'Yang dibawa oleh Muhammad ini adalah \ufd3e \u0623\u064e\u0633\u064e\u0670\u0637\u0650\u064a\u0631\u064f  \u0671\u0644\u06e1\u0623\u064e\u0648\u0651\u064e\u0644\u0650\u064a\u0646\u064e  \u0671\u0643\u06e1\u062a\u064e\u062a\u064e\u0628\u064e\u0647\u064e\u0627  \ufd3f \"dongengan-dongeng-an orang-orang dahulu, dimintanya supaya dituliskan.\" Maksudnya, ini adalah cerita orang-orang terdahulu dan dongeng mereka yang diterima dari mulut ke mulut dan dituturkan oleh setiap orang, lalu Muhammad minta supaya disalin; \ufd3e \u0641\u064e\u0647\u0650\u064a\u064e  \u062a\u064f\u0645\u06e1\u0644\u064e\u0649\u0670   \u0639\u064e\u0644\u064e\u064a\u06e1\u0647\u0650  \u0628\u064f\u0643\u06e1\u0631\u064e\u0629\u0657  \u0648\u064e\u0623\u064e\u0635\u0650\u064a\u0644\u0657\u0627  \ufd3f \"maka dongengan itu dibacakanlah kepadanya setiap pagi dan petang.\" Perkataan mereka ini mencakup sejumlah dosa besar, yaitu:\n-\u00a0\u00a0 Tuduhan mereka terhadap Rasulullah a (yang merupakan manusia paling mulia lagi paling jujur di tengah-tengah mereka), dengan tuduhan dusta dan kebohongan besar.\n-\u00a0\u00a0 Pemberitaan yang mereka lakukan tentang al-Qur`an yang merupakan perkataan yang paling benar, paling agung lagi paling mulia ini, bahwasanya al-Qur`an adalah kedustaan dan kebohongan.\n-\u00a0\u00a0 Sesungguhnya dalam perkataan mereka tersirat ungkapan bahwa mereka mampu mendatangkan (perkataan) yang semisal al-Qur`an, dan bahwa makhluk yang sangat lemah dari segala sisi-nya mampu menyaingi Allah, Sang Pencipta nan Mahasempurna dari seluruh sisi, dengan salah satu sifatNya, yaitu kalam.\n-\u00a0\u00a0 Sesungguhnya jati diri Rasulullah a telah diketahui, dan mereka sangat mengetahui akan hal itu, yaitu bahwa dia tidak bisa menulis dan tidak pernah berkumpul dengan orang yang akan menuliskan untuknya, namun mereka telah mengklaim hal itu."},{"id":3802,"sura":25,"from_aya":6,"to_aya":6,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(6) Maka dari itu Allah membantah mereka dengan Firman-Nya, \ufd3e \u0642\u064f\u0644\u06e1  \u0623\u064e\u0646\u0632\u064e\u0644\u064e\u0647\u064f  \u0671\u0644\u0651\u064e\u0630\u0650\u064a  \u064a\u064e\u0639\u06e1\u0644\u064e\u0645\u064f  \u0671\u0644\u0633\u0651\u0650\u0631\u0651\u064e     \u0641\u0650\u064a  \u0671\u0644\u0633\u0651\u064e\u0645\u064e\u0670\u0648\u064e\u0670\u062a\u0650   \u0648\u064e\u0671\u0644\u06e1\u0623\u064e\u0631\u06e1\u0636\u0650\u06da       \ufd3f \"Katakanlah, 'Al-Qur`an itu diturunkan oleh (Allah) Yang mengetahui segala rahasia di langit dan bumi.\" Maksudnya, al-Qur`an itu diturunkan oleh Allah yang pe-ngetahuanNya meliputi semua apa yang ada di langit dan bumi, dari yang tidak tampak dan yang nampak, dari yang jelas dan yang tersembunyi. (Ini) seperti FirmanNya, \n\ufd3e \u0648\u064e\u0625\u0650\u0646\u0651\u064e\u0647\u064f\u06e5  \u0644\u064e\u062a\u064e\u0646\u0632\u0650\u064a\u0644\u064f  \u0631\u064e\u0628\u0651\u0650  \u0671\u0644\u06e1\u0639\u064e\u0670\u0644\u064e\u0645\u0650\u064a\u0646\u064e  192  \u0646\u064e\u0632\u064e\u0644\u064e  \u0628\u0650\u0647\u0650     \u0671\u0644\u0631\u0651\u064f\u0648\u062d\u064f     \u0671\u0644\u06e1\u0623\u064e\u0645\u0650\u064a\u0646\u064f  193  \u0639\u064e\u0644\u064e\u0649\u0670  \u0642\u064e\u0644\u06e1\u0628\u0650\u0643\u064e  \u0644\u0650\u062a\u064e\u0643\u064f\u0648\u0646\u064e  \u0645\u0650\u0646\u064e  \u0671\u0644\u06e1\u0645\u064f\u0646\u0630\u0650\u0631\u0650\u064a\u0646\u064e  194  \ufd3f\n\"Dan sesungguhnya al-Qur`an ini benar-benar diturunkan oleh Rabb semesta alam, dia dibawa turun oleh ar-Ruh al-Amin (Jibril), ke dalam hatimu (Muhammad) agar kamu menjadi salah seorang di antara orang-orang yang memberi peringatan.\" (Asy-Syu'ara`: 192-194). \nSisi penegakan hujjah terhadap mereka (yang terkandung dalam ayat ini. Pent.) adalah bahwa yang telah menurunkan al-Qur`an ini adalah (Tuhan) yang ilmuNya meliputi segala sesuatu. Maka mustahil dan tidak masuk akal kalau seorang makhluk me-ngatakan atau mengada-adakan al-Qur`an ini, lalu mengatakan, \"Ini berasal dari sisi Allah\" padahal ia bukan dari sisiNya, lalu dia menghalalkan darah dan harta siapa saja yang menyalahinya, dan beranggapan bahwa Allah telah mengatakan hal itu kepadanya. Allah mengetahui segala sesuatu, maka dari itu Dia memberikan dukungan dan pertolongan kepadanya (Muhammad) dalam me-lawan musuh-musuhNya, serta menjadikannya dapat menguasai mereka dan negerinya. Maka tidak mungkin seseorang akan meng-ingkari al-Qur`an ini kecuali setelah dia mengingkari (luasnya) pengetahuan Allah. Ini sama sekali tidak pernah dikatakan oleh sekelompok anak cucu Adam, kecuali kaum filsafat Atheisme!\nDan juga, sesungguhnya penjelasan tentang ilmu Allah a yang meliputi segala sesuatu mengingatkan dan mendorong me-reka untuk merenungkan al-Qur`an; dan bahwa kalau saja mereka merenungkannya, tentu mereka akan melihat ilmu dan hukum-hukumNya yang membuktikan dengan jelas lagi pasti bahwasanya al-Qur`an ini tidak mungkin ada kecuali berasal dari Dzat yang Mengetahui yang ghaib dan yang nampak.\nSekalipun mereka mengingkari tauhid dan kerasulan, namun karena kelembutan Allah \u0633\u0628\u062d\u0627\u0646\u0647 \u0648\u062a\u0639\u0627\u0644\u0649 terhadap mereka, maka Dia tidak membiarkan mereka dan tidak membiarkan kezhaliman mereka, bahkan Dia menyeru dan mengajak mereka bertaubat dan ber-inabah (kembali) kepadaNya; dan Dia menjanjikan ampunan dan rahmat (kasih sayang) kepada mereka jika mereka bertaubat dan kembali (kepada Allah. Pent), seraya berfirman, \ufd3e \u0625\u0650\u0646\u0651\u064e\u0647\u064f\u06e5   \u0643\u064e\u0627\u0646\u064e  \u063a\u064e\u0641\u064f\u0648\u0631\u0657\u0627 \ufd3f   \"Sesungguhnya Dia Maha Pengampun,\" maksudnya, sifatNya adalah memberikan ampunan kepada para pelaku kemaksiatan dan dosa apabila mereka melakukan sebab kausalitas ampunanNya, yaitu meninggalkan kedurhakaan dan bertaubat darinya; \ufd3e \u0631\u0651\u064e\u062d\u0650\u064a\u0645\u0657\u0627 \ufd3f   \"lagi Maha Penyayang\" terhadap mereka, di mana Dia tidak segera me-nimpakan hukumanNya terhadap mereka, padahal mereka telah melakukan perbuatan yang semestinya dibalas dengan hukuman; dan di mana pula Dia menerima taubat mereka setelah sebelumnya mereka berbuat maksiat; dan di mana pula Dia menghapus dosa-dosa mereka yang telah lalu, serta menerima kebaikan-kebaikan mereka, dan di mana pula Dia mengembalikan orang yang kembali kepadaNya setelah dia terlantar, dan orang yang menghadap kepa-daNya setelah sebelumnya dia berpaling dariNya kepada kondisi orang-orang yang patuh dan berinabah kepadaNya."},{"id":3803,"sura":25,"from_aya":7,"to_aya":14,"type":"\u0627\u0644\u0645\u0642\u0637\u0639","text":"\"Dan mereka berkata, 'Mengapa Rasul ini memakan makanan dan berjalan di pasar-pasar. Mengapa tidak diturunkan kepada-nya seorang malaikat agar malaikat itu memberikan peringatan bersama-sama dengannya, atau (mengapa tidak) diturunkan kepa-danya perbendaharaan, atau (mengapa tidak) ada kebun baginya, yang dia dapat makan dari (hasil)nya.' Dan orang-orang yang zhalim itu berkata, 'Kamu sekalian tidak lain hanyalah mengikuti seorang lelaki yang terkena sihir.' Perhatikanlah, bagaimana me-reka membuat perumpamaan-perumpamaan tentang kamu, lalu sesatlah mereka. Mereka tidak sanggup (mendapatkan) jalan. Ma-hasuci (Allah) Yang jika Dia menghendaki, niscaya dijadikanNya bagimu yang lebih baik dari yang demikian, (yaitu) surga-surga yang mengalir sungai-sungai di bawahnya, dan dijadikanNya (pula) untukmu istana-istana. Bahkan mereka mendustakan Hari Kiamat. Dan Kami sediakan neraka yang menyala-nyala bagi siapa yang mendustakan Hari Kiamat. Apabila neraka itu melihat mereka dari tempat yang jauh, mereka mendengar kegeramannya dan suara nyalanya. Dan apabila mereka dilemparkan ke tempat yang sempit di neraka itu dengan dibelenggu, mereka di sana mengharapkan kebinasaan. (Akan dikatakan kepada mereka), 'Janganlah kamu mengharapkan satu kebinasaan saja, melainkan harapkanlah kebinasaan yang banyak'.\" (Al-Furqan: 7-14). "},{"id":3804,"sura":25,"from_aya":7,"to_aya":7,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(7) Ini bagian dari celotehan kaum yang mendustakan Rasulullah, [yang dengannya] mereka mencela risalahnya, yaitu: Mereka menolaknya dengan (mengatakan:) kenapa dia (rasul itu) bukan seorang malaikat, atau seorang raja atau dibantu oleh malai-kat, seraya berkata, \ufd3e \u0645\u064e\u0627\u0644\u0650  \u0647\u064e\u0670\u0630\u064e\u0627  \u0671\u0644\u0631\u0651\u064e\u0633\u064f\u0648\u0644\u0650  \ufd3f \"Mengapa Rasul ini,\" maksudnya mengapa orang yang mengklaim sebagai rasul ini, sebagai ung-kapan ejekan dan perolok-olokan mereka, \ufd3e \u064a\u064e\u0623\u06e1\u0643\u064f\u0644\u064f  \u0671\u0644\u0637\u0651\u064e\u0639\u064e\u0627\u0645\u064e \ufd3f   \"memakan makanan,\" padahal ini merupakan salah satu ciri manusia biasa. Kenapa dia bukan seorang malaikat yang tidak makan makanan dan tidak butuh kepada segala sesuatu yang dibutuhkan oleh ma-nusia, \ufd3e \u0648\u064e\u064a\u064e\u0645\u06e1\u0634\u0650\u064a  \u0641\u0650\u064a  \u0671\u0644\u06e1\u0623\u064e\u0633\u06e1\u0648\u064e\u0627\u0642\u0650         \ufd3f \"dan berjalan di pasar-pasar,\" untuk berjual beli. Ini semua, menurut klaim mereka tidak pantas terjadi pada orang yang menjadi seorang rasul. Padahal Allah \u0633\u0628\u062d\u0627\u0646\u0647 \u0648\u062a\u0639\u0627\u0644\u0649 telah berfirman, \n\ufd3e \u0648\u064e\u0645\u064e\u0627\u0653  \u0623\u064e\u0631\u06e1\u0633\u064e\u0644\u06e1\u0646\u064e\u0627  \u0642\u064e\u0628\u06e1\u0644\u064e\u0643\u064e  \u0645\u0650\u0646\u064e  \u0671\u0644\u06e1\u0645\u064f\u0631\u06e1\u0633\u064e\u0644\u0650\u064a\u0646\u064e  \u0625\u0650\u0644\u0651\u064e\u0627\u0653     \u0625\u0650\u0646\u0651\u064e\u0647\u064f\u0645\u06e1    \u0644\u064e\u064a\u064e\u0623\u06e1\u0643\u064f\u0644\u064f\u0648\u0646\u064e    \u0671\u0644\u0637\u0651\u064e\u0639\u064e\u0627\u0645\u064e   \u0648\u064e\u064a\u064e\u0645\u06e1\u0634\u064f\u0648\u0646\u064e  \u0641\u0650\u064a  \u0671\u0644\u06e1\u0623\u064e\u0633\u06e1\u0648\u064e\u0627\u0642\u0650\u06d7       \ufd3f\n\"Dan Kami tidak mengutus rasul-rasul sebelummu, melainkan mereka memakan makanan dan berjalan di pasar-pasar.\" (Al-Furqan: 20).\n\ufd3e \u0644\u064e\u0648\u06e1\u0644\u064e\u0627\u0653    \u0623\u064f\u0646\u0632\u0650\u0644\u064e  \u0625\u0650\u0644\u064e\u064a\u06e1\u0647\u0650     \u0645\u064e\u0644\u064e\u0643\u065e  \ufd3f \"Mengapa tidak diturunkan kepadanya seorang malaikat,\" maksudnya, kenapa dia tidak diturunkan bersama se-orang malaikat yang membantu dan menolongnya, \ufd3e \u0641\u064e\u064a\u064e\u0643\u064f\u0648\u0646\u064e  \u0645\u064e\u0639\u064e\u0647\u064f\u06e5  \u0646\u064e\u0630\u0650\u064a\u0631\u064b\u0627 \ufd3f   \"agar malaikat itu memberikan peringatan bersama-samanya,\" menurut anggapan mereka, dia tidak cukup (memadai) untuk mengemban kerasulan, dan bukan pada taraf kemampuan dan kekuatannya untuk menjalankan tugas kerasulan itu."},{"id":3805,"sura":25,"from_aya":8,"to_aya":8,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(8) \ufd3e \u0623\u064e\u0648\u06e1  \u064a\u064f\u0644\u06e1\u0642\u064e\u0649\u0670\u0653    \u0625\u0650\u0644\u064e\u064a\u06e1\u0647\u0650     \u0643\u064e\u0646\u0632\u064c   \ufd3f \"Atau (mengapa tidak) diturunkan kepada-nya perbendaharaan,\" maksudnya, harta yang berlimpah yang diper-oleh tanpa susah payah, \ufd3e \u0623\u064e\u0648\u06e1   \u062a\u064e\u0643\u064f\u0648\u0646\u064f  \u0644\u064e\u0647\u064f\u06e5  \u062c\u064e\u0646\u0651\u064e\u0629\u065e  \u064a\u064e\u0623\u06e1\u0643\u064f\u0644\u064f   \u0645\u0650\u0646\u06e1\u0647\u064e\u0627\u06da \ufd3f   \"atau (mengapa tidak) ada kebun baginya, yang dia dapat makan dari (hasil)nya\" sehingga dengannya dia tidak perlu pergi ke pasar-pasar untuk mencari rizki. \ufd3e \u0648\u064e\u0642\u064e\u0627\u0644\u064e    \u0671\u0644\u0638\u0651\u064e\u0670\u0644\u0650\u0645\u064f\u0648\u0646\u064e \ufd3f   \"Dan orang-orang yang zhalim itu berkata\" yaitu mereka yang kezhalimannya telah menyeret mereka untuk mengatakan perkataan tersebut, tanpa ada ketidakjelasan keran-cuan dari mereka, \ufd3e \u0625\u0650\u0646       \u062a\u064e\u062a\u0651\u064e\u0628\u0650\u0639\u064f\u0648\u0646\u064e  \u0625\u0650\u0644\u0651\u064e\u0627       \u0631\u064e\u062c\u064f\u0644\u0657\u0627  \u0645\u0651\u064e\u0633\u06e1\u062d\u064f\u0648\u0631\u064b\u0627  \ufd3f \"Kamu sekalian tidak lain hanyalah mengikuti seorang lelaki yang terkena sihir.\" Demikian mereka mengatakan, padahal mereka sungguh benar-benar mengetahui kesempurnaan akalnya, indahnya tutur katanya, dan kebersihan-nya dari semua celaan."},{"id":3806,"sura":25,"from_aya":9,"to_aya":9,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(9) Oleh karena perkataan-perkataan yang berasal dari mereka itu sangat mengherankan sekali, maka Allah berfirman, \ufd3e \u0671\u0646\u0638\u064f\u0631\u06e1       \u0643\u064e\u064a\u06e1\u0641\u064e  \u0636\u064e\u0631\u064e\u0628\u064f\u0648\u0627\u0652  \u0644\u064e\u0643\u064e  \u0671\u0644\u06e1\u0623\u064e\u0645\u06e1\u062b\u064e\u0670\u0644\u064e  \ufd3f \"Perhatikanlah, bagaimana mereka membuat perumpamaan-perumpamaan tentang kamu,\" yaitu: Kenapa dia tidak menjadi seorang malaikat dan terhapus darinya semua ciri khas kemanusiaan, atau ada seorang malaikat bersamanya karena dia tidak sanggup menerima apa yang dia katakan, atau diturunkan untuknya harta kekayaan, atau dia diberi sepetak kebun yang mencukupinya hingga tidak perlu pergi ke pasar, atau dia adalah seorang yang terkena sihir. \n\ufd3e \u0641\u064e\u0636\u064e\u0644\u0651\u064f\u0648\u0627\u0652  \u0641\u064e\u0644\u064e\u0627  [\u064a\u064e\u0633\u06e1\u062a\u064e\u0637\u0650\u064a\u0639\u064f\u0648\u0646\u064e]   \u0633\u064e\u0628\u0650\u064a\u0644\u0657\u0627 \ufd3f   \"Lalu sesatlah mereka, sehingga mereka tidak sanggup [mendapatkan] jalan[27].\" Mereka mengatakan perkataan-perkataan yang kontradiksi, semua merupakan kebodohan, ke-sesatan dan kepicikan, tidak ada secuil hidayah pun terkandung di dalamnya, bahkan tidak ada sedikit pun dari sebagian darinya suatu syubhat yang dapat mencemari kerasulan. Hanya dengan sekedar memperhatikan dan merenungkannya saja sudah pasti orang yang berakal memastikan kepalsuannya, dan cukuplah dia yang memberikan sanggahannya. Oleh karena itu, Allah memerin-tahkan untuk memperhatikan dan mencermatinya dan memikirkan, apakah perkataan mereka itu mengharuskan sikap abstain dari memastikan kerasulan dan kejujuran Rasulullah a?"},{"id":3807,"sura":25,"from_aya":10,"to_aya":10,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(10) Maka dari itu, Allah menginformasikan bahwasanya Dia Mahakuasa memberimu kebaikan yang berlimpah ruah di dunia, seraya berfirman, \ufd3e \u062a\u064e\u0628\u064e\u0627\u0631\u064e\u0643\u064e  \u0671\u0644\u0651\u064e\u0630\u0650\u064a\u0653   \u0625\u0650\u0646       \u0634\u064e\u0627\u0653\u0621\u064e  \u062c\u064e\u0639\u064e\u0644\u064e  \u0644\u064e\u0643\u064e  \u062e\u064e\u064a\u06e1\u0631\u0657\u0627  \u0645\u0651\u0650\u0646  \u0630\u064e\u0670\u0644\u0650\u0643\u064e   \ufd3f \"Mahasuci Dzat Yang jika Dia menghendaki, niscaya dijadikanNya bagimu yang lebih baik dari yang demikian,\" maksudnya, yang lebih baik dari apa yang telah mereka katakan. Kemudian Allah menafsirkannya de-ngan FirmanNya, \ufd3e \u062c\u064e\u0646\u0651\u064e\u0670\u062a\u0656  \u062a\u064e\u062c\u06e1\u0631\u0650\u064a  \u0645\u0650\u0646  \u062a\u064e\u062d\u06e1\u062a\u0650\u0647\u064e\u0627  \u0671\u0644\u06e1\u0623\u064e\u0646\u06e1\u0647\u064e\u0670\u0631\u064f  \u0648\u064e\u064a\u064e\u062c\u06e1\u0639\u064e\u0644  \u0644\u0651\u064e\u0643\u064e  \u0642\u064f\u0635\u064f\u0648\u0631\u064e\u06e2\u0627  \ufd3f \"(Yaitu) surga-surga yang mengalir sungai-sungai di bawahnya, dan dijadikanNya (pula) untukmu istana-istana\" yang menjulang tinggi penuh hiasan. Jadi, kekuasaan dan kehendakNya tidak terbatas pada masalah itu. Akan tetapi, ketika dunia di sisi Allah \u0633\u0628\u062d\u0627\u0646\u0647 \u0648\u062a\u0639\u0627\u0644\u0649 benar-benar sangat jauh dan hina, maka Allah mengaruniakan kepada para waliNya dan para rasulNya sebagian darinya sesuai dengan tuntutan kebijak-sanaanNya. Sedangkan usulan musuh-musuh mereka, yaitu kenapa para rasul tidak diberi karunia rizki dunia yang banyak adalah kezhaliman dan kelancangan."},{"id":3808,"sura":25,"from_aya":11,"to_aya":11,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(11) Ketika perkataan-perkataan yang mereka ucapkan itu sudah sangat jelas merusak, maka Allah menginformasikan bahwa sesungguhnya ucapan-ucapan tersebut tidak muncul dari mulut mereka untuk mencari kebenaran ataupun untuk mengikuti petun-juk, melainkan, sebenarnya ia keluar dari mulut mereka sebagai sikap keras kepala, zhalim dan pendustaan terhadap kebenaran. Dari itulah mereka mengutarakan apa yang ada di dalam hati me-reka itu. Oleh sebab itu, Allah berfirman, \ufd3e \u0628\u064e\u0644\u06e1   \u0643\u064e\u0630\u0651\u064e\u0628\u064f\u0648\u0627\u0652  \u0628\u0650\u0671\u0644\u0633\u0651\u064e\u0627\u0639\u064e\u0629\u0650\u06d6       \ufd3f \"Bahkan mereka mendustakan Hari Kiamat.\" Orang yang mendustakan lagi keras kepala yang tidak mempunyai niat untuk mengikuti kebe-naran itu, maka tidak ada jalan untuk memberinya hidayah, dan tidak ada gunanya mendebatnya. Baginya hanya satu jalan, yaitu turunnya azab terhadapnya. Maka dari itu Allah berfirman, \ufd3e \u0648\u064e\u0623\u064e\u0639\u06e1\u062a\u064e\u062f\u06e1\u0646\u064e\u0627  \u0644\u0650\u0645\u064e\u0646 \u0643\u064e\u0630\u0651\u064e\u0628\u064e  \u0628\u0650\u0671\u0644\u0633\u0651\u064e\u0627\u0639\u064e\u0629\u0650  \u0633\u064e\u0639\u0650\u064a\u0631\u064b\u0627 \ufd3f   \"Dan Kami telah sediakan neraka yang menyala-nyala bagi siapa yang mendustakan Hari Kiamat,\" yaitu, api yang sangat besar yang nyalanya menjulang, yang keadaannya sangat geram terhadap penghuninya serta gemuruh nyalanya amat dahsyat."},{"id":3809,"sura":25,"from_aya":12,"to_aya":12,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(12) \ufd3e \u0625\u0650\u0630\u064e\u0627  \u0631\u064e\u0623\u064e\u062a\u06e1\u0647\u064f\u0645  \u0645\u0651\u0650\u0646  \u0645\u0651\u064e\u0643\u064e\u0627\u0646\u0650\u06ed  \u0628\u064e\u0639\u0650\u064a\u062f\u0656  \ufd3f \"Apabila neraka itu melihat mereka dari tempat yang jauh,\" yakni, sebelum mereka sampai kepadanya dan sebelum neraka itu sampai kepada mereka, \ufd3e \u0633\u064e\u0645\u0650\u0639\u064f\u0648\u0627\u0652  \u0644\u064e\u0647\u064e\u0627  \u062a\u064e\u063a\u064e\u064a\u0651\u064f\u0638\u0657\u0627 \ufd3f \"mereka mendengar kegeramannya\" terhadap mereka \ufd3e \u0648\u064e\u0632\u064e\u0641\u0650\u064a\u0631\u0657\u0627  12  \ufd3f \"dan suara nyalanya,\" menyebabkan dada mereka berdebar dan hati mereka remuk, dan hampir saja setiap orang dari mereka mati karena ke-takutan terhadapnya. Neraka itu sangat murka terhadap mereka karena murka Allah Sang Penciptanya; dan kobarannya pun makin menjulang tinggi karena beratnya kekufuran dan kejahatan mereka."},{"id":3810,"sura":25,"from_aya":13,"to_aya":13,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(13) \ufd3e \u0648\u064e\u0625\u0650\u0630\u064e\u0627\u0653   \u0623\u064f\u0644\u06e1\u0642\u064f\u0648\u0627\u0652  \u0645\u0650\u0646\u06e1\u0647\u064e\u0627  \u0645\u064e\u0643\u064e\u0627\u0646\u0657\u0627  \u0636\u064e\u064a\u0651\u0650\u0642\u0657\u0627  \u0645\u0651\u064f\u0642\u064e\u0631\u0651\u064e\u0646\u0650\u064a\u0646\u064e  \ufd3f \"Dan apabila mereka dilempar-kan ke tempat yang sempit di neraka itu dengan dibelenggu\" maksudnya, saat mereka diazab, sedang mereka berada di tengah-tengah neraka berkumpul di suatu tempat, antara kesempitan tempat itu dan ber-desak-desaknya para penghuni, dalam keadaan mereka dibelenggu dengan rantai dan belenggu. Lalu ketika mereka telah tiba ke tempat yang mencelakakan itu dan mereka ditawan dalam penawanan yang terburuk, maka \ufd3e \u062f\u064e\u0639\u064e\u0648\u06e1\u0627\u0652  \u0647\u064f\u0646\u064e\u0627\u0644\u0650\u0643\u064e  \u062b\u064f\u0628\u064f\u0648\u0631\u0657\u0627 \ufd3f   \"mereka di sana mengharapkan kebinasaan,\" maksudnya mereka mendoakan kebinasaan, kehinaan dan kekejian terhadap diri mereka sendiri, dan mereka menyadari bahwasanya mereka adalah manusia zhalim lagi melampaui batas. Allah telah berlaku adil terhadap mereka di mana Dia telah menem-patkan mereka berdasarkan amal perbuatan mereka pada tempat (yang sangat menghinakan) ini."