{"result":[{"id":4284,"sura":30,"from_aya":0,"to_aya":0,"type":"\u0627\u0633\u0645 \u0627\u0644\u0633\u0648\u0631\u0629","text":"TAFSIR SURAT AR-RUM\n( Orang-orang Romawi )"},{"id":4285,"sura":30,"from_aya":0,"to_aya":0,"type":"\u0645\u0643\u0627\u0646 \u0646\u0632\u0648\u0644 \u0627\u0644\u0633\u0648\u0631\u0629","text":"Makkiyah"},{"id":4286,"sura":30,"from_aya":0,"to_aya":0,"type":"\u0627\u0644\u0628\u0633\u0645\u0644\u0629","text":"\"Dengan Nama Allah Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang.\""},{"id":4287,"sura":30,"from_aya":1,"to_aya":7,"type":"\u0627\u0644\u0645\u0642\u0637\u0639","text":"\"Alif Lam Mim. Telah dikalahkan bangsa Romawi, di negeri yang terdekat dan mereka sesudah dikalahkan itu akan menang, dalam beberapa tahun (lagi). Bagi Allah-lah urusan sebelum dan sesudah (mereka menang). Dan di hari (kemenangan bangsa Ro-mawi) itu bergembiralah orang-orang yang beriman, karena per-tolongan Allah. Dia menolong siapa yang dikehendakiNya. Dan Dia-lah Yang Mahaperkasa lagi Maha Penyayang. (Sebagai) janji yang sebenar-benarnya dari Allah. Allah tidak akan menyalahi janjiNya, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui. Mereka hanya mengetahui yang lahir (saja) dari kehidupan dunia; sedang mereka tentang (kehidupan) akhirat adalah lalai.\" (Ar-Rum: 1-7)."},{"id":4288,"sura":30,"from_aya":1,"to_aya":5,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(1-5) Bangsa Persia dan Bangsa Romawi pada saat itu me-rupakan dua negara super power yang ada di muka bumi ini; dan selalu terjadi peperangan di antara dua bangsa ini sebagaimana biasa terjadi pada bangsa-bangsa yang selevel. Bangsa Persia ada-lah penyembah api, sedangkan bangsa Romawi adalah ahli kitab yang berafiliasi kepada Taurat dan Injil, dan mereka lebih dekat kepada kaum Muslimin daripada bangsa Persia. [Orang-orang Mukmin] sangat senang kalau bangsa Romawi menang dan dapat mengalahkan bangsa Persia. Sedangkan orang-orang musyrikin (Arab), karena kesamaan mereka dalam kesyirikan, sedangkan bangsa Persia berada dalam kesyirikan, maka mereka senang kalau bangsa Persia menang atas bangsa Romawi. Lalu ternyata bangsa Persia dapat menang atas bangsa Romawi, dan mereka dapat me-ngalahkan bangsa Romawi, namun tidak sampai menguasai kera-jaan mereka, bahkan sedikit pun dari daerah kekuasaan Romawi. Maka kaum musyrikin Arab pun sangat bergembira dengannya, sedangkan kaum Muslimin bersedih. Maka dari itu Allah menga-barkan kepada mereka dan menjanjikan bahwa bangsa Romawi akan mengalahkan bangsa Persia.\n\ufd3e \u0641\u0650\u064a     \u0628\u0650\u0636\u06e1\u0639\u0650  \u0633\u0650\u0646\u0650\u064a\u0646\u064e\u06d7 \ufd3f   \"Dalam beberapa tahun lagi,\" sembilan atau dela-pan tahun lagi, atau semisal hal itu, tidak lebih dari sepuluh tahun lagi dan tidak pula kurang dari tiga tahun; dan sesungguhnya kemenangan bangsa Persia terhadap bangsa Romawi, lalu keme-nangan bangsa Romawi terhadap bangsa Persia semuanya terjadi atas kehendak dan kekuasaanNya. Dari itu Allah \u0633\u0628\u062d\u0627\u0646\u0647 \u0648\u062a\u0639\u0627\u0644\u0649 berfirman,\ufd3e \u0644\u0650\u0644\u0651\u064e\u0647\u0650     \u0671\u0644\u06e1\u0623\u064e\u0645\u06e1\u0631\u064f      \u0645\u0650\u0646  \u0642\u064e\u0628\u06e1\u0644\u064f  \u0648\u064e\u0645\u0650\u0646\u06e2  \u0628\u064e\u0639\u06e1\u062f\u064f\u06da \ufd3f   \"Milik Allah-lah urusan sebelum dan sesudahnya,\" jadi kemenangan dan pertolongan itu tidak hanya sekedar disebab-kan terwujudnya sebab kausalitas (fasilitas dan perlengkapan. Pent), melainkan pasti diiringi oleh qadha` dan qadar. \n\ufd3e \u0648\u064e\u064a\u064e\u0648\u06e1\u0645\u064e\u0626\u0650\u0630\u0656 \ufd3f   \"Dan di hari.\" Maksudnya, pada hari bangsa Romawi dapat memenangkan bangsa Persia dan mengalahkan mereka, \ufd3e \u064a\u064e\u0641\u06e1\u0631\u064e\u062d\u064f     \u0671\u0644\u06e1\u0645\u064f\u0624\u06e1\u0645\u0650\u0646\u064f\u0648\u0646\u064e  4   \u0628\u0650\u0646\u064e\u0635\u06e1\u0631\u0650     \u0671\u0644\u0644\u0651\u064e\u0647\u0650\u06da       \u064a\u064e\u0646\u0635\u064f\u0631\u064f    \u0645\u064e\u0646  \u064a\u064e\u0634\u064e\u0627\u0653\u0621\u064f\u06d6       \ufd3f \"bergembiralah orang-orang yang beriman, karena pertolongan Allah. Dia menolong siapa yang dike-hendakiNya.\" Maksudnya, mereka bergembira dengan kemenangan bangsa Romawi atas bangsa Persia, sekalipun semuanya adalah orang-orang kafir, akan tetapi sebagian keburukan (suatu kaum) itu lebih ringan daripada (keburukan dari kaum) yang lain. Dan pada saat itu pula kaum musyrikin berduka cita. \ufd3e \u0648\u064e\u0647\u064f\u0648\u064e  \u0671\u0644\u06e1\u0639\u064e\u0632\u0650\u064a\u0632\u064f \ufd3f   \"Dan Dia-lah Yang Mahaperkasa,\" Yang memilki keperkasaan yang de-ngannya Dia menaklukkan seluruh makhluk; Dia memberikan kekuasaan (kerajaan) kepada siapa saja yang Dia kehendaki, dan mencopot kekuasaan dari siapa yang Dia kehendaki, Dia memulia-kan siapa saja yang Dia kehendaki dan menghinakan siapa saja yang Dia kehendaki. \ufd3e \u0671\u0644\u0631\u0651\u064e\u062d\u0650\u064a\u0645\u064f \ufd3f   \"Lagi Maha Penyayang\" terhadap hamba-hambaNya yang beriman, yang mana Dia menyediakan segala sebab kausalitas yang dapat membuat mereka bahagia, dan meno-long mereka yang sama sekali di luar perhitungan."},{"id":4289,"sura":30,"from_aya":6,"to_aya":6,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(6) \ufd3e \u0648\u064e\u0639\u06e1\u062f\u064e  \u0671\u0644\u0644\u0651\u064e\u0647\u0650\u06d6       \u0644\u064e\u0627  \u064a\u064f\u062e\u06e1\u0644\u0650\u0641\u064f  \u0671\u0644\u0644\u0651\u064e\u0647\u064f  \u0648\u064e\u0639\u06e1\u062f\u064e\u0647\u064f\u06e5 \ufd3f   \"Sebagai janji yang sebenar-benarnya dari Allah. Allah tidak akan menyalahi janjiNya,\" maka dari itu yaki-nilah hal itu dan pastikanlah; dan ketahuilah bahwasanya yang demikian itu pasti terjadi. Setelah ayat-ayat ini diturunkan, yang di dalamnya terdapat janji ini, maka kaum Muslimin pun langsung membenarkannya, sedangkan orang-orang kafir mendustakannya hingga sebagian kaum Muslimin dan sebagian kaum musyrikin melakukan taruhan dalam waktu beberapa tahun yang telah me-reka tentukan. Maka setelah masa yang telah ditetapkan oleh Allah tiba, bangsa Romawi memperoleh kemenangan atas bangsa Persia, dan Romawi berhasil mengusir mereka dari daerah-daerah mereka yang sebelumnya diduduki oleh bangsa Persia, dan dengan demi-kian terbuktilah apa yang Allah janjikan. Ini termasuk perkara ghaib yang diberitakan Allah \u0633\u0628\u062d\u0627\u0646\u0647 \u0648\u062a\u0639\u0627\u0644\u0649 sebelum peristiwa ini terjadi, dan ada pada zaman orang-orang yang mana Allah \u0633\u0628\u062d\u0627\u0646\u0647 \u0648\u062a\u0639\u0627\u0644\u0649 memberitakan-nya kepada kaum Muslimin dan kaum musyrikin. \ufd3e \u0648\u064e\u0644\u064e\u0670\u0643\u0650\u0646\u0651\u064e  \u0623\u064e\u0643\u06e1\u062b\u064e\u0631\u064e    \u0671\u0644\u0646\u0651\u064e\u0627\u0633\u0650   \u0644\u064e\u0627   \u064a\u064e\u0639\u06e1\u0644\u064e\u0645\u064f\u0648\u0646\u064e \ufd3f   \"Tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui,\" bahwa apa yang dijanjikan oleh Allah itu benar. Maka dari itu terdapat seke-lompok manusia di antara mereka yang mendustakan janjiNya dan mendustakan ayat-ayatNya."},{"id":4290,"sura":30,"from_aya":7,"to_aya":7,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(7) Dan mereka, orang-orang yang tidak mengetahui. Mak-sudnya, mereka yang tidak mengetahui esensi sesuatu dan akibat-akibatnya, sebenarnya \ufd3e \u064a\u064e\u0639\u06e1\u0644\u064e\u0645\u064f\u0648\u0646\u064e  \u0638\u064e\u0670\u0647\u0650\u0631\u0657\u0627  \u0645\u0651\u0650\u0646\u064e  \u0671\u0644\u06e1\u062d\u064e\u064a\u064e\u0648\u0670\u0629\u0650  \u0671\u0644\u062f\u0651\u064f\u0646\u06e1\u064a\u064e\u0627    \ufd3f \"hanya mengetahui yang lahir saja dari kehidupan dunia,\" lalu mereka melihat kepada sebab-musabab dan memastikan kejadian perkara yang sudah terbetik dalam pikiran mereka, yang telah terpenuhi semua sebab musabab keberadaannya; dan mereka meyakini ketidakterjadinya suatu perkara yang mana mereka sama sekali belum melihat keberadaan sebab-sebab yang bisa menimbulkan kejadiannya. Jadi, mereka sangat tergantung kepada sebab-sebab, tanpa melihat kepada (Allah) yang menurunkan sebab-sebabnya, yang bertindak padanya, \ufd3e \u0648\u064e\u0647\u064f\u0645\u06e1  \u0639\u064e\u0646\u0650  \u0671\u0644\u06e1\u0623\u0653\u062e\u0650\u0631\u064e\u0629\u0650     \u0647\u064f\u0645\u06e1  \u063a\u064e\u0670\u0641\u0650\u0644\u064f\u0648\u0646\u064e \ufd3f   \"sedang mereka tentang (kehidupan) akhirat adalah lalai.\" Hati mereka, hawa nafsu mereka dan kemauan mereka sudah ter-fokus kepada dunia, kesenangan dan gemerlapnya, lalu berbuat hanya untuk itu, berupaya dan menuju kepadanya, berpaling dan lupa terhadap kehidupan akhirat. Ia sama sekali tidak merindu-kan surga, tidak pula takut akan api neraka, tidak juga berdiri di hadapan Allah dan berjumpa denganNya membuatnya takut dan membuatnya ngeri. Ini adalah tanda kesengsaraan, dan cirinya adalah lalai akan kehidupan akhirat.\nYang mengherankan adalah bahwa sesungguhnya kelompok manusia yang satu ini sudah mencapai pada kecerdasan dan ke-pintaran yang sangat tinggi terhadap lahiriah kehidupan dunia hingga sampai pada tingkat mencengangkan akal dan menakjub-kan hati. Mereka bisa memperlihatkan berbagai keajaiban nuklir dan listrik, peralatan transportasi darat, laut dan udara yang de-ngannya mereka menjadi unggul. Mereka berhasil menampakkan dan membanggakan akal mereka, dan mereka memandang bangsa-bangsa lain tidak mampu melakukan apa yang telah ditakdirkan Allah agar mampu mereka lakukan. Maka mereka memandang bangsa lain dengan pandangan hina dan rendah, sedangkan dalam masalah agama mereka merupakan manusia yang paling bodoh dan paling lalai terhadap kehidupan akhirat, serta paling dangkal pengetahuannya terhadap akibat-akibat perbuatan mereka. \nMereka telah dilihat oleh orang-orang yang berakal dan ber-pandangan tajam sedang terombang-ambing dalam kejahilan, ter-gelimang dalam kesesatan, terbuai dalam kebatilan. Mereka telah melupakan Allah, maka Allah menjadikan mereka lupa terhadap diri mereka sendiri. Mereka itulah orang-orang fasik. Lalu para ahli pikir itu melihat kepada apa yang dikaruniakan Allah \u0633\u0628\u062d\u0627\u0646\u0647 \u0648\u062a\u0639\u0627\u0644\u0649 dan kemampuan yang Allah anugerahkan kepada mereka (sekelompok manusia itu. Pent) berupa pemikiran-pemikiran yang sangat cang-gih dalam permasalahan dunia dan lahirnya, sedangkan mereka tidak dikaruniai akal yang sangat jenius. Maka para ahli pemikiran yang mendalam (tajam) itu mengetahui bahwasanya segala perkara adalah wewenang Allah dan keputusan terhadap manusia adalah milikNya. Ia tiada lain melainkan hanya taufikNya atau pengabai-anNya. \nMaka dari itu mereka (para ahli pemikiran yang mendalam) takut kepada Allah, Rabb mereka, dan mereka memohon kepada-Nya semoga Dia berkenan melengkapi cahaya akal dan iman yang telah dianugerahkanNya kepada mereka hingga mereka bisa sampai kepadaNya dan menempati haribaanNya. Semua perkara di atas, kalau saja disertai iman dan dibangun di atasnya, tentu ia akan membuahkan kemajuan yang sangat tinggi dan kehidupan yang baik. Akan tetapi, karena kebanyakannya dibangun di atas landasan ilhad (kekafiran), maka ia tidak membuahkan sesuatu ke-cuali dekadensi moral dan segala sebab kebinasaan dan kehancuran."},{"id":4291,"sura":30,"from_aya":8,"to_aya":10,"type":"\u0627\u0644\u0645\u0642\u0637\u0639","text":"\"Dan mengapa mereka tidak memikirkan tentang (kejadian) diri mereka? Allah tidak menjadikan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya melainkan dengan (tujuan) yang benar dan waktu yang ditentukan. Dan sesungguhnya kebanyakan dari manusia benar-benar ingkar akan pertemuan dengan Rabbnya. Dan apakah mereka tidak mengadakan perjalanan di muka bumi dan memperhatikan bagaimana akibat (yang diderita) oleh orang-orang yang sebelum mereka. Orang-orang itu adalah lebih kuat dari mereka (sendiri) dan telah mengolah bumi (tanah) serta me-makmurkannya lebih banyak dari apa yang telah mereka makmur-kan. Dan telah datang kepada mereka rasul-rasul mereka dengan membawa bukti-bukti yang nyata. Maka Allah sekali-kali tidak berlaku zhalim kepada mereka, akan tetapi merekalah yang ber-laku zhalim kepada diri sendiri. Kemudian, akibat orang-orang yang mengerjakan kejahatan adalah (azab) yang lebih buruk, karena mereka mendustakan ayat-ayat Allah, dan mereka selalu memperolok-oloknya.\" (Ar-Rum: 8-10)."},{"id":4292,"sura":30,"from_aya":8,"to_aya":8,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(8) Maksudnya, mengapa orang-orang yang mendustakan para utusan Allah dan perjumpaan denganNya tidak merenung-kan \ufd3e \u0641\u0650\u064a\u0653  \u0623\u064e\u0646\u0641\u064f\u0633\u0650\u0647\u0650\u0645\u06d7 \ufd3f   \"tentang diri mereka?\" Karena sesungguhnya pada diri mereka terdapat tanda-tanda yang dengannya mereka dapat mengetahui bahwa yang telah mengadakan (menciptakan) mereka dari ketiadaan akan menghidupkan mereka kembali sesudah itu; dan bahwa (Tuhan) yang telah memindahkan mereka dari satu fase ke fase lain, dari sperma menjadi segumpal darah, lalu men-jadi segumpal daging, lalu menjadi sesosok manusia, lalu Dia telah meniupkan ruh padanya, lalu menjadikannya bayi, lalu berubah menjadi remaja, lalu menjadi orang dewasa, lalu menjadi tua renta, sangat tidak laik kalau membiarkan mereka terlantar begitu saja, mereka tidak dilarang, tidak diperintah, tidak diberi pahala dan tidak disiksa. \n\ufd3e \u0645\u0651\u064e\u0627  \u062e\u064e\u0644\u064e\u0642\u064e  \u0671\u0644\u0644\u0651\u064e\u0647\u064f  \u0671\u0644\u0633\u0651\u064e\u0645\u064e\u0670\u0648\u064e\u0670\u062a\u0650  \u0648\u064e\u0671\u0644\u06e1\u0623\u064e\u0631\u06e1\u0636\u064e   \u0648\u064e\u0645\u064e\u0627  \u0628\u064e\u064a\u06e1\u0646\u064e\u0647\u064f\u0645\u064e\u0627\u0653  \u0625\u0650\u0644\u0651\u064e\u0627  \u0628\u0650\u0671\u0644\u06e1\u062d\u064e\u0642\u0651\u0650  \ufd3f \"Allah tidak menjadikan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya melainkan dengan (tujuan) yang benar,\" yaitu untuk menguji kalian, siapa di antara kalian yang terbaik amalnya, \ufd3e \u0648\u064e\u0623\u064e\u062c\u064e\u0644\u0656  \u0645\u0651\u064f\u0633\u064e\u0645\u0651\u0657\u0649\u06d7       \ufd3f \"dan waktu yang ditentukan.\" Maksud-nya, waktu menetap tinggalnya dibatasi dengan waktu yang de-ngannya dunia akan sirna dan datang kemudian kiamat (kebang-kitan), bumi diganti dengan bumi lain dan demikian pula langit. \ufd3e \u0648\u064e\u0625\u0650\u0646\u0651\u064e     \u0643\u064e\u062b\u0650\u064a\u0631\u0657\u0627  \u0645\u0651\u0650\u0646\u064e  \u0671\u0644\u0646\u0651\u064e\u0627\u0633\u0650    \u0628\u0650\u0644\u0650\u0642\u064e\u0627\u0653\u064a\u0655\u0650  \u0631\u064e\u0628\u0651\u0650\u0647\u0650\u0645\u06e1  \u0644\u064e\u0643\u064e\u0670\u0641\u0650\u0631\u064f\u0648\u0646\u064e \ufd3f   \"Dan sesungguhnya kebanyakan di antara manusia benar-benar ingkar akan pertemuan dengan Rabbnya.