},{"id":3811,"sura":25,"from_aya":14,"to_aya":14,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(14) Doa dan permintaan keselamatan itu sama sekali tidak ada gunanya bagi mereka dan tidak pula melepaskan mereka dari azab Allah, bahkan dikatakan kepada mereka, \"   \ufd3e \u0644\u0651\u064e\u0627  \u062a\u064e\u062f\u06e1\u0639\u064f\u0648\u0627\u0652  \u0671\u0644\u06e1\u064a\u064e\u0648\u06e1\u0645\u064e  \u062b\u064f\u0628\u064f\u0648\u0631\u0657\u0627  \u0648\u064e\u0670\u062d\u0650\u062f\u0657\u0627  \u0648\u064e\u0671\u062f\u06e1\u0639\u064f\u0648\u0627\u0652  \u062b\u064f\u0628\u064f\u0648\u0631\u0657\u0627  \u0643\u064e\u062b\u0650\u064a\u0631\u0657\u0627  \ufd3f \"Janganlah kamu mengharapkan satu kebinasaan saja, melainkan harapkanlah kebinasaan yang banyak.\" Maksudnya, kalau apa yang kalian katakan itu ditambah berlipat-lipat ganda lagi, niscaya sama sekali tidak berguna bagi kalian, kecuali kegelisahan, kegundahan dan kesedihan."},{"id":3812,"sura":25,"from_aya":0,"to_aya":0,"type":"\u062a\u0645\u0647\u064a\u062f \u0644\u0644\u0645\u0642\u0637\u0639","text":"Setelah Allah menjelaskan balasan untuk orang-orang zhalim, maka sangat tepat kalau Dia menjelaskan balasan bagi orang-orang yang bertakwa, seraya berfirman,"},{"id":3813,"sura":25,"from_aya":15,"to_aya":16,"type":"\u0627\u0644\u0645\u0642\u0637\u0639","text":"\"Katakanlah, 'Apakah (azab) yang demikian itu yang lebih baik, atau surga yang kekal yang telah dijanjikan kepada orang-orang yang bertakwa sebagai balasan dan tempat kembali bagi mereka?' Bagi mereka di dalam surga itu apa yang mereka kehen-daki, sedang mereka kekal (di dalamnya). (Hal itu) adalah janji dari Rabbmu yang patut dimohonkan (kepadaNya).\" (Al-Furqan: 15-16)."},{"id":3814,"sura":25,"from_aya":15,"to_aya":15,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(15) Maksudnya, katakan kepada mereka untuk menjelas-kan kepicikan pikiran mereka dan pilihan mereka terhadap yang berbahaya daripada yang bermanfaat, \ufd3e \u0623\u064e\u0630\u064e\u0670\u0644\u0650\u0643\u064e  \ufd3f \"Apakah (azab) yang demikian itu\" yakni, azab yang telah Aku rincikan kepada kalian itu, \ufd3e \u062e\u064e\u064a\u06e1\u0631\u064c  \u0623\u064e\u0645\u06e1  \u062c\u064e\u0646\u0651\u064e\u0629\u064f  \u0671\u0644\u06e1\u062e\u064f\u0644\u06e1\u062f\u0650  \u0671\u0644\u0651\u064e\u062a\u0650\u064a  \u0648\u064f\u0639\u0650\u062f\u064e  \u0671\u0644\u06e1\u0645\u064f\u062a\u0651\u064e\u0642\u064f\u0648\u0646\u064e\u06da       \ufd3f \"yang lebih baik, atau surga yang kekal yang dijanjikan kepada orang-orang yang bertakwa?\" yang perbekalan-nya adalah takwa kepada Allah. Siapa saja yang bertakwa, maka Allah telah menjanjikan surga kepadanya, \ufd3e   \u0643\u064e\u0627\u0646\u064e\u062a\u06e1    \u0644\u064e\u0647\u064f\u0645\u06e1  \u062c\u064e\u0632\u064e\u0627\u0653\u0621\u0657 \ufd3f   \"sebagai balasan bagi mereka\" atas ketakwaan mereka \ufd3e \u0648\u064e\u0645\u064e\u0635\u0650\u064a\u0631\u0657\u0627 \ufd3f   \"dan tempat kembali,\" yaitu tempat berlindung mereka. Mereka tinggal menetap di sana, dan mereka kekal selama-lamanya."},{"id":3815,"sura":25,"from_aya":16,"to_aya":16,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(16) \ufd3e \u0644\u0651\u064e\u0647\u064f\u0645\u06e1  \u0641\u0650\u064a\u0647\u064e\u0627  \u0645\u064e\u0627  \u064a\u064e\u0634\u064e\u0627\u0653\u0621\u064f\u0648\u0646\u064e  \ufd3f \"Bagi mereka di dalam surga itu apa yang mereka kehendaki,\" maksudnya mereka mencari dan menggan-tungkan angan-angan dan kehendak padanya, berupa berbagai makanan dan minuman yang lezat, pakaian mewah, wanita-wanita cantik, istana-istana pencakar langit, kebun-kebun dan taman-taman yang luas lagi lapang, serta buah-buahan yang menyenangkan orang yang memandang dan akan memakannya karena baiknya, aneka macamnya dan berbagai jenis-jenisnya, dan sungai-sungai yang mengalir di dalam surga dan kebun-kebunnya, kapan dan bagaimana saja mereka suka menggunakannya, dan mereka meng-alirkannya sebagai sungai-sungai yang tidak berubah rasa dan warnanya berupa air susu yang tidak akan pernah berubah rasanya, sungai-sungai air khamar yang lezat bagi orang-orang yang me-minumnya dan sungai-sungai madu yang bersih, berbagai aroma harum, tempat-tempat tinggal yang indah, suara-suara merdu yang keindahannya menyentuh kalbu, saling mengunjungi saudara, kenikmatan berjumpa dengan orang-orang yang dicintai. Dan yang lebih tinggi dari itu semua adalah kenikmatan memandang Wajah Allah Yang Maha Pemurah, mendengar pembicaraanNya, melang-kah mendekat kepadaNya, dan bahagia mendapat keridhaanNya, aman dari murkaNya, serta kontinyuitas dan keabadian dari kenik-matan tersebut dan selalu bertambah sepanjang waktu dan setiap bergantinya masa. \n\ufd3e \u0643\u064e\u0627\u0646\u064e \ufd3f   \"Ia adalah\" masuk dan mencapai ke surga itu adalah \ufd3e \u0639\u064e\u0644\u064e\u0649\u0670     \u0631\u064e\u0628\u0651\u0650\u0643\u064e  \u0648\u064e\u0639\u06e1\u062f\u0657\u0627  \u0645\u0651\u064e\u0633\u06e1\u0640\u0654\u064f\u0648\u0644\u0657\u0627 \ufd3f   \"janji dari Rabbmu yang patut dimohonkan (kepada-Nya),\" dimohon oleh hamba-hambaNya yang bertakwa dengan lisan mereka dan dengan bahasa tingkah laku mereka.\nLalu, negeri yang mana dari kedua negeri (yang disebutkan tadi) yang lebih pantas diutamakan? Orang-orang beramal yang mana yang merupakan orang-orang yang beramal untuk negeri kesengsaraan atau orang-orang yang beramal untuk negeri kebaha-giaan yang lebih pantas dengan keutamaan, akal sehat dan kebang-gaan, wahai orang-orang yang berakal?\nSesungguhnya kebenaran sudah menjadi jelas dan jalan menjadi terang, hingga tidak ada satu alasan pun yang tersisa bagi orang yang berlebihan (melampaui batas) untuk mengabaikan dalil (bukti). Maka kami memohon kepadaMu, wahai Tuhan yang telah menetapkan kesengsaraan terhadap kelompok-kelompok manusia, dan kebahagiaan terhadap kelompok-kelompok manusia yang lain, (agar) berkenan menjadikan kami termasuk orang-orang yang Engkau catat mendapat al-husna (pahala yang agung) dan surga. Kami memohon keselamatan kepadaMu, ya Allah dari kondisi orang-orang yang binasa, dan kami memohon kepadaMu selamat darinya."},{"id":3816,"sura":25,"from_aya":17,"to_aya":20,"type":"\u0627\u0644\u0645\u0642\u0637\u0639","text":"\"Dan suatu hari Allah menghimpunkan mereka beserta se-suatu yang mereka sembah selain Allah, lalu Allah berkata (kepada yang disembah), 'Apakah kamu yang menyesatkan hamba-hambaKu itu, atau mereka sendirikah yang sesat dari jalan (yang benar)?' Mereka (yang disembah itu) menjawab, 'Mahasuci Engkau, tidak-lah patut bagi kami mengambil selain Engkau sebagai pelindung, akan tetapi Engkau telah memberi mereka dan bapak-bapak me-reka kenikmatan hidup, sampai mereka lupa kepada dzikir; dan mereka adalah kaum yang binasa.' Maka sungguh mereka (yang disembah itu) telah mendustakan kalian tentang sesuatu yang kalian katakan, maka kalian tidak akan dapat menolak (azab) dan tidak (pula) menolong (dirimu). Dan barangsiapa dari kalian yang berbuat zhalim, niscaya Kami rasakan kepadanya azab yang besar. Dan Kami tidak mengutus rasul-rasul sebelummu, melain-kan mereka memakan makanan dan berjalan di pasar-pasar. Dan Kami jadikan sebagian kalian cobaan bagi yang lain. Sanggupkah kamu bersabar? Dan Rabbmu adalah Maha Melihat.\" (Al-Furqan: 17-20). "},{"id":3817,"sura":25,"from_aya":17,"to_aya":17,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(17)  Allah \u0633\u0628\u062d\u0627\u0646\u0647 \u0648\u062a\u0639\u0627\u0644\u0649 mengabarkan tentang keadaan kaum musy-rikin dan sekutu-sekutu mereka pada Hari Kiamat kelak, pernya-taan para sekutu itu untuk berlepas diri dari mereka serta kebatilan semua usaha mereka, seraya berfirman, \ufd3e \u0648\u064e\u064a\u064e\u0648\u06e1\u0645\u064e     \u064a\u064e\u062d\u06e1\u0634\u064f\u0631\u064f\u0647\u064f\u0645\u06e1 \ufd3f   \"Dan suatu hari Allah menghimpunkan mereka,\" yakni orang-orang musyrik yang mendustakan \ufd3e \u0648\u064e\u0645\u064e\u0627   \u064a\u064e\u0639\u06e1\u0628\u064f\u062f\u064f\u0648\u0646\u064e  \u0645\u0650\u0646   \u062f\u064f\u0648\u0646\u0650  \u0671\u0644\u0644\u0651\u064e\u0647\u0650  \u0641\u064e\u064a\u064e\u0642\u064f\u0648\u0644\u064f \ufd3f   \"beserta sesuatu yang mereka sembah selain Allah, lalu Allah berkata,\" yakni kepada yang disembah dengan nada mencela terhadap orang-orang telah menyembah mereka, \ufd3e \u0621\u064e\u0623\u064e\u0646\u062a\u064f\u0645\u06e1  \u0623\u064e\u0636\u06e1\u0644\u064e\u0644\u06e1\u062a\u064f\u0645\u06e1  \u0639\u0650\u0628\u064e\u0627\u062f\u0650\u064a   \u0647\u064e\u0670\u0653\u0624\u064f\u0644\u064e\u0627\u0653\u0621\u0650  \u0623\u064e\u0645\u06e1  \u0647\u064f\u0645\u06e1  \u0636\u064e\u0644\u0651\u064f\u0648\u0627\u0652  \u0671\u0644\u0633\u0651\u064e\u0628\u0650\u064a\u0644\u064e \ufd3f   \"Apakah kamu yang me-nyesatkan hamba-hambaKu itu, atau mereka sendirikah yang sesat dari jalan?\" Apakah kalian yang menyuruh mereka menyembah kalian, dan kalian yang membuat perbuatan itu indah bagi mereka, atau-kah hal itu berasal dari kemauan diri mereka sendiri?"},{"id":3818,"sura":25,"from_aya":18,"to_aya":18,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(18)  \ufd3e \u0642\u064e\u0627\u0644\u064f\u0648\u0627\u0652  \u0633\u064f\u0628\u06e1\u062d\u064e\u0670\u0646\u064e\u0643\u064e  \ufd3f \"Mereka (yang disembah itu) menjawab, 'Ma-hasuci Engkau'.\" Mereka menyucikan Allah dari kesyirikan kaum musyrikin dan menyatakan kebebasan diri mereka dari semua itu. \ufd3e \u0645\u064e\u0627   \u0643\u064e\u0627\u0646\u064e    \u064a\u064e\u0646\u06e2\u0628\u064e\u063a\u0650\u064a  \u0644\u064e\u0646\u064e\u0627\u0653 \ufd3f   \"Tidaklah patut bagi kami\" maksudnya tidak layak bagi kami dan tidak baik bagi kami menjadikan selain Engkau sebagai pelindung yang mana kami menyembah, beribadah dan berdoa kepada mereka. Lalu apabila kami sangat membutuhkan untuk beribadah kepadaMu dan berlepas diri dari peribadahan kepada selainMu, maka bagaimana mungkin kami akan menyuruh sese-orang agar menyembah kami? Ini tidak mungkin! Atau: Mahasuci Engkau, kalau kami menjadikan, \ufd3e \u0645\u0650\u0646  \u062f\u064f\u0648\u0646\u0650\u0643\u064e  \u0645\u0650\u0646\u06e1  \u0623\u064e\u0648\u06e1\u0644\u0650\u064a\u064e\u0627\u0653\u0621\u064e  \ufd3f \"selain Engkau sebagai pelindung.\" Ini sama dengan perkataan al-Masih Isa putra Maryam \u0639\u0644\u064a\u0647 \u0627\u0644\u0633\u0644\u0627\u0645, \n\ufd3e \u0648\u064e\u0625\u0650\u0630\u06e1  \u0642\u064e\u0627\u0644\u064e  \u0671\u0644\u0644\u0651\u064e\u0647\u064f  \u064a\u064e\u0670\u0639\u0650\u064a\u0633\u064e\u0649  \u0671\u0628\u06e1\u0646\u064e  \u0645\u064e\u0631\u06e1\u064a\u064e\u0645\u064e  \u0621\u064e\u0623\u064e\u0646\u062a\u064e  \u0642\u064f\u0644\u06e1\u062a\u064e  \u0644\u0650\u0644\u0646\u0651\u064e\u0627\u0633\u0650  \u0671\u062a\u0651\u064e\u062e\u0650\u0630\u064f\u0648\u0646\u0650\u064a       \u0648\u064e\u0623\u064f\u0645\u0651\u0650\u064a\u064e  \u0625\u0650\u0644\u064e\u0670\u0647\u064e\u064a\u06e1\u0646\u0650  \u0645\u0650\u0646  \u062f\u064f\u0648\u0646\u0650  \u0671\u0644\u0644\u0651\u064e\u0647\u0650\u06d6       \u0642\u064e\u0627\u0644\u064e  \u0633\u064f\u0628\u06e1\u062d\u064e\u0670\u0646\u064e\u0643\u064e  \u0645\u064e\u0627  \u064a\u064e\u0643\u064f\u0648\u0646\u064f  \u0644\u0650\u064a\u0653  \u0623\u064e\u0646\u06e1    \u0623\u064e\u0642\u064f\u0648\u0644\u064e  \u0645\u064e\u0627  \u0644\u064e\u064a\u06e1\u0633\u064e  \u0644\u0650\u064a  \u0628\u0650\u062d\u064e\u0642\u0651\u064d\u06da         \u0625\u0650\u0646   \u0643\u064f\u0646\u062a\u064f \u0642\u064f\u0644\u06e1\u062a\u064f\u0647\u064f\u06e5  \u0641\u064e\u0642\u064e\u062f\u06e1  \u0639\u064e\u0644\u0650\u0645\u06e1\u062a\u064e\u0647\u064f\u06e5\u06da       \u062a\u064e\u0639\u06e1\u0644\u064e\u0645\u064f  \u0645\u064e\u0627  \u0641\u0650\u064a      \u0646\u064e\u0641\u06e1\u0633\u0650\u064a  \u0648\u064e\u0644\u064e\u0627\u0653   \u0623\u064e\u0639\u06e1\u0644\u064e\u0645\u064f  \u0645\u064e\u0627  \u0641\u0650\u064a  \u0646\u064e\u0641\u06e1\u0633\u0650\u0643\u064e\u06da       \u0625\u0650\u0646\u0651\u064e\u0643\u064e    \u0623\u064e\u0646\u062a\u064e  \u0639\u064e\u0644\u0651\u064e\u0670\u0645\u064f  \u0671\u0644\u06e1\u063a\u064f\u064a\u064f\u0648\u0628\u0650  116  \u0645\u064e\u0627   \u0642\u064f\u0644\u06e1\u062a\u064f  \u0644\u064e\u0647\u064f\u0645\u06e1  \u0625\u0650\u0644\u0651\u064e\u0627  \u0645\u064e\u0627\u0653  \u0623\u064e\u0645\u064e\u0631\u06e1\u062a\u064e\u0646\u0650\u064a  \u0628\u0650\u0647\u0650\u06e6\u0653   \u0623\u064e\u0646\u0650  \u0671\u0639\u06e1\u0628\u064f\u062f\u064f\u0648\u0627\u0652  \u0671\u0644\u0644\u0651\u064e\u0647\u064e  \u0631\u064e\u0628\u0651\u0650\u064a  \u0648\u064e\u0631\u064e\u0628\u0651\u064e\u0643\u064f\u0645\u06e1\u06da       \ufd3f\n\"Dan (ingatlah) ketika Allah berfirman, 'Hai Isa putra Maryam, adakah kamu mengatakan kepada manusia, 'Jadikanlah aku dan ibuku dua orang tuhan selain Allah.' Isa menjawab, 'Mahasuci Engkau, tidaklah patut bagiku mengatakan apa yang bukan hakku (mengatakannya). Jika aku pernah mengatakannya maka tentulah Engkau telah mengetahuinya. Engkau mengetahui apa yang ada pada diriku dan aku tidak mengetahui apa yang ada pada diriMu. Sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui perkara-perkara yang ghaib. Aku tidak pernah mengatakan kepada mereka kecuali apa yang Engkau perintahkan kepadaku (mengatakannya) yaitu, 'Sembahlah Allah, Rabbku dan Rabbmu'.\" (Al-Ma`idah: 116-117).\nDan Allah \u0633\u0628\u062d\u0627\u0646\u0647 \u0648\u062a\u0639\u0627\u0644\u0649 berfirman, \n\ufd3e \u0648\u064e\u064a\u064e\u0648\u06e1\u0645\u064e  \u064a\u064e\u062d\u06e1\u0634\u064f\u0631\u064f\u0647\u064f\u0645\u06e1  \u062c\u064e\u0645\u0650\u064a\u0639\u0657\u0627  \u062b\u064f\u0645\u0651\u064e  \u064a\u064e\u0642\u064f\u0648\u0644\u064f  \u0644\u0650\u0644\u06e1\u0645\u064e\u0644\u064e\u0670\u0653\u0626\u0650\u0643\u064e\u0629\u0650  \u0623\u064e\u0647\u064e\u0670\u0653\u0624\u064f\u0644\u064e\u0627\u0653\u0621\u0650  \u0625\u0650\u064a\u0651\u064e\u0627\u0643\u064f\u0645\u06e1  \u0643\u064e\u0627\u0646\u064f\u0648\u0627\u0652     \u064a\u064e\u0639\u06e1\u0628\u064f\u062f\u064f\u0648\u0646\u064e  40  \u0642\u064e\u0627\u0644\u064f\u0648\u0627\u0652  \u0633\u064f\u0628\u06e1\u062d\u064e\u0670\u0646\u064e\u0643\u064e  \u0623\u064e\u0646\u062a\u064e  \u0648\u064e\u0644\u0650\u064a\u0651\u064f\u0646\u064e\u0627  \u0645\u0650\u0646  \u062f\u064f\u0648\u0646\u0650\u0647\u0650\u0645\u06d6       \u0628\u064e\u0644\u06e1    \u0643\u064e\u0627\u0646\u064f\u0648\u0627\u0652         \u064a\u064e\u0639\u06e1\u0628\u064f\u062f\u064f\u0648\u0646\u064e  \u0671\u0644\u06e1\u062c\u0650\u0646\u0651\u064e\u06d6       \u0623\u064e\u0643\u06e1\u062b\u064e\u0631\u064f\u0647\u064f\u0645  \u0628\u0650\u0647\u0650\u0645  \u0645\u0651\u064f\u0624\u06e1\u0645\u0650\u0646\u064f\u0648\u0646\u064e  41 \ufd3f \n\"Dan (ingatlah) hari (yang di waktu itu) Allah mengumpulkan mereka semuanya kemudian Allah berfirman kepada malaikat, 'Apakah mereka ini dahulu menyembah kamu?' Malaikat-malaikat itu menjawab, 'Mahasuci Engkau. Engkau-lah pelindung kami, bukan mereka; bahkan mereka telah menyembah jin; kebanyakan mereka beriman kepada jin itu'.\" (Saba`: 40-41). \n\ufd3e \u0648\u064e\u0625\u0650\u0630\u064e\u0627  \u062d\u064f\u0634\u0650\u0631\u064e   \u0671\u0644\u0646\u0651\u064e\u0627\u0633\u064f      \u0643\u064e\u0627\u0646\u064f\u0648\u0627\u0652  \u0644\u064e\u0647\u064f\u0645\u06e1  \u0623\u064e\u0639\u06e1\u062f\u064e\u0627\u0653\u0621\u0657  \u0648\u064e\u0643\u064e\u0627\u0646\u064f\u0648\u0627\u0652  \u0628\u0650\u0639\u0650\u0628\u064e\u0627\u062f\u064e\u062a\u0650\u0647\u0650\u0645\u06e1  \u0643\u064e\u0670\u0641\u0650\u0631\u0650\u064a\u0646\u064e 6  \ufd3f\n\"Dan apabila manusia dikumpulkan (pada Hari Kiamat) niscaya sembahan-sembahan mereka itu menjadi musuh mereka dan mengingkari pemujaan-pemujaan mereka.\" (Al-Ahqaf: 6).\nSetelah mereka menyatakan kebebasan diri mereka dari ajakan untuk beribadah kepada selain Allah, atau dari keberadaan mereka sebagai makhluk yang menyesatkan mereka, maka mereka menyebutkan sebab yang mengakibatkan kesesatan kaum musy-rikin, seraya berkata, \ufd3e \u0648\u064e\u0644\u064e\u0670\u0643\u0650\u0646  \u0645\u0651\u064e\u062a\u0651\u064e\u0639\u06e1\u062a\u064e\u0647\u064f\u0645\u06e1  \u0648\u064e\u0621\u064e\u0627\u0628\u064e\u0627\u0653\u0621\u064e\u0647\u064f\u0645\u06e1  \ufd3f \"Akan tetapi Engkau telah memberi mereka dan bapak-bapak mereka kenikmatan hidup,\" di dalam kelezatan dunia dan syahwat dan berbagai tuntutannya yang bersifat biologis, \ufd3e \u062d\u064e\u062a\u0651\u064e\u0649\u0670  \u0646\u064e\u0633\u064f\u0648\u0627\u0652  \u0671\u0644\u0630\u0651\u0650\u0643\u06e1\u0631\u064e \ufd3f   \"sampai mereka lupa kepada dzikir,\" karena sibuk dengan kelezatan dunia dan tenggelam dalam gemer-lapnya, sehingga mereka hanya menjaga harta benda mereka dan menyia-nyiakan agama mereka, \ufd3e \u0648\u064e\u0643\u064e\u0627\u0646\u064f\u0648\u0627\u0652  \u0642\u064e\u0648\u06e1\u0645\u064e\u06e2\u0627  \u0628\u064f\u0648\u0631\u0657\u0627 \ufd3f   \"dan mereka adalah kaum yang binasa,\" yakni orang-orang yang busuk, tidak ada ke-baikannya, tidak bisa menjadi shalih dan tidak cocok kecuali untuk dibinasakan dan dihancurkan. \nJadi, mereka menjelaskan penghalang yang telah menghala-ngi mereka untuk mengikuti kebenaran, yaitu berfoya-foya dalam kehidupan dunia, yang telah memalingkan mereka dari petunjuk dan dari segala jalan menuju petunjuk, dan bahwasanya mereka sama sekali tidak memiliki kebaikan. Lalu ketika penunjuk kebe-naran telah hilang dan penghalangnya muncul, maka tidak ada suatu keburukan dan kebinasaan yang kamu kehendaki melainkan pasti kamu temukan ada pada mereka."},{"id":3819,"sura":25,"from_aya":19,"to_aya":19,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(19) Setelah sembahan-sembahan itu berlepas diri dari mereka, Allah berfirman dengan nada mencerca dan memojokkan orang-orang yang berkeras kepala itu, \ufd3e \u0641\u064e\u0642\u064e\u062f\u06e1   \u0643\u064e\u0630\u0651\u064e\u0628\u064f\u0648\u0643\u064f\u0645  \u0628\u0650\u0645\u064e\u0627  \u062a\u064e\u0642\u064f\u0648\u0644\u064f\u0648\u0646\u064e  \ufd3f \"Maka sungguh mereka (yang disembah itu) telah mendustakan kalian tentang apa yang kalian katakan,\" yaitu bahwa sesungguhnya mereka telah memerintahkan kalian untuk menyembahnya, dan mereka rela dengan perbuatan kalian, dan sesungguhnya mereka adalah para pemberi syafa'at bagi kalian di sisi tuhan kalian. Mereka telah mendustakan kalian dalam klaim itu. Mereka telah menjadi musuh utama kalian. Maka sangat pantaslah kalian mendapat azab. \n\ufd3e \u0641\u064e\u0645\u064e\u0627  \u062a\u064e\u0633\u06e1\u062a\u064e\u0637\u0650\u064a\u0639\u064f\u0648\u0646\u064e  \u0635\u064e\u0631\u06e1\u0641\u0657\u0627  \ufd3f \"Maka kalian tidak akan dapat menolak\" azab dari kalian dengan perbuatan kalian atau dengan suatu tebusan atau lain-lainnya, \ufd3e \u0648\u064e\u0644\u064e\u0627      \u0646\u064e\u0635\u06e1\u0631\u0657\u0627\u06da       \ufd3f \"dan tidak pula menolong (diri kalian)\" karena kerapuhan kalian dan tidak adanya penolong kalian. Inilah hukuman bagi orang-orang yang sesat, bodoh nan bertaklid buta, sebagaimana Anda ketahui, ia adalah seburuk-buruk hukuman dan neraka adalah sejelek-jelek tempat tinggal. \nAdapun orang yang menentang (keras kepala) dari mereka, yaitu orang yang telah mengetahui kebenaran namun berpaling darinya, maka Allah berfirman berkenaan dengan haknya, \ufd3e \u0648\u064e\u0645\u064e\u0646  \u064a\u064e\u0638\u06e1\u0644\u0650\u0645   \u0645\u0651\u0650\u0646\u0643\u064f\u0645\u06e1  \ufd3f \"Dan barangsiapa dari kalian yang berbuat zhalim,\" sengaja meninggalkan kebenaran secara zhalim dan keras kepala, \ufd3e \u0646\u064f\u0630\u0650\u0642\u06e1\u0647\u064f  \u0639\u064e\u0630\u064e\u0627\u0628\u0657\u0627  \u0643\u064e\u0628\u0650\u064a\u0631\u0657\u0627  \ufd3f \"niscaya Kami rasakan kepadanya azab yang besar,\" tidak dapat diukur besarnya dan tidak bisa dibayangkan keadaannya. "},{"id":3820,"sura":25,"from_aya":20,"to_aya":20,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(20)  Kemudian Allah \u0633\u0628\u062d\u0627\u0646\u0647 \u0648\u062a\u0639\u0627\u0644\u0649 berfirman sebagai jawaban terha-dap perkataan kaum yang mendustakan, \u2013\"Kenapa rasul ini mema-kan makanan dan berjalan di pasar-pasar?