\" Maka dari itu mereka tidak bersiap-siap untuk perjumpaan dengan-Nya dan tidak membenarkan para RasulNya yang memberitakan tentang pertemuan denganNya."},{"id":4293,"sura":30,"from_aya":9,"to_aya":9,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(9) Kekafiran tersebut dilakukan tanpa landasan dalil. Seba-liknya, dalil-dalil yang pasti membuktikan kepastian kebangkitan (sesudah kematian) dan pembalasan. Maka dari itu Allah meng-ingatkan mereka supaya berjalan di muka bumi ini dan memper-hatikan akibat buruk yang menimpa orang-orang yang telah men-dustakan para Rasul dan menyalahi perintah mereka, yaitu mereka adalah orang-orang yang lebih kuat daripada mereka dan lebih banyak pengelolaannya di bumi ini, seperti pembangunan istana, pabrik-pabrik, menanam pohon-pohon, bercocok tanam dan meng-adakan pengairan sungai, namun kekuatan mereka itu sama sekali tidak dapat menolong mereka, dan kejayaan mereka tidak berguna bagi mereka saat mereka mendustakan para rasul yang datang ke-pada mereka dengan mukjizat-mukjizat yang membuktikan yang haq dan kebenaran apa yang mereka bawa. \nSesungguhnya ketika mereka memperhatikan jejak mereka (orang-orang yang telah mendustakan para rasul itu. Pent) maka mereka tidak menjumpai kecuali umat-umat yang telah binasa, manusia-manusia yang telah musnah, puing-puing rumah pening-galan mereka yang sepi. Dan suatu cercaan dari manusia (yang datang berikutnya) terhadap mereka terus berlanjut. Ini adalah balasan yang disegerakan, sebagai contoh bagi pembalasan ukhrawi dan permulaannya. Semua bangsa yang dibinasakan itu sama sekali tidak dizhalimi oleh Allah dengan pembinasaan tersebut, melain-kan sebenarnya merekalah yang telah menzhalimi diri mereka sen-diri dan telah melakukan sebab-sebab dalam kebinasaan mereka."},{"id":4294,"sura":30,"from_aya":10,"to_aya":10,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(10) \ufd3e \u062b\u064f\u0645\u0651\u064e  \u0643\u064e\u0627\u0646\u064e    \u0639\u064e\u0670\u0642\u0650\u0628\u064e\u0629\u064e  \u0671\u0644\u0651\u064e\u0630\u0650\u064a\u0646\u064e  \u0623\u064e\u0633\u064e\u0670\u0653\u0640\u0654\u064f\u0648\u0627\u0652  \ufd3f \"Kemudian, akibat orang-orang yang mengerjakan kejahatan\" maksudnya, orang-orang yang berbuat keja-hatan, \ufd3e \u0671\u0644\u0633\u0651\u064f\u0648\u0653\u0623\u064e\u0649\u0670\u0653   \ufd3f \"adalah yang lebih buruk,\" yakni keadaan yang buruk lagi sangat keji, dan hal itu mendorong mereka untuk \ufd3e \u0643\u064e\u0630\u0651\u064e\u0628\u064f\u0648\u0627\u0652     \u0628\u0650\u0640\u0654\u064e\u0627\u064a\u064e\u0670\u062a\u0650  \u0671\u0644\u0644\u0651\u064e\u0647\u0650  \u0648\u064e\u0643\u064e\u0627\u0646\u064f\u0648\u0627\u0652  \u0628\u0650\u0647\u064e\u0627  \u064a\u064e\u0633\u06e1\u062a\u064e\u0647\u06e1\u0632\u0650\u0621\u064f\u0648\u0646\u064e  \ufd3f \"mendustakan ayat-ayat Allah dan mereka selalu memperolok-oloknya.\" Ini adalah hukuman terhadap kejahatan dan dosa-dosa mereka. Kemudian perolok-olokan dan pendustaan itu menjadi sebab bagi munculnya siksaan yang lebih besar dan lebih mengenaskan."},{"id":4295,"sura":30,"from_aya":11,"to_aya":16,"type":"\u0627\u0644\u0645\u0642\u0637\u0639","text":"\"Allah menciptakan (manusia) dari permulaan, kemudian mengembalikan (menghidupkan)nya kembali; kemudian kepada-Nya-lah kamu dikembalikan. Dan pada hari terjadinya kiamat, orang-orang yang berdosa terdiam berputus asa. Dan sekali-kali tidak ada pemberi syafa'at bagi mereka dari berhala-berhala me-reka, dan mereka mengingkari berhala mereka itu. Dan pada hari terjadinya kiamat, di hari itu mereka (manusia) bergolong-go-longan. Adapun orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal shalih, maka mereka di dalam taman (surga) bergembira. Adapun orang-orang yang kafir dan mendustakan ayat-ayat Kami (al-Qur`an) serta (mendustakan) menemui hari akhirat, maka mereka tetap dihadirkan di dalam siksaan (neraka).\" (Ar-Rum: 11-16)."},{"id":4296,"sura":30,"from_aya":11,"to_aya":13,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(11-13) Allah \u0633\u0628\u062d\u0627\u0646\u0647 \u0648\u062a\u0639\u0627\u0644\u0649 mengabarkan bahwasanya hanya Dia-lah yang memulai penciptaan seluruh makhluk, kemudian Dia akan mengembalikan mereka, kemudian kepadaNya mereka akan di-kembalikan sesudah mereka dihidupkan kembali untuk memberi balasan atas amal perbuatan mereka. Maka dari itu Dia menyebut-kan balasan untuk para pelaku kejahatan (keburukan) dan kemu-dian balasan bagi para pelaku kebajikan, seraya berfirman, \ufd3e \u0648\u064e\u064a\u064e\u0648\u06e1\u0645\u064e  \u062a\u064e\u0642\u064f\u0648\u0645\u064f     \u0671\u0644\u0633\u0651\u064e\u0627\u0639\u064e\u0629\u064f \ufd3f   \"Dan pada hari terjadinya kiamat,\" yaitu hari bangkitnya manu-sia kepada Allah Rabb semesta alam (dan mereka melihat)[47] kiamat dengan mata kepala, pada hari itu, \ufd3e \u064a\u064f\u0628\u06e1\u0644\u0650\u0633\u064f  \u0671\u0644\u06e1\u0645\u064f\u062c\u06e1\u0631\u0650\u0645\u064f\u0648\u0646\u064e  \ufd3f  \"orang-orang yang berdosa terdiam berputus asa.\" Maksudnya, mereka berputus asa dari segala kebaikan. Hal itu karena mereka tidak mempersiapkan untuk hari itu kecuali perbuatan jahat, yaitu dosa-dosa berupa kekafiran, syirik dan berbagai maksiat. Maka tatkala mereka telah melakukan segala sebab siksaan dan mereka belum pernah men-campurinya dengan sebab-sebab pahala sedikit pun, maka mereka berputus asa, berputus harapan, merasa sangat rugi, dan semua yang mereka ada-adakan, seperti manfaat para sekutu dan para sekutu diyakini bisa memberikan syafa'at sudah menjadi sia-sia. Maka dari itu Allah berfirman, \ufd3e \u0648\u064e\u0644\u064e\u0645\u06e1  \u064a\u064e\u0643\u064f\u0646  \u0644\u0651\u064e\u0647\u064f\u0645  \u0645\u0651\u0650\u0646  \u0634\u064f\u0631\u064e\u0643\u064e\u0627\u0653\u0626\u0650\u0647\u0650\u0645\u06e1 \ufd3f   \"Dan sekali-kali tidak ada (sekutu) berhala bagi mereka\" yang telah mereka sembah bersama penyembahan Allah, \ufd3e \u0634\u064f\u0641\u064e\u0639\u064e\u0670\u0653\u0624\u064f\u0627\u0652  \u0648\u064e\u0643\u064e\u0627\u0646\u064f\u0648\u0627\u0652  \u0628\u0650\u0634\u064f\u0631\u064e\u0643\u064e\u0627\u0653\u0626\u0650\u0647\u0650\u0645\u06e1  \u0643\u064e\u0670\u0641\u0650\u0631\u0650\u064a\u0646\u064e \ufd3f   \"yang memberi syafa'at; dan mereka mengingkari berhala mereka itu,\" orang-orang musyrik berlepas diri dari sesembahan-sesembahan yang mereka persekutukan kepada Allah, dan para sesembahan itu pun berlepas diri, dan mereka berkata, \"Kami berlepas diri kepadaMu, dan bukan kepada kami mereka dahulu menyembah (beribadah).\" Mereka mengutuk dan menjauh."},{"id":4297,"sura":30,"from_aya":14,"to_aya":16,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(14-16) Pada hari itu, terpisahlah para pelaku kebajikan dari para pelaku keburukan, sebagaimana telah terpisah amal perbuatan mereka di dunia. \ufd3e \u0641\u064e\u0623\u064e\u0645\u0651\u064e\u0627     \u0671\u0644\u0651\u064e\u0630\u0650\u064a\u0646\u064e  \u0621\u064e\u0627\u0645\u064e\u0646\u064f\u0648\u0627\u0652   \u0648\u064e\u0639\u064e\u0645\u0650\u0644\u064f\u0648\u0627\u0652  \u0671\u0644\u0635\u0651\u064e\u0670\u0644\u0650\u062d\u064e\u0670\u062a\u0650 \ufd3f   \"Adapun orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal shalih.\" Maksudnya, mereka beriman dengan sepenuh hati mereka dan membenarkan-nya dengan amal-amal shalih, \ufd3e \u0641\u064e\u0647\u064f\u0645\u06e1  \u0641\u0650\u064a  \u0631\u064e\u0648\u06e1\u0636\u064e\u0629\u0656 \ufd3f   \"maka mereka di dalam taman,\" yang penuh dengan berbagai aneka tumbuh-tumbuhan dan berbagai hal yang digandrungi jiwa \ufd3e \u064a\u064f\u062d\u06e1\u0628\u064e\u0631\u064f\u0648\u0646\u064e \ufd3f   \"bergembira,\" maksudnya, merasa senang dan menikmati berbagai makanan lezat, berbagai minuman, bidadari-bidadari cantik jelita, para pelayan, anak-anak, suara-suara merdu, pendengaran yang mengasyikkan, pemandangan-pemandangan yang sangat memukau, aroma-aroma wangi yang sedap, kegembiraan, kesenangan, kelezatan dan kesu-kaan, dari hal-hal yang tidak mungkin dapat diungkapkan oleh seseorang.\n\ufd3e \u0648\u064e\u0623\u064e\u0645\u0651\u064e\u0627  \u0671\u0644\u0651\u064e\u0630\u0650\u064a\u0646\u064e  \u0643\u064e\u0641\u064e\u0631\u064f\u0648\u0627\u0652 \ufd3f   \"Adapun orang-orang yang kafir,\" yang menging-kari nikmatNya dan membalasnya dengan keingkaran, \ufd3e \u0648\u064e\u0643\u064e\u0630\u0651\u064e\u0628\u064f\u0648\u0627\u0652     \u0628\u0650\u0640\u0654\u064e\u0627\u064a\u064e\u0670\u062a\u0650\u0646\u064e\u0627 \ufd3f   \"dan mendustakan ayat-ayat Kami,\" yang dibawa oleh para utusan Kami, \ufd3e \u0641\u064e\u0623\u064f\u0648\u0652\u0644\u064e\u0670\u0653\u0626\u0650\u0643\u064e   \u0641\u0650\u064a  \u0671\u0644\u06e1\u0639\u064e\u0630\u064e\u0627\u0628\u0650  \u0645\u064f\u062d\u06e1\u0636\u064e\u0631\u064f\u0648\u0646\u064e  \ufd3f \"maka mereka tetap dihadirkan di dalam siksaan,\" berada di dalamnya. Mereka telah dikepung oleh Jahanam dari segala penjuru, dan azab yang sangat pedih pun menusuk ke dalam jantung mereka, dan bara api panas menghanguskan wajah mereka dan memotong-motong lambung dan usus mereka. Mana perbedaan antara dua kelompok manusia ini? Di mana letak kesa-maan antara orang-orang yang mendapat kenikmatan dan orang-orang yang disiksa? "},{"id":4298,"sura":30,"from_aya":17,"to_aya":19,"type":"\u0627\u0644\u0645\u0642\u0637\u0639","text":"\"Maka Mahasuci Allah di waktu kamu berada di petang hari dan waktu kamu berada di waktu Shubuh, dan bagiNya-lah segala puji di langit dan bumi dan di waktu kamu berada pada petang hari dan di waktu kamu berada di waktu Zhuhur. Dia mengeluar-kan yang hidup dari yang mati dan mengeluarkan yang mati dari yang hidup dan menghidupkan bumi sesudah matinya. Dan seperti itulah kamu akan dikeluarkan (dari kubur).\" (Ar-Rum: 17-19)."},{"id":4299,"sura":30,"from_aya":17,"to_aya":18,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(17-18) Ini adalah informasi tentang kesucian Allah dari keburukan dan kekurangan, kesucianNya dari keserupaan sese-orang dari makhluk denganNya; dan suatu perintah kepada hamba-hambaNya agar bertasbih (menyucikanNya) di saat mereka berada di waktu petang dan di saat mereka berada di waktu Shubuh, waktu senja dan waktu siang hari. Inilah lima waktu yang meru-pakan waktu-waktu shalat lima waktu. Allah memerintahkan kepada hamba-hambaNya untuk bertasbih dan memujiNya pada waktu-waktu tersebut, dan termasuk dalam hal ini adalah yang wajib darinya, seperti yang tercakup dalam shalat lima waktu, dan yang disunnahkan seperti dzikir pagi dan sore hari, dzikir seusai shalat wajib dan shalat-shalat sunnah yang menyertainya. Karena sesungguhnya waktu-waktu tersebut adalah yang dipilih oleh Allah \u0633\u0628\u062d\u0627\u0646\u0647 \u0648\u062a\u0639\u0627\u0644\u0649 untuk waktu-waktu (shalat) wajib, ia merupakan waktu yang paling utama. Maka bertasbih dan bertahmid dalam waktu itu serta beribadah padanya lebih utama daripada pada waktu-waktu yang lain. Bahkan ibadah, sekalipun tidak mencakup bacaan \"Subhanallah,\" maka sesungguhnya keikhlasan di dalam ibadah tersebut merupakan penyucian Allah dengan perbuatan (dari) keberadaanNya mempunyai sekutu dalam ibadah, atau (dari) keberhakan seorang di antara makhluk untuk mendapatkan apa yang berhak untukNya, seperti ikhlas dan inabah."},{"id":4300,"sura":30,"from_aya":19,"to_aya":19,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(19) \ufd3e \u064a\u064f\u062e\u06e1\u0631\u0650\u062c\u064f  \u0671\u0644\u06e1\u062d\u064e\u064a\u0651\u064e  \u0645\u0650\u0646\u064e  \u0671\u0644\u06e1\u0645\u064e\u064a\u0651\u0650\u062a\u0650  \ufd3f \"Dia mengeluarkan yang hidup dari yang mati\" sebagaimana mengeluarkan tumbuh-tumbuhan dari tanah yang gersang, dan tunas dari biji, pohon dari benih, anak burung dari telur, orang Mukmin dari orang kafir, dan seterusnya,\ufd3e \u0648\u064e\u064a\u064f\u062e\u06e1\u0631\u0650\u062c\u064f   \u0671\u0644\u06e1\u0645\u064e\u064a\u0651\u0650\u062a\u064e  \u0645\u0650\u0646\u064e  \u0671\u0644\u06e1\u062d\u064e\u064a\u0651\u0650  \ufd3f \"dan mengeluarkan yang mati dari yang hidup,\" kebalikan dari hal-hal tersebut, \ufd3e \u0648\u064e\u064a\u064f\u062d\u06e1\u064a\u0650  \u0671\u0644\u06e1\u0623\u064e\u0631\u06e1\u0636\u064e  \u0628\u064e\u0639\u06e1\u062f\u064e  \u0645\u064e\u0648\u06e1\u062a\u0650\u0647\u064e\u0627\u06da       \ufd3f \"dan menghidupkan bumi sesudah matinya,\" dengan menurunkan hujan padanya ketika tanah itu kering kerontang. Lalu setelah air turun di atasnya, hidup dan suburlah tanah itu dan menumbuhkan berbagai macam tumbuhan yang indah. \ufd3e \u0648\u064e\u0643\u064e\u0630\u064e\u0670\u0644\u0650\u0643\u064e  \u062a\u064f\u062e\u06e1\u0631\u064e\u062c\u064f\u0648\u0646\u064e   \ufd3f \"Dan seperti itulah kamu akan dikeluarkan,\" dari kubur kalian.\nIni adalah dalil (bukti) yang pasti dan argumen yang sangat telak yang menunjukkan bahwa Dzat yang telah mampu meng-hidupkan bumi setelah kegersangannya, maka (pasti) kuasa meng-hidupkan kembali orang-orang yang sudah mati. Maka tidak ada bedanya dalam pandangan akal yang sehat antara dua perkara tersebut, dan tidak ada alasan untuk memungkiri salah satunya dengan keberadaan yang lain."},{"id":4301,"sura":30,"from_aya":20,"to_aya":21,"type":"\u0627\u0644\u0645\u0642\u0637\u0639","text":"\"Dan di antara tanda-tanda kekuasaanNya ialah Dia men-ciptakan kamu dari tanah, kemudian tiba-tiba kamu (menjadi) manusia yang berkembang biak. Dan di antara tanda-tanda kekua-saanNya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikanNya di antaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguh-nya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir.\" (Ar-Rum: 20-21)."},{"id":4302,"sura":30,"from_aya":20,"to_aya":20,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(20) Ini adalah permulaan dalam menghitung tanda-tanda-Nya yang membuktikan keesaanNya dalam ilahiyah, keparipurna-an keagunganNya, berlakunya masyi`ah (kehendak)Nya, kehebatan kekuasaanNya, keindahan ciptaanNya, keluasan rahmat dan karu-niaNya, seraya berfirman, \ufd3e \u0648\u064e\u0645\u0650\u0646\u06e1  \u0621\u064e\u0627\u064a\u064e\u0670\u062a\u0650\u0647\u0650\u06e6\u0653  \u0623\u064e\u0646\u06e1  \u062e\u064e\u0644\u064e\u0642\u064e\u0643\u064f\u0645  \u0645\u0651\u0650\u0646  \u062a\u064f\u0631\u064e\u0627\u0628\u0656  \ufd3f \"Dan di antara tanda-tanda kekuasaanNya ialah Dia menciptakan kamu dari tanah,\" yaitu dengan menciptakan asal-usul keturunan, yaitu Adam \u0639\u0644\u064a\u0647 \u0627\u0644\u0633\u0644\u0627\u0645, \ufd3e \u062b\u064f\u0645\u0651\u064e  \u0625\u0650\u0630\u064e\u0627\u0653   \u0623\u064e\u0646\u062a\u064f\u0645  \u0628\u064e\u0634\u064e\u0631\u065e   \u062a\u064e\u0646\u062a\u064e\u0634\u0650\u0631\u064f\u0648\u0646\u064e  \ufd3f \"kemudian tiba-tiba kamu (menjadi) manusia yang berkembang biak.\" Maksudnya, yang telah menciptakan kalian dari satu sumber asal dan satu materi dan mengembangbiakkan kalian di berbagai penjuru dan sudut bumi.