\"\u2013, \ufd3e \u0648\u064e\u0645\u064e\u0627\u0653  \u0623\u064e\u0631\u06e1\u0633\u064e\u0644\u06e1\u0646\u064e\u0627  \u0642\u064e\u0628\u06e1\u0644\u064e\u0643\u064e  \u0645\u0650\u0646\u064e  \u0671\u0644\u06e1\u0645\u064f\u0631\u06e1\u0633\u064e\u0644\u0650\u064a\u0646\u064e  \u0625\u0650\u0644\u0651\u064e\u0627\u0653     \u0625\u0650\u0646\u0651\u064e\u0647\u064f\u0645\u06e1    \u0644\u064e\u064a\u064e\u0623\u06e1\u0643\u064f\u0644\u064f\u0648\u0646\u064e    \u0671\u0644\u0637\u0651\u064e\u0639\u064e\u0627\u0645\u064e   \u0648\u064e\u064a\u064e\u0645\u06e1\u0634\u064f\u0648\u0646\u064e  \u0641\u0650\u064a  \u0671\u0644\u06e1\u0623\u064e\u0633\u06e1\u0648\u064e\u0627\u0642\u0650\u06d7       \ufd3f \"Dan Kami tidak mengutus rasul-rasul sebelummu, melainkan mereka pasti memakan makanan dan berjalan di pasar-pasar.\" Kami sekali-kali tidak menjadikan mereka jasad yang tidak makan makanan, dan Kami pun tidak menjadikan mereka sebagai malaikat, sehingga kamu dapat menjadikannya sebagai suri tauladan. Adapun masalah kaya atau fakir, ini semua adalah \nujian dan kebijakan dari Allah \u0633\u0628\u062d\u0627\u0646\u0647 \u0648\u062a\u0639\u0627\u0644\u0649, sebagaimana difirmankanNya, \ufd3e \u0648\u064e\u062c\u064e\u0639\u064e\u0644\u06e1\u0646\u064e\u0627  \u0628\u064e\u0639\u06e1\u0636\u064e\u0643\u064f\u0645\u06e1   \u0644\u0650\u0628\u064e\u0639\u06e1\u0636\u0656    \u0641\u0650\u062a\u06e1\u0646\u064e\u0629\u064b  \ufd3f \"Dan Kami jadikan sebagian kalian cobaan bagi yang lain.\" Jadi, seorang rasul itu adalah ujian bagi umatnya dan cobaan bagi orang-orang yang taat dari orang-orang yang durhaka. Para rasul itu sendiri, Kami menguji mereka dengan dakwah (me-nyeru) manusia, orang yang kaya adalah cobaan bagi orang yang fakir, dan yang fakir adalah cobaan bagi yang kaya. Demikian pula berbagai jenis makhluk di dalam negeri ini, yaitu negeri cobaan, bala dan ujian. Dan tujuan dari cobaan itu adalah \ufd3e \u0623\u064e\u062a\u064e\u0635\u06e1\u0628\u0650\u0631\u064f\u0648\u0646\u064e\u06d7       \ufd3f \"sang-gupkah kalian bersabar,\" sehingga kalian tetap melaksanakan apa yang menjadi tugas wajib kalian, kemudian Allah membalas kalian. Ataukah kalian tidak sanggup bersabar sehingga berhak mendapat hukuman? \ufd3e \u0648\u064e\u0643\u064e\u0627\u0646\u064e  \u0631\u064e\u0628\u0651\u064f\u0643\u064e  \u0628\u064e\u0635\u0650\u064a\u0631\u0657\u0627  \ufd3f \"Dan Rabbmu adalah Maha Melihat.\" Dia mengetahui semua kondisi kalian, dan Dia memilih orang yang Dia ketahui layak dan pantas untuk mengemban risalahNya, dan Dia mengistimewakannya dengan memberinya keutamaan, dan Dia mengetahui semua perbuatan kalian, dan kelak Dia akan memberi-kan balasan yang setimpal atasnya. Jika baik, maka dibalas dengan kebaikan dan jika buruk, maka dibalas dengan keburukan pula."},{"id":3821,"sura":25,"from_aya":21,"to_aya":23,"type":"\u0627\u0644\u0645\u0642\u0637\u0639","text":"\"Berkatalah orang-orang yang tidak menanti-nanti pertemu-an dengan Kami, 'Mengapakah tidak diturunkan kepada kita ma-laikat, atau kita melihat Rabb kita.' Sungguh mereka menganggap besar diri mereka, dan mereka benar-benar sangat melampaui batas. Pada hari mereka melihat malaikat, di hari itu tidak ada kabar gembira bagi orang-orang yang berdosa, dan mereka berkata, 'Hijran mahjura.'[28] Dan Kami hadapi segala amal yang mereka kerjakan, lalu Kami jadikan amal itu bagaikan debu yang beter-bangan.\" (Al-Furqan: 21-23). "},{"id":3822,"sura":25,"from_aya":21,"to_aya":21,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(21) Orang-orang yang mendustakan para rasul, yaitu yang mendustakan janji Allah dan ancamanNya, yang di dalam hati me-reka tidak ada rasa takut terhadap ancaman dan tidak mengharap pertemuan dengan sang Pencipta berkata, \ufd3e \u0644\u064e\u0648\u06e1\u0644\u064e\u0627\u0653  \u0623\u064f\u0646\u0632\u0650\u0644\u064e  \u0639\u064e\u0644\u064e\u064a\u06e1\u0646\u064e\u0627  \u0671\u0644\u06e1\u0645\u064e\u0644\u064e\u0670\u0653\u0626\u0650\u0643\u064e\u0629\u064f    \u0623\u064e\u0648\u06e1   \u0646\u064e\u0631\u064e\u0649\u0670  \u0631\u064e\u0628\u0651\u064e\u0646\u064e\u0627\u06d7   \ufd3f   \"Mengapakah tidak diturunkan kepada kita malaikat, atau kita melihat Rabb kita,\" maksudnya mengapa para malaikat tidak turun untuk memberikan kesaksian bagimu atas kerasulanmu dan memberikan dukungan kepadamu atasnya, atau mereka turun sebagai rasul-rasul khusus, atau kita langsung melihat Tuhan, agar Dia berbicara kepada kita dan mengatakan, 'Ini adalah utusanKu, maka ikutilah dia!\" Ini adalah tindakan menentang Rasul dengan sesuatu yang bukan penentang, akan tetapi ia merupakan kesombongan, keang-kuhan, dan kecongkakan. \n\ufd3e \u0644\u064e\u0642\u064e\u062f\u0650  \u0671\u0633\u06e1\u062a\u064e\u0643\u06e1\u0628\u064e\u0631\u064f\u0648\u0627\u0652  \u0641\u0650\u064a\u0653  \u0623\u064e\u0646\u0641\u064f\u0633\u0650\u0647\u0650\u0645\u06e1  \ufd3f \"Sungguh mereka menganggap besar diri mereka,\" di mana mereka mengajukan usulan ini dan telah lancang melakukan tindakan yang sangat tidak sopan ini. Siapa kalian wahai si kaum fakir, wahai si kaum hina, hingga kalian (berani-beraninya) meminta melihat Allah dan kalian beranggapan bahwa kebenaran dan kepastian kerasulan itu sangat tergantung kepada hal yang demikian? Sungguh, kesombongan apalagi yang lebih besar dari ini? \n\ufd3e \u0648\u064e\u0639\u064e\u062a\u064e\u0648\u06e1  \u0639\u064f\u062a\u064f\u0648\u0651\u0657\u0627  \u0643\u064e\u0628\u0650\u064a\u0631\u0657\u0627 \ufd3f   \"Dan mereka benar-benar sangat melampaui batas.\" Maksudnya, mereka bersikap keras hati dan beku terhadap kebe-naran dengan sekeras-kerasnya. Hati mereka lebih keras daripada batu, atau lebih liat daripada besi, sama sekali tidak mau lunak ter-hadap kebenaran dan tidak mau mendengar (nasihat) orang-orang yang memberi nasihat. Maka dari itu nasihat dan peringatan sama sekali tidak membekas pada mereka, dan mereka tidak mau meng-ikuti kebenaran ketika seorang pemberi peringatan datang kepada mereka, bahkan mereka menghadapi manusia yang paling jujur dan paling tulus, dan ayat-ayat Allah yang sangat jelas dengan sikap berpaling dan mendustakan [serta menentang]. Keangkuhan apalagi yang lebih besar daripada keangkuhan semacam ini? Maka dari itu, amal perbuatan mereka batal (hangus) dan sirna, dan mereka merugi dengan kerugian yang paling besar [dan terhalang sepenuhnya dari kebaikan]."},{"id":3823,"sura":25,"from_aya":22,"to_aya":22,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(22) \ufd3e \u064a\u064e\u0648\u06e1\u0645\u064e  \u064a\u064e\u0631\u064e\u0648\u06e1\u0646\u064e  \u0671\u0644\u06e1\u0645\u064e\u0644\u064e\u0670\u0653\u0626\u0650\u0643\u064e\u0629\u064e  \ufd3f \"Pada hari mereka melihat malaikat\" [yang mereka usulkan kedatangannya], \ufd3e \u0644\u064e\u0627   \u0628\u064f\u0634\u06e1\u0631\u064e\u0649\u0670  \u064a\u064e\u0648\u06e1\u0645\u064e\u0626\u0650\u0630\u0656  \u0644\u0651\u0650\u0644\u06e1\u0645\u064f\u062c\u06e1\u0631\u0650\u0645\u0650\u064a\u0646\u064e  \ufd3f \"di hari itu tidak ada kabar gembira bagi orang-orang yang berdosa.\" Sebab, tidaklah me-reka melihatnya (beserta bergelimangnya dosa dan keras kepala) melainkan (pasti) untuk menyiksa mereka dan menimpakan azab terhadap mereka. Yang paling awal adalah pada saat kematian, di mana saat itu para malaikat turun kepada mereka. Allah \u0633\u0628\u062d\u0627\u0646\u0647 \u0648\u062a\u0639\u0627\u0644\u0649 telah berfirman, \n\ufd3e \u0648\u064e\u0644\u064e\u0648\u06e1  \u062a\u064e\u0631\u064e\u0649\u0670\u0653   \u0625\u0650\u0630\u0650  \u0671\u0644\u0638\u0651\u064e\u0670\u0644\u0650\u0645\u064f\u0648\u0646\u064e  \u0641\u0650\u064a  \u063a\u064e\u0645\u064e\u0631\u064e\u0670\u062a\u0650  \u0671\u0644\u06e1\u0645\u064e\u0648\u06e1\u062a\u0650   \u0648\u064e\u0671\u0644\u06e1\u0645\u064e\u0644\u064e\u0670\u0653\u0626\u0650\u0643\u064e\u0629\u064f  \u0628\u064e\u0627\u0633\u0650\u0637\u064f\u0648\u0653\u0627\u0652  \u0623\u064e\u064a\u06e1\u062f\u0650\u064a\u0647\u0650\u0645\u06e1  \u0623\u064e\u062e\u06e1\u0631\u0650\u062c\u064f\u0648\u0653\u0627\u0652  \u0623\u064e\u0646\u0641\u064f\u0633\u064e\u0643\u064f\u0645\u064f\u06d6       \u0671\u0644\u06e1\u064a\u064e\u0648\u06e1\u0645\u064e       \u062a\u064f\u062c\u06e1\u0632\u064e\u0648\u06e1\u0646\u064e  \u0639\u064e\u0630\u064e\u0627\u0628\u064e  \u0671\u0644\u06e1\u0647\u064f\u0648\u0646\u0650  \u0628\u0650\u0645\u064e\u0627  \u0643\u064f\u0646\u062a\u064f\u0645\u06e1  \u062a\u064e\u0642\u064f\u0648\u0644\u064f\u0648\u0646\u064e  \u0639\u064e\u0644\u064e\u0649  \u0671\u0644\u0644\u0651\u064e\u0647\u0650  \u063a\u064e\u064a\u06e1\u0631\u064e  \u0671\u0644\u06e1\u062d\u064e\u0642\u0651\u0650      \u0648\u064e\u0643\u064f\u0646\u062a\u064f\u0645\u06e1  \u0639\u064e\u0646\u06e1  \u0621\u064e\u0627\u064a\u064e\u0670\u062a\u0650\u0647\u0650\u06e6  \u062a\u064e\u0633\u06e1\u062a\u064e\u0643\u06e1\u0628\u0650\u0631\u064f\u0648\u0646\u064e  93  \ufd3f\n\"Alangkah dahsyatnya sekiranya kamu melihat di waktu orang-orang yang zhalim berada dalam tekanan-tekanan sakaratul maut, sedang para malaikat memukul dengan tangannya (sambil berkata), 'Keluarkan-lah nyawamu. Di hari ini kamu dibalas dengan siksaan yang menghina-kan, karena kamu selalu mengatakan terhadap Allah (perkataan) yang tidak benar, dan (karena) kamu selalu menyombongkan diri terhadap ayat-ayatNya'.\" (Al-An'am: 93). \nKemudian di dalam kubur, di saat Munkar dan Nakir men-datangi mereka, lalu menanyakan kepada mereka tentang tuhan, nabi, dan agama mereka. Maka pada saat itu mereka tidak bisa memberikan jawaban yang dapat menyelamatkan mereka, sehing-ga azab pun menimpa mereka dan rahmat Allah sirna dari mereka.\nKemudian pada Hari Kiamat kelak, saat mereka digiring oleh para malaikat ke neraka, kemudian menyerahkannya kepada para malaikat petugas Jahanam yang bertugas menyiksa mereka dan langsung menghukum mereka. \nInilah yang dahulu mereka usulkan, dan inilah yang dahulu mereka minta, jika mereka tetap dalam kejahatan (dosa), mereka pasti melihatnya dan menjumpainya, maka barulah saat itu mereka mencari perlindungan dari azab malaikat dan lari, namun mereka sama sekali tidak menemukan tempat pelarian. \ufd3e \u0648\u064e\u064a\u064e\u0642\u064f\u0648\u0644\u064f\u0648\u0646\u064e   \u062d\u0650\u062c\u06e1\u0631\u0657\u0627  \u0645\u0651\u064e\u062d\u06e1\u062c\u064f\u0648\u0631\u0657\u0627 \ufd3f   \"Dan mereka berkata, 'Hijran Mahjura'.\"\n\ufd3e \u064a\u064e\u0670\u0645\u064e\u0639\u06e1\u0634\u064e\u0631\u064e  \u0671\u0644\u06e1\u062c\u0650\u0646\u0651\u0650  \u0648\u064e\u0671\u0644\u06e1\u0625\u0650\u0646\u0633\u0650  \u0625\u0650\u0646\u0650  \u0671\u0633\u06e1\u062a\u064e\u0637\u064e\u0639\u06e1\u062a\u064f\u0645\u06e1    \u0623\u064e\u0646  \u062a\u064e\u0646\u0641\u064f\u0630\u064f\u0648\u0627\u0652  \u0645\u0650\u0646\u06e1  \u0623\u064e\u0642\u06e1\u0637\u064e\u0627\u0631\u0650  \u0671\u0644\u0633\u0651\u064e\u0645\u064e\u0670\u0648\u064e\u0670\u062a\u0650  \u0648\u064e\u0671\u0644\u06e1\u0623\u064e\u0631\u06e1\u0636\u0650  \u0641\u064e\u0671\u0646\u0641\u064f\u0630\u064f\u0648\u0627\u0652\u06da       \u0644\u064e\u0627  \u062a\u064e\u0646\u0641\u064f\u0630\u064f\u0648\u0646\u064e   \u0625\u0650\u0644\u0651\u064e\u0627     \u0628\u0650\u0633\u064f\u0644\u06e1\u0637\u064e\u0670\u0646\u0656  33  \ufd3f\n\"Hai jama'ah jin dan manusia, jika kamu sanggup menembus (melintasi) penjuru langit dan bumi, maka lintasilah, kamu tidak dapat menembusnya kecuali dengan kekuatan.\" (Ar-Rahman: 33)."},{"id":3824,"sura":25,"from_aya":23,"to_aya":23,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(23) \ufd3e \u0648\u064e\u0642\u064e\u062f\u0650\u0645\u06e1\u0646\u064e\u0627\u0653  \u0625\u0650\u0644\u064e\u0649\u0670      \u0645\u064e\u0627  \u0639\u064e\u0645\u0650\u0644\u064f\u0648\u0627\u0652  \u0645\u0650\u0646\u06e1  \u0639\u064e\u0645\u064e\u0644\u0656  \ufd3f \"Dan Kami hadapi segala amal yang mereka kerjakan.\" Maksudnya, (kami bersengaja kepada) amal per-buatan mereka yang mereka harapkan menjadi kebaikan dan me-reka telah bersusah payah mengerjakannya, \ufd3e \u0641\u064e\u062c\u064e\u0639\u064e\u0644\u06e1\u0646\u064e\u0670\u0647\u064f   \u0647\u064e\u0628\u064e\u0627\u0653\u0621\u0657  \u0645\u0651\u064e\u0646\u062b\u064f\u0648\u0631\u064b\u0627  \ufd3f \"lalu Kami jadikan amal itu bagaikan debu yang beterbangan\" maksudnya, batal lagi sirna. Mereka telah merugi dan tidak mendapatkan pahalanya (bahkan) mereka disiksa karenanya. Hal yang demikian itu karena amal tersebut tidak ada nilai imannya dan karena ber-sumber dari seorang yang mendustakan Allah dan para rasulNya. Sebab, amal kebaikan yang diterima Allah adalah yang bersumber dari seorang Mukmin nan tulus lagi membenarkan para rasul dan mengikuti mereka."},{"id":3825,"sura":25,"from_aya":24,"to_aya":24,"type":"\u0627\u0644\u0645\u0642\u0637\u0639","text":"\"Penghuni-penghuni surga pada hari itu paling baik tempat tinggalnya dan paling indah tempat istirahatnya.\" (Al-Furqan: 24). "},{"id":3826,"sura":25,"from_aya":24,"to_aya":24,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(24) Maksudnya, pada hari yang sangat menakutkan itu banyak sekali kekacauannya. \ufd3e \u0623\u064e\u0635\u06e1\u062d\u064e\u0670\u0628\u064f  \u0671\u0644\u06e1\u062c\u064e\u0646\u0651\u064e\u0629\u0650  \ufd3f \"Penghuni-penghuni surga,\" yaitu orang-orang yang telah beriman kepada Allah dan beramal shalih serta bertakwa kepada Rabbnya \ufd3e \u062e\u064e\u064a\u06e1\u0631\u065e  \u0645\u0651\u064f\u0633\u06e1\u062a\u064e\u0642\u064e\u0631\u0651\u0657\u0627   \ufd3f \"paling baik tempat tinggalnya,\" daripada penghuni neraka, \ufd3e \u0648\u064e\u0623\u064e\u062d\u06e1\u0633\u064e\u0646\u064f  \u0645\u064e\u0642\u0650\u064a\u0644\u0657\u0627  \ufd3f \"dan paling indah tempat istirahatnya,\" maksudnya, tempat tinggal mereka di surga, dan istirahat mereka adalah tidur di siang hari. Itulah tempat istirahat yang berguna dan istirahat yang sempurna, karena meliputi segala kelengkapan kenikmatan yang sama sekali tidak tercemari kekeruhan. Sangat berbeda sekali dengan para penghuni neraka, karena tempat tinggal mereka adalah Jahanam yang me-rupakan seburuk-buruk tempat istirahat dan tempat tinggal. Ini merupakan salah satu bentuk penggunaan af`al tafdhil (superlatif) dalam kalimat yang pada bagian lain tidak ada sedikit pun darinya. Sebab, sama sekali tidak ada kebaikan di dalam tempat tinggal penghuni neraka dan tempat istirahat mereka. Sama dengan ung-kapan dalam Firman Allah \u0633\u0628\u062d\u0627\u0646\u0647 \u0648\u062a\u0639\u0627\u0644\u0649, \n\ufd3e \u0621\u064e\u0627\u0653\u0644\u0644\u0651\u064e\u0647\u064f  \u062e\u064e\u064a\u06e1\u0631\u064c  \u0623\u064e\u0645\u0651\u064e\u0627  \u064a\u064f\u0634\u06e1\u0631\u0650\u0643\u064f\u0648\u0646\u064e  59   \ufd3f\n\"Apakah Allah yang lebih baik, atau sesuatu yang mereka perseku-tukan?\" (An-Naml: 59)."},{"id":3827,"sura":25,"from_aya":25,"to_aya":29,"type":"\u0627\u0644\u0645\u0642\u0637\u0639","text":"\"Dan hari ketika langit pecah belah mengeluarkan kabut dan diturunkanlah malaikat bergelombang-gelombang. Kerajaan yang haq pada hari itu adalah kepunyaan Rabb Yang Maha Pemurah. Dan hari itu adalah hari yang penuh kesukaran bagi orang-orang yang kafir. Dan (ingatlah) hari (ketika) orang yang zhalim itu menggigit dua tangannya, seraya berkata, 'Aduhai kiranya (dulu) aku mengambil jalan bersama Rasul. Kecelakaan besarlah bagiku; kiranya aku (dulu) tidak menjadikan si fulan jadi teman akrab(ku). Sungguh dia telah menyesatkan aku dari al-Qur`an ketika al-Qur`an telah datang kepadaku. Dan setan itu tidak akan menolong manusia'.\" (Al-Furqan: 25-29). "},{"id":3828,"sura":25,"from_aya":25,"to_aya":26,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(25-26) Allah \u0633\u0628\u062d\u0627\u0646\u0647 \u0648\u062a\u0639\u0627\u0644\u0649 mengabarkan tentang kedahsyatan, ke-sengsaraan dan kesulitan pada Hari Kiamat serta hal-hal yang menakutkan hati, seraya berfirman, \ufd3e \u0648\u064e\u064a\u064e\u0648\u06e1\u0645\u064e  \u062a\u064e\u0634\u064e\u0642\u0651\u064e\u0642\u064f  \u0671\u0644\u0633\u0651\u064e\u0645\u064e\u0627\u0653\u0621\u064f  \u0628\u0650\u0671\u0644\u06e1\u063a\u064e\u0645\u064e\u0670\u0645\u0650  \ufd3f \"Dan hari ketika langit pecah belah mengeluarkan kabut.\" Dan kabut itu adalah kabut yang di dalamnya Allah turun; Dia turun dari atas langit, hingga langit terbelah dan pecah karenanya, dan turun pula [ma-laikat-malaikat][29] pada tiap-tiap langit, kemudian mereka berdiri dengan berbaris, baik satu baris yang mengelilingi semua makhluk (manusia), atau setiap satu langit mereka membentuk satu baris, lalu langit berikutnya satu baris.[30] Dan demikianlah maksudnya, yaitu bahwa para malaikat dengan sebegitu banyak dan kuatnya turun seraya meliputi manusia, mereka tunduk kepada perintah Rabbnya, tidak seorang pun dari mereka yang berbicara kecuali dengan izin dari Allah. Lalu bagaimana menurutmu dengan se-orang manusia yang sangat lemah, terutama yang telah melawan Allah Sang Pemilik dengan berbagai dosa besar dan telah lancang melakukan hal-hal yang mengundang murkaNya, lalu dia datang menghadapNya dengan dosa-dosa dan kesalahan-kesalahan dan belum sempat bertaubat? \nKemudian Sang Maha Raja lagi Pencipta memberikan kepu-tusan untuknya dengan keputusan yang di situ Dia tidak berbuat curang dan tidak pula zhalim sebesar biji sawi pun. Oleh karena-nya, Dia berfirman, \ufd3e \u0648\u064e\u0643\u064e\u0627\u0646\u064e  \u064a\u064e\u0648\u06e1\u0645\u064b\u0627   \u0639\u064e\u0644\u064e\u0649   \u0671\u0644\u06e1\u0643\u064e\u0670\u0641\u0650\u0631\u0650\u064a\u0646\u064e     \u0639\u064e\u0633\u0650\u064a\u0631\u0657\u0627  \ufd3f \"Dan hari itu adalah hari yang penuh kesukaran bagi orang-orang yang kafir,\" karena kesulitan-nya yang sangat dan susahnya segala urusan baginya. Berbeda halnya dengan orang Mukmin, karena hari itu mudah baginya dan ringan ditanggung, \n\ufd3e \u064a\u064e\u0648\u06e1\u0645\u064e   \u0646\u064e\u062d\u06e1\u0634\u064f\u0631\u064f  \u0671\u0644\u06e1\u0645\u064f\u062a\u0651\u064e\u0642\u0650\u064a\u0646\u064e  \u0625\u0650\u0644\u064e\u0649   \u0671\u0644\u0631\u0651\u064e\u062d\u06e1\u0645\u064e\u0670\u0646\u0650  \u0648\u064e\u0641\u06e1\u062f\u0657\u0627  85  \u0648\u064e\u0646\u064e\u0633\u064f\u0648\u0642\u064f  \u0671\u0644\u06e1\u0645\u064f\u062c\u06e1\u0631\u0650\u0645\u0650\u064a\u0646\u064e   \u0625\u0650\u0644\u064e\u0649\u0670        \u062c\u064e\u0647\u064e\u0646\u0651\u064e\u0645\u064e  \u0648\u0650\u0631\u06e1\u062f\u0657\u0627  86  \ufd3f\n\"(Ingatlah) hari (ketika) Kami mengumpulkan orang-orang yang bertakwa kepada Yang Maha Pemurah sebagai utusan yang terhormat, dan Kami akan menghalau orang-orang yang durhaka ke Neraka Jahanam dalam keadaan dahaga.\" (Maryam: 85-86). \nDan FirmanNya, \ufd3e \u0671\u0644\u06e1\u0645\u064f\u0644\u06e1\u0643\u064f  \u064a\u064e\u0648\u06e1\u0645\u064e\u0626\u0650\u0630\u064d  \ufd3f \"Dan kekuasaan pada hari itu,\" yakni pada Hari Kiamat, \ufd3e \u0671\u0644\u06e1\u062d\u064e\u0642\u0651\u064f  \u0644\u0650\u0644\u0631\u0651\u064e\u062d\u06e1\u0645\u064e\u0670\u0646\u0650\u06da       \ufd3f \"yang haq adalah milik Yang Maha Pemurah,\" tidak ada kekuasaan bagi seorang manusia pun saat itu, dan tidak pula gambaran kekuasaan, sebagaimana adanya dahulu di dunia. Bahkan para raja dan rakyatnya, orang-orang yang merdeka dan budak-budak, orang-orang yang terhormat dan lain-lain pada hari itu menjadi sama.\nDi antara hal yang melegakan hati dan menentramkan jiwa serta melapangkan dada adalah bahwa Dia menyandarkan \"ke-kuasaan\" saat Hari Kiamat itu kepada namaNya \"ar-rahman\" yang rahmatNya meliputi segala sesuatu, mencakup segala yang hidup, memenuhi alam semesta, dan dengannya dunia dan akhirat men-jadi makmur, dan dengannya pula segala yang kurang menjadi sempurna, dan setiap kekurangan menjadi habis; dan nama-nama yang menunjukkan kepadanya mengalahkan nama-nama yang menunjukkan kepada kemurkaan, dan rahmatNya mendahului dan mengalahkan murkaNya. Maka milikNya-lah keunggulan dan kemenangan. Dan Dia telah menciptakan manusia nan rapuh ini, lalu memuliakan dan menghormatinya untuk menyempurna-kan nikmatNya terhadap manusia dan untuk meliputinya dengan rahmatNya. Mereka hadir dalam kondisi terhina, tunduk, dan tenang di hadapanNya. Mereka menunggu apa yang akan diputus-kan dan apa yang akan dilakukan terhadap mereka. Sementara Dia lebih sayang kepada mereka daripada diri mereka sendiri dan kedua orang tua mereka. Lalu bagaimana menurutmu dengan perlakuanNya terhadap mereka? Tidak binasa di hadapan Allah selain orang yang binasa, dan tidak akan keluar dari rahmatNya kecuali orang yang telah dikuasai oleh kesengsaraan dan ketetapan azab sudah ditetapkan atasnya."},{"id":3829,"sura":25,"from_aya":27,"to_aya":27,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(27) \ufd3e \u0648\u064e\u064a\u064e\u0648\u06e1\u0645\u064e  \u064a\u064e\u0639\u064e\u0636\u0651\u064f  \u0671\u0644\u0638\u0651\u064e\u0627\u0644\u0650\u0645\u064f    \ufd3f \"Dan hari ketika orang yang zhalim itu menggigit,\" disebabkan kesyirikan, kekafiran, dan pendustaannya terhadap para rasul \ufd3e \u0639\u064e\u0644\u064e\u0649\u0670  \u064a\u064e\u062f\u064e\u064a\u06e1\u0647\u0650  \ufd3f \"dua tangannya,\" karena pilu, sedih dan duka, \ufd3e \u064a\u064e\u0642\u064f\u0648\u0644\u064f      \u064a\u064e\u0670\u0644\u064e\u064a\u06e1\u062a\u064e\u0646\u0650\u064a  \u0671\u062a\u0651\u064e\u062e\u064e\u0630\u06e1\u062a\u064f  \u0645\u064e\u0639\u064e  \u0671\u0644\u0631\u0651\u064e\u0633\u064f\u0648\u0644\u0650   \u0633\u064e\u0628\u0650\u064a\u0644\u0657\u0627  \ufd3f \"seraya berkata, 'Aduhai kiranya (dulu) aku mengambil jalan bersama Rasul'.\" Yakni jalan dengan ber-iman kepadanya, membenarkan dan mengikutinya."},{"id":3830,"sura":25,"from_aya":28,"to_aya":28,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(28) \ufd3e \u064a\u064e\u0670\u0648\u064e\u064a\u06e1\u0644\u064e\u062a\u064e\u0649\u0670  \u0644\u064e\u064a\u06e1\u062a\u064e\u0646\u0650\u064a   \u0644\u064e\u0645\u06e1    \u0623\u064e\u062a\u0651\u064e\u062e\u0650\u0630\u06e1     \u0641\u064f\u0644\u064e\u0627\u0646\u064b\u0627  \ufd3f \"Kecelakaan besarlah bagiku; kiranya aku (dulu) tidak menjadikan si fulan,\" yaitu setan dari bangsa manusia atau bangsa jin \ufd3e \u062e\u064e\u0644\u0650\u064a\u0644\u0657\u0627  \ufd3f \"sebagai teman akrab,\" yakni kekasih yang sangat dicintai. Aku telah memusuhi manusia yang paling tulus kepadaku, manusia yang paling baik kepadaku dan manusia yang paling sayang kepadaku, dan aku telah setia kepada musuh yang paling memusuhiku, yang kesetiaanku kepadanya sama sekali tidak berguna bagiku kecuali kesengsaraan, kerugian, kehinaan, dan kebinasaan."},{"id":3831,"sura":25,"from_aya":29,"to_aya":29,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(29) \ufd3e \u0644\u0651\u064e\u0642\u064e\u062f\u06e1  \u0623\u064e\u0636\u064e\u0644\u0651\u064e\u0646\u0650\u064a    \u0639\u064e\u0646\u0650  \u0671\u0644\u0630\u0651\u0650\u0643\u06e1\u0631\u0650  \u0628\u064e\u0639\u06e1\u062f\u064e  \u0625\u0650\u0630\u06e1    \u062c\u064e\u0627\u0653\u0621\u064e\u0646\u0650\u064a\u06d7         \ufd3f \"Sungguh dia telah menyesat-kanku dari al-Qur`an ketika al-Qur`an telah datang kepadaku,\" di mana dia telah membuat kesesatannya menjadi indah baginya dengan tipudaya dan bujuk-rayuannya. \ufd3e \u0648\u064e\u0643\u064e\u0627\u0646\u064e  \u0671\u0644\u0634\u0651\u064e\u064a\u06e1\u0637\u064e\u0670\u0646\u064f  \u0644\u0650\u0644\u06e1\u0625\u0650\u0646\u0633\u064e\u0670\u0646\u0650   \u062e\u064e\u0630\u064f\u0648\u0644\u0657\u0627 \ufd3f   \"Dan setan itu tidak akan menolong manusia.\" Maksudnya, setan itu men-jadikan yang batil menjadi indah baginya dan memburukkan yang haq baginya, bahkan dia menjanjikan berbagai angan-angan manis, kemudian setan meninggalkannya dan berlepas diri darinya. Sebagaimana dia mengatakan kepada seluruh pengikutnya ketika semua perkara telah diputuskan dan setelah Allah selesai meme-riksa (amal perbuatan) seluruh manusia, \n\ufd3e \u0648\u064e\u0642\u064e\u0627\u0644\u064e  \u0671\u0644\u0634\u0651\u064e\u064a\u06e1\u0637\u064e\u0670\u0646\u064f   \u0644\u064e\u0645\u0651\u064e\u0627  \u0642\u064f\u0636\u0650\u064a\u064e  \u0671\u0644\u06e1\u0623\u064e\u0645\u06e1\u0631\u064f   \u0625\u0650\u0646\u064e\u0651   \u0671\u0644\u0644\u0651\u064e\u0647\u064e  \u0648\u064e\u0639\u064e\u062f\u064e\u0643\u064f\u0645\u06e1  \u0648\u064e\u0639\u06e1\u062f\u064e  \u0671\u0644\u06e1\u062d\u064e\u0642\u0651\u0650     \u0648\u064e\u0648\u064e\u0639\u064e\u062f\u062a\u0651\u064f\u0643\u064f\u0645\u06e1   \u0641\u064e\u0623\u064e\u062e\u06e1\u0644\u064e\u0641\u06e1\u062a\u064f\u0643\u064f\u0645\u06e1\u06d6       \u0648\u064e\u0645\u064e\u0627  \u0643\u064e\u0627\u0646\u064e  \u0644\u0650\u064a\u064e  \u0639\u064e\u0644\u064e\u064a\u06e1\u0643\u064f\u0645  \u0645\u0651\u0650\u0646  \u0633\u064f\u0644\u06e1\u0637\u064e\u0670\u0646\u064d  \u0625\u0650\u0644\u0651\u064e\u0627\u0653    \u0623\u064e\u0646  \u062f\u064e\u0639\u064e\u0648\u06e1\u062a\u064f\u0643\u064f\u0645\u06e1   \u0641\u064e\u0671\u0633\u06e1\u062a\u064e\u062c\u064e\u0628\u06e1\u062a\u064f\u0645\u06e1  \u0644\u0650\u064a\u06d6    \u0641\u064e\u0644\u064e\u0627  \u062a\u064e\u0644\u064f\u0648\u0645\u064f\u0648\u0646\u0650\u064a  \u0648\u064e\u0644\u064f\u0648\u0645\u064f\u0648\u0653\u0627\u0652  \u0623\u064e\u0646\u0641\u064f\u0633\u064e\u0643\u064f\u0645\u06d6       \u0645\u0651\u064e\u0627\u0653  \u0623\u064e\u0646\u064e\u0627\u06e0   \u0628\u0650\u0645\u064f\u0635\u06e1\u0631\u0650\u062e\u0650\u0643\u064f\u0645\u06e1  \u0648\u064e\u0645\u064e\u0627\u0653  \u0623\u064e\u0646\u062a\u064f\u0645  \u0628\u0650\u0645\u064f\u0635\u06e1\u0631\u0650\u062e\u0650\u064a\u0651\u064e       \u0625\u0650\u0646\u0651\u0650\u064a    \u0643\u064e\u0641\u064e\u0631\u06e1\u062a\u064f  \u0628\u0650\u0645\u064e\u0627\u0653   \u0623\u064e\u0634\u06e1\u0631\u064e\u0643\u06e1\u062a\u064f\u0645\u064f\u0648\u0646\u0650  \u0645\u0650\u0646  \u0642\u064e\u0628\u06e1\u0644\u064f\u06d7       \ufd3f\n\"Dan berkatalah setan tatkala perkara (hisab) telah diselesaikan, 'Sesungguhnya Allah telah menjanjikan kepadamu janji yang benar, dan aku pun telah menjanjikan kepadamu, tetapi aku menyalahinya. Sekali-kali tidak ada kekuasaan bagiku terhadapmu, melainkan (sekedar) aku menyeru kamu lalu kamu mematuhi seruanku. Oleh sebab itu, janganlah kamu mencerca aku, akan tetapi cercalah dirimu sendiri. Aku sekali-kali tidak dapat menolongmu, dan kamu pun sekali-kali tidak dapat menolong-ku. Sesungguhnya aku tidak membenarkan perbuatanmu mempersekutu-kan aku (dengan Allah) sejak dahulu'.\" (Ibrahim: 22). \nMaka hendaknya setiap orang memperhatikan dirinya di waktu senggang dan membenahi apa yang bisa dibenahi sebelum dia kelak tidak dapat membenahi diri, dan hendaklah dia berloya-litas kepada orang yang di dalam loyalitas (kesetiaan) kepadanya terdapat kebahagiaan bagi dirinya, dan hendaknya memusuhi orang yang permusuhan terhadapnya menguntungkan dirinya dan persahabatan dengannya membahayakannya. Wallahul Muwaffiq."},{"id":3832,"sura":25,"from_aya":30,"to_aya":31,"type":"\u0627\u0644\u0645\u0642\u0637\u0639","text":"\"Berkatalah Rasul, 'Ya Rabbku, sesungguhnya kaumku telah menjadikan al-Qur`an ini sesuatu yang diabaikan.' Dan seperti itulah, telah Kami adakan bagi tiap-tiap nabi, musuh dari (kala-ngan) orang-orang yang berdosa. Dan cukuplah Rabbmu menjadi Pemberi petunjuk dan Penolong.\" (Al-Furqan: 30-31). "},{"id":3833,"sura":25,"from_aya":30,"to_aya":30,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(30) \ufd3e \u0648\u064e\u0642\u064e\u0627\u0644\u064e  \u0671\u0644\u0631\u0651\u064e\u0633\u064f\u0648\u0644\u064f       \ufd3f \"Berkatalah Rasul, seraya menyeru kepada Rabbnya, mengadukan sikap kaumnya yang berpaling dari ajaran yang dibawanya serta sedih atas sikap yang mereka perlihatkan itu, \ufd3e \u064a\u064e\u0670\u0631\u064e\u0628\u0651\u0650  \u0625\u0650\u0646\u0651\u064e     \u0642\u064e\u0648\u06e1\u0645\u0650\u064a  \ufd3f \"Ya Rabbku, sesungguhnya kaumku,\" yang kepada mereka Engkau mengutusku untuk memberi petunjuk dan me-nyampaikan (risalahMu. Pent.), \ufd3e \u0671\u062a\u0651\u064e\u062e\u064e\u0630\u064f\u0648\u0627\u0652  \u0647\u064e\u0670\u0630\u064e\u0627  \u0671\u0644\u06e1\u0642\u064f\u0631\u06e1\u0621\u064e\u0627\u0646\u064e  \u0645\u064e\u0647\u06e1\u062c\u064f\u0648\u0631\u0657\u0627  \ufd3f \"telah menjadi-kan al-Qur`an ini sesuatu yang diabaikan,\" maksudnya, mereka telah berpaling darinya, mengabaikan dan meninggalkannya, padahal yang menjadi kewajiban mereka adalah patuh kepada hukumnya dan menerima aturan-aturannya serta mengikutinya."},{"id":3834,"sura":25,"from_aya":31,"to_aya":31,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(31) Allah berfirman kepada RasulNya untuk menghibur dan mengabarkan kepadanya, \ufd3e \u0648\u064e\u0643\u064e\u0630\u064e\u0670\u0644\u0650\u0643\u064e   \u062c\u064e\u0639\u064e\u0644\u06e1\u0646\u064e\u0627  \u0644\u0650\u0643\u064f\u0644\u0651\u0650  \u0646\u064e\u0628\u0650\u064a\u0651\u064d  \u0639\u064e\u062f\u064f\u0648\u0651\u0657\u0627  \u0645\u0651\u0650\u0646\u064e  \u0671\u0644\u06e1\u0645\u064f\u062c\u06e1\u0631\u0650\u0645\u0650\u064a\u0646\u064e\u06d7       \ufd3f \"Dan seperti itulah, telah Kami adakan bagi tiap-tiap nabi, musuh dari (kalangan) orang-orang yang berdosa.\" Yaitu dari golongan orang-orang yang tidak laik untuk kebaikan dan mereka tidak membersihkan diri dengannya; mereka menentang para rasul, menolak dan mendebat mereka dengan yang batil. Di antara sebagian manfaatnya adalah kebenaran menjadi unggul di atas kebatilan, kebenaran menjadi jelas dan menjadi sangat nyata. Sebab, perlawanan kebatilan ter-hadap kebenaran menjadikannya makin jelas, nyata dan penuh bukti, dan kita makin lebih mengetahui apa yang dilakukan Allah terhadap ahlul haq, berupa karamah (kemuliaan) dan terhadap ahlul batil, berupa azab. Maka jangan bersedih terhadap mereka, dan janganlah kamu menyesal karena sikap mereka. \ufd3e \u0648\u064e\u0643\u064e\u0641\u064e\u0649\u0670  \u0628\u0650\u0631\u064e\u0628\u0651\u0650\u0643\u064e  \u0647\u064e\u0627\u062f\u0650\u064a\u0657\u0627   \ufd3f \"Dan cukuplah Rabbmu menjadi Pemberi petunjuk,\" yang memberi petunjuk kepadamu hingga kamu mendapatkan keinginanmu dan kebaikan agama serta duniamu, \ufd3e \u0648\u064e\u0646\u064e\u0635\u0650\u064a\u0631\u0657\u0627 \ufd3f   \"dan Penolong,\" yang me-nolongmu melawan musuh-musuhmu, mencegah darimu segala hal yang dibenci dalam perkara agama dan dunia. Maka bergantung dan berserah dirilah kepadaNya."},{"id":3835,"sura":25,"from_aya":32,"to_aya":33,"type":"\u0627\u0644\u0645\u0642\u0637\u0639","text":"\"Berkatalah orang-orang kafir, 'Mengapa al-Qur`an itu tidak diturunkan kepadanya sekali turun saja?' Demikianlah supaya Kami memperkuat hatimu dengannya dan Kami membacakannya secara tartil (teratur dan benar). Tidaklah orang-orang kafir itu datang kepadamu (membawa) suatu perumpamaan, melainkan pasti Kami mendatangkan kepadamu sesuatu yang benar dan yang paling baik penjelasannya.\" (Al-Furqan: 32-33). "},{"id":3836,"sura":25,"from_aya":32,"to_aya":32,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(32) \"Ini sebagian dari sederet usulan-usulan kaum kafir yang dibisikkan oleh jiwa mereka, maka mereka berkata, \ufd3e \u0644\u064e\u0648\u06e1\u0644\u064e\u0627  \u0646\u064f\u0632\u0651\u0650\u0644\u064e  \u0639\u064e\u0644\u064e\u064a\u06e1\u0647\u0650  \u0671\u0644\u06e1\u0642\u064f\u0631\u06e1\u0621\u064e\u0627\u0646\u064f  \u062c\u064f\u0645\u06e1\u0644\u064e\u0629\u0657    \u0648\u064e\u0670\u062d\u0650\u062f\u064e\u0629\u0657\u06da       \ufd3f \"Mengapa al-Qur`an itu tidak diturunkan kepada-nya sekali turun saja?\" Maksudnya, sebagaimana kitab-kitab suci sebelumnya diturunkan. Apa salahnya kalau ia diturunkan seperti itu? Bahkan turunnya (secara bertahap) seperti itu lebih sempurna dan lebih baik. Maka dari itu Allah berfirman,  \ufd3e \u0643\u064e\u0630\u064e\u0670\u0644\u0650\u0643\u064e \ufd3f   \"Demikianlah,\" Kami menurunkannya secara berangsur-angsur, \ufd3e \u0644\u0650\u0646\u064f\u062b\u064e\u0628\u0651\u0650\u062a\u064e  \u0628\u0650\u0647\u0650\u06e6  \u0641\u064f\u0624\u064e\u0627\u062f\u064e\u0643\u064e\u06d6       \ufd3f \"supaya Kami memperkuat hatimu dengannya,\" sebab setiap kali bagian dari al-Qur`an turun kepadanya, maka dia makin bertambah tenang dan kokoh pendiriannya, terutama di saat adanya faktor-faktor penyebab kegelisahan. Karena sesung-guhnya turunnya al-Qur`an pada saat terjadinya moment (pen-ting) itu menjadi penawar yang sangat luar biasa dan menjadi peneguh hati yang sangat efektif daripada kalau ia telah ditu-runkan sebelumnya, kemudian mengingatnya ketika terjadi asbab nuzulnya. \ufd3e \u0648\u064e\u0631\u064e\u062a\u0651\u064e\u0644\u06e1\u0646\u064e\u0670\u0647\u064f     \u062a\u064e\u0631\u06e1\u062a\u0650\u064a\u0644\u0657\u0627 \ufd3f   \"Dan Kami membacakannya secara tartil,\" maksudnya, Kami menurunkannya kepadamu dengan pelan dan secara bertahap.\nIni semua menunjukkan pada perhatian Allah \u0633\u0628\u062d\u0627\u0646\u0647 \u0648\u062a\u0639\u0627\u0644\u0649 terhadap kitabNya, yaitu al-Qur`an dan terhadap RasulNya, yaitu Muhammad a, di mana Dia menjadikan penurunan kitabNya sesuai dengan kondisi Rasulullah dan kemaslahatan agama. "},{"id":3837,"sura":25,"from_aya":33,"to_aya":33,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(33) Oleh karena itu, Dia berfirman, \ufd3e \u0648\u064e\u0644\u064e\u0627  \u064a\u064e\u0623\u06e1\u062a\u064f\u0648\u0646\u064e\u0643\u064e  \u0628\u0650\u0645\u064e\u062b\u064e\u0644\u064d   \ufd3f \"Tidaklah orang-orang kafir itu datang kepadamu (membawa) suatu perumpama-an,\" yang dengannya mereka menentang kebenaran dan dengannya mereka menolak kerasulanmu, \ufd3e \u0625\u0650\u0644\u0651\u064e\u0627     \u062c\u0650\u0626\u06e1\u0646\u064e\u0670\u0643\u064e  \u0628\u0650\u0671\u0644\u06e1\u062d\u064e\u0642\u0651\u0650  \u0648\u064e\u0623\u064e\u062d\u06e1\u0633\u064e\u0646\u064e  \u062a\u064e\u0641\u06e1\u0633\u0650\u064a\u0631\u064b\u0627  \ufd3f \"melainkan (pasti) Kami mendatangkan kepadamu sesuatu yang benar dan yang paling baik penjelasannya,\" maksudnya Kami turunkan kepadamu al-Qur`an yang mengandung kebenaran di dalam makna-makna-nya, kejelasan dan penjelasan yang sempurna pada lafazh-lafazh-nya. Maka makna-makna (yang dikandungnya) semuanya hak dan benar, tidak dicemari oleh satu kebatilan ataupun satu syubhat (kerancuan) dari sisi manapun; lafazh-lafazhnya dan batasan-ba-tasannya terhadap segala sesuatu merupakan lafazh-lafazh yang paling jelas dan paling baik penjelasannya, menjelaskan makna-maknanya dengan penjelasan yang sempurna.\nDi dalam ayat di atas terdapat satu dalil (bukti) bahwa se-pantasnya bagi orang yang membicarakan ilmu, apakah dia sebagai muhaddits, pengajar, maupun penceramah, sepantasnya dia mene-ladani Rabbnya di dalam mengatur kondisi RasulNya. Demikian pula seorang alim mengatur permasalahan masyarakat. Setiap kali ada kesempatan atau datang suatu musim, maka hendaknya dia membawakan ayat-ayat al-Qur`an, hadits-hadits Nabi dan nasihat-nasihat yang sesuai dengan musim tersebut.\nIni juga mengandung bantahan terhadap orang-orang yang berlebihan, seperti kaum Jahmiyah dan semisal mereka yang ber-pendapat bahwa kebanyakan nash-nash al-Qur`an mengandung makna bukan literalnya (makna tersuratnya), dan ia mempunyai makna-makna selain dari maknanya yang dipahami secara lahir (literal). Jadi, berdasarkan pendapat mereka, al-Qur`an itu tidak lebih baik penjelasannya daripada yang lainnya. Dan yang lebih baik, menurut klaim mereka, adalah penafsiran mereka yang me-rubah makna-makna al-Qur`an dengan sejauh-jauhnya."},{"id":3838,"sura":25,"from_aya":34,"to_aya":34,"type":"\u0627\u0644\u0645\u0642\u0637\u0639","text":"\"Orang-orang yang dihimpunkan ke Neraka Jahanam dengan diseret di atas mukanya, mereka itulah orang-orang yang paling buruk tempatnya dan paling sesat jalannya.\" (Al-Furqan: 34). "},{"id":3839,"sura":25,"from_aya":34,"to_aya":34,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":" (34)  Allah \u0633\u0628\u062d\u0627\u0646\u0647 \u0648\u062a\u0639\u0627\u0644\u0649 mengabarkan tentang keadaan kaum musy-rikin yang mendustakan RasulNya dan (betapa) buruknya tempat akhir mereka, dan bahwa mereka \ufd3e \u064a\u064f\u062d\u06e1\u0634\u064e\u0631\u064f\u0648\u0646\u064e  \u0639\u064e\u0644\u064e\u0649\u0670  \u0648\u064f\u062c\u064f\u0648\u0647\u0650\u0647\u0650\u0645\u06e1  \ufd3f \"akan dihim-punkan dengan diseret di atas mukanya,\" dalam pemandangan yang paling buruk dan penglihatan yang paling keji; mereka diseret dan digelandang oleh para malaikat azab \ufd3e \u0625\u0650\u0644\u064e\u0649\u0670  \u062c\u064e\u0647\u064e\u0646\u0651\u064e\u0645\u064e  \ufd3f \"ke Neraka Jahanam\" yang penuh dengan semua bentuk azab dan hukuman. \ufd3e \u0623\u064f\u0648\u0652\u0644\u064e\u0670\u0653\u0626\u0650\u0643\u064e  \ufd3f \"Mereka itulah,\" orang-orang yang sedemikian keadaannya itu ada-lah \ufd3e \u0634\u064e\u0631\u0651\u065e   \u0645\u0651\u064e\u0643\u064e\u0627\u0646\u0657\u0627 \ufd3f   \"orang-orang yang paling buruk tempatnya,\" daripada orang yang beriman kepada Allah dan membenarkan RasulNya, \ufd3e \u0648\u064e\u0623\u064e\u0636\u064e\u0644\u0651\u064f     \u0633\u064e\u0628\u0650\u064a\u0644\u0657\u0627 \ufd3f   \"dan paling sesat jalannya.\" Ini termasuk dalam kategori menggunakan af`al tafdhil (superlatif) pada kalimat yang pada bagian lain tidak ada sesuatu pun darinya. Sebab, sesungguhnya orang-orang Mukmin itu terbaik tempat tinggal dan tempat per-istirahatannya, dan mereka di dunia telah menelusuri petunjuk jalan yang lurus, sedangkan di akhirat dapat mencapai surga, negeri kenikmatan."},{"id":3840,"sura":25,"from_aya":35,"to_aya":40,"type":"\u0627\u0644\u0645\u0642\u0637\u0639","text":"\"Dan sesungguhnya Kami telah memberikan al-Kitab (Taurat) kepada Musa, dan Kami telah menjadikan Harun saudaranya, me-nyertainya sebagai wazir (pembantu). Kemudian Kami berfirman kepada keduanya, 'Pergilah kamu berdua kepada kaum yang men-dustakan ayat-ayat Kami.' Maka Kami binasakan mereka sehan-cur-hancurnya. Dan kaum Nuh tatkala mereka mendustakan rasul-rasul, Kami tenggelamkan mereka dan Kami jadikan mereka itu pelajaran bagi manusia. Dan Kami telah menyediakan bagi orang-orang zhalim azab yang pedih; dan (Kami binasakan) kaum 'Ad dan Tsamud dan penduduk Rass, dan banyak (lagi) generasi-gene-rasi di antara kaum-kaum tersebut. Dan Kami jadikan bagi ma-sing-masing mereka tamsil ibarat; dan masing-masing mereka itu benar-benar telah Kami binasakan dengan sehancur-hancurnya. Dan sesungguhnya mereka (kaum musyrik Makkah) telah melalui sebuah negeri (Sodom) yang (dulu) dihujani dengan hujan yang sejelek-jeleknya (hujan batu). Maka apakah mereka tidak menyak-sikan runtuhan itu; bahkan mereka itu tidak mengharapkan akan kebangkitan.