\nDalam hal seperti itu terdapat tanda-tanda yang menunjuk-kan kepada kalian bahwa yang telah menciptakan kalian dari asal-usul tersebut dan menyebarluaskan kalian di berbagai bumi adalah Rabb Sembahan (Yang haq), Yang Maharaja, yang Maha Terpuji, Yang Maha Penyayang lagi Maha Pemurah, yang akan mengulangi penciptaan kalian dengan kebangkitan setelah kematian."},{"id":4303,"sura":30,"from_aya":21,"to_aya":21,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(21) \ufd3e \u0648\u064e\u0645\u0650\u0646\u06e1     \u0621\u064e\u0627\u064a\u064e\u0670\u062a\u0650\u0647\u0650\u06e6\u0653  \ufd3f \"Dan di antara tanda-tandaNya,\" yang mem-buktikan rahmatNya, perhatianNya terhadap hamba-hambaNya, kebijaksanaanNya yang agung dan ilmuNya yang mencakup se-gala sesuatu, \ufd3e \u0623\u064e\u0646\u06e1  \u062e\u064e\u0644\u064e\u0642\u064e  \u0644\u064e\u0643\u064f\u0645  \u0645\u0651\u0650\u0646\u06e1  \u0623\u064e\u0646\u0641\u064f\u0633\u0650\u0643\u064f\u0645\u06e1   \u0623\u064e\u0632\u06e1\u0648\u064e\u0670\u062c\u0657\u0627 \ufd3f   \"ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri,\" mereka yang serasi dengan kalian, dan kalian serasi dengan mereka, mereka serupa dengan kalian dan kalian serupa dengan mereka, \ufd3e \u0644\u0651\u0650\u062a\u064e\u0633\u06e1\u0643\u064f\u0646\u064f\u0648\u0653\u0627\u0652  \u0625\u0650\u0644\u064e\u064a\u06e1\u0647\u064e\u0627  \u0648\u064e\u062c\u064e\u0639\u064e\u0644\u064e  \u0628\u064e\u064a\u06e1\u0646\u064e\u0643\u064f\u0645  \u0645\u0651\u064e\u0648\u064e\u062f\u0651\u064e\u0629\u0657  \u0648\u064e\u0631\u064e\u062d\u06e1\u0645\u064e\u0629\u064b\u06da   \ufd3f   \"supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang,\" dengan memberikan pada pernikahan itu berbagai sebab yang dapat mendatangkan rasa kasih dan sayang, sehingga dengan adanya istri dapat merasakan kenikmatan, kelezatan dan manfaat dengan adanya anak-anak, mengasuh mereka dan dapat merasakan kedamaian padanya. Anda biasanya tidak akan menjumpai pada seseorang rasa kasih dan sayang seperti yang dapat dirasakan oleh kedua suami istri \ufd3e \u0625\u0650\u0646\u0651\u064e     \u0641\u0650\u064a  \u0630\u064e\u0670\u0644\u0650\u0643\u064e  \u0644\u064e\u0623\u0653\u064a\u064e\u0670\u062a\u0656  \u0644\u0651\u0650\u0642\u064e\u0648\u06e1\u0645\u0656  \u064a\u064e\u062a\u064e\u0641\u064e\u0643\u0651\u064e\u0631\u064f\u0648\u0646\u064e \ufd3f   \"Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir,\" yaitu mereka yang mengaktifkan akal pikiran mereka, merenungkan ayat-ayat Allah dan berpindah (dalam merenung) dari sesuatu ke suatu yang lain."},{"id":4304,"sura":30,"from_aya":22,"to_aya":22,"type":"\u0627\u0644\u0645\u0642\u0637\u0639","text":"\"Dan di antara tanda-tanda kekuasaanNya ialah mencip-takan langit dan bumi dan berlain-lainan bahasamu dan warna kulitmu. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar ter-dapat tanda-tanda bagi orang-orang yang mengetahui.\" (Ar-Rum: 22)."},{"id":4305,"sura":30,"from_aya":22,"to_aya":22,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(22) Orang-orang yang mengetahui (orang alim) adalah para ahli ilmu yang memahami pelajaran-pelajaran dan merenung-kan ayat-ayat. Ayat-ayat dalam masalah ini banyak, di antara ayat-ayat(Nya) adalah penciptaan \ufd3e \u0671\u0644\u0633\u0651\u064e\u0645\u064e\u0670\u0648\u064e\u0670\u062a\u0650  \u0648\u064e\u0671\u0644\u06e1\u0623\u064e\u0631\u06e1\u0636\u0650 \ufd3f   \"langit dan bumi\" dan segala apa yang ada di dalamnya, bahwasanya semua itu mem-buktikan pada keagungan kekuasaan Allah dan kesempurnaan keperkasaanNya, yang telah menciptakan makhluk (ciptaan) yang agung ini, dan kesempurnaan hikmahNya karena ketelitian yang terkandung dalam ciptaan tersebut, serta kemahaluasan ilmuNya. Sebab, Sang Pencipta pasti mengetahui makhluk yang diciptakan-Nya. \n\ufd3e \u0623\u064e\u0644\u064e\u0627   \u064a\u064e\u0639\u06e1\u0644\u064e\u0645\u064f  \u0645\u064e\u0646\u06e1  \u062e\u064e\u0644\u064e\u0642\u064e  \ufd3f \n\"Ketahuilah, Yang menciptakan itu mengetahui.\" (Al-Mulk: 14). \nJuga (tanda bukti) liputan rahmat dan karuniaNya, karena di dalam semua itu terdapat manfaat yang sangat besar, dan bahwa-sanya Dia yang berkehendak yang memilih apa saja yang Dia ke-hendaki, karena pada rahmat dan karuniaNya terdapat berbagai keunggulan dan keistimewaan; dan bahwa Dia semata yang berhak disembah dan diesakan, sebab hanya Dia Yang Maha Esa yang menciptakan, maka dari itu wajib diesakan dengan ibadah.\nSemua itu adalah dalil-dalil rasional yang diingatkan oleh Allah \u0633\u0628\u062d\u0627\u0646\u0647 \u0648\u062a\u0639\u0627\u0644\u0649 kepada akal, diperintahkan olehNya untuk direnungkan dan diambil pelajarannya \ufd3e \u0648 \u064e \ufd3f   \"dan\" demikian pula pada,\ufd3e \u0671\u062e\u06e1\u062a\u0650\u0644\u064e\u0670\u0641\u064f   \u0623\u064e\u0644\u06e1\u0633\u0650\u0646\u064e\u062a\u0650\u0643\u064f\u0645\u06e1  \u0648\u064e\u0623\u064e\u0644\u06e1\u0648\u064e\u0670\u0646\u0650\u0643\u064f\u0645\u06e1\u06da       \ufd3f \"berlain-lainannya bahasamu dan warna kulitmu,\" ber-dasarkan banyaknya jumlah kalian dan berbeda-bedanya kalian, padahal asal usulnya satu (sama), dan tempat keluarnya huruf pun sama. Sekalipun demikian adanya, namun Anda tidak akan menjumpai dua suara (manusia) sama dari segala sisi, dan tidak pula dua warna kulit yang serupa dari segala sisi, melainkan Anda pasti menemukan perbedaan di antara semua itu yang dengannya bisa dibedakan.\nIni semua menunjukkan kemahasempurnaan kekuasaanNya, kehebatan masyi`ahNya, perhatianNya kepada hamba-hambaNya dan rahmat (kasih-sayang)Nya kepada mereka. Dia menetapkan perbedaan tersebut agar tidak terjadi kesamaran, karena akan ber-akibat fatal (kekacauan) dan akan banyak tujuan-tujuan mulia dan kebutuhan yang akan terabaikan."},{"id":4306,"sura":30,"from_aya":23,"to_aya":23,"type":"\u0627\u0644\u0645\u0642\u0637\u0639","text":"\"Dan di antara tanda-tanda kekuasaanNya ialah tidurmu di waktu malam dan siang hari dan usahamu mencari sebagian dari karuniaNya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang mendengarkan.\" (Ar-Rum: 23)."},{"id":4307,"sura":30,"from_aya":23,"to_aya":23,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(23) Maksudnya, mendengarkan dengan penuh perenungan dan menghayati makna-maknanya. Tanda-tanda itu ada pada semua itu. Sesungguhnya yang demikian itu membuktikan (me-nunjukkan) rahmat Allah \u0633\u0628\u062d\u0627\u0646\u0647 \u0648\u062a\u0639\u0627\u0644\u0649, sebagaimana difirmankanNya dalam ayat yang lain, \n\ufd3e \u0648\u064e\u0645\u0650\u0646  \u0631\u0651\u064e\u062d\u06e1\u0645\u064e\u062a\u0650\u0647\u0650\u06e6  \u062c\u064e\u0639\u064e\u0644\u064e  \u0644\u064e\u0643\u064f\u0645\u064f  \u0671\u0644\u0651\u064e\u064a\u06e1\u0644\u064e     \u0648\u064e\u0671\u0644\u0646\u0651\u064e\u0647\u064e\u0627\u0631\u064e  \u0644\u0650\u062a\u064e\u0633\u06e1\u0643\u064f\u0646\u064f\u0648\u0627\u0652  \u0641\u0650\u064a\u0647\u0650  \u0648\u064e\u0644\u0650\u062a\u064e\u0628\u06e1\u062a\u064e\u063a\u064f\u0648\u0627\u0652  \u0645\u0650\u0646    \u0641\u064e\u0636\u06e1\u0644\u0650\u0647\u0650\u06e6   \u0648\u064e\u0644\u064e\u0639\u064e\u0644\u0651\u064e\u0643\u064f\u0645\u06e1   \u062a\u064e\u0634\u06e1\u0643\u064f\u0631\u064f\u0648\u0646\u064e     73  \ufd3f \n\"Dan karena rahmatNya, Dia jadikan untukmu malam dan siang, supaya kamu beristirahat pada malam itu dan supaya kamu mencari sebagian dari karuniaNya (pada siang hari) dan agar kamu bersyukur kepadaNya.\" (Al-Qashash: 73). \nDan menunjukkan akan kesempurnaan hikmah (kebijaksana-an)Nya, sebab hikmahNya menuntut ketenangan manusia pada suatu waktu agar mereka bisa beristirahat dan berkumpul. Dan pertebaran mereka pada satu waktu untuk menunaikan berbagai maslahat agama dan dunia mereka, dan itu semua tidak akan bisa dilaksanakan secara sempurna kecuali dengan adanya silih bergan-tinya siang dan malam; dan Yang Esa melakukan semua itu adalah yang berhak diibadahi."},{"id":4308,"sura":30,"from_aya":24,"to_aya":24,"type":"\u0627\u0644\u0645\u0642\u0637\u0639","text":"\"Dan di antara tanda-tandaNya, Dia memperlihatkan kepa-damu kilat untuk (menimbulkan) ketakutan dan harapan, dan Dia menurunkan air hujan dari langit, lalu menghidupkan bumi dengan air itu sesudah matinya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang memperguna-kan akalnya.\" (Ar-Rum: 24)."},{"id":4309,"sura":30,"from_aya":24,"to_aya":24,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(24) Maksudnya, dan di antara tanda-tandaNya adalah Dia menurunkan hujan kepada kalian, yang dengannya negeri dan manusia menjadi hidup. Dan Dia memperlihatkan kepada kalian mukadimah-mukadimahnya (tanda-tanda awal. Pent.) berupa petir dan kilat yang ditakuti (oleh malaikat), namun diharapkan. \ufd3e \u0625\u0650\u0646\u0651\u064e  \u0641\u0650\u064a  \u0630\u064e\u0670\u0644\u0650\u0643\u064e  \u0644\u064e\u0623\u0653\u064a\u064e\u0670\u062a\u0656  \ufd3f \"Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda\" yang menunjukkan betapa meratanya karunia-Nya, betapa luasnya ilmuNya, betapa sempurnanya kecermatanNya dan keagungan hikmahNya; dan bahwa Dia dapat menghidupkan kembali orang-orang yang sudah mati, sebagaimana Dia kuasa menghidupkan kembali tanah setelah sebelumnya kering kerontang (tandus, mati), \ufd3e \u0644\u0651\u0650\u0642\u064e\u0648\u06e1\u0645\u0656  \u064a\u064e\u0639\u06e1\u0642\u0650\u0644\u064f\u0648\u0646\u064e \ufd3f   \"bagi kaum yang mempergunakan akal-nya,\" maksudnya, bagi orang-orang yang mempunyai akal pikiran yang dengannya mereka dapat memahami apa yang didengarnya, dilihatnya dan dihafalnya, dan dengannya akal itu dapat membukti-kan terhadap sesuatu yang telah menjadi dalilnya."},{"id":4310,"sura":30,"from_aya":25,"to_aya":27,"type":"\u0627\u0644\u0645\u0642\u0637\u0639","text":"\"Dan di antara tanda-tanda kekuasaanNya ialah berdirinya langit dan bumi dengan iradatNya. Kemudian apabila Dia me-manggil kamu sekali panggil dari bumi, seketika itu (juga) kamu keluar (dari kubur). Dan kepunyaanNya-lah siapa saja yang ada di langit dan bumi. Semuanya hanya kepadaNya tunduk. Dan Dia-lah yang menciptakan (manusia) dari permulaan, kemudian mengembalikan (menghidupkan)nya kembali, dan 'menghidupkan-nya kembali' itu adalah lebih mudah bagiNya. Dan bagiNya-lah sifat yang Mahatinggi di langit dan bumi; dan Dia-lah Yang Maha-perkasa lagi Mahabijaksana.\" (Ar-Rum: 25-27)."},{"id":4311,"sura":30,"from_aya":25,"to_aya":25,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(25) Maksudnya, di antara tanda-tandaNya yang sangat besar adalah bahwa langit dan bumi ini tegak, terpancang dan kokoh karena perintahNya, hingga keduanya tidak goyah, dan langit tidak jatuh menimpa bumi. Jadi kekuasaanNya sangat besar yang denganNya Dia menahan langit dan bumi sehingga tidak binasa, dan dengannya pula Dia kuasa apabila Dia menyeru ma-nusia dengan satu seruan dari bumi, maka dengan seketika mereka keluar. \n\ufd3e \u0644\u064e\u062e\u064e\u0644\u06e1\u0642\u064f  \u0671\u0644\u0633\u0651\u064e\u0645\u064e\u0670\u0648\u064e\u0670\u062a\u0650  \u0648\u064e\u0671\u0644\u06e1\u0623\u064e\u0631\u06e1\u0636\u0650  \u0623\u064e\u0643\u06e1\u0628\u064e\u0631\u064f    \u0645\u0650\u0646\u06e1   \u062e\u064e\u0644\u06e1\u0642\u0650  \u0671\u0644\u0646\u0651\u064e\u0627\u0633\u0650  \u0648\u064e\u0644\u064e\u0670\u0643\u0650\u0646\u0651\u064e  \u0623\u064e\u0643\u06e1\u062b\u064e\u0631\u064e    \u0671\u0644\u0646\u0651\u064e\u0627\u0633\u0650  \u0644\u064e\u0627  \u064a\u064e\u0639\u06e1\u0644\u064e\u0645\u064f\u0648\u0646\u064e  57   \ufd3f \n\"Sesungguhnya penciptaan langit dan bumi lebih besar daripada penciptaan manusia, akan tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.\" (Ghafir: 57)."},{"id":4312,"sura":30,"from_aya":26,"to_aya":26,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(26)  \ufd3e \u0648\u064e\u0644\u064e\u0647\u064f\u06e5  \u0645\u064e\u0646  \u0641\u0650\u064a  \u0671\u0644\u0633\u0651\u064e\u0645\u064e\u0670\u0648\u064e\u0670\u062a\u0650   \u0648\u064e\u0671\u0644\u06e1\u0623\u064e\u0631\u06e1\u0636\u0650\u06d6       \ufd3f \"Dan kepunyaanNya-lah siapa saja yang ada di langit dan bumi,\" semuanya adalah ciptaanNya, dan hamba-hambaNya. Dia-lah yang berwenang mengendalikan mereka tanpa ada pesaing, penolong ataupun penentang; semua mereka tunduk kepada keagunganNya, patuh kepada kesempurnaanNya."},{"id":4313,"sura":30,"from_aya":27,"to_aya":27,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(27) \ufd3e \u0648\u064e\u0647\u064f\u0648\u064e   \u0671\u0644\u0651\u064e\u0630\u0650\u064a  \u064a\u064e\u0628\u06e1\u062f\u064e\u0624\u064f\u0627\u0652  \u0671\u0644\u06e1\u062e\u064e\u0644\u06e1\u0642\u064e      \u062b\u064f\u0645\u0651\u064e  \u064a\u064f\u0639\u0650\u064a\u062f\u064f\u0647\u064f\u06e5  \u0648\u064e\u0647\u064f\u0648\u064e  \ufd3f \"Dan Dia-lah yang mencipta-kan manusia dari permulaan, kemudian mengembalikan (menghidup-kan)nya kembali, dan ia.\" Maksudnya, dan Dia menghidupkannya kembali sesudah kematian mereka \ufd3e \u0623\u064e\u0647\u06e1\u0648\u064e\u0646\u064f  \u0639\u064e\u0644\u064e\u064a\u06e1\u0647\u0650\u06da   \ufd3f   \"adalah lebih mudah bagiNya,\" daripada memulai penciptaan mereka. Ini bila dilihat dari kacamata akal dan pikiran. Maka apabila Dia kuasa memulai penciptaan yang kalian akui itu, maka kekuasaanNya untuk meng-ulangi (menghidupkan kembali) yang lebih mudah itu adalah tentu lebih mudah dan lebih mudah lagi!\nSetelah Allah menjelaskan tanda-tandaNya yang sangat luar biasa yang bisa diambil pelajarannya oleh orang-orang yang meng-ambil pelajaran, diingat oleh orang-orang Mukmin dan diambil analisa oleh orang-orang yang mendapat petunjuk, maka Allah menjelaskan perkara yang sangat besar dan tuntutan yang sangat agung, seraya berfirman, \ufd3e \u0648\u064e\u0644\u064e\u0647\u064f  \u0671\u0644\u06e1\u0645\u064e\u062b\u064e\u0644\u064f  \u0671\u0644\u06e1\u0623\u064e\u0639\u06e1\u0644\u064e\u0649\u0670  \u0641\u0650\u064a  \u0671\u0644\u0633\u0651\u064e\u0645\u064e\u0670\u0648\u064e\u0670\u062a\u0650   \u0648\u064e\u0671\u0644\u06e1\u0623\u064e\u0631\u06e1\u0636\u0650\u06da       \ufd3f \"Dan bagiNya-lah sifat yang Mahatinggi di langit dan bumi,\" maksudnya, al-Matsal al-A'la adalah segala sifat kesempurnaan, dan kesempurnaan (secara maksimal) dari sifat tersebut, kecintaan dan inabah yang penuh lagi sempurna di dalam hati hamba-hambaNya yang tulus, dzikir yang mulia dan ibadah dari mereka. Jadi, al-matsal al-a`l\u00e2 adalah sifatNya yang tertinggi dan apa yang menjadi konsekuensinya. Maka dari itu para ahli ilmu menggunakan Qiyasul-aul\u00e2 (analogi lebih berhak) dalam hak Allah Sang Pencipta, maka mereka menga-takan, \"Semua sifat kesempurnaan yang ada pada makhluk, maka Penciptanya lebih berhak memiliki sifat tersebut dengan catatan: Tidak ada seorang pun yang menyekutuiNya. Dan setiap sifat ke-lemahan (kekurangan) yang ada pada makhluk, maka Allah suci darinya.\" Karena kesucian Sang Khaliq dari sifat lemah tersebut adalah lebih utama dan lebih pantas. \ufd3e \u0648\u064e\u0647\u064f\u0648\u064e   \u0671\u0644\u06e1\u0639\u064e\u0632\u0650\u064a\u0632\u064f        \u0671\u0644\u06e1\u062d\u064e\u0643\u0650\u064a\u0645\u064f  \ufd3f  \"Dan Dia-lah Yang Mahaperkasa lagi Mahabijaksana.