\" (Al-Furqan: 35-40). "},{"id":3841,"sura":25,"from_aya":35,"to_aya":40,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(35-40) Allah \u0633\u0628\u062d\u0627\u0646\u0647 \u0648\u062a\u0639\u0627\u0644\u0649 mengisyaratkan kepada kisah-kisah ini, dan Dia telah menguraikannya di dalam ayat-ayat yang lain, untuk mengingatkan orang-orang yang diajak bicara (Mukhathabin) supaya waspada diri dari tenggelam dalam mendustakan Rasul mereka, sehingga mereka bisa tertimpa azab sebagaimana yang telah menimpa umat-umat yang telah berlalu yang dekat dengan masa sebelum mereka, sedangkan mereka sendiri mengetahui cerita umat-umat tersebut karena sangat terkenal dan populer di kalangan me-reka. Di antara mereka ada yang telah melihat jejak-jejak (artefak) mereka dengan mata kepala, seperti kaum Nabi Shaleh di al-Hijr, dan seperti negeri yang diguyur dengan hujan buruk berupa batu sijjil; mereka melaluinya di pagi dan malam hari saat bepergian jauh. Sebab umat-umat tersebut tidaklah lebih jahat daripada mereka, dan para rasul mereka pun tidaklah lebih baik daripada Rasul kaum musyrikin itu; \n\ufd3e \u0623\u064e\u0643\u064f\u0641\u0651\u064e\u0627\u0631\u064f\u0643\u064f\u0645\u06e1  \u062e\u064e\u064a\u06e1\u0631\u065e    \u0645\u0651\u0650\u0646\u06e1  \u0623\u064f\u0648\u0652\u0644\u064e\u0670\u0653\u0626\u0650\u0643\u064f\u0645\u06e1  \u0623\u064e\u0645\u06e1  \u0644\u064e\u0643\u064f\u0645    \u0628\u064e\u0631\u064e\u0627\u0653\u0621\u064e\u0629\u065e     \u0641\u0650\u064a  \u0671\u0644\u0632\u0651\u064f\u0628\u064f\u0631\u0650  43  \ufd3f\n\"Apakah orang-orang kafirmu (hai kaum musyrikin) lebih baik dari-pada mereka itu, atau apakah kamu telah mempunyai jaminan kebebasan (dari azab) dalam Kitab-kitab yang dahulu?\" (Al-Qamar: 43). \nAkan tetapi yang telah menghalangi mereka untuk beriman, meskipun mereka telah menyaksikan tanda-tanda, adalah bahwa mereka tidak mengharapkan kebangkitan dan kehidupan kembali setelah mati. Mereka sama sekali tidak mengharapkan perjumpaan dengan Rabb mereka, dan mereka tidak takut kepada ancaman-Nya. Maka dari itu mereka terus dalam sikap menentang. Sebab, jika tidak, maka sesungguhnya bukti-bukti telah sampai kepada mereka hingga tidak ada keraguan, tidak ada syubhat, tidak ada suatu kerancuan dan tidak ada kebimbangan."},{"id":3842,"sura":25,"from_aya":41,"to_aya":44,"type":"\u0627\u0644\u0645\u0642\u0637\u0639","text":"\"Dan apabila mereka melihat kamu, (maka) tidaklah mereka melihatmu melainkan sebagai ejekan, 'Inikah orangnya yang diutus Allah sebagai Rasul? Sesungguhnya hampirlah dia menyesatkan kita dari sembahan-sembahan kita, seandainya kita tidak sabar (menyembah)nya.' Dan mereka kelak akan mengetahui di saat mereka melihat azab, siapa yang paling sesat jalannya. Terang-kanlah kepadaku tentang orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai tuhannya. Maka apakah kamu dapat menjadi pemelihara atasnya? Atau apakah kamu mengira bahwa kebanyakan mereka itu mendengar atau memahami. Mereka itu tidak lain, hanyalah seperti binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat jalannya dari binatang ternak itu.\" (Al-Furqan: 41-44). "},{"id":3843,"sura":25,"from_aya":41,"to_aya":41,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(41) Maksudnya, \ufd3e \u0648\u064e\u0625\u0650\u0630\u064e\u0627  \u0631\u064e\u0623\u064e\u0648\u06e1\u0643\u064e  \ufd3f \"Dan apabila mereka melihat kamu\" wahai Muhammad, mereka yang mendustakanmu, para penen-tang ayat-ayat Allah, yang menyombongkan diri di muka bumi, mereka memperolok-olokkanmu, menghinamu dan mengatakan dengan nada menghina dan menyepelekan, \ufd3e \u0623\u064e\u0647\u064e\u0670\u0630\u064e\u0627  \u0671\u0644\u0651\u064e\u0630\u0650\u064a  \u0628\u064e\u0639\u064e\u062b\u064e  \u0671\u0644\u0644\u0651\u064e\u0647\u064f  \u0631\u064e\u0633\u064f\u0648\u0644\u064b\u0627 \ufd3f   \"Inikah orangnya yang diutus Allah sebagai Rasul?\" Maksudnya, tidak pantas dan tidak layak kalau Allah mengutus si lelaki ini! Ini semua karena sangat memuncaknya kezhaliman dan keras kepala mereka. Mereka memutarbalikkan kenyataan. Sebab perkataan mereka ter-sebut memberikan pengertian bahwa Rasulullah a, \u2013dan ini tidak mungkin\u2013, berada dalam jurang kehinaan dan kenistaan, dan bahwa kalau saja kerasulan itu diberikan kepada selainnya, maka yang demikian itu tentu lebih cocok. \n\ufd3e \u0648\u064e\u0642\u064e\u0627\u0644\u064f\u0648\u0627\u0652   \u0644\u064e\u0648\u06e1\u0644\u064e\u0627  \u0646\u064f\u0632\u0651\u0650\u0644\u064e  \u0647\u064e\u0670\u0630\u064e\u0627  \u0671\u0644\u06e1\u0642\u064f\u0631\u06e1\u0621\u064e\u0627\u0646\u064f  \u0639\u064e\u0644\u064e\u0649\u0670  \u0631\u064e\u062c\u064f\u0644\u0656  \u0645\u0651\u0650\u0646\u064e  \u0671\u0644\u06e1\u0642\u064e\u0631\u06e1\u064a\u064e\u062a\u064e\u064a\u06e1\u0646\u0650   \u0639\u064e\u0638\u0650\u064a\u0645\u064d  31  \ufd3f\n\"Dan mereka berkata, 'Mengapa al-Qur`an ini tidak diturunkan kepada seorang besar dari salah satu dua negeri (Makkah dan Tha`if) ini'.\" (Az-Zukhruf: 31). \nPerkataan seperti ini tidak akan keluar kecuali dari (mulut) manusia yang paling bodoh, paling sesat atau paling keras kepala, dan dia berpura-pura bodoh yang tujuannya adalah mempropa-gandakan kebatilan yang dibawanya dengan mendiskriditkan (mencemoohkan) kebenaran dan orang yang membawanya. \nKalau tidak demikian, maka siapa saja yang memperhatikan perihal keadaan Muhammad bin Abdillah a, niscaya dia menjum-painya sebagai sosok manusia alim, unggul di dalam kecerdasan akal, ilmu, kepribadian, ketangguhan, akhlak mulia, budi pekerti luhur, kehormatan diri, keberanian, kemurahan hati, dan segala akhlak mulia; sementara orang yang menghina dan mencercanya adalah orang yang penuh dengan sifat kedunguan, kebodohan, kesesatan, kontradiksi, zhalim dan melampaui batas yang tidak ada bandingannya. Cukup (untuk mewakili) kebodohan dan kese-satannya adalah sikapnya yang selalu mencemoohkan Rasul yang agung ini, rasul yang penuh semangat dan mulia. Tujuan cemoohan dan ejekan mereka terhadapnya adalah sikap keras mereka (berpe-gang teguh) pada kebatilan dan untuk memperdaya orang-orang yang kurang berakal."},{"id":3844,"sura":25,"from_aya":42,"to_aya":42,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(42) Maka dari itu mereka mengatakan, \ufd3e \u0625\u0650\u0646 \u0643\u064e\u0627\u062f\u064e       \u0644\u064e\u064a\u064f\u0636\u0650\u0644\u0651\u064f\u0646\u064e\u0627  \u0639\u064e\u0646\u06e1  \u0621\u064e\u0627\u0644\u0650\u0647\u064e\u062a\u0650\u0646\u064e\u0627 \ufd3f   \"Sesungguhnya hampirlah ia menyesatkan kita dari sembahan-sembahan kita.\" [Si lelaki ini] dengan menjadikan sembahan-sembahan itu hanya satu sembahan saja,  \ufd3e \u0644\u064e\u0648\u06e1\u0644\u064e\u0627\u0653    \u0623\u064e\u0646  \u0635\u064e\u0628\u064e\u0631\u06e1\u0646\u064e\u0627  \u0639\u064e\u0644\u064e\u064a\u06e1\u0647\u064e\u0627\u06da \ufd3f   \"seandainya kita tidak sabar (menyembah)nya,\" tentu dia telah menyesatkan kita. Mereka beranggapan, \u2013semoga Allah memperburuk mereka\u2013, bahwa kese-satan itu adalah tauhid, dan bahwa petunjuk (kebenaran) itu adalah kesyirikan yang mereka anut. Maka dari itu mereka saling meng-ingatkan agar selalu sabar dalam kesyirikan itu, \n\ufd3e \u0648\u064e\u0671\u0646\u0637\u064e\u0644\u064e\u0642\u064e  \u0671\u0644\u06e1\u0645\u064e\u0644\u064e\u0623\u064f   \u0645\u0650\u0646\u06e1\u0647\u064f\u0645\u06e1  \u0623\u064e\u0646\u0650  \u0671\u0645\u06e1\u0634\u064f\u0648\u0627\u0652  \u0648\u064e\u0671\u0635\u06e1\u0628\u0650\u0631\u064f\u0648\u0627\u0652  \u0639\u064e\u0644\u064e\u0649\u0670\u0653  \u0621\u064e\u0627\u0644\u0650\u0647\u064e\u062a\u0650\u0643\u064f\u0645\u06e1\u06d6     \ufd3f\n\"Dan pergilah pemimpin-pemimpin mereka (seraya berkata), 'Pergi-lah kamu dan tetaplah (menyembah) ilah-ilahmu'.\" (Shad: 6). \nDan di sini mereka mengatakan, \ufd3e \u0644\u064e\u0648\u06e1\u0644\u064e\u0627\u0653    \u0623\u064e\u0646  \u0635\u064e\u0628\u064e\u0631\u06e1\u0646\u064e\u0627  \u0639\u064e\u0644\u064e\u064a\u06e1\u0647\u064e\u0627\u06da \ufd3f \"Seandai-nya kita tidak sabar (menyembah)nya,\" sabar itu terpuji dalam segala kondisi, kecuali dalam kondisi seperti ini. Sebab kondisi yang satu ini adalah sabar atas sebab kausalitas yang dapat menimbulkan murka, dan sabar atas perbuatan menumpuk kayu bakar Neraka Jahanam.\nSedangkan orang-orang beriman, mereka seperti yang difir-mankan oleh Allah \u0633\u0628\u062d\u0627\u0646\u0647 \u0648\u062a\u0639\u0627\u0644\u0649 tentang mereka, \n\ufd3e \u0648\u064e\u062a\u064e\u0648\u064e\u0627\u0635\u064e\u0648\u06e1\u0627\u0652  \u0628\u0650\u0671\u0644\u06e1\u062d\u064e\u0642\u0651\u0650  \u0648\u064e\u062a\u064e\u0648\u064e\u0627\u0635\u064e\u0648\u06e1\u0627\u0652  \u0628\u0650\u0671\u0644\u0635\u0651\u064e\u0628\u06e1\u0631\u0650    3   \ufd3f\n\"Nasihat menasihatilah supaya menaati kebenaran dan nasihat me-nasihatilah supaya menetapi kesabaran.\" (Al-Ashr: 3). \nKetika ini merupakan klaim mereka bahwa merekalah orang-orang yang mendapat petunjuk, sedangkan Rasulullah adalah sesat, padahal sudah pasti bahwa mereka sudah tidak mempunyai alasan lagi, maka Allah mengancam mereka dengan azab, dan Dia informasikan bahwa mereka pada saat itu \ufd3e \u062d\u0650\u064a\u0646\u064e  \u064a\u064e\u0631\u064e\u0648\u06e1\u0646\u064e  \u0671\u0644\u06e1\u0639\u064e\u0630\u064e\u0627\u0628\u064e  \ufd3f \"di saat mereka melihat azab\" mereka akan mengetahui dengan pengetahuan yang hakiki \ufd3e \u0645\u064e\u0646\u06e1  \ufd3f \"siapa\" dia \ufd3e \u0623\u064e\u0636\u064e\u0644\u0651\u064f  \u0633\u064e\u0628\u0650\u064a\u0644\u064b\u0627  \ufd3f \"yang paling sesat jalannya.\"\n\ufd3e \u0648\u064e\u064a\u064e\u0648\u06e1\u0645\u064e  \u064a\u064e\u0639\u064e\u0636\u0651\u064f  \u0671\u0644\u0638\u0651\u064e\u0627\u0644\u0650\u0645\u064f    \u0639\u064e\u0644\u064e\u0649\u0670  \u064a\u064e\u062f\u064e\u064a\u06e1\u0647\u0650  \u064a\u064e\u0642\u064f\u0648\u0644\u064f      \u064a\u064e\u0670\u0644\u064e\u064a\u06e1\u062a\u064e\u0646\u0650\u064a  \u0671\u062a\u0651\u064e\u062e\u064e\u0630\u06e1\u062a\u064f  \u0645\u064e\u0639\u064e  \u0671\u0644\u0631\u0651\u064e\u0633\u064f\u0648\u0644\u0650   \u0633\u064e\u0628\u0650\u064a\u0644\u0657\u0627  27  \ufd3f\n\"Dan (ingatlah) hari (ketika) orang yang zhalim itu menggigit dua tangannya, seraya berkata, 'Aduhai kiranya (dulu) aku mengambil jalan bersama Rasul'.\" (Al-Furqan: 27)."},{"id":3845,"sura":25,"from_aya":43,"to_aya":43,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(43) Apakah ada kesesatan yang lebih tinggi daripada orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai sembahannya, keinginan-nya selalu diaplikasikan? Maka dari itu Allah berfirman,\ufd3e \u0623\u064e\u0631\u064e\u0621\u064e\u064a\u06e1\u062a\u064e       \u0645\u064e\u0646\u0650  \u0671\u062a\u0651\u064e\u062e\u064e\u0630\u064e  \u0625\u0650\u0644\u064e\u0670\u0647\u064e\u0647\u064f\u06e5    \u0647\u064e\u0648\u064e\u0649\u0670\u0647\u064f  \ufd3f \"Terangkanlah kepadaku tentang orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai tuhannya.\" Tidakkah kamu heran kepada ke-adaan orang itu, dan kamu perhatikan kesesatan yang ada padanya, sedangkan dia menilai dirinya dengan kedudukan-kedudukan tinggi, \ufd3e \u0623\u064e\u0641\u064e\u0623\u064e\u0646\u062a\u064e  \u062a\u064e\u0643\u064f\u0648\u0646\u064f  \u0639\u064e\u0644\u064e\u064a\u06e1\u0647\u0650  \u0648\u064e\u0643\u0650\u064a\u0644\u064b\u0627  \ufd3f \"maka apakah kamu dapat menjadi peme-lihara atasnya?\" Maksudnya, kamu bukanlah orang yang mengua-sainya, akan tetapi kamu adalah seorang pemberi peringatan, dan kamu telah melakukan tugasmu, sedangkan perkara orang itu di-serahkan kepada Allah. "},{"id":3846,"sura":25,"from_aya":44,"to_aya":44,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(44) Kemudian Allah \u0633\u0628\u062d\u0627\u0646\u0647 \u0648\u062a\u0639\u0627\u0644\u0649 mencatat kesesatan mereka yang sangat jauh itu dengan menanggalkan akal dan pendengaran mereka; dan Allah juga menyamakan mereka di dalam kesesatan dengan binatang-binatang ternak yang sedang berkeliaran di pa-dang rumput, yang tidak mendengar kecuali seruan dan panggilan, \n\ufd3e \u0635\u064f\u0645\u0651\u064f\u06e2  \u0628\u064f\u0643\u06e1\u0645\u064c  \u0639\u064f\u0645\u06e1\u064a\u065e  \u0641\u064e\u0647\u064f\u0645\u06e1  \u0644\u064e\u0627  \u064a\u064e\u0639\u06e1\u0642\u0650\u0644\u064f\u0648\u0646\u064e   171  \ufd3f\n\"Mereka tuli, bisu, dan buta, maka mereka tidak mengerti.\" (Al-Baqarah: 171).\nBahkan mereka lebih sesat daripada hewan ternak. Sebab binatang ternak digiring oleh sang penggembalanya lalu hewan-hewan itu menurut, dan mengetahui jalan kebinasaannya, maka ia menghindarinya. Dan hewan-hewan ternak itu juga lebih selamat akhir urusannya daripada mereka. Dengan demikian sudah jelas bahwa orang yang mencap Rasulullah a dengan kesesatan lebih berhak mendapat cap tersebut, dan bahwa setiap hewan ternak lebih mendapat petunjuk daripadanya."},{"id":3847,"sura":25,"from_aya":45,"to_aya":46,"type":"\u0627\u0644\u0645\u0642\u0637\u0639","text":"\"Apakah kamu tidak memperhatikan (penciptaan) Rabbmu, bagaimana Dia memanjangkan (dan memendekkan) bayang-ba-yang; dan kalau Dia menghendaki, niscaya Dia menjadikan tetap bayang-bayang itu, kemudian Kami jadikan matahari sebagai petunjuk atas bayang-bayang itu, kemudian Kami menarik bayang-bayang itu kepada Kami dengan tarikan yang perlahan-perlahan.\" (Al-Furqan: 45-46). "},{"id":3848,"sura":25,"from_aya":45,"to_aya":46,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(45-46) Maksudnya, tidaklah kamu menyaksikan dengan pandangan mata dan pandangan mata hatimu kesempurnaan kekuasaan Rabbmu dan keluasan rahmatNya, yaitu bahwasanya Dia telah memanjangkan bayang-bayang mengikuti manusia. Yaitu sebelum matahari terbit, \ufd3e \u062b\u064f\u0645\u0651\u064e  \u062c\u064e\u0639\u064e\u0644\u06e1\u0646\u064e\u0627  \u0671\u0644\u0634\u0651\u064e\u0645\u06e1\u0633\u064e  \u0639\u064e\u0644\u064e\u064a\u06e1\u0647\u0650  \ufd3f \"kemudian Kami jadikan matahari atasnya.\" Maksudnya, atas bayang-bayang itu, \ufd3e \u062f\u064e\u0644\u0650\u064a\u0644\u0657\u0627 \ufd3f   \"se-bagai petunjuk.\" Kalau saja bukan karena adanya matahari, tentu bayang-bayang tidak diketahui. Sebab lawan itu hanya dapat dike-tahui dengan lawannya pula. \ufd3e \u062b\u064f\u0645\u0651\u064e  \u0642\u064e\u0628\u064e\u0636\u06e1\u0646\u064e\u0670\u0647\u064f  \u0625\u0650\u0644\u064e\u064a\u06e1\u0646\u064e\u0627     \u0642\u064e\u0628\u06e1\u0636\u0657\u0627  \u064a\u064e\u0633\u0650\u064a\u0631\u0657\u0627 \ufd3f   \"Kemudian Kami menarik bayang-bayang itu kepada Kami dengan tarikan yang perlahan-perlahan.\" Semakin tinggi matahari, semakin hilanglah bayang-bayang itu sedikit demi sedikit hingga akhirnya habis secara total. Sehingga bayang-bayang dan matahari saling bergantian menerpa manusia, yang mereka saksikan dengan mata kepala mereka. Per-bedaan siang dan malam yang menjadi akibatnya, lalu silih ber-gantinya siang dan malam, perubahan musim, serta terjadinya berbagai kemaslahatan yang disebabkannya adalah merupakan dalil yang kuat yang membuktikan kekuasaan Allah dan keagungan-Nya, kesempurnaan rahmatNya, perhatianNya terhadap hamba-hambaNya, dan bahwa hanya Dia semata sembahan yang dipuji, dicintai, diagungkan, pemilik keagungan dan kemuliaan."},{"id":3849,"sura":25,"from_aya":47,"to_aya":47,"type":"\u0627\u0644\u0645\u0642\u0637\u0639","text":"\"Dia-lah yang menjadikan untukmu malam (sebagai) pa-kaian, dan tidur untuk istirahat, dan Dia menjadikan siang untuk bangun berusaha.\" (Al-Furqan: 47). "},{"id":3850,"sura":25,"from_aya":47,"to_aya":47,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(47) Maksudnya, di antara rahmatNya terhadap kalian dan kelembutanNya adalah Dia menjadikan malam untuk kalian laksana pakaian yang menutupi kalian hingga kalian dapat beristirahat di dalamnya dan merasa hangat dengan tidur serta mobilitas kalian menjadi terhenti, maksudnya, gerakan kalian terhenti saat tidur. Kalau saja tidak ada malam, niscaya manusia tidak akan bisa tenang, dan niscaya mereka terus dalam aktivitasnya, lalu pada akhirnya hal itu sangat membahayakan mereka. Dan kalau terjadi malam terus, tanpa berhenti, maka kehidupan dan berbagai kepentingan mereka terabaikan. Akan tetapi Allah menjadikan siang hari seba-gai kehidupan kembali, padanya mereka dapat bertebaran untuk perniagaan, bepergian jauh dan pekerjaan mereka, sehingga dengan begitu terciptalah berbagai maslahat."},{"id":3851,"sura":25,"from_aya":48,"to_aya":50,"type":"\u0627\u0644\u0645\u0642\u0637\u0639","text":"\"Dia-lah yang meniupkan angin (sebagai) pembawa kabar gembira, sebelum kedatangan rahmatNya (hujan); dan Kami tu-runkan dari langit air yang amat bersih, agar Kami menghidupkan dengan air itu negeri (tanah) yang mati, dan agar Kami memberi minum dengan air itu sebagian besar dari makhluk Kami, binatang-binatang ternak dan manusia yang banyak. Dan sesungguhnya Kami telah mempergilirkan hujan itu di antara manusia supaya mereka mengambil pelajaran (darinya); maka kebanyakan manusia itu tidak mau kecuali mengingkari (nikmat).\" (Al-Furqan: 48-50). "},{"id":3852,"sura":25,"from_aya":48,"to_aya":49,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(48-49) Maksudnya, Dia semata yang berbelas kasih ter-hadap hamba-hambaNya dan mencurahkan rizkiNya terhadap mereka, yaitu dengan meniupkan angin sebagai pembawa berita gembira (dekat) sebelum kedatangan rahmatNya, yaitu hujan. Dengan angin itu, awan pun datang dan bergumpal, dan menjadi kepingan, lalu ia menjatuhkan dan mencurahkan hujan dengan izin Sang Maha Pemerintah, yang Maha Pengatur agar menjadi berita gembira bagi manusia dengan adanya hujan itu sebelum turun, dan agar mereka bisa bersiap-siap untuk menghadapinya sebelum ia datang secara mendadak sekaligus; \ufd3e \u0648\u064e\u0623\u064e\u0646\u0632\u064e\u0644\u06e1\u0646\u064e\u0627    \u0645\u0650\u0646\u064e  \u0671\u0644\u0633\u0651\u064e\u0645\u064e\u0627\u0653\u0621\u0650  \u0645\u064e\u0627\u0653\u0621\u0657  \u0637\u064e\u0647\u064f\u0648\u0631\u0657\u0627 \ufd3f   \"dan Kami turunkan dari langit air yang amat bersih\" membersihkan dari hadats dan najis, dan menyucikan dari kekeruhan dan ber-bagai kotoran, dan di dalamnya terdapat berkah dari berkahNya, yaitu bahwa Allah menurunkannya untuk menghidupkan (menyu-burkan) kembali tanah yang gersang, sehingga tumbuh berbagai aneka macam tumbuh-tumbuhan dan pohon-pohon di atasnya, dari tanaman yang bisa dimakan oleh manusia dan hewan ternak.\n\ufd3e \u0648\u064e\u0646\u064f\u0633\u06e1\u0642\u0650\u064a\u064e\u0647\u064f\u06e5   \u0645\u0650\u0645\u0651\u064e\u0627   \u062e\u064e\u0644\u064e\u0642\u06e1\u0646\u064e\u0627\u0653  \u0623\u064e\u0646\u06e1\u0639\u064e\u0670\u0645\u0657\u0627  \u0648\u064e\u0623\u064e\u0646\u064e\u0627\u0633\u0650\u064a\u0651\u064e  \u0643\u064e\u062b\u0650\u064a\u0631\u0657\u0627  \ufd3f \"Dan agar Kami memberi minum dengan air itu sebagian besar dari makhluk Kami, binatang-binatang ternak dan manusia yang banyak.\" Maksudnya, Kami memberi minum kalian (dengannya) dan binatang-binatang ternak kalian. Bukankah Dia yang telah meniupkan angin sebagai pembawa berita gembira itu dan menjadikannya (memiliki) banyak fungsi, dan Dia menu-runkan air yang bersih penuh berkah dari langit, padanya terkan-dung rizki manusia dan hewan ternak mereka; Dia-lah semata yang berhak disembah, dan tidak ada sesuatu apa pun yang bisa diper-sekutukan denganNya."},{"id":3853,"sura":25,"from_aya":50,"to_aya":50,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(50) Setelah Allah \u0633\u0628\u062d\u0627\u0646\u0647 \u0648\u062a\u0639\u0627\u0644\u0649 menjelaskan ayat-ayat yang nampak dan kasat mata ini, dan mencurahkannya kepada manusia agar mereka mengenalNya, bersyukur (berterima kasih) kepadaNya dan selalu mengingatNya; namun demikian \ufd3e \u0623\u064e\u0643\u06e1\u062b\u064e\u0631\u064f  \u0671\u0644\u0646\u0651\u064e\u0627\u0633\u0650  \u0625\u0650\u0644\u0651\u064e\u0627  \u0643\u064f\u0641\u064f\u0648\u0631\u0657\u0627  \ufd3f \"kebanyakan manusia itu tidak mau kecuali mengingkari,\" (nikmat Allah tersebut) karena akhlak dan tabiat mereka telah rusak."},{"id":3854,"sura":25,"from_aya":51,"to_aya":52,"type":"\u0627\u0644\u0645\u0642\u0637\u0639","text":"\"Dan andaikata Kami menghendaki, benar-benarlah Kami utus pada tiap-tiap negeri seorang yang memberi peringatan (rasul). Maka janganlah kamu mengikuti orang-orang kafir, dan berjihad-lah kepada mereka dengan al-Qur`an dengan jihad yang besar.\" (Al-Furqan: 51-52). "},{"id":3855,"sura":25,"from_aya":51,"to_aya":51,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(51) Allah \u0633\u0628\u062d\u0627\u0646\u0647 \u0648\u062a\u0639\u0627\u0644\u0649 mengabarkan tentang terlaksananya kehen-dakNya, dan kalau saja Dia berkehendak, niscaya Dia utus seorang pemberi peringatan pada tiap negeri. Yakni, seorang rasul yang memberi peringatan kepada mereka dan mewanti-wanti. Jadi, ke-hendak (masyi`ah) Allah itu tidak terbatas pada hal-hal itu saja. Akan tetapi kebijaksanaanNya dan rahmatNya kepadamu dan kepada manusia mengharuskanmu, wahai Muhammad untuk mengutus-mu kepada seluruh mereka, yang berkulit merah dan hitam, Arab dan bukan Arab, manusia dan jin."},{"id":3856,"sura":25,"from_aya":52,"to_aya":52,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(52) \ufd3e \u0641\u064e\u0644\u064e\u0627  \u062a\u064f\u0637\u0650\u0639\u0650  \u0671\u0644\u06e1\u0643\u064e\u0670\u0641\u0650\u0631\u0650\u064a\u0646\u064e     \ufd3f \"Maka janganlah kamu mengikuti orang-orang kafir,\" di dalam mengabaikan sedikit pun dari ajaran yang de-ngannya kamu diutus, bahkan kerahkanlah segenap kemampuan-mu dalam rangka menyampaikan ajaran yang karenanya kamu diutus, \ufd3e \u0648\u064e\u062c\u064e\u0670\u0647\u0650\u062f\u06e1\u0647\u064f\u0645  \ufd3f \"dan berjihadlah kepada mereka,\" dengan al-Qur`an, \ufd3e \u062c\u0650\u0647\u064e\u0627\u062f\u0657\u0627  \u0643\u064e\u0628\u0650\u064a\u0631\u0657\u0627  \ufd3f \"dengan jihad yang besar.\" Maksudnya, jangan engkau sisakan dari kemampuanmu dalam membela kebenaran dan me-madamkan kebatilan, melainkan engkau telah mengerahkannya, sekalipun kamu melihat bagaimanapun pendustaan dan kelancang-an mereka. Maka kerahkanlah kemampuanmu dan curahkanlah segenap tenagamu, dan jangan berputus asa untuk memberi mereka petunjuk, dan janganlah kamu meninggalkan tugas menyampaikan risalah kepada mereka karena hawa nafsu mereka."},{"id":3857,"sura":25,"from_aya":53,"to_aya":53,"type":"\u0627\u0644\u0645\u0642\u0637\u0639","text":"\"Dan Dia-lah yang membiarkan dua laut mengalir (berdam-pingan); yang ini tawar lagi segar dan yang lain asin lagi pahit; dan Dia menjadikan antara keduanya dinding dan batas yang menghalangi.\" (Al-Furqan: 53). "},{"id":3858,"sura":25,"from_aya":53,"to_aya":53,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(53) Maksudnya, \ufd3e \u0648\u064e\u0647\u064f\u0648\u064e \ufd3f \"Dan Dia-lah\" semata, \ufd3e \u0671\u0644\u0651\u064e\u0630\u0650\u064a  \u0645\u064e\u0631\u064e\u062c\u064e      \u0671\u0644\u06e1\u0628\u064e\u062d\u06e1\u0631\u064e\u064a\u06e1\u0646\u0650 \ufd3f   \"yang membiarkan dua laut mengalir\" keduanya bertemu, lautan yang tawar, yaitu sungai-sungai yang bertebaran di muka bumi, dan lautan yang asin, dan Dia menjadikan manfaat masing-masing sebagai kemaslahatan manusia. \ufd3e \u0648\u064e\u062c\u064e\u0639\u064e\u0644\u064e  \u0628\u064e\u064a\u06e1\u0646\u064e\u0647\u064f\u0645\u064e\u0627  \u0628\u064e\u0631\u06e1\u0632\u064e\u062e\u0657\u0627 \ufd3f   \"Dan Dia menjadikan antara keduanya dinding,\" yakni, pembatas yang mencegah percam-puran yang satu dengan yang lain, sehingga bisa hilanglah fungsi yang diinginkan darinya, \ufd3e \u0648\u064e\u062d\u0650\u062c\u06e1\u0631\u0657\u0627  \u0645\u0651\u064e\u062d\u06e1\u062c\u064f\u0648\u0631\u0657\u0627  \ufd3f \"dan batas yang menghalangi,\" pembatas yang membentengi."},{"id":3859,"sura":25,"from_aya":54,"to_aya":54,"type":"\u0627\u0644\u0645\u0642\u0637\u0639","text":"\"Dan Dia (pula) yang menciptakan manusia dari air, lalu Dia menjadikan manusia itu (punya) keturunan dan mushaharah (perbesanan) dan Rabbmu adalah Mahakuasa.\" (Al-Furqan: 54). "},{"id":3860,"sura":25,"from_aya":54,"to_aya":54,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(54) Maksudnya, Dia-lah Allah semata, tiada sekutu bagi-Nya, yang telah menciptakan manusia dari air hina, kemudian darinya dikembangbiakkan anak keturunan yang banyak, dan menjadikan mereka bernasab dan berbesanan, berpisah-pisah dan berkelompok. Dan materi semua itu adalah berasal dari air yang hina. Ini semua menunjukkan kesempurnaan kekuasaanNya, karena Allah \u0633\u0628\u062d\u0627\u0646\u0647 \u0648\u062a\u0639\u0627\u0644\u0649 berfirman, \ufd3e \u0648\u064e\u0643\u064e\u0627\u0646\u064e  \u0631\u064e\u0628\u0651\u064f\u0643\u064e  \u0642\u064e\u062f\u0650\u064a\u0631\u0657\u0627 \ufd3f   \"Dan Rabbmu adalah Mahakuasa.\" Dan menunjukkan peribadahan kepada Allah adalah benar, se-dangkan peribadahan kepada selainNya adalah batil, berdasarkan FirmanNya,"},{"id":3861,"sura":25,"from_aya":55,"to_aya":55,"type":"\u0627\u0644\u0645\u0642\u0637\u0639","text":"\"Dan mereka menyembah selain Allah sesuatu yang tidak (dapat)  memberi manfaat kepada mereka dan tidak (pula) memberi mudarat kepada mereka. Orang-orang kafir itu penolong (setan untuk durhaka) terhadap RabbNya.\" (Al-Furqan: 55). "},{"id":3862,"sura":25,"from_aya":55,"to_aya":55,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(55) Maksudnya, mereka menyembah patung-patung dan orang-orang mati yang tidak (dapat) membahayakan dan tidak pula memberi manfaat, dan mereka menjadikannya sebagai sekutu-sekutu bagi Maha Pemilik manfaat dan bahaya, (Pemilik) pem-berian dan pencegahan; padahal yang wajib atas mereka adalah agar mereka menjadi orang-orang yang mengikuti petunjuk dan arahan Rabb mereka, serta membela agamaNya, namun mereka menyalahi perintah itu. \n\ufd3e \u0648\u064e\u0643\u064e\u0627\u0646\u064e  \u0671\u0644\u06e1\u0643\u064e\u0627\u0641\u0650\u0631\u064f  \u0639\u064e\u0644\u064e\u0649\u0670  \u0631\u064e\u0628\u0651\u0650\u0647\u0650\u06e6  \u0638\u064e\u0647\u0650\u064a\u0631\u0657\u0627  \ufd3f \"Orang-orang kafir itu penolong (setan untuk durhaka) terhadap RabbNya.\" Jadi kebatilan itu adalah berhala-ber-hala dan sekutu-sekutunya yang menjadi musuh Allah. Orang kafir menolong dan membelanya melawan Rabbnya, dan ia menjadi musuh bagi Rabbnya dan menentangNya dalam permusuhan dan perang. Dia-lah Allah yang telah menciptakannya, memberinya rizki dan melimpahkan kepadanya berbagai nikmat yang nampak dan yang tidak nampak, sedangkan ia tidak keluar dari kekuasaan, kerajaan dan genggamanNya, dan Allah tidak pernah memutus kebaikan dan karuniaNya darinya, sedangkan dia dengan kebo-dohannya terus melakukan permusuhan dan penentangan."},{"id":3863,"sura":25,"from_aya":56,"to_aya":60,"type":"\u0627\u0644\u0645\u0642\u0637\u0639","text":"\"Dan tidaklah Kami mengutus kamu melainkan (hanya) seba-gai pembawa kabar gembira dan pemberi peringatan. Katakanlah, 'Aku tidak meminta upah sedikit pun kepadamu dalam menyam-paikan risalah itu, melainkan (mengharapkan kepatuhan) orang-orang yang mau mengambil jalan kepada Rabbnya.' Dan berta-wakallah kepada Allah Yang Hidup (Kekal) Yang tidak mati, dan bertasbihlah dengan memujiNya. Dan cukuplah Dia Maha Menge-tahui dosa-dosa hamba-hambaNya, Yang Menciptakan langit dan bumi dan segala sesuatu yang ada antara keduanya dalam enam masa, kemudian Dia bersemayam di atas Arasy, (Dialah) Yang Maha Pemurah, maka tanyakanlah (tentang Allah) kepada yang lebih mengetahui (Muhammad). Dan apabila dikatakan kepada mereka, 'Sujudlah kamu sekalian kepada Yang Maha Penyayang,' mereka menjawab, 'Siapakah Yang Maha Penyayang itu? Apakah kami akan sujud kepada Rabb Yang kamu memerintahkan kami (bersujud kepadaNya),' dan (perintah sujud itu) menambah mereka jauh (dari iman).\" (Al-Furqan: 56-60). "},{"id":3864,"sura":25,"from_aya":56,"to_aya":56,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(56) Allah \u0633\u0628\u062d\u0627\u0646\u0647 \u0648\u062a\u0639\u0627\u0644\u0649 memberitakan bahwasanya Dia tidaklah mengutus Muhammad a sebagai penguasa atas manusia, dan tidak pula menjadikannya sebagai raja, dan tidak pula ia mempunyai perbendaharaan segala sesuatu; melainkan Dia mengutusnya se-bagai \ufd3e \u0645\u064f\u0628\u064e\u0634\u0651\u0650\u0631\u0657\u0627 \ufd3f   \"pembawa berita gembira,\" yang menyampaikan kegem-biraan kepada siapa saja yang taat kepada Allah dengan balasan pahala di dunia dan akhirat. \ufd3e \u0648\u064e\u0646\u064e\u0630\u0650\u064a\u0631\u0657\u0627  \ufd3f \"Dan sebagai pemberi peringatan,\" mengingatkan siapa saja yang durhaka terhadap Allah akan ditimpa siksaan di dunia dan akhirat. Dan yang demikian itu mengharuskan untuk menjelaskan apa yang dengannya menjadi berita gembira, dan tercapainya peringatan, berupa perintah dan larangan."},{"id":3865,"sura":25,"from_aya":57,"to_aya":57,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(57) Sesungguhnya engkau, wahai Muhammad, jangan meminta upah kepada mereka dalam menyampaikan al-Qur`an dan hidayah, agar hal itu tidak menghalangi mereka untuk meng-ikutimu dan mereka merasa terbebani dengan hutang,\ufd3e \u0625\u0650\u0644\u0651\u064e\u0627  \u0645\u064e\u0646  \u0634\u064e\u0627\u0653\u0621\u064e  \u0623\u064e\u0646  \u064a\u064e\u062a\u0651\u064e\u062e\u0650\u0630\u064e  \u0625\u0650\u0644\u064e\u0649\u0670    \u0631\u064e\u0628\u0651\u0650\u0647\u0650\u06e6   \u0633\u064e\u0628\u0650\u064a\u0644\u0657\u0627 \ufd3f   \"melainkan (mengharapkan kepatuhan) orang-orang yang mau mengambil jalan kepada Rabbnya,\" maksudnya, melainkan (meng-harapkan kepatuhan) orang yang mau memberikan suatu infak dalam mencari keridhaan Rabb dan jalanNya. Yang demikian ini, sekalipun aku menyarankan kalian, namun aku tidak memaksa kalian untuk itu. Dan bukan juga upah untukku menjadi kewajiban atas kalian. Sebenarnya itu semua kembali kepada kemaslahatan kalian dan upaya kalian untuk menempuh jalan yang dapat meng-antarkan kalian kepada Rabb kalian. "},{"id":3866,"sura":25,"from_aya":58,"to_aya":58,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(58) Kemudian Allah memerintahkannya untuk bertawakal kepadaNya dan meminta pertolongan kepadaNya seraya berfirman, \ufd3e \u0648\u064e\u062a\u064e\u0648\u064e\u0643\u0651\u064e\u0644\u06e1   \u0639\u064e\u0644\u064e\u0649  \u0671\u0644\u06e1\u062d\u064e\u064a\u0651\u0650   \ufd3f \"Dan bertawakallah kepada Allah Yang Hidup,\" Dzat yang memiliki kehidupan sempurna lagi absolut, \ufd3e \u0671\u0644\u0651\u064e\u0630\u0650\u064a   \u0644\u064e\u0627  \u064a\u064e\u0645\u064f\u0648\u062a\u064f  \u0648\u064e\u0633\u064e\u0628\u0651\u0650\u062d\u06e1  \u0628\u0650\u062d\u064e\u0645\u06e1\u062f\u0650\u0647\u0650\u06e6\u06da       \ufd3f \"Yang tidak mati, dan bertasbihlah dengan memujiNya.\" Maksud-nya, sembahlah Dia dan bertawakallah kepadaNya dalam segala perkara yang berhubungan denganmu dan berhubungan dengan manusia. \ufd3e \u0648\u064e\u0643\u064e\u0641\u064e\u0649\u0670     \u0628\u0650\u0647\u0650\u06e6  \u0628\u0650\u0630\u064f\u0646\u064f\u0648\u0628\u0650       \u0639\u0650\u0628\u064e\u0627\u062f\u0650\u0647\u0650\u06e6   \u062e\u064e\u0628\u0650\u064a\u0631\u064b\u0627  \ufd3f \"Dan cukuplah Dia Maha Mengeta-hui dosa-dosa hamba-hambaNya.\" Dia mengetahuinya dan akan mem-berikan balasannya. Jadi, engkau sama sekali tidak berkewajiban sedikit pun untuk memberi mereka hidayah, dan engkau juga tidak dibebani memelihara amal perbuatan mereka. Sesungguhnya se-mua itu di Tangan Allah."},{"id":3867,"sura":25,"from_aya":59,"to_aya":59,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(59) \ufd3e \u0671\u0644\u0651\u064e\u0630\u0650\u064a  \u062e\u064e\u0644\u064e\u0642\u064e  \u0671\u0644\u0633\u0651\u064e\u0645\u064e\u0670\u0648\u064e\u0670\u062a\u0650  \u0648\u064e\u0671\u0644\u06e1\u0623\u064e\u0631\u06e1\u0636\u064e   \u0648\u064e\u0645\u064e\u0627  \u0628\u064e\u064a\u06e1\u0646\u064e\u0647\u064f\u0645\u064e\u0627     \u0641\u0650\u064a  \u0633\u0650\u062a\u0651\u064e\u0629\u0650  \u0623\u064e\u064a\u0651\u064e\u0627\u0645\u0656  \u062b\u064f\u0645\u0651\u064e  \u0671\u0633\u06e1\u062a\u064e\u0648\u064e\u0649\u0670  \ufd3f \"Yang Men-ciptakan langit dan bumi dan segala sesuatu yang ada antara keduanya dalam enam masa, kemudian Dia bersemayam,\" sesudah itu \ufd3e \u0639\u064e\u0644\u064e\u0649  \u0671\u0644\u06e1\u0639\u064e\u0631\u06e1\u0634\u0650\u06d6       \ufd3f \"di atas Arasy,\" yang merupakan atap seluruh makhluk, dan yang paling tinggi, paling luas dan paling indah. \ufd3e \u0671\u0644\u0631\u0651\u064e\u062d\u06e1\u0645\u064e\u0670\u0646\u064f  \ufd3f \"Yang Maha Pemurah,\" bersemayam di atas ArasyNya yang luasnya meliputi seluruh langit dan bumi dengan namaNya ar-Rahman yang rahmat-Nya meliputi segala sesuatu. Dia bersemayam di atas makhluk terluas dengan sifatNya yang terluas. Melalui ayat ini Dia telah menetapkan (sifat) menciptaNya terhadap seluruh makhluk dan (sifat) mengetahuiNya yang nampak dan yang tidak nampak, dan (menetapkan pula) ketinggianNya di atas Arasy dan (sifat) keje-lasanNya tentang mereka. \ufd3e \u0641\u064e\u0633\u06e1\u0640\u0654\u064e\u0644\u06e1  \u0628\u0650\u0647\u0650\u06e6   \u062e\u064e\u0628\u0650\u064a\u0631\u0657\u0627 \ufd3f   \"Maka tanyakanlah tentang Allah kepada yang lebih mengetahui (Muhammad),\" yang dimaksud ada-lah menanyakan tentang DiriNya yang mulia (kepada Rasulullah). Allah-lah yang mengetahui sifat-sifat, keagungan dan kemuliaan-Nya. Dan sungguh Dia telah memberikan penjelasan(nya)kepada kalian tentang hal itu dan telah menjelaskan kepada kalian bagian dari keagungan yang dengannya kalian bisa [berbahagia] karena mengenalNya, sehingga diketahui oleh orang-orang yang menge-tahui (al-arifun) dan mereka tunduk kepada keagunganNya, dan orang-orang kafir enggan untuk beribadah kepadaNya dan tidak menyukainya."},{"id":3868,"sura":25,"from_aya":60,"to_aya":60,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(60) Oleh karenanya Dia berfirman, \ufd3e \u0648\u064e\u0625\u0650\u0630\u064e\u0627  \u0642\u0650\u064a\u0644\u064e    \u0644\u064e\u0647\u064f\u0645\u064f  \u0671\u0633\u06e1\u062c\u064f\u062f\u064f\u0648\u0627\u0652\u06e4  \u0644\u0650\u0644\u0631\u0651\u064e\u062d\u06e1\u0645\u064e\u0670\u0646\u0650  \ufd3f  \"Dan apabila dikatakan kepada mereka, 'Sujudlah kamu sekalian kepada Yang Maha Penyayang',\" yaitu (kepada Yang Maha Penyayang) se-mata yang telah mengaruniakan kepada kalian seluruh kenikmatan dan mencegah seluruh bencana dari kalian, \ufd3e \u0642\u064e\u0627\u0644\u064f\u0648\u0627\u0652  \ufd3f \"mereka menja-wab,\" dengan sikap ingkar dan kufur, \ufd3e \u0648\u064e\u0645\u064e\u0627  \u0671\u0644\u0631\u0651\u064e\u062d\u06e1\u0645\u064e\u0670\u0646\u064f \ufd3f   \"Siapakah Yang Maha Penyayang itu,\" dengan anggapan mereka yang rusak, bahwa mereka tidak mengenal \"Yang Maha Pemurah.\" Dan mereka men-jadikan bagian dari cemoohan mereka terhadap rasul adalah ucapan mereka, \"Dia melarang kita menyembah sembahan-sembahan lain bersama Allah, sedangkan dia menyeru sembahan yang lain ber-samaNya dengan mengatakan, 'Ya Rahman!'[31] dan lain-lain,\" seba-gaimana difirmankan oleh Allah \u0633\u0628\u062d\u0627\u0646\u0647 \u0648\u062a\u0639\u0627\u0644\u0649, \n\ufd3e \u0642\u064f\u0644\u0650  \u0671\u062f\u06e1\u0639\u064f\u0648\u0627\u0652   \u0671\u0644\u0644\u0651\u064e\u0647\u064e  \u0623\u064e\u0648\u0650    \u0671\u062f\u06e1\u0639\u064f\u0648\u0627\u0652  \u0671\u0644\u0631\u0651\u064e\u062d\u06e1\u0645\u064e\u0670\u0646\u064e\u06d6       \u0623\u064e\u064a\u0651\u0657\u0627  \u0645\u0651\u064e\u0627  \u062a\u064e\u062f\u06e1\u0639\u064f\u0648\u0627\u0652  \u0641\u064e\u0644\u064e\u0647\u064f   \u0671\u0644\u06e1\u0623\u064e\u0633\u06e1\u0645\u064e\u0627\u0653\u0621\u064f  \u0671\u0644\u06e1\u062d\u064f\u0633\u06e1\u0646\u064e\u0649\u0670\u06da       \ufd3f\n\"Katakanlah, 'Serulah Allah atau serulah ar-Rahman. Dengan nama yang mana saja kamu seru, Dia mempunyai Asma`ul Husna (nama-nama yang terbaik).\" (Al-Isra`: 10). \nJadi, nama-nama Allah \u0633\u0628\u062d\u0627\u0646\u0647 \u0648\u062a\u0639\u0627\u0644\u0649 itu banyak, karena banyaknya sifat-sifatNya, dan kuantitas jumlah kesempurnaanNya, dan setiap ma-sing-masing menunjukkan kepada sifat kesempurnaanNya. \n\ufd3e \u0623\u064e\u0646\u064e\u0633\u06e1\u062c\u064f\u062f\u064f  \u0644\u0650\u0645\u064e\u0627  \u062a\u064e\u0623\u06e1\u0645\u064f\u0631\u064f\u0646\u064e\u0627  \ufd3f \"Apakah kami akan sujud kepada Rabb Yang kamu memerintahkan kami (bersujud kepadaNya),\" maksudnya, hanya ka-rena perintahmu kepada kami. Ungkapan ini berdasarkan atas pendustaan mereka terhadap Rasul dan keengganan mereka untuk menaatinya.  \ufd3e \u0648\u064e\u0632\u064e\u0627\u062f\u064e\u0647\u064f\u0645\u06e1 \ufd3f   \"Dan (perintah sujud) menambah mereka,\" mak-sudnya, ajakanmu untuk bersujud kepada ar-Rahman membuat mereka bertambah \ufd3e \u0646\u064f\u0641\u064f\u0648\u0631\u0657\u0627\u06e9 \ufd3f   \"lari (dari iman),\" maksudnya lari dari kebenaran menuju kebatilan dan bertambah kafir dan sengsara."},{"id":3869,"sura":25,"from_aya":61,"to_aya":62,"type":"\u0627\u0644\u0645\u0642\u0637\u0639","text":"\"Mahasuci Allah yang menjadikan di langit gugusan-gugusan bintang dan Dia menjadikan juga padanya matahari dan bulan yang bercahaya. Dan Dia (pula) yang menjadikan malam dan siang silih berganti bagi orang yang ingin mengambil pelajaran atau orang yang ingin bersyukur.\" (Al-Furqan: 61-62). "},{"id":3870,"sura":25,"from_aya":0,"to_aya":0,"type":"\u062a\u0645\u0647\u064a\u062f \u0644\u0644\u0622\u064a\u0627\u062a","text":"Allah \u0633\u0628\u062d\u0627\u0646\u0647 \u0648\u062a\u0639\u0627\u0644\u0649 berulang-ulang menyebutkan kata \ufd3e \u062a\u064e\u0628\u064e\u0627\u0631\u064e\u0643\u064e  \ufd3f \"Mahasuci Allah,\" dalam Surat yang mulia ini sebanyak tiga kali, karena mak-nanya adalah, sebagaimana telah disebutkan di muka, bahwasa-nya kata ini menunjukkan kepada keagungan Sang Pencipta dan banyaknya sifat-sifat dan kebaikan serta karuniaNya.\nSurat ini mengandung sebagian dari pengambilan dalil akan keagunganNya, luasnya kerajaanNya, luar biasanya kehendakNya, keuniversalan ilmu pengetahuanNya, kekuasaanNya, cakupan kerajaanNya dalam berbagai hukum perintah dan hukum-hukum balasan serta kesempurnaan kebijaksanaanNya.\nDan di dalamnya terdapat bukti atas keluasan rahmatNya, keluasan kemurahanNya dan banyaknya kebaikanNya yang ber-sifat agama dan duniawi, hingga menjadi tuntutan untuk meng-ulang-ulang kata \"sifat yang sangat indah\" ini."},{"id":3871,"sura":25,"from_aya":61,"to_aya":61,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(61) \ufd3e \u062a\u064e\u0628\u064e\u0627\u0631\u064e\u0643\u064e  \u0671\u0644\u0651\u064e\u0630\u0650\u064a  \u062c\u064e\u0639\u064e\u0644\u064e    \u0641\u0650\u064a  \u0671\u0644\u0633\u0651\u064e\u0645\u064e\u0627\u0653\u0621\u0650  \u0628\u064f\u0631\u064f\u0648\u062c\u0657\u0627  \ufd3f \"Mahasuci Allah yang menjadi-kan di langit gugusan-gugusan bintang,\" maksudnya adalah bintang-bintang dan keseluruhannya, atau letak-letak garis orbit matahari dan bulan yang dilaluinya satu demi satu. Ia laksana bangunan tinggi dan benteng bagi perkotaan di dalam melindunginya. Demi-kian pula halnya bintang-bintang, laksana benteng-benteng men-julang tinggi yang dibuat untuk penjagaan. Karena sesungguhnya bintang-bintang itu adalah alat pelempar untuk setan-setan. \n\ufd3e \u0648\u064e\u062c\u064e\u0639\u064e\u0644\u064e  \u0641\u0650\u064a\u0647\u064e\u0627  \u0633\u0650\u0631\u064e\u0670\u062c\u0657\u0627  \ufd3f \"Dan Dia menjadikan juga padanya matahari,\" padanya terkandung cahaya dan panas yaitu matahari, \ufd3e \u0648\u064e\u0642\u064e\u0645\u064e\u0631\u0657\u0627  \u0645\u0651\u064f\u0646\u0650\u064a\u0631\u0657\u0627 \ufd3f   \"dan bulan yang bercahaya.