\" Maksudnya, kepunyaanNya-lah keperkasaan yang sempurna, kebijaksanaan yang Mahaluas. Dengan keperkasaanNya Dia menciptakan semua makhluk ini dan Dia menampakkan apa saja yang diperintahkanNya, dan dengan hikmahNya Dia menciptakan dengan rapi, teliti dan sempurna apa yang diciptakanNya, dan benar-benar sangat baik apa yang disyariatkanNya."},{"id":4314,"sura":30,"from_aya":28,"to_aya":29,"type":"\u0627\u0644\u0645\u0642\u0637\u0639","text":"\"Dia membuat perumpamaan untuk kamu dari dirimu sendiri. Apakah ada di antara hamba-sahaya yang kamu miliki, sekutu bagimu dalam rizki yang telah Kami berikan kepadamu; maka kamu sama dengan mereka dalam (hak mempergunakan) rizki itu, kamu takut kepada mereka sebagaimana kamu takut kepada diri-mu sendiri? Demikianlah Kami jelaskan ayat-ayat bagi kaum yang berakal. Tetapi orang-orang yang zhalim, mengikuti hawa nafsu-nya tanpa ilmu pengetahuan; maka siapakah yang akan menunjuki orang yang telah disesatkan Allah? Dan tiadalah bagi mereka se-orang penolong pun.\" (Ar-Rum: 28-29)."},{"id":4315,"sura":30,"from_aya":28,"to_aya":28,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(28) Ini adalah sebuah perumpamaan yang disampaikan oleh Allah tentang betapa buruk dan kejinya perbuatan syirik; sebuah perumpamaan dari diri kalian sendiri, tidak memerlukan pemecahan (masalah), perjalanan jauh atau mempekerjakan unta, \ufd3e \u0647\u064e\u0644  \u0644\u0651\u064e\u0643\u064f\u0645  \u0645\u0651\u0650\u0646  \u0645\u0651\u064e\u0627  \u0645\u064e\u0644\u064e\u0643\u064e\u062a\u06e1  \u0623\u064e\u064a\u06e1\u0645\u064e\u0670\u0646\u064f\u0643\u064f\u0645  \u0645\u0651\u0650\u0646  \u0634\u064f\u0631\u064e\u0643\u064e\u0627\u0653\u0621\u064e  \u0641\u0650\u064a   \u0645\u064e\u0627  \u0631\u064e\u0632\u064e\u0642\u06e1\u0646\u064e\u0670\u0643\u064f\u0645\u06e1 \ufd3f   \"Apakah ada di antara hamba-sahaya yang kamu miliki, sekutu bagimu dalam rizki yang telah Kami berikan kepadamu.\" Maksudnya, apakah ada seseorang di antara budak-budak sahaya kalian yang laki-laki atau yang perempuan yang bersekutu dengan kalian dalam kepemilikan rizki (harta kekayaan) kalian, dan kalian memandang diri kalian sama dengan mereka dalam hal itu; \ufd3e \u062a\u064e\u062e\u064e\u0627\u0641\u064f\u0648\u0646\u064e\u0647\u064f\u0645\u06e1  \u0643\u064e\u062e\u0650\u064a\u0641\u064e\u062a\u0650\u0643\u064f\u0645\u06e1  \u0623\u064e\u0646\u0641\u064f\u0633\u064e\u0643\u064f\u0645\u06e1\u06da   \ufd3f   \"kamu takut kepada mereka sebagaimana kamu takut kepada dirimu sendiri?\" Maksudnya, sebagaimana orang-orang merdeka yang bersekutu dengan sebe-narnya, yaitu orang-orang dikhawatirkan akan mendapatkan bagian dan menguasai segala sesuatunya? \nHalnya tidak demikian! Sebab sesungguhnya tidak seorang pun dari budak sahaya yang kalian miliki yang menjadi sekutu kalian dalam kepemilikan rizki yang telah Kami anugerahkan ke-pada kalian. Dan juga bukan kalian yang telah menciptakan mereka dan yang memberi mereka rizki. Mereka juga adalah hamba-hamba seperti kalian. Maka bagaimana mungkin kalian rela menjadikan sekutu bagi Allah dari makhluk ciptaanNya, dan kalian menjadi-kannya sekutu dengan Allah dan sebagai tandingan bagiNya dalam ibadah, padahal kalian sendiri tidak rela kalau kalian disamakan dengan budak-budak sahaya kalian? Ini merupakan hal yang paling mengherankan dan merupakan sesuatu yang paling membuktikan betapa piciknya orang yang mengangkat sekutu bagi Allah, dan bahwa sekutu yang diangkatnya itu palsu lagi sirna, sama sekali tidak setara dengan Allah dan tidak berhak diibadahi sedikit pun. \n\ufd3e \u0643\u064e\u0630\u064e\u0670\u0644\u0650\u0643\u064e  \u0646\u064f\u0641\u064e\u0635\u0651\u0650\u0644\u064f  \u0671\u0644\u06e1\u0623\u0653\u064a\u064e\u0670\u062a\u0650 \ufd3f   \"Demikianlah Kami jelaskan ayat-ayat itu,\" menjelaskannya lengkap dengan perumpamaannya, \ufd3e \u0644\u0650\u0642\u064e\u0648\u06e1\u0645\u0656 \u064a\u064e\u0639\u06e1\u0642\u0650\u0644\u064f\u0648\u0646\u064e \ufd3f   \"bagi kaum yang mengerti\" hakikat sesuatu, dan mereka mengeta-huinya. Adapun orang yang tidak berakal (tidak paham), sekalipun ayat-ayat telah dijelaskan dan dibuktikan oleh berbagai bukti, maka ia tidak mempunyai akal untuk mengetahui sesuatu yang telah menjadi jelas, dan tidak pula mempunyai hati nurani yang dengan-nya ia bisa mengerti sesuatu yang sudah menjadi nyata. Jadi, orang-orang yang berakal dan bercendikia adalah orang yang menjadi sasaran tujuan konteks pembicaraan dan pembahasan. "},{"id":4316,"sura":30,"from_aya":29,"to_aya":29,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(29) Apabila sudah diketahui dari perumpamaan di atas bahwa orang yang mengambil sekutu dari selain Allah yang ia sembah dan bertawakal kepadanya dalam segala urusannya, maka ia sama sekali tidak memiliki kebenaran. Apa gerangan yang telah membuat mereka lancang melakukan perkara yang batil (palsu) yang sangat jelas kepalsuannya, sudah tampak buktinya? Yang membuat mereka melakukan semua itu adalah sikap menurut hawa nafsu. Maka dari itu Allah berfirman, \ufd3e \u0628\u064e\u0644\u0650  \u0671\u062a\u0651\u064e\u0628\u064e\u0639\u064e  \u0671\u0644\u0651\u064e\u0630\u0650\u064a\u0646\u064e  \u0638\u064e\u0644\u064e\u0645\u064f\u0648\u0653\u0627\u0652 \u0623\u064e\u0647\u06e1\u0648\u064e\u0627\u0653\u0621\u064e\u0647\u064f\u0645     \u0628\u0650\u063a\u064e\u064a\u06e1\u0631\u0650 \u0639\u0650\u0644\u06e1\u0645\u0656\u06d6     \ufd3f \"Tetapi orang-orang yang zhalim, mengikuti hawa nafsunya tanpa ilmu pengetahuan,\" mereka diseret oleh nafsu mereka yang lemah itu, yang dari kelemahannya tampak apa yang disukai oleh hawa nafsunya, suatu perkara yang diyakini secara pasti akan kesesatan-nya oleh akal, dan ditolak oleh fitrah tanpa dilandasi ilmu yang menunjukkan mereka padanya ataupun burhan (argumen) yang membimbing mereka kepadanya, \ufd3e \u0641\u064e\u0645\u064e\u0646  \u064a\u064e\u0647\u06e1\u062f\u0650\u064a   \u0645\u064e\u0646\u06e1   \u0623\u064e\u0636\u064e\u0644\u0651\u064e  \u0671\u0644\u0644\u0651\u064e\u0647\u064f\u06d6       \ufd3f \"maka siapa-kah yang akan menunjuki orang yang telah disesatkan Allah?\" Maksud-nya, jangan heran akan ketiadaan hidayah mereka, karena sesung-guhnya mereka disesatkan oleh Allah karena kezhaliman mereka; dan tidak ada jalan untuk memberi hidayah kepada orang yang disesatkan Allah, karena tidak ada seorang pun yang dapat mela-wan Allah atau merampas kerajaanNya. \ufd3e \u0648\u064e\u0645\u064e\u0627  \u0644\u064e\u0647\u064f\u0645  \u0645\u0651\u0650\u0646  \u0646\u0651\u064e\u0670\u0635\u0650\u0631\u0650\u064a\u0646\u064e  \ufd3f \"Dan tiada-lah bagi mereka seorang penolong pun,\" yang bisa menolong mereka saat keputusan azab diputuskan terhadapnya, dan terputuslah semua hubungan dan ikatan dari mereka."},{"id":4317,"sura":30,"from_aya":30,"to_aya":32,"type":"\u0627\u0644\u0645\u0642\u0637\u0639","text":"\"Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama (Allah); fitrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fitrah itu. Tidak ada perubahan pada fitrah Allah. Itulah agama yang lurus; tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui, dengan kembali bertaubat kepadaNya, dan bertakwalah kepadaNya serta dirikanlah shalat dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang mempersekutukan Allah, yaitu orang-orang yang memecah belah agama mereka, dan mereka menjadi beberapa golongan. Tiap-tiap golongan merasa bangga dengan apa yang ada pada golongan mereka.\" (Ar-Rum: 30-32)."},{"id":4318,"sura":30,"from_aya":30,"to_aya":30,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(30) Allah \u0633\u0628\u062d\u0627\u0646\u0647 \u0648\u062a\u0639\u0627\u0644\u0649 memerintahkan untuk ikhlas kepadaNya dalam seluruh keadaan dan menegakkan agamaNya, seraya berfirman, \ufd3e \u0641\u064e\u0623\u064e\u0642\u0650\u0645\u06e1     \u0648\u064e\u062c\u06e1\u0647\u064e\u0643\u064e \ufd3f   \"Maka hadapkanlah wajahmu,\" maksudnya, pusatkan dan hadapkanlah ia, \ufd3e \u0644\u0650\u0644\u062f\u0651\u0650\u064a\u0646\u0650 \ufd3f   \"kepada agama\" yaitu Islam, iman dan ihsan, dengan cara menghadap dengan hati, niat dan jasadmu untuk menegakkan ajaran-ajaran agama yang nampak, seperti shalat, zakat, puasa, haji dan yang serupa dengannya, dan ajaran-ajarannya yang batin (tidak tampak) seperti cinta, rasa takut, berha-rap, berinabah; dan bersikap ihsan dalam seluruh ajaran yang lahir dan yang batin, yaitu dengan cara beribadah kepada Allah hingga seakan-akan Anda melihatNya; dan jika Anda tidak bisa melihat-Nya, maka (dengan keyakinan) bahwa Dia melihatmu.\nAllah \u0633\u0628\u062d\u0627\u0646\u0647 \u0648\u062a\u0639\u0627\u0644\u0649 mengkhususkan penegakan wajah, sebab mengha-dapnya wajah itu mengikuti konsentrasinya hati, dan usaha badan akan melahirkan dua hal tersebut. Maka dari itu Dia berfirman, \ufd3e \u062d\u064e\u0646\u0650\u064a\u0641\u0657\u0627\u06da   \ufd3f   \"Dengan lurus,\" maksudnya, menghadap sepenuhnya ke-pada Allah dalam hal itu dalam keadaan berpaling dari selainNya. Perkara yang diperintahkan kepada kita ini adalah, \ufd3e \u0641\u0650\u0637\u06e1\u0631\u064e\u062a\u064e  \u0671\u0644\u0644\u0651\u064e\u0647\u0650  \u0671\u0644\u0651\u064e\u062a\u0650\u064a   \u0641\u064e\u0637\u064e\u0631\u064e  \u0671\u0644\u0646\u0651\u064e\u0627\u0633\u064e  \u0639\u064e\u0644\u064e\u064a\u06e1\u0647\u064e\u0627\u06da   \ufd3f     \"fitrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fitrah itu,\" dan Allah telah menempatkan keindahan ajaran-ajaran agama tersebut di dalam akal mereka, dan pandangan buruk kepada yang lain. Karena sesungguhnya seluruh hukum syariat yang lahir dan yang batin, telah ditempatkan oleh Allah kecenderungan padanya di dalam hati seluruh manusia. Allah meletakkan di dalam hati mereka kecintaan kepada yang benar dan sikap mengutamakan yang benar. Inilah hakikat fitrah. Siapa saja yang keluar dari prinsip ini, maka sungguh dia menentang sesuatu yang menimpa fitrah-nya, kemudian yang membuatnya rusak, seperti yang disabdakan oleh Nabi a, \n\u0643\u064f\u0644\u0651\u064f \u0645\u064e\u0648\u0652\u0644\u064f\u0648\u0652\u062f\u064d \u064a\u064f\u0648\u0652\u0644\u064e\u062f\u064f \u0639\u064e\u0644\u064e\u0649 \u0627\u0644\u0652\u0641\u0650\u0637\u0652\u0631\u064e\u0629\u0650\u060c \u0641\u064e\u0623\u064e\u0628\u064e\u0648\u064e\u0627\u0647\u064f \u064a\u064f\u0647\u064e\u0648\u0651\u0650\u062f\u064e\u0627\u0646\u0650\u0647\u0650\u060c \u0623\u064e\u0648\u0652 \u064a\u064f\u0646\u064e\u0635\u0651\u0650\u0631\u064e\u0627\u0646\u0650\u0647\u0650\u060c \u0623\u064e\u0648\u0652 \u064a\u064f\u0645\u064e\u062c\u0651\u0650\u0633\u064e\u0627\u0646\u0650\u0647\u0650.\n\"Setiap anak yang dilahirkan itu dilahirkan atas fitrah, maka kedua orang tuanyalah yang menjadikannya Yahudi, atau menjadikannya Nas-rani atau menjadikannya Majusi.\"[48]\n\ufd3e \u0644\u064e\u0627  \u062a\u064e\u0628\u06e1\u062f\u0650\u064a\u0644\u064e  \u0644\u0650\u062e\u064e\u0644\u06e1\u0642\u0650    \u0671\u0644\u0644\u0651\u064e\u0647\u0650\u06da   \ufd3f   \"Tidak ada perubahan pada fitrah Allah,\" mak-sudnya, tidak seorang pun dapat merubah ciptaan Allah sehingga menjadikan makhluk tidak pada tempat (keadaan) yang telah di-tetapkan oleh Allah. \ufd3e \u0630\u064e\u0670\u0644\u0650\u0643\u064e \ufd3f   \"Itulah\" yang Kami perintahkan kepa-damu, \ufd3e \u0671\u0644\u062f\u0651\u0650\u064a\u0646\u064f  \u0671\u0644\u06e1\u0642\u064e\u064a\u0651\u0650\u0645\u064f \ufd3f   \"agama yang lurus.\" Maksudnya, jalan yang lurus yang dapat mengantar kepada Allah dan kepada kemuliaanNya. Maka sesungguhnya siapa saja yang menegakkan wajahnya kepada agama dengan tulus, maka sesungguhnya dia adalah orang yang berjalan di atas jalan yang lurus dalam seluruh syariat-syariatNya dan jalan-jalanNya, \ufd3e \u0648\u064e\u0644\u064e\u0670\u0643\u0650\u0646\u0651\u064e     \u0623\u064e\u0643\u06e1\u062b\u064e\u0631\u064e  \u0671\u0644\u0646\u0651\u064e\u0627\u0633\u0650     \u0644\u064e\u0627  \u064a\u064e\u0639\u06e1\u0644\u064e\u0645\u064f\u0648\u0646\u064e \ufd3f   \"tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui,\" maka mereka tidak mau mengenal agama yang lurus ini, dan jika pun mereka mengetahuinya, maka mereka tidak akan menelusurinya."},{"id":4319,"sura":30,"from_aya":31,"to_aya":31,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(31) \ufd3e \u0645\u064f\u0646\u0650\u064a\u0628\u0650\u064a\u0646\u064e  \u0625\u0650\u0644\u064e\u064a\u06e1\u0647\u0650  \u0648\u064e\u0671\u062a\u0651\u064e\u0642\u064f\u0648\u0647\u064f \ufd3f   \"Dengan kembali bertaubat kepadaNya, dan bertakwalah kepadaNya,\" ia adalah tafsir (penjelasan) terhadap \"menghadapkan wajah kepada agama.\" Karena sesungguhnya inabah (kembali) itu adalah inabah hati dan ketertarikan faktor pe-nyebabnya kepada hal-hal yang diridhai Allah \u0633\u0628\u062d\u0627\u0646\u0647 \u0648\u062a\u0639\u0627\u0644\u0649, dan konsekuensi dari semua itu adalah amal anggota tubuh dengan tuntutan apa yang ada di dalam hati. Maka hal itu meliputi ibadah-ibadah lahi-riyah dan batiniyah, dan semua itu tidak akan bisa sempurna (ter-laksana) kecuali dengan cara meninggalkan maksiat-maksiat yang lahir dan yang batin. Maka dari itu, Dia berfirman, \ufd3e \u0648\u064e\u0671\u062a\u0651\u064e\u0642\u064f\u0648\u0647\u064f \ufd3f   \"dan bertakwalah kepadaNya.\" Ini mencakup pelaksanaan terhadap hal-hal yang diperintahkan dan meninggalkan hal-hal yang dilarang. Di antara hal-hal yang diperintahkan itu, shalat disebutkan secara khusus, karena shalat mengajak kepada inabah dan takwa, sebagai-mana Firman Allah \u0633\u0628\u062d\u0627\u0646\u0647 \u0648\u062a\u0639\u0627\u0644\u0649, \n\ufd3e \u0648\u064e\u0623\u064e\u0642\u0650\u0645\u0650  \u0671\u0644\u0635\u0651\u064e\u0644\u064e\u0648\u0670\u0629\u064e\u06d6       \u0625\u0650\u0646\u0651\u064e  \u0671\u0644\u0635\u0651\u064e\u0644\u064e\u0648\u0670\u0629\u064e  \u062a\u064e\u0646\u06e1\u0647\u064e\u0649\u0670  \u0639\u064e\u0646\u0650  \u0671\u0644\u06e1\u0641\u064e\u062d\u06e1\u0634\u064e\u0627\u0653\u0621\u0650     \u0648\u064e\u0671\u0644\u06e1\u0645\u064f\u0646\u0643\u064e\u0631\u0650\u06d7       \ufd3f \n\"Dan dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari yang keji dan mungkar.\" (Al-Ankabut: 45). \nInilah pertolongan shalat untuk bisa bertakwa. Kemudian Dia berfirman, \n\ufd3e \u0648\u064e\u0644\u064e\u0630\u0650\u0643\u06e1\u0631\u064f   \u0671\u0644\u0644\u0651\u064e\u0647\u0650  \u0623\u064e\u0643\u06e1\u0628\u064e\u0631\u064f\u06d7       \ufd3f \n\"Dan sesungguhnya mengingat Allah adalah lebih besar.\" (Al-An-kabut: 45).\nIni adalah himbauan untuk berinabah (kembali kepada Allah). Dan Dia mengkhususkan pada pondasi larangan, yaitu sesuatu yang mana amal tidak akan diterima bila disertainya. Ia adalah syirik. Maka Dia berfirman, \ufd3e \u0648\u064e\u0644\u064e\u0627  \u062a\u064e\u0643\u064f\u0648\u0646\u064f\u0648\u0627\u0652  \u0645\u0650\u0646\u064e  \u0671\u0644\u06e1\u0645\u064f\u0634\u06e1\u0631\u0650\u0643\u0650\u064a\u0646\u064e  \ufd3f \"Dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang mempersekutukan Allah,\" sebab ke-beradaan syirik itu sangat berlawanan dengan inabah yang ruhnya adalah ikhlas dari semua sisi."},{"id":4320,"sura":30,"from_aya":32,"to_aya":32,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(32) Kemudian Allah menjelaskan kondisi orang-orang musyrikin dengan nada mencela dan memburuk-burukkannya, seraya berfirman, \ufd3e \u0645\u0650\u0646\u064e     \u0671\u0644\u0651\u064e\u0630\u0650\u064a\u0646\u064e \u0641\u064e\u0631\u0651\u064e\u0642\u064f\u0648\u0627\u0652   \u062f\u0650\u064a\u0646\u064e\u0647\u064f\u0645\u06e1 \ufd3f   \"Yaitu orang-orang yang me-mecah belah agama mereka,\" padahal agama itu hanya satu, yaitu ketulusan ibadah hanya kepada Allah saja; sedangkan mereka, kaum musyrikin memecah belahnya. Di antara mereka ada yang menyembah patung dan berhala, dan ada pula yang menyembah matahari dan bulan, dan ada juga di antara mereka yang menyem-bah para wali dan orang-orang shalih, dan di antara mereka adalah orang-orang Yahudi, dan ada pula orang-orang Nasrani. Maka dari itu Allah berfirman, \ufd3e \u0648\u064e\u0643\u064e\u0627\u0646\u064f\u0648\u0627\u0652   \u0634\u0650\u064a\u064e\u0639\u0657\u0627\u06d6   \ufd3f   \"Dan mereka menjadi beberapa golongan,\" maksudnya, setiap kelompok dari kelompok-kelompok kesyirikan itu tersesat dan fanatik untuk membela kebatilan yang mereka anut, menentang dan memerangi selain mereka,\ufd3e \u0643\u064f\u0644\u0651\u064f   \u062d\u0650\u0632\u06e1\u0628\u0650\u06ed  \u0628\u0650\u0645\u064e\u0627  \u0644\u064e\u062f\u064e\u064a\u06e1\u0647\u0650\u0645\u06e1 \ufd3f   \"Tiap-tiap golongan, dengan apa yang ada pada mereka,\" berupa ilmu yang menyalahi ilmu para rasul, \ufd3e \u0641\u064e\u0631\u0650\u062d\u064f\u0648\u0646\u064e \ufd3f     \"mereka bangga,\" de-ngannya, mereka mengklaim bahwa apa yang mereka anut itulah yang haq (benar), dan bahwa orang-orang selain mereka berada di atas kebatilan.\nDalam uraian di atas terdapat peringatan untuk kaum Mus-limin agar tidak tercerai berai dan terpecah-belah menjadi bergo-long-golongan seperti mereka; setiap golongan fanatik dengan ke-benaran dan kebatilan yang mereka miliki. Kalau demikian maka mereka (kaum Muslimin) menjadi serupa dengan kaum musyrikin dalam berpecah belah. Sesungguhnya agama itu satu, rasul pun satu, sembahan (ilah) juga satu, dan kebanyakan permasalahan agama telah menjadi ijma' di antara para ahli ijtihad dan para pe-muka agama, sedangkan ukhuwwah imaniyah telah diikat kuat oleh Allah \u0633\u0628\u062d\u0627\u0646\u0647 \u0648\u062a\u0639\u0627\u0644\u0649 dengan sekuat-kuat ikatan, lalu bagaimana bisa semua itu dibatalkan, kemudian dibangun perpecahan dan pertikaian di antara kaum Muslimin dikarenakan beberapa permasalahan yang rumit atau masalah furu' khilafiyah yang karenanya sebagian mem-vonis sesat sebagian yang lain, dan sebagian membedakan diri dengannya dari kelompok lain? Tidakkah semua ini merupakan adu domba terbesar setan dan angan-angannya yang paling besar yang dengannya ia memperdaya kaum Muslimin? Tidakkah meng-upayakan persatuan kalimat (kesatuan) mereka dan memberantas pertikaian yang ada pada mereka, (pertikaian) yang dibangun di atas prinsip yang palsu itu merupakan jihad yang paling utama fi sabilillah dan merupakan amal yang paling afdhal yang dapat men-dekatkan diri kepada Allah?\nSetelah Allah memerintahkan berinabah kepadaNya, sedang-kan yang diperintahkan darinya adalah inabah yang bersifat suka-rela, yaitu yang terjadi dalam kondisi sulit dan mudah, kondisi lapang dan sempit, maka Dia menjelaskan inabah yang bersifat ter-paksa, yaitu yang tidak akan ada bersama manusia kecuali pada saat kesempitan dan kesulitan. Lalu, apabila kesempitan itu sudah tidak ada padanya, maka dia membuang inabah itu ke belakang punggungnya. Dan hal seperti ini tidak berguna. Allah berfirman,"},{"id":4321,"sura":30,"from_aya":33,"to_aya":35,"type":"\u0627\u0644\u0645\u0642\u0637\u0639","text":"\"Dan apabila manusia disentuh oleh suatu bahaya, mereka menyeru Rabbnya dengan kembali bertaubat kepadaNya, kemudian apabila Dia merasakan kepada mereka barang sedikit rahmat dari-Nya, tiba-tiba sebagian dari mereka mempersekutukan Rabbnya, sehingga mereka mengingkari rahmat yang telah Kami berikan kepada mereka. Maka bersenang-senanglah kamu sekalian, kelak kamu akan mengetahui. Atau pernahkah Kami menurunkan kepada mereka keterangan, lalu keterangan itu menunjukkan (kebenaran) apa yang selalu mereka persekutukan dengan Rabb?\" (Ar-Rum: 33-35)."},{"id":4322,"sura":30,"from_aya":33,"to_aya":34,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(33-34) \ufd3e \u0648\u064e\u0625\u0650\u0630\u064e\u0627  \u0645\u064e\u0633\u0651\u064e  \u0671\u0644\u0646\u0651\u064e\u0627\u0633\u064e  \u0636\u064f\u0631\u0651\u065e \ufd3f   \"Dan apabila manusia disentuh oleh suatu bahaya,\" (berupa) sakit atau rasa takut dari kematian atau lainnya, niscaya \ufd3e \u062f\u064e\u0639\u064e\u0648\u06e1\u0627\u0652     \u0631\u064e\u0628\u0651\u064e\u0647\u064f\u0645  \u0645\u0651\u064f\u0646\u0650\u064a\u0628\u0650\u064a\u0646\u064e  \u0625\u0650\u0644\u064e\u064a\u06e1\u0647\u0650 \ufd3f   \"mereka menyeru Rabbnya dengan kembali bertaubat kepadaNya,\" mereka melupakan apa yang mereka persekutukan denganNya dalam kondisi itu, karena mereka tahu bahwa tidak ada yang dapat menyingkap bahaya itu kecuali Allah, maka \ufd3e \u0625\u0650\u0630\u064e\u0627\u0653  \u0623\u064e\u0630\u064e\u0627\u0642\u064e\u0647\u064f\u0645   \u0645\u0651\u0650\u0646\u06e1\u0647\u064f  \u0631\u064e\u062d\u06e1\u0645\u064e\u0629\u064b \ufd3f   \"apabila Dia merasakan kepada mereka barang sedikit rahmat dariNya,\" Dia menyembuhkan mereka dari sakitnya dan mengamankan mereka dari rasa takut, \ufd3e \u0625\u0650\u0630\u064e\u0627  \u0641\u064e\u0631\u0650\u064a\u0642\u065e \u0645\u0651\u0650\u0646\u06e1\u0647\u064f\u0645 \ufd3f   \"tiba-tiba sebagian dari mereka\" merusak inabah yang mereka lakukan itu dan mereka mempersekutukanNya dengan sesuatu yang sama sekali tidak dapat membela mereka, tidak pula dapat membuat mereka kaya atau membuat mereka fakir. Semua itu adalah keingkaran terhadap apa yang Allah karuniakan dan anugerahkan kepada mereka, yang mana Dia telah menyelamatkan dan membebaskan mereka dari kesengsaraan dan melepaskan mereka dari kesempitan. Mengapa mereka tidak membalas nikmat mulia dengan bersyukur dan tulus ikhlas (bertauhid) kepadaNya dalam seluruh kondisi?"},{"id":4323,"sura":30,"from_aya":35,"to_aya":35,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(35) \ufd3e \u0623\u064e\u0645\u06e1     \u0623\u064e\u0646\u0632\u064e\u0644\u06e1\u0646\u064e\u0627  \u0639\u064e\u0644\u064e\u064a\u06e1\u0647\u0650\u0645\u06e1  \u0633\u064f\u0644\u06e1\u0637\u064e\u0670\u0646\u0657\u0627 \ufd3f   \"Atau pernahkah Kami menurunkan kepada mereka keterangan,\" maksudnya, hujjah yang nyata, \ufd3e \u0641\u064e\u0647\u064f\u0648\u064e \ufd3f   \"lalu ia,\" maksudnya, hujjah yang nyata itu, \ufd3e \u064a\u064e\u062a\u064e\u0643\u064e\u0644\u0651\u064e\u0645\u064f  \u0628\u0650\u0645\u064e\u0627  \u0643\u064e\u0627\u0646\u064f\u0648\u0627\u0652      \u0628\u0650\u0647\u0650\u06e6  \u064a\u064f\u0634\u06e1\u0631\u0650\u0643\u064f\u0648\u0646\u064e \ufd3f   \"menunjukkan (kebenaran) apa yang selalu mereka persekutukan dengan-Nya,\" dan mengatakan kepada mereka, \"Tetaplah kalian pada ke-syirikan kalian itu dan teruslah kalian dalam keraguan, karena sesungguhnya apa yang kalian anut itulah yang benar, sedangkan apa yang diserukan oleh para rasul kepada kalian itulah yang batil.\" Lalu apakah hujjah yang nyata itu ada di sisi mereka hingga mengharuskan mereka sangat berpegang teguh kepada kesyirikan? Ataukah dalil-dalil rasional dan syar'i, kitab-kitab samawi, para rasul yang mulia dan para penghulu manusia telah melarang de-ngan sekeras-kerasnya dari semua itu, dan mereka telah memper-ingatkan dari mengikuti jalan-jalannya yang dapat mengantarkan kepadanya, dan mereka telah memvonis kerusakan akal dan agama siapa saja yang melakukannya? Jadi kesyirikan mereka itu tanpa hujjah (argumen yang jelas) dan keterangan yang nyata. Ia sebenar-nya hanyalah hawa nafsu dan bujukan-bujukan setan."},{"id":4324,"sura":30,"from_aya":36,"to_aya":37,"type":"\u0627\u0644\u0645\u0642\u0637\u0639","text":"\"Dan apabila Kami rasakan suatu rahmat pada manusia, niscaya mereka gembira dengannya. Dan apabila mereka ditimpa suatu keburukan disebabkan apa yang telah dikerjakan oleh tangan mereka sendiri, tiba-tiba mereka itu berputus asa. Dan apakah mereka tidak memperhatikan bahwa sesungguhnya Allah mela-pangkan rizki bagi siapa yang dikehendakiNya dan Dia pula yang menyempitkan. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang beriman.\" (Ar-Rum: 36-37)."},{"id":4325,"sura":30,"from_aya":36,"to_aya":37,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(36-37) Allah \u0633\u0628\u062d\u0627\u0646\u0647 \u0648\u062a\u0639\u0627\u0644\u0649 mengabarkan tentang tabi'at kebanyakan manusia di dalam kondisi lapang dan sempit, yaitu bahwasanya apabila Allah membuat mereka merasakan suatu rahmat, berupa kesehatan, kekayaan, pertolongan dan lain-lainnya, mereka sangat bergembira dengan penuh kebanggaan dan kesombongan dengan nikmat Allah, bukan dengan penuh rasa syukur. \ufd3e \u0648\u064e\u0625\u0650\u0646  \u062a\u064f\u0635\u0650\u0628\u06e1\u0647\u064f\u0645\u06e1  \u0633\u064e\u064a\u0651\u0650\u0626\u064e\u0629\u064f\u06e2  \ufd3f \"Dan apabila mereka ditimpa suatu keburukan,\" maksudnya, kondisi yang menyengsarakan mereka, dan itu, \ufd3e \u0628\u0650\u0645\u064e\u0627  \u0642\u064e\u062f\u0651\u064e\u0645\u064e\u062a\u06e1  \u0623\u064e\u064a\u06e1\u062f\u0650\u064a\u0647\u0650\u0645\u06e1 \ufd3f   \"disebabkan apa yang telah dikerjakan oleh tangan mereka sendiri,\" dari berbagai maksiat, \ufd3e \u0625\u0650\u0630\u064e\u0627    \u0647\u064f\u0645\u06e1  \u064a\u064e\u0642\u06e1\u0646\u064e\u0637\u064f\u0648\u0646\u064e \ufd3f   \"tiba-tiba mereka itu berputus asa.\" Mereka ber-putus asa dari terangkatnya kefakiran, penyakit dan yang serupa dengannya. Ini adalah suatu kebodohan mereka dan tidak adanya pengetahuan. \n\ufd3e \u0623\u064e\u0648\u064e\u0644\u064e\u0645\u06e1  \u064a\u064e\u0631\u064e\u0648\u06e1\u0627\u0652  \u0623\u064e\u0646\u0651\u064e  \u0671\u0644\u0644\u0651\u064e\u0647\u064e  \u064a\u064e\u0628\u06e1\u0633\u064f\u0637\u064f  \u0671\u0644\u0631\u0651\u0650\u0632\u06e1\u0642\u064e  \u0644\u0650\u0645\u064e\u0646  \u064a\u064e\u0634\u064e\u0627\u0653\u0621\u064f   \u0648\u064e\u064a\u064e\u0642\u06e1\u062f\u0650\u0631\u064f\u06da   \ufd3f   \"Dan apakah mereka tidak mem-perhatikan bahwa sesungguhnya Allah melapangkan rizki bagi siapa yang dikehendakiNya, dan Dia pula yang menyempitkan,\" jadi putus asa setelah mengetahui bahwa kebaikan dan keburukan adalah dari Allah, rizki, kelapangan dan kesempitannya adalah berasal dari takdirNya itu menjadi sia-sia, tidak mempunyai tempat. Maka ja-ngan hanya sekedar memperhatikan sebab kausalitas, wahai orang yang berakal. Akan tetapi jadikanlah penglihatan (perhatian)mu kepada yang menciptakan sebabnya (yaitu Allah. Pent). Maka dari itu Dia berfirman, \ufd3e \u0625\u0650\u0646\u0651\u064e  \u0641\u0650\u064a  \u0630\u064e\u0670\u0644\u0650\u0643\u064e  \u0644\u064e\u0623\u0653\u064a\u064e\u0670\u062a\u0656  \u0644\u0651\u0650\u0642\u064e\u0648\u06e1\u0645\u0656      \u064a\u064f\u0624\u06e1\u0645\u0650\u0646\u064f\u0648\u0646\u064e  \ufd3f \"Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang beriman.\" Merekalah orang-orang yang mengambil ibrah (pelajaran) dengan kelapangan Allah (untuk memberi kelapangan rizki) kepada siapa yang Dia kehendaki, dan menahannya; dan dengan itu mereka mengetahui hikmah (kebijaksanaan) Allah \u0633\u0628\u062d\u0627\u0646\u0647 \u0648\u062a\u0639\u0627\u0644\u0649, rahmat dan kemu-rahanNya serta menarik hati untuk memohon kepadaNya dalam seluruh tuntutan rizki."},{"id":4326,"sura":30,"from_aya":38,"to_aya":39,"type":"\u0627\u0644\u0645\u0642\u0637\u0639","text":"\"Maka berikanlah pada kerabat yang terdekat akan haknya, pada fakir miskin dan orang-orang yang dalam perjalanan. Itu lebih baik bagi orang-orang yang mencari Wajah Allah; dan me-rekalah orang-orang yang beruntung. Dan suatu riba (tambahan) yang kamu berikan agar dia menambah pada harta manusia, maka riba itu tidak bertambah pada sisi Allah. Dan apa yang kamu be-rikan berupa zakat yang kamu maksudkan untuk mencari Wajah Allah, maka merekalah orang-orang yang melipat gandakan.\" (Ar-Rum: 38-39)."},{"id":4327,"sura":30,"from_aya":38,"to_aya":38,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(38) Maksudnya, maka berilah orang yang dekat darimu \u2013berdasarkan kekerabatan dan kebutuhannya\u2013 akan haknya yang diwajibkan oleh agama, atau dianjurkan oleh Allah kepadanya berupa nafkah wajib, sedekah, hadiah, kebaikan, salam, memulia-kan, memaafkan kesalahannya, mengampuni kekeliruannya. Dan demikian pula, berilah orang miskin \u2013yang dibuat hina oleh kefa-kiran dan kebutuhan\u2013 sesuatu yang dapat menutup kebutuhan-nya dan yang dapat memenuhi keperluannya, seperti memberinya makanan, minuman, dan pakaian. \ufd3e \u0648\u064e\u0671\u0628\u06e1\u0646\u064e  \u0671\u0644\u0633\u0651\u064e\u0628\u0650\u064a\u0644\u0650\u06da       \ufd3f \"Dan orang-orang yang dalam perjalanan,\" yaitu orang asing yang terlantar yang ada di luar negerinya, yang diduga sangat membutuhkan bantuan, se-dangkan dia tidak mempunyai harta (bekal) dan tidak mempunyai pekerjaan, yang dapat mengatur dirinya dengannya di dalam per-jalanannya. Beda dengan orang yang berada di kampung halaman-nya, sekalipun dia tidak mempunyai harta (uang) namun biasanya dia pasti bekerja atau menekuni kegiatan industri dan lain-lain yang dapat memenuhi kebutuhannya. Maka dari itu Allah menentukan bagian zakat untuk orang miskin dan orang musafir.\n\ufd3e \u0630\u064e\u0670\u0644\u0650\u0643\u064e \ufd3f   \"Itu,\" maksudnya, memberi kerabat terdekat, orang miskin dan ibnu sabil (musafir) \ufd3e \u062e\u064e\u064a\u06e1\u0631\u065e     \u0644\u0651\u0650\u0644\u0651\u064e\u0630\u0650\u064a\u0646\u064e  \u064a\u064f\u0631\u0650\u064a\u062f\u064f\u0648\u0646\u064e \ufd3f   \"lebih baik bagi orang-orang yang mencari,\" melalui amal itu \ufd3e \u0648\u064e\u062c\u06e1\u0647\u064e  \u0671\u0644\u0644\u0651\u064e\u0647\u0650\u06d6       \ufd3f \"Wajah Allah,\" maksudnya, kebaikan yang sangat berharga dan pahala yang besar, sebab ia termasuk amal shalih yang paling utama dan manfaat yang mengalir yang tepat sasaran yang disertai keikhlasan. Jika dimaksudkan bukan untuk mencari Wajah Allah, maka perbuatan itu tidak baik bagi pemberinya, sekalipun menjadi kebaikan dan ber-manfaat bagi orang yang menerimanya, sebagaimana FirmanNya, \n\ufd3e  \u0644\u0651\u064e\u0627    \u062e\u064e\u064a\u06e1\u0631\u064e  \u0641\u0650\u064a  \u0643\u064e\u062b\u0650\u064a\u0631\u0656  \u0645\u0651\u0650\u0646  \u0646\u0651\u064e\u062c\u06e1\u0648\u064e\u0649\u0670\u0647\u064f\u0645\u06e1  \u0625\u0650\u0644\u0651\u064e\u0627  \u0645\u064e\u0646\u06e1  \u0623\u064e\u0645\u064e\u0631\u064e   \u0628\u0650\u0635\u064e\u062f\u064e\u0642\u064e\u0629\u064d    \u0623\u064e\u0648\u06e1  \u0645\u064e\u0639\u06e1\u0631\u064f\u0648\u0641\u064d  \u0623\u064e\u0648\u06e1  \u0625\u0650\u0635\u06e1\u0644\u064e\u0670\u062d\u0650\u06ed  \u0628\u064e\u064a\u06e1\u0646\u064e  \u0671\u0644\u0646\u0651\u064e\u0627\u0633\u0650\u06da       \ufd3f \n\"Tidak ada kebaikan pada kebanyakan bisikan-bisikan mereka, kecuali bisikan-bisikan dari orang yang menyuruh memberi sedekah, atau berbuat ma'ruf, atau mengadakan perdamaian di antara manusia.