\" Di dalamnya ada cahaya[32] yang tidak panas. Dan ini termasuk salah satu bukti keagunganNya dan betapa banyak ihsan (kebaikan)Nya, disebabkan penciptaan yang luar biasa yang terkandung di dalamnya, pengaturan yang rapi dan keindahan yang agung yang menunjukkan kepada keagungan Penciptanya di dalam seluruh sifat-sifatNya, dan berbagai kemas-lahatan yang terdapat di dalamnya bagi manusia dan berbagai manfaat yang merupakan bukti atau betapa banyaknya kebaikan dan karuniaNya. "},{"id":3872,"sura":25,"from_aya":62,"to_aya":62,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(62) \ufd3e \u0648\u064e\u0647\u064f\u0648\u064e   \u0671\u0644\u0651\u064e\u0630\u0650\u064a \u062c\u064e\u0639\u064e\u0644\u064e  \u0671\u0644\u0651\u064e\u064a\u06e1\u0644\u064e  \u0648\u064e\u0671\u0644\u0646\u0651\u064e\u0647\u064e\u0627\u0631\u064e  \u062e\u0650\u0644\u06e1\u0641\u064e\u0629\u0657  \ufd3f \"Dan Dia (pula) yang menjadi-kan malam dan siang silih berganti,\" maksudnya yang satu berlalu, lalu datang yang lain. Demikianlah seterusnya selama-lamanya tidak akan pernah bersatu dan tidak pernah hilang. \ufd3e \u0644\u0651\u0650\u0645\u064e\u0646\u06e1  \u0623\u064e\u0631\u064e\u0627\u062f\u064e  \u0623\u064e\u0646  \u064a\u064e\u0630\u0651\u064e\u0643\u0651\u064e\u0631\u064e     \u0623\u064e\u0648\u06e1  \u0623\u064e\u0631\u064e\u0627\u062f\u064e    \u0634\u064f\u0643\u064f\u0648\u0631\u0657\u0627  \ufd3f \"Bagi orang yang ingin mengambil pelajaran atau orang yang ingin bersyukur,\" maksudnya bagi siapa saja yang ingin (melalui keduanya) mengambil pelajaran dan merenung dan berargumen dengan keduanya atas berbagai tuntutan-tuntutan ilahi, dan untuk bersyukur kepada Allah atas semua itu, dan bagi siapa saja yang ingin berdzikir, mengingat Allah dan bersyukur kepadaNya, dan bagiNya wirid malam hari atau siang hari. Maka siapa saja yang wiridnya tertinggal pada siang hari, maka dia menunaikannya pada malam hari. Sesungguhnya hati itu selalu berbolak-balik dan berubah-ubah pada waktu-waktu di malam dan siang hari, sehing-ga terjadi rasa giat, malas, ingat, lalai, pelit, memberi, menghadap dan berpaling. Maka Allah menjadikan malam dan siang berganti-an atas manusia dan selalu berulang-ulang, agar terjadi dzikir, giat dan syukur kepada Allah pada waktu yang lain, malam atau siang, karena waktu ibadah selalu berulang dengan berulangnya malam dan siang. Maka setiap kali waktu itu berulang, terjadilah suatu semangat baru bagi seseorang, bukan semangatnya yang telah mengendur pada waktu yang telah lalu, sehingga ia bisa makin menyadarinya dan makin mensyukurinya. Sesungguhnya tugas-tugas ketaatan itu laksana siraman iman yang menyiraminya. Kalau saja bukan karena itu, niscaya tanaman iman menjadi layu dan kering. Maka segala puji bagi Allah atas semua itu."},{"id":3873,"sura":25,"from_aya":0,"to_aya":0,"type":"\u062a\u0645\u0647\u064a\u062f \u0644\u0644\u0645\u0642\u0637\u0639","text":"Kemudian Allah menyebutkan di antara sejumlah kebaikan dan karunia atas hamba-hambaNya yang shalih dan taufikNya kepada mereka untuk bisa beramal shalih yang membuat mereka mampu meraih kedudukan tertinggi di istana surga, seraya berfir-man,"},{"id":3874,"sura":25,"from_aya":63,"to_aya":77,"type":"\u0627\u0644\u0645\u0642\u0637\u0639","text":"\"Dan hamba-hamba yang baik dari Rabb Yang Maha Penya-yang itu (ialah) orang-orang yang berjalan di atas bumi dengan rendah hati dan apabila orang-orang jahil menyapa mereka, niscaya mereka mengucapkan kata-kata (yang mengandung) keselamatan. Dan orang yang melalui malam hari dengan bersujud dan berdiri untuk Rabb mereka. Dan orang-orang yang berkata, 'Ya Rabb kami, jauhkan azab Jahanam dari kami, sesungguhnya azabnya itu adalah kebinasaan yang kekal.' Sesungguhnya Jahanam itu seburuk-buruk tempat menetap dan tempat kediaman. Dan orang-orang yang apabila membelanjakan (harta), mereka tidak berlebih-lebihan, dan tidak (pula) kikir, dan (pembelanjaan itu) adalah di tengah-tengah antara yang demikian. Dan orang-orang yang tidak menyembah tuhan yang lain beserta Allah dan tidak membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) kecuali dengan (alasan) yang benar, dan tidak berzina, barangsiapa yang melaku-kan demikian itu, niscaya dia mendapat (pembalasan) dosa(nya), (yakni) akan dilipatgandakan azab untuknya pada Hari Kiamat dan dia akan kekal dalam azab itu, dalam keadaan terhina, kecuali orang-orang yang bertaubat, beriman dan mengerjakan amal shalih; maka kejahatan mereka diganti Allah dengan kebajikan. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Dan orang yang bertaubat dan mengerjakan amal shalih, maka sesungguhnya dia bertaubat kepada Allah dengan taubat yang sebenar-benarnya. Dan orang-orang yang tidak memberikan persaksian palsu, dan apabila mereka bertemu dengan (orang-orang) yang mengerjakan perbuatan-perbuatan yang tidak berfaidah, mereka lalui (saja) de-ngan menjaga kehormatan dirinya. Dan orang-orang yang apabila diberi peringatan dengan ayat-ayat Rabb mereka, maka mereka tidaklah menghadapinya sebagai orang-orang yang tuli dan buta. Dan orang-orang yang berkata, 'Ya Rabb kami, anugerahkanlah kepada kami istri-istri kami dan keturunan kami sebagai penye-nang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa.' Mereka itulah orang yang dibalasi dengan martabat yang tinggi (dalam surga) karena kesabaran mereka, dan mereka disambut dengan penghormatan dan ucapan selamat di dalamnya, mereka kekal di dalamnya. Surga itu sebaik-baik tempat menetap dan tempat kediaman. Katakanlah (kepada orang-orang musyrik), 'Rabbku tidak mengindahkanmu, kalau tidak karena ibadahmu (niscaya Dia tidak mengindahkanmu). (Tetapi bagaimana mungkin kamu beribadah kepadaNya), sementara kamu sungguh telah men-dustakanNya? karena itu kelak (azab) pasti (menimpamu).\" (Al-Furqan: 63-77)."},{"id":3875,"sura":25,"from_aya":63,"to_aya":63,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(63) Penghambaan kepada Allah itu ada dua: Pertama, penghambaan kepada rububiyahNya. Yang ini dimiliki oleh semua manusia, baik yang Muslim maupun yang kafir, yang shalih dan yang jahat. Jadi semua mereka adalah hamba Allah yang diciptakan dan diatur; \n\ufd3e \u0625\u0650\u0646  \u0643\u064f\u0644\u0651\u064f  \u0645\u064e\u0646  \u0641\u0650\u064a   \u0671\u0644\u0633\u0651\u064e\u0645\u064e\u0670\u0648\u064e\u0670\u062a\u0650  \u0648\u064e\u0671\u0644\u06e1\u0623\u064e\u0631\u06e1\u0636\u0650  \u0625\u0650\u0644\u0651\u064e\u0627\u0653 \u0621\u064e\u0627\u062a\u0650\u064a  \u0671\u0644\u0631\u0651\u064e\u062d\u06e1\u0645\u064e\u0670\u0646\u0650   \u0639\u064e\u0628\u06e1\u062f\u0657\u0627  93  \ufd3f\n\"Tidak ada seorang pun di langit dan bumi, melainkan pasti akan datang kepada Yang Maha Pemurah sebagai seorang hamba.\" (Maryam: 93).\nYang kedua, penghambaan kepada uluhiyahNya, peribadatan kepadaNya dan rahmatNya. Ini adalah penghambaan para nabi dan para waliNya. Inilah yang dimaksud di sini. Oleh karena itu, Allah mengimbuhkannya (abd) kepada namaNya, 'ar-rahman,\" sebagai isyarat bahwa mereka telah mencapai kepada kedudukan ini disebabkan rahmatNya. Kemudian Dia menjelaskan [bahwa] sifat-sifat mereka merupakan sifat yang paling sempurna dan karakter-karakter mereka merupakan karakter yang paling utama. Allah menyifati mereka (dengan ungkapan) bahwasanya mereka \ufd3e \u064a\u064e\u0645\u06e1\u0634\u064f\u0648\u0646\u064e  \u0639\u064e\u0644\u064e\u0649   \u0671\u0644\u06e1\u0623\u064e\u0631\u06e1\u0636\u0650      \u0647\u064e\u0648\u06e1\u0646\u0657\u0627 \ufd3f   \"berjalan di atas bumi dengan rendah hati,\" maksud-nya dengan tenang, merendahkan diri kepada Allah dan kepada manusia. Ini adalah pernyataan untuk sifat mereka, yaitu hikmat, tenang dan tawadhu' (merendahkan diri) kepada Allah dan kepada hamba-hambaNya. \ufd3e \u0648\u064e\u0625\u0650\u0630\u064e\u0627  \u062e\u064e\u0627\u0637\u064e\u0628\u064e\u0647\u064f\u0645\u064f  \u0671\u0644\u06e1\u062c\u064e\u0670\u0647\u0650\u0644\u064f\u0648\u0646\u064e    \ufd3f \"Dan apabila orang-orang jahil menyapa mereka,\" dengan sapaan jahil; ini berdasarkan bukti pengimbuhan kata kerja dan penyandarannya kepada sifat tersebut, \ufd3e \u0642\u064e\u0627\u0644\u064f\u0648\u0627\u0652  \u0633\u064e\u0644\u064e\u0670\u0645\u0657\u0627  \ufd3f \"niscaya mereka mengucapkan kata-kata yang mengandung keselamatan,\" maksudnya mereka menjawab sapaan mereka dengan sapaan yang selamat dari dosa di dalamnya, dan mereka selamat dari balasan orang jahil dengan kejahilannya. Ini adalah pujian untuk mereka karena sikap santun mereka yang luar biasa, dan membalas orang yang jahat dengan kebaikan dan pemberian maaf terhadap si jahil, dan kematangan akal mereka yang telah mengantar mereka kepada tingkatan ini."},{"id":3876,"sura":25,"from_aya":64,"to_aya":64,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(64) \ufd3e \u0648\u064e\u0671\u0644\u0651\u064e\u0630\u0650\u064a\u0646\u064e   \u064a\u064e\u0628\u0650\u064a\u062a\u064f\u0648\u0646\u064e  \u0644\u0650\u0631\u064e\u0628\u0651\u0650\u0647\u0650\u0645\u06e1   \u0633\u064f\u062c\u0651\u064e\u062f\u0657\u0627  \u0648\u064e\u0642\u0650\u064a\u064e\u0670\u0645\u0657\u0627  \ufd3f \"Dan orang-orang yang melalui malam hari dengan bersujud dan berdiri untuk Rabb mereka,\" maksudnya, mereka banyak melakukan shalat malam dengan ikhlas kepada Allah, menghinakan diri kepadaNya, sebagaimana Allah \u0633\u0628\u062d\u0627\u0646\u0647 \u0648\u062a\u0639\u0627\u0644\u0649 berfirman, \n\ufd3e \u062a\u064e\u062a\u064e\u062c\u064e\u0627\u0641\u064e\u0649\u0670     \u062c\u064f\u0646\u064f\u0648\u0628\u064f\u0647\u064f\u0645\u06e1   \u0639\u064e\u0646\u0650  \u0671\u0644\u06e1\u0645\u064e\u0636\u064e\u0627\u062c\u0650\u0639\u0650  \u064a\u064e\u062f\u06e1\u0639\u064f\u0648\u0646\u064e  \u0631\u064e\u0628\u0651\u064e\u0647\u064f\u0645\u06e1  \u062e\u064e\u0648\u06e1\u0641\u0657\u0627  \u0648\u064e\u0637\u064e\u0645\u064e\u0639\u0657\u0627  \u0648\u064e\u0645\u0650\u0645\u0651\u064e\u0627  \u0631\u064e\u0632\u064e\u0642\u06e1\u0646\u064e\u0670\u0647\u064f\u0645\u06e1   \u064a\u064f\u0646\u0641\u0650\u0642\u064f\u0648\u0646\u064e  16  \u0641\u064e\u0644\u064e\u0627  \u062a\u064e\u0639\u06e1\u0644\u064e\u0645\u064f  \u0646\u064e\u0641\u06e1\u0633\u065e  \u0645\u0651\u064e\u0627\u0653  \u0623\u064f\u062e\u06e1\u0641\u0650\u064a\u064e  \u0644\u064e\u0647\u064f\u0645  \u0645\u0651\u0650\u0646  \u0642\u064f\u0631\u0651\u064e\u0629\u0650  \u0623\u064e\u0639\u06e1\u064a\u064f\u0646\u0656      \u062c\u064e\u0632\u064e\u0627\u0653\u0621\u064e\u06e2   \u0628\u0650\u0645\u064e\u0627  \u0643\u064e\u0627\u0646\u064f\u0648\u0627\u0652     \u064a\u064e\u0639\u06e1\u0645\u064e\u0644\u064f\u0648\u0646\u064e  17  \ufd3f\n\"Lambung mereka jauh dari tempat tidurnya, sedang mereka berdoa kepada Rabbnya dengan rasa takut dan harap, dan mereka menafkahkan sebagian dari rizki yang Kami berikan kepada mereka. Seorang pun tidak mengetahui apa yang disembunyikan untuk mereka yaitu (bermacam-macam nikmat) yang menyedapkan pandangan mata sebagai balasan ter-hadap apa yang telah mereka kerjakan.\" (As-Sajdah: 16-17)."},{"id":3877,"sura":25,"from_aya":65,"to_aya":65,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(65) \ufd3e \u0648\u064e\u0671\u0644\u0651\u064e\u0630\u0650\u064a\u0646\u064e  \u064a\u064e\u0642\u064f\u0648\u0644\u064f\u0648\u0646\u064e      \u0631\u064e\u0628\u0651\u064e\u0646\u064e\u0627  \u0671\u0635\u06e1\u0631\u0650\u0641\u06e1  \u0639\u064e\u0646\u0651\u064e\u0627  \u0639\u064e\u0630\u064e\u0627\u0628\u064e  \u062c\u064e\u0647\u064e\u0646\u0651\u064e\u0645\u064e\u06d6       \ufd3f \"Dan orang-orang yang berkata, 'Ya Rabb kami, jauhkan azab Jahanam dari kami,\" maksudnya, cegahlah ia dari kami dengan cara dijaga dari segala faktor penye-babnya dan dengan ampunan dari segala dosa yang terjadi dari kami, di mana hal itu merupakan penyebab azab, \ufd3e \u0625\u0650\u0646\u0651\u064e  \u0639\u064e\u0630\u064e\u0627\u0628\u064e\u0647\u064e\u0627  \u0643\u064e\u0627\u0646\u064e      \u063a\u064e\u0631\u064e\u0627\u0645\u064b\u0627   \ufd3f \"sesungguhnya azabnya itu adalah kebinasaan yang kekal\" maksudnya, mengharuskan pelakunya mendapatkan azab, sebagaimana kedu-dukan orang yang berhutang kepada orang yang berpiutang."},{"id":3878,"sura":25,"from_aya":66,"to_aya":66,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(66) \ufd3e \u0625\u0650\u0646\u0651\u064e\u0647\u064e\u0627  \u0633\u064e\u0627\u0653\u0621\u064e\u062a\u06e1  \u0645\u064f\u0633\u06e1\u062a\u064e\u0642\u064e\u0631\u0651\u0657\u0627  \u0648\u064e\u0645\u064f\u0642\u064e\u0627\u0645\u0657\u0627  \ufd3f \"Sesungguhnya Jahanam itu seburuk-buruk tempat menetap dan tempat kediaman.\" Ini adalah ungkapan doa dari mereka dengan nada mengemis kepada Allah, sebagai penjelasan betapa butuhnya mereka kepadaNya, dan pernyataan bahwa mereka tidak mempunyai kemampuan untuk menanggung azab tersebut; dan agar mereka bisa mengingat kembali karunia Allah yang telah dilimpahkan kepada mereka. Sebab, sesungguhnya tindakan (Allah) menghilangkan kedahsyatan azab sesuai dengan (kadar) kedahsyatan dan kehebatannya sangatlah menyentuh (kalbu) dan rasa gembira meluap bila kedahsyatan azab itu dijauhkan."},{"id":3879,"sura":25,"from_aya":67,"to_aya":67,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(67) \ufd3e \u0648\u064e\u0671\u0644\u0651\u064e\u0630\u0650\u064a\u0646\u064e   \u0625\u0650\u0630\u064e\u0627\u0653   \u0623\u064e\u0646\u0641\u064e\u0642\u064f\u0648\u0627\u0652   \ufd3f \"Dan orang-orang yang apabila membelan-jakan,\" yaitu nafkah yang wajib dan yang sunnah, \ufd3e \u0644\u064e\u0645\u06e1  \u064a\u064f\u0633\u06e1\u0631\u0650\u0641\u064f\u0648\u0627\u0652 \ufd3f   \"mereka tidak berlebih-lebihan,\" tidak melebihi batas, sehingga akan berakibat akan termasuk ke dalam perbuatan tabdzir (menghambur-hambur), \ufd3e \u0648\u064e\u0644\u064e\u0645\u06e1  \u064a\u064e\u0642\u06e1\u062a\u064f\u0631\u064f\u0648\u0627\u0652 \ufd3f   \"dan tidak (pula) kikir\" sehingga mengakibatkan mereka bisa terjerumus ke dalam sifat kikir dan pelit serta mengabaikan hak-hak yang wajib, \ufd3e \u0648\u064e\u0643\u064e\u0627\u0646\u064e  \ufd3f \"dan ia adalah,\" maksudnya pembe-lanjaan itu, \ufd3e \u0628\u064e\u064a\u06e1\u0646\u064e  \u0630\u064e\u0670\u0644\u0650\u0643\u064e \ufd3f   \"antara yang demikian,\" antara sikap berlebih-lebihan dengan sikap kikir,  \ufd3e \u0642\u064e\u0648\u064e\u0627\u0645\u0657\u0627 \ufd3f   \"di tengah-tengah,\" mereka me-ngeluarkannya dalam hal-hal yang wajib, seperti zakat, kaffarat (bayar denda) dan berbagai belanja wajib dan dalam hal-hal yang pantas, dengan cara yang pantas pula tanpa menimbulkan bahaya bagi diri sendiri dan orang lain. Ini merupakan sikap keseimbangan dan kesederhanaan mereka."},{"id":3880,"sura":25,"from_aya":68,"to_aya":68,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(68) \ufd3e \u0648\u064e\u0671\u0644\u0651\u064e\u0630\u0650\u064a\u0646\u064e  \u0644\u064e\u0627   \u064a\u064e\u062f\u06e1\u0639\u064f\u0648\u0646\u064e  \u0645\u064e\u0639\u064e  \u0671\u0644\u0644\u0651\u064e\u0647\u0650  \u0625\u0650\u0644\u064e\u0670\u0647\u064b\u0627   \u0621\u064e\u0627\u062e\u064e\u0631\u064e  \ufd3f \"Dan orang-orang yang tidak menyembah tuhan yang lain beserta Allah,\" akan tetapi hanya me-nyembahNya semata, dengan menuluskan kepatuhan kepadaNya, cenderung dan murni menghadap kepadaNya, dan berpaling dari selainNya. \ufd3e \u0648\u064e\u0644\u064e\u0627      \u064a\u064e\u0642\u06e1\u062a\u064f\u0644\u064f\u0648\u0646\u064e  \u0671\u0644\u0646\u0651\u064e\u0641\u06e1\u0633\u064e     \u0671\u0644\u0651\u064e\u062a\u0650\u064a    \u062d\u064e\u0631\u0651\u064e\u0645\u064e  \u0671\u0644\u0644\u0651\u064e\u0647\u064f  \ufd3f \"Dan tidak membunuh jiwa yang diharamkan Allah,\" yaitu jiwa seorang Muslim dan orang kafir yang terikat perjanjian damai, \ufd3e \u0625\u0650\u0644\u0651\u064e\u0627  \u0628\u0650\u0671\u0644\u06e1\u062d\u064e\u0642\u0651\u0650  \ufd3f \"kecuali dengan (alasan) yang benar,\" seperti membunuh jiwa karena jiwa (yang lain), membunuh pezina muhshan, dan orang kafir yang halal dibunuh, \ufd3e \u0648\u064e\u0644\u064e\u0627   \u064a\u064e\u0632\u06e1\u0646\u064f\u0648\u0646\u064e\u06da \ufd3f   \"dan tidak berzina,\" bahkan mereka selalu menjaga kemaluan mereka, kecuali terhadap istri-istri atau budak-budak sahaya mereka. \ufd3e \u0648\u064e\u0645\u064e\u0646  \u064a\u064e\u0641\u06e1\u0639\u064e\u0644\u06e1  \u0630\u064e\u0670\u0644\u0650\u0643\u064e \ufd3f   \"Barangsiapa yang melakukan demikian itu,\" yaitu memperse-kutukan Allah, atau membunuh jiwa yang tak berdosa yang Allah haramkan, kecuali dengan alasan yang benar, atau berbuat zina, \ufd3e \u064a\u064e\u0644\u06e1\u0642\u064e         \u0623\u064e\u062b\u064e\u0627\u0645\u0657\u0627  \ufd3f \"niscaya dia mendapat (pembalasan) dosa.\""},{"id":3881,"sura":25,"from_aya":69,"to_aya":69,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(69) Kemudian Allah menguraikannya dengan FirmanNya, \ufd3e \u064a\u064f\u0636\u064e\u0670\u0639\u064e\u0641\u06e1  \u0644\u064e\u0647\u064f    \u0671\u0644\u06e1\u0639\u064e\u0630\u064e\u0627\u0628\u064f  \u064a\u064e\u0648\u06e1\u0645\u064e  \u0671\u0644\u06e1\u0642\u0650\u064a\u064e\u0670\u0645\u064e\u0629\u0650  \u0648\u064e\u064a\u064e\u062e\u06e1\u0644\u064f\u062f\u06e1  \u0641\u0650\u064a\u0647\u0650\u06e6      \ufd3f \"Akan dilipatgandakan azab untuknya pada Hari Kiamat dan dia akan kekal di dalamnya,\" maksudnya, di dalam azab t e r s e b u t     \ufd3e \u0645\u064f\u0647\u064e\u0627\u0646\u064b\u0627 \ufd3f   \"dalam keadaan terhina.\" Jadi, ancaman dengan (azab) yang kekal bagi yang melakukan dosa-dosa itu ada-lah pasti, tidak dapat diragukan lagi. Dan begitu pula bagi orang yang mempersekutukan Allah. Juga ancaman dengan azab yang dahsyat bagi setiap orang yang melakukan salah satu dari tiga dosa tersebut, sebab dosa-dosa tersebut adalah dosa syirik, atau kalau tidak, maka termasuk dosa-dosa yang paling besar. \nAdapun tentang kekekalan bagi pembunuh dan pelaku zina di dalam azab, maka sesungguhnya \"kekekalan\" itu tidak menca-kupnya. Sebab banyak dalil-dalil al-Qur`an dan as-Sunnah yang menjelaskan bahwa seluruh orang-orang Mukmin akan keluar dari neraka, tidak ada seorang Mukmin pun yang kekal di dalamnya, sekalipun dia telah melakukan kemaksiatan apa saja. Allah \u0633\u0628\u062d\u0627\u0646\u0647 \u0648\u062a\u0639\u0627\u0644\u0649 men-catat tiga dosa besar tersebut adalah karena keberadaannya sebagai dosa yang paling besar. Syirik mengandung pengrusakan terhadap agama, pembunuhan mengandung pengrusakan terhadap jasad, sedangkan zina mengandung pengrusakan terhadap kehormatan."},{"id":3882,"sura":25,"from_aya":70,"to_aya":70,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(70) \ufd3e \u0625\u0650\u0644\u0651\u064e\u0627  \u0645\u064e\u0646  \u062a\u064e\u0627\u0628\u064e  \ufd3f \"Kecuali orang yang bertaubat,\" dari kemak-siatan-kemaksiatan tersebut dan lain-lainnya, dengan cara mening-galkannya sama sekali saat itu juga, menyesali perbuatannya yang telah lalu, dan bertekad dengan sungguh-sungguh untuk tidak akan mengulangi kembali, \ufd3e \u0648\u064e\u0621\u064e\u0627\u0645\u064e\u0646\u064e  \ufd3f \"dan beriman,\" kepada Allah dengan iman yang benar yang menuntut untuk meninggalkan segala maksiat dan mengerjakan berbagai ketaatan, \ufd3e \u0648\u064e\u0639\u064e\u0645\u0650\u0644\u064e  \u0639\u064e\u0645\u064e\u0644\u0657\u0627  \u0635\u064e\u0670\u0644\u0650\u062d\u0657\u0627 \ufd3f   \"dan mengerjakan amal shalih,\" dari amal yang diperintahkan oleh asy-Syari' (Allah dan RasulNya) bila diniatkan mengharap keridhaan Allah. \n\ufd3e \u0641\u064e\u0623\u064f\u0648\u0652\u0644\u064e\u0670\u0653\u0626\u0650\u0643\u064e  \u064a\u064f\u0628\u064e\u062f\u0651\u0650\u0644\u064f    \u0671\u0644\u0644\u0651\u064e\u0647\u064f  \u0633\u064e\u064a\u0651\u0650\u0640\u0654\u064e\u0627\u062a\u0650\u0647\u0650\u0645\u06e1  \u062d\u064e\u0633\u064e\u0646\u064e\u0670\u062a\u0656\u06d7 \ufd3f   \"Maka mereka itu, kejahatan mereka diganti Allah dengan kebajikan,\" maksudnya segala perbuatan dan perkataan mereka yang disiapkan untuk amal keburukan akan di-ganti, yaitu diganti dengan kebajikan-kebajikan. Maka syirik me-reka berubah menjadi iman, kemaksiatan mereka diganti menjadi ketaatan, dan kejahatan-kejahatan yang sama yang pernah mereka lakukan diganti, kemudian ditumbuhkan bagi mereka satu taubat, inabat dan ketaatan untuk setiap dosa dari dosa-dosa tersebut. Yaitu diganti dengan kebajikan-kebajikan, sebagaimana tampak dari zahirnya ayat. Dalam hal ini ada sebuah hadits tentang seorang lelaki yang dihisab oleh Allah karena sebagian dosa-dosanya, lalu dihitung di hadapannya, kemudian Allah mengganti untuk setiap dosa dengan satu kebajikan. Lalu orang itu berkata, \"Ya Rabbi, sesungguhnya aku mempunyai beberapa dosa lagi yang tidak aku lihat di sini.\"[33] Wallahu a'lam. \n\ufd3e \u0648\u064e\u0643\u064e\u0627\u0646\u064e  \u0671\u0644\u0644\u0651\u064e\u0647\u064f  \u063a\u064e\u0641\u064f\u0648\u0631\u0657\u0627   \ufd3f \"Dan Allah Maha Pengampun,\" terhadap siapa saja yang bertaubat, Dia selalu mengampuni dosa besar, \ufd3e \u0631\u0651\u064e\u062d\u0650\u064a\u0645\u0657\u0627  \ufd3f \"lagi Maha Penyayang,\" kepada hamba-hambaNya, di mana Dia mengajak mereka bertaubat setelah sebelumnya mereka menentangNya de-ngan dosa-dosa besar, lalu memberi mereka taufik untuk bertaubat, kemudian menerima taubat mereka."