\" (An-Nisa`: 114). \nPengertiannya adalah bahwa hal-hal yang dikecualikan ini sangat baik karena manfaatnya yang bersifat menular. Akan tetapi siapa yang melakukannya karena mencari keridhaan Allah, niscaya Kami memberinya pahala yang sangat besar. Dan FirmanNya, \ufd3e \u0648\u064e\u0623\u064f\u0648\u0652\u0644\u064e\u0670\u0653\u0626\u0650\u0643\u064e \ufd3f   \"Dan mereka\" yang melakukan amal-amal kebajikan ini dan yang lainnya karena mencari Wajah Allah \ufd3e \u0647\u064f\u0645\u064f  \u0671\u0644\u06e1\u0645\u064f\u0641\u06e1\u0644\u0650\u062d\u064f\u0648\u0646\u064e \ufd3f   \"adalah orang-orang yang beruntung,\" yang meraih pahala dari Allah dan yang selamat dari siksaNya."},{"id":4328,"sura":30,"from_aya":39,"to_aya":39,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(39) Setelah Allah menyebutkan amal yang diniatkan untuk mencari WajahNya, berupa pembelanjaan harta, maka di sini Dia menyebutkan amal yang diniatkan untuk tujuan duniawi, seraya berfirman, \ufd3e \u0648\u064e\u0645\u064e\u0627\u0653  \u0621\u064e\u0627\u062a\u064e\u064a\u06e1\u062a\u064f\u0645  \u0645\u0651\u0650\u0646  \u0631\u0651\u0650\u0628\u0657\u0627   \u0644\u0651\u0650\u064a\u064e\u0631\u06e1\u0628\u064f\u0648\u064e\u0627\u0652  \u0641\u0650\u064a\u0653  \u0623\u064e\u0645\u06e1\u0648\u064e\u0670\u0644\u0650  \u0671\u0644\u0646\u0651\u064e\u0627\u0633\u0650 \ufd3f   \"Dan suatu riba (tambahan) yang kamu berikan agar dia menambah pada harta manusia,\" maksud-nya, apa pun yang kalian berikan berupa harta lebihan dari kebu-tuhan kalian sedangkan niat kalian adalah supaya ia bertambah. Maksudnya, agar menambah banyak harta kalian, seperti memberi-kannya kepada orang yang kalian beri makan dengan maksud agar dia memberikan ganti kepada kalian dengan yang lebih banyak darinya. Maka amal seperti ini pahalanya tidak berkembang di sisi Allah, karena ketiadaan syaratnya, yaitu ikhlas.\nContohnya adalah, amal yang dimaksudkan agar tambah dihormati dan riya` dalam pandangan manusia. Itu semua tidak akan berkembang di sisi Allah. \ufd3e \u0648\u064e\u0645\u064e\u0627\u0653     \u0621\u064e\u0627\u062a\u064e\u064a\u06e1\u062a\u064f\u0645  \u0645\u0651\u0650\u0646  \u0632\u064e\u0643\u064e\u0648\u0670\u0629\u0656 \ufd3f   \"Dan apa yang kamu berikan berupa zakat,\" maksudnya, harta yang membersihkan kalian dari akhlak yang tercela dan menyucikan harta kalian dari sifat bakhil dengannya, dan bertambah dalam menutupi kebutuhan orang yang menerima, \ufd3e \u062a\u064f\u0631\u0650\u064a\u062f\u064f\u0648\u0646\u064e \ufd3f   \"yang kamu maksudkan\" dengan zakat tersebut \ufd3e \u0648\u064e\u062c\u06e1\u0647\u064e  \u0671\u0644\u0644\u0651\u064e\u0647\u0650  \u0641\u064e\u0623\u064f\u0648\u0652\u0644\u064e\u0670\u0653\u0626\u0650\u0643\u064e  \u0647\u064f\u0645\u064f  \u0671\u0644\u06e1\u0645\u064f\u0636\u06e1\u0639\u0650\u0641\u064f\u0648\u0646\u064e  \ufd3f \"untuk mencari Wajah Allah, maka merekalah orang-orang yang melipatgandakan\" maksudnya, orang-orang yang pahala mereka dilipatgandakan, yaitu orang-orang yang pembelanjaan mereka bertambah di sisi Allah, dan ditambah oleh Allah untuk mereka sehingga menjadi sangat banyak. \nFirmanNya, \ufd3e \u0648\u064e\u0645\u064e\u0627\u0653     \u0621\u064e\u0627\u062a\u064e\u064a\u06e1\u062a\u064f\u0645  \u0645\u0651\u0650\u0646  \u0632\u064e\u0643\u064e\u0648\u0670\u0629\u0656   \ufd3f \"Dan apa yang kamu berikan berupa zakat,\" menunjukkan bahwa sedekah yang disertai dengan keter-paksaan dari orang yang masih tergantung kepada harta yang di-belanjakan, atau tergantung dengan hutang yang belum ia lunasi dan lebih mengutamakan sedekah atasnya, bahwa yang demikian ini bukan zakat yang karenanya seseorang diberi pahala, dan per-buatannya ini ditolak secara syar'i, sebagaimana Allah \u0633\u0628\u062d\u0627\u0646\u0647 \u0648\u062a\u0639\u0627\u0644\u0649 berfirman tentang orang yang dipuji, \n\ufd3e \u0671\u0644\u0651\u064e\u0630\u0650\u064a  \u064a\u064f\u0624\u06e1\u062a\u0650\u064a  \u0645\u064e\u0627\u0644\u064e\u0647\u064f\u06e5  \u064a\u064e\u062a\u064e\u0632\u064e\u0643\u0651\u064e\u0649\u0670   18  \ufd3f \n\"Yang menafkahkan hartanya (di jalan Allah) untuk membersihkan-nya.\" (Al-Lail: 18). \nJadi, tidak semua memberikan harta itu adalah kebaikan, sehingga pemberian itu dilakukan dengan tujuan di atas, yaitu dengan maksud agar si pemberi menjadi bersih."},{"id":4329,"sura":30,"from_aya":40,"to_aya":40,"type":"\u0627\u0644\u0645\u0642\u0637\u0639","text":"\"Allah-lah yang menciptakan kamu, kemudian memberimu rizki, kemudian mematikanmu, kemudian menghidupkanmu kem-bali. Adakah di antara yang kamu sekutukan dengan Allah itu siapa yang dapat berbuat sesuatu dari yang demikian itu? Maha-suci Dia dan Mahatinggi dari apa yang mereka persekutukan.\" (Ar-Rum: 40)."},{"id":4330,"sura":30,"from_aya":40,"to_aya":40,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(40) Allah \u0633\u0628\u062d\u0627\u0646\u0647 \u0648\u062a\u0639\u0627\u0644\u0649 mengabarkan bahwasanya hanya Dia semata yang menciptakan kalian, memberi rizki kalian, mematikan kalian dan menghidupkan kembali kalian; dan bahwa sesungguhnya tidak seorang pun dari para sekutu yang disembah oleh kaum musyrikin itu yang bersekutu dengan Allah dalam melakukan satu pun dari hal-hal tersebut. Maka bagaimana mereka memperseku-tukan orang (berhala) yang sama sekali tidak bisa melakukan apa-apa dengan Tuhan yang hanya Dia sendiri yang bisa melakukan hal-hal itu? Maka Mahasuci Allah lagi Mahatinggi dari kesyirikan mereka. Semua itu tidak akan membahayakanNya, dan sesungguh-nya akibat buruknya hanya akan menimpa diri mereka sendiri."},{"id":4331,"sura":30,"from_aya":41,"to_aya":41,"type":"\u0627\u0644\u0645\u0642\u0637\u0639","text":"\"Telah nampak kerusakan di darat dan laut disebabkan ka-rena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebagian dari akibat perbuatan mereka, agar mereka kem-bali.\" (Ar-Rum: 41)."},{"id":4332,"sura":30,"from_aya":41,"to_aya":41,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(41) Maksudnya, menjadi jelas \ufd3e \u0671\u0644\u06e1\u0641\u064e\u0633\u064e\u0627\u062f\u064f        \u0641\u0650\u064a  \u0671\u0644\u06e1\u0628\u064e\u0631\u0651\u0650    \u0648\u064e\u0671\u0644\u06e1\u0628\u064e\u062d\u06e1\u0631\u0650  \ufd3f \"kerusakan di darat dan laut.\" Yaitu, rusaknya kehidupan mereka, berkurang dan terjadinya berbagai wabah penyakit padanya, dan juga pada diri mereka, berupa penyakit, wabah dan lain-lain. Itu semua di-sebabkan apa yang telah dilakukan oleh tangan mereka berupa pekerjaan-pekerjaan yang rusak dan merusak. \nYang disebutkan ini \ufd3e \u0644\u0650\u064a\u064f\u0630\u0650\u064a\u0642\u064e\u0647\u064f\u0645       \u0628\u064e\u0639\u06e1\u0636\u064e  \u0671\u0644\u0651\u064e\u0630\u0650\u064a   \u0639\u064e\u0645\u0650\u0644\u064f\u0648\u0627\u0652  \ufd3f \"supaya Allah merasa-kan kepada mereka sebagian dari akibat perbuatan mereka.\" Maksudnya, agar mereka tahu bahwasanya Allah memberikan balasan atas amal perbuatan. Jadi, Allah menyegerakan contoh (terlebih dahulu) dari balasan amal perbuatan mereka di dunia, \ufd3e \u0644\u064e\u0639\u064e\u0644\u0651\u064e\u0647\u064f\u0645\u06e1     \u064a\u064e\u0631\u06e1\u062c\u0650\u0639\u064f\u0648\u0646\u064e \ufd3f   \"agar mereka kembali,\" dari perbuatan mereka yang telah menimbulkan kerusak-an bagi mereka sendiri, sehingga keadaan mereka menjadi baik, urusan mereka menjadi benar. Maka Mahasuci Tuhan yang telah memberikan nikmat dengan cobaanNya dan memberikan karunia dengan hukumanNya. Sebab, jika tidak, maka kalau Dia merasakan kepada mereka seluruh balasan (amal) yang mereka lakukan, tentu Dia tidak akan menyisakan satu binatang melata pun (manusia) di muka bumi ini."},{"id":4333,"sura":30,"from_aya":42,"to_aya":42,"type":"\u0627\u0644\u0645\u0642\u0637\u0639","text":"\"Katakanlah, 'Adakanlah perjalanan di muka bumi dan per-hatikan bagaimana kesudahan orang-orang yang dahulu. Keba-nyakan dari mereka itu adalah orang-orang musyrik'.\" (Ar-Rum: 42)."},{"id":4334,"sura":30,"from_aya":42,"to_aya":42,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(42) Perintah berjalan di bumi itu mencakup juga (perintah) berjalan dengan fisik dan berjalan dalam hati untuk memperhati-kan dan merenungkan kesudahan-kesudahan orang-orang terda-hulu (bahwa), \ufd3e \u0643\u064e\u0627\u0646\u064e \u0623\u064e\u0643\u06e1\u062b\u064e\u0631\u064f\u0647\u064f\u0645 \u0645\u0651\u064f\u0634\u06e1\u0631\u0650\u0643\u0650\u064a\u0646\u064e \ufd3f   \"kebanyakan dari mereka itu adalah orang-orang musyrik,\" kalian menjumpai kesudahan mereka adalah seburuk-buruk kesudahan, akhir hidup mereka adalah seburuk-buruk akhir kehidupan, yaitu azab (yang telah membinasakan me-reka semua), celaan, kutukan dari makhluk Allah yang mengikuti mereka, dan kehinaan yang berlanjut. Maka waspadalah untuk tidak melakukan seperti perbuatan mereka, agar kalian tidak di-perlakukan sama dengan mereka. Karena sesungguhnya keadilan Allah dan kebijaksanaanNya selalu ada pada setiap waktu dan setiap tempat."},{"id":4335,"sura":30,"from_aya":43,"to_aya":45,"type":"\u0627\u0644\u0645\u0642\u0637\u0639","text":"\"Oleh karena itu, hadapkanlah wajahmu kepada agama yang lurus sebelum datang dari Allah suatu hari yang tak dapat ditolak; pada hari itu mereka terpisah-pisah. Barangsiapa yang kafir, maka dia sendirilah yang menanggung akibat kekafirannya; dan barang-siapa yang beramal shalih, maka untuk diri mereka sendiri mereka menyiapkan. Agar Allah memberi pahala kepada orang-orang yang beriman dan beramal shalih dari karuniaNya. Sesungguhnya Dia tidak menyukai orang-orang yang ingkar.\" (Ar-Rum: 43-45)."},{"id":4336,"sura":30,"from_aya":43,"to_aya":43,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(43) Maksudnya, menghadaplah dengan hatimu dan meng-hadaplah dengan wajahmu, dan berusahalah dengan fisikmu untuk menegakkan agama yang lurus. Maka laksanakanlah perintah-perintahnya dan larangan-larangannya dengan sungguh-sungguh dan serius; dan laksanakanlah tugas-tugasnya yang lahir dan yang batin, serta manfaatkanlah segera waktumu, hidupmu dan masa mudamu, \ufd3e \u0642\u064e\u0628\u06e1\u0644\u0650  \u0623\u064e\u0646  \u064a\u064e\u0623\u06e1\u062a\u0650\u064a\u064e  \u064a\u064e\u0648\u06e1\u0645\u065e  \u0644\u0651\u064e\u0627  \u0645\u064e\u0631\u064e\u062f\u0651\u064e  \u0644\u064e\u0647\u064f\u06e5  \u0645\u0650\u0646\u064e  \u0671\u0644\u0644\u0651\u064e\u0647\u0650\u06d6       \ufd3f \"sebelum datang dari Allah suatu hari yang tak dapat ditolak,\" yaitu Hari Kiamat, yang apabila ia da-tang, maka tidak mungkin dapat dielakkan (ditolak), dan orang-orang yang akan beramal tidak akan diberi tangguhan waktu untuk beramal lagi. Bahkan (hari itu) diselesaikan dari segala amal, dan tidak ada yang tersisa saat itu kecuali balasan amal perbuatan. \ufd3e \u064a\u064e\u0648\u06e1\u0645\u064e\u0626\u0650\u0630\u0656     \u064a\u064e\u0635\u0651\u064e\u062f\u0651\u064e\u0639\u064f\u0648\u0646\u064e \ufd3f   \"Pada hari itu mereka terpisah-pisah,\" maksudnya, me-reka tercerai-berai pada hari itu, dan mereka datang dengan ber-pisah-pisah dan berbeda-beda untuk diperlihatkan kepada mereka amal yang telah mereka lakukan. "},{"id":4337,"sura":30,"from_aya":44,"to_aya":45,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(44-45) Maka \ufd3e \u0645\u064e\u0646 \u0643\u064e\u0641\u064e\u0631\u064e \ufd3f   \"barangsiapa yang kafir\" di antara mereka \ufd3e \u0641\u064e\u0639\u064e\u0644\u064e\u064a\u06e1\u0647\u0650  \u0643\u064f\u0641\u06e1\u0631\u064f\u0647\u064f\u06e5\u06d6       \ufd3f \"maka dia sendirilah yang menanggung akibat keka-firannya,\" dialah yang akan disiksa disebabkan dirinya sendiri, setiap diri yang berdosa tidak menanggung dosa orang lain. \ufd3e \u0648\u064e\u0645\u064e\u0646\u06e1     \u0639\u064e\u0645\u0650\u0644\u064e  \u0635\u064e\u0670\u0644\u0650\u062d\u0657\u0627 \ufd3f   \"Dan barangsiapa yang beramal shalih,\" berupa (menunaikan) hak-hak Allah dan hak-hak manusia yang wajib dan yang dianjurkan, \ufd3e \u0641\u064e\u0644\u0650\u0623\u064e\u0646\u0641\u064f\u0633\u0650\u0647\u0650\u0645\u06e1  \ufd3f \"maka untuk diri mereka sendiri,\" bukan untuk orang lain \ufd3e \u064a\u064e\u0645\u06e1\u0647\u064e\u062f\u064f\u0648\u0646\u064e     \ufd3f \"mereka menyiapkan.\" Maksudnya, mereka mempersiapkan, dan untuk diri mereka sendiri, mereka memakmurkan akhiratnya, mereka bersiap-siap untuk meraih tempat-tempat tinggal dan bilik-biliknya. Walau demikian, balasan untuk mereka tidak terbatas pada amal perbuatan mereka. Bahkan Allah memberi mereka ba-lasan dari karuniaNya yang berlimpah dan kemurahanNya yang tidak terbatas yang sama sekali tidak bisa dicapai dengan amal mereka. Yang demikian itu adalah karena Allah mencintai mereka. Apabila Allah telah mencintai seorang hamba, maka Allah mencu-rahkan karuniaNya padanya sebanyak-banyaknya, dan melipat-gandakan pemberianNya yang sangat mewah, menganugerahkan kepadanya berbagai nikmat lahir dan batin. Ini berbeda dengan orang-orang kafir. Sesungguhnya Allah, tatkala membenci dan murka terhadap mereka, maka Dia menyiksa dan menghukumnya, dan tidak menambah sebagaimana Dia menambah kepada orang-orang sebelumnya (yang beriman). Maka dari itu Dia berfirman, \ufd3e \u0625\u0650\u0646\u0651\u064e\u0647\u064f\u06e5     \u0644\u064e\u0627  \u064a\u064f\u062d\u0650\u0628\u0651\u064f   \u0671\u0644\u06e1\u0643\u064e\u0670\u0641\u0650\u0631\u0650\u064a\u0646\u064e \ufd3f   \"Sesungguhnya Dia tidak menyukai orang-orang yang ingkar.\""},{"id":4338,"sura":30,"from_aya":46,"to_aya":46,"type":"\u0627\u0644\u0645\u0642\u0637\u0639","text":"\"Dan di antara tanda-tandaNya ialah bahwa Dia mengirim-kan angin sebagai pembawa berita gembira dan untuk merasakan kepadamu sebagian dari rahmatNya, dan supaya kapal dapat ber-layar dengan perintahNya, dan juga supaya kamu dapat mencari karuniaNya; mudah-mudahan kamu bersyukur.\" (Ar-Rum: 46)."