},{"id":3883,"sura":25,"from_aya":71,"to_aya":71,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(71)  \ufd3e \u0648\u064e\u0645\u064e\u0646  \u062a\u064e\u0627\u0628\u064e    \u0648\u064e\u0639\u064e\u0645\u0650\u0644\u064e  \u0635\u064e\u0670\u0644\u0650\u062d\u0657\u0627  \u0641\u064e\u0625\u0650\u0646\u0651\u064e\u0647\u064f\u06e5  \u064a\u064e\u062a\u064f\u0648\u0628\u064f  \u0625\u0650\u0644\u064e\u0649      \u0671\u0644\u0644\u0651\u064e\u0647\u0650   \u0645\u064e\u062a\u064e\u0627\u0628\u0657\u0627  \ufd3f \"Dan barangsiapa yang bertaubat dan mengerjakan amal shalih, maka sesungguhnya dia bertau-bat kepada Allah dengan taubat yang sebenar-benarnya,\" maksudnya, maka hendaklah dia mengetahui bahwa taubatnya benar-benar berada pada puncak kesempurnaan, sebab ia merupakan sikap kembali kepada jalan yang lurus yang dapat mengantarkan kepada Allah, yang merupakan inti dari kebahagiaan seseorang dan kebe-runtungannya. Maka hendaklah dia tulus dalam bertaubat, dan hendaklah dia memurnikannya dari segala noda tujuan rusak. Yang dimaksud dari ini semua adalah anjuran untuk menyempurnakan taubat dan melaksanakannya sebaik dan sesempurna mungkin, agar Dia menerima siapa saja yang bertaubat kepadaNya, kemudian membalasnya sesuai dengan kesempurnaan taubatnya."},{"id":3884,"sura":25,"from_aya":72,"to_aya":72,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(72) \ufd3e \u0648\u064e\u0671\u0644\u0651\u064e\u0630\u0650\u064a\u0646\u064e  \u0644\u064e\u0627  \u064a\u064e\u0634\u06e1\u0647\u064e\u062f\u064f\u0648\u0646\u064e    \u0671\u0644\u0632\u0651\u064f\u0648\u0631\u064e   \ufd3f \"Dan orang-orang yang tidak mem-berikan persaksian palsu,\" maksudnya mereka tidak menghadiri ke-palsuan, yaitu perkataan dan perbuatan yang diharamkan. Mereka menghindari majelis-majelis yang banyak mengandung perkataan-perkataan atau perbuatan-perbuatan yang diharamkan, seperti mempermasalahkan ayat-ayat Allah, debat batil, menggunjing, memfitnah (adu-domba), memaki, menuduh berbuat zina, mem-perolok-olok, lagu-lagu haram, minum khamar, alas-alas yang ter-buat dari kain sutra, gambar-gambar dan lain-lain. Kalaulah mereka tidak menyaksikan kepalsuan, maka lebih utama lagi mereka tidak mengatakannya dan mengerjakannya. Kesaksian palsu masuk ke dalam kategori ucapan palsu, dan masuk ke dalam maksud ayat ini secara lebih utama. \n \ufd3e \u0648\u064e\u0625\u0650\u0630\u064e\u0627  \u0645\u064e\u0631\u0651\u064f\u0648\u0627\u0652  \u0628\u0650\u0671\u0644\u0644\u0651\u064e\u063a\u06e1\u0648\u0650 \ufd3f   \"Dan apabila mereka bertemu dengan perbuatan-perbuatan yang tidak berfaidah,\" yaitu pembicaraan yang tidak me-ngandung kebaikan dan faidah religi ataupun duniawi, seperti pembicaraan orang-orang yang dungu dan yang serupa dengannya, \ufd3e \u0645\u064e\u0631\u0651\u064f\u0648\u0627\u0652  \u0643\u0650\u0631\u064e\u0627\u0645\u0657\u0627 \ufd3f   \"mereka lalui (saja) dengan menjaga kehormatan dirinya.\" Maksudnya mereka mencegah diri mereka dan memuliakan diri-nya dari tindakan ikut serta tenggelam di dalamnya dan mereka berpendapat bahwa tindakan ikut serta tenggelam di dalamnya (meskipun tidak mengandung dosa) tetapi ia merupakan tindakan bodoh yang mencemari kemanusiaan dan kewibawaan. Mereka menjaga kesucian diri mereka darinya. \nDan pada FirmanNya, \ufd3e \u0648\u064e\u0625\u0650\u0630\u064e\u0627  \u0645\u064e\u0631\u0651\u064f\u0648\u0627\u0652  \u0628\u0650\u0671\u0644\u0644\u0651\u064e\u063a\u06e1\u0648\u0650 \ufd3f   \"Dan apabila mereka bertemu dengan perbuatan-perbuatan yang tidak berfaidah,\" terdapat sebuah isyarat bahwa mereka tidak bermaksud menghadirinya ataupun mendengarkannya, akan tetapi hal itu terjadi saat bertemu secara kebetulan tanpa kesengajaan. Mereka memuliakan diri mereka darinya."},{"id":3885,"sura":25,"from_aya":73,"to_aya":73,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(73) \ufd3e \u0648\u064e\u0671\u0644\u0651\u064e\u0630\u0650\u064a\u0646\u064e  \u0625\u0650\u0630\u064e\u0627    \u0630\u064f\u0643\u0651\u0650\u0631\u064f\u0648\u0627\u0652  \u0628\u0650\u0640\u0654\u064e\u0627\u064a\u064e\u0670\u062a\u0650   \u0631\u064e\u0628\u0651\u0650\u0647\u0650\u0645\u06e1 \ufd3f   \"Dan orang-orang yang apabila diberi peringatan dengan ayat-ayat Rabb mereka,\" yang mana Dia me-merintahkan kepada mereka untuk mendengarnya dan menjadi-kannya sebagai pedoman, \ufd3e \u0644\u064e\u0645\u06e1  \u064a\u064e\u062e\u0650\u0631\u0651\u064f\u0648\u0627\u0652  \u0639\u064e\u0644\u064e\u064a\u06e1\u0647\u064e\u0627  \u0635\u064f\u0645\u0651\u0657\u0627  \u0648\u064e\u0639\u064f\u0645\u06e1\u064a\u064e\u0627\u0646\u0657\u0627 \ufd3f   \"mereka tidaklah menghadapinya sebagai orang-orang yang tuli dan buta,\" maksudnya, mereka tidak meresponnya dengan sikap berpaling darinya, ber-sikap tuli untuk mendengarnya dan mengalihkan perhatian dan hati darinya, seperti yang dilakukan oleh orang yang tidak beriman dan tidak membenarkannya. Sesungguhnya sikap mereka di saat mendengarnya adalah seperti yang difirmankan oleh Allah \u0633\u0628\u062d\u0627\u0646\u0647 \u0648\u062a\u0639\u0627\u0644\u0649,\n\ufd3e \u0625\u0650\u0646\u0651\u064e\u0645\u064e\u0627  \u064a\u064f\u0624\u06e1\u0645\u0650\u0646\u064f   \u0628\u0650\u0640\u0654\u064e\u0627\u064a\u064e\u0670\u062a\u0650\u0646\u064e\u0627  \u0671\u0644\u0651\u064e\u0630\u0650\u064a\u0646\u064e  \u0625\u0650\u0630\u064e\u0627  \u0630\u064f\u0643\u0651\u0650\u0631\u064f\u0648\u0627\u0652  \u0628\u0650\u0647\u064e\u0627  \u062e\u064e\u0631\u0651\u064f\u0648\u0627\u0652\u06e4   \u0633\u064f\u062c\u0651\u064e\u062f\u0657\u0627\u06e4  \u0648\u064e\u0633\u064e\u0628\u0651\u064e\u062d\u064f\u0648\u0627\u0652  \u0628\u0650\u062d\u064e\u0645\u06e1\u062f\u0650   \u0631\u064e\u0628\u0651\u0650\u0647\u0650\u0645\u06e1  \u0648\u064e\u0647\u064f\u0645\u06e1  \u0644\u064e\u0627  \u064a\u064e\u0633\u06e1\u062a\u064e\u0643\u06e1\u0628\u0650\u0631\u064f\u0648\u0646\u064e\u06e9 15 \ufd3f \n\"Sesungguhnya orang-orang yang beriman dengan ayat-ayat Kami, adalah orang-orang yang apabila diperingatkan dengan ayat-ayat (Kami), niscaya mereka menyungkur sujud dan bertasbih serta memuji Rabbnya, sedang mereka tidak menyombongkan diri.\" (As-Sajdah: 15).\nMereka meresponnya dengan menerima ayat-ayat itu, rasa membutuhkannya, tunduk dan patuh kepadanya. Anda akan men-jumpai mereka memiliki telinga yang peka dan hati yang sensitif, hingga iman mereka bertambah karenanya, makin sempurna keya-kinannya karenanya, menimbulkan semangat pada diri mereka, dan mereka sangat riang dan berbahagia karenanya."},{"id":3886,"sura":25,"from_aya":74,"to_aya":74,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(74) \ufd3e \u0648\u064e\u0671\u0644\u0651\u064e\u0630\u0650\u064a\u0646\u064e  \u064a\u064e\u0642\u064f\u0648\u0644\u064f\u0648\u0646\u064e  \u0631\u064e\u0628\u0651\u064e\u0646\u064e\u0627     \u0647\u064e\u0628\u06e1  \u0644\u064e\u0646\u064e\u0627  \u0645\u0650\u0646\u06e1  \u0623\u064e\u0632\u06e1\u0648\u064e\u0670\u062c\u0650\u0646\u064e\u0627  \ufd3f \"Dan orang-orang yang berkata, 'Ya Rabb kami, anugerahkanlah kepada kami istri-istri kami,\" maksudnya, pendamping-pendamping kami, termasuk para saha-bat, orang-orang terdekat, dan istri-istri, \ufd3e \u0648\u064e\u0630\u064f\u0631\u0651\u0650\u064a\u0651\u064e\u0670\u062a\u0650\u0646\u064e\u0627  \u0642\u064f\u0631\u0651\u064e\u0629\u064e  \u0623\u064e\u0639\u06e1\u064a\u064f\u0646\u0656 \ufd3f   \"dan keturunan kami sebagai penyenang hati,\" maksudnya mata kami men-jadi damai. Dan apabila kita meneliti lebih jauh keadaan dan ciri-ciri mereka, maka kita mengetahui bahwa di antara usaha keras mereka dan ketinggian martabat mereka [adalah bahwasanya mereka tidak merasa damai sebelum mata kepala mereka melihat anak keturunan mereka taat kepada Allah, berilmu lagi beramal. Demikianlah, sebagaimana doa ini adalah doa untuk istri-istri] dan anak keturunan mereka. Ia juga merupakan doa untuk diri mereka sendiri, karena manfaatnya kembali kepada diri mereka sendiri. \nOleh karenanya mereka menjadikan semua itu sebagai pem-berian (anugerah) bagi mereka, seraya mengatakan, \ufd3e \u0647\u064e\u0628\u06e1  \u0644\u064e\u0646\u064e\u0627  \ufd3f \"anu-gerahkanlah kepada kami.\" Bahkan doa mereka kembali kepada manfaat bagi segenap kaum Muslimin. Sebab, dengan keshalihan orang-orang yang disebutkan di dalam doa, akan menjadi sebab bagi keshalihan kebanyakan orang-orang yang berhubungan de-ngan mereka dan (sebab untuk) mengambil manfaat dari mereka. \n\ufd3e \u0648\u064e\u0671\u062c\u06e1\u0639\u064e\u0644\u06e1\u0646\u064e\u0627   \u0644\u0650\u0644\u06e1\u0645\u064f\u062a\u0651\u064e\u0642\u0650\u064a\u0646\u064e    \u0625\u0650\u0645\u064e\u0627\u0645\u064b\u0627  \ufd3f \"Dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa.\" Maksudnya, sampaikanlah kami, ya Tuhan kami, kepada derajat luhur ini, yaitu derajat orang-orang shiddiqin dan derajat orang-orang yang sempurna dari kalangan hamba-hamba Allah yang shalih, yaitu derajat kepemimpinan di dalam agama, dan hingga mereka bisa menjadi teladan bagi orang-orang yang bertakwa dalam ucapan dan perbuatannya. Perbuatan-perbuatan mereka diteladani, ucapan-ucapan mereka menjadi kesejukan hati dan orang-orang shalih berjalan di belakangnya (mengikuti). Mereka memberi petunjuk dan masyarakat pun mendapat petunjuk.\nSudah dimaklumi bahwa berdoa untuk mencapai sesuatu adalah merupakan doa untuk mencapai sesuatu yang tidak akan tercapai kecuali dengannya. Derajat kepemimpinan dalam agama ini tidak akan pernah dicapai kecuali dengan sabar dan keyakinan, sebagaimana Allah telah berfirman, \n\ufd3e \u0648\u064e\u062c\u064e\u0639\u064e\u0644\u06e1\u0646\u064e\u0627  \u0645\u0650\u0646\u06e1\u0647\u064f\u0645\u06e1  \u0623\u064e\u0626\u0650\u0645\u0651\u064e\u0629\u0657  \u064a\u064e\u0647\u06e1\u062f\u064f\u0648\u0646\u064e    \u0628\u0650\u0623\u064e\u0645\u06e1\u0631\u0650\u0646\u064e\u0627  \u0644\u064e\u0645\u0651\u064e\u0627  \u0635\u064e\u0628\u064e\u0631\u064f\u0648\u0627\u0652\u06d6       \u0648\u064e\u0643\u064e\u0627\u0646\u064f\u0648\u0627\u0652  \u0628\u0650\u0640\u0654\u064e\u0627\u064a\u064e\u0670\u062a\u0650\u0646\u064e\u0627  \u064a\u064f\u0648\u0642\u0650\u0646\u064f\u0648\u0646\u064e  24  \ufd3f\n\"Dan Kami menjadikan dari kalangan mereka itu pemimpin-pe-mimpin yang memberi petunjuk dengan perintah Kami ketika mereka bersabar. Dan mereka meyakini ayat-ayat Kami.\" (As-Sajdah: 24). \nDoa tersebut mengharuskan adanya amal usaha dan kesa-baran dalam menjalankan ketaatan kepada Allah dan dalam men-jauhi kemaksiatan terhadapNya serta keputusan takdirNya yang menyakitkan hati, dan juga mengharuskan adanya ilmu yang me-madai yang dapat mengantarkan orangnya kepada derajat al-yakin sebagai kebaikan yang sangat banyak dan karunia yang berlimpah, dan mengharuskan mereka untuk berada di atas setinggi mungkin dari derajat manusia lain, di bawah derajat para rasul."},{"id":3887,"sura":25,"from_aya":75,"to_aya":76,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(75-76) Oleh karena cita-cita luhur dan keinginan-keinginan mereka tinggi (mulia), maka balasannya adalah dari jenis amal itu sendiri. Maka Allah membalas mereka dengan kedudukan-kedu-dukan tertinggi, seraya berfirman, \ufd3e \u0623\u064f\u0648\u0652\u0644\u064e\u0670\u0653\u0626\u0650\u0643\u064e  \u064a\u064f\u062c\u06e1\u0632\u064e\u0648\u06e1\u0646\u064e   \u0671\u0644\u06e1\u063a\u064f\u0631\u06e1\u0641\u064e\u0629\u064e    \u0628\u0650\u0645\u064e\u0627     \u0635\u064e\u0628\u064e\u0631\u064f\u0648\u0627\u0652  \ufd3f \"Mereka itulah orang yang dibalasi dengan martabat yang tinggi karena kesabaran mereka.\" Maksudnya, tingkatan-tingkatan yang tinggi dan tempat-tempat tinggal yang sangat unik yang penuh dengan segala hal yang disukai dan sedap dipandang mata. Hal itu dise-babkan karena kesabaran mereka, maka mereka meraih apa yang semestinya mereka raih, sebagaimana Allah \u062a\u0639\u0627\u0644\u0649 berfirman,\n\ufd3e \u0648\u064e\u0671\u0644\u06e1\u0645\u064e\u0644\u064e\u0670\u0653\u0626\u0650\u0643\u064e\u0629\u064f  \u064a\u064e\u062f\u06e1\u062e\u064f\u0644\u064f\u0648\u0646\u064e   \u0639\u064e\u0644\u064e\u064a\u06e1\u0647\u0650\u0645  \u0645\u0651\u0650\u0646  \u0643\u064f\u0644\u0651\u0650   \u0628\u064e\u0627\u0628\u0656  23  \u0633\u064e\u0644\u064e\u0670\u0645\u064c  \u0639\u064e\u0644\u064e\u064a\u06e1\u0643\u064f\u0645  \u0628\u0650\u0645\u064e\u0627  \u0635\u064e\u0628\u064e\u0631\u06e1\u062a\u064f\u0645\u06e1\u06da       \u0641\u064e\u0646\u0650\u0639\u06e1\u0645\u064e  \u0639\u064f\u0642\u06e1\u0628\u064e\u0649  \u0671\u0644\u062f\u0651\u064e\u0627\u0631\u0650   24 \ufd3f \n\"Sedang malaikat-malaikat masuk ke tempat-tempat mereka dari semua pintu (sambil mengucapkan), 'Salam sejahtera atasmu karena kesabaranmu.' Maka alangkah baiknya tempat kesudahan itu.\" (Ar-Ra'd: 23-24). \nOleh karena itu, di sini Dia berfirman, \ufd3e \u0648\u064e\u064a\u064f\u0644\u064e\u0642\u0651\u064e\u0648\u06e1\u0646\u064e  \u0641\u0650\u064a\u0647\u064e\u0627  \u062a\u064e\u062d\u0650\u064a\u0651\u064e\u0629\u0657  \u0648\u064e\u0633\u064e\u0644\u064e\u0670\u0645\u064b\u0627  \ufd3f \"Dan mereka disambut dengan penghormatan dan ucapan selamat di dalamnya,\" dari Tuhan mereka dan dari para malaikatNya yang mulia dan dari sebagian mereka terhadap sebagian yang lain, dan mereka selamat dari segala yang dapat mencemarkan dan mengotori.\nWalhasil, sesungguhnya Allah \u0633\u0628\u062d\u0627\u0646\u0647 \u0648\u062a\u0639\u0627\u0644\u0649 telah menyifati mereka dengan hikmat, tenang, merendahkan diri kepadaNya dan kepada hamba-hambaNya, beretika baik, santun, berakhlak mulia, memaaf-kan orang-orang yang bodoh, berpaling dari mereka, membalas sikap buruk mereka dengan perbuatan baik, qiyamul lail (shalat malam), ikhlas dalam melakukan qiyamul lail, takut akan api neraka, memohon kepada Tuhan mereka agar diselamatkan darinya, me-ngeluarkan yang wajib dan yang sunnah dalam nafkah (pembelan-jaan harta), serta sederhana dalam membelanjakannya. Dan kalau mereka telah menjadi orang-orang yang sederhana di dalam ber-infak, di mana kebiasaan yang berlaku adalah mengabaikan atau berlebihan, maka kesederhanaan mereka dan keseimbangan mereka pada masalah-masalah yang lain tentu lebih utama; dan selamat dari dosa-dosa besar, bersikap ikhlas kepada Allah di dalam ber-ibadah kepadaNya (bertauhid. Pent), menjaga diri dari darah (jiwa yang tak berdosa) dan dari kehormatan, dan segera bertaubat di saat terjadinya perbuatan dosa itu, dan mereka tidak menghadiri majelis-majelis kemungkaran, kefasikan yang bersifat perkataan ataupun perbuatan, mereka menjaga diri mereka dari perkataan sia-sia dan perbuatan hina, yang tidak ada kebaikannya padanya. \nSemua itu memastikan wibawa dan kemanusiaan mereka, kesempurnaan dan kesucian mereka dari segala perkataan dan perbuatan tak bernilai. Sesungguhnya mereka serius merespon ayat-ayat Allah dengan menerima dan memahami makna-makna-nya, mengamalkannya dan bersungguh-sungguh di dalam mene-rapkan hukum-hukumnya, dan mereka selalu berdoa kepada Allah \u0633\u0628\u062d\u0627\u0646\u0647 \u0648\u062a\u0639\u0627\u0644\u0649 dengan doa yang paling sempurna di dalam doa yang sangat berguna bagi mereka dan berguna bagi siapa pun yang mengikuti mereka, serta berguna bagi kaum Muslimin, karena keshalihan istri-istri mereka dan anak keturunan mereka. \nKonsekuensi dari itu semua adalah mereka berupaya keras di dalam mendidik, mengajar, menasihati dan membimbing mereka. Sebab, siapa saja yang serius untuk memperoleh sesuatu, pasti dia berdoa kepada Allah untuknya, dia pasti berusaha mendapatkan sebab kausalitasnya dan mereka berdoa kepada Allah untuk menca-pai derajat tertinggi yang mungkin bisa mereka capai, yaitu derajat kepemimpinan dan kejujuran. \nSungguh demi Allah, betapa mulianya sifat-sifat tersebut, betapa tingginya cita-cita mereka, betapa agungnya harapan mereka dan betapa sucinya jiwa-jiwa itu, betapa bersihnya hati itu, betapa sucinya manusia-manusia pilihan itu, dan betapa bertakwanya para penghulu itu.\nSungguh itu adalah karunia, nikmat, dan rahmat Allah ter-hadap mereka yang menjadikan mereka mulia, dan kelembutan-Nya yang telah mengantar mereka kepada derajat tertinggi ini.\nSungguh termasuk karunia Allah terhadap hamba-hambaNya adalah Dia menjelaskan sifat-sifat mereka, dan mengilustrasikan karakteristik mereka. Dia menjelaskan cita-cita luhur mereka dan menjelaskan pula pahala yang diperoleh agar mereka rindu (ter-pacu) untuk mengamalkan sifat-sifat tersebut, dan agar mereka mencurahkan segenap kemampuan untuk itu, dan agar mereka memohon kepada Tuhan yang telah menganugerahkan semua itu kepada mereka dan yang telah memuliakan mereka, yaitu Tuhan yang karuniaNya ada pada setiap masa dan tempat, dan pada setiap saat (hendaklah dia memohon) agar Dia berkenan untuk membimbing mereka sebagaimana telah membimbing mereka (orang-orang yang disebut di dalam ayat-ayat di atas. Pent).\nYa Allah, segala puji hanya untukMu, kepadaMu-lah tempat mengadu, Engkau-lah tempat meminta, dan kepadaMu-lah tempat memohon keselamatan; tidak ada daya dan tidak ada kekuatan kecuali dengan pertolonganMu. Kami sama sekali tidak mampu memberikan manfaat atau mudarat kepada diri kami, kami tidak kuasa melakukan kebaikan sebesar biji sawi pun jika Engkau tidak memudahkannya bagi kami, karena sesungguhnya kami sangat lemah lagi rapuh dari segala sisi. Kami bersaksi bahwasanya Eng-kau, jika Engkau serahkan kami kepada diri kami (walau hanya) sekejap mata, maka berarti Engkau telah menyerahkan kami kepada kelemahan, kerapuhan dan kesalahan. Maka kami tidak yakin, ya Rabb kami kecuali dengan rahmatMu, yang dengannya Engkau menciptakan kami, memberi kami rizki, Engkau karuniakan kepada kami berbagai kenikmatan yang nampak dan yang tidak tampak, Engkau jauhkan dari kami berbagai bencana. Maka belas kasihilah kami dengan rahmat yang membuat kami tidak butuh kepada rahmat selainMu. Sesungguhnya tidak akan sia-sia orang yang memohon dan berharap kepadaMu."},{"id":3888,"sura":25,"from_aya":77,"to_aya":77,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(77) Setelah Allah \u0633\u0628\u062d\u0627\u0646\u0647 \u0648\u062a\u0639\u0627\u0644\u0649 menisbatkan hamba-hamba tersebut kepada rahmatNya dan mengistimewakan mereka dengan (kriteria) ubudiyah karena kemuliaan dan keutamaan mereka, maka boleh jadi ada orang yang beranggapan bahwa dirinya dan selain mereka (mendapatkan rahmat), lalu kenapa dia tidak masuk ke dalam kriteria ubudiyah? Maka Allah \u0633\u0628\u062d\u0627\u0646\u0647 \u0648\u062a\u0639\u0627\u0644\u0649 memberitakan bahwasanya Dia tidak menghiraukan dan tidak peduli kepada selain mereka; dan bahwa kalau saja bukan karena doa kalian kepadaNya yang berupa doa ibadah dan doa permohonan, tentu Dia tidak menghiraukan kalian dan tentu Dia tidak mencintai kalian, seraya berfirman, \ufd3e \u0642\u064f\u0644\u06e1  \u0645\u064e\u0627  \u064a\u064e\u0639\u06e1\u0628\u064e\u0624\u064f\u0627\u0652  \u0628\u0650\u0643\u064f\u0645\u06e1  \u0631\u064e\u0628\u0651\u0650\u064a    \u0644\u064e\u0648\u06e1\u0644\u064e\u0627  \u062f\u064f\u0639\u064e\u0627\u0653\u0624\u064f\u0643\u064f\u0645\u06e1\u06d6       \u0641\u064e\u0642\u064e\u062f\u06e1  \u0643\u064e\u0630\u0651\u064e\u0628\u06e1\u062a\u064f\u0645\u06e1   \u0641\u064e\u0633\u064e\u0648\u06e1\u0641\u064e  \u064a\u064e\u0643\u064f\u0648\u0646\u064f  \u0644\u0650\u0632\u064e\u0627\u0645\u064e\u06e2\u0627  \ufd3f \"Katakanlah (kepada orang-orang musyrik), 'Rabbku tidak mengindahkanmu, kalau tidak karena ibadahmu (niscaya Dia tidak mengindahkanmu). (Tetapi bagaimana kamu beribadah kepadaNya), sementara kamu sungguh telah mendustakanNya? Karena itu kelak (azab) pasti (menimpamu)'.\" Maksudnya, azab pasti menimpa kalian seperti pastinya (kewajiban membayar) bagi orang yang berhutang kepada yang berpiutang. Dan Allah \u0633\u0628\u062d\u0627\u0646\u0647 \u0648\u062a\u0639\u0627\u0644\u0649 pasti mem-berikan keputusan di antara kalian dan di antara hamba-hambaNya yang beriman."},{"id":3889,"sura":25,"from_aya":0,"to_aya":0,"type":"\u062e\u0627\u062a\u0645\u0629 \u0627\u0644\u0633\u0648\u0631\u0629","text":"Selesailah tafsir surat al-Furqan. Segala puji dan sanjungan serta syukur (hanya) bagi Allah selama-lamanya."}]}