},{"id":4339,"sura":30,"from_aya":46,"to_aya":46,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(46) Di antara bukti-bukti yang menunjukkan atas rahmat-Nya dan (bahwa) Dia (mampu) membangkitkan orang-orang yang sudah mati, serta bahwa Dia-lah sembahan, Maharaja yang terpuji, adalah Dia mengirimkan \ufd3e \u0671\u0644\u0631\u0651\u0650\u064a\u064e\u0627\u062d\u064e \ufd3f   \"angin,\" di depan hujan \ufd3e \u0645\u064f\u0628\u064e\u0634\u0651\u0650\u0631\u064e\u0670\u062a\u0656 \ufd3f   \"sebagai pembawa berita gembira\" dengan menggerakkan awan, lalu menghimpunnya, sehingga hati manusia sebelum turun hujan itu merasa gembira, \ufd3e \u0648\u064e\u0644\u0650\u064a\u064f\u0630\u0650\u064a\u0642\u064e\u0643\u064f\u0645   \u0645\u0651\u0650\u0646  \u0631\u0651\u064e\u062d\u06e1\u0645\u064e\u062a\u0650\u0647\u0650\u06e6 \ufd3f   \"dan untuk merasakan kepadamu sebagian dari rahmatNya,\" lalu Dia menurunkan atas kalian hujan yang dengannya negeri dan manusia bisa hidup, dan kalian mera-sakan sebagian dari rahmatNya, yang kalian ketahui bahwa rah-matNya-lah yang menyelamatkan manusia, yang membawa rizki mereka, sehingga dengan begitu kalian rindu untuk beramal shalih yang membuka pintu-pintu perbendaharaan rahmatNya,\ufd3e \u0648\u064e\u0644\u0650\u062a\u064e\u062c\u06e1\u0631\u0650\u064a\u064e     \u0671\u0644\u06e1\u0641\u064f\u0644\u06e1\u0643\u064f \ufd3f   \"dan supaya kapal dapat berlayar\" di lautan \ufd3e \u0628\u0650\u0623\u064e\u0645\u06e1\u0631\u0650\u0647\u0650\u06e6 \ufd3f   \"dengan pe-rintahNya\" yang bersifat qadari, \ufd3e \u0648\u064e\u0644\u0650\u062a\u064e\u0628\u06e1\u062a\u064e\u063a\u064f\u0648\u0627\u0652  \u0645\u0650\u0646  \u0641\u064e\u0636\u06e1\u0644\u0650\u0647\u0650\u06e6 \ufd3f   \"dan juga supaya kamu dapat mencari sebagian karuniaNya\" dengan bisa bekerja dalam peng-hidupan dan berbagai maslahat kalian. \ufd3e \u0648\u064e\u0644\u064e\u0639\u064e\u0644\u0651\u064e\u0643\u064f\u0645\u06e1   \u062a\u064e\u0634\u06e1\u0643\u064f\u0631\u064f\u0648\u0646\u064e \ufd3f   \"mudah-mudahan kamu bersyukur,\" kepada Dzat yang telah menundukkan berbagai sebab kausalitas kepada kalian dan memudahkan berbagai hal untuk kalian. Inilah maksud dari berbagai nikmat, yaitu (agar kalian) membalasnya dengan bersyukur kepada Allah \u0633\u0628\u062d\u0627\u0646\u0647 \u0648\u062a\u0639\u0627\u0644\u0649 agar Dia menambahnya untuk kalian dan menyisakannya untuk kalian. Ada-pun membalas kenikmatan dengan kekafiran dan maksiat, maka yang demikian ini adalah tabiat orang yang mengganti nikmat Allah dengan keingkaran dan nikmatNya sebagai bencana. Dan dia menawarkan kesirnaan nikmat dan berpindah dari nikmat kepada yang lain."},{"id":4340,"sura":30,"from_aya":47,"to_aya":47,"type":"\u0627\u0644\u0645\u0642\u0637\u0639","text":"\"Dan sesungguhnya Kami telah mengutus sebelum kamu beberapa orang rasul kepada kaumnya, mereka datang kepadanya dengan membawa keterangan-keterangan, lalu Kami melakukan pembalasan terhadap orang-orang yang berdosa. Dan kewajiban Kami menolong orang-orang yang beriman.\" (Ar-Rum: 47)."},{"id":4341,"sura":30,"from_aya":47,"to_aya":47,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(47) \ufd3e \u0648\u064e\u0644\u064e\u0642\u064e\u062f\u06e1  \u0623\u064e\u0631\u06e1\u0633\u064e\u0644\u06e1\u0646\u064e\u0627  \u0645\u0650\u0646  \u0642\u064e\u0628\u06e1\u0644\u0650\u0643\u064e  \ufd3f \"Dan sesungguhnya Kami telah mengutus sebelum kamu,\" pada umat-umat terdahulu \ufd3e \u0631\u064f\u0633\u064f\u0644\u064b\u0627  \u0625\u0650\u0644\u064e\u0649\u0670  \u0642\u064e\u0648\u06e1\u0645\u0650\u0647\u0650\u0645\u06e1  \ufd3f \"beberapa orang rasul kepada kaumnya\" saat mereka mengingkari tauhid kepada Allah dan mendustakan yang benar, lalu para rasul itu datang mengajak mereka kepada tauhid, ikhlas dan membenarkan yang haq dan menyatakan rusak pada kebatilan ajaran yang mereka anut, yaitu kekafiran dan kesesatan. Para rasul itu datang kepada mereka dengan mukjizat-mukjizat dan dalil-dalil yang menunjuk-kan kepada semua itu, namun mereka tidak beriman dan tidak berpindah dari kesesatan mereka. \ufd3e \u0641\u064e\u0671\u0646\u062a\u064e\u0642\u064e\u0645\u06e1\u0646\u064e\u0627  \u0645\u0650\u0646\u064e  \u0671\u0644\u0651\u064e\u0630\u0650\u064a\u0646\u064e  \u0623\u064e\u062c\u06e1\u0631\u064e\u0645\u064f\u0648\u0627\u0652\u06d6       \ufd3f \"Lalu Kami melakukan pembalasan terhadap orang-orang yang berdosa\" dan Kami berikan pertolongan kepada orang-orang yang beriman, yaitu para pengikut para rasul. \ufd3e \u0648\u064e\u0643\u064e\u0627\u0646\u064e  \u062d\u064e\u0642\u0651\u064b\u0627  \u0639\u064e\u0644\u064e\u064a\u06e1\u0646\u064e\u0627  \u0646\u064e\u0635\u06e1\u0631\u064f   \u0671\u0644\u06e1\u0645\u064f\u0624\u06e1\u0645\u0650\u0646\u0650\u064a\u0646\u064e   \ufd3f \"Dan adalah kewajiban Kami menolong orang-orang yang beriman.\" Maksudnya, Kami telah mewajibkan hal itu atas diri Kami, dan Kami menjadikannya dalam sejumlah hak-hak yang telah ditentukan, dan Kami telah menjan-jikannya kepada mereka, maka pasti terjadi. Maka kalian, wahai orang-orang yang mendustakan Muhammad a, jika kalian tetap pada sikap mendustakan, pasti kalian akan ditimpa siksaan, dan Kami pasti menolongnya atas kalian."},{"id":4342,"sura":30,"from_aya":48,"to_aya":50,"type":"\u0627\u0644\u0645\u0642\u0637\u0639","text":"\"Allah, Dia-lah yang mengirim angin, lalu angin itu meng-gerakkan awan lalu Allah membentangkannya di langit menurut yang dikehendakiNya, dan menjadikannya bergumpal-gumpal; lalu kamu lihat hujan keluar dari celah-celahnya, maka apabila ia mengenai hamba-hambaNya yang dikehendakiNya tiba-tiba mereka menjadi gembira. Dan sesungguhnya sebelum hujan ditu-runkan kepada mereka, mereka benar-benar telah berputus asa. Maka perhatikanlah bekas-bekas rahmat Allah, bagaimana Dia menghidupkan bumi yang sudah mati. Sesungguhnya yang demi-kian itu benar-benar akan menghidupkan orang-orang yang telah mati. Dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu.\" (Ar-Rum: 48-50)."},{"id":4343,"sura":30,"from_aya":48,"to_aya":49,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(48-49) Allah \u0633\u0628\u062d\u0627\u0646\u0647 \u0648\u062a\u0639\u0627\u0644\u0649 mengabarkan tentang kesempurnaan ke-kuasaanNya dan kelengkapan nikmatNya, yaitu bahwasanya Dia \ufd3e \u064a\u064f\u0631\u06e1\u0633\u0650\u0644\u064f  \u0671\u0644\u0631\u0651\u0650\u064a\u064e\u0670\u062d\u064e  \u0641\u064e\u062a\u064f\u062b\u0650\u064a\u0631\u064f   \u0633\u064e\u062d\u064e\u0627\u0628\u0657\u0627  \ufd3f \"mengirim angin, lalu angin itu menggerakkan awan\" dari bumi, \ufd3e \u0641\u064e\u064a\u064e\u0628\u06e1\u0633\u064f\u0637\u064f\u0647\u064f\u06e5   \u0641\u0650\u064a  \u0671\u0644\u0633\u0651\u064e\u0645\u064e\u0627\u0653\u0621\u0650 \ufd3f   \"dan membentangkannya di langit\" yakni, membentangkan dan menjadikannya luas, \ufd3e   \u0643\u064e\u064a\u06e1\u0641\u064e   \u064a\u064e\u0634\u064e\u0627\u0653\u0621\u064f \ufd3f   \"menurut yang dikehendakiNya\" menurut keadaan yang Dia kehendaki darinya, \ufd3e \u0648\u064e\u064a\u064e\u062c\u06e1\u0639\u064e\u0644\u064f\u0647\u064f\u06e5 \ufd3f   \"kemudian menjadikannya,\" maksudnya, menjadikan awan yang terbentang luas itu \ufd3e \u0643\u0650\u0633\u064e\u0641\u0657\u0627 \ufd3f   \"bergumpal-gumpal,\" maksudnya, awan yang tebal, sebagiannya menggumpali sebagian yang lain, \ufd3e \u0641\u064e\u062a\u064e\u0631\u064e\u0649     \u0671\u0644\u06e1\u0648\u064e\u062f\u06e1\u0642\u064e  \u064a\u064e\u062e\u06e1\u0631\u064f\u062c\u064f  \u0645\u0650\u0646\u06e1   \u062e\u0650\u0644\u064e\u0670\u0644\u0650\u0647\u0650\u06e6\u06d6       \ufd3f \"lalu kamu lihat hujan keluar dari celah-celahnya,\" maksudnya, dari celah-celah awan itu, sebagai tetesan-tetesan kecil yang bertebaran, ia tidak turun semuanya (sekaligus) karena akan membuat rusak apa yang ditimpanya, \ufd3e \u0641\u064e\u0625\u0650\u0630\u064e\u0627\u0653  \u0623\u064e\u0635\u064e\u0627\u0628\u064e  \ufd3f \"maka apabila ia me-ngenai,\" maksudnya, dengan hujan itu, orang \ufd3e \u064a\u064e\u0634\u064e\u0627\u0653\u0621\u064f  \u0645\u0650\u0646\u06e1  \u0639\u0650\u0628\u064e\u0627\u062f\u0650\u0647\u0650\u06e6\u0653  \u0625\u0650\u0630\u064e\u0627  \u0647\u064f\u0645\u06e1  \u064a\u064e\u0633\u06e1\u062a\u064e\u0628\u06e1\u0634\u0650\u0631\u064f\u0648\u0646\u064e \ufd3f   \"yang dikehendakiNya dari hamba-hambaNya, tiba-tiba mereka menjadi gembira,\" sebagian menyampaikan berita gembira kepada sebagian yang lain dengan turunnya hujan itu. Yang demikian itu adalah karena sangat butuh dan sangat perlunya mereka kepadanya. Maka dari itu Allah berfirman, \ufd3e \u0648\u064e\u0625\u0650\u0646     \u0643\u064e\u0627\u0646\u064f\u0648\u0627\u0652   \u0645\u0650\u0646  \u0642\u064e\u0628\u06e1\u0644\u0650  \u0623\u064e\u0646  \u064a\u064f\u0646\u064e\u0632\u0651\u064e\u0644\u064e  \u0639\u064e\u0644\u064e\u064a\u06e1\u0647\u0650\u0645  \u0645\u0651\u0650\u0646  \u0642\u064e\u0628\u06e1\u0644\u0650\u0647\u0650\u06e6  \u0644\u064e\u0645\u064f\u0628\u06e1\u0644\u0650\u0633\u0650\u064a\u0646\u064e \ufd3f   \"Dan sesungguhnya sebelum hujan diturunkan kepada mereka, mereka benar-benar telah berputus asa.\" Maksudnya, berputus harapan karena ke-terlambatan waktu turunnya. Maksudnya, Setelah hujan itu turun dalam kondisi seperti itu, maka hujan benar-benar menjadi sangat berharga bagi mereka, dan menjadi kebahagiaan, dan kegembiraan. "},{"id":4344,"sura":30,"from_aya":50,"to_aya":50,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(50) \ufd3e \u0641\u064e\u0671\u0646\u0638\u064f\u0631\u06e1  \u0625\u0650\u0644\u064e\u0649\u0670\u0653  \u0621\u064e\u0627\u062b\u064e\u0670\u0631\u0650   \u0631\u064e\u062d\u06e1\u0645\u064e\u062a\u0650  \u0671\u0644\u0644\u0651\u064e\u0647\u0650  \u0643\u064e\u064a\u06e1\u0641\u064e  \u064a\u064f\u062d\u06e1\u064a\u0650  \u0671\u0644\u06e1\u0623\u064e\u0631\u06e1\u0636\u064e  \u0628\u064e\u0639\u06e1\u062f\u064e    \u0645\u064e\u0648\u06e1\u062a\u0650\u0647\u064e\u0627\u0653\u06da       \ufd3f \"Maka perhatikan-lah bekas-bekas rahmat Allah, bagaimana Dia menghidupkan bumi yang sudah mati,\" maka ia pun hidup dan subur, serta menumbuhkan berbagai macam tumbuh-tumbuhan yang indah. \ufd3e \u0625\u0650\u0646\u0651\u064e  \u0630\u064e\u0670\u0644\u0650\u0643\u064e  \ufd3f \"Sesung-guhnya yang demikian itu,\" yang telah menghidupkan tanah sesudah kegersangannya \ufd3e \u0644\u064e\u0645\u064f\u062d\u06e1\u064a\u0650  \u0671\u0644\u06e1\u0645\u064e\u0648\u06e1\u062a\u064e\u0649\u0670\u06d6       \u0648\u064e\u0647\u064f\u0648\u064e  \u0639\u064e\u0644\u064e\u0649\u0670  \u0643\u064f\u0644\u0651\u0650 \u0634\u064e\u064a\u06e1\u0621\u0656  \u0642\u064e\u062f\u0650\u064a\u0631\u065e \ufd3f   \"benar-benar akan meng-hidupkan orang-orang yang telah mati. Dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu.\" Jadi, kekuasaanNya membuat segala sesuatu tidak ada yang sulit bagiNya, sekalipun dirasa sangat sulit (tidak mungkin) menurut perkiraan makhlukNya, dan sangat rumit dari pema-haman mereka serta akal pikiran mereka menjadi bingung."},{"id":4345,"sura":30,"from_aya":51,"to_aya":53,"type":"\u0627\u0644\u0645\u0642\u0637\u0639","text":"\"Dan sungguh, jika Kami mengirimkan angin lalu mereka melihatnya menjadi kuning, benar-benar tetaplah mereka sesudah itu ingkar. Maka sesungguhnya kamu tidak akan sanggup men-jadikan orang-orang yang mati itu mendengar, dan menjadikan orang-orang yang tuli dapat mendengar seruan, apabila mereka itu berpaling membelakang. Dan kamu sekali-kali tidak akan dapat memberi petunjuk kepada orang-orang yang buta dari kesesatan-nya. Dan kamu tidak dapat memperdengarkan melainkan kepada orang-orang yang beriman kepada ayat-ayat Kami, mereka itulah orang-orang yang berserah diri.\" (Ar-Rum: 51-53)."},{"id":4346,"sura":30,"from_aya":51,"to_aya":51,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(51) Allah \u0633\u0628\u062d\u0627\u0646\u0647 \u0648\u062a\u0639\u0627\u0644\u0649 menginformasikan tentang keadaan manusia, dan bahwa mereka beserta limpahan berbagai nikmat kepada mereka berupa disuburkannya tanah setelah kegersangannya dan setelah disebarluaskannya rahmat Allah \u0633\u0628\u062d\u0627\u0646\u0647 \u0648\u062a\u0639\u0627\u0644\u0649, kalau seandainya kami tiupkan terhadap tumbuhan-tumbuhan yang tumbuh karena hujan itu dan terhadap tanaman-tanaman mereka yang membahayakan lagi membinasakan atau merusak \ufd3e \u0641\u064e\u0631\u064e\u0623\u064e\u0648\u06e1\u0647\u064f  \u0645\u064f\u0635\u06e1\u0641\u064e\u0631\u0651\u0657\u0627  \ufd3f \"lalu mereka melihat-nya menjadi kuning,\" telah menandakan akan kematiannya,\ufd3e \u0644\u0651\u064e\u0638\u064e\u0644\u0651\u064f\u0648\u0627\u0652  \u0645\u0650\u0646\u06e2  \u0628\u064e\u0639\u06e1\u062f\u0650\u0647\u0650\u06e6  \u064a\u064e\u0643\u06e1\u0641\u064f\u0631\u064f\u0648\u0646\u064e   \ufd3f \"benar-benar tetaplah mereka sesudah itu ingkar,\" mereka lupa kepada nikmat-nikmat yang terdahulu, dan mereka segera menjadi ingkar. Orang-orang seperti itu, tidak ada gunanya nasihat atau peringatan bagi mereka."},{"id":4347,"sura":30,"from_aya":52,"to_aya":52,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(52) \ufd3e \u0641\u064e\u0625\u0650\u0646\u0651\u064e\u0643\u064e  \u0644\u064e\u0627  \u062a\u064f\u0633\u06e1\u0645\u0650\u0639\u064f  \u0671\u0644\u06e1\u0645\u064e\u0648\u06e1\u062a\u064e\u0649\u0670  \u0648\u064e\u0644\u064e\u0627  \u062a\u064f\u0633\u06e1\u0645\u0650\u0639\u064f  \u0671\u0644\u0635\u0651\u064f\u0645\u0651\u064e   \u0671\u0644\u062f\u0651\u064f\u0639\u064e\u0627\u0653\u0621\u064e  \ufd3f \"Maka sesungguhnya kamu tidak akan sanggup menjadikan orang-orang yang mati itu mendengar, dan menjadikan orang-orang yang tuli dapat mendengar seruan,\" ter-utama, \ufd3e \u0625\u0650\u0630\u064e\u0627  \u0648\u064e\u0644\u0651\u064e\u0648\u06e1\u0627\u0652   \u0645\u064f\u062f\u06e1\u0628\u0650\u0631\u0650\u064a\u0646\u064e  \ufd3f \"apabila mereka itu berpaling membelakang.\" Sebab sesungguhnya penghalang-penghalang untuk tunduk dan men-dengar dengan baik sudah sangat banyak pada mereka, seperti lengkapnya penghalang-penghalang yang tersebut di atas dari mendengar suara yang indrawi."},{"id":4348,"sura":30,"from_aya":53,"to_aya":53,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(53) \ufd3e \u0648\u064e\u0645\u064e\u0627\u0653  \u0623\u064e\u0646\u062a\u064e  \u0628\u0650\u0647\u064e\u0670\u062f\u0650    \u0671\u0644\u06e1\u0639\u064f\u0645\u06e1\u064a\u0650       \u0639\u064e\u0646  \u0636\u064e\u0644\u064e\u0670\u0644\u064e\u062a\u0650\u0647\u0650\u0645\u06e1\u06d6       \ufd3f \"Dan kamu sekali-kali tidak akan dapat memberi petunjuk kepada orang-orang yang buta dari kesesatannya\" karena mereka tidak menerima pencerahan disebabkan kebutaan mereka. Jadi tidak ada celah untuk menerima petunjuk itu. \ufd3e \u0625\u0650\u0646  \u062a\u064f\u0633\u06e1\u0645\u0650\u0639\u064f  \u0625\u0650\u0644\u0651\u064e\u0627    \u0645\u064e\u0646  \u064a\u064f\u0624\u06e1\u0645\u0650\u0646\u064f  \u0628\u0650\u0640\u0654\u064e\u0627\u064a\u064e\u0670\u062a\u0650\u0646\u064e\u0627  \u0641\u064e\u0647\u064f\u0645  \u0645\u0651\u064f\u0633\u06e1\u0644\u0650\u0645\u064f\u0648\u0646\u064e \ufd3f   \"Dan kamu tidak dapat memperdengarkan me-lainkan kepada orang-orang yang beriman kepada ayat-ayat Kami, mereka itulah orang-orang yang berserah diri.\" Merekalah orang-orang yang mana (tindakan) memperdengarkan petunjuk itu berguna bagi mereka, yaitu orang-orang yang beriman dengan hati mereka ke-pada ayat-ayat Kami, yang tunduk kepada perintah-perintah Kami, yang berserah diri kepada Kami. Sebab, pada mereka terdapat po-tensi yang kuat untuk menerima nasihat dan arahan; yaitu kesiapan mereka untuk beriman kepada setiap ayat dari ayat-ayat Allah, dan kesiapan mereka untuk melaksanakan apa yang mampu mereka lakukan berupa perintah-perintah Allah dan larangan-laranganNya."},{"id":4349,"sura":30,"from_aya":54,"to_aya":54,"type":"\u0627\u0644\u0645\u0642\u0637\u0639","text":"\"Allah, Dia-lah yang menciptakan kamu dari kadaan lemah, kemudian Dia menjadikan sesudah keadaan lemah itu menjadi kuat, kemudian Dia menjadikan sesudah kuat itu lemah kembali dan beruban. Dia menciptakan apa yang dikehendakiNya dan Dia-lah Yang Maha Mengetahui lagi Mahakuasa.\" (Ar-Rum: 54)."},{"id":4350,"sura":30,"from_aya":54,"to_aya":54,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(54) Allah \u0633\u0628\u062d\u0627\u0646\u0647 \u0648\u062a\u0639\u0627\u0644\u0649 menginformasikan tentang keluasan ilmuNya, keagungan kekuasaanNya, dan kesempurnaan hikmahNya, dan bahwa sesungguhnya Dia telah memulai penciptaan manusia dari keadaan lemah, yaitu fase-fase pertama dari penciptaannya dari sperma menjadi segumpal darah, lalu menjadi segumpal daging hingga menjadi hewan hidup di dalam rahim, lalu hingga dilahir-kan sedangkan dia berada pada usia anak-anak. Dan dia pada saat itu berada dalam puncak kelemahan, tidak memiliki kekuatan dan kemampuan. Kemudian Allah \u0633\u0628\u062d\u0627\u0646\u0647 \u0648\u062a\u0639\u0627\u0644\u0649 terus menambahnya makin kuat sedikit demi sedikit hingga mencapai usia remaja dan kekuatan-nya pun menjadi sempurna, kekuatan lahir dan batinnya menjadi sempurna pula. \nKemudian dia berpindah dari fase ini dan kembali kepada kelemahan, masa beruban dan tua renta. \ufd3e \u064a\u064e\u062e\u06e1\u0644\u064f\u0642\u064f  \u0645\u064e\u0627  \u064a\u064e\u0634\u064e\u0627\u0653\u0621\u064f\u06da       \ufd3f \"Dia mencip-takan apa yang dikehendakiNya\" sesuai hikmahNya. Dan di antara hikmahNya adalah Dia memperlihatkan kepada manusia kele-mahannya, dan sesungguhnya kekuatannya diliputi dengan dua kelemahan, dan bahwa sesungguhnya dia tidak memiliki dari dirinya kecuali kekurangan. Kalau saja bukan karena Allah menja-dikannya kuat, tentu dia tidak akan pernah mencapai pada suatu kekuatan dan kemampuan. Dan kalau seandainya kekuatannya terus bertambah, niscaya dia congkak, sombong dan melampaui batas. Dan hendaknya manusia mengetahui kesempurnaan kekua-saan Allah yang terus-menerus bertambah, dengannya Dia mencip-takan segala sesuatu dan dengannya Dia mengatur segala urusan. KekuatanNya tidak pernah ditimpa ketidakberdayaan, kelemahan ataupun kekurangan dari segala sisinya."},{"id":4351,"sura":30,"from_aya":55,"to_aya":57,"type":"\u0627\u0644\u0645\u0642\u0637\u0639","text":"\"Dan pada hari terjadinya kiamat, bersumpahlah orang-orang yang berdosa, 'Mereka tidak berdiam melainkan sesaat saja.' Seperti demikianlah mereka selalu dipalingkan. Dan berkatalah orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan dan keimanan, 'Sesung-guhnya kamu telah berdiam menurut ketetapan Allah, sampai hari berbangkit; maka inilah hari berbangkit itu, akan tetapi kamu se-lalu tidak mengetahui. Maka pada hari itu tidak bermanfaat lagi bagi orang-orang yang zhalim permintaan udzur mereka, dan tidak pula mereka diberi kesempatan bertaubat lagi'.\" (Ar-Rum: 55-57)."},{"id":4352,"sura":30,"from_aya":55,"to_aya":55,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(55) Allah \u0633\u0628\u062d\u0627\u0646\u0647 \u0648\u062a\u0639\u0627\u0644\u0649 mengabarkan tentang Hari Kiamat dan cepat-nya (masa) kedatangannya, dan sesungguhnya kiamat itu kalau sudah terjadi, maka bersumpahlah \ufd3e \u0671\u0644\u06e1\u0645\u064f\u062c\u06e1\u0631\u0650\u0645\u064f\u0648\u0646\u064e \ufd3f   \"orang-orang yang berdosa\" dengan nama Allah, bahwasanya \ufd3e \u0645\u064e\u0627     \u0644\u064e\u0628\u0650\u062b\u064f\u0648\u0627\u0652 \ufd3f   \"mereka tidak berdiam\" di dunia \ufd3e \u063a\u064e\u064a\u06e1\u0631\u064e  \u0633\u064e\u0627\u0639\u064e\u0629\u0656\u06da   \ufd3f   \"melainkan sesaat saja,\" itu adalah suatu alasan dari mereka, barang kali udzur itu bisa berguna bagi mereka, dan perasaan sangat singkatnya masa tinggal di dunia. Tatkala perkataan mereka adalah dusta, tidak ada benarnya, maka Allah \u0633\u0628\u062d\u0627\u0646\u0647 \u0648\u062a\u0639\u0627\u0644\u0649 berfirman, \ufd3e \u0643\u064e\u0630\u064e\u0670\u0644\u0650\u0643\u064e     \u0643\u064e\u0627\u0646\u064f\u0648\u0627\u0652 \u064a\u064f\u0624\u06e1\u0641\u064e\u0643\u064f\u0648\u0646\u064e \ufd3f   \"Seperti demikianlah mereka selalu di-palingkan.\" Maksudnya, saat berada di dunia mereka terus menerus berpaling dari kebenaran dan kenyataan dan selalu berbuat dusta. Di dunia mereka mendustakan kebenaran yang dibawa oleh para rasul, dan di akhirat mereka mengingkari perkara yang indrawi, yaitu berdiam cukup lama di dunia. Inilah karakter busuk mereka. Jadi, seseorang itu akan dibangkitkan kembali sesuai dengan (kon-disi) dia mati dahulu."},{"id":4353,"sura":30,"from_aya":56,"to_aya":56,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(56) \ufd3e \u0648\u064e\u0642\u064e\u0627\u0644\u064e  \u0671\u0644\u0651\u064e\u0630\u0650\u064a\u0646\u064e  \u0623\u064f\u0648\u062a\u064f\u0648\u0627\u0652  \u0671\u0644\u06e1\u0639\u0650\u0644\u06e1\u0645\u064e  \u0648\u064e\u0671\u0644\u06e1\u0625\u0650\u064a\u0645\u064e\u0670\u0646\u064e   \ufd3f \"Dan berkatalah orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan dan keimanan.\" Maksudnya, orang yang di-karuniai dua hal itu oleh Allah, sehingga kedua hal itu menjadi sifat mereka. Yaitu ilmu pengetahuan tentang yang benar dan iman yang membuahkan sikap lebih mengutamakan yang benar. Dan apabila mereka adalah orang-orang yang mengetahui yang benar dan mengutamakannya, maka pasti perkataan mereka sesuai de-ngan realita, sejalan dengan keadaan mereka. Maka dari itu mereka mengatakan yang haq (yang benar), \ufd3e \u0644\u064e\u0642\u064e\u062f\u06e1  \u0644\u064e\u0628\u0650\u062b\u06e1\u062a\u064f\u0645\u06e1  \u0641\u0650\u064a  \u0643\u0650\u062a\u064e\u0670\u0628\u0650      \u0671\u0644\u0644\u0651\u064e\u0647\u0650  \ufd3f \"Sesungguh-nya kamu telah berdiam menurut ketetapan Allah,\" maksudnya, menu-rut qadha` dan takdir Allah yang telah dicatatNya atas kalian dan di dalam keputusanNya, \ufd3e \u0625\u0650\u0644\u064e\u0649\u0670   \u064a\u064e\u0648\u06e1\u0645\u0650 \u0671\u0644\u06e1\u0628\u064e\u0639\u06e1\u062b\u0650\u06d6   \ufd3f   \"sampai hari berbangkit.\" Maksudnya, kalian telah diberi usia yang mana orang yang mau mengingat dapat mengingatnya, orang yang mau berpikir dapat memikirkannya, dan orang yang mau mengambil pelajaran dapat mengambil pelajaran hingga terjadilah kebangkitan, dan kalian pun telah mencapai kepada keadaan ini. \n\ufd3e \u0641\u064e\u0647\u064e\u0670\u0630\u064e\u0627  \u064a\u064e\u0648\u06e1\u0645\u064f  \u0671\u0644\u06e1\u0628\u064e\u0639\u06e1\u062b\u0650   \u0648\u064e\u0644\u064e\u0670\u0643\u0650\u0646\u0651\u064e\u0643\u064f\u0645\u06e1  \u0643\u064f\u0646\u062a\u064f\u0645\u06e1 \u0644\u064e\u0627     \u062a\u064e\u0639\u06e1\u0644\u064e\u0645\u064f\u0648\u0646\u064e \ufd3f   \"Maka inilah hari berbangkit itu, akan tetapi kamu selalu tidak mengetahui,\" maka dari itu kalian mengingkarinya di dunia, dan kalian mengingkari kalau kalian telah tinggal di dunia dalam waktu yang cukup bagi kalian untuk berinabah dan bertaubat. Namun kebodohan terus menjadi slogan kalian, dan akibatnya pendustaan dan kerugian menjadi selimut kalian."},{"id":4354,"sura":30,"from_aya":57,"to_aya":57,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(57) \ufd3e \u0641\u064e\u064a\u064e\u0648\u06e1\u0645\u064e\u0626\u0650\u0630\u0656  \u0644\u0651\u064e\u0627  \u064a\u064e\u0646\u0641\u064e\u0639\u064f   \u0671\u0644\u0651\u064e\u0630\u0650\u064a\u0646\u064e     \u0638\u064e\u0644\u064e\u0645\u064f\u0648\u0627\u0652  \u0645\u064e\u0639\u06e1\u0630\u0650\u0631\u064e\u062a\u064f\u0647\u064f\u0645\u06e1  \ufd3f \"Maka pada hari itu tidak bermanfaat lagi bagi orang-orang yang zhalim permintaan udzur mereka,\" maka jika mereka telah mendustakan dan mereka mengklaim bahwa hujjah (penjelasan dan dalil yang jelas) belum ditegakkan terhadap mereka, atau mereka belum sempat beriman, maka kedustaan mereka terungkap dengan kesaksian para ahli ilmu dan iman, dan kesaksian kulit tubuh, kedua tangan dan kedua kaki mereka. Dan sekalipun mereka meminta udzur dan mereka di-kembalikan dan mereka (berjanji) tidak akan kembali kepada apa yang dilarang, maka mereka tidak akan diberi kesempatan. Karena waktu mengajukan udzur telah berlalu, maka permohonan udzur mereka ditolak, \ufd3e \u0648\u064e\u0644\u064e\u0627  \u0647\u064f\u0645\u06e1  \u064a\u064f\u0633\u06e1\u062a\u064e\u0639\u06e1\u062a\u064e\u0628\u064f\u0648\u0646\u064e  \ufd3f \"dan tidak pula mereka diberi kesem-patan bertaubat lagi.\" Maksudnya, permintaan kerelaan dan permo-honan udzur dari mereka dihilangkan."},{"id":4355,"sura":30,"from_aya":58,"to_aya":60,"type":"\u0627\u0644\u0645\u0642\u0637\u0639","text":"\"Dan sesungguhnya telah Kami buat dalam al-Qur`an ini segala macam perumpamaan untuk manusia. Dan sesungguhnya jika kamu membawa kepada mereka suatu ayat, pastilah orang-orang yang kafir itu berkata, 'Kamu tidak lain hanyalah orang-orang yang membuat kepalsuan belaka.' Demikianlah Allah me-ngunci mati hati orang-orang yang tidak mau mengetahui. Maka bersabarlah kamu, sesungguhnya janji Allah adalah benar, dan sekali-kali janganlah orang-orang yang tidak meyakini itu meng-gelisahkan kamu.\" (Ar-Rum: 58-60)."},{"id":4356,"sura":30,"from_aya":58,"to_aya":59,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(58-59) \ufd3e \u0648\u064e\u0644\u064e\u0642\u064e\u062f\u06e1  \u0636\u064e\u0631\u064e\u0628\u06e1\u0646\u064e\u0627   \ufd3f \"Dan sesungguhnya telah Kami buat pe-rumpamaan,\" karena perhatian, rahmat, kelembutan, dan kebaikan pengajaran Kami \ufd3e \u0644\u0650\u0644\u0646\u0651\u064e\u0627\u0633\u0650  \u0641\u0650\u064a  \u0647\u064e\u0670\u0630\u064e\u0627  \u0671\u0644\u06e1\u0642\u064f\u0631\u06e1\u0621\u064e\u0627\u0646\u0650  \u0645\u0650\u0646  \u0643\u064f\u0644\u0651\u0650  \u0645\u064e\u062b\u064e\u0644\u0656\u06da   \ufd3f   \"dalam al-Qur`an ini segala macam perumpamaan untuk manusia,\" dengannya berbagai pengetahuan (kebenaran) menjadi jelas, berbagai perkara dapat diketahui dan dengannya hujjah menjadi terputus. Ini umum dalam semua perumpamaan yang dibuat oleh Allah dalam rangka mempermudah berbagai persoalan yang logis dengan yang empirik (nyata), dan di dalam menginformasikan tentang apa yang akan terjadi dan menjelaskan hakikatnya hingga seakan-akan ia telah terjadi. Di antaranya yang ada di sini adalah penjelasan Allah \u0633\u0628\u062d\u0627\u0646\u0647 \u0648\u062a\u0639\u0627\u0644\u0649 tentang apa yang akan terjadi pada Hari Kiamat dan keadaan orang-orang yang berdosa pada saat itu serta betapa dahsyatnya penyesalan mereka, dan bahwa sesungguhnya tidak ada udzur dan cercaan yang diterima dari mereka. Akan tetapi orang-orang kafir nan zhalim tidak mau kecuali sikap menentang kebenaran yang sangat jelas itu. Maka dari itu Allah \u0633\u0628\u062d\u0627\u0646\u0647 \u0648\u062a\u0639\u0627\u0644\u0649 berfirman, \ufd3e \u0648\u064e\u0644\u064e\u0626\u0650\u0646  \u062c\u0650\u0626\u06e1\u062a\u064e\u0647\u064f\u0645  \u0628\u0650\u0640\u0654\u064e\u0627\u064a\u064e\u0629\u0656 \ufd3f   \"Dan sesungguhnya jika kamu membawa kepada mereka suatu ayat,\" ayat apa saja yang membuktikan kebenaran ajaran yang engkau bawa, \ufd3e \u0644\u0651\u064e\u064a\u064e\u0642\u064f\u0648\u0644\u064e\u0646\u0651\u064e  \u0671\u0644\u0651\u064e\u0630\u0650\u064a\u0646\u064e  \u0643\u064e\u0641\u064e\u0631\u064f\u0648\u0653\u0627\u0652  \u0625\u0650\u0646\u06e1  \u0623\u064e\u0646\u062a\u064f\u0645\u06e1  \u0625\u0650\u0644\u0651\u064e\u0627  \u0645\u064f\u0628\u06e1\u0637\u0650\u0644\u064f\u0648\u0646\u064e  \ufd3f \"pastilah orang-orang yang kafir itu ber-kata, 'Kamu tidak lain hanyalah orang-orang yang membuat kepalsuan belaka'.\" Maksudnya, mereka mengatakan kepada kebenaran itu, \"Itu adalah kepalsuan.\" Ini semua karena kekafiran dan kelancangan mereka serta karena Allah telah mengunci rapat hati mereka dan kebodohan mereka yang berlebihan. Maka dari itu, Allah \u0633\u0628\u062d\u0627\u0646\u0647 \u0648\u062a\u0639\u0627\u0644\u0649 berfir-man, \ufd3e \u0643\u064e\u0630\u064e\u0670\u0644\u0650\u0643\u064e   \u064a\u064e\u0637\u06e1\u0628\u064e\u0639\u064f  \u0671\u0644\u0644\u0651\u064e\u0647\u064f  \u0639\u064e\u0644\u064e\u0649\u0670  \u0642\u064f\u0644\u064f\u0648\u0628\u0650  \u0671\u0644\u0651\u064e\u0630\u0650\u064a\u0646\u064e  \u0644\u064e\u0627    \u064a\u064e\u0639\u06e1\u0644\u064e\u0645\u064f\u0648\u0646\u064e \ufd3f   \"Demikianlah Allah mengunci mati hati orang-orang yang tidak mau mengetahui.\" Maka ia tidak bisa dimasuki oleh kebaikan, dan ia pun tidak dapat mengetahui sesuatu sebagaimana adanya, malah melihat yang haq sebagai kepalsuan, dan yang palsu menjadi yang haq."},{"id":4357,"sura":30,"from_aya":60,"to_aya":60,"type":"\u062a\u0641\u0633\u064a\u0631 \u0622\u064a\u0629","text":"(60) \ufd3e \u0641\u064e\u0671\u0635\u06e1\u0628\u0650\u0631\u06e1 \ufd3f   \"Maka bersabarlah kamu\" atas sesuatu yang di-perintahkan kepadamu dan dalam mengajak mereka kepada Allah sekalipun kamu menjumpai dari mereka sikap berpaling (menolak); maka hal itu jangan sekali-kali menjadi penghalangmu.\ufd3e \u0625\u0650\u0646\u0651\u064e    \u0648\u064e\u0639\u06e1\u062f\u064e  \u0671\u0644\u0644\u0651\u064e\u0647\u0650  \u062d\u064e\u0642\u0651\u065e\u06d6 \ufd3f   \"Sesungguhnya janji Allah adalah benar.\" Maksudnya, tidak diragukan lagi. Ungkapan ini termasuk hal yang memperteguh kesabaran. Sebab, sesungguhnya seseorang, apabila mengetahui bahwa amalnya tidak sia-sia, bahkan pasti ia menemukannya secara sempurna, maka segala rintangan yang dihadapinya akan terasa ringan, dan segala yang sulit menjadi mudah baginya, dan semua pekerjaan yang banyak dirasa sedikit. \n\ufd3e \u0648\u064e\u0644\u064e\u0627  \u064a\u064e\u0633\u06e1\u062a\u064e\u062e\u0650\u0641\u0651\u064e\u0646\u0651\u064e\u0643\u064e  \u0671\u0644\u0651\u064e\u0630\u0650\u064a\u0646\u064e  \u0644\u064e\u0627  \u064a\u064f\u0648\u0642\u0650\u0646\u064f\u0648\u0646\u064e \ufd3f   \"Dan sekali-kali janganlah orang-orang yang tidak meyakini itu menggelisahkanmu.\" Maksudnya, sesungguhnya iman mereka telah lemah, keyakinan mereka telah berkurang, se-hingga pikiran-pikiran mereka sangat rendah dan kesabaran mereka berkurang. Maka jangan sekali-kali mereka itu membuatmu gelisah. Sebab, sesungguhnya jika kamu tidak mengindahkan mereka dan kamu tidak waspada terhadap mereka, dan jika tidak (bersikap) de-mikian niscaya mereka bisa menggelisahkanmu dan membuatmu tidak berpendirian teguh di atas perintah dan larangan, sedang-kan nafsu itu membantu mereka dalam hal ini dan menuntut agar bersikap menyerupai dan menyetujui (pengingkaran kebenaran). \nIni menunjukkan bahwa setiap orang Mukmin yang berkeya-kinan lagi matang akalnya akan mudah bersikap sabar; dan setiap orang yang lemah keyakinannya adalah lemah akalnya. Yang per-tama laksana isi, sedangkan yang kedua laksana kulit. Maka hanya kepada Allah-lah tempat meminta pertolongan. "},{"id":4358,"sura":30,"from_aya":0,"to_aya":0,"type":"\u0646\u062c\u0648\